CONTOH RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan

: SMA

Kelas/Semester

:X/2

Mata Pelajaran

: Matematika-Wajib

Topik

: Trigonometri

Waktu

: 2 × 45 menit

A. Kompetensi Inti SMA kelas X:
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan,
gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
3. Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan
rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar
2.1 Menunjukkan sikap senang, percaya diri, motivasi internal, sikap kritis, bekerjasama, jujur dan
percaya diri dalam menyelesaikan berbagai permasalahan nyata.
2.2 Memiliki sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif
3.17Memahami dan menentukan hubungan perbandingan Trigonometri dari sudut di setiap kuadran,
memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan matematika
4.7 Memanfaatkan informasi dari suatu permasalahan nyata, membuat model berupa fungsi dan
persamaan Trigonometri serta menggunakannya dalam menyelesaikan masalah.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Terlibat aktif dalam pembelajaran trigonometri.
2. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
4. Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan
istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat.
5. Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan
perbandingan trigonometri di kuadran I.
6. Terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang
berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran.
D. Tujuan Pembelajaran
Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran trigonometri inii diharapkan
siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan bertanggungjawab dalam menyampaikan
pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat
1. Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan
istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat kartesius secara tepat, sistematis, dan
menggunakan simbol yang benar.
2. Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan
perbandingan trigonometri di kuadran I secara tepat dan kreatif.
E. Materi Matematika
1. Mengingat kembali mengenai perbandingan trigonometri, fungsi trigonometri, besar sudut (tumpul
dan refleks), dan koordinat kartesian.
Dengan domain { : 0o 90o}, fungsi trigonometri didefinisikan lewat perbandingan trigonometri,
sbb.
sin  = (panjang sisi di depan sudut ) / panjang hipotenusa
cos  = (panjang sisi di samping sudut ) / panjang hipotenusa
tan  = (panjang sisi di depan sudut ) / (panjang sisi di samping sudut )
sec  = 1/cos 
csc  = 1/sin 
cot  = 1/tan 
Sudut telah didefinisikan sebagai bangun geometri yang dibentuk oleh dua sinar bertitik pangkal
sama. Dengan definisi tsb, dikenal beberapa macam sudut berdasarkan besarnya, sbb.
sudut nol
:
 = 0o
sudut lancip
:
0o 90o
sudut siku-siku:
:
 = 90o
sudut tumpul
:
90o 180o
sudut lurus
:
 = 180o
sudut refleks
:
180o 360o
Bidang datar berdasarkan sistem koordinat kartesian terbagi ke dalam 4 region/daerah: kuadran
I, kuadran II, kuadran III, dan kuadran IV.
Kuadran I
Kuadran II
Kuadran III
Kuadran IV

:
:
:
:

absis dan ordinat positif
absis negatif, ordinat positif
absis dan ordinat negatif
absis positif, ordinat negatif

II

I

III

IV

2. Perluasan definisi fungsi trigonometri dari perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku menjadi
perbandingan absis, ordinat dan jari-jari.
Beberapa pertanyaan penggugah:
 Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, dapat mendefinisikan fungsi
trigonometri untuk sudut 90o?
 Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, juga dapat mendefinisikan fungsi
trigonometri untuk sudut di atas 90o, misalnya kosinus dari 120o?
 Dapatkah kita memperluas definisi fungsi trigonometri menggunakan cara lain (yang tidak
bertentangan dengan definisi perbandingan trigonomeri pada segitiga siku-siku)?
Jika titik sudut ditempatkan pada titik pusat sumbu koordinat kartesian dan salah satu kaki sudut
berimpit dengan sumbu x positif, serta daerah interior sudut terletak pada kuadran I maka posisi
yang demikian disebut posisi standar (baku) sudut tsb.
Pada posisi standar maka perbandingan sisi-sisi pada segitiga siku-siku dapat diganti menjadi
perbandingan absis, ordinat dan jari-jari.
panjang sisi di depan sudut diganti menjadi ordinat
panjang sisi di samping sudut diganti menjadi absis
hipotenusa segitiga siku-siku diganti menjadi jari-jari
Jadi,
sin  = ordinat / jari-jari
cos  = absis / jari-jari
tan  = ordinat / absis
P(x,y)

c

b



r

a


O
sin  =

b
c

cos  =

a

tan  =

b

c
a

sin  =
cos  =
tan  =

y
r
x
r

y
x

3. Hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan nilai fungsi trigonometri di
kuadran I.
Jika pada posisi standar, salah satu kaki sudut berada di kuadran II maka sudut tsb kita namakan
sudut di kuadran II. Pengertian yang sama untuk konsep sudut di kuadran II, dan sudut di
kuadran IV.

Berdasarkan definisi fungsi trigonometri berdasarkan absis, ordinat dan jari-jari maka nilai fungsi
trigonometri untuk sudut-sudut di kuadran II, II, dan IV sebagai berikut.
Misalkan 0o 90o maka
Kuadran II
(sudut (180o ) atau (90o +  ) di kuadran II)
sin (180o ) = sin  atau
sin (90o +  ) = cos 
cos (180o ) = cos  atau
cos (90o +  ) = sin 
tan (180o ) = tan  atau
tan (90o +  ) = cot 
Kuadran III (sudut (180o +  ) atau (270o ) di kuadran III)
sin (180o +  ) = sin  atau
sin (270o ) = cos 
cos (180o +  ) = cos  atau
cos (270o ) = sin 
tan (180o +  ) = tan  atau
Kuadran IV (sudut (360o ) di kuadran IV)
sin (360o ) = sin  atau
cos (360o ) = cos  atau
tan (360o ) = tan  atau

tan (270o ) = cot 
sin (270o +  ) = cos 
cos (270o +  ) = sin 
tan (270o +  ) = cot 

Tampak bahwa
 Pada kuadran II hanya nilai sinus yang positif, pada kuadran III hanya nilai tangen yang
positif, dan pada kuadran IV hanya nilai kosinus yang positif.
 Untuk relasi sudut yang jumlah atau selisihnya merupakan kelipatan 180 o maka jenis
fungsi trigonometrinya tidak berubah.
 Untuk relasi sudut yang jumlah atau selisihnya merupakan kelipatan 90 o maka jenis
fungsi trigonometrinya berbeda saling komplementer. (sinus dengan kosinus, tangen
dengan kotangen).
F. Model/Metode Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik (scientific). Pembelajaran koperatif
(cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem-based
learning).

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi Kegiatan

Alokasi
Waktu

1. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya 10 menit
memahami Trigonometri dan memberikan gambaran
tentang aplikasi Trigonometri dalam kehidupan seharihari.
2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan
berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah
mengenai bagaimana mendapatkan nilai sinus sudut 90 o
dan nilai sinus sudut di atas 90o, misalnya 120o. (tidak
terpecahkan bila menggunakan definisi menggunakan
sisi-sisi pada segitiga siku-siku).
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai yaitu memperluas definisi fungsi trigonometri
agar nilai fungsi trigonometri dapat diperoleh untuk besar
sudut 0o, 90o, sudut tumpul dan sudut refleks.
Inti

1. Guru bertanya tentang bagaimana mengaitkan sisi-sisi 70 menit
pada segitiga siku-siku dengan koordinat pada sumbu
koordinat kartesius.
2. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi
scaffolding dengan mengingatkan siswa dengan sudut
sebagai besar putaran.
3. Dengan tanya jawab, disimpulkan bahwa pada kuadran
I, istilah panjang sisi di depan sudut dapat diganti
ordinat, panjang sisi di samping sudut diganti absis, dan
hipotenusa diganti jari-jari.
4. Dengan tanya jawab, siswa diyakinkan bahwa definisi
menggunakan absis, ordinat, dan jari-jari ini lebih luas
dari pada definisi menggunakan sisi-sisi segitiga sikusiku.
5. Selanjutnya, guru membuka cakrawala penerapan
definisi fungsi yang diperluas itu untuk sudut yang sama
atau lebih besar dari 90o, yaitu bila salah satu kaki sudut
di kuadran II, III, atau IV. Dengan bantuan presentasi
komputer, guru mengingatkan pengertian sudut di
kuadran II, sudut di kuadran II, dan sudut di kuadran IV.
6. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok
dengan tiap kelompok terdiri atas 4 siswa.
7. Tiap kelompok mendapat tugas untuk mendefinisikan
fungsi-fungsi trigonometri untuk sudut di kuadran II atau
III atau IV atau sudut negatif, serta menentukan
hubungannya dengan fungsi trigonometri sudut di
kuadran I. Tugas diselesaikan berdasarkan worksheet
atau lembar kerja yang dibagikan.
8. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru
memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk
terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok
yang melenceng jauh pekerjaannya.
9. Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang terbaik)
diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke
depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan
menyempurnakan apa yang dipresentasikan.
10. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok
11. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa
pada kesimpulan mengenai fungsi trigonometri di
berbagai kuadran dan hubungannya dengan fungsi
trigonometri di kuadran I, berdasarkan hasil reviu
terhadap presentasi salah satu kelompok.
12. Guru memberikan dua (2) soal yang terkait dengan nilai
fungsi trigonometri di kuadran II, III, atau IV. Dengan
tanya jawab, siswa dan guru menyelesaikan kedua soal
yang telah diberikan dengan menggunakan strategi yang
tepat.
13. Guru memberikan lima (5) soal untuk dikerjakan tiap
siswa, dan dikumpulkan.
Penutup

1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 10 menit
menentukan nilai fungsi trigonometri sudut di berbagai
kuadran.
2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru
menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan
mengenai nilai fungsi trigonometri untuk sudut di
berbagai kuadran.
3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai
penerapan nilai fungsi di berbagai kuadran.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap belajar.

H. Alat/Media/Sumber Pembelajaran
1. Penggaris, busur, jangkaWorksheet atau lembar kerja (siswa)
2. Bahan tayang
3. Lembar penilaian
4. Video tentang lebah
I. Penilaian Hasil Belajar
1. Teknik Penilaian: pengamatan, tes tertulis
2. Prosedur Penilaian:
No
1.

Aspek yang dinilai
Sikap

Teknik Penilaian
Pengamatan

a. Terlibat aktif dalam
pembelajaran
trigonometri.
b. Bekerjasama
dalam
kegiatan kelompok.
c. Toleran terhadap proses
pemecahan masalah
yang berbeda dan
kreatif.
2.

Waktu Penilaian
Selama pembelajaran dan saat
diskusi

Pengetahuan

a. Menjelaskan
pengertian
trigonometri
segitiga

kembali Pengamatan dan tes
fungsi
pada
siku-siku

Penyelesaian tugas individu dan
kelompok
No

Aspek yang dinilai

Teknik Penilaian

Waktu Penilaian

dengan menggunakan
istilah absis, ordinat,
dan jari-jari pada sumbu
koordinat
kartesius
secara tepat, sistematis,
dan
menggunakan
simbol yang benar.
b. Menyatakan
kembali
hubungan nilai fungsi
trigonometri di kuadran
II, III, dan IV dengan
perbandingan
trigonometri di kuadran I
secara tepat dan kreatif.

3.

Keterampilan
a. Terampil menerapkan

konsep/prinsip dan
strategi pemecahan
masalah yang relevan
yang berkaitan dengan
nilai fungsi di berbagai
kuadran.

Pengamatan

Penyelesaian tugas (baik individu
maupun kelompok) dan saat
diskusi

J. Instrumen Penilaian Hasil belajar
Tes tertulis
1. Gambarlah pada sebuah sumbu koordinat kartesian sebuah sudut pada kuadran III, lalu nyatakan
pengertian fungsi secan untuk sudut tersebut!
2. Tentukanlah nilai dari sin 150o secara eksak (tidak menggunakan desimal) menggunakan sifat
relasi sudut pada fungsi trigonometri!
3. Dengan menuliskan langkah-langkah yang jelas, hitunglah nilai dari
[sin 321o + cos 0,13 (rad)]. tan 150 grad dengan menggunakan kalkulator saintifik.
4. Setelah melalui studi yang mendalam, gelombang suara dari seekor ikan Paus akhirnya dapat
digambarkan dengan suatu pendekatan menggunakan fungsi trigonometri sebagai berikut I(t) =
2,7.tan (2t) + cos t dengan t dalam derajat. Berapa tinggi gelombang suara Paus tsb untuk t =
120o?
5. Pada sebuah permainan, Ari ditempatkan tepat di tengah-tengah sebuah gang yang bertembok
tepat di tepi kiri dan kanannya. Mula-mula Ari menghadap searah dengan arah jalan, kemudian
Ari diputar oleh temannya searah dengan arah perputaran jarum jam sebesar 660 o. Jika lebar
gang adalah 4 meter, berapa jarak yang ditempuh Ari jika kemudian ia berjalan lurus hingga
menyentuh tembok gang?
Catatan:
Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja memberi skor untuk jawaban akhir, tetapi
juga proses pemecahan yang terutama meliputi pemahaman, komunikasi matematis (ketepatan
penggunaan simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi memecahkan masalah.

WORKSHEET
(untuk tugas kelompok)
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester

: X/2

Tahun Pelajaran

: 2013/2014

Waktu Pengamatan

:

Indikator sikap aktif dalam pembelajaran trigonometri
1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum
ajeg/konsisten
3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara
terus menerus dan ajeg/konsisten
Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi masih
belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus
menerus dan ajeg/konsisten.
Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang
berbeda dan kreatif.
2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah
yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
3. Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No

Nama Siswa

Sikap
Aktif
KB

1

Dhianika Rahma Nur Fadillah

2

Galuh Lalita Mahaghora

B

Bekerjasama
SB

KB

B

Toleran
SB

KB

B

SB
3

Muhammad Rasyid Alfaruqi

4

Nur Endah Filaili

5

Zerarita Amalia Ramadhani

6

Febrian Anggoro Widiyanto

7

Rizky Rachmadewi

8

Elvan Saffria Charta

9

R. Aj. Shikarini Amirul P

10

Arinta Destri Larasati

11

Khanza Adzkia Vujira

12

Joean Akbar Saputra

13

Khansa Sitostra Tufana Arsy A.

14

Bagaskara Adi Pamungkas

15

Bram Yudhistira

16

Hasna Amalia Faza

17

Daniawan Dwi Nurrohman

18

Devi Ristiyanti

19

Nitya Sekar Tresnaningtyas

20

Rafi Ibnu Ramadhan

21

Ivan Akhir Julian

22

Gasik Prawestri

23

Intan Aringtyas Junaidi

24

Muhammad Rafi Nurdiansyah

25

Elvana Novita Candra

26

Danuja Widigdaya

27

Isnaeni Putri Nur Afifah

28

Intan Putri Ristyaningrum

29

Lisa Dewi Afrilita

30

Gea Hanin Nisacita

31

Rizki Kartika Angkasa Yudha

32

Putri Adipertiwi A-Bach
Keterangan:
KB

: Kurang baik

B

: Baik

SB

: Sangat baik
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran

: Matematika

Kelas/Semester

: X/2

Tahun Pelajaran

: 2013/2014

Waktu Pengamatan

:

Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang
berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran.
1. Kurangterampiljika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan
masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran
2. Terampiljika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadrantetapi belum
tepat.
3. Sangat terampill,jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran dan sudah
tepat.
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
No

Nama Siswa

Keterampilan

Menerapkan konsep/prinsip dan
strategi pemecahan masalah
KT
1

Dhianika Rahma Nur Fadillah

2

Galuh Lalita Mahaghora

3

Muhammad Rasyid Alfaruqi

4

Nur Endah Filaili

5

Zerarita Amalia Ramadhani

6

Febrian Anggoro Widiyanto

T

ST
7

Rizky Rachmadewi

8

Elvan Saffria Charta

9

R. Aj. Shikarini Amirul P

10

Arinta Destri Larasati

11

Khanza Adzkia Vujira

12

Joean Akbar Saputra

13

Khansa Sitostra Tufana Arsy A.

14

Bagaskara Adi Pamungkas

15

Bram Yudhistira

16

Hasna Amalia Faza

17

Daniawan Dwi Nurrohman

18

Devi Ristiyanti

19

Nitya Sekar Tresnaningtyas

20

Rafi Ibnu Ramadhan

21

Ivan Akhir Julian

22

Gasik Prawestri

23

Intan Aringtyas Junaidi

24

Muhammad Rafi Nurdiansyah

25

Elvana Novita Candra

26

Danuja Widigdaya

27

Isnaeni Putri Nur Afifah

28

Intan Putri Ristyaningrum

29

Lisa Dewi Afrilita

30

Gea Hanin Nisacita

31

Rizki Kartika Angkasa Yudha

32

Putri Adipertiwi A-Bach

Keterangan:
KT

: Kurang terampil

T

: Terampil

ST

: Sangat terampil
Rpp sma matematika kurikulum 2013

Rpp sma matematika kurikulum 2013

  • 1.
    CONTOH RENCANA PELAKSANAANPEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMA Kelas/Semester :X/2 Mata Pelajaran : Matematika-Wajib Topik : Trigonometri Waktu : 2 × 45 menit A. Kompetensi Inti SMA kelas X: 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya 2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia 3. Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. B. Kompetensi Dasar 2.1 Menunjukkan sikap senang, percaya diri, motivasi internal, sikap kritis, bekerjasama, jujur dan percaya diri dalam menyelesaikan berbagai permasalahan nyata. 2.2 Memiliki sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif 3.17Memahami dan menentukan hubungan perbandingan Trigonometri dari sudut di setiap kuadran, memilih dan menerapkan dalam penyelesaian masalah nyata dan matematika 4.7 Memanfaatkan informasi dari suatu permasalahan nyata, membuat model berupa fungsi dan persamaan Trigonometri serta menggunakannya dalam menyelesaikan masalah. C. Indikator Pencapaian Kompetensi 1. Terlibat aktif dalam pembelajaran trigonometri.
  • 2.
    2. Bekerjasama dalamkegiatan kelompok. 3. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif. 4. Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat. 5. Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan trigonometri di kuadran I. 6. Terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran. D. Tujuan Pembelajaran Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran trigonometri inii diharapkan siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat 1. Menjelaskan kembali pengertian fungsi trigonometri pada segitiga siku-siku dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat kartesius secara tepat, sistematis, dan menggunakan simbol yang benar. 2. Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan trigonometri di kuadran I secara tepat dan kreatif. E. Materi Matematika 1. Mengingat kembali mengenai perbandingan trigonometri, fungsi trigonometri, besar sudut (tumpul dan refleks), dan koordinat kartesian. Dengan domain { : 0o 90o}, fungsi trigonometri didefinisikan lewat perbandingan trigonometri, sbb. sin  = (panjang sisi di depan sudut ) / panjang hipotenusa cos  = (panjang sisi di samping sudut ) / panjang hipotenusa tan  = (panjang sisi di depan sudut ) / (panjang sisi di samping sudut ) sec  = 1/cos  csc  = 1/sin  cot  = 1/tan  Sudut telah didefinisikan sebagai bangun geometri yang dibentuk oleh dua sinar bertitik pangkal sama. Dengan definisi tsb, dikenal beberapa macam sudut berdasarkan besarnya, sbb. sudut nol :  = 0o sudut lancip : 0o 90o sudut siku-siku: :  = 90o sudut tumpul : 90o 180o sudut lurus :  = 180o sudut refleks : 180o 360o
  • 3.
    Bidang datar berdasarkansistem koordinat kartesian terbagi ke dalam 4 region/daerah: kuadran I, kuadran II, kuadran III, dan kuadran IV. Kuadran I Kuadran II Kuadran III Kuadran IV : : : : absis dan ordinat positif absis negatif, ordinat positif absis dan ordinat negatif absis positif, ordinat negatif II I III IV 2. Perluasan definisi fungsi trigonometri dari perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku menjadi perbandingan absis, ordinat dan jari-jari. Beberapa pertanyaan penggugah:  Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, dapat mendefinisikan fungsi trigonometri untuk sudut 90o?  Apakah perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, juga dapat mendefinisikan fungsi trigonometri untuk sudut di atas 90o, misalnya kosinus dari 120o?  Dapatkah kita memperluas definisi fungsi trigonometri menggunakan cara lain (yang tidak bertentangan dengan definisi perbandingan trigonomeri pada segitiga siku-siku)? Jika titik sudut ditempatkan pada titik pusat sumbu koordinat kartesian dan salah satu kaki sudut berimpit dengan sumbu x positif, serta daerah interior sudut terletak pada kuadran I maka posisi yang demikian disebut posisi standar (baku) sudut tsb. Pada posisi standar maka perbandingan sisi-sisi pada segitiga siku-siku dapat diganti menjadi perbandingan absis, ordinat dan jari-jari. panjang sisi di depan sudut diganti menjadi ordinat panjang sisi di samping sudut diganti menjadi absis hipotenusa segitiga siku-siku diganti menjadi jari-jari Jadi, sin  = ordinat / jari-jari cos  = absis / jari-jari tan  = ordinat / absis P(x,y) c b  r a  O
  • 4.
    sin  = b c cos = a tan  = b c a sin  = cos  = tan  = y r x r y x 3. Hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan nilai fungsi trigonometri di kuadran I. Jika pada posisi standar, salah satu kaki sudut berada di kuadran II maka sudut tsb kita namakan sudut di kuadran II. Pengertian yang sama untuk konsep sudut di kuadran II, dan sudut di kuadran IV. Berdasarkan definisi fungsi trigonometri berdasarkan absis, ordinat dan jari-jari maka nilai fungsi trigonometri untuk sudut-sudut di kuadran II, II, dan IV sebagai berikut. Misalkan 0o 90o maka Kuadran II (sudut (180o ) atau (90o +  ) di kuadran II) sin (180o ) = sin  atau sin (90o +  ) = cos  cos (180o ) = cos  atau cos (90o +  ) = sin  tan (180o ) = tan  atau tan (90o +  ) = cot  Kuadran III (sudut (180o +  ) atau (270o ) di kuadran III) sin (180o +  ) = sin  atau sin (270o ) = cos  cos (180o +  ) = cos  atau cos (270o ) = sin 
  • 5.
    tan (180o + ) = tan  atau Kuadran IV (sudut (360o ) di kuadran IV) sin (360o ) = sin  atau cos (360o ) = cos  atau tan (360o ) = tan  atau tan (270o ) = cot  sin (270o +  ) = cos  cos (270o +  ) = sin  tan (270o +  ) = cot  Tampak bahwa  Pada kuadran II hanya nilai sinus yang positif, pada kuadran III hanya nilai tangen yang positif, dan pada kuadran IV hanya nilai kosinus yang positif.  Untuk relasi sudut yang jumlah atau selisihnya merupakan kelipatan 180 o maka jenis fungsi trigonometrinya tidak berubah.  Untuk relasi sudut yang jumlah atau selisihnya merupakan kelipatan 90 o maka jenis fungsi trigonometrinya berbeda saling komplementer. (sinus dengan kosinus, tangen dengan kotangen). F. Model/Metode Pembelajaran Pendekatan pembelajaran adalah pendekatan saintifik (scientific). Pembelajaran koperatif (cooperative learning) menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah (problem-based learning). G. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu 1. Guru memberikan gambaran tentang pentingnya 10 menit memahami Trigonometri dan memberikan gambaran tentang aplikasi Trigonometri dalam kehidupan seharihari. 2. Sebagai apersepsi untuk mendorong rasa ingin tahu dan berpikir kritis, siswa diajak memecahkan masalah mengenai bagaimana mendapatkan nilai sinus sudut 90 o dan nilai sinus sudut di atas 90o, misalnya 120o. (tidak terpecahkan bila menggunakan definisi menggunakan sisi-sisi pada segitiga siku-siku). 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai yaitu memperluas definisi fungsi trigonometri agar nilai fungsi trigonometri dapat diperoleh untuk besar sudut 0o, 90o, sudut tumpul dan sudut refleks.
  • 6.
    Inti 1. Guru bertanyatentang bagaimana mengaitkan sisi-sisi 70 menit pada segitiga siku-siku dengan koordinat pada sumbu koordinat kartesius. 2. Bila siswa belum mampu menjawabnya, guru memberi scaffolding dengan mengingatkan siswa dengan sudut sebagai besar putaran. 3. Dengan tanya jawab, disimpulkan bahwa pada kuadran I, istilah panjang sisi di depan sudut dapat diganti ordinat, panjang sisi di samping sudut diganti absis, dan hipotenusa diganti jari-jari. 4. Dengan tanya jawab, siswa diyakinkan bahwa definisi menggunakan absis, ordinat, dan jari-jari ini lebih luas dari pada definisi menggunakan sisi-sisi segitiga sikusiku. 5. Selanjutnya, guru membuka cakrawala penerapan definisi fungsi yang diperluas itu untuk sudut yang sama atau lebih besar dari 90o, yaitu bila salah satu kaki sudut di kuadran II, III, atau IV. Dengan bantuan presentasi komputer, guru mengingatkan pengertian sudut di kuadran II, sudut di kuadran II, dan sudut di kuadran IV. 6. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dengan tiap kelompok terdiri atas 4 siswa. 7. Tiap kelompok mendapat tugas untuk mendefinisikan fungsi-fungsi trigonometri untuk sudut di kuadran II atau III atau IV atau sudut negatif, serta menentukan hubungannya dengan fungsi trigonometri sudut di kuadran I. Tugas diselesaikan berdasarkan worksheet atau lembar kerja yang dibagikan. 8. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, guru memperhatikan dan mendorong semua siswa untuk terlibat diskusi, dan mengarahkan bila ada kelompok yang melenceng jauh pekerjaannya. 9. Salah satu kelompok diskusi (tidak harus yang terbaik) diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya ke depan kelas. Sementara kelompok lain, menanggapi dan menyempurnakan apa yang dipresentasikan. 10. Guru mengumpulkan semua hasil diskusi tiap kelompok 11. Dengan tanya jawab, guru mengarahkan semua siswa pada kesimpulan mengenai fungsi trigonometri di berbagai kuadran dan hubungannya dengan fungsi trigonometri di kuadran I, berdasarkan hasil reviu terhadap presentasi salah satu kelompok. 12. Guru memberikan dua (2) soal yang terkait dengan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, atau IV. Dengan tanya jawab, siswa dan guru menyelesaikan kedua soal yang telah diberikan dengan menggunakan strategi yang
  • 7.
    tepat. 13. Guru memberikanlima (5) soal untuk dikerjakan tiap siswa, dan dikumpulkan. Penutup 1. Siswa diminta menyimpulkan tentang bagaimana 10 menit menentukan nilai fungsi trigonometri sudut di berbagai kuadran. 2. Dengan bantuan presentasi komputer, guru menayangkan apa yang telah dipelajari dan disimpulkan mengenai nilai fungsi trigonometri untuk sudut di berbagai kuadran. 3. Guru memberikan tugas PR beberapa soal mengenai penerapan nilai fungsi di berbagai kuadran. 4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan untuk tetap belajar. H. Alat/Media/Sumber Pembelajaran 1. Penggaris, busur, jangkaWorksheet atau lembar kerja (siswa) 2. Bahan tayang 3. Lembar penilaian 4. Video tentang lebah I. Penilaian Hasil Belajar 1. Teknik Penilaian: pengamatan, tes tertulis 2. Prosedur Penilaian: No 1. Aspek yang dinilai Sikap Teknik Penilaian Pengamatan a. Terlibat aktif dalam pembelajaran trigonometri. b. Bekerjasama dalam kegiatan kelompok. c. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif. 2. Waktu Penilaian Selama pembelajaran dan saat diskusi Pengetahuan a. Menjelaskan pengertian trigonometri segitiga kembali Pengamatan dan tes fungsi pada siku-siku Penyelesaian tugas individu dan kelompok
  • 8.
    No Aspek yang dinilai TeknikPenilaian Waktu Penilaian dengan menggunakan istilah absis, ordinat, dan jari-jari pada sumbu koordinat kartesius secara tepat, sistematis, dan menggunakan simbol yang benar. b. Menyatakan kembali hubungan nilai fungsi trigonometri di kuadran II, III, dan IV dengan perbandingan trigonometri di kuadran I secara tepat dan kreatif. 3. Keterampilan a. Terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran. Pengamatan Penyelesaian tugas (baik individu maupun kelompok) dan saat diskusi J. Instrumen Penilaian Hasil belajar Tes tertulis 1. Gambarlah pada sebuah sumbu koordinat kartesian sebuah sudut pada kuadran III, lalu nyatakan pengertian fungsi secan untuk sudut tersebut! 2. Tentukanlah nilai dari sin 150o secara eksak (tidak menggunakan desimal) menggunakan sifat relasi sudut pada fungsi trigonometri! 3. Dengan menuliskan langkah-langkah yang jelas, hitunglah nilai dari [sin 321o + cos 0,13 (rad)]. tan 150 grad dengan menggunakan kalkulator saintifik. 4. Setelah melalui studi yang mendalam, gelombang suara dari seekor ikan Paus akhirnya dapat digambarkan dengan suatu pendekatan menggunakan fungsi trigonometri sebagai berikut I(t) =
  • 9.
    2,7.tan (2t) +cos t dengan t dalam derajat. Berapa tinggi gelombang suara Paus tsb untuk t = 120o? 5. Pada sebuah permainan, Ari ditempatkan tepat di tengah-tengah sebuah gang yang bertembok tepat di tepi kiri dan kanannya. Mula-mula Ari menghadap searah dengan arah jalan, kemudian Ari diputar oleh temannya searah dengan arah perputaran jarum jam sebesar 660 o. Jika lebar gang adalah 4 meter, berapa jarak yang ditempuh Ari jika kemudian ia berjalan lurus hingga menyentuh tembok gang? Catatan: Penyekoran bersifat holistik dan komprehensif, tidak saja memberi skor untuk jawaban akhir, tetapi juga proses pemecahan yang terutama meliputi pemahaman, komunikasi matematis (ketepatan penggunaan simbol dan istilah), penalaran (logis), serta ketepatan strategi memecahkan masalah. WORKSHEET (untuk tugas kelompok)
  • 11.
    LEMBAR PENGAMATAN PENILAIANSIKAP Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran : 2013/2014 Waktu Pengamatan : Indikator sikap aktif dalam pembelajaran trigonometri 1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran 2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum ajeg/konsisten 3. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok. 1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok. 2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten. 3. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten. Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif. 1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif. 2. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten. 3. Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten. Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan. No Nama Siswa Sikap Aktif KB 1 Dhianika Rahma Nur Fadillah 2 Galuh Lalita Mahaghora B Bekerjasama SB KB B Toleran SB KB B SB
  • 12.
    3 Muhammad Rasyid Alfaruqi 4 NurEndah Filaili 5 Zerarita Amalia Ramadhani 6 Febrian Anggoro Widiyanto 7 Rizky Rachmadewi 8 Elvan Saffria Charta 9 R. Aj. Shikarini Amirul P 10 Arinta Destri Larasati 11 Khanza Adzkia Vujira 12 Joean Akbar Saputra 13 Khansa Sitostra Tufana Arsy A. 14 Bagaskara Adi Pamungkas 15 Bram Yudhistira 16 Hasna Amalia Faza 17 Daniawan Dwi Nurrohman 18 Devi Ristiyanti 19 Nitya Sekar Tresnaningtyas 20 Rafi Ibnu Ramadhan 21 Ivan Akhir Julian 22 Gasik Prawestri 23 Intan Aringtyas Junaidi 24 Muhammad Rafi Nurdiansyah 25 Elvana Novita Candra 26 Danuja Widigdaya 27 Isnaeni Putri Nur Afifah 28 Intan Putri Ristyaningrum 29 Lisa Dewi Afrilita 30 Gea Hanin Nisacita 31 Rizki Kartika Angkasa Yudha 32 Putri Adipertiwi A-Bach
  • 13.
    Keterangan: KB : Kurang baik B :Baik SB : Sangat baik LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : X/2 Tahun Pelajaran : 2013/2014 Waktu Pengamatan : Indikator terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran. 1. Kurangterampiljika sama sekali tidak dapat menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran 2. Terampiljika menunjukkan sudah ada usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadrantetapi belum tepat. 3. Sangat terampill,jika menunjukkan adanya usaha untuk menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan yang berkaitan dengan nilai fungsi di berbagai kuadran dan sudah tepat. Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan. No Nama Siswa Keterampilan Menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah KT 1 Dhianika Rahma Nur Fadillah 2 Galuh Lalita Mahaghora 3 Muhammad Rasyid Alfaruqi 4 Nur Endah Filaili 5 Zerarita Amalia Ramadhani 6 Febrian Anggoro Widiyanto T ST
  • 14.
    7 Rizky Rachmadewi 8 Elvan SaffriaCharta 9 R. Aj. Shikarini Amirul P 10 Arinta Destri Larasati 11 Khanza Adzkia Vujira 12 Joean Akbar Saputra 13 Khansa Sitostra Tufana Arsy A. 14 Bagaskara Adi Pamungkas 15 Bram Yudhistira 16 Hasna Amalia Faza 17 Daniawan Dwi Nurrohman 18 Devi Ristiyanti 19 Nitya Sekar Tresnaningtyas 20 Rafi Ibnu Ramadhan 21 Ivan Akhir Julian 22 Gasik Prawestri 23 Intan Aringtyas Junaidi 24 Muhammad Rafi Nurdiansyah 25 Elvana Novita Candra 26 Danuja Widigdaya 27 Isnaeni Putri Nur Afifah 28 Intan Putri Ristyaningrum 29 Lisa Dewi Afrilita 30 Gea Hanin Nisacita 31 Rizki Kartika Angkasa Yudha 32 Putri Adipertiwi A-Bach Keterangan: KT : Kurang terampil T : Terampil ST : Sangat terampil