Ariyana Isti Kusumayani
               11410144
Neo Psikoanalisa disebut juga
          sebagai Neo Freudianisme 
          Yaitu teori2 yg pd dasarnya dr
              teori2 Psikoanalisa yg
                  dkembangkan


Alfred Adler          Carl Gustav
                                           Erik Erikson
                         Jung
Perbedaan tajam antara ajaran Freud
        dengan ajaran Adler

   Freud                       Adler

Tingkah laku didorong oleh      Manusia pd dasarx adlh makhluk
   insting; pada pandang     sosial maka manusia pertama2
   Jung, tingkah laku        dimotivasikn oleh dorongan sosial,
   didorong oleh arketipe-   buktinya:
   aketipe. Baik insting     a. Indvdu sll menghub diri dgn org
   maupun arkhetipe dibawa      lain
   bayi sejak lahir          b. Org ikut dlm kegiatan2 sosial
                             c. Men4kan kesejahteraan sosial diatas
                                kepentingan sendiri
                             d. Manusia mengembangkan gaya
                                hidup yg mengutamakakan
                                orientasi sosial
Manusia lahir dengan tubuh yang
      lemah dan inferior sehingga
    mengakibatkan ketergantungan
            pada orang lain.
                                                              O
                                                              U
Kekuatan dinamis dibalik perilaku manusia adalah berjuang     t
       untuk meraih keberhasilan atau superioritas            l
                                                              i
    Persepsi subjektif manusia membetuk perilaku dan          n
                       kepribadiannya                         e

       Kepribadian itu menyatu dan konsisten diri             T
                                                              e
                                                              o
Nilai dari semua aktivitas manusia harus dilihat dari sudut   r
                   pandang minat sosial                       i
  Struktur kepribadian yang self-consistent berkembang
                                                              A
              menjadi gaya hidup seseorang
                                                              d
                                                              l
     Gaya hidup dibentuk oleh daya kreatif manusia            e
                                                              r
PERBEDAAN TEORI JUNG DAN FREUD
     Menurut Jung, tingkah laku manusia ditentukan tidak hanya oleh sejarah
individu dan rasi (kausalitas) tetapi juga oleh tujuan-tujuan dan aspirasi-aspirasi
(teleologi).

     Baik masa lampau sebagai aktualitas maupun masa depan sebagai potensialitas
sama-sama membimbing tingkah laku orang sekarang.

     Pandangan Jung tentang kepribadian adalah prospektif dalam arti bahwa ia
melihat ke depan ke arah garis perkembangan sang pribadi di masa depan dan
retrospektif dalam arti bahwa ia memperhatikan masa lampau. Bagi Freud, hanya ada
pengulangan yang tak habis-habisnya atas tema-tema insting sampai ajal menjelang.

      Bagi Jung, ada perkembangan yang konstan dan sering kali kreatif, pencarian
ke arah keparipurnaan dan kepenuhan, serta kerinduan untuk lahir kembali.

     Jung melihat kepribadian individu sebagai produk dan wadah sejarah leluhur.

   Freud menekankan asal-usul kepribadian pada kanak-kanak sedangkan Jung
menekankan asal-usul kepribadian pada ras.
Struktur Kepribadian Jung
     Jung menyatakan bahwasanya keseluruhan kepribadian atas
            sejumlah sistem yang berbeda-beda, yaitu :
1.    Ego
2. Ketidaksadaran pribadi
3. Ketidaksadaran kolektiv
4. Arketipe
5. Sikap-sikap ( introversi dan Exstroversi)
6. Fungsi-fungsi thinking, feeling, sensing, intuisi
7. Diri
Erikson memberi jiwa baru kedalam teori psikoanalisis,
dengan memberi perhatian yang lebih kepada ego daripada
id dan superego. Dia masih tetap menghargai teori Freud,
namun mengembangkan ide-ide khususnya alam
hubungannya dengan tahap perkembangan dan peran sosial
terhadap pembentukan ego.
Menurutnya ego memiliki sifat adaptif, kreatif, dan otonom
(adaptable, creative, and autonomy). Dia memandang
lingkungan bukan semata-mata menghambat dan
menghukum (Freud), tetapi juga mendorong dan
membantu individu.
Perbedaan teori Sigmund Freud
          dan Erikson
TEORI FREUD                       TEORI ERIKSON

1. Psikoseksual                   1. Psikososial
Semua organ dalam tubuh harus     Berhubungan dengan lingkungan
 terpenuhi.

2. Ego                            2. Ego Kreatif
Pada tahap ini ego sebagai        Memecahkan masalah, berpikir
penyeimbang dan bersifat pasif.   kreatif, semua tahap berfungsi.

3. Tahap perkembangan mulai dari 3. Ada 8 tahap perkembangan.
Oral sampai Genital ( kematangn Tahap perkembangan seumur
organ-organ seksual ).           hidup dan mendapat pengaruh
                                 dari lingkungan
Struktur kepribadian




                                                TAHAP
EGO KREATIF
                                            PERKEMBANGAN




         EGO OTONOMI                      ASPEK
          FUNGSIONAL                  PSIKOSEKSUAL
Ego yang sempurna digambarkan oleh Erikson memiliki tiga dimensi yaitu:

1. Faktualitas : Kumpulan fakta,data, dan metode yang dapat diverifikasi
   dengan metode kerja yang sedang berlaku. Ego ini berisi kumpulan fakta
   dan data hasil interaksi dengan lingkungan.
2. Universalitas : berkaitan dengan kesadaran akan kenyataan yang
   menghubungkan hal yang praktis dan kongkrit dengan pandangan
   semesta, mirip dengan prinsip realita dari Freud.
3. Aktualitas : cara dalam berhubungan satu dengan yang lain, memperkuat
   hubungan untuk mencapai tujuan bersama. Ego adalah realitas
   keyakinan, terus mengembangkan cara baru dalam memecahkan masalah
   kehidupan, menjadi lebuh efektif, prospektif, dan progresif.

Erikson menemukan tiga aspek ego yang saling berhubungan pada semua
   tahap kehidupan yaitu:
1. Body Ego : mengacu ke pengalaman orang dengan tubuh/fisiknya
    sendiri.
2. Ego ideal : gambaran mengenai bagaimana seharusnya diri, sesuatu yang
    bersifat ideal.
3. Ego identity : gambaran mengenai diri dalam berbagai peran sosial.
Ciri khas psikologi ego dari Erikson sebagai berikut :

1. Erikson menekankan kesadaran individu untuk menyesuaikan diri
   dengan pengaruh sosial. Pusat perhatiannya adalah kematangan
   ego yang sehat.
2. Erikson berusaha mengembangkan teori insting dari Freud dengan
   menambah konsep epigenetik kepribadian.
3. Erikson secara eksplisit mengemukakan bahwa motif mungkin
   berasal dari implus id yang tak sadar, namun motif bisa
   membebaskan diri dari id seperti individu meninggalkan peran
   sosial dimasa lalu.
4. Erikson menganggap ego sebagai sumber kasadaran diri seseorang.
   Ego mengembangkan perasaan keberlanjutan diri dengan masa
   lalu dan masa yang akan datang.
Teori prkembangan psikososial menekankan pentingya interaksi
dalam pengembangan kepribadian. Ada 6 pokok pikiran menegenai
teori ini yaitu :

1. Prinsip Epigenetik
2. Interaksi bertentangan : disetiap tahap ada konflik psikososial
   antara elemen sintonik (harmonisous)dan distonik (disruptive)
   yang dibutuhkan oleh kepribadian.
3. Kekuatan ego : setiap tahap hasilnya akan mempengaruhi atau
   mengembangkan ego sifat yang baik (virtue).
4. Aspek somatis : aspek biological dari perkembangan manusia.
5. Konflik dan peristiwa : peristiwa pada awal perkembangan tidak
   berdampak langsung pada perkembangna kepribadian selanjutnya.
   Nerosis disebabkan oleh pancaragam, meliputi peristiwa masa lalu,
   kini, dan masa yang akan datang.
6. Pada masa adolesen dan sesudahnya, perkembangan kepribadian
   ditandai oleh krisis identitas, yang dinamakan “titik balik, priode
   peningkatan bahaya dan memuncaknya potensi.”
Tahap-Tahap Perkembangan

  1.   FASE BAYI (0-1 TAHUN)
  2.   FASE ANAK-ANAK (1-3 TAHUN)
  3.   USIA BERMAIN (3-6 TAHUN)
  4.   USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN)
  5.   ADOLESEN (12-20 TAHUN)
  6.   DEWASA AWAL (20-30 TAHUN)
  7.   DEWASA (30-65 TAHUN)
  8.   USIA TUA (>65 TAHUN)
Terima Kasih 

Neo psikoanalisa

  • 1.
  • 2.
    Neo Psikoanalisa disebutjuga sebagai Neo Freudianisme  Yaitu teori2 yg pd dasarnya dr teori2 Psikoanalisa yg dkembangkan Alfred Adler Carl Gustav Erik Erikson Jung
  • 3.
    Perbedaan tajam antaraajaran Freud dengan ajaran Adler  Freud  Adler Tingkah laku didorong oleh Manusia pd dasarx adlh makhluk insting; pada pandang sosial maka manusia pertama2 Jung, tingkah laku dimotivasikn oleh dorongan sosial, didorong oleh arketipe- buktinya: aketipe. Baik insting a. Indvdu sll menghub diri dgn org maupun arkhetipe dibawa lain bayi sejak lahir b. Org ikut dlm kegiatan2 sosial c. Men4kan kesejahteraan sosial diatas kepentingan sendiri d. Manusia mengembangkan gaya hidup yg mengutamakakan orientasi sosial
  • 4.
    Manusia lahir dengantubuh yang lemah dan inferior sehingga mengakibatkan ketergantungan pada orang lain. O U Kekuatan dinamis dibalik perilaku manusia adalah berjuang t untuk meraih keberhasilan atau superioritas l i Persepsi subjektif manusia membetuk perilaku dan n kepribadiannya e Kepribadian itu menyatu dan konsisten diri T e o Nilai dari semua aktivitas manusia harus dilihat dari sudut r pandang minat sosial i Struktur kepribadian yang self-consistent berkembang A menjadi gaya hidup seseorang d l Gaya hidup dibentuk oleh daya kreatif manusia e r
  • 5.
    PERBEDAAN TEORI JUNGDAN FREUD Menurut Jung, tingkah laku manusia ditentukan tidak hanya oleh sejarah individu dan rasi (kausalitas) tetapi juga oleh tujuan-tujuan dan aspirasi-aspirasi (teleologi). Baik masa lampau sebagai aktualitas maupun masa depan sebagai potensialitas sama-sama membimbing tingkah laku orang sekarang. Pandangan Jung tentang kepribadian adalah prospektif dalam arti bahwa ia melihat ke depan ke arah garis perkembangan sang pribadi di masa depan dan retrospektif dalam arti bahwa ia memperhatikan masa lampau. Bagi Freud, hanya ada pengulangan yang tak habis-habisnya atas tema-tema insting sampai ajal menjelang. Bagi Jung, ada perkembangan yang konstan dan sering kali kreatif, pencarian ke arah keparipurnaan dan kepenuhan, serta kerinduan untuk lahir kembali. Jung melihat kepribadian individu sebagai produk dan wadah sejarah leluhur. Freud menekankan asal-usul kepribadian pada kanak-kanak sedangkan Jung menekankan asal-usul kepribadian pada ras.
  • 6.
    Struktur Kepribadian Jung Jung menyatakan bahwasanya keseluruhan kepribadian atas sejumlah sistem yang berbeda-beda, yaitu : 1. Ego 2. Ketidaksadaran pribadi 3. Ketidaksadaran kolektiv 4. Arketipe 5. Sikap-sikap ( introversi dan Exstroversi) 6. Fungsi-fungsi thinking, feeling, sensing, intuisi 7. Diri
  • 7.
    Erikson memberi jiwabaru kedalam teori psikoanalisis, dengan memberi perhatian yang lebih kepada ego daripada id dan superego. Dia masih tetap menghargai teori Freud, namun mengembangkan ide-ide khususnya alam hubungannya dengan tahap perkembangan dan peran sosial terhadap pembentukan ego. Menurutnya ego memiliki sifat adaptif, kreatif, dan otonom (adaptable, creative, and autonomy). Dia memandang lingkungan bukan semata-mata menghambat dan menghukum (Freud), tetapi juga mendorong dan membantu individu.
  • 8.
    Perbedaan teori SigmundFreud dan Erikson TEORI FREUD TEORI ERIKSON 1. Psikoseksual 1. Psikososial Semua organ dalam tubuh harus Berhubungan dengan lingkungan terpenuhi. 2. Ego 2. Ego Kreatif Pada tahap ini ego sebagai Memecahkan masalah, berpikir penyeimbang dan bersifat pasif. kreatif, semua tahap berfungsi. 3. Tahap perkembangan mulai dari 3. Ada 8 tahap perkembangan. Oral sampai Genital ( kematangn Tahap perkembangan seumur organ-organ seksual ). hidup dan mendapat pengaruh dari lingkungan
  • 9.
    Struktur kepribadian TAHAP EGO KREATIF PERKEMBANGAN EGO OTONOMI ASPEK FUNGSIONAL PSIKOSEKSUAL
  • 10.
    Ego yang sempurnadigambarkan oleh Erikson memiliki tiga dimensi yaitu: 1. Faktualitas : Kumpulan fakta,data, dan metode yang dapat diverifikasi dengan metode kerja yang sedang berlaku. Ego ini berisi kumpulan fakta dan data hasil interaksi dengan lingkungan. 2. Universalitas : berkaitan dengan kesadaran akan kenyataan yang menghubungkan hal yang praktis dan kongkrit dengan pandangan semesta, mirip dengan prinsip realita dari Freud. 3. Aktualitas : cara dalam berhubungan satu dengan yang lain, memperkuat hubungan untuk mencapai tujuan bersama. Ego adalah realitas keyakinan, terus mengembangkan cara baru dalam memecahkan masalah kehidupan, menjadi lebuh efektif, prospektif, dan progresif. Erikson menemukan tiga aspek ego yang saling berhubungan pada semua tahap kehidupan yaitu: 1. Body Ego : mengacu ke pengalaman orang dengan tubuh/fisiknya sendiri. 2. Ego ideal : gambaran mengenai bagaimana seharusnya diri, sesuatu yang bersifat ideal. 3. Ego identity : gambaran mengenai diri dalam berbagai peran sosial.
  • 11.
    Ciri khas psikologiego dari Erikson sebagai berikut : 1. Erikson menekankan kesadaran individu untuk menyesuaikan diri dengan pengaruh sosial. Pusat perhatiannya adalah kematangan ego yang sehat. 2. Erikson berusaha mengembangkan teori insting dari Freud dengan menambah konsep epigenetik kepribadian. 3. Erikson secara eksplisit mengemukakan bahwa motif mungkin berasal dari implus id yang tak sadar, namun motif bisa membebaskan diri dari id seperti individu meninggalkan peran sosial dimasa lalu. 4. Erikson menganggap ego sebagai sumber kasadaran diri seseorang. Ego mengembangkan perasaan keberlanjutan diri dengan masa lalu dan masa yang akan datang.
  • 12.
    Teori prkembangan psikososialmenekankan pentingya interaksi dalam pengembangan kepribadian. Ada 6 pokok pikiran menegenai teori ini yaitu : 1. Prinsip Epigenetik 2. Interaksi bertentangan : disetiap tahap ada konflik psikososial antara elemen sintonik (harmonisous)dan distonik (disruptive) yang dibutuhkan oleh kepribadian. 3. Kekuatan ego : setiap tahap hasilnya akan mempengaruhi atau mengembangkan ego sifat yang baik (virtue). 4. Aspek somatis : aspek biological dari perkembangan manusia. 5. Konflik dan peristiwa : peristiwa pada awal perkembangan tidak berdampak langsung pada perkembangna kepribadian selanjutnya. Nerosis disebabkan oleh pancaragam, meliputi peristiwa masa lalu, kini, dan masa yang akan datang. 6. Pada masa adolesen dan sesudahnya, perkembangan kepribadian ditandai oleh krisis identitas, yang dinamakan “titik balik, priode peningkatan bahaya dan memuncaknya potensi.”
  • 13.
    Tahap-Tahap Perkembangan 1. FASE BAYI (0-1 TAHUN) 2. FASE ANAK-ANAK (1-3 TAHUN) 3. USIA BERMAIN (3-6 TAHUN) 4. USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN) 5. ADOLESEN (12-20 TAHUN) 6. DEWASA AWAL (20-30 TAHUN) 7. DEWASA (30-65 TAHUN) 8. USIA TUA (>65 TAHUN)
  • 14.