Sistem Reproduksi Manusia

Credit by: Puti Siswandari With Kelompok 3 Anfisman 2009
Reproduksi=
      ciri makhluk hidup=
melestarikan jenis agar tidak punah
Tujuan Pembelajaran
1.   Mengidentifikasi struktur organ kelamin pria
2.   Mengidentifikasi struktur organ kelamin wanita
3.   Menjelaskan fungsi bagian organ kelamin pria
4.   Menjelaskan fungsi bagian organ kelamin wanita
5.   Menguraikan spermatogenesis
6.   Menguraikan oogenesis
Reproduksi
Reproduksi ialah suatu proses dimana materi
genetis diturunkan dari suatu generasi ke
generasi berikutnya. Dengan demikian
keberadaan suatu spesies dapat dipertahankan.
Pada manusia reproduksi jenis ini berlangsung
dengan pembentukkan gamet melalui proses
disebut meiosis.
Catatan Penting!
  Untuk generasi muda yang masih muda yang
  terbentang luas kesempatan untuk
  berkarya:
 Organ reproduksi hanya ada 1, tidak akan
  pernah ada penggantinya
 Jaga organ reproduksi agar tetap sehat
  dan terhindar dari penyakit-penyakit
  yang dapat menyerang sistem reproduksi
 Kenali organ reproduksi dengan
  mempelajari sistem reproduksi sebagai
  dasar untuk menjaga organ reproduksi
Sistem Reproduksi
o Berbeda dengan sistem-sistem tubuh lainnya yang
  praktis identik antara wanita dan pria, sistem
  reproduksi pria dan wanita sangat berbeda ditinjau
  dari struktural maupun fungsional.
o Tetapi keduanya mempunyai tujuan yang satu, yaitu
  dengan bekerja sama dapat mempertahankan
  kelanjutan generasi spesies manusia.
Organ Reproduksi




      A.           B.
Pembentukan Sel Kelamin
Organ Reproduksi
Testis: Kelenjar Reproduksi Utama pada Pria


                       Testis
(Tunica Albuginea)


             (+ 250)
              Lobulus




          (1-4)        Tubulus
                     Seminiferus



              Tubulus
               lurus



                     Rete testis
Testosteron
o Hormon steroid yang disintesis dari kolesterol
o Fungsi: membentuk dan mempertahankan tanda-tanda seks
  sekunder pria (contoh: pembesaran otot, pundak lebar,
  panggul sempit, suara rendah)
o Testosteron juga memiliki sifat anabolisme misalnya
  merangsang pertumbuhan tulang, spermatogenesis,
  merangsang pertumbuhan dan perkembangan organ seks
  primer dan kelenjar tambahannya
o Secara psikis, testosteron mempengaruhi pusat-pusat di otak
  sehingga menimbulkan sifat/tingkat laku dan keagresifan pria
Kelenjar-Kelenjar Aksesoris
                                                          Fungsi:
                                                       mensekretkan
                                                         gula dan
                                                         vitamin

     Kelenjar Prostat
                                            Vesika Seminalis


   Fungsi:
mensekretkan
 cairan alkalis
(penetral pH),
   fosfolipid                               Kelenjar Bulbourethral



                                                Fungsi:
                                             mensekretkan
                                             lendir alkalis
                                               (pelicin)
Tubulus Seminiferus
                                               • Sel Leydig:
                                                  – berfungsi sebagai
                                                     penghasil testosteron
                                               • Sel-Sel Sertoli
                                                  – Menyuplai nutrien
                                                     saat spermatogenesis
                                                  – Memproduksi:
                                                       • Blood-testes barrier
                                                       • Androgen-binding
                                                         protein
                                                       • Inhibin
                                                   – Memfagositosis zat
                                                     sisa spermatogenesis


• Fungsi : Tempat terjadinya Spermatogenesis
Spermatogenesis:
                 Produksi Sel Gamet Pria
             •    Selalu terjadi secara sinkron
                  karena adanya jembatan
                  sitoplasma sebagai akibat dari
                  sitokinesis tidak sempurna saat
                  meiosis I
             •    Memproduksi + 300 juta sperma
                  sejak pubertas sampai kematian
             •    Selesai dalam 3 minggu
             •    Sperma dewasa disimpan dalam
n= 23
chromosome        ductus deferens dan dapat
2n=2.23
chromosome        bertahan sampai berbulan-bulan
Spermiogenesis: Pematangan Sperma




                                         (Kapasitasi Sperma)

•   Pematangan spermatozoa terjadi di epididimis
•   Spermatozoa matang dalam waktu 1-10 hari
•   Umur spermatozoa di epididimis selama ±1 bulan
•   Sperma dewasa disimpan dalam ductus deferens dan dapat bertahan
    sampai berbulan-bulan
Sel Spermatozoa




                              KEPALA
• Bagian Penting
   – Nukleus (normalnya
     mengandung kromosom




                              LEHER
     X atau Y (salah satu))
   – Akrosom (hyaluronidase
     dan akrosinase):
     mencernakan membran
     ovum saat fertilisasi
   – Mitokondria

                              EKOR
     (powerhouse)
   – Ekor (Flagel:9+(2)
     mikrotubula):
     menggerakan sperma
Anatomi Uterus dan Tuba Falopii
                                                Fundus



                                                                             Tuba Fallopii




                                                    Corpus




               Cervix
                                                                             Ligamen
                          Canalis
                          Cervis                                           uteroserkal
                                                                       Os. External




Ket: Beberapa bagian yang penting dicetak tebal dengan huruf tebal dan besar
Fungsi Uterus: Tempat menstruasi, tempat implantasi dan merawat janin (normal)
Fungsi Tuba Falopii: fertilisasi, saluran ovum ke uterus
(+ 1.000.000)




  (13-45)
                (+ 300.000)



(FSH)                           28 days

                  (LH)



                      (+ 400)




                  Oogenesis dan
            Perkembangan Folikel
Sistem Reproduksi Manusia-2
Tujuan Pembelajaran
o Mengidentifikasi struktur ovarium
o Menginterpretasi proses ovulasi dan
  menstruasi
o Menjelaskan fertilisasi, gestasi, dan persalinan
o Menjelaskan pembentukkan ASI
o Menguraikan kelainan/penyakit yang
  disebabkan oleh kerusakkan organ reproduksi
Ovarium
Kontrol Hormon
Ovulasi dan
Menstruasi
Kontrol Hormon
terhadap Sistem
Reproduksi Pria
Ovarium: Indung Telur
                            Tunica
                            albuginea            Ooc
                                        Cortex   yte




              Medulla




Fungsi Ovarium: Menghasilkan gamet betina (ovum) dan hormon seks wanita
Kontrol Hormon
Ovulasi dan
Menstruasi
Fertilisasi
1. Fertilisasi diawali dengan (a)_____________
                                    sperma
   menembus membran (b)________ dengan bantuan
                               ovum
   (c)___________ yang mengandung enzim
           akrosom
   (d)_____________..
        hyaluronidase           Enzim tersebut
                       Zona pelusida
   mencernakan (e)_____________ yang berada di sekitar
         ovum
   (b)________ maka (a)________ dapat masuk ke dalam
                           sperma
   (b)________ .
         ovum

               sperma                    ovum
2. Setelah (a)_________memasuki (b)________ ,
   (b)________ terangsang untuk menyelesaikan
        ovum
   (c)___________ dengan membentuk satu pronukleus
        Meiosis II
   betina dan satu polar bodi. Ekor (a)________
                                        sperma
   menghilang, kepala (a)________ membentuk
                           sperma
   pronukleus jantan, kedua pronukleus bersenyawa,
   terbentuklah (d)________ . Proses tersebut
                     zigot
   merupakan bagian utama fertilisasi.
(Zigot)

Proses Fertilisasi
Gestasi (Kehamilan)
1. Fertilisasi (a)________ dan (b)______ terjadi di
                     sperma             ovum
                                                  zigot
   (c)_______pada alat reproduksi wanita. (d)______pada
        oviduk
   mulanya berupa satu sel sederhana sehingga untuk
   membentuk individu, (d)_____ memperbanyak sel secara
                                  zigot
   (e)_________ . Pada hari ke-4, (d)_____ berbentuk bola
          mitosis                          zigot
   padat yang disebut (f)_______ . Selama (e)_________ di
                              morula                  mitosis
   dalam (c)_______ , (d)______ digerakkan oleh silia
                oviduk         zigot
   mukosa (c)_______ untuk mencapai uterus. Pada hari ke-
                   oviduk
   5, (f)_______ berubah membentuk suatu rongga yang
          morula
   diisi cairan. Kumpulan dari sel-sel tersebut disebut
   (g)_________. (g)________ terdiri dari rongga
         blastosit        blastosit
   (h)____________ yang berisi cairan, sebelah luarnya
          blastocoel
   terdiri dari lapisan sel yang disebut (i)_________ . Di
                                               trophoblast
   dalam rongga terdapat kumpulan sel yang disebut
   (j)_____________ .
        Inner cell mass
Gestasi (Kehamilan)
                       trophoblast
2. Pada hari ke-7, (a)___________ menyekresikan enzim
  proteolitik (enzim yang dihasilkan oleh lisosom) yang
  mencernakan sel-sel (b)_____________ . Ketika
                            endometrium
  mengabsorbsi nutrient dari sel-sel (b)_____________ ,
                                            endometrium
  (d)_________ menembus masuk dengan terbenam di dalam
       blastosit
  lapisan (b)_____________ . Peristiwa ini disebut nidasi
               endometrium
  (implantasi). Dengan demikian, (d)_________ mendapat
                                         blastosit
  suplai darah rahim yang kaya nutrient dan oksigen yang
  sangat vital bagi pertumbuhannya. (a)___________
                                            trophoblast
  berproliferasi menjadi vili-vili chorionic yang akan
  berkembang menjadi plasenta. Plasenta diperlukan untuk
  pertukaran gas, makanan, dan sampah-sampah metabolisme
  dengan darah rahim ibu. Lapisan sel-sel di dalam rongga
      blastosit            Inner cell mass
  (d)_________ yaitu (e)_______________ akan berkembang
  menjadi embrio. Segera setelah nidasi, (b)_____________
                                                endometrium
  akan menutup kembali sehingga (d)_____ seluruhnya
                                          zigot
  terkubur di dalam (b)____________ .
                         endometrium
Gestasi (Kehamilan)
3. Sel-sel vili chorionic akan menyekresikan
   hormon (a)_________________________
                   Human chorionic gonadotropin (HCG)
   ke dalam darah ibu. Hormon (a)______      HCG
   bertindak sebagai LH yang mempertahankan
   (b)____________ di ovarium ibu tetap hidup
        Corpus luteum
   untuk menyekresikan (c)_________ dan
                                    estrogen
   (d)_________ untuk mempertahankan
        progesteron
   (e)_________ tetap terpelihara dan cocok
       endometrium
   untuk pertumbuhan janin. Hormon
   (a)______diekskresikan ke dalam urine wanita
         HCG
   hamil.
(hari ke-7)   (Trophectoderm)


Perkembangan Zigot
Nidasi:
Implantasi Zigot

 Degenerasi Zona Pellucida




 Sekresi enzim dari lisosom
          tropoblas




 Blastosit dapat menembus
       endometrium



Blastosit mendapatkan suplai
 nutrien dari endometrium
PERKEMBANGAN
                                    EMBRIO




Gambar : Struktur Embrio Muda
Gambar : Membran Embrionik
Janin saat Kehamilan
Kehamilan di Luar Kandungan
                    (Ectopic Pregnancy)
• Nidasi embryo
  di tempat
  selain rahim
• Penyebab:
  •   Penyempitan
      tuba
• Berbahaya
• Prevalensi:
  umur keha-
  milan 6-8
  minggu                Kemungkinan-kemungkinan abnormalitas
                                   tempat nidasi
Peristiwa
    Kembar
A: Kembar fraternal
terbentuk dari > 2 sel telur
yang dibuahi pada waktu
yang sama
B-C: Kembar Identik
Terbentuk dari satu zigot
yang membelah menjadi
dua individu
Persalinan
Sebelum persalinan, kadar     Hormon (b)________ tanpa
                                            estrogen
                              diimbangi hormon
hormon (a)__________
           progesteron        (a)___________ menyebabkan
                                  progesteron
menurun                       kontraksi (c)____________
                                              myometrium




Kontraksi (c)_____________
                myometrium    Kadar (d)_____________
                                         prostaglandin
menyebabkan (f)_______
                     fetus    meningkat yang dihasilkan dari
terdorong ke bawah, membuka   (e)_____________, akan
                                   endometrium
saluran (g)_______
             serviks          memperkuat kontraksi
                              (c)_____________
                                   myometrium
Persalinan (lanjutan)
Impuls sensoris menuju          Hormon (j)___________
                                              relaksin
(h)_____________dan
      hipothalamus              merangsang kontraksi
(i)_______________ melepaskan
     neurohypophyse             (c)____________ sampai bayi
                                     myometrium
(j)_____________
        oksitosin               dilahirkan
Kelenjar Mammae: Sekresi Air Susu

      Kelenjar
      Mammae


 (15-20)         •(dipisahkan
                  oleh Jaringan
  Lobus           Lemak)


                        •(dipisahkan
       Lobulus           oleh Jaringan
                         Ikat)


 Kelenjar
 keringat        •(Berkumpul
 (Tubulus         menjadi)
 alveolar)


       Ductus           •Melebar
      Mamillaris         menjadi



   Sinus         • Menuju
                                                         (Tortora, 2012)
 Lactiferu         Puting
(Ampulla)          Susu
                                         Puting Susu: mengalami penumpukan melanin
                                         sehingga berwarna gelap dan disebut areola
Fisiologi Laktasi
      dan ASI




• ASI (Air Susu Ibu) terdiri
  dari: 1.6% protein, 3.8%
  lemak, 7% laktosa, 700
  Kalori/L
• Kolostrum: ASI yang keluar
  pertama kali mengandung
  antibodi
Kontrol Hormon
terhadap Sistem
Reproduksi Pria
 • Fungsi utama:
    – GnRH: merangsang
      sekresi FSH dan LH
    – FSH : merangsang
      spermatogenesis,
      merangsang aktivitas
      sel-sel sertoli
    – LH: Aktivitas sel
      Leydig
    – Testosteron:
      spermatogenesis
    – Inhibin: mekanisme
      umpan balik
Abnormalitas genetik   Contoh: Hermafroditisme,
                       atau kongenital        berkelamin ganda,
                                              Sindrom Turner
Kelainan Klinik pada
                       Kanker                 Contoh: Kanker payudara,
                                              kanker serviks, kanker
Sistem Repdouksi
                                              testis

                       Infeksi dan Penyakit  Contoh: Syphilis,
                       Menular Seksual (PMS) Gonorrhea, NGO, Herpes

                       Masalah Fungsional     Contoh: Infertilitas,
                                              Impotensi, Ejakulasi dini


                       Lain-lain              Contoh: Masalah
                                              menstruasi
Kesimpulan
o Sistem reproduksi pada manusia melibatkan organ kelamin
  eksterna dan interna yang secara struktur dan fungsi berbeda
  pada pria dan wanita
o Persiapan untuk reproduksi diawali dari pembentukan sperma
  (spermatogenesis) pada pria dan ovum (oogenesis) pada
  wanita
o Fertilisasi antara sperma dan ovum menghasilkan zigot yang
  akan berkembang menjadi individu baru
“Jaga dengan baik ya seluruh
organ tubuh kalian. Be wise! ”
Sumber
Kurnadi, Kemal Adyana. 2009. Dasar-dasar Anatomi
  dan Fisiologi Tubuh Manusia. Bandung: Jurusan
  Pendidikan Biologi UPI.
Yatim, Wildan. 1990. Histologi. Bandung: Penerbit
  Tarsito.

Rpp reproduksi - copy (1)

  • 1.
    Sistem Reproduksi Manusia Creditby: Puti Siswandari With Kelompok 3 Anfisman 2009
  • 2.
    Reproduksi= ciri makhluk hidup= melestarikan jenis agar tidak punah
  • 3.
    Tujuan Pembelajaran 1. Mengidentifikasi struktur organ kelamin pria 2. Mengidentifikasi struktur organ kelamin wanita 3. Menjelaskan fungsi bagian organ kelamin pria 4. Menjelaskan fungsi bagian organ kelamin wanita 5. Menguraikan spermatogenesis 6. Menguraikan oogenesis
  • 4.
    Reproduksi Reproduksi ialah suatuproses dimana materi genetis diturunkan dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Dengan demikian keberadaan suatu spesies dapat dipertahankan. Pada manusia reproduksi jenis ini berlangsung dengan pembentukkan gamet melalui proses disebut meiosis.
  • 5.
    Catatan Penting! Untuk generasi muda yang masih muda yang terbentang luas kesempatan untuk berkarya:  Organ reproduksi hanya ada 1, tidak akan pernah ada penggantinya  Jaga organ reproduksi agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit yang dapat menyerang sistem reproduksi  Kenali organ reproduksi dengan mempelajari sistem reproduksi sebagai dasar untuk menjaga organ reproduksi
  • 6.
    Sistem Reproduksi o Berbedadengan sistem-sistem tubuh lainnya yang praktis identik antara wanita dan pria, sistem reproduksi pria dan wanita sangat berbeda ditinjau dari struktural maupun fungsional. o Tetapi keduanya mempunyai tujuan yang satu, yaitu dengan bekerja sama dapat mempertahankan kelanjutan generasi spesies manusia.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
  • 10.
    Testis: Kelenjar ReproduksiUtama pada Pria Testis (Tunica Albuginea) (+ 250) Lobulus (1-4) Tubulus Seminiferus Tubulus lurus Rete testis
  • 11.
    Testosteron o Hormon steroidyang disintesis dari kolesterol o Fungsi: membentuk dan mempertahankan tanda-tanda seks sekunder pria (contoh: pembesaran otot, pundak lebar, panggul sempit, suara rendah) o Testosteron juga memiliki sifat anabolisme misalnya merangsang pertumbuhan tulang, spermatogenesis, merangsang pertumbuhan dan perkembangan organ seks primer dan kelenjar tambahannya o Secara psikis, testosteron mempengaruhi pusat-pusat di otak sehingga menimbulkan sifat/tingkat laku dan keagresifan pria
  • 12.
    Kelenjar-Kelenjar Aksesoris Fungsi: mensekretkan gula dan vitamin Kelenjar Prostat Vesika Seminalis Fungsi: mensekretkan cairan alkalis (penetral pH), fosfolipid Kelenjar Bulbourethral Fungsi: mensekretkan lendir alkalis (pelicin)
  • 13.
    Tubulus Seminiferus • Sel Leydig: – berfungsi sebagai penghasil testosteron • Sel-Sel Sertoli – Menyuplai nutrien saat spermatogenesis – Memproduksi: • Blood-testes barrier • Androgen-binding protein • Inhibin – Memfagositosis zat sisa spermatogenesis • Fungsi : Tempat terjadinya Spermatogenesis
  • 14.
    Spermatogenesis: Produksi Sel Gamet Pria • Selalu terjadi secara sinkron karena adanya jembatan sitoplasma sebagai akibat dari sitokinesis tidak sempurna saat meiosis I • Memproduksi + 300 juta sperma sejak pubertas sampai kematian • Selesai dalam 3 minggu • Sperma dewasa disimpan dalam n= 23 chromosome ductus deferens dan dapat 2n=2.23 chromosome bertahan sampai berbulan-bulan
  • 15.
    Spermiogenesis: Pematangan Sperma (Kapasitasi Sperma) • Pematangan spermatozoa terjadi di epididimis • Spermatozoa matang dalam waktu 1-10 hari • Umur spermatozoa di epididimis selama ±1 bulan • Sperma dewasa disimpan dalam ductus deferens dan dapat bertahan sampai berbulan-bulan
  • 16.
    Sel Spermatozoa KEPALA • Bagian Penting – Nukleus (normalnya mengandung kromosom LEHER X atau Y (salah satu)) – Akrosom (hyaluronidase dan akrosinase): mencernakan membran ovum saat fertilisasi – Mitokondria EKOR (powerhouse) – Ekor (Flagel:9+(2) mikrotubula): menggerakan sperma
  • 17.
    Anatomi Uterus danTuba Falopii Fundus Tuba Fallopii Corpus Cervix Ligamen Canalis Cervis uteroserkal Os. External Ket: Beberapa bagian yang penting dicetak tebal dengan huruf tebal dan besar Fungsi Uterus: Tempat menstruasi, tempat implantasi dan merawat janin (normal) Fungsi Tuba Falopii: fertilisasi, saluran ovum ke uterus
  • 18.
    (+ 1.000.000) (13-45) (+ 300.000) (FSH) 28 days (LH) (+ 400) Oogenesis dan Perkembangan Folikel
  • 19.
  • 20.
    Tujuan Pembelajaran o Mengidentifikasistruktur ovarium o Menginterpretasi proses ovulasi dan menstruasi o Menjelaskan fertilisasi, gestasi, dan persalinan o Menjelaskan pembentukkan ASI o Menguraikan kelainan/penyakit yang disebabkan oleh kerusakkan organ reproduksi
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
    Ovarium: Indung Telur Tunica albuginea Ooc Cortex yte Medulla Fungsi Ovarium: Menghasilkan gamet betina (ovum) dan hormon seks wanita
  • 25.
  • 26.
    Fertilisasi 1. Fertilisasi diawalidengan (a)_____________ sperma menembus membran (b)________ dengan bantuan ovum (c)___________ yang mengandung enzim akrosom (d)_____________.. hyaluronidase Enzim tersebut Zona pelusida mencernakan (e)_____________ yang berada di sekitar ovum (b)________ maka (a)________ dapat masuk ke dalam sperma (b)________ . ovum sperma ovum 2. Setelah (a)_________memasuki (b)________ , (b)________ terangsang untuk menyelesaikan ovum (c)___________ dengan membentuk satu pronukleus Meiosis II betina dan satu polar bodi. Ekor (a)________ sperma menghilang, kepala (a)________ membentuk sperma pronukleus jantan, kedua pronukleus bersenyawa, terbentuklah (d)________ . Proses tersebut zigot merupakan bagian utama fertilisasi.
  • 27.
  • 28.
    Gestasi (Kehamilan) 1. Fertilisasi(a)________ dan (b)______ terjadi di sperma ovum zigot (c)_______pada alat reproduksi wanita. (d)______pada oviduk mulanya berupa satu sel sederhana sehingga untuk membentuk individu, (d)_____ memperbanyak sel secara zigot (e)_________ . Pada hari ke-4, (d)_____ berbentuk bola mitosis zigot padat yang disebut (f)_______ . Selama (e)_________ di morula mitosis dalam (c)_______ , (d)______ digerakkan oleh silia oviduk zigot mukosa (c)_______ untuk mencapai uterus. Pada hari ke- oviduk 5, (f)_______ berubah membentuk suatu rongga yang morula diisi cairan. Kumpulan dari sel-sel tersebut disebut (g)_________. (g)________ terdiri dari rongga blastosit blastosit (h)____________ yang berisi cairan, sebelah luarnya blastocoel terdiri dari lapisan sel yang disebut (i)_________ . Di trophoblast dalam rongga terdapat kumpulan sel yang disebut (j)_____________ . Inner cell mass
  • 29.
    Gestasi (Kehamilan) trophoblast 2. Pada hari ke-7, (a)___________ menyekresikan enzim proteolitik (enzim yang dihasilkan oleh lisosom) yang mencernakan sel-sel (b)_____________ . Ketika endometrium mengabsorbsi nutrient dari sel-sel (b)_____________ , endometrium (d)_________ menembus masuk dengan terbenam di dalam blastosit lapisan (b)_____________ . Peristiwa ini disebut nidasi endometrium (implantasi). Dengan demikian, (d)_________ mendapat blastosit suplai darah rahim yang kaya nutrient dan oksigen yang sangat vital bagi pertumbuhannya. (a)___________ trophoblast berproliferasi menjadi vili-vili chorionic yang akan berkembang menjadi plasenta. Plasenta diperlukan untuk pertukaran gas, makanan, dan sampah-sampah metabolisme dengan darah rahim ibu. Lapisan sel-sel di dalam rongga blastosit Inner cell mass (d)_________ yaitu (e)_______________ akan berkembang menjadi embrio. Segera setelah nidasi, (b)_____________ endometrium akan menutup kembali sehingga (d)_____ seluruhnya zigot terkubur di dalam (b)____________ . endometrium
  • 30.
    Gestasi (Kehamilan) 3. Sel-selvili chorionic akan menyekresikan hormon (a)_________________________ Human chorionic gonadotropin (HCG) ke dalam darah ibu. Hormon (a)______ HCG bertindak sebagai LH yang mempertahankan (b)____________ di ovarium ibu tetap hidup Corpus luteum untuk menyekresikan (c)_________ dan estrogen (d)_________ untuk mempertahankan progesteron (e)_________ tetap terpelihara dan cocok endometrium untuk pertumbuhan janin. Hormon (a)______diekskresikan ke dalam urine wanita HCG hamil.
  • 31.
    (hari ke-7) (Trophectoderm) Perkembangan Zigot
  • 32.
    Nidasi: Implantasi Zigot DegenerasiZona Pellucida Sekresi enzim dari lisosom tropoblas Blastosit dapat menembus endometrium Blastosit mendapatkan suplai nutrien dari endometrium
  • 33.
    PERKEMBANGAN EMBRIO Gambar : Struktur Embrio Muda
  • 34.
  • 35.
  • 36.
    Kehamilan di LuarKandungan (Ectopic Pregnancy) • Nidasi embryo di tempat selain rahim • Penyebab: • Penyempitan tuba • Berbahaya • Prevalensi: umur keha- milan 6-8 minggu Kemungkinan-kemungkinan abnormalitas tempat nidasi
  • 37.
    Peristiwa Kembar A: Kembar fraternal terbentuk dari > 2 sel telur yang dibuahi pada waktu yang sama B-C: Kembar Identik Terbentuk dari satu zigot yang membelah menjadi dua individu
  • 38.
    Persalinan Sebelum persalinan, kadar Hormon (b)________ tanpa estrogen diimbangi hormon hormon (a)__________ progesteron (a)___________ menyebabkan progesteron menurun kontraksi (c)____________ myometrium Kontraksi (c)_____________ myometrium Kadar (d)_____________ prostaglandin menyebabkan (f)_______ fetus meningkat yang dihasilkan dari terdorong ke bawah, membuka (e)_____________, akan endometrium saluran (g)_______ serviks memperkuat kontraksi (c)_____________ myometrium
  • 39.
    Persalinan (lanjutan) Impuls sensorismenuju Hormon (j)___________ relaksin (h)_____________dan hipothalamus merangsang kontraksi (i)_______________ melepaskan neurohypophyse (c)____________ sampai bayi myometrium (j)_____________ oksitosin dilahirkan
  • 40.
    Kelenjar Mammae: SekresiAir Susu Kelenjar Mammae (15-20) •(dipisahkan oleh Jaringan Lobus Lemak) •(dipisahkan Lobulus oleh Jaringan Ikat) Kelenjar keringat •(Berkumpul (Tubulus menjadi) alveolar) Ductus •Melebar Mamillaris menjadi Sinus • Menuju (Tortora, 2012) Lactiferu Puting (Ampulla) Susu Puting Susu: mengalami penumpukan melanin sehingga berwarna gelap dan disebut areola
  • 41.
    Fisiologi Laktasi dan ASI • ASI (Air Susu Ibu) terdiri dari: 1.6% protein, 3.8% lemak, 7% laktosa, 700 Kalori/L • Kolostrum: ASI yang keluar pertama kali mengandung antibodi
  • 42.
    Kontrol Hormon terhadap Sistem ReproduksiPria • Fungsi utama: – GnRH: merangsang sekresi FSH dan LH – FSH : merangsang spermatogenesis, merangsang aktivitas sel-sel sertoli – LH: Aktivitas sel Leydig – Testosteron: spermatogenesis – Inhibin: mekanisme umpan balik
  • 43.
    Abnormalitas genetik Contoh: Hermafroditisme, atau kongenital berkelamin ganda, Sindrom Turner Kelainan Klinik pada Kanker Contoh: Kanker payudara, kanker serviks, kanker Sistem Repdouksi testis Infeksi dan Penyakit Contoh: Syphilis, Menular Seksual (PMS) Gonorrhea, NGO, Herpes Masalah Fungsional Contoh: Infertilitas, Impotensi, Ejakulasi dini Lain-lain Contoh: Masalah menstruasi
  • 44.
    Kesimpulan o Sistem reproduksipada manusia melibatkan organ kelamin eksterna dan interna yang secara struktur dan fungsi berbeda pada pria dan wanita o Persiapan untuk reproduksi diawali dari pembentukan sperma (spermatogenesis) pada pria dan ovum (oogenesis) pada wanita o Fertilisasi antara sperma dan ovum menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi individu baru
  • 45.
    “Jaga dengan baikya seluruh organ tubuh kalian. Be wise! ”
  • 46.
    Sumber Kurnadi, Kemal Adyana.2009. Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia. Bandung: Jurusan Pendidikan Biologi UPI. Yatim, Wildan. 1990. Histologi. Bandung: Penerbit Tarsito.