SlideShare a Scribd company logo
TAHAPAN PERSIAPAN PIDATO 
Rangkuman Individu 
Disusun Guna Memenuhi Tugas 
Matakuliah Retorika 
Kelas C 
Oleh 
Oki Feri Juniawan 
120210402021 
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni 
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Universitas Jember 
2014
1. Jenis-Jenis Pidato 
1.1. Berdasarkan pada persiapan 
1.1.1. Impromtu 
Pidato impromtu adalah pidato yang dilakukan secara tiba-tiba, 
spontan, tanpa persiapan sebelumnya. Apabila Anda 
menghadiri sebuah acara pertemuan, tiba-tiba Anda dipanggil 
untuk menampaikan pidato, maka pidato yang Anda lakukan 
disebut impromtu. 
1.1.2. Manuskrip 
Pidato Manuskrip adalah pidato dengan naskah. Juru pidato 
membacakan naskah pidato dari awal sampai akhir. Di sini lebih 
tepat jika kita menyebutnya "membacakan pidato" dan bukan 
"menyampaikan pidato". Pidato manuskrip perlu dilakukan jika isi 
yang disampaikan tidak boleh ada kesalahan. Misalnya, ketika 
Anda diminta untuk melaporkan keadaan keuangan DKM, berapa 
pemasukan, dari mana saja sumbernya, dan berapa pengeluaran 
serta untuk apa uang dikeluarkan, Anda perlu menuliskannya 
dalam bentuk naskah dan baru kemudian membacakannya. 
1.1.3. Memoriter 
Pidato Memoriter adalah pidato yang ditulis dalam bentuk 
naskah kemudian dihapalkan kata demi kata, seperti seorang siswa 
madrasah menyampaikan nasihat pada acara imtihan. Pada pidato 
jenis ini, yang penting Anda memiliki kemampuan menghapalkan 
teks pidato dan mengingat kata-kata yang ada di dalamnya dengan 
baik. Keuntungannya (jika hapal), pidato Anda akan lancar, tetapi 
kerugiannya Anda akan berpidato secara datar dan monoton, 
sehingga tidak akan mampu menarik perhatian hadirin. 
1.1.4. Ekstempore 
Pidato Ekstempore adalah pidato yang paling baik dan 
paling sering digunakan oleh juru pidato yang berpengalaman dan 
mahir. Dalam menyampaikan pidato jenis ini, juru pidato hanya 
menyiapkan garis-garis besar (out-line) dan pokok-pokok bahasan 
penunjang (supporting points) saja. Tetapi, pembicara tidak 
berusaha mengingat atau menghapalkannya kata demi kata. Out-line 
hanya merupakan pedoman untuk mengatur gagasan yang ada 
dalam pikiran kita. Keuntungan pidato ekstempore ialah 
komunikasi pendengar dan pembicara lebih baik karena pembicara 
berbicara langsung kepada pendengar atau khalayaknya, pesan 
dapat fleksibel untuk diubah sesuai dengan kebutuhan dan
penyajiannya lebih spontan. Pidato jenis ini memerlukan latihan 
yang intensif bagi pelakunya. 
1.2. Berdasarkan tujuan pokok pidato yang disampaikan 
1.2.1. Pidato informatif 
Pidato informatif adalah pidato yang tujuan utamanya untuk 
menyampaikan informasi agar orang menjadi tahu tentang sesuatu. 
1.2.2. Pidato persuasif 
Pidato persuasif adalah pidato yang tujuan utamanya 
membujuk atau mempengaruhi orang lain agar mau menerima 
ajakan kita secara sukarela bukan sukar rela. 
1.2.3. Pidato rekreatif 
Pidato rekreatif adalah pidato yang tujuan utamanya adalah 
menyenangkan atau menghibur orang lain. 
1.3. Berdasarkan pada sifat dari isi pidato 
1.3.1. Pidato Pembukaan 
Adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara atau 
MC. 
1.3.2. Pidato Pengarahan 
Adalah pidato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan. 
1.3.3. Pidato Sambutan 
Adalah pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau 
peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang 
dengan waktu yang batas secara bergantian. 
1.3.4. Pidato Peresmian 
Adalah pidato yang dilajui oleh orang yang berpengaruh untuk 
meresmikan sesuatu. 
1.3.5. Pidato Laporan 
Adalah pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau 
kegiatan. 
1.3.6. Pidato Pertanggungjawaban 
Adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggung jawaban. 
2. Memilih Topik dan Tujuan 
2.1. Topik Bahasan 
Untuk membantu menemukan topik bahasan dalam pidato, 
Profesor Wayne N. Thompson menyusun sitematika sumber topik sebagai 
berikut:
2.1.1. Pengalaman Pribadi 
Misalnya perjalanan, tempat yang pernah dikunjungi, 
wawancara dengan tokoh, kejadian luar biasa, peristiwa lucu, 
kelakukan atau adat yang aneh. 
2.1.2. Hobby dan Keterampilan 
Misalnya cara melakukan sesuatu, cara bekerja sesuatu, 
peraturan dan tata cara. 
2.1.3. Pengalaman Pekerjaan dan Profesi 
Misalnya pekerjaan tambahan dan profesi keluarga. 
2.1.4. Masalah Abadi 
Misalnya tentang agama, pendidikan, masalah 
kemasyarakatan, persoalan pribadi. 
2.1.5. Kejadian Khusus 
Misalnya perayaan atau peringatan khusus (Misalnya, 
Maulud Nabi). 
2.1.6. Minat Khalayak 
Misalnya pekerjaan, rumah tangga, kesehatan atau 
penampilan, tambahan ilmu. 
2.2. Kriteria Topik yang Baik 
2.2.1. Topik harus sesuai dengan latar belakang pengetahuan kita 
2.2.2. Topik harus menarik minat pembicara maupun pendengar 
2.2.3. Topik harus sesuai dengan pengetahuan pendengar 
2.2.4. Topik harus jelas ruang lingkup dan pembatasannya 
2.2.5. Topik harus sesuai dengan waktu dan situasi 
2.2.6. Topik harus dapat ditunjang dengan bahan yang lain 
2.3. Menentukan Tujuan Pidato 
Ada dua macam tujuan pidato, yakni: tujuan umum dan tujuan 
khusus. Tujuan umum pidato biasanya dirumuskan dalam tiga hal: 
memberitahukan (informatif), mempengaruhi (persuasif), dan menghibur 
(rekreatif). Tujuan khusus ialah tujuan yang dapat dijabarkan dari tujuan 
umum. Tujuan khusus bersifat kongkret dan sebaiknya dapat diukur 
tingkat pencapaiannya atau dapat dibuktikan segera. 
Hubungan antara topik judul, tujuan umum, dan tujuan khusus 
dapat dilihat pada contoh-contoh di bawah ini: 
1. Topik : Faedah memiliki sifat pemaaf 
2. Judul : Pemaaf Sumber Kebahagiaan 
3. Tujuan Umum : Informatif (memberi tahu) 
4. Tujuan Khusus: Pendengar mengetahui bahwa: (a) Sifat 
dendam menimbulkan gangguan jasmani dan rohani, dan (b) 
Sifat pemaaf menimbulkan ketentraman jiwa dan kesehatan
3. Mengembangkan Bahasan 
Bila topik yang baik sudah ditemukan, kita memerlukan keterangan untuk 
menunjang topik tersebut. Keterangan penunjang (supporting points) 
dipergunakan untuk memperjelas uraian, memperkuat kesan, menambah daya 
tarik, dan mempermudah pengertian. Ada enam macam teknik pengembangan 
bahasan dalam berpidato: 
3.1. Penjelasan 
Penjelasan adalah memberikan keterangan terhadap istilah atau 
kata-kata yang disampaikan. Memberikan penjelasan dapat dilakukan 
dengan cara memberikan pengertian atau definisi. Misalnya, istilah 
Iman kepada Allah Anda jelaskan dengan kalimat: “Iman adalah rasa 
percaya dan yakin akan kebenaran adanya Allah di dalam hati dan 
dibuktikan dengan perbuatan melaksanakan segala perintah-Nya dan 
menjauhi segala larangan-Nya.” 
3.2. Contoh 
Contoh adalah upaya untuk mengkongkretkan gagasan, 
sehingga lebih mudah untuk dipahami. Contoh dalam pidato dapat 
berupa cerita yang rinci yang disebut ilustrasi. Untuk memberikan 
contoh tetantang kesabaran, misalnya Anda menggunakan cerita tentang 
kesabaran Nabi Ayub dalam menghadapi cobaan Allah melalui 
penyakit kulit yang dideritanya. 
3.3. Analogi 
Analogi adalah perbandingan antara dua hal atau lebih untuk 
menunjukkan persamaan atau perbedaannya. 
3.4. Testimoni 
Testimoni ialah pernyataan ahli yang kita kutip untuk 
menunjang pembicaraan kita. Pendapat ahli itu dapat kita ambil dari 
pidato seorang ahli, tulisan di surat kabar, acara televisi, dan lain-lain, 
termasuk kutipan dari kitab suci, hadits, dan sejenisnya. Misalnya, 
untuk memperkuat perkataan Anda tentang betapa mulianya akhlak 
Nabi Muhammad SAW, Anda mengutip sebuah hadits yang 
diriwayatkan oleh Abu Hurairah atau Bukhori-Muslim. 
3.5. Statistik 
Statistik adalah angka-angka yang dipergunakan untuk 
menunjukkan perbandingan kasus dalam jenis tertentu. Statistik diambil 
untuk menimbulkan kesan yang kuat, memperjelas, dan meyakinkan. 
Misalnya, untuk melukiskan betapa bokbroknya akhlak generasi muda 
di Indonesia, Anda menggunakan kalimat, “Wahai saudara-saudara, 
menurut hasil penelitian, saat ini lebih dari 65 persen remaja di 
Indonesia telah melakukan hubungan seks sebelum nikah…”
3.6. Perulangan 
Perulangan adalah menyebutkan kembali gagasan yang sama 
dengan kata-kata yang berbeda. Perulangan berfungsi untuk 
menegaskan dan mengingatkan kembali. 
DAFTAR PUSTAKA: 
http://giggsknowledge.blogspot.com 
http://humasur.wordpress.com/2013/01/14/teknik-retorika/

More Related Content

What's hot

Penyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan Awam
Penyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan AwamPenyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan Awam
Penyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan Awam
Azman Hj. Ayup
 
Pidato Informatif
Pidato InformatifPidato Informatif
Pidato Informatif
University of Andalas
 
Pengucapan Awam Induksi.Tppi
Pengucapan Awam Induksi.TppiPengucapan Awam Induksi.Tppi
Pengucapan Awam Induksi.Tppi
aimm reka
 
Waj3116 bahasa mealayu_komunikatif_ii
Waj3116 bahasa mealayu_komunikatif_iiWaj3116 bahasa mealayu_komunikatif_ii
Waj3116 bahasa mealayu_komunikatif_ii
Aisyalaila
 
17439541 pengucapan-awam
17439541 pengucapan-awam17439541 pengucapan-awam
17439541 pengucapan-awamasyikin hashim
 
Membangun kredibiltas sebagai pembicara
Membangun kredibiltas sebagai pembicaraMembangun kredibiltas sebagai pembicara
Membangun kredibiltas sebagai pembicara
Sasetyo Satria
 
Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)
Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)
Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)
qamaraniSA
 
pidato
pidatopidato
pidato
Yayah Adrian
 
Ucapan Pemujukan
Ucapan PemujukanUcapan Pemujukan
Ucapan Pemujukan
Nazrah Hanani
 
Teras bahasa melayu
Teras bahasa melayuTeras bahasa melayu
Teras bahasa melayu
asihwiniy viniy
 
Teks ceramah
Teks ceramahTeks ceramah
Teks ceramah
Nola Oktaviani
 
1.0 teknik pengucapan awam
1.0 teknik pengucapan awam1.0 teknik pengucapan awam
1.0 teknik pengucapan awam
Norain Binti Jaafar
 
Public speaking
Public speakingPublic speaking
Public speaking
husna83
 
Bahasa indonesia - PIDATO
Bahasa indonesia - PIDATOBahasa indonesia - PIDATO
Bahasa indonesia - PIDATO
Nahdalia Andani
 
Berbicara untuk keperluan akademik
Berbicara untuk keperluan akademikBerbicara untuk keperluan akademik
Berbicara untuk keperluan akademik
Ridho Ikhsan
 
Listening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati Sianturi
Listening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati SianturiListening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati Sianturi
Listening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati Sianturi
Tasyailmelia
 

What's hot (20)

Penyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan Awam
Penyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan AwamPenyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan Awam
Penyediaan Teks Ucapan dan Pengucapan Awam
 
Pidato Informatif
Pidato InformatifPidato Informatif
Pidato Informatif
 
Pengucapan Awam Induksi.Tppi
Pengucapan Awam Induksi.TppiPengucapan Awam Induksi.Tppi
Pengucapan Awam Induksi.Tppi
 
Pidato
PidatoPidato
Pidato
 
Waj3116 bahasa mealayu_komunikatif_ii
Waj3116 bahasa mealayu_komunikatif_iiWaj3116 bahasa mealayu_komunikatif_ii
Waj3116 bahasa mealayu_komunikatif_ii
 
17439541 pengucapan-awam
17439541 pengucapan-awam17439541 pengucapan-awam
17439541 pengucapan-awam
 
Membangun kredibiltas sebagai pembicara
Membangun kredibiltas sebagai pembicaraMembangun kredibiltas sebagai pembicara
Membangun kredibiltas sebagai pembicara
 
Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)
Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)
Komunikasi lisan (Komunikasi Bisnis)
 
pidato
pidatopidato
pidato
 
Ucapan Pemujukan
Ucapan PemujukanUcapan Pemujukan
Ucapan Pemujukan
 
Teras bahasa melayu
Teras bahasa melayuTeras bahasa melayu
Teras bahasa melayu
 
Teks ceramah
Teks ceramahTeks ceramah
Teks ceramah
 
1.0 teknik pengucapan awam
1.0 teknik pengucapan awam1.0 teknik pengucapan awam
1.0 teknik pengucapan awam
 
Public speaking
Public speakingPublic speaking
Public speaking
 
Pengucapan awam new
Pengucapan awam newPengucapan awam new
Pengucapan awam new
 
Bahasa indonesia - PIDATO
Bahasa indonesia - PIDATOBahasa indonesia - PIDATO
Bahasa indonesia - PIDATO
 
Kemahiran berucap
Kemahiran berucapKemahiran berucap
Kemahiran berucap
 
Berbicara untuk keperluan akademik
Berbicara untuk keperluan akademikBerbicara untuk keperluan akademik
Berbicara untuk keperluan akademik
 
Listening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati Sianturi
Listening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati SianturiListening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati Sianturi
Listening-Interpersonal Skill-Tasya Ilmelia Sabarwati Sianturi
 
Teks pidato
Teks pidatoTeks pidato
Teks pidato
 

Similar to Tahap persiapan pidato

KETERAMPILAN BERBICARA
KETERAMPILAN BERBICARAKETERAMPILAN BERBICARA
KETERAMPILAN BERBICARA
safiraazahra
 
WEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptx
WEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptxWEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptx
WEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptx
Ewei Voon
 
Ceramah xi
Ceramah xiCeramah xi
Ceramah xi
NandaKovivah
 
Makalah tentang Pidato
Makalah tentang PidatoMakalah tentang Pidato
Makalah tentang Pidato
Pamulang University
 
Makalah Keterampilan Berbicara
Makalah Keterampilan BerbicaraMakalah Keterampilan Berbicara
Makalah Keterampilan Berbicara
milamarlina29
 
Kelompok 2 menyimak ..
Kelompok 2 menyimak ..Kelompok 2 menyimak ..
Kelompok 2 menyimak ..
Mitha Ye Es
 
Kelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan berita
Kelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan beritaKelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan berita
Kelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan berita
Mitha Ye Es
 
Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidato
Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidatoMengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidato
Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidato
Dhea Yulia Ningsih
 
Keterampilan dlm Berbahasa.pdf
Keterampilan dlm Berbahasa.pdfKeterampilan dlm Berbahasa.pdf
Keterampilan dlm Berbahasa.pdf
MiskiLimit
 
TINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIK
TINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIKTINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIK
TINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIK
Universitas Katolik Santo Thomas Medan
 
Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2
Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2
Menyimak
MenyimakMenyimak
Berbicara mengenai kepentingan akademikpptx
Berbicara mengenai kepentingan akademikpptxBerbicara mengenai kepentingan akademikpptx
Berbicara mengenai kepentingan akademikpptx
apriliasnasution
 
P10_Pidato Informatif.pdf
P10_Pidato Informatif.pdfP10_Pidato Informatif.pdf
P10_Pidato Informatif.pdf
iwayan suta
 
Bedah buku
Bedah bukuBedah buku
Resume Teknik Presentasi dan Negosiasi
Resume Teknik Presentasi dan NegosiasiResume Teknik Presentasi dan Negosiasi
Resume Teknik Presentasi dan Negosiasi
eddy sanusi silitonga
 
Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia
Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia
Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia
Mitha Ye Es
 
Pembelajaran bi
Pembelajaran biPembelajaran bi
Pembelajaran bi
Solihin Utjok
 
Review Buku Public Speaking Mastery.pptx
Review Buku Public Speaking Mastery.pptxReview Buku Public Speaking Mastery.pptx
Review Buku Public Speaking Mastery.pptx
MuhammadIqbal44959
 
Tugas 5 interpersonal skill b
Tugas 5 interpersonal skill bTugas 5 interpersonal skill b
Tugas 5 interpersonal skill b
TegarFikri
 

Similar to Tahap persiapan pidato (20)

KETERAMPILAN BERBICARA
KETERAMPILAN BERBICARAKETERAMPILAN BERBICARA
KETERAMPILAN BERBICARA
 
WEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptx
WEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptxWEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptx
WEEK_13_-_KOMUNIKASI_DI_KHALAYAK.pptx
 
Ceramah xi
Ceramah xiCeramah xi
Ceramah xi
 
Makalah tentang Pidato
Makalah tentang PidatoMakalah tentang Pidato
Makalah tentang Pidato
 
Makalah Keterampilan Berbicara
Makalah Keterampilan BerbicaraMakalah Keterampilan Berbicara
Makalah Keterampilan Berbicara
 
Kelompok 2 menyimak ..
Kelompok 2 menyimak ..Kelompok 2 menyimak ..
Kelompok 2 menyimak ..
 
Kelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan berita
Kelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan beritaKelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan berita
Kelompok 2 menyimak khotbah pidato cermah diskusi dan berita
 
Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidato
Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidatoMengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidato
Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan pidato
 
Keterampilan dlm Berbahasa.pdf
Keterampilan dlm Berbahasa.pdfKeterampilan dlm Berbahasa.pdf
Keterampilan dlm Berbahasa.pdf
 
TINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIK
TINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIKTINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIK
TINDAK UJARAN DALAM PSIKOLINGUISTIK
 
Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2
Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2
Bahasa indonesia kelas 8 semester 1 dan 2
 
Menyimak
MenyimakMenyimak
Menyimak
 
Berbicara mengenai kepentingan akademikpptx
Berbicara mengenai kepentingan akademikpptxBerbicara mengenai kepentingan akademikpptx
Berbicara mengenai kepentingan akademikpptx
 
P10_Pidato Informatif.pdf
P10_Pidato Informatif.pdfP10_Pidato Informatif.pdf
P10_Pidato Informatif.pdf
 
Bedah buku
Bedah bukuBedah buku
Bedah buku
 
Resume Teknik Presentasi dan Negosiasi
Resume Teknik Presentasi dan NegosiasiResume Teknik Presentasi dan Negosiasi
Resume Teknik Presentasi dan Negosiasi
 
Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia
Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia
Kelompok 4 berbicara sebagai keterampilan berbahasa indonesia
 
Pembelajaran bi
Pembelajaran biPembelajaran bi
Pembelajaran bi
 
Review Buku Public Speaking Mastery.pptx
Review Buku Public Speaking Mastery.pptxReview Buku Public Speaking Mastery.pptx
Review Buku Public Speaking Mastery.pptx
 
Tugas 5 interpersonal skill b
Tugas 5 interpersonal skill bTugas 5 interpersonal skill b
Tugas 5 interpersonal skill b
 

More from Oki Feri Juniawan

Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiAnalisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Oki Feri Juniawan
 
Outline Cerpen Sura & Baya
Outline Cerpen Sura & BayaOutline Cerpen Sura & Baya
Outline Cerpen Sura & Baya
Oki Feri Juniawan
 
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Oki Feri Juniawan
 
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan MaryantoAnalisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Oki Feri Juniawan
 
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasApresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Oki Feri Juniawan
 
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusAnalisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Oki Feri Juniawan
 
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Oki Feri Juniawan
 
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Oki Feri Juniawan
 
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoEsay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Oki Feri Juniawan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
Oki Feri Juniawan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
Oki Feri Juniawan
 

More from Oki Feri Juniawan (12)

Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo PerbaikiAnalisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
Analisis Wacana Iklan TV Pepsodent Versi Ayo Perbaiki
 
Outline Cerpen Sura & Baya
Outline Cerpen Sura & BayaOutline Cerpen Sura & Baya
Outline Cerpen Sura & Baya
 
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
Cerpen Sura & Baya Karya Oki Feri Juniawan (2013)
 
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan MaryantoAnalisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
Analisis tematik cerpen siti mahiya karya Gunawan Maryanto
 
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & LarasApresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
Apresiasi pementasan Musuh Masyarakat & Laras
 
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. IdrusAnalisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
Analisis struktural dalam drama kejahatan membalas dendam karya A. Idrus
 
Saintifik
SaintifikSaintifik
Saintifik
 
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
Pendekatan Scientific (Pendekatan Ilmiah)
 
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
Motif Tokoh Dalam Cerita Rakyat Madura "Ke'lesap"
 
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan MaryantoEsay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
Esay Cerpen Mbak Mendut Karya Gunawan Maryanto
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
 
Sistem Ketatanegaraan
Sistem KetatanegaraanSistem Ketatanegaraan
Sistem Ketatanegaraan
 

Recently uploaded

Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)
Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)
Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)
dedysuryadi10
 
Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827
Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827
Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827
HadisHasyimiMiftahul
 
Materi 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan Komputer
Materi 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan KomputerMateri 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan Komputer
Materi 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan Komputer
MuhammadZidan94
 
PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl
PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknklPPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl
PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl
AlifMuhammadRifq
 
PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan 2024
PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan  2024PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan  2024
PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan 2024
muhammadridwanxz2
 
Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019
Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019
Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019
MuhammadIkmalWiawan
 
SLIDE SHO
SLIDE SHOSLIDE SHO
SLIDE SHO
NordinMohd
 
674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx
674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx
674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx
HaniDul
 
Geofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoam
Geofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoamGeofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoam
Geofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoam
ZamruddinHambali
 

Recently uploaded (9)

Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)
Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)
Rangkaian Resonator (elektronika telekomunikasi)
 
Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827
Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827
Pembukaan Materi POP terkait kaidah pertambangan yang baik kepmen esdm 1827
 
Materi 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan Komputer
Materi 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan KomputerMateri 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan Komputer
Materi 7 Evaluasi Interaksi Manusia dan Komputer
 
PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl
PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknklPPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl
PPT KERJA PRAKTEK.pptxbjkjknjnnmnknknklnlnknknkl
 
PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan 2024
PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan  2024PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan  2024
PPT Analisa Harga Satuan Pekerjaan 2024
 
Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019
Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019
Skema_sertifikasi_pusat_data Standar Nasional Indonesia SNI 8799-1-2019
 
SLIDE SHO
SLIDE SHOSLIDE SHO
SLIDE SHO
 
674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx
674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx
674001537-Ppt-Syaifulloh-Pelaksana-Pemeliharaan-Jalan.pptx
 
Geofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoam
Geofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoamGeofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoam
Geofoam - Copy.pptx teknologi bahan geofoam
 

Tahap persiapan pidato

  • 1. TAHAPAN PERSIAPAN PIDATO Rangkuman Individu Disusun Guna Memenuhi Tugas Matakuliah Retorika Kelas C Oleh Oki Feri Juniawan 120210402021 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember 2014
  • 2. 1. Jenis-Jenis Pidato 1.1. Berdasarkan pada persiapan 1.1.1. Impromtu Pidato impromtu adalah pidato yang dilakukan secara tiba-tiba, spontan, tanpa persiapan sebelumnya. Apabila Anda menghadiri sebuah acara pertemuan, tiba-tiba Anda dipanggil untuk menampaikan pidato, maka pidato yang Anda lakukan disebut impromtu. 1.1.2. Manuskrip Pidato Manuskrip adalah pidato dengan naskah. Juru pidato membacakan naskah pidato dari awal sampai akhir. Di sini lebih tepat jika kita menyebutnya "membacakan pidato" dan bukan "menyampaikan pidato". Pidato manuskrip perlu dilakukan jika isi yang disampaikan tidak boleh ada kesalahan. Misalnya, ketika Anda diminta untuk melaporkan keadaan keuangan DKM, berapa pemasukan, dari mana saja sumbernya, dan berapa pengeluaran serta untuk apa uang dikeluarkan, Anda perlu menuliskannya dalam bentuk naskah dan baru kemudian membacakannya. 1.1.3. Memoriter Pidato Memoriter adalah pidato yang ditulis dalam bentuk naskah kemudian dihapalkan kata demi kata, seperti seorang siswa madrasah menyampaikan nasihat pada acara imtihan. Pada pidato jenis ini, yang penting Anda memiliki kemampuan menghapalkan teks pidato dan mengingat kata-kata yang ada di dalamnya dengan baik. Keuntungannya (jika hapal), pidato Anda akan lancar, tetapi kerugiannya Anda akan berpidato secara datar dan monoton, sehingga tidak akan mampu menarik perhatian hadirin. 1.1.4. Ekstempore Pidato Ekstempore adalah pidato yang paling baik dan paling sering digunakan oleh juru pidato yang berpengalaman dan mahir. Dalam menyampaikan pidato jenis ini, juru pidato hanya menyiapkan garis-garis besar (out-line) dan pokok-pokok bahasan penunjang (supporting points) saja. Tetapi, pembicara tidak berusaha mengingat atau menghapalkannya kata demi kata. Out-line hanya merupakan pedoman untuk mengatur gagasan yang ada dalam pikiran kita. Keuntungan pidato ekstempore ialah komunikasi pendengar dan pembicara lebih baik karena pembicara berbicara langsung kepada pendengar atau khalayaknya, pesan dapat fleksibel untuk diubah sesuai dengan kebutuhan dan
  • 3. penyajiannya lebih spontan. Pidato jenis ini memerlukan latihan yang intensif bagi pelakunya. 1.2. Berdasarkan tujuan pokok pidato yang disampaikan 1.2.1. Pidato informatif Pidato informatif adalah pidato yang tujuan utamanya untuk menyampaikan informasi agar orang menjadi tahu tentang sesuatu. 1.2.2. Pidato persuasif Pidato persuasif adalah pidato yang tujuan utamanya membujuk atau mempengaruhi orang lain agar mau menerima ajakan kita secara sukarela bukan sukar rela. 1.2.3. Pidato rekreatif Pidato rekreatif adalah pidato yang tujuan utamanya adalah menyenangkan atau menghibur orang lain. 1.3. Berdasarkan pada sifat dari isi pidato 1.3.1. Pidato Pembukaan Adalah pidato singkat yang dibawakan oleh pembaca acara atau MC. 1.3.2. Pidato Pengarahan Adalah pidato untuk mengarahkan pada suatu pertemuan. 1.3.3. Pidato Sambutan Adalah pidato yang disampaikan pada suatu acara kegiatan atau peristiwa tertentu yang dapat dilakukan oleh beberapa orang dengan waktu yang batas secara bergantian. 1.3.4. Pidato Peresmian Adalah pidato yang dilajui oleh orang yang berpengaruh untuk meresmikan sesuatu. 1.3.5. Pidato Laporan Adalah pidato yang isinya adalah melaporkan suatu tugas atau kegiatan. 1.3.6. Pidato Pertanggungjawaban Adalah pidato yang berisi suatu laporan pertanggung jawaban. 2. Memilih Topik dan Tujuan 2.1. Topik Bahasan Untuk membantu menemukan topik bahasan dalam pidato, Profesor Wayne N. Thompson menyusun sitematika sumber topik sebagai berikut:
  • 4. 2.1.1. Pengalaman Pribadi Misalnya perjalanan, tempat yang pernah dikunjungi, wawancara dengan tokoh, kejadian luar biasa, peristiwa lucu, kelakukan atau adat yang aneh. 2.1.2. Hobby dan Keterampilan Misalnya cara melakukan sesuatu, cara bekerja sesuatu, peraturan dan tata cara. 2.1.3. Pengalaman Pekerjaan dan Profesi Misalnya pekerjaan tambahan dan profesi keluarga. 2.1.4. Masalah Abadi Misalnya tentang agama, pendidikan, masalah kemasyarakatan, persoalan pribadi. 2.1.5. Kejadian Khusus Misalnya perayaan atau peringatan khusus (Misalnya, Maulud Nabi). 2.1.6. Minat Khalayak Misalnya pekerjaan, rumah tangga, kesehatan atau penampilan, tambahan ilmu. 2.2. Kriteria Topik yang Baik 2.2.1. Topik harus sesuai dengan latar belakang pengetahuan kita 2.2.2. Topik harus menarik minat pembicara maupun pendengar 2.2.3. Topik harus sesuai dengan pengetahuan pendengar 2.2.4. Topik harus jelas ruang lingkup dan pembatasannya 2.2.5. Topik harus sesuai dengan waktu dan situasi 2.2.6. Topik harus dapat ditunjang dengan bahan yang lain 2.3. Menentukan Tujuan Pidato Ada dua macam tujuan pidato, yakni: tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum pidato biasanya dirumuskan dalam tiga hal: memberitahukan (informatif), mempengaruhi (persuasif), dan menghibur (rekreatif). Tujuan khusus ialah tujuan yang dapat dijabarkan dari tujuan umum. Tujuan khusus bersifat kongkret dan sebaiknya dapat diukur tingkat pencapaiannya atau dapat dibuktikan segera. Hubungan antara topik judul, tujuan umum, dan tujuan khusus dapat dilihat pada contoh-contoh di bawah ini: 1. Topik : Faedah memiliki sifat pemaaf 2. Judul : Pemaaf Sumber Kebahagiaan 3. Tujuan Umum : Informatif (memberi tahu) 4. Tujuan Khusus: Pendengar mengetahui bahwa: (a) Sifat dendam menimbulkan gangguan jasmani dan rohani, dan (b) Sifat pemaaf menimbulkan ketentraman jiwa dan kesehatan
  • 5. 3. Mengembangkan Bahasan Bila topik yang baik sudah ditemukan, kita memerlukan keterangan untuk menunjang topik tersebut. Keterangan penunjang (supporting points) dipergunakan untuk memperjelas uraian, memperkuat kesan, menambah daya tarik, dan mempermudah pengertian. Ada enam macam teknik pengembangan bahasan dalam berpidato: 3.1. Penjelasan Penjelasan adalah memberikan keterangan terhadap istilah atau kata-kata yang disampaikan. Memberikan penjelasan dapat dilakukan dengan cara memberikan pengertian atau definisi. Misalnya, istilah Iman kepada Allah Anda jelaskan dengan kalimat: “Iman adalah rasa percaya dan yakin akan kebenaran adanya Allah di dalam hati dan dibuktikan dengan perbuatan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.” 3.2. Contoh Contoh adalah upaya untuk mengkongkretkan gagasan, sehingga lebih mudah untuk dipahami. Contoh dalam pidato dapat berupa cerita yang rinci yang disebut ilustrasi. Untuk memberikan contoh tetantang kesabaran, misalnya Anda menggunakan cerita tentang kesabaran Nabi Ayub dalam menghadapi cobaan Allah melalui penyakit kulit yang dideritanya. 3.3. Analogi Analogi adalah perbandingan antara dua hal atau lebih untuk menunjukkan persamaan atau perbedaannya. 3.4. Testimoni Testimoni ialah pernyataan ahli yang kita kutip untuk menunjang pembicaraan kita. Pendapat ahli itu dapat kita ambil dari pidato seorang ahli, tulisan di surat kabar, acara televisi, dan lain-lain, termasuk kutipan dari kitab suci, hadits, dan sejenisnya. Misalnya, untuk memperkuat perkataan Anda tentang betapa mulianya akhlak Nabi Muhammad SAW, Anda mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah atau Bukhori-Muslim. 3.5. Statistik Statistik adalah angka-angka yang dipergunakan untuk menunjukkan perbandingan kasus dalam jenis tertentu. Statistik diambil untuk menimbulkan kesan yang kuat, memperjelas, dan meyakinkan. Misalnya, untuk melukiskan betapa bokbroknya akhlak generasi muda di Indonesia, Anda menggunakan kalimat, “Wahai saudara-saudara, menurut hasil penelitian, saat ini lebih dari 65 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks sebelum nikah…”
  • 6. 3.6. Perulangan Perulangan adalah menyebutkan kembali gagasan yang sama dengan kata-kata yang berbeda. Perulangan berfungsi untuk menegaskan dan mengingatkan kembali. DAFTAR PUSTAKA: http://giggsknowledge.blogspot.com http://humasur.wordpress.com/2013/01/14/teknik-retorika/