 Sejak awal abad ke-20 para ahli meyakini kebenaran model
atom yang menggambarkan atom terdiri atas inti atom yang
berukuran kecil dan elektron-elektron yang berada sebagai
“awan” di seputar inti atom. Inti atom terdiri atas elektron,
proton, dan neutron. Ketiga macam partikel ini tergolong
partikel dasar, sebab atom unsur-unsur dibentuk oleh partikel-
partikel ini.
 ELEKTRON
 Elektron pertama kali ditemukan oleh J.J.Thomson di
Laboratorium Cavendish,
 Sekitar periode 1870-an, ahli kimia dan fisika Inggris, Sir William
Crookes membuat tabung sinar katoda pertama untuk
meghasiLkan ruang hampa udara bertekanan tinggi
didalamnya. Dia kemudian menunjukkan bahwa sinar
luminescence yang muncul dalam tabung membawa energi
dan bergerak dari katoda ke anoda. Lebih jauh, dengan
menerapkan sebuah medan magnet, dia dapat
mengalihkan sinar tersebut,sehingga hal ini dapat
memperagakan bahwa cahaya dapat dikendalikan dengan
sinar negatif
 Pada tahun 1879, dia mengusulkan hal ini dapat dijelaskan
secara logika dengan apa yang yang dia sebut sebagai
persamaan’radiant matter’. Dia menyarankan bahwa pada
keadaan seperti ini, bagian cahaya ini akan mengandung
molekul negatif
 Alat Eksperimen J.J.Thomson
 Proton
 Pada tahun 1886, sebelum hakikat sinar katode
ditemukan, Goldstein melakukan percobaan
dengan tabung sinar katode dan menemukan
fakta berikut” Apabila katode tidak berlubang,
ternyata gas di belakang katode tetap gelap.
Namun, bola pada katode di beri lubang,
maka gas di belakang katode menjadi
berpijar”. Hal ini menunjukkan Anode(+)positif
 Kemudian pada tahun 1919, Rutherford
menemukan proton terbentuk ketika partikel
alfa ditembakkan pada inti atom nitrogen. Hal
ini membuktikan bahwa inti atom terdiri atas
proton sebagaimana diduga oleh Goldstein.
 Proton adalah partikel subatom dalam
inti atom dengan muatan positif sebesar
1836 kali massa sebuah elektron.
 Proton umumnya dinotasikan sebagai P.
 Alat Eksperimen Rutherford
 Neutron
 Neutron ditemukan oleh James Chadwick pada tahun 1932,
tapi keberadaannya telah diduga oleh Aston sejak
tahun1919. pada tahun itu, Aston menemukan spectrometer
massa yaitu alat yang dapat digunakan untuk menentukan
massa atom atau molekul. Dengan alat itu, Aston
menemukan bahwa atom-atom dari unsur yang sama dapat
mempunyai massa yang berbeda.
 Selanjutnya pada tahun 1930, W. Bothe dan H.Becker
menembaki inti atom berlium dengan partikel alfa dan
menemukan suatu radiasi pertikel yang mempunyai daya
tembus tinggi.
 Pada tahun 1932, James Chadwick membuktikan bahwa
radiasi tersebut hampir sama dengan massa proton. Oleh
karena netral, partikel itu dinamai neutron
1. Kertas yang dipotong kecil-kecil dapat menempel
ke penggaris setelah penggaris digosokan pada
rambut
Penggaris Rambut
( + ) ( - )
=> Hasil tersebut ( - ), karena elektron dari
rambut berpindah ke penggaris.
2. Apabila kaca digosokkan pada kain wol.
Kaca Kain Wol
( + ) ( - )
=> Hasil kaca tersebut ( + ), karena elektron dari
kaca berpindah ke kain wol
Muatan-muatan listrik dapat saling
berinteraksi. Sifat-sifat muatan listrik
sebagai berikut :
1. Muatan sejenis tolak-menolak
2. muatan berbeda jenis tarik-menarik
3. muatan yang dapat berpindah
hanya muatan negatif ( elektron )
Sejarah penemuan elektron
Sejarah penemuan elektron

Sejarah penemuan elektron

  • 2.
     Sejak awalabad ke-20 para ahli meyakini kebenaran model atom yang menggambarkan atom terdiri atas inti atom yang berukuran kecil dan elektron-elektron yang berada sebagai “awan” di seputar inti atom. Inti atom terdiri atas elektron, proton, dan neutron. Ketiga macam partikel ini tergolong partikel dasar, sebab atom unsur-unsur dibentuk oleh partikel- partikel ini.
  • 3.
     ELEKTRON  Elektronpertama kali ditemukan oleh J.J.Thomson di Laboratorium Cavendish,  Sekitar periode 1870-an, ahli kimia dan fisika Inggris, Sir William Crookes membuat tabung sinar katoda pertama untuk meghasiLkan ruang hampa udara bertekanan tinggi didalamnya. Dia kemudian menunjukkan bahwa sinar luminescence yang muncul dalam tabung membawa energi dan bergerak dari katoda ke anoda. Lebih jauh, dengan menerapkan sebuah medan magnet, dia dapat mengalihkan sinar tersebut,sehingga hal ini dapat memperagakan bahwa cahaya dapat dikendalikan dengan sinar negatif  Pada tahun 1879, dia mengusulkan hal ini dapat dijelaskan secara logika dengan apa yang yang dia sebut sebagai persamaan’radiant matter’. Dia menyarankan bahwa pada keadaan seperti ini, bagian cahaya ini akan mengandung molekul negatif
  • 4.
  • 5.
     Proton  Padatahun 1886, sebelum hakikat sinar katode ditemukan, Goldstein melakukan percobaan dengan tabung sinar katode dan menemukan fakta berikut” Apabila katode tidak berlubang, ternyata gas di belakang katode tetap gelap. Namun, bola pada katode di beri lubang, maka gas di belakang katode menjadi berpijar”. Hal ini menunjukkan Anode(+)positif  Kemudian pada tahun 1919, Rutherford menemukan proton terbentuk ketika partikel alfa ditembakkan pada inti atom nitrogen. Hal ini membuktikan bahwa inti atom terdiri atas proton sebagaimana diduga oleh Goldstein.
  • 6.
     Proton adalahpartikel subatom dalam inti atom dengan muatan positif sebesar 1836 kali massa sebuah elektron.  Proton umumnya dinotasikan sebagai P.
  • 7.
  • 8.
     Neutron  Neutronditemukan oleh James Chadwick pada tahun 1932, tapi keberadaannya telah diduga oleh Aston sejak tahun1919. pada tahun itu, Aston menemukan spectrometer massa yaitu alat yang dapat digunakan untuk menentukan massa atom atau molekul. Dengan alat itu, Aston menemukan bahwa atom-atom dari unsur yang sama dapat mempunyai massa yang berbeda.  Selanjutnya pada tahun 1930, W. Bothe dan H.Becker menembaki inti atom berlium dengan partikel alfa dan menemukan suatu radiasi pertikel yang mempunyai daya tembus tinggi.  Pada tahun 1932, James Chadwick membuktikan bahwa radiasi tersebut hampir sama dengan massa proton. Oleh karena netral, partikel itu dinamai neutron
  • 9.
    1. Kertas yangdipotong kecil-kecil dapat menempel ke penggaris setelah penggaris digosokan pada rambut Penggaris Rambut ( + ) ( - ) => Hasil tersebut ( - ), karena elektron dari rambut berpindah ke penggaris. 2. Apabila kaca digosokkan pada kain wol. Kaca Kain Wol ( + ) ( - ) => Hasil kaca tersebut ( + ), karena elektron dari kaca berpindah ke kain wol
  • 10.
    Muatan-muatan listrik dapatsaling berinteraksi. Sifat-sifat muatan listrik sebagai berikut : 1. Muatan sejenis tolak-menolak 2. muatan berbeda jenis tarik-menarik 3. muatan yang dapat berpindah hanya muatan negatif ( elektron )