SlideShare a Scribd company logo
TUGAS CERPEN 
Outline 
Oleh 
Oki Feri Juniawan 
120210402021 
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni 
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Universitas Jember 
2013
1. Tema 
 Tema yang disuguhkan dalam cerpen ini ialah: Tragedi cinta di tengah pertentangan. 
 Cerpen ini menceritakan asal-usul nama Surabaya. Namun sesuai dengan temanya, 
cerpen ini bukan menceritakan asal-usul nama Surabaya yang sudah dikenal saat ini, 
namun cerpen ini menceritakan asal-usul nama Surabaya dari tragedi cinta seorang 
pangeran yang bernama Raden Sura dari kerajaan Purbawesa dengan Putri Baya dari 
kerajaan Kuncara. 
2. Alur 
 Alur yang digunakan adalah alur maju, dengan tahap sebagai berikut: 
1) Pengenalan cerita: 
 Dikisahkan di daerah ujung Jawa Timur terdapat dua kerajaan yang 
masing-masing sangat kuat dan merupakan kerajaan yang saling 
bermusuhan sejak lama. Dua kerajaan tersebut sering berperang, 
namun karena keduanya sangat kuat dan tangguh, maka tidak ada 
yang menang dan kalah dalam setiap peperangan tersebut. 
 Kerajaan Purbawesa dipimpin oleh raja Cakrabirawa dan memiliki 
seorang pangeran bernama Radan Sura. Sedangkan kerajaan Kuncara 
dipimpin oleh raja Baskara dan memiliki seorang putri bernama Putri 
Baya. 
2) Timbulnya konflik: 
 Raja Cakrabirawa sangat haus kekuasaan dan ingin menguasai 
kerajaan Kuncara, maka ia mengutus anaknya yaitu Raden Sura untuk 
pergi ke kerajaan Kuncara untuk mendekati Putri Baya, dan 
menyuruhnya untuk mendapatkan hati sang putri. Karena jika Putri 
Baya akhirnya mau menikah dengan Raden Sura, maka Raden Sura 
akan mendapatkan posisi sebagai calon penerus tahta kerajaan 
Kuncara dengan demikian Keajaan Kuncara dapat dipersatukan dan 
dapat dikuasi oleh kerajaan Purbawesa. 
 Berangkatlah Raden Sura ke kerajaan Kuncara dengan menyamar 
sebagai pelatih menunggang kuda Sang Putri. Pertama niat Raden 
Sura hanya untuk mendekati dan membuat jatuh cinta sang putri 
kepadanya, namun saat Raden Sura pertama kali bertemu dengan 
Putri Baya, dialah yang pertama kali jatuh cinta kepada sang putri, 
karena paras sang putri yang sangat cantik dan sifatnya yang sangat 
lembut. 
 Karena Putri Baya sering berlatih menunggang kuda dengan Rade 
Sura, ia akhirnya jatuh cinta juga pada Raden Sura. Ia terpesona 
dengan sifat dan sikap Raden Sura yang sangat baik. 
 Kisah cinta dimulai. Meraka sering bersama-sama melewatkan pagi 
hari untuk berlatih kuda dan pada malam hari mereka bedua diam-diam 
pergi ke pinggir sungai di belakang istana kerajaan hanya untuk 
menikmati indahnya bulan. 
 Hubungan mereka diketahui oleh Raja Baskara. Raja Baskara marah 
dan memerintahkan kepada parajurit untuk menghukum Raden Sura, 
yang pada saat itu seluruh kerajaan belum mengetahui identitas asli 
Raden Sura, termasuk putri baya karena Raden Sura selalu 
merahasiakannya. Karena bujukan sang putri, akhirnya Raden Sura 
tidak jadi dihukum, tetapi hanya diusir dari Kerajaan Kuncara untuk 
selamanya.
3) Puncak konflik: 
 Raja Cakrabirawa yang marah karena Raden Sura diusir dengan hina 
dari kerajaan Kuncara menjadi tidak terima dan memutuskan untuk 
mengadakan perang dengan kerajaan Kuncara. 
 Utusan dikirim, dan memberi alasan diadakannya perang. Putri Baya 
yang kebetulan hadir saat kerajaan menerima berita perang dari 
kerajaan Purbawesa terkejut mendengar bahwa orang yang selama ini 
ia cintai adalah musuh bebuyutan kerajaan Kuncara dan putri mengira 
raden Sura mendakatinya hanya untuk memata-matai kerajaannya. Ia 
sangat kecewa dan sakit hati, namun rasa cintanya masih tetap ada. 
Dan Marah pulalah Raja Baskar karena selama ini ada musuh 
bebuyutannya sedang mengitai dan berani mendekati putrinya. 
 Perangpun terjadi selama 10 hari, namun Raden Sura memilih untuk 
tidak mengikuti perang karena ia masih merasa cinta kepada putri 
Baya. Dan pada hari ke-10 raja Cakrabirawa tewas di tangan raja 
Baskara. Raden Sura yang menerima kabar kematian ayahandanya 
menjadi sangat marah dan kesal, kemudian ia memilih untuk 
mengorbankan cintanya untuk membela rakyat dan membalas 
dendam ayahandanya. 
 Ia berangkat ke medan tempur, dan berduel dengan Raja Baskara. 
Akhirnya Raja Baskara dapat dikalahkan oleh Raden Sura dengan 
mudah. Mendengar kematian ayahandanya, Putri Baya langsung 
menuju ke medan pertempuran utuk melihat kondisi mayat ayahnya. 
Betapa terkejutnya ia bahwa orang yang telah membunuh ayahnya 
ternyata Raden Sura. 
 Raden Sura terpaku melihat Putri Baya. Ia menyesal telah membunuh 
ayah dari orang yang masih dicintainya. 
 Kemudian Putri Baya mengambil keris pusaka yang ia bawa, dan 
menusukannya kepada perut Raden Sura. Raden Sura hanya diam 
tanpa melawan. Ia rela dibunuh oleh Putri Baya. 
4) Penyelesaian: 
 Kini orang yang dicintai oleh Putri Baya (Raja Baskara dan Raden 
Sura) telah tiada. Saat itu juga tanpa segan Putri Baya menusuk 
perutnya dengan keris yang ia tusukan kepada perut Raden Sura. 
Matilah ia diatas mayat Raden Sura. 
 Kemudian orang-orang menyebut medan pertempuran yang 
menewaskan Raden Sura dan Putri Baya dengan nama Surabaya. 
3. Tokoh 
 Raden Sura 
 Fisik: Tinggi, gagah, tegap, tampan, berkulit cokelat 
 Psikis: Baik, penurut 
 Sosial: Mudah bersosialisasi 
 Putri Baya 
 Fisik: Tinggi semampai, putih, cantik, berambut panjang, bermata indah 
 Psikis: Baik, lembut, ramah 
 Sosial: Suka bergaul dengan orang-orang di istana 
 Raja Cakrabirawa 
 Fisik: Tinggi, besar, gagah, berkulit hitam, berwajah buas 
 Psikis: Rakus, jahat, licik 
 Sosial: Suka menyuruh dan memerintah.
 Raja Baskara 
 Fisik: Tinggi, besar, gagah, berkulit cokelat, tampan. 
 Psikis: Pemarah namun penyayang. 
 Sosial: Memerintah kerajaan dengan baik. 
4. Sudut Pandang 
Sudut pandang orang ketiga. 
5. Setting 
 Tempat: Aula kerajaan, lapangan kuda kerajaan, sungai, medan perang. 
 Waktu: Pagi, siang, malam. 
 Suasana: Mengembirakan, menegangkan, mengharukan.

More Related Content

What's hot

Pranatacara 1
Pranatacara 1Pranatacara 1
Pranatacara 1
sujarnodimejo
 
Perlawanan Kerajaan Mataram dan Gowa
Perlawanan Kerajaan Mataram dan GowaPerlawanan Kerajaan Mataram dan Gowa
Perlawanan Kerajaan Mataram dan Gowa
Ammara Fathina
 
Teks Eksplanasi
Teks EksplanasiTeks Eksplanasi
Teks Eksplanasi
Firdika Arini
 
sejarah-kerajaan islam di jawa
sejarah-kerajaan islam di jawasejarah-kerajaan islam di jawa
sejarah-kerajaan islam di jawa
dewi inne kumalasari
 
Laporan hasil kegiatan tangkuban
Laporan hasil kegiatan tangkubanLaporan hasil kegiatan tangkuban
Laporan hasil kegiatan tangkuban
NSS Slide
 
Kerajaan Banjar
Kerajaan BanjarKerajaan Banjar
Kerajaan Banjar
Rahmayani Astuti
 
fabel
fabel fabel
fabel
Melz Mutz
 
Raport proyek pelajar pancasila
Raport proyek pelajar pancasila Raport proyek pelajar pancasila
Raport proyek pelajar pancasila
Prilia Beck
 
Sinopsis Danau Toba
Sinopsis Danau TobaSinopsis Danau Toba
Sinopsis Danau Toba
Vita Mustika
 
Kerajaan samudra pasai ppt #01
Kerajaan samudra pasai ppt #01 Kerajaan samudra pasai ppt #01
Kerajaan samudra pasai ppt #01
Fara Prihandini
 
Keripik pisang coklat
Keripik pisang coklatKeripik pisang coklat
Keripik pisang coklat
Kamil Effendi
 
Kerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomi
Kerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomiKerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomi
Kerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomi
FitriHastuti2
 
0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial
0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial
0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial
Anisth Yendra
 
20 Resensi Novel
20 Resensi Novel20 Resensi Novel
20 Resensi Novel
Amnil Wardiah
 
Entalpi dan perubahan entalpi
Entalpi dan perubahan entalpi Entalpi dan perubahan entalpi
Entalpi dan perubahan entalpi
nhanaz
 
Kerajaan kediri Lengkap
Kerajaan kediri LengkapKerajaan kediri Lengkap
Kerajaan kediri Lengkap
Nurrachman Budi Mulya
 
Kerajaan Medang Kamulan
Kerajaan Medang KamulanKerajaan Medang Kamulan
Kerajaan Medang Kamulan
Maudy Riezkia Andea
 

What's hot (20)

Pranatacara 1
Pranatacara 1Pranatacara 1
Pranatacara 1
 
Perlawanan Kerajaan Mataram dan Gowa
Perlawanan Kerajaan Mataram dan GowaPerlawanan Kerajaan Mataram dan Gowa
Perlawanan Kerajaan Mataram dan Gowa
 
Teks Eksplanasi
Teks EksplanasiTeks Eksplanasi
Teks Eksplanasi
 
Cerpen Mimpiku Harapanku
Cerpen Mimpiku HarapankuCerpen Mimpiku Harapanku
Cerpen Mimpiku Harapanku
 
sejarah-kerajaan islam di jawa
sejarah-kerajaan islam di jawasejarah-kerajaan islam di jawa
sejarah-kerajaan islam di jawa
 
Laporan hasil kegiatan tangkuban
Laporan hasil kegiatan tangkubanLaporan hasil kegiatan tangkuban
Laporan hasil kegiatan tangkuban
 
Kerajaan Banjar
Kerajaan BanjarKerajaan Banjar
Kerajaan Banjar
 
fabel
fabel fabel
fabel
 
Raport proyek pelajar pancasila
Raport proyek pelajar pancasila Raport proyek pelajar pancasila
Raport proyek pelajar pancasila
 
Sinopsis Danau Toba
Sinopsis Danau TobaSinopsis Danau Toba
Sinopsis Danau Toba
 
Kerajaan samudra pasai ppt #01
Kerajaan samudra pasai ppt #01 Kerajaan samudra pasai ppt #01
Kerajaan samudra pasai ppt #01
 
Contoh Soal Ikatan Kimia
Contoh Soal Ikatan KimiaContoh Soal Ikatan Kimia
Contoh Soal Ikatan Kimia
 
Keripik pisang coklat
Keripik pisang coklatKeripik pisang coklat
Keripik pisang coklat
 
Kerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomi
Kerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomiKerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomi
Kerajaan goa tallo, sumber sejarah, letak geografis, politik dan ekonomi
 
Sangkuriang
SangkuriangSangkuriang
Sangkuriang
 
0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial
0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial
0. analisis, daftar hadir ulangan harian, pengayaan,dan remedial
 
20 Resensi Novel
20 Resensi Novel20 Resensi Novel
20 Resensi Novel
 
Entalpi dan perubahan entalpi
Entalpi dan perubahan entalpi Entalpi dan perubahan entalpi
Entalpi dan perubahan entalpi
 
Kerajaan kediri Lengkap
Kerajaan kediri LengkapKerajaan kediri Lengkap
Kerajaan kediri Lengkap
 
Kerajaan Medang Kamulan
Kerajaan Medang KamulanKerajaan Medang Kamulan
Kerajaan Medang Kamulan
 

Viewers also liked

Cerita tahap 1
Cerita tahap 1Cerita tahap 1
Cerita tahap 1
Anis Suhaily Md Noordin
 
Si tanggang
Si tanggangSi tanggang
Si tanggang
Sophia Matthew
 
Skrip cerita tahap 11
Skrip cerita tahap 11Skrip cerita tahap 11
Skrip cerita tahap 11zahorien
 
Copy paste cerita kanak kanak
Copy paste cerita kanak kanakCopy paste cerita kanak kanak
Copy paste cerita kanak kanak
Mohammad Yaqin
 
Skrip (kisah dan teladan)
Skrip (kisah dan teladan)Skrip (kisah dan teladan)
Skrip (kisah dan teladan)lizapandi
 
Skrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayu
Skrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayuSkrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayu
Skrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayu
ku d pulau Mahsuri
 
Kerja Kursus Perkembangan Kanak-kanak
Kerja Kursus Perkembangan Kanak-kanakKerja Kursus Perkembangan Kanak-kanak
Kerja Kursus Perkembangan Kanak-kanak
Sherly Jewinly
 

Viewers also liked (10)

Cerita tahap 1
Cerita tahap 1Cerita tahap 1
Cerita tahap 1
 
10001 kisah teladan
10001 kisah teladan10001 kisah teladan
10001 kisah teladan
 
HSP Bahasa Melayu Tahun 5
HSP Bahasa Melayu Tahun 5HSP Bahasa Melayu Tahun 5
HSP Bahasa Melayu Tahun 5
 
Si tanggang
Si tanggangSi tanggang
Si tanggang
 
Skrip cerita tahap 11
Skrip cerita tahap 11Skrip cerita tahap 11
Skrip cerita tahap 11
 
Copy paste cerita kanak kanak
Copy paste cerita kanak kanakCopy paste cerita kanak kanak
Copy paste cerita kanak kanak
 
Skrip (kisah dan teladan)
Skrip (kisah dan teladan)Skrip (kisah dan teladan)
Skrip (kisah dan teladan)
 
Cerita pendek kanak
Cerita pendek kanakCerita pendek kanak
Cerita pendek kanak
 
Skrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayu
Skrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayuSkrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayu
Skrip cerita pertandingan bercerita bahasa melayu
 
Kerja Kursus Perkembangan Kanak-kanak
Kerja Kursus Perkembangan Kanak-kanakKerja Kursus Perkembangan Kanak-kanak
Kerja Kursus Perkembangan Kanak-kanak
 

Similar to Outline Cerpen Sura & Baya

Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Oki Feri Juniawan
 
Cerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docxCerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docx
MariaNonaRestiPaceli
 
Hikayat si miski1
Hikayat si miski1Hikayat si miski1
Hikayat si miski1
Yadhi Muqsith
 
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Oki Feri Juniawan
 
Hikayat Si Miskin
Hikayat Si MiskinHikayat Si Miskin
Hikayat Si Miskin
Satria
 
Kerajaan hindu banjar
Kerajaan hindu banjarKerajaan hindu banjar
Kerajaan hindu banjar
Jaya Gemilang Toga
 
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docxCerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
sitizhakiyah1
 
Kumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawaKumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawaFirdika Arini
 
Cerita wayang
Cerita wayangCerita wayang
Cerita wayang
RifanNurFadlly
 
Periodisasi sastra angkatan balai pustaka
Periodisasi sastra angkatan balai pustakaPeriodisasi sastra angkatan balai pustaka
Periodisasi sastra angkatan balai pustaka
ginanurulazhar
 

Similar to Outline Cerpen Sura & Baya (12)

Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
 
Cerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docxCerita Rakyat Indonesia.docx
Cerita Rakyat Indonesia.docx
 
Hikayat si miski1
Hikayat si miski1Hikayat si miski1
Hikayat si miski1
 
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
 
Resensi roman SALAH PILIH
Resensi roman SALAH PILIHResensi roman SALAH PILIH
Resensi roman SALAH PILIH
 
Hikayat Si Miskin
Hikayat Si MiskinHikayat Si Miskin
Hikayat Si Miskin
 
Kerajaan hindu banjar
Kerajaan hindu banjarKerajaan hindu banjar
Kerajaan hindu banjar
 
Syair Misa Gumitar
Syair Misa GumitarSyair Misa Gumitar
Syair Misa Gumitar
 
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docxCerita Rakyat Jawa Timur.docx
Cerita Rakyat Jawa Timur.docx
 
Kumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawaKumpulan mite bahasa jawa
Kumpulan mite bahasa jawa
 
Cerita wayang
Cerita wayangCerita wayang
Cerita wayang
 
Periodisasi sastra angkatan balai pustaka
Periodisasi sastra angkatan balai pustakaPeriodisasi sastra angkatan balai pustaka
Periodisasi sastra angkatan balai pustaka
 

More from Oki Feri Juniawan

Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiAnalisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Oki Feri Juniawan
 
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan MaryantoAnalisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Oki Feri Juniawan
 
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasApresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Oki Feri Juniawan
 
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusAnalisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Oki Feri Juniawan
 
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Oki Feri Juniawan
 
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoEsay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Oki Feri Juniawan
 
Tahap persiapan pidato
Tahap persiapan pidatoTahap persiapan pidato
Tahap persiapan pidato
Oki Feri Juniawan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
Oki Feri Juniawan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
Oki Feri Juniawan
 

More from Oki Feri Juniawan (10)

Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiAnalisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
 
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan MaryantoAnalisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
 
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasApresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
 
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusAnalisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
 
Saintifik
SaintifikSaintifik
Saintifik
 
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
 
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoEsay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
 
Tahap persiapan pidato
Tahap persiapan pidatoTahap persiapan pidato
Tahap persiapan pidato
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
 

Recently uploaded

Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi KomunikasiMateri Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
AdePutraTunggali
 
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
Arumdwikinasih
 
Raport sekolah dasar Kelulusan 2024.docx
Raport sekolah dasar Kelulusan 2024.docxRaport sekolah dasar Kelulusan 2024.docx
Raport sekolah dasar Kelulusan 2024.docx
MuhammadAminullah32
 
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Herry Prasetyo
 
PAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptx
PAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptxPAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptx
PAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptx
xtemplat
 
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdfPERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
MunirLuvNaAin
 
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdfPanduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
NurHasyim22
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum MerdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
AdeSutisna19
 
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
Kanaidi ken
 
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
RizkiArdhan
 
Aksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru PenggerakAksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru Penggerak
TitisNindiasariAnggr
 
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada AnakMengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak
 
Modul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase eAlur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
MsElisazmar
 
CP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdf
CP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdfCP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdf
CP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdf
andimagfirahwati1
 
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
juliafnita47
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Tugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdf
Tugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdfTugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdf
Tugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdf
SafaAgrita1
 

Recently uploaded (20)

Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi KomunikasiMateri Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
 
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
PPT RENCANA AKSI 2 modul ajar matematika berdiferensiasi kelas 1
 
Raport sekolah dasar Kelulusan 2024.docx
Raport sekolah dasar Kelulusan 2024.docxRaport sekolah dasar Kelulusan 2024.docx
Raport sekolah dasar Kelulusan 2024.docx
 
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
Modul AJar Rekayasa Perangkat Lunak 2024
 
PAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptx
PAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptxPAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptx
PAPARAN PELATIHAN SATKAMLING DALAM RANGKA LOMBA.pptx
 
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdfPERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
 
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdfPanduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
Panduan Survei Kendala Aktivasi Rekening SimPel PIP 2023 -7 Juni.pdf
 
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum MerdekaModul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 5 Fase C Kurikulum Merdeka
 
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
Modul Projek Gaya Hidup Berkelanjutan - Peduli Sampah Selamatkan Generasi - F...
 
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _"Ketentuan TERBARU_PTK 007 Rev-5 Tahun 2023 & ...
 
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
 
Aksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru PenggerakAksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1. Pendidikan Guru Penggerak
 
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada AnakMengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
Mengenali Usia anak dan Kekerasan pada Anak
 
Modul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase eAlur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
Alur tujuan pembelajaran bahasa inggris kelas x fase e
 
CP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdf
CP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdfCP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdf
CP dan ATP bahasa indonesia fase B kelas 12.pdf
 
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar PJOK Kelas 1 Fase A Kurikulum Merdeka
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF (perubahan kecil dengan dampak besar)
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Tugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdf
Tugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdfTugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdf
Tugas 3.1_BAB II_Kelompok 2 Tahap Inquiry .pdf
 

Outline Cerpen Sura & Baya

  • 1. TUGAS CERPEN Outline Oleh Oki Feri Juniawan 120210402021 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember 2013
  • 2. 1. Tema  Tema yang disuguhkan dalam cerpen ini ialah: Tragedi cinta di tengah pertentangan.  Cerpen ini menceritakan asal-usul nama Surabaya. Namun sesuai dengan temanya, cerpen ini bukan menceritakan asal-usul nama Surabaya yang sudah dikenal saat ini, namun cerpen ini menceritakan asal-usul nama Surabaya dari tragedi cinta seorang pangeran yang bernama Raden Sura dari kerajaan Purbawesa dengan Putri Baya dari kerajaan Kuncara. 2. Alur  Alur yang digunakan adalah alur maju, dengan tahap sebagai berikut: 1) Pengenalan cerita:  Dikisahkan di daerah ujung Jawa Timur terdapat dua kerajaan yang masing-masing sangat kuat dan merupakan kerajaan yang saling bermusuhan sejak lama. Dua kerajaan tersebut sering berperang, namun karena keduanya sangat kuat dan tangguh, maka tidak ada yang menang dan kalah dalam setiap peperangan tersebut.  Kerajaan Purbawesa dipimpin oleh raja Cakrabirawa dan memiliki seorang pangeran bernama Radan Sura. Sedangkan kerajaan Kuncara dipimpin oleh raja Baskara dan memiliki seorang putri bernama Putri Baya. 2) Timbulnya konflik:  Raja Cakrabirawa sangat haus kekuasaan dan ingin menguasai kerajaan Kuncara, maka ia mengutus anaknya yaitu Raden Sura untuk pergi ke kerajaan Kuncara untuk mendekati Putri Baya, dan menyuruhnya untuk mendapatkan hati sang putri. Karena jika Putri Baya akhirnya mau menikah dengan Raden Sura, maka Raden Sura akan mendapatkan posisi sebagai calon penerus tahta kerajaan Kuncara dengan demikian Keajaan Kuncara dapat dipersatukan dan dapat dikuasi oleh kerajaan Purbawesa.  Berangkatlah Raden Sura ke kerajaan Kuncara dengan menyamar sebagai pelatih menunggang kuda Sang Putri. Pertama niat Raden Sura hanya untuk mendekati dan membuat jatuh cinta sang putri kepadanya, namun saat Raden Sura pertama kali bertemu dengan Putri Baya, dialah yang pertama kali jatuh cinta kepada sang putri, karena paras sang putri yang sangat cantik dan sifatnya yang sangat lembut.  Karena Putri Baya sering berlatih menunggang kuda dengan Rade Sura, ia akhirnya jatuh cinta juga pada Raden Sura. Ia terpesona dengan sifat dan sikap Raden Sura yang sangat baik.  Kisah cinta dimulai. Meraka sering bersama-sama melewatkan pagi hari untuk berlatih kuda dan pada malam hari mereka bedua diam-diam pergi ke pinggir sungai di belakang istana kerajaan hanya untuk menikmati indahnya bulan.  Hubungan mereka diketahui oleh Raja Baskara. Raja Baskara marah dan memerintahkan kepada parajurit untuk menghukum Raden Sura, yang pada saat itu seluruh kerajaan belum mengetahui identitas asli Raden Sura, termasuk putri baya karena Raden Sura selalu merahasiakannya. Karena bujukan sang putri, akhirnya Raden Sura tidak jadi dihukum, tetapi hanya diusir dari Kerajaan Kuncara untuk selamanya.
  • 3. 3) Puncak konflik:  Raja Cakrabirawa yang marah karena Raden Sura diusir dengan hina dari kerajaan Kuncara menjadi tidak terima dan memutuskan untuk mengadakan perang dengan kerajaan Kuncara.  Utusan dikirim, dan memberi alasan diadakannya perang. Putri Baya yang kebetulan hadir saat kerajaan menerima berita perang dari kerajaan Purbawesa terkejut mendengar bahwa orang yang selama ini ia cintai adalah musuh bebuyutan kerajaan Kuncara dan putri mengira raden Sura mendakatinya hanya untuk memata-matai kerajaannya. Ia sangat kecewa dan sakit hati, namun rasa cintanya masih tetap ada. Dan Marah pulalah Raja Baskar karena selama ini ada musuh bebuyutannya sedang mengitai dan berani mendekati putrinya.  Perangpun terjadi selama 10 hari, namun Raden Sura memilih untuk tidak mengikuti perang karena ia masih merasa cinta kepada putri Baya. Dan pada hari ke-10 raja Cakrabirawa tewas di tangan raja Baskara. Raden Sura yang menerima kabar kematian ayahandanya menjadi sangat marah dan kesal, kemudian ia memilih untuk mengorbankan cintanya untuk membela rakyat dan membalas dendam ayahandanya.  Ia berangkat ke medan tempur, dan berduel dengan Raja Baskara. Akhirnya Raja Baskara dapat dikalahkan oleh Raden Sura dengan mudah. Mendengar kematian ayahandanya, Putri Baya langsung menuju ke medan pertempuran utuk melihat kondisi mayat ayahnya. Betapa terkejutnya ia bahwa orang yang telah membunuh ayahnya ternyata Raden Sura.  Raden Sura terpaku melihat Putri Baya. Ia menyesal telah membunuh ayah dari orang yang masih dicintainya.  Kemudian Putri Baya mengambil keris pusaka yang ia bawa, dan menusukannya kepada perut Raden Sura. Raden Sura hanya diam tanpa melawan. Ia rela dibunuh oleh Putri Baya. 4) Penyelesaian:  Kini orang yang dicintai oleh Putri Baya (Raja Baskara dan Raden Sura) telah tiada. Saat itu juga tanpa segan Putri Baya menusuk perutnya dengan keris yang ia tusukan kepada perut Raden Sura. Matilah ia diatas mayat Raden Sura.  Kemudian orang-orang menyebut medan pertempuran yang menewaskan Raden Sura dan Putri Baya dengan nama Surabaya. 3. Tokoh  Raden Sura  Fisik: Tinggi, gagah, tegap, tampan, berkulit cokelat  Psikis: Baik, penurut  Sosial: Mudah bersosialisasi  Putri Baya  Fisik: Tinggi semampai, putih, cantik, berambut panjang, bermata indah  Psikis: Baik, lembut, ramah  Sosial: Suka bergaul dengan orang-orang di istana  Raja Cakrabirawa  Fisik: Tinggi, besar, gagah, berkulit hitam, berwajah buas  Psikis: Rakus, jahat, licik  Sosial: Suka menyuruh dan memerintah.
  • 4.  Raja Baskara  Fisik: Tinggi, besar, gagah, berkulit cokelat, tampan.  Psikis: Pemarah namun penyayang.  Sosial: Memerintah kerajaan dengan baik. 4. Sudut Pandang Sudut pandang orang ketiga. 5. Setting  Tempat: Aula kerajaan, lapangan kuda kerajaan, sungai, medan perang.  Waktu: Pagi, siang, malam.  Suasana: Mengembirakan, menegangkan, mengharukan.