LOGO
Disusun Oleh :
1. Mirza Rizqiansyah ( 1714500016 )
2. Ulfa Nur Afifah ( 1714500067 )
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
KELOMPOK 5
LOGO
Metode Pembelajaran Matematika
MODEL PEMBELAJARANJIGSAW
LOGO
Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif
Pembelajaran kooperatif merupakan
strategi belajar dengan sejumlah siswa
sebagai anggota kelompok kecil yang
tingkat kemampuannya berbeda.
LOGO
Lanjutan...
Langkah-langkah perilaku guru menurut model pembelajaran
kooperatif :
LOGO
Pengertian Model Pembelajaran Kooperatif JIGSAW
Model pembelajaran jigsaw adalah
suatu tehnik pembelajaran kooperatiff
dimana siswa, bukan guru yang memiliki
tanggung jawab lebih besar dalam
pelaksanaan pembelajaran.
LOGO
Langkah-langkah Model Pembelajaran JIGSAW
Sesuai dengan namanya, teknis penerapan tipe pembelajaran ini
maju mundur seperti gergaji. Menurut Arends (1997), langkah-
langkah penerapan model pembelajaran Jigsaw, yaitu:
1. Awal kegiatan pembelajaran
Persiapan
 Melakukan Pembelajaran Pendahuluan
 Materi
 Membagi Siswa ke dalam Kelompok Asal dan Ahli
 Menentukan Skor Awal
LOGO
Lanjutan...
2. Rencana Kegiatan
• Setiap kelompok membaca dan mendiskusikan sub topik
masing-masing dan menetapkan anggota ahli yang akan
bergabung dalam kelompok ahli.
• Anggota ahli dari masing-masing kelompok berkumpul dan
mengintegrasikan semua sub topik yang telah dibagikan sesuai
dengan banyaknya kelompok.
• Siswa ahli kembali ke kelompok masing-masing untuk
menjelaskan topik yang didiskusikannya.
• Siswa mengerjakan tes individual atau kelompok yang
mencakup semua topik.
• Pemberian penghargaan kelompok berupa skor individu dan
skor kelompok atau menghargai prestasi kelompok.
LOGO
Lanjutan...
3. Sistem Evaluasi
Dalam evaluasi ada tiga cara yang dapat dilakukan:
 Mengerjakan kuis individual yang mencakup semua topik.
 Membuat laporan mandiri atau kelompok.
 Presentasi
Materi Evaluasi
a. Pengetahuan (materi ajar) yang difahami dan dikuasai oleh
mahasiswa.
b. Proses belajar yang dilakukan oleh mahasiswa.
LOGO
Sedangkan menurut Stepen, Sikes and Snapp (1978 )
yang dikutip Rusman (2008), mengemukakan langkah-
langkah kooperatif model jigsaw sebagai berikut:
1. Siswa dikelompokan sebanyak 1 sampai dengan 5
orang sisiwa.
2. Tiap orang dalam team diberi bagian materi berbeda
3. Tiap orang dalam team diberi bagian materi yang
ditugaskan
4. Anggota dari team yang berbeda yang telah
mempelajari bagian sub bagian yang sama bertemu
dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk
mendiskusiksn sub bab mereka.
LOGO
Lanjutan...
5. Setelah selesai diskusi sebagai team ahli tiap anggota
kembali kedalam kelompok asli dan bergantian mengajar
teman satu team mereka tentang subbab yang mereka
kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan
seksama,
6. Tiap team ahli mempresentasikan hasil diskusi
7. Guru memberi evaluasi
8. Penutup
LOGO
BAGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW
LOGOKelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran
Jigsaw
Kelebihan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah sebagai berikut:
 Siswa diajarkan bagaimana bekerjasama dalam kelompok
 Siswa yang lemah dapat terbantu dalam menyelesaikan masalah
 Menerapkan bimbingan sesama teman
 Rasa harga diri siswa yang lebih tinggi
 Memperbaiki kehadiran
 Penerimaan terhadap perbedaan individu lebih besar
 Sikap apatis berkurang
 Pemahaman materi lebih mendalam
 Meningkatkan motivasi belajar
 Dalam proses belajar mengajar siswa saling ketergantungan positif
 Setiap anggota siswa berhak menjadi ahli dalam kelompok
 Dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerjasama
dengan kelompok lain
 Setiap siswa saling mengisi satu sama lain.
LOGO
Lanjutan...
Kekurangan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah sebagai berikut:
 Keadaan kondisi kelas yang ramai,sehingga membuat siswa
binggung dan pembelajran kooperatif tipe jigsaw merupakan
pembelajaran baru;
 Jika guru tidak meningkatkan agar siswa selalu menggunakan
ketrampilan-ketrampilan kooperatif dalam kelompok masing-masing
maka dikhawatirksn kelompok akan macet
 Siswa lemah dimungkinkan menggantungkan pada siswa yang
pandai
 Jika jumlah anggota kelompok kurang akan menimbulkan
masalah,misal jika ada anggota yang hanya memboncengdalam
menyelesaikan tugas-tugas dan pasif dalam diskusi
 Membutuhkan waktu yang lebih lama apalagi bila ada penataan
ruang belum terkondiki dengan baik, sehingga perlu waktu merubah
posisi yang dapat juga menimbulkan gaduh serta butuh waktu dan
persiapan yang matang sebelum model pembelajaran ini bisa
berjalan dengan baik.
LOGO
Evaluasi Materi Model Pembelajaran JIGSAW
Beberapa contoh materi matematika yang cocok di
jigsaw adalah: menyelesaikan sistim persamaan
linier dua peubah ( kelompok ahli 1 mempelajari
menyelesaikan dengan eliminasi, kelompok ahli 2
dengan substitusi, kelompok ahli 3 dengan garis
bilangan, kelompok ahli 4 dengan matrik, dll), limit
kiri-limit kanan (kelompok ahli 1 mempelajari limit kiri,
yang lain limit kanan), Luas bangun segi 4 (kelompok
1 mempelajari belah ketupat, kelompok 2 layang-
layang, kelompok ahli 3 tentang trapezium sama
kaki, kelompok ahli 4 trapesium sebarang, dst).
• .
LOGO
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

PPT Model Pembelajaran Jigsaw

  • 1.
    LOGO Disusun Oleh : 1.Mirza Rizqiansyah ( 1714500016 ) 2. Ulfa Nur Afifah ( 1714500067 ) ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB. KELOMPOK 5
  • 2.
  • 3.
    LOGO Pengertian Model PembelajaranKooperatif Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar dengan sejumlah siswa sebagai anggota kelompok kecil yang tingkat kemampuannya berbeda.
  • 4.
    LOGO Lanjutan... Langkah-langkah perilaku gurumenurut model pembelajaran kooperatif :
  • 5.
    LOGO Pengertian Model PembelajaranKooperatif JIGSAW Model pembelajaran jigsaw adalah suatu tehnik pembelajaran kooperatiff dimana siswa, bukan guru yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pelaksanaan pembelajaran.
  • 6.
    LOGO Langkah-langkah Model PembelajaranJIGSAW Sesuai dengan namanya, teknis penerapan tipe pembelajaran ini maju mundur seperti gergaji. Menurut Arends (1997), langkah- langkah penerapan model pembelajaran Jigsaw, yaitu: 1. Awal kegiatan pembelajaran Persiapan  Melakukan Pembelajaran Pendahuluan  Materi  Membagi Siswa ke dalam Kelompok Asal dan Ahli  Menentukan Skor Awal
  • 7.
    LOGO Lanjutan... 2. Rencana Kegiatan •Setiap kelompok membaca dan mendiskusikan sub topik masing-masing dan menetapkan anggota ahli yang akan bergabung dalam kelompok ahli. • Anggota ahli dari masing-masing kelompok berkumpul dan mengintegrasikan semua sub topik yang telah dibagikan sesuai dengan banyaknya kelompok. • Siswa ahli kembali ke kelompok masing-masing untuk menjelaskan topik yang didiskusikannya. • Siswa mengerjakan tes individual atau kelompok yang mencakup semua topik. • Pemberian penghargaan kelompok berupa skor individu dan skor kelompok atau menghargai prestasi kelompok.
  • 8.
    LOGO Lanjutan... 3. Sistem Evaluasi Dalamevaluasi ada tiga cara yang dapat dilakukan:  Mengerjakan kuis individual yang mencakup semua topik.  Membuat laporan mandiri atau kelompok.  Presentasi Materi Evaluasi a. Pengetahuan (materi ajar) yang difahami dan dikuasai oleh mahasiswa. b. Proses belajar yang dilakukan oleh mahasiswa.
  • 9.
    LOGO Sedangkan menurut Stepen,Sikes and Snapp (1978 ) yang dikutip Rusman (2008), mengemukakan langkah- langkah kooperatif model jigsaw sebagai berikut: 1. Siswa dikelompokan sebanyak 1 sampai dengan 5 orang sisiwa. 2. Tiap orang dalam team diberi bagian materi berbeda 3. Tiap orang dalam team diberi bagian materi yang ditugaskan 4. Anggota dari team yang berbeda yang telah mempelajari bagian sub bagian yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusiksn sub bab mereka.
  • 10.
    LOGO Lanjutan... 5. Setelah selesaidiskusi sebagai team ahli tiap anggota kembali kedalam kelompok asli dan bergantian mengajar teman satu team mereka tentang subbab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan seksama, 6. Tiap team ahli mempresentasikan hasil diskusi 7. Guru memberi evaluasi 8. Penutup
  • 11.
  • 12.
    LOGOKelebihan dan KekuranganModel Pembelajaran Jigsaw Kelebihan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah sebagai berikut:  Siswa diajarkan bagaimana bekerjasama dalam kelompok  Siswa yang lemah dapat terbantu dalam menyelesaikan masalah  Menerapkan bimbingan sesama teman  Rasa harga diri siswa yang lebih tinggi  Memperbaiki kehadiran  Penerimaan terhadap perbedaan individu lebih besar  Sikap apatis berkurang  Pemahaman materi lebih mendalam  Meningkatkan motivasi belajar  Dalam proses belajar mengajar siswa saling ketergantungan positif  Setiap anggota siswa berhak menjadi ahli dalam kelompok  Dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerjasama dengan kelompok lain  Setiap siswa saling mengisi satu sama lain.
  • 13.
    LOGO Lanjutan... Kekurangan pembelajaran kooperatiftipe jigsaw adalah sebagai berikut:  Keadaan kondisi kelas yang ramai,sehingga membuat siswa binggung dan pembelajran kooperatif tipe jigsaw merupakan pembelajaran baru;  Jika guru tidak meningkatkan agar siswa selalu menggunakan ketrampilan-ketrampilan kooperatif dalam kelompok masing-masing maka dikhawatirksn kelompok akan macet  Siswa lemah dimungkinkan menggantungkan pada siswa yang pandai  Jika jumlah anggota kelompok kurang akan menimbulkan masalah,misal jika ada anggota yang hanya memboncengdalam menyelesaikan tugas-tugas dan pasif dalam diskusi  Membutuhkan waktu yang lebih lama apalagi bila ada penataan ruang belum terkondiki dengan baik, sehingga perlu waktu merubah posisi yang dapat juga menimbulkan gaduh serta butuh waktu dan persiapan yang matang sebelum model pembelajaran ini bisa berjalan dengan baik.
  • 14.
    LOGO Evaluasi Materi ModelPembelajaran JIGSAW Beberapa contoh materi matematika yang cocok di jigsaw adalah: menyelesaikan sistim persamaan linier dua peubah ( kelompok ahli 1 mempelajari menyelesaikan dengan eliminasi, kelompok ahli 2 dengan substitusi, kelompok ahli 3 dengan garis bilangan, kelompok ahli 4 dengan matrik, dll), limit kiri-limit kanan (kelompok ahli 1 mempelajari limit kiri, yang lain limit kanan), Luas bangun segi 4 (kelompok 1 mempelajari belah ketupat, kelompok 2 layang- layang, kelompok ahli 3 tentang trapezium sama kaki, kelompok ahli 4 trapesium sebarang, dst). • .
  • 15.