PRODUCTIVITY 
produktivitas
Jam 
Detik
PRODUCTIVITY ? 
produktivitas
PRODUCTIVITY ( % ) = 
____O_u__tp__u_t _X_ _W__a_k_t_u__S_ta__n_d_a_r____ X 100 
Jumlah Tenaga Kerja X Waktu Kerja
Apa yang dimaksud Produktivitas ? 
Produktivitas merupakan istilah dalam kegiatan produksi 
Sebagai perbandingan antara luaran (output) dengan masukan (input). 
Produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya 
sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. 
Produktivitas dapat digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan suatu industri 
atau UKM dalam menghasilkan barang atau jasa. Sehingga semakin tinggi 
perbandingannya, berarti semakin tinggi produk yang dihasilkan. 
Ukuran-ukuran produktivitas bisa bervariasi, tergantung pada aspek-aspek 
output atau input yang digunakan sebagai agregat dasar, misalnya: indeks 
produktivitas buruh, produktivitas biaya langsung, produktivitas biaya total, 
produktivitas energi, produktivitas bahan mentah, dan lain-lain.
NILAI OUTPUT PRODUKTIVITAS 
NEGARA-NEGARA ASEAN 
INDONESIA – FILIPINA 8 Jam 
THAILAND 2 Jam 45 menit 
MALAYSIA 1 Jam 5 menit 
SINGAPURA 11 menit
4 
23 
32 36 
49 69 
76 
103 
Singapore Malaysia Brunei Thailand Indonesia Vietnam Philiphines Cambodia 
Tingkat Daya Saing Negara-negara Asean 
INDONESIA KE-5
Kenapa Produktivitas itu sangat 
penting bagi perusahaan ? 
Produktivitas karyawan adalah perhatian utama bagi 
perusahaan. 
Karena : 
Kurangnya tingkat produktivitas dan tingkat efisiensi yang 
rendah sangat mempengaruhi dan membahayakan kelanjutan 
dan kelangsungan hidup suatu perusahaan.
Apakah Produktivitas yang Rendah 
Disebabkan oleh Karyawan ? 
Produktivitas yang rendah tidak bisa disalahkan pada karyawan 
seluruhnya. 
Karena produktivitas banyak berhubungan dengan lingkungan di 
tempat kerja, team work dan dengan serangkaian faktor yang 
menentukan budaya kerja.
Bagaimana meningkatkan 
Produktivitas yang Rendah ? 
Perusahaan harus melaksanakan perubahan yang tersebar luas 
di area kerja mereka untuk meningkatkan produktivitas tenaga 
kerja. 
Bakat Karyawan merupakan aset berharga bagi sebuah 
perusahaan atau organisasi, dan perlu dimanfaatkan secara 
maksimal dengan menjaga karyawan termotivasi untuk 
melakukan dan memberikan hasil yang berkualitas sangat baik. 
Perusahaan mungkin sering percaya bahwa sekali mereka telah 
merekrut bakat terbaik di lapangan, hasilnya pasti akan 
mengikuti. Belum tentu, jika Anda melihat hanya di 
permukaannya saja.
Faktor apa saja yang dapat 
membantu untuk meningkatkan 
produktivitas karyawan di tempat 
kerja ?
1. Accountability ( Tanggung Jawab ) 
Setiap karyawan harus menyadari bahwa mereka bertanggung 
jawab atas tindakan dan keputusan yang mereka lakukan, dan 
tidak melempar tanggung jawab atau melemparkan kesalahan 
kepada orang lain. 
• Ini akan membantu mereka bekerja lebih cermat 
• Mengambil keputusan akan selalu berhati-hati, tidak sembrono, 
dan tidak mengambil keuntungan dari suatu tempat, posisi atau 
hubungan dengan atasannya.
2. Follow Up ( Tindak Lanjut ) 
Manajemen seringkali berfikir setelah menetapkan target merasa 
pekerjaannya selesai. 
Setiap Target yang sudah ditetapkan seharusnya ditindak lanjuti 
untuk melihat kemajuan, sekaligus melakukan perbaikan yang 
efektif sebelum terlambat. 
Keuntungannya a.l : 
1. Membuat Karyawan tetap fokus akan target 
2. Melihat Konsistensi seluruh pelaksanaan dari target
3. Pemberdayaan Karyawan 
Karyawan juga harus dipercaya, diberi kebebasan untuk 
beroperasi di gaya mereka dan mengadopsi langkah-langkah 
yang mereka pikir adalah yang terbaik untuk memberikan hasil. 
Namun Tetap harus dikontrol dalam standar operational dan 
peraturan yang berlaku di dalam lingkup manajemen 
perusahaan.
4. Dorongan, Motivasi, Penghargaan dan Pengakuan 
Pengusaha harus memastikan untuk selalu memiliki kata-kata 
dorongan untuk stafnya. Mendorong mereka membantu mereka 
bergerak maju dan melakukan yang lebih baik, dan membuat 
karyawan merasa senang. 
Menghargai kerja keras sangat berpengaruh pada karyawan 
mereka akan terus bekerja dengan cara yang sama, dan jika 
karyawan merasa bahwa karyanya tidak dihargai dalam kata-kata 
atau dalam istilah materi, dia mungkin secara bertahap 
berhenti melakukannya, karena ia mungkin merasa bahwa orang 
lain bekerja kurang diberikan sama juga, jadi dia tidak perlu 
bekerja lagi. 
Hadiah, dan cara lain untuk menjaga karyawan bahagia 
membuat mereka merasa bahwa upaya mereka sedang diakui 
dan bahwa mereka dibutuhkan oleh perusahaan. 
Tanpa ini, mereka akan segera mulai mencari padang rumput 
hijau dan pekerjaan baru.
5. Dorongan, Motivasi, Penghargaan dan Pengakuan 
Pengusaha harus memastikan untuk selalu memiliki kata-kata 
dorongan untuk stafnya. Mendorong mereka membantu mereka 
bergerak maju dan melakukan yang lebih baik, dan membuat 
karyawan merasa senang. 
Menghargai kerja keras sangat berpengaruh pada karyawan 
mereka akan terus bekerja dengan cara yang sama, dan jika 
karyawan merasa bahwa karyanya tidak dihargai dalam kata-kata 
atau dalam istilah materi, dia mungkin secara bertahap 
berhenti melakukannya, karena ia mungkin merasa bahwa orang 
lain bekerja kurang diberikan sama juga, jadi dia tidak perlu 
bekerja lagi. 
Hadiah, dan cara lain untuk menjaga karyawan bahagia 
membuat mereka merasa bahwa upaya mereka sedang diakui 
dan bahwa mereka dibutuhkan oleh perusahaan. 
Tanpa ini, mereka akan segera mulai mencari padang rumput 
hijau dan pekerjaan baru.
6. Target yang Realistis 
Tetapkan Target yang realistis [ dalam batas yang dapat diraih ]. 
Target yang mengada-ada dan tidak masuk akal dikarenakan 
keagresifan perusahaan yang berlebih akan sangat membebani 
karyawan dan bukan tidak mungkin mereka akan banyak 
keluhan.
7. Team Work [ Kerja Sama ] 
Team work selalu membantu dalam meningkatkan produktivitas 
kerja karena ada masukan lebih, dalam bentuk lebih banyak ide 
dan pikiran di tempat kerja.
8. Kondisi yang Menyenangkan 
Kinerja terbaik karyawan karena bahagianya karyawan. 
Perusahaan harus menemukan cara untuk membuat 
karyawannya bahagia. Selain kondisi kerja dan budaya kerja 
yang diterapkan, ia harus menemukan cara-cara untuk membuat 
pekerjaan tampak menantang dan menarik, daripada yang biasa-biasa 
saja dan membosankan.
9. Cegah Kondisi Monoton lakukan Rotasi 
Memberikan tugas sesuai dengan kompetensi inti karyawan, 
meskipun tugas mereka adalah yang terbaik di tempatnya, bisa 
membuat seorang karyawan bosan dan karyanya terkesan 
monoton. 
Monoton ini bisa dipatahkan dengan rotasi dan memberikan 
orang tugas-tugas baru dan paparan divisi lain. 
Sehingga menjadikan Pembelajaran dan Pengetahuan 
menyeluruh dari bisnis perusahaan.
10. Level Up 
Karyawan senang ketika mereka dapat meningkatkan 
keterampilan mereka dan mendapatkan kesempatan belajar 
tambahan yang disponsori oleh perusahaan. 
Ini membantu mereka belajar, merasa berhutang budi untuk uang 
yang dihabiskan pada mereka, yang juga menambah resume 
mereka, dan wajib untuk melakukan yang lebih baik dengan 
menerapkan semua pengetahuan yang diperoleh dalam 
pelatihan.
11. Sedikit Meeting, Perbanyak Tindakan 
Kecenderungan saat ini untuk memiliki lebih banyak pertemuan 
dan diskusi daripada menghabiskan lebih banyak waktu bekerja 
untuk mencapai hasil, menyebabkan hilangnya waktu produktif 
berharga. 
Pertemuan diulas dan berbagi ide dapat dibatasi dan tetap 
pendek. 
Karyawan harus memiliki lebih banyak waktu untuk 
menunjukkan hasil.
12. Kaizen Production Tooling / Equipment 
Tempat kerja harus memiliki mesin terbaik, perangkat dan 
peralatan yang menghasilkan barang yang bebas dari kesalahan 
dalam waktu seminimum mungkin. 
Beberapa di antaranya adalah: 
- ponsel pintar 
- Laptop 
- komputer tablet 
Jadi idenya adalah untuk memiliki perangkat yang meningkatkan 
efisiensi dan produktivitas selanjutnya di tempat kerja. Perangkat 
membantu untuk mengurangi waktu respon, meningkatkan 
layanan pelanggan dan pemotongan biaya, semua penting untuk 
produktivitas kerja.
Tindakan adalah Kunci 
Dasar Segala Kesuksesan 
Pablo Picasso
Terima Kasih.

Productivity

  • 1.
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    PRODUCTIVITY ( %) = ____O_u__tp__u_t _X_ _W__a_k_t_u__S_ta__n_d_a_r____ X 100 Jumlah Tenaga Kerja X Waktu Kerja
  • 5.
    Apa yang dimaksudProduktivitas ? Produktivitas merupakan istilah dalam kegiatan produksi Sebagai perbandingan antara luaran (output) dengan masukan (input). Produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Produktivitas dapat digunakan sebagai tolak ukur keberhasilan suatu industri atau UKM dalam menghasilkan barang atau jasa. Sehingga semakin tinggi perbandingannya, berarti semakin tinggi produk yang dihasilkan. Ukuran-ukuran produktivitas bisa bervariasi, tergantung pada aspek-aspek output atau input yang digunakan sebagai agregat dasar, misalnya: indeks produktivitas buruh, produktivitas biaya langsung, produktivitas biaya total, produktivitas energi, produktivitas bahan mentah, dan lain-lain.
  • 6.
    NILAI OUTPUT PRODUKTIVITAS NEGARA-NEGARA ASEAN INDONESIA – FILIPINA 8 Jam THAILAND 2 Jam 45 menit MALAYSIA 1 Jam 5 menit SINGAPURA 11 menit
  • 7.
    4 23 3236 49 69 76 103 Singapore Malaysia Brunei Thailand Indonesia Vietnam Philiphines Cambodia Tingkat Daya Saing Negara-negara Asean INDONESIA KE-5
  • 8.
    Kenapa Produktivitas itusangat penting bagi perusahaan ? Produktivitas karyawan adalah perhatian utama bagi perusahaan. Karena : Kurangnya tingkat produktivitas dan tingkat efisiensi yang rendah sangat mempengaruhi dan membahayakan kelanjutan dan kelangsungan hidup suatu perusahaan.
  • 9.
    Apakah Produktivitas yangRendah Disebabkan oleh Karyawan ? Produktivitas yang rendah tidak bisa disalahkan pada karyawan seluruhnya. Karena produktivitas banyak berhubungan dengan lingkungan di tempat kerja, team work dan dengan serangkaian faktor yang menentukan budaya kerja.
  • 10.
    Bagaimana meningkatkan Produktivitasyang Rendah ? Perusahaan harus melaksanakan perubahan yang tersebar luas di area kerja mereka untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Bakat Karyawan merupakan aset berharga bagi sebuah perusahaan atau organisasi, dan perlu dimanfaatkan secara maksimal dengan menjaga karyawan termotivasi untuk melakukan dan memberikan hasil yang berkualitas sangat baik. Perusahaan mungkin sering percaya bahwa sekali mereka telah merekrut bakat terbaik di lapangan, hasilnya pasti akan mengikuti. Belum tentu, jika Anda melihat hanya di permukaannya saja.
  • 11.
    Faktor apa sajayang dapat membantu untuk meningkatkan produktivitas karyawan di tempat kerja ?
  • 12.
    1. Accountability (Tanggung Jawab ) Setiap karyawan harus menyadari bahwa mereka bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang mereka lakukan, dan tidak melempar tanggung jawab atau melemparkan kesalahan kepada orang lain. • Ini akan membantu mereka bekerja lebih cermat • Mengambil keputusan akan selalu berhati-hati, tidak sembrono, dan tidak mengambil keuntungan dari suatu tempat, posisi atau hubungan dengan atasannya.
  • 13.
    2. Follow Up( Tindak Lanjut ) Manajemen seringkali berfikir setelah menetapkan target merasa pekerjaannya selesai. Setiap Target yang sudah ditetapkan seharusnya ditindak lanjuti untuk melihat kemajuan, sekaligus melakukan perbaikan yang efektif sebelum terlambat. Keuntungannya a.l : 1. Membuat Karyawan tetap fokus akan target 2. Melihat Konsistensi seluruh pelaksanaan dari target
  • 14.
    3. Pemberdayaan Karyawan Karyawan juga harus dipercaya, diberi kebebasan untuk beroperasi di gaya mereka dan mengadopsi langkah-langkah yang mereka pikir adalah yang terbaik untuk memberikan hasil. Namun Tetap harus dikontrol dalam standar operational dan peraturan yang berlaku di dalam lingkup manajemen perusahaan.
  • 15.
    4. Dorongan, Motivasi,Penghargaan dan Pengakuan Pengusaha harus memastikan untuk selalu memiliki kata-kata dorongan untuk stafnya. Mendorong mereka membantu mereka bergerak maju dan melakukan yang lebih baik, dan membuat karyawan merasa senang. Menghargai kerja keras sangat berpengaruh pada karyawan mereka akan terus bekerja dengan cara yang sama, dan jika karyawan merasa bahwa karyanya tidak dihargai dalam kata-kata atau dalam istilah materi, dia mungkin secara bertahap berhenti melakukannya, karena ia mungkin merasa bahwa orang lain bekerja kurang diberikan sama juga, jadi dia tidak perlu bekerja lagi. Hadiah, dan cara lain untuk menjaga karyawan bahagia membuat mereka merasa bahwa upaya mereka sedang diakui dan bahwa mereka dibutuhkan oleh perusahaan. Tanpa ini, mereka akan segera mulai mencari padang rumput hijau dan pekerjaan baru.
  • 16.
    5. Dorongan, Motivasi,Penghargaan dan Pengakuan Pengusaha harus memastikan untuk selalu memiliki kata-kata dorongan untuk stafnya. Mendorong mereka membantu mereka bergerak maju dan melakukan yang lebih baik, dan membuat karyawan merasa senang. Menghargai kerja keras sangat berpengaruh pada karyawan mereka akan terus bekerja dengan cara yang sama, dan jika karyawan merasa bahwa karyanya tidak dihargai dalam kata-kata atau dalam istilah materi, dia mungkin secara bertahap berhenti melakukannya, karena ia mungkin merasa bahwa orang lain bekerja kurang diberikan sama juga, jadi dia tidak perlu bekerja lagi. Hadiah, dan cara lain untuk menjaga karyawan bahagia membuat mereka merasa bahwa upaya mereka sedang diakui dan bahwa mereka dibutuhkan oleh perusahaan. Tanpa ini, mereka akan segera mulai mencari padang rumput hijau dan pekerjaan baru.
  • 17.
    6. Target yangRealistis Tetapkan Target yang realistis [ dalam batas yang dapat diraih ]. Target yang mengada-ada dan tidak masuk akal dikarenakan keagresifan perusahaan yang berlebih akan sangat membebani karyawan dan bukan tidak mungkin mereka akan banyak keluhan.
  • 18.
    7. Team Work[ Kerja Sama ] Team work selalu membantu dalam meningkatkan produktivitas kerja karena ada masukan lebih, dalam bentuk lebih banyak ide dan pikiran di tempat kerja.
  • 19.
    8. Kondisi yangMenyenangkan Kinerja terbaik karyawan karena bahagianya karyawan. Perusahaan harus menemukan cara untuk membuat karyawannya bahagia. Selain kondisi kerja dan budaya kerja yang diterapkan, ia harus menemukan cara-cara untuk membuat pekerjaan tampak menantang dan menarik, daripada yang biasa-biasa saja dan membosankan.
  • 20.
    9. Cegah KondisiMonoton lakukan Rotasi Memberikan tugas sesuai dengan kompetensi inti karyawan, meskipun tugas mereka adalah yang terbaik di tempatnya, bisa membuat seorang karyawan bosan dan karyanya terkesan monoton. Monoton ini bisa dipatahkan dengan rotasi dan memberikan orang tugas-tugas baru dan paparan divisi lain. Sehingga menjadikan Pembelajaran dan Pengetahuan menyeluruh dari bisnis perusahaan.
  • 21.
    10. Level Up Karyawan senang ketika mereka dapat meningkatkan keterampilan mereka dan mendapatkan kesempatan belajar tambahan yang disponsori oleh perusahaan. Ini membantu mereka belajar, merasa berhutang budi untuk uang yang dihabiskan pada mereka, yang juga menambah resume mereka, dan wajib untuk melakukan yang lebih baik dengan menerapkan semua pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan.
  • 22.
    11. Sedikit Meeting,Perbanyak Tindakan Kecenderungan saat ini untuk memiliki lebih banyak pertemuan dan diskusi daripada menghabiskan lebih banyak waktu bekerja untuk mencapai hasil, menyebabkan hilangnya waktu produktif berharga. Pertemuan diulas dan berbagi ide dapat dibatasi dan tetap pendek. Karyawan harus memiliki lebih banyak waktu untuk menunjukkan hasil.
  • 23.
    12. Kaizen ProductionTooling / Equipment Tempat kerja harus memiliki mesin terbaik, perangkat dan peralatan yang menghasilkan barang yang bebas dari kesalahan dalam waktu seminimum mungkin. Beberapa di antaranya adalah: - ponsel pintar - Laptop - komputer tablet Jadi idenya adalah untuk memiliki perangkat yang meningkatkan efisiensi dan produktivitas selanjutnya di tempat kerja. Perangkat membantu untuk mengurangi waktu respon, meningkatkan layanan pelanggan dan pemotongan biaya, semua penting untuk produktivitas kerja.
  • 24.
    Tindakan adalah Kunci Dasar Segala Kesuksesan Pablo Picasso
  • 25.