SISTEM EKSKRESI MANUSIA




   Drs. Agus Purnomo
 aguspurnomosite.blogspot.com
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA
PROSES PENGELUARAN
Berdasarkan zat yang dibuang, proses
  pengeluaran pada manusia dibedakan
  menjadi:
 Defekasi: pengeluaran zat sisa hasil
  pencernaan (feses)
 Ekskresi: pengeluaran zat sisa hasil
  metabolisme (CO2, keringat dan urine)
 Sekresi: pengeluaran getah yang
  masih berguna bagi tubuh (enzim dan
  hormon)
SISTEM EKSKRESI
Adalah  sistem pengeluaran zat-zat
 sisa metabolisme yang tidak berguna
 bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti:
Menghembuskan gas CO2 ketika kita
 bernafas
Berkeringat
Buang air kecil (urine)
ALAT-ALAT EKSKRESI
Alat-alat ekskresi pada manusia
 meliputi:
 Ginjal
 Hati
 Kulit
 Paru-paru
GINJAL (REN)
Manusia   memiliki
 sepasang ginjal
 yang terletak di
 depan sebelah
 kiri dan kanan
 tulang belakang
 bagian pinggang.
STRUKTUR GINJAL

                   glomerulus
                      Pembuluh kapiler
korteks

                            Arteri ginjal
Medula/
                            Vena ginjal
Sumsum ginjal
                         ureter


                       Saluran pembawa
                       Hasil penyaringan
STRUKTUR GINJAL
Kulit Ginjal (korteks)
Pada Korteks terdapat                Kapsula Bowman
banyak nefron atau                             glomerulus
penyaring.                                            Pembuluh kapiler
Setiap nefron terdiri dari korteks
badan malpigi dan
tubulus glomerulus.
Glomerulus merupakan
anyaman pembuluh darah
kapiler.
Glomerulus dibungkus
oleh kapsula Bowman
STRUKTUR GINJAL
Sumsum
Ginjal
(medula)
Sumsum            Medula/
ginjal terdiri    Sumsum ginjal

dari tubulus
konturtus        tubulus konturtus
STRUKTUR GINJAL
Rongga Ginjal (pelvis
renalis)
Pada rongga ginjal
bermuara pembuluh-           Arteri ginjal
pembuluh.                    Vena ginjal
                           ureter
Dari tiap rongga keluar
ureter.                   Saluran pembawa
                          Hasil penyaringan
Ureter berfungsi
mengeluarkan dan
menyalurkan urine ke
kantung kemih
FUNGSI GINJAL
Ginjal memiliki fungsi:
-   Menyaring darah sehingga menghasilkan
    urine
-   Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh
    (urea, asam urat)
-   Membuang zat-zat yang berlebihan dalam
    tubuh (kadar gula)
-   Mempertahankan tekanan osmosis cairan
    ekstraseluler
-   Mempertahankan keseimbangan asam dan
    basa
PEMBENTUKAN URINE
   Filtrasi darah di dalam
    glomerulus menghasilkan filtrat
    glomerulus (urine primer)
   Urine primer di reabsorsi di             glomerulus
    dalam tubulus konturtus                     Pembuluh kapiler
    proksimal untuk menyerap zat-
    zat yang masih berguna bagi
    tubuh. Dihasilkan filtrat tubulus              Arteri ginjal
    (urine sekunder)
                                                   Vena ginjal
   Urine sekunder di augmentasi Konturtus       ureter
    didalam tubulus konturtus distal
    menghasilkan urine
   Dalam keadaan normal urine                  Saluran pembawa
    mengandung                                  Hasil penyaringan
    air, urea,amonia, garam
    mineral, zat warna
    empedu, vitamin, obat-obatan
    dan hormon
HATI (HEPAR)
 Merupakan   kelenjar
 terbesar dalam tubuh
 manusia (2 kg) yang
 terletak di rongga
 perut sabelah kanan di
 bawah diafragma
HATI (HEPAR)
STRUKTUR HATI
FUNGSI HATI
 Hati menghasilkan empedu (bilus) yang
  mengandung zat sisa dari perombakan
  eritosit di dalam limpa
 Hati berfungsi:
- Menyimpan gula dalam bentuk glikogen
- Mengatur kadar gula darah
- Tempat pembentukan urea dari amonia
- Menawarkan racun
- Membentuk vitamin A dari provitamin A
- Tempat pembentukan fibrinogen protrombin
PROSES DI DALAM HATI
Sel darah merah yang sudah tua (histiosita)
 dipecah didalam hati.


Hb   Fe     hati       Sumsum tulang
     Globin
                Metabolis       Pembentukan Hb baru
     Hemin me protein
                            urobilin    urine
                 bilirubin                     USUS
                            sterkobilin feses
KULIT (INTEGUMEN)
 Merupakan  lapisan
 terluar tubuh
 manusia dan
 merupakan
 pelindung bagian
 dalam tubuh
SRUKTUR KULIT
                          Korneum
Granulosum                lusidum
spinosum
Germinativum/basal




     Hipodermis
FUNGSI KULIT
Kulit berfungsi sebagai:
- Mengeluarkan keringat
- Melindungi bagian dalam tubuh dari
  gesekan, kuman, penyinaran, panas
  dan zat kimia
- Mengatur suhu tubuh
- Menerima rangsangan dari luar
- Mengurangi kehilangan air
KERINGAT

 Kelenjar keringat menyerap air dan garam
  dari darah di pembuluh kapiler.
 Keringat dikeluarkan melalui pori-pori (50
  mL/jam dalam keadaan normal)
PARU-PARU (PULMO)
 Manusia   memiliki
  sepasang paru-paru yang
  terletak di rongga dada.
 Paru-paru berfungsi
  sebagai organ
  pernafasan yaitu
  menghirup oksigen dan
  mengeluarkan CO2 + uap
  air
 Uap air dan CO2
  berdifusi di dalam
  alveolus kemudian
  dikeluarkan
STRUKTUR PARU-PARU
STRUKTUR PARU-PARU
KELAINAN DAN PENYAKIT
Albuminuria
Tanda: urine banyak mengandung
 albumin
Penyebab : kekurangan protein,
 penyakit ginjal dan hati
Akibat: tubuh kekurangan albumin
 yang menjaga agar cairan tidak
 keluar dari darah
KELAINAN DAN PENYAKIT
KELAINAN DAN PENYAKIT
Hematuria
Tanda: urine mengandung darah
Penyebab: peradangan ginjal, batu
 ginjal dan kanker kandung kemih
KELAINAN DAN PENYAKIT
 Nefrolitiasis(batu ginjal)
Tanda: urine sulit keluar karena
 tersumbat batu pada ginjal, saluran
 ginjal atau kandung kemih
Penyebab: konsentrasi unsur-unsur
 kalsium terlalu tinggi dan dipercepat
 dengan infeksi dan penyumbatan
 saluran ureter
Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine
 bercampur darah
KELAINAN DAN PENYAKIT

Nefritis
Tanda: radang ginjal bagian nefron
 yang diawali peradangan
 glomerulus
KELAINAN DAN PENYAKIT
KELAINAN DAN PENYAKIT

Gagal   Ginjal
Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam
 darah
Penyebab : nefritis (radang ginjal)
Akibat : zat-zat yang seharusnya
 dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam
 darah
Pengobatan : cuci darah secara rutin
 atau cangkok ginjal
KELAINAN DAN PENYAKIT
Diabetes Insipidus
Tanda : meningkatnya jumlah urine
 (20 – 30 kali lipat)
Penyebab : kekurangan hormon
 antidiuretika (ADH)
Akibat : sering buang urine
Pengobatan : pemberian ADH
 sintetik
KELAINAN DAN PENYAKIT
KELAINAN DAN PENYAKIT
Diabetes Melitus
Tanda : kadar glukosa darah melebihi
 normal
Penyebab : kekurangan hormon insulin
Akibat : luka sulit sembuh
Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin
 secara rutin dan pada dewasa dilakukan
 diet rutin, olahraga dan pemberian obat
 penurun kadar glukosa darah
KELAINAN DAN PENYAKIT
Hepatitis
Tanda : perubahan warna kulit dan putih mata
 menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan
 seperti air teh
Penyebab : virus
Akibat : hati meradang dan kerja hati
 terganggu
Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan,
 menghindari kontak langsung atau
 penggunaan barang bersama-sama dengan
 penderita hepatitis, gunakan jarum suntik
 untuk sekali pakai.
KELAINAN DAN PENYAKIT
KELAINAN DAN PENYAKIT
Sirosis Hati
Tanda: timbulnya jaringan parut dan
 kerusakan sel-sel pada hati
Penyebab: minuman alkohol, keracunan
 obat, infeksi bakteri, komplikasi hati
Akibat: gangguan kesadaran, koma,
 kematian
Pengobatan : sesuai penyebabnya,
 pemulihan fungsi hati dan transplantasi
 hati
KELAINAN DAN PENYAKIT
Gangren
Tanda: kematian jaringan lunak pada kaki atau
 tangan diawali dengan kebiruan pada kulit dan
 terasa dingin jika disentuh, kemudian menghitam
 dan berbau busuk
Penyebab: gangguan pengaliran darah kejaringan
 tersebut. Sering terjadi pada penderita diabetes
 melitus dan aterosklerosis
Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan
 antibiotik, bagian terkena gangren harus
 diamputasi.
KELAINAN DAN PENYAKIT

Kencing Batu
Tanda: sulit buang urine
Penyebab: pengendapan zat kapur
 dalam ginjal
Pengobatan: pembedahan, obat-
 obatan dan penembakan dengan
 sinar laser
Jangan lupa selalu
membaca & belajar
     yaa …
aguspurnomosite.blogspot.com

Sistem Ekskresi Pada Manusia

  • 1.
    SISTEM EKSKRESI MANUSIA Drs. Agus Purnomo aguspurnomosite.blogspot.com
  • 2.
  • 3.
    PROSES PENGELUARAN Berdasarkan zatyang dibuang, proses pengeluaran pada manusia dibedakan menjadi:  Defekasi: pengeluaran zat sisa hasil pencernaan (feses)  Ekskresi: pengeluaran zat sisa hasil metabolisme (CO2, keringat dan urine)  Sekresi: pengeluaran getah yang masih berguna bagi tubuh (enzim dan hormon)
  • 4.
    SISTEM EKSKRESI Adalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti: Menghembuskan gas CO2 ketika kita bernafas Berkeringat Buang air kecil (urine)
  • 5.
    ALAT-ALAT EKSKRESI Alat-alat ekskresipada manusia meliputi:  Ginjal  Hati  Kulit  Paru-paru
  • 6.
    GINJAL (REN) Manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak di depan sebelah kiri dan kanan tulang belakang bagian pinggang.
  • 7.
    STRUKTUR GINJAL glomerulus Pembuluh kapiler korteks Arteri ginjal Medula/ Vena ginjal Sumsum ginjal ureter Saluran pembawa Hasil penyaringan
  • 8.
    STRUKTUR GINJAL Kulit Ginjal(korteks) Pada Korteks terdapat Kapsula Bowman banyak nefron atau glomerulus penyaring. Pembuluh kapiler Setiap nefron terdiri dari korteks badan malpigi dan tubulus glomerulus. Glomerulus merupakan anyaman pembuluh darah kapiler. Glomerulus dibungkus oleh kapsula Bowman
  • 9.
    STRUKTUR GINJAL Sumsum Ginjal (medula) Sumsum Medula/ ginjal terdiri Sumsum ginjal dari tubulus konturtus tubulus konturtus
  • 10.
    STRUKTUR GINJAL Rongga Ginjal(pelvis renalis) Pada rongga ginjal bermuara pembuluh- Arteri ginjal pembuluh. Vena ginjal ureter Dari tiap rongga keluar ureter. Saluran pembawa Hasil penyaringan Ureter berfungsi mengeluarkan dan menyalurkan urine ke kantung kemih
  • 11.
    FUNGSI GINJAL Ginjal memilikifungsi: - Menyaring darah sehingga menghasilkan urine - Membuang zat-zat yang membahayakan tubuh (urea, asam urat) - Membuang zat-zat yang berlebihan dalam tubuh (kadar gula) - Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler - Mempertahankan keseimbangan asam dan basa
  • 12.
    PEMBENTUKAN URINE  Filtrasi darah di dalam glomerulus menghasilkan filtrat glomerulus (urine primer)  Urine primer di reabsorsi di glomerulus dalam tubulus konturtus Pembuluh kapiler proksimal untuk menyerap zat- zat yang masih berguna bagi tubuh. Dihasilkan filtrat tubulus Arteri ginjal (urine sekunder) Vena ginjal  Urine sekunder di augmentasi Konturtus ureter didalam tubulus konturtus distal menghasilkan urine  Dalam keadaan normal urine Saluran pembawa mengandung Hasil penyaringan air, urea,amonia, garam mineral, zat warna empedu, vitamin, obat-obatan dan hormon
  • 13.
    HATI (HEPAR)  Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia (2 kg) yang terletak di rongga perut sabelah kanan di bawah diafragma
  • 14.
  • 15.
  • 16.
    FUNGSI HATI  Hatimenghasilkan empedu (bilus) yang mengandung zat sisa dari perombakan eritosit di dalam limpa  Hati berfungsi: - Menyimpan gula dalam bentuk glikogen - Mengatur kadar gula darah - Tempat pembentukan urea dari amonia - Menawarkan racun - Membentuk vitamin A dari provitamin A - Tempat pembentukan fibrinogen protrombin
  • 17.
    PROSES DI DALAMHATI Sel darah merah yang sudah tua (histiosita) dipecah didalam hati. Hb Fe hati Sumsum tulang Globin Metabolis Pembentukan Hb baru Hemin me protein urobilin urine bilirubin USUS sterkobilin feses
  • 18.
    KULIT (INTEGUMEN)  Merupakan lapisan terluar tubuh manusia dan merupakan pelindung bagian dalam tubuh
  • 19.
    SRUKTUR KULIT Korneum Granulosum lusidum spinosum Germinativum/basal Hipodermis
  • 20.
    FUNGSI KULIT Kulit berfungsisebagai: - Mengeluarkan keringat - Melindungi bagian dalam tubuh dari gesekan, kuman, penyinaran, panas dan zat kimia - Mengatur suhu tubuh - Menerima rangsangan dari luar - Mengurangi kehilangan air
  • 21.
    KERINGAT  Kelenjar keringatmenyerap air dan garam dari darah di pembuluh kapiler.  Keringat dikeluarkan melalui pori-pori (50 mL/jam dalam keadaan normal)
  • 22.
    PARU-PARU (PULMO)  Manusia memiliki sepasang paru-paru yang terletak di rongga dada.  Paru-paru berfungsi sebagai organ pernafasan yaitu menghirup oksigen dan mengeluarkan CO2 + uap air  Uap air dan CO2 berdifusi di dalam alveolus kemudian dikeluarkan
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Albuminuria Tanda:urine banyak mengandung albumin Penyebab : kekurangan protein, penyakit ginjal dan hati Akibat: tubuh kekurangan albumin yang menjaga agar cairan tidak keluar dari darah
  • 26.
  • 27.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Hematuria Tanda:urine mengandung darah Penyebab: peradangan ginjal, batu ginjal dan kanker kandung kemih
  • 28.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Nefrolitiasis(batu ginjal) Tanda: urine sulit keluar karena tersumbat batu pada ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih Penyebab: konsentrasi unsur-unsur kalsium terlalu tinggi dan dipercepat dengan infeksi dan penyumbatan saluran ureter Akibat: sulit mengeluarkan urine, urine bercampur darah
  • 29.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Nefritis Tanda:radang ginjal bagian nefron yang diawali peradangan glomerulus
  • 30.
  • 31.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Gagal Ginjal Tanda : Meningkatnya kadar urea dalam darah Penyebab : nefritis (radang ginjal) Akibat : zat-zat yang seharusnya dibuang oleh ginjal tertumpuk dalam darah Pengobatan : cuci darah secara rutin atau cangkok ginjal
  • 32.
    KELAINAN DAN PENYAKIT DiabetesInsipidus Tanda : meningkatnya jumlah urine (20 – 30 kali lipat) Penyebab : kekurangan hormon antidiuretika (ADH) Akibat : sering buang urine Pengobatan : pemberian ADH sintetik
  • 33.
  • 34.
    KELAINAN DAN PENYAKIT DiabetesMelitus Tanda : kadar glukosa darah melebihi normal Penyebab : kekurangan hormon insulin Akibat : luka sulit sembuh Pengobatan : pada anak-anak diberi insulin secara rutin dan pada dewasa dilakukan diet rutin, olahraga dan pemberian obat penurun kadar glukosa darah
  • 35.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Hepatitis Tanda: perubahan warna kulit dan putih mata menjadi kuning, urine menjadi kecoklatan seperti air teh Penyebab : virus Akibat : hati meradang dan kerja hati terganggu Pencegahan : menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung atau penggunaan barang bersama-sama dengan penderita hepatitis, gunakan jarum suntik untuk sekali pakai.
  • 36.
  • 37.
    KELAINAN DAN PENYAKIT SirosisHati Tanda: timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel-sel pada hati Penyebab: minuman alkohol, keracunan obat, infeksi bakteri, komplikasi hati Akibat: gangguan kesadaran, koma, kematian Pengobatan : sesuai penyebabnya, pemulihan fungsi hati dan transplantasi hati
  • 38.
    KELAINAN DAN PENYAKIT Gangren Tanda:kematian jaringan lunak pada kaki atau tangan diawali dengan kebiruan pada kulit dan terasa dingin jika disentuh, kemudian menghitam dan berbau busuk Penyebab: gangguan pengaliran darah kejaringan tersebut. Sering terjadi pada penderita diabetes melitus dan aterosklerosis Akibat: bila tidak dapat disembuhkan dengan antibiotik, bagian terkena gangren harus diamputasi.
  • 39.
    KELAINAN DAN PENYAKIT KencingBatu Tanda: sulit buang urine Penyebab: pengendapan zat kapur dalam ginjal Pengobatan: pembedahan, obat- obatan dan penembakan dengan sinar laser
  • 40.
    Jangan lupa selalu membaca& belajar yaa …
  • 41.