Presentasi Biologi
Tulang dan Persendian
KELOMPOK 7
AHMAD LUTFI
YOSEF LARRY
ILHAM ARIF RIADI
ANGGARATAMA PPD
NEXT
Faktor Herediter
Herediter merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhi pertumbuhan tulang dari segi
genetik atau keturunan
HOME
Faktor Nutrisi
Faktor Nutrisi merupakan faktor pertumbuhan
tulang yang terjadi dari segi suplai bahan
makanan untuk pertumbuhan dan gizi tulang
HOME
Faktor Endokrin
• Merupakan Faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan tulang dari segi hormon
HOME
Hormon Paratiroid
Merupakan Hormon yang bekerja saling
berlawanan dalam memelihara kadar kalsium
HOME
Hormon Tiroklasitonin
• Merupakan hormon yang bekerja
menghambat resorpsi
HOME
Hormon Pertumbuhan Somatrotopin
• Merupakan Hormon yang bekerja
mengendalikan pertumbuhan tulang terutama
pemanjangan tulang
HOME
Hormon Tiroksin
• Yaitu hormon yang berfungsi untuk
mengendalikan pertumbuhan tulang
peremajaan tulang dan pematangan tulang
HOME
Hormon Kelamin
Yaitu hormon yang mengendalikan
pertumbuhan tulang dari segi hormon
kelamin. Hormon androgen pada pria dan
estrogen pada wanita
HOME
Faktor Sistem Syaraf
• Merupakan faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan tulang dari segi sistem saraf
HOME
Struktur Persendian
Ligamen Kapsul Sendi
Kapsul
Sinovial
Kapsul
Fibrosa
Cairan
Sinovial
Tulang
Rawan Hialin
Bursa
NEXT
Ligamen
• Merupakan Jaringan ikat fibrosa
HOME 2
Kapsul Sendi
Kapsul Sinovial
• Merupakan jaringan
Fibrokolagen agak lunak
yang tidak memiliki saraf
reseptor dan pembuluh
darah
Kapsul Fibrosa
• Merupakan jaringan fibrosa
keras serta memiliki saraf
reseptor dan pembuluh
darah
HOME 2
Cairan Sinovial
• Merupakan cairan pelumas pada persendian
HOME 2
Tulang Rawan Hialin
• Merupakan bantalan sendi yang terdapat
pada bagian ujung tulang
HOME 2
Bursa
• Merupakan kantong tertutup yang dilapisi
membran sinovial
HOME 2
4
3
1
2
Tipe Persendian
Berdasarkan
Struktur
Persendian
Fibrosa
Persendian
Kartilago
Persendian
Sinovial
Berdasarkan
Gerakannya
Sendi
Sinartosis
Sinartosis
Amfiartrosis
Sendi
Diartosis
NEXT
Persendian Fibrosa
• Yaitu persendian yang tidak memiliki rongga
sendi dan diperkokoh oleh jaringan ikat fibrosa
HOME 3
Persendian Kartilago
• Yaitu persendian yang tidak memiliki rongga
sendi dan diperkokoh oleh jaringan kartilago
HOME 3
Persendian Sinovial
• Yaitu persendian yang memiliki rongga sendi
dan diperkokoh oleh jaringan ikat ligamen dan
kapsul sendi
HOME 3
Sendi Sinartosis
Merupakan sendi mati atau sendi yang tak
dapat digerakkan lagi. Jenis sendi ini adalah:
• Sinartosis sinfibrosis
• Sinartosis sinkondrosis
HOME 3
Sinartosis Sinfibrosis
yaitu sendi yang dihubungkan dengan
jaringan ikat fibrosa
HOME 3
Sinartosis sinkondrisis
• Yaitu sendi yang dihubungakan dengan
jaringan tulang rawan
HOME 3
Sendi Amfiartrosis
Sendi amfiatrosis adalah sendi dengan
pergerakan terbatas akibat tekanan
• Simfisis
• Sindemosis
• Gemposis
HOME 3
Simfisis
• Yaitu sendi yang dihubungkan oleh kartilago
serabut
HOME 3
sindemosis
• Yaitu sendi yang dihubungkan oleh jaringan
ikat serabut dan ligamen
HOME 3
Gemposis
• Merupakan sendi pada tulang yang berbentuk
kerucut
HOME 3
Sendi Diartosis
Sendi diartosis adalah sendi yang dapat
bergerak bebas. Sendi ini meliputi
• Sendi engsel
• Sendi peluru
• Sendi pelana
• Sendi putar
• Sendi luncur
• Sendi kondiloid
HOME 3
Gambar sendi Diartosis
HOME 3
1
6
5 4
3
2
Otot
Rangka
Struktur
otot rangka
Mekanisme
kerja otot
Sifat Kerja
Otot
NEXT
Otot Rangka
Otot rangka adalah otot yang melekat pada tulang dan
dapat bergerak secara aktif untuk menggerakkan tulang.
Fungsi otot rangka:
 Pergerakan
 Menopang dan mempertahankan postur tubuh
 Produksi panas
 Kontraktilitas
 Eksitabilitas
 Ekstensibilitas
 Elastisitas HOME 4
Struktur Otot Rangka
Struktur otot rangka meliputi atas:
 Kepala Otot (Maskulus Kaput)
 Empal Otot (Maskulus Venter)
 Ekor Otot (Maskulus Kaudal)
HOME
4
1
2
3
MEKANISME KERJA OTOT
Mekanisme kerja otot merupakan mekanisme
relaksasi dan kontraksi yang dilakukan otot.
Mekanisme kerja otot terdiri dari beberapa unsur:
 Komponen struktur otot yang berperan
 Sumber energi untuk gerak otot
 Tahapan Mekanisme Kerja otot
 Hipotesis sliding filament
Komponen struktur yang
berperan
komponennya adalah:
 Miofibril,
 Sarkomer,
 Aktin,
 Miosin
 Tropomiosin
 Troponin
Gambar struktur otot rangka
1. ATP (Adenosin Tri Fosfat)
SUMBER ENERGI UNTUK GERAK OTOT
ATP → ADP + P + Energi
ADP → AMP + P + Energi
Kreatin Fosfat
Glikogen (Gula Otot)
Tahapan Mekanisme Kerja Otot
Gambar Hipotesis Sliding Filament
HOME
Sifat Kerja Otot
Sifat kerja otot dilakukan oleh dua atau lebih
otot yang bekerja antagonis atau sinergis
• Otot antagonis
• Otot Sinergis
Otot antagonis adalah otot yang bekerja
saling berlawanan. Gerakan antagonis
adalah:
 Ekstensi dan fleksi
 Abduksi dan adduksi
 Depresi dan elevasi
 Supinasi dan pronasi
 Inversi dan eversi
Ekstensi dan Fleksi
Merupakan gerakan meluruskan dan
membengkokkan otot
Abduksi dan adduksi
Merupakan gerakan menjauhi dan mendekati
badan yang dilakukan oleh otot
Depresi dan Elevasi
Merupakan gerakan kebawah dan ke atas
yang dilakukan oleh oto
Supinasi dan pronasi
Merupakan gerakan otot yang menengadah
dan menelungkup
Inversi dan Eversi
Merupakan gerakan memutar ke arah dalam
dan ke arah luar pada telapak kaki
Merupakan kerja otot yang bekerja saling
mendukung kerja satu sama lain
HOME
NEXT
 Hipertrofi
 Atrofi
 Distrofi otot
 Tetanus
 Kram
 Miastenia gravis
 Otot robek
 Otot terkilir
hipertrofi adalah gangguan akibat otot yang
berkembang menjadi lebih besar
 Atrofi adalah gangguan akibat otot yang
mengecil
distrofi otot adalah penurunan kemampuan
otot karena kelainan genetik
Tetanus adalah penyakit kejang otot yang
menyebabkan otot terus berkonstraksi dan
akhirnya tak dapat berkontraksi lagi
Kram adalah keadaan saat otot tiba-tiba
terasa tegang, sulit digerakkan dan disertai
nyeri
Miastenia gravis adalah ketidakmampuan
otot berkontraksi sehingga penderita
mengalami kelumpuhan
Otot robek adalah robeknya serabut otot
yang berakibat bengkak, rasa nyeri dan
pendarahan
Otot terkilir adalah robeknya otot bagian
tendon karena tegang melebihi batas normal
 Fraktura, yaitu patahnya tulang yang terjadi
jika tenaga yang melawan tulang lebih besar
 Gangguan tulang belakang, merupakan
penyakit yang terjadi pada ruas-ruas tulang
belakang
 Gangguan fisiologis tulang, merupakan
gangguan yang disebabkan oleh faktor
fisiologis
fraktura dibagi menjadi:
 Fraktura simpleks
 Fraktura kompleks
 Fraktura avulsi
 Fraktura patologis
 Fraktura tulang kompresi
 Fraktur karena tergilas
Gangguan tulang belakang dibagi menjadi
 Kifosis
 Lordosis
 Skoliosis
 Sublubrikasi
Kifosis adalah bentuk tulang belakang
melengkung ke arah luar tubuh
Lordosis adalah gangguan tulang belakang
melengkung ke arah dalam
Skoliosis adalah gangguan tulang belakang
yang melengkung ke samping kiri atau kanan
Merupakan gangguan pada tulang belakang
bagian leher yang menyebabkan kepala
berubah ke kiri atau ke kanan
Gangguan fisiologis meliputi
 Osteoporosis
 Rakitis
 Mikrosefalus
 Hidosefalus
 Layu(semu)
Osteoporosis adalah tulang rapuh keropos
dan mudah patah
Merupakan penulakan tulang pada anak-
anak karena kekurangan atau gangguan
metabolisme
Merupakan kelainan tengkorak kepala
sehingga kepala berukuran kecil
Merupakan kelainan pada tengkorak kepala
yang membuat kepala menjadi lebih besar
Yaitu keadaan tulang tidak bertenaga akibat
infeksi
HOME 5
Gangguan pada sendi meliputi:
 Terkilir
 Dislokasi
 Osteoartritis
 Ankilosis
 Urai sendi
 artritis
Merupakan gangguan sendi akibat gerakan
yang tidak biasa atau dipaksakan
Dislokasi adalah Pergeseran tulang
penyusun sendi dari posisi normal
osteoartritis adalah kerusakan dan keausan
pada tulang rawan
merupakan keadaan sendi tidak dapat
digerakkan dan ujung-ujung antar tulang
terasa bersatu
Merupakan robeknya selaput sendi yang
diikuti dengan terlepasnya ujung sendi
Artritis adalah peradangan sendi yang
disertai bengkak,kaku dan keterbatasan
gerak. Artritis dibagi menjadi:
 Artritis Reumatoid
 Gaut Artritis
 Artritis Psoriatik
 Artritis sika
 Artritis eksudatif
 Artritis septik
Merupakan penyakit yang timbul karena
sistem kekebalak tubuh keliru menyerang
jaringan yang sehat
Merupakan keadaan dimana kelebihan asam
urat didalam tubuh
merupakan radang sendi yang terjadi pada
orang-orang yang menderita psoriasis
Merupakan penyakit berkurangnya minyak
sendi pada persendian
Merupakan keadaan dimana timbulnya
getah radang berupa cairan nanah pada
rongga sendi
Merupakan radang sendi yang disebabkan
oleh infeksi bakteri
HOME 5
Teknologi
Sistem
Gerak
Penyembuhan
Tulang
Penyembuhan
Kanker Tulang
Pergantian
Sendi
Transplantasi
sumsum
Penanggulanga
n Skoliosis
Implan
Tangan Kaki
Bionik
Kursi
Roda
Penanggulanga
n kaki O
Viskosuplemen
NEXT
A. Penyembuhan pada tulang:
 Pemasangan gips
 Pembidaian
 Pembedahan internal
 Penarikan/traksi
B. Penyembuhan pada kanker/tumor tulang
 Kemoterapi
 Radioterapi
 Operasi:
- Limb salvage
- Limb ablation
C. Penggantian sendi
D. Transplantasi sumsum
E. Penanggulangan skoliosis kongenitalis
F. Implan
G. Tangan/kaki bionik
H. Kursi roda
I. Penanggulangan kaki O
J. Viskosuplementasi dan pencangkokan tulang
rawan
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Tulang dan Persendian

Tulang dan Persendian