TUGAS 
RANCANG PABRIK 
“ Rancang Pabrik Agroindustri Nugget Ayam“ 
Dosen: 
Ir. Idrial 
DISUSUN OLEH : 
Desi Amalia Kusuma Dewi 
B4 1111 027 
PROGRAM DIPLOMA IV 
TEKNOLOGI PANGAN DAN GIZI 
POLITEKNIK NEGERI JEMBER 
2014
A. Profil Produk Agroindustri 
Gambar 1. Produk Nugget Ayam 
Nugget merupakan salah satu bentuk produk makanan beku siap saji yang terbuat 
dari daging giling yang diberi bumbu, dicampur bahan pengikat lalu dicetak dalam 
bentuk potongan empat persegi dan dilapisi dengan tepung berbumbu (battered dan 
braded), kemudian mengalami pemanasan sampai setengah matang (precooked), 
kemudian dibekukan. Produk beku siap saji ini hanya memerlukan waktu penggorengan 
selama 1 menit pada suhu 150º C dengan proses penggorengan rendam (deep fat frying). 
Nugget memiliki tekstur yang berbeda-beda tergantung dari bahan asalnya. Berikut 
merupakan tahapan pembuatan nugget ayam: 
Gambar 2. Bagan alir pembuatan nugget ayam
Produk nugget dapat dibuat dari daging sapi, ayam, ikan dan lain-lain, tetapi yang 
populer di masyarakat adalah nugget ayam. Bahan baku daging untuk nugget, dapat 
menggunakan bagian daging dari karkas. Jenis daging ini bernilai ekonomis rendah 
(misalnya karena cacat, bukan karena telah rusak atau tidak segar) jika dijual dalam 
bentuk utuh, dengan dibuat ke dalam bentuk nugget maka nilai ekonomisnya menjadi 
jauh lebih tinggi. 
B. Pemilihan Lokasi 
Tiap-tiap perusahaan agroindustri memiliki pemilihan lokasi yang berbeda-beda 
bergantung pada point penting dalam seluruh cakupan pengolahannya dari hulu hingga 
hilir termasuk juga pada lingkungan sekitar. Point-point penting yang harus diperhatikan 
diantaranya; lokasi pasar, lokasi sumber bahan baku, lokasi alat angkutan, sumber energi, 
iklim, buruh dan tingkat upahnya, undang-undang dan sistem perpajakan, sikap 
masyarakat setempat, serta air dan limbah industri. 
Berdasarkan aspek-aspek dasar pemilihan lokasi maka rancang pabrik 
agroindustri nugget ayam yang akan dibuat ini dilokasikan di daerah Pasuruan Dimana 
jaraknya tidak begitu jauh dari Surabaya yang merupakan ibukota propinsi Jawa Timur, 
serta sebagai pusat bisnis di Jawa Timur yang dijadikan sebagai kota pasar utama. Selain 
itu dengan adanya pelabuhan mempermudah pendistribusian produk hingga Bali dan 
Kalimantan. Sehingga mendapatkan lokasi pasar yang mudah. Lokasi pabrik dekat 
dengan jalan raya, namun cukup berjauhan dengan perumahan penduduk, sehingga tidak 
mengganggu kegiatan produksi maupun kehidupan penduduk sekitarnya. Pada bagian 
samping dan belakang pabrik terdapat aliran Sungai yang digunakan sebagai 
pembuangan akhir limbah perusahaan setelah melalui unit proses pengolahan limbah. 
Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi nugget ayam pada perusahaan 
ini yaitu berupa ayam potong dalam jumlah yang sangat besar. Sehingga akan lebih baik 
jika bahan baku tersebut diproduksi sendiri oleh perusahaan. Selain dapat menekan cost 
perusahaan, juga dapat mempermudah perusahaan dalam memperoleh bahan baku. Maka 
perusahaan akan membuat unit peternakan ayam yang tidak jauh dari unit pengolahan 
hasil ternaknya. 
Penentuan lokasi pabrik juga mendapat kemudahan dalam memperoleh tenaga 
kerja. Tenaga kerja yang diambil berasal dari daerah Pasuruan serta pekerja yang berasal
dari daerah di Jawa Timur selain Pasuruan. Selain itu lokasi pabrik yang dekat dengan 
jalan raya dan jalan propinsi memudahkan pengiriman bahan baku dan hasil produksi. 
Penentuan lokasi pabrik yang telah ditetapkan ini dihasilkan dari dilakukannya 
penentuan lokasi pabrik dengan metode beban skor, dimana faktor yang dinilai antara 
lain: lokasi pasar, sumber bahan baku, sarana transportasi, hubungan masyarakat,tenaga 
kerja, limbah. 
Keterangan skor: 
1 = kurang 
2 = sedang 
3 = baik 
4 = baik sekali 
Keterangan daerah: 
Jember = JBR 
Pasuruan = PSR 
Purworejo = PWJ 
Bobot faktor: 
 Lokasi pasar = 22 
 Sumber bahan baku = 13 
 Sarana transportasi = 20 
 Hubungan masyarakat = 12 
 Tenaga kerja = 18 
 Limbah = 15 
Faktor yang dinilai Bobot 
skor Bobot X Skor 
JBR PSR PWJ JBR PSR PWJ 
Lokasi pasar 22 2 4 2 44 88 44 
Sumber bahan baku 13 4 4 4 52 52 52 
Sarana transportasi 20 2 4 3 40 80 60 
Hubungan masyarakat 12 3 3 3 36 36 36 
Tenaga kerja 18 3 3 3 54 54 54 
Limbah 15 2 3 2 30 45 30 
TOTAL 256 289 276
C. Denah Pabrik Nugget Ayam 
Gambar 3. Layout ruang produksi 
Penataan ruang produksi atau pengolahan diatur secara sistematis berdasarkan urutan 
kerja, yaitu ruang penerimaan dan penyimpanan bahan baku atau disebut gudang bahan 
baku, ruang preparasi I, ruang preparasi II, ruang pencetakan (forming), ruang 
penggorengan dan pemanasan atau pemanggangan (frying dan baking), ruang 
pengemasan (packing) dan ruang penyimpanan produk akhir (finish good warehouse).

Rancangan Pabrik Nugget Ayam

  • 1.
    TUGAS RANCANG PABRIK “ Rancang Pabrik Agroindustri Nugget Ayam“ Dosen: Ir. Idrial DISUSUN OLEH : Desi Amalia Kusuma Dewi B4 1111 027 PROGRAM DIPLOMA IV TEKNOLOGI PANGAN DAN GIZI POLITEKNIK NEGERI JEMBER 2014
  • 2.
    A. Profil ProdukAgroindustri Gambar 1. Produk Nugget Ayam Nugget merupakan salah satu bentuk produk makanan beku siap saji yang terbuat dari daging giling yang diberi bumbu, dicampur bahan pengikat lalu dicetak dalam bentuk potongan empat persegi dan dilapisi dengan tepung berbumbu (battered dan braded), kemudian mengalami pemanasan sampai setengah matang (precooked), kemudian dibekukan. Produk beku siap saji ini hanya memerlukan waktu penggorengan selama 1 menit pada suhu 150º C dengan proses penggorengan rendam (deep fat frying). Nugget memiliki tekstur yang berbeda-beda tergantung dari bahan asalnya. Berikut merupakan tahapan pembuatan nugget ayam: Gambar 2. Bagan alir pembuatan nugget ayam
  • 3.
    Produk nugget dapatdibuat dari daging sapi, ayam, ikan dan lain-lain, tetapi yang populer di masyarakat adalah nugget ayam. Bahan baku daging untuk nugget, dapat menggunakan bagian daging dari karkas. Jenis daging ini bernilai ekonomis rendah (misalnya karena cacat, bukan karena telah rusak atau tidak segar) jika dijual dalam bentuk utuh, dengan dibuat ke dalam bentuk nugget maka nilai ekonomisnya menjadi jauh lebih tinggi. B. Pemilihan Lokasi Tiap-tiap perusahaan agroindustri memiliki pemilihan lokasi yang berbeda-beda bergantung pada point penting dalam seluruh cakupan pengolahannya dari hulu hingga hilir termasuk juga pada lingkungan sekitar. Point-point penting yang harus diperhatikan diantaranya; lokasi pasar, lokasi sumber bahan baku, lokasi alat angkutan, sumber energi, iklim, buruh dan tingkat upahnya, undang-undang dan sistem perpajakan, sikap masyarakat setempat, serta air dan limbah industri. Berdasarkan aspek-aspek dasar pemilihan lokasi maka rancang pabrik agroindustri nugget ayam yang akan dibuat ini dilokasikan di daerah Pasuruan Dimana jaraknya tidak begitu jauh dari Surabaya yang merupakan ibukota propinsi Jawa Timur, serta sebagai pusat bisnis di Jawa Timur yang dijadikan sebagai kota pasar utama. Selain itu dengan adanya pelabuhan mempermudah pendistribusian produk hingga Bali dan Kalimantan. Sehingga mendapatkan lokasi pasar yang mudah. Lokasi pabrik dekat dengan jalan raya, namun cukup berjauhan dengan perumahan penduduk, sehingga tidak mengganggu kegiatan produksi maupun kehidupan penduduk sekitarnya. Pada bagian samping dan belakang pabrik terdapat aliran Sungai yang digunakan sebagai pembuangan akhir limbah perusahaan setelah melalui unit proses pengolahan limbah. Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi nugget ayam pada perusahaan ini yaitu berupa ayam potong dalam jumlah yang sangat besar. Sehingga akan lebih baik jika bahan baku tersebut diproduksi sendiri oleh perusahaan. Selain dapat menekan cost perusahaan, juga dapat mempermudah perusahaan dalam memperoleh bahan baku. Maka perusahaan akan membuat unit peternakan ayam yang tidak jauh dari unit pengolahan hasil ternaknya. Penentuan lokasi pabrik juga mendapat kemudahan dalam memperoleh tenaga kerja. Tenaga kerja yang diambil berasal dari daerah Pasuruan serta pekerja yang berasal
  • 4.
    dari daerah diJawa Timur selain Pasuruan. Selain itu lokasi pabrik yang dekat dengan jalan raya dan jalan propinsi memudahkan pengiriman bahan baku dan hasil produksi. Penentuan lokasi pabrik yang telah ditetapkan ini dihasilkan dari dilakukannya penentuan lokasi pabrik dengan metode beban skor, dimana faktor yang dinilai antara lain: lokasi pasar, sumber bahan baku, sarana transportasi, hubungan masyarakat,tenaga kerja, limbah. Keterangan skor: 1 = kurang 2 = sedang 3 = baik 4 = baik sekali Keterangan daerah: Jember = JBR Pasuruan = PSR Purworejo = PWJ Bobot faktor:  Lokasi pasar = 22  Sumber bahan baku = 13  Sarana transportasi = 20  Hubungan masyarakat = 12  Tenaga kerja = 18  Limbah = 15 Faktor yang dinilai Bobot skor Bobot X Skor JBR PSR PWJ JBR PSR PWJ Lokasi pasar 22 2 4 2 44 88 44 Sumber bahan baku 13 4 4 4 52 52 52 Sarana transportasi 20 2 4 3 40 80 60 Hubungan masyarakat 12 3 3 3 36 36 36 Tenaga kerja 18 3 3 3 54 54 54 Limbah 15 2 3 2 30 45 30 TOTAL 256 289 276
  • 5.
    C. Denah PabrikNugget Ayam Gambar 3. Layout ruang produksi Penataan ruang produksi atau pengolahan diatur secara sistematis berdasarkan urutan kerja, yaitu ruang penerimaan dan penyimpanan bahan baku atau disebut gudang bahan baku, ruang preparasi I, ruang preparasi II, ruang pencetakan (forming), ruang penggorengan dan pemanasan atau pemanggangan (frying dan baking), ruang pengemasan (packing) dan ruang penyimpanan produk akhir (finish good warehouse).