Partikel-Partikel Dasar
Penyusun Atom
SAHARIA
(G2J122012)
NEUTRON ( )
PROTON ( )
ELEKTRON ( )
p
1
1
Partikel dasar penyusun Atom terdiri dari ;
e
0
1

n
1
0
e
0
1

ELEKTRON ( )
e
0
1

• Elektron ditemukan oleh J.J. Thomson pada tahun
1897 melalui eksperimen dengan tabung sinar
katode.
• Sifat sinar yang dihasilkan oleh tabung sinar katode :
- Merambat Tegak Lurus dari katode ke Anode
- Tidak berganatung pada jenis gas dan jenis
elektrode
- Dibelokan oleh medan magnet
eksternal, maka sinar memiliki muatan
- Sinar katode dibelokkan ke arah pelat
elektroda bermuataan positif, sehingga dapat
disimpulkan bahwa sinar dalam tabung sinar
katoda bermuatan negative.
- Partikel bermuatan negative disebut
dengan elektron
Gambar percobaan tetes minyak Milikan
ELEKTRON ( )
e
0
1

Pada tahun 1908 Robert Andrew
Milikan menemukan muatan elektron
sebesar -1,6 x 10-19 C melalui
percobaan tetesan minyak. Percobaan
tersebut diberi tada -1.
PROTON ( )
• Proton ditemukan oleh Eugen Goldstein pada
tahun 1886 melalui percobaan tabung gas
berkatode (tabung Crookes).
• Sifat-sifat sinar anode:
a) Bermuatan positif karena dapat
dibelokkan medan magnet dan medan
listrik menuju kutub negatif.
b) bermuatan = +1 atau 1,6 × 10–19 C.
c) Muatan positif tersebut dinamakan
proton
p
1
1
Percobaan Hamburan Sinar Alfa
PROTON ( )
p
1
1
• Ernest Rutherford melakukan
penembakan lempeng emas tipis
dengan sinar alfa.
• Pada percobaan tersebut,
sebagian besar sinar alfa
diteruskan atau menembus
lempeng emas, sebagian kecil
dibelokkan, dan sebagian kecil lagi
dipantulkan.
• Adanya sebagian kecil sinar alfa
yang dipantulkan menunjukkan
adanya inti atom yang bermuatan
positif.
Pada tahun 1930 W. Bothe dan H.
Becker melakukan percobaan
penembakan partikel alfa pada inti
atom berilium (Be). Percobaan ini
menghasilkan radiasi partikel
berdaya tembus tinggi.
Pada tahun 1932 James Chadwick
membuktikan bahwa partikel yang
menimbulkan radiasi berdaya tembus
tinggi tersebut bersifat netral atau
tidak bermuatan dan disebut neutron.
e
0
1

3. NEUTRON n
1
0
Sumber pelat lilin proton .
Partikel α berilium parafin terlempar
Keluar
Radiasi berdaya
penetrasi tinggi
e
0
1

Tabel Perbandingan Muatan dan Massa
(Proton, Neutron dan Elektron)
-1,6 x 10-19
PPT PARTIKEL DASAR PENYUSUN ATOM.pptx

PPT PARTIKEL DASAR PENYUSUN ATOM.pptx

  • 1.
  • 2.
    NEUTRON ( ) PROTON( ) ELEKTRON ( ) p 1 1 Partikel dasar penyusun Atom terdiri dari ; e 0 1  n 1 0
  • 3.
    e 0 1  ELEKTRON ( ) e 0 1  •Elektron ditemukan oleh J.J. Thomson pada tahun 1897 melalui eksperimen dengan tabung sinar katode. • Sifat sinar yang dihasilkan oleh tabung sinar katode : - Merambat Tegak Lurus dari katode ke Anode - Tidak berganatung pada jenis gas dan jenis elektrode - Dibelokan oleh medan magnet eksternal, maka sinar memiliki muatan - Sinar katode dibelokkan ke arah pelat elektroda bermuataan positif, sehingga dapat disimpulkan bahwa sinar dalam tabung sinar katoda bermuatan negative. - Partikel bermuatan negative disebut dengan elektron
  • 4.
    Gambar percobaan tetesminyak Milikan ELEKTRON ( ) e 0 1  Pada tahun 1908 Robert Andrew Milikan menemukan muatan elektron sebesar -1,6 x 10-19 C melalui percobaan tetesan minyak. Percobaan tersebut diberi tada -1.
  • 5.
    PROTON ( ) •Proton ditemukan oleh Eugen Goldstein pada tahun 1886 melalui percobaan tabung gas berkatode (tabung Crookes). • Sifat-sifat sinar anode: a) Bermuatan positif karena dapat dibelokkan medan magnet dan medan listrik menuju kutub negatif. b) bermuatan = +1 atau 1,6 × 10–19 C. c) Muatan positif tersebut dinamakan proton p 1 1
  • 6.
    Percobaan Hamburan SinarAlfa PROTON ( ) p 1 1 • Ernest Rutherford melakukan penembakan lempeng emas tipis dengan sinar alfa. • Pada percobaan tersebut, sebagian besar sinar alfa diteruskan atau menembus lempeng emas, sebagian kecil dibelokkan, dan sebagian kecil lagi dipantulkan. • Adanya sebagian kecil sinar alfa yang dipantulkan menunjukkan adanya inti atom yang bermuatan positif.
  • 7.
    Pada tahun 1930W. Bothe dan H. Becker melakukan percobaan penembakan partikel alfa pada inti atom berilium (Be). Percobaan ini menghasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi. Pada tahun 1932 James Chadwick membuktikan bahwa partikel yang menimbulkan radiasi berdaya tembus tinggi tersebut bersifat netral atau tidak bermuatan dan disebut neutron. e 0 1  3. NEUTRON n 1 0 Sumber pelat lilin proton . Partikel α berilium parafin terlempar Keluar Radiasi berdaya penetrasi tinggi
  • 8.
    e 0 1  Tabel Perbandingan Muatandan Massa (Proton, Neutron dan Elektron) -1,6 x 10-19