UNIVERSITAS JEMBER 
Tahun Akademik 2012-2013 
KETATANEGARAAN 
25 Oktober 2012
KKeelloommppookk 33 
• Luky Prasetyo Hadi (120210402010) 
• Oki Feri Juniawan (120210402021) 
• Dwi Ery Riswanti (120210402001) 
• Rodhiatun Niswah (120210402003) 
• Rita Andria Betrix (120210402005) 
• Shofiyatul Izzah (120210402008) 
• Indah Dwi Pratiwi (120210402033) 
• Setya Samodra Rahmat (120710101226) 
• Yusi Putra Darmawan (120210402015) 
• Agustina Primayani (120210402019) 
• Evika Rizky Dariyanti (120210402038) 
• Rinzia Oktaviana Utami (120210402084)
• Peserta diskusi diharap tertib sewaktu diskusi berlangsung 
• Peserta diskusi diharap mengikuti diskusi dengan seksama 
• Pertanyaan dalam diskusi dibuka dengan 3 sesi 
pertanyaan yang disetiap sesi terdapat 2 pertanyaan 
• Setiap pertanyaan dibatasi 2 sanggahan dan dibatasi 2 
tambahan pendapat 
• Setiap peserta diskusi yang ingin bertanya, menyanggah 
maupun ingin menambahkan pendapat, diharapkan 
berdiri terlebih dahulu dengan menyebutkan nama, NIM, 
dan nama kelompok
•Apakah pengertian Negara? 
•Apakah tujuan dan fungsi dibentuknya 
Negara? 
•Apa sajakah bentuk-bentuk Negara? 
•Apakah sistem ketatanegaraan di 
Indonesia?
Kata Negara bbeerraassaall ddaarrii :: ssttaattee ((IInnggggrriiss)),, ssttaaaatt 
((BBeellaannddaa ddaann JJeerrmmaann)),, eettaatt ((PPeerraanncciiss)),, ssttaattuumm 
((LLaattiinn)),, yyaanngg bbeerraarrttii kkeeaaddaaaann yyaanngg tteeggaakk ddaann 
tteettaapp.. 
SSeeccaarraa tteerrmmiinnoollooggii,, nneeggaarraa ddiiaarrttiikkaann 
sseebbaaggaaii oorrggaanniissaassii tteerrttiinnggggii ddiiaannttaarraa ssaattuu 
kkeelloommppookk mmaassyyaarraakkaatt yyaanngg mmeemmiilliikkii cciittaa 
–– cciittaa uunnttuukk bbeerrssaattuu,, hhiidduupp ddii ddaallaamm ssuuaattuu 
kkaawwaassaann,, ddaann mmeemmppuunnyyaaii ppeemmeerriinnttaahhaann 
yyaanngg bbeerrddaauullaatt..
No Nama 
Tokoh 
Pendapat Yang Dikemukakan 
1. Harold J. 
Laski 
Negara adalah suatu masyarakat yang 
diintegrasikan karena memiliki wewenang 
yang bersifat memaksa dan yang secara sah 
lebih agung daripada individu atau 
kelompok yang merupakan bagian dari 
masyarakat. 
2. Roger H. 
Soltau 
Negara adalah alat (agency ) atau wewenang 
(authority ) yg mengatur atau mengendalikan 
persoalan-persoalan bersama, atas nama 
masyarakat. 
3. Max Weber Negara adalah suatu masyarakat yang 
memonopoli penggunaan kekerasan fisik 
secara sah dalam suatu wilayah.
4. R.M Mac Iver Negara adalah asosiasi yang 
menyelenggarakan penertiban di dalam 
suatu masyarakat di suatu wilayah 
berdasarkan sistem hukum yang 
diselenggarakan oleh suatu pemerintah 
yang untuk maksud tersebut diberi 
kekuasaan memaksa. 
5. G. 
Pringgodigdo, 
S.H 
Negara adalah suatu organisasi kekuasaan 
atau organisasi kewibawaan yang harus 
memenuhi persyaratan unsur-unsur 
tertentu, yaitu harus memiliki pemerintah 
yang berdaulat, wilayah tertentu, dan 
rakyat yang hidup teratur sehingga 
merupakan suatu nation (bangsa).
Penduduk 
Adalah semua orang yang pada suatu waktu 
bertempat tinggal mendiami (menetap dalam) 
wilayah negara tertentu. 
Wilayah 
Adalah daerah teritorial tertentu sebagai tempat 
kedudukan suatu negara. 
Pemerintah 
Adalah organisasi yang mengatur, menyelenggarakan 
dan melaksanakan kekuasaan negara.
Pada umumnya, suatu nneeggaarraa ddiiddiirriikkaann 
ddeennggaann 
ttuujjuuaann uunnttuukk :: 
 MMeenncciippttaakkaann kkeesseejjaahhtteerraaaann 
 MMeewwuujjuuddkkaann kkeetteerrttiibbaann ddaann 
kkeetteenntteerraammaann sseemmuuaa rraakkyyaatt yyaanngg 
mmeennjjaaddii bbaaggiiaannnnyyaa..
No Nama Tokoh Pendapat Yang Dikemukakan 
1 Aristoteles Tujuan dari negara adalah kesempurnaan warganya yang 
berdasarkan atas keadilan, keadilan memerintah dan harus 
menjelma di dalam negara, dan hukum berfungsi memberi 
kepada setiap manusia apa sebenarnya yang berhak ia terima. 
2 Plato Tujuan negara yang sebenarnya adalah untuk mengetahui atau 
mencapai atau mengenal idea yang sesungguhnya, sedang yang 
dapat mengetahui atau mencapai idea yang sesungguhnya itu 
hanyalah ahli-ahli filsafat saja, maka dari itu pimpinan negara 
atau pemerintahan negara. Sebaiknya harus dipegang oleh ahli-ahli 
filsafat saja. 
3 Socrates Tujuan negara adalah untuk menciptakan hukum, yang harus 
dilakukan oleh para pemimpin, atau para penguasa yang 
dipilah secara saksama oleh rakyat
4 John Locke Tujuan negara adalah untuk memelihara dan menjamin 
terlaksananya hak-hak azasi manusia.yang tertuang dalam 
perjanjian masyarakat. 
5 Nicollo 
Machiavelli 
Tujuan negara adalah untuk mengusahakan 
terselenggaranya ketertiban, keamanan dan ketentraman. 
Dan hanya dapat dicapai oleh pemerintah seorang raja 
yang mempunyai kekuasaan absolut. 
6 Benedictus 
Spinoz 
Tujuan negara menurut Spinoza adalah menyelenggarakan 
perdamaiaan, ketentraman dan menghilangkan ketakutan. 
Maka untuk mencapai tujuan ini, waraga negara harus 
mentaati segala peraturan dan undang-undang negara, ia 
tidak boleh membantah, meskipun peraturan atau undang-undang 
negara itu sifatnya tidak adil dan merugikan. 
Sebab jika tidak demikian, maka keadaan alamiah akan 
timbul kembali.
T e o r i K e k u a s a a n 
1 . S h a n g Y a n g yang hidup di negeri China sekitar abad V-IV SM menyatakan 
bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. 
2 . N i c c o l o M a c h i a v e l l i menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan 
maupun agama. 
T e o r i P e r d a m a i a n D u n i a 
D a n t e A l l e g h i e r e (1265-1321) menyatakan bahwa tujuan negara adalah 
untuk mewujudkan perdamaian dunia. 
T e o r i I n d i v i d u a l i s m e 
Tujuan dibentuknya negara hanyalah berfungsi untuk menjaga keamanan dan 
ketertiban individu serta menjamin kebebasan seluas-luasnya dalam memperjuangkan 
kehidupannya.
T e o r i J a m i n a n a t a s H a k d a n K e b e b a s a n M a n u s i a 
1 . I m m a n u e l K a n t (1724-1804) menyatakan bahwa tujuan negara adalah 
melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga 
negara terbina dan terpelihara. 
2 . K r a n e n b u r g termasuk penganut teori negara kesejahteraan. Menurut dia, 
tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum, melainkan juga aktif 
mengupayakan kesejahteraan warganya. 
T e o r i F a s i s m e 
Tujuan negara menurut teori fasisme adalah imperium dunia. 
T e o r i S o s i a l i s m e 
Teori sosialisme berpendapat bahwa negara mempunyai hak campur tangan 
dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Hal mi dilakukan agar tujuan 
negara dapat tercapai.
Fungsi pokok negara adalah mewujudkan, mmeennjjaallaannkkaann ddaann 
mmeellaakkssaannaakkaann kkeebbiijjaakkssaannaaaann bbaaggii sseelluurruuhh mmaassyyaarraakkaatt ddii ddaaeerraahh 
kkeekkuuaassaaaannnnyyaa.. IInnii mmeerruuppaakkaann aakkttiivviittaass tteerrppeennttiinngg ddaarrii nneeggaarraa.. DDeennggaann 
sseennddiirriinnyyaa bbuukkaann hhaannyyaa nneeggaarraa yyaanngg mmeennjjaaddii ppeesseerrttaa ddaarrii 
kkeebbiijjaakkssaannaaaann iinnii.. 
1. Memelihara ketertiban umum atau 
negara sebagai stabilisator. 
2. Memajukan perkembangan masyarakat 
atau negara sebagai stimulator. 
3. Memadukan berbagai aktivitas 
masyarakat atau negara sebagai 
koordinator. 
4. Menunjuk dan membagi benda-benda 
material dan non material atau negara 
sebagai pembagi atau distributor. 
Kebijaksana 
an Negara 
Meliputi
1. Fungsi legislative ialah fungsi untuk membentuk 
undang-undang atau peraturan 
2. Fungsi eksekutif adalah fungsi untuk melaksanakan 
undang-undang atau peraturan. 
3. Fungsi federative adalah fungsi untuk hubungan luar 
negeri 
John Locke 
1. Fungsi legislatif adalah fungsi membentuk undang-undang 
2. Fungsi eksekutif adalah fungsi melaksanakan 
undang-undang 
3. Fungsi yudikatif adalah fungsi mengawasai 
pelaksanaan undang-undang 
Montesiqeiu 
Fungsi Dibentuknya 
Negara 
Menurut Para Ahli :
NNeeggaarraa 
KKeessaattuuaann 
Negara Kesatuan adalah negara bersusunan tunggal, yakni 
kekuasaan untuk mengatur seluruh daerahnya ada di tangan 
pemerintah pusat. Pemerintah pusat memegang kedaulatan 
sepenuhnya, baik ke dalam maupun ke luar. Hubungan antara 
pemerintah pusat dengan rakyat dan daerahnya dapat dijalankan 
secara langsung. 
1. Sistem sentralisasi , semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, 
1. Sistem sentralisasi , semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, 
sedangkan daerah hanya menjalankan perintah-perintah dan peraturan-peraturan 
dari pemerintah pusat. 
sedangkan daerah hanya menjalankan perintah-perintah dan peraturan-peraturan 
dari pemerintah pusat. 
2. Sistem desentralisasi, daerah diberi kekuasaan untuk mengatur rumah 
2. Sistem desentralisasi, daerah diberi kekuasaan untuk mengatur rumah 
tangganya sendiri (otonomi, swatantra). 
tangganya sendiri (otonomi, swatantra).
Negara Serikat adalah negara bersusunan jamak, terdiri atas beberapa 
negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat. Kendati negara-negara 
bagian boleh memiliki konstitusi sendiri, kepala negara 
sendiri, parlemen sendiri, dan kabinet sendiri, yang berdaulat dalam 
negara serikat adalah gabungan negara-negara bagian yang disebut 
negara federal. 
NNeeggaarraa SSeerriikkaatt 
Ciri-ciri negara serikat : 
1.Tiap negara bagian memiliki kepala negara, parlemen, dewan menteri (kabinet) 
demi kepentingan negara bagian; 
2.Tiap negara bagian boleh membuat konstitusi sendiri, tetapi tidak boleh 
bertentangan dengan konstitusi negara serikat; 
3.Hubungan antara pemerintah federal (pusat) dengan rakyat diatur melalui negara 
bagian, kecuali dalam hal tertentu yang kewenangannya telah diserahkan secara 
langsung kepada pemerintah federal.
Perserikatan Negara pada hakikatnya bukanlah negara, melainkan 
suatu perserikatan yang beranggotakan negara-negara yang masing-masing 
berdaulat. 
PPeerrsseerriikkaattaann 
NNeeggaarraa 
1. Dalam negara serikat, keputusan yang diambil oleh pemerintah negara serikat dapat 
langsung mengikat warga negara bagian; sedangkan dalam serikat negara keputusan yang 
diambil oleh serikat itu tidak dapat langsung mengikat warga negara dari negara anggota. 
2. Dalam negara serikat, negara-negara bagian tidak boleh memisahkan diri dari negara 
serikat itu; sedangkan dalam serikat negara, negara-negara anggota boleh memisahkan 
diri dari gabungan itu. 
3. Dalam negara serikat, negara bagian hanya berdaulat ke dalam; sedangkan dalam serikat 
negara, negara-negara anggota tetap berdaulat ke dalam maupun ke luar.
KKoolloonnii aattaauu 
JJaajjaahhaann 
Negara koloni atau jajahan adalah suatu daerah yang dijajah oleh 
bangsa lain. Koloni biasanya merupakan bagian dari wilayah 
negara penjajah. Hampir semua soal penting negara koloni diatur 
oleh pemerintah negara penjajah. Karena terjajah, daerah/ negara 
jajahan tidak berhak menentukan nasibnya sendiri.
TTrruusstteeee 
((PPeerrwwaalliiaann)) 
Negara Perwalian adalah suatu negara yang sesudah Perang Dunia 
II diurus oleh beberapa negara di bawah Dewan Perwalian dari 
PBB. Tujuan pokok sistem perwalian adalah untuk meningkatkan 
kemajuan wilayah perwalian menuju pemerintahan sendiri. 
Mikronesia merupakan negara trusteeterakhir yang dilepas Dewan 
Perwalian PBB pada tahun 1994 
Perwalian berlaku terhadap: 
1.Wilayah-wilayah yang sebelumnya ditempatkan di bawah mandat oleh Liga 
Bangsa-Bangsa setelah Perang Dunia I; 
2.Wilayah-wilayah yang dipisahkan dari negara-negara yang dikalahkan dalam 
Perang Dunia II; 
3.Wilayah-wilayah yang ditempatkan secara sukarela di bawah negara-negara 
yang bertanggung jawab tentang urusan pemerintahannya.
DDoommiinniioonn 
Bentuk kenegaraan ini hanya terdapat di dalam lingkungan Kerajaan 
Inggris. Negara dominion semula adalah negara jajahan Inggris yang 
setelah merdeka dan berdaulat tetap mengakui Raja/ Ratu Inggris 
sebagai lambang persatuan mereka. Negara-negara itu tergabung 
dalam suatu perserikatan bernama “The British Commonwealth of 
Nations” (Negara-negara Persemakmuran). 
Anggota-anggota persemakmuran itu antara lain: Inggris, Afrika Selatan, Kanada, 
Australia, Selandia Baru, India, Malaysia, etc. Di sebagian dari negara-negara itu Raja/ 
Ratu Inggris diwakili oleh seorang Gubernur Jenderal, sedangkan di ibukota Inggris, 
sejak tahun 1965 negara-negara itu diwakili oleh High Commissioner.
Uni adalah gabungan dari dua negara atau lebih yang 
merdeka dan berdaulat penuh, memiliki seorang 
kepala negara yang sama. 
UUnnii 
1. Uni Riil (Uni Nyata), yaitu suatu uni yang terjadi apabila negara-negara 
anggotanya memiliki alat perlengkapan negara bersama yang telah ditentukan terlebih 
dulu. Perlengkapan negara itu dibentuk untuk mengurus kepentingan bersama. 
Contoh: Uni Austria – Hungaria (1867-1918). 
2. Uni Personil, yaitu suatu uni yang memiliki seorang kepala negara, sedangkan 
segala urusan dalam negeri maupun luar negeri diurus sendiri oleh negara-negara 
anggota. Contoh: Uni Belanda – Luxemburg (1839-1890). 
3. Uni Ius Generalis , yaitu bentuk gabungan negara-negara yang tidak memiliki alat 
perlengkapan bersama. Tujuannya adalah untuk bekerja sama dalam bidang 
hubungan luar negeri. Contoh: Uni Indonesia – Belanda setelah KMB.
Sesuai namanya, negara protektorat adalah suatu negara yang ada di 
bawah perlindungan negara lain yang lebih kuat. Negara protektorat 
tidak dianggap sebagai negara merdeka karena tidak memiliki hak 
penuh untuk menggunakan hukum nasionalnya. Contoh: Monaco 
sebagai protektorat Prancis. 
PPrrootteekkttoorr 
aatt 
Protektorat Kolonial , jika urusan hubungan luar negeri, pertahanan dan sebagian besar 
urusan dalam negeri yang penting diserahkan kepada negara pelindung. Negara protektorat 
semacam ini tidak menjadi subyek hukum internasional. Contoh: Brunei Darussalam sebelum 
merdeka adalah negara protektorat Inggris. 
Protektorat Internasional , jika negara itu merupakan subyek hukum internasional. 
Contoh: Mesir sebagai negara protektorat Turki (1917), Zanzibar sebagai negara 
protektorat Inggris (1890) dan Albania sebagai negara protektorat Italia (1936).
Negara Mandat adalah suatu negara yang semula merupakan jajahan 
dari negara yang kalah dalam Perang Dunia I dan diletakkan di 
bawah perlindungan suatu negara yang menang perang dengan 
pengawasan dari Dewan Mandat LBB. Ketentuan-ketentuan tentang 
pemerintahan perwalian ini ditetapkan dalam suatu perjanjian di 
Versailles. Contoh: Syria, Lebanon, Palestina (Daerah Mandat A); 
Togo dan Kamerun (Daerah Mandat B); Afrika Barat Daya (Daerah 
Mandat C). 
MMaannddaatt
Sistem ketatanegaraan Indonesia mmeennuurruutt UUUUDD 
11994455 
aaddaallaahh sseebbaaggaaii bbeerriikkuutt:: 
11..BBeennttuukk nneeggaarraa aaddaallaahh kkeessaattuuaann 
22..BBeennttuukk ppeemmeerriinnttaahhaann aaddaallaahh rreeppuubblliikk
UUD 1945 menetapkan bahwa bentuk 
susunan negara Indonesia adalah kesatuan 
bukan serikat atau federal. Dasar penetapan 
ini tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 
1945 yang menyatakan: “Negara Indonesia 
ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk 
Republik”. 
Negara Indonesia sebagai negara kesatuan 
menganut asas desentralisasi dalam 
penyelenggaraan kekuasaannya. Hal ini di 
dasarkan pada Pasal 18 UUD 1945.
Sesi 1 
11.. 
Sesi 2 
11.. 
Sesi 3 
11..

Sistem Ketatanegaraan

  • 1.
    UNIVERSITAS JEMBER TahunAkademik 2012-2013 KETATANEGARAAN 25 Oktober 2012
  • 2.
    KKeelloommppookk 33 •Luky Prasetyo Hadi (120210402010) • Oki Feri Juniawan (120210402021) • Dwi Ery Riswanti (120210402001) • Rodhiatun Niswah (120210402003) • Rita Andria Betrix (120210402005) • Shofiyatul Izzah (120210402008) • Indah Dwi Pratiwi (120210402033) • Setya Samodra Rahmat (120710101226) • Yusi Putra Darmawan (120210402015) • Agustina Primayani (120210402019) • Evika Rizky Dariyanti (120210402038) • Rinzia Oktaviana Utami (120210402084)
  • 3.
    • Peserta diskusidiharap tertib sewaktu diskusi berlangsung • Peserta diskusi diharap mengikuti diskusi dengan seksama • Pertanyaan dalam diskusi dibuka dengan 3 sesi pertanyaan yang disetiap sesi terdapat 2 pertanyaan • Setiap pertanyaan dibatasi 2 sanggahan dan dibatasi 2 tambahan pendapat • Setiap peserta diskusi yang ingin bertanya, menyanggah maupun ingin menambahkan pendapat, diharapkan berdiri terlebih dahulu dengan menyebutkan nama, NIM, dan nama kelompok
  • 4.
    •Apakah pengertian Negara? •Apakah tujuan dan fungsi dibentuknya Negara? •Apa sajakah bentuk-bentuk Negara? •Apakah sistem ketatanegaraan di Indonesia?
  • 5.
    Kata Negara bbeerraassaallddaarrii :: ssttaattee ((IInnggggrriiss)),, ssttaaaatt ((BBeellaannddaa ddaann JJeerrmmaann)),, eettaatt ((PPeerraanncciiss)),, ssttaattuumm ((LLaattiinn)),, yyaanngg bbeerraarrttii kkeeaaddaaaann yyaanngg tteeggaakk ddaann tteettaapp.. SSeeccaarraa tteerrmmiinnoollooggii,, nneeggaarraa ddiiaarrttiikkaann sseebbaaggaaii oorrggaanniissaassii tteerrttiinnggggii ddiiaannttaarraa ssaattuu kkeelloommppookk mmaassyyaarraakkaatt yyaanngg mmeemmiilliikkii cciittaa –– cciittaa uunnttuukk bbeerrssaattuu,, hhiidduupp ddii ddaallaamm ssuuaattuu kkaawwaassaann,, ddaann mmeemmppuunnyyaaii ppeemmeerriinnttaahhaann yyaanngg bbeerrddaauullaatt..
  • 6.
    No Nama Tokoh Pendapat Yang Dikemukakan 1. Harold J. Laski Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena memiliki wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat. 2. Roger H. Soltau Negara adalah alat (agency ) atau wewenang (authority ) yg mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama, atas nama masyarakat. 3. Max Weber Negara adalah suatu masyarakat yang memonopoli penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah.
  • 7.
    4. R.M MacIver Negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat di suatu wilayah berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberi kekuasaan memaksa. 5. G. Pringgodigdo, S.H Negara adalah suatu organisasi kekuasaan atau organisasi kewibawaan yang harus memenuhi persyaratan unsur-unsur tertentu, yaitu harus memiliki pemerintah yang berdaulat, wilayah tertentu, dan rakyat yang hidup teratur sehingga merupakan suatu nation (bangsa).
  • 9.
    Penduduk Adalah semuaorang yang pada suatu waktu bertempat tinggal mendiami (menetap dalam) wilayah negara tertentu. Wilayah Adalah daerah teritorial tertentu sebagai tempat kedudukan suatu negara. Pemerintah Adalah organisasi yang mengatur, menyelenggarakan dan melaksanakan kekuasaan negara.
  • 10.
    Pada umumnya, suatunneeggaarraa ddiiddiirriikkaann ddeennggaann ttuujjuuaann uunnttuukk ::  MMeenncciippttaakkaann kkeesseejjaahhtteerraaaann  MMeewwuujjuuddkkaann kkeetteerrttiibbaann ddaann kkeetteenntteerraammaann sseemmuuaa rraakkyyaatt yyaanngg mmeennjjaaddii bbaaggiiaannnnyyaa..
  • 11.
    No Nama TokohPendapat Yang Dikemukakan 1 Aristoteles Tujuan dari negara adalah kesempurnaan warganya yang berdasarkan atas keadilan, keadilan memerintah dan harus menjelma di dalam negara, dan hukum berfungsi memberi kepada setiap manusia apa sebenarnya yang berhak ia terima. 2 Plato Tujuan negara yang sebenarnya adalah untuk mengetahui atau mencapai atau mengenal idea yang sesungguhnya, sedang yang dapat mengetahui atau mencapai idea yang sesungguhnya itu hanyalah ahli-ahli filsafat saja, maka dari itu pimpinan negara atau pemerintahan negara. Sebaiknya harus dipegang oleh ahli-ahli filsafat saja. 3 Socrates Tujuan negara adalah untuk menciptakan hukum, yang harus dilakukan oleh para pemimpin, atau para penguasa yang dipilah secara saksama oleh rakyat
  • 12.
    4 John LockeTujuan negara adalah untuk memelihara dan menjamin terlaksananya hak-hak azasi manusia.yang tertuang dalam perjanjian masyarakat. 5 Nicollo Machiavelli Tujuan negara adalah untuk mengusahakan terselenggaranya ketertiban, keamanan dan ketentraman. Dan hanya dapat dicapai oleh pemerintah seorang raja yang mempunyai kekuasaan absolut. 6 Benedictus Spinoz Tujuan negara menurut Spinoza adalah menyelenggarakan perdamaiaan, ketentraman dan menghilangkan ketakutan. Maka untuk mencapai tujuan ini, waraga negara harus mentaati segala peraturan dan undang-undang negara, ia tidak boleh membantah, meskipun peraturan atau undang-undang negara itu sifatnya tidak adil dan merugikan. Sebab jika tidak demikian, maka keadaan alamiah akan timbul kembali.
  • 13.
    T e or i K e k u a s a a n 1 . S h a n g Y a n g yang hidup di negeri China sekitar abad V-IV SM menyatakan bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. 2 . N i c c o l o M a c h i a v e l l i menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan maupun agama. T e o r i P e r d a m a i a n D u n i a D a n t e A l l e g h i e r e (1265-1321) menyatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. T e o r i I n d i v i d u a l i s m e Tujuan dibentuknya negara hanyalah berfungsi untuk menjaga keamanan dan ketertiban individu serta menjamin kebebasan seluas-luasnya dalam memperjuangkan kehidupannya.
  • 14.
    T e or i J a m i n a n a t a s H a k d a n K e b e b a s a n M a n u s i a 1 . I m m a n u e l K a n t (1724-1804) menyatakan bahwa tujuan negara adalah melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terbina dan terpelihara. 2 . K r a n e n b u r g termasuk penganut teori negara kesejahteraan. Menurut dia, tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum, melainkan juga aktif mengupayakan kesejahteraan warganya. T e o r i F a s i s m e Tujuan negara menurut teori fasisme adalah imperium dunia. T e o r i S o s i a l i s m e Teori sosialisme berpendapat bahwa negara mempunyai hak campur tangan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Hal mi dilakukan agar tujuan negara dapat tercapai.
  • 15.
    Fungsi pokok negaraadalah mewujudkan, mmeennjjaallaannkkaann ddaann mmeellaakkssaannaakkaann kkeebbiijjaakkssaannaaaann bbaaggii sseelluurruuhh mmaassyyaarraakkaatt ddii ddaaeerraahh kkeekkuuaassaaaannnnyyaa.. IInnii mmeerruuppaakkaann aakkttiivviittaass tteerrppeennttiinngg ddaarrii nneeggaarraa.. DDeennggaann sseennddiirriinnyyaa bbuukkaann hhaannyyaa nneeggaarraa yyaanngg mmeennjjaaddii ppeesseerrttaa ddaarrii kkeebbiijjaakkssaannaaaann iinnii.. 1. Memelihara ketertiban umum atau negara sebagai stabilisator. 2. Memajukan perkembangan masyarakat atau negara sebagai stimulator. 3. Memadukan berbagai aktivitas masyarakat atau negara sebagai koordinator. 4. Menunjuk dan membagi benda-benda material dan non material atau negara sebagai pembagi atau distributor. Kebijaksana an Negara Meliputi
  • 16.
    1. Fungsi legislativeialah fungsi untuk membentuk undang-undang atau peraturan 2. Fungsi eksekutif adalah fungsi untuk melaksanakan undang-undang atau peraturan. 3. Fungsi federative adalah fungsi untuk hubungan luar negeri John Locke 1. Fungsi legislatif adalah fungsi membentuk undang-undang 2. Fungsi eksekutif adalah fungsi melaksanakan undang-undang 3. Fungsi yudikatif adalah fungsi mengawasai pelaksanaan undang-undang Montesiqeiu Fungsi Dibentuknya Negara Menurut Para Ahli :
  • 18.
    NNeeggaarraa KKeessaattuuaann NegaraKesatuan adalah negara bersusunan tunggal, yakni kekuasaan untuk mengatur seluruh daerahnya ada di tangan pemerintah pusat. Pemerintah pusat memegang kedaulatan sepenuhnya, baik ke dalam maupun ke luar. Hubungan antara pemerintah pusat dengan rakyat dan daerahnya dapat dijalankan secara langsung. 1. Sistem sentralisasi , semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, 1. Sistem sentralisasi , semua hal diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, sedangkan daerah hanya menjalankan perintah-perintah dan peraturan-peraturan dari pemerintah pusat. sedangkan daerah hanya menjalankan perintah-perintah dan peraturan-peraturan dari pemerintah pusat. 2. Sistem desentralisasi, daerah diberi kekuasaan untuk mengatur rumah 2. Sistem desentralisasi, daerah diberi kekuasaan untuk mengatur rumah tangganya sendiri (otonomi, swatantra). tangganya sendiri (otonomi, swatantra).
  • 19.
    Negara Serikat adalahnegara bersusunan jamak, terdiri atas beberapa negara bagian yang masing-masing tidak berdaulat. Kendati negara-negara bagian boleh memiliki konstitusi sendiri, kepala negara sendiri, parlemen sendiri, dan kabinet sendiri, yang berdaulat dalam negara serikat adalah gabungan negara-negara bagian yang disebut negara federal. NNeeggaarraa SSeerriikkaatt Ciri-ciri negara serikat : 1.Tiap negara bagian memiliki kepala negara, parlemen, dewan menteri (kabinet) demi kepentingan negara bagian; 2.Tiap negara bagian boleh membuat konstitusi sendiri, tetapi tidak boleh bertentangan dengan konstitusi negara serikat; 3.Hubungan antara pemerintah federal (pusat) dengan rakyat diatur melalui negara bagian, kecuali dalam hal tertentu yang kewenangannya telah diserahkan secara langsung kepada pemerintah federal.
  • 20.
    Perserikatan Negara padahakikatnya bukanlah negara, melainkan suatu perserikatan yang beranggotakan negara-negara yang masing-masing berdaulat. PPeerrsseerriikkaattaann NNeeggaarraa 1. Dalam negara serikat, keputusan yang diambil oleh pemerintah negara serikat dapat langsung mengikat warga negara bagian; sedangkan dalam serikat negara keputusan yang diambil oleh serikat itu tidak dapat langsung mengikat warga negara dari negara anggota. 2. Dalam negara serikat, negara-negara bagian tidak boleh memisahkan diri dari negara serikat itu; sedangkan dalam serikat negara, negara-negara anggota boleh memisahkan diri dari gabungan itu. 3. Dalam negara serikat, negara bagian hanya berdaulat ke dalam; sedangkan dalam serikat negara, negara-negara anggota tetap berdaulat ke dalam maupun ke luar.
  • 21.
    KKoolloonnii aattaauu JJaajjaahhaann Negara koloni atau jajahan adalah suatu daerah yang dijajah oleh bangsa lain. Koloni biasanya merupakan bagian dari wilayah negara penjajah. Hampir semua soal penting negara koloni diatur oleh pemerintah negara penjajah. Karena terjajah, daerah/ negara jajahan tidak berhak menentukan nasibnya sendiri.
  • 22.
    TTrruusstteeee ((PPeerrwwaalliiaann)) NegaraPerwalian adalah suatu negara yang sesudah Perang Dunia II diurus oleh beberapa negara di bawah Dewan Perwalian dari PBB. Tujuan pokok sistem perwalian adalah untuk meningkatkan kemajuan wilayah perwalian menuju pemerintahan sendiri. Mikronesia merupakan negara trusteeterakhir yang dilepas Dewan Perwalian PBB pada tahun 1994 Perwalian berlaku terhadap: 1.Wilayah-wilayah yang sebelumnya ditempatkan di bawah mandat oleh Liga Bangsa-Bangsa setelah Perang Dunia I; 2.Wilayah-wilayah yang dipisahkan dari negara-negara yang dikalahkan dalam Perang Dunia II; 3.Wilayah-wilayah yang ditempatkan secara sukarela di bawah negara-negara yang bertanggung jawab tentang urusan pemerintahannya.
  • 23.
    DDoommiinniioonn Bentuk kenegaraanini hanya terdapat di dalam lingkungan Kerajaan Inggris. Negara dominion semula adalah negara jajahan Inggris yang setelah merdeka dan berdaulat tetap mengakui Raja/ Ratu Inggris sebagai lambang persatuan mereka. Negara-negara itu tergabung dalam suatu perserikatan bernama “The British Commonwealth of Nations” (Negara-negara Persemakmuran). Anggota-anggota persemakmuran itu antara lain: Inggris, Afrika Selatan, Kanada, Australia, Selandia Baru, India, Malaysia, etc. Di sebagian dari negara-negara itu Raja/ Ratu Inggris diwakili oleh seorang Gubernur Jenderal, sedangkan di ibukota Inggris, sejak tahun 1965 negara-negara itu diwakili oleh High Commissioner.
  • 24.
    Uni adalah gabungandari dua negara atau lebih yang merdeka dan berdaulat penuh, memiliki seorang kepala negara yang sama. UUnnii 1. Uni Riil (Uni Nyata), yaitu suatu uni yang terjadi apabila negara-negara anggotanya memiliki alat perlengkapan negara bersama yang telah ditentukan terlebih dulu. Perlengkapan negara itu dibentuk untuk mengurus kepentingan bersama. Contoh: Uni Austria – Hungaria (1867-1918). 2. Uni Personil, yaitu suatu uni yang memiliki seorang kepala negara, sedangkan segala urusan dalam negeri maupun luar negeri diurus sendiri oleh negara-negara anggota. Contoh: Uni Belanda – Luxemburg (1839-1890). 3. Uni Ius Generalis , yaitu bentuk gabungan negara-negara yang tidak memiliki alat perlengkapan bersama. Tujuannya adalah untuk bekerja sama dalam bidang hubungan luar negeri. Contoh: Uni Indonesia – Belanda setelah KMB.
  • 25.
    Sesuai namanya, negaraprotektorat adalah suatu negara yang ada di bawah perlindungan negara lain yang lebih kuat. Negara protektorat tidak dianggap sebagai negara merdeka karena tidak memiliki hak penuh untuk menggunakan hukum nasionalnya. Contoh: Monaco sebagai protektorat Prancis. PPrrootteekkttoorr aatt Protektorat Kolonial , jika urusan hubungan luar negeri, pertahanan dan sebagian besar urusan dalam negeri yang penting diserahkan kepada negara pelindung. Negara protektorat semacam ini tidak menjadi subyek hukum internasional. Contoh: Brunei Darussalam sebelum merdeka adalah negara protektorat Inggris. Protektorat Internasional , jika negara itu merupakan subyek hukum internasional. Contoh: Mesir sebagai negara protektorat Turki (1917), Zanzibar sebagai negara protektorat Inggris (1890) dan Albania sebagai negara protektorat Italia (1936).
  • 26.
    Negara Mandat adalahsuatu negara yang semula merupakan jajahan dari negara yang kalah dalam Perang Dunia I dan diletakkan di bawah perlindungan suatu negara yang menang perang dengan pengawasan dari Dewan Mandat LBB. Ketentuan-ketentuan tentang pemerintahan perwalian ini ditetapkan dalam suatu perjanjian di Versailles. Contoh: Syria, Lebanon, Palestina (Daerah Mandat A); Togo dan Kamerun (Daerah Mandat B); Afrika Barat Daya (Daerah Mandat C). MMaannddaatt
  • 27.
    Sistem ketatanegaraan Indonesiammeennuurruutt UUUUDD 11994455 aaddaallaahh sseebbaaggaaii bbeerriikkuutt:: 11..BBeennttuukk nneeggaarraa aaddaallaahh kkeessaattuuaann 22..BBeennttuukk ppeemmeerriinnttaahhaann aaddaallaahh rreeppuubblliikk
  • 28.
    UUD 1945 menetapkanbahwa bentuk susunan negara Indonesia adalah kesatuan bukan serikat atau federal. Dasar penetapan ini tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang menyatakan: “Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik”. Negara Indonesia sebagai negara kesatuan menganut asas desentralisasi dalam penyelenggaraan kekuasaannya. Hal ini di dasarkan pada Pasal 18 UUD 1945.
  • 30.
    Sesi 1 11.. Sesi 2 11.. Sesi 3 11..