REVIEW ANATOMI
FISIOLOGI SYSTEM
INTEGUMEN
By : Arni Wianti, S.Kep., Ners
POKOK BAHASAN
1. Pengertian dan anatomi kulit
2. Fungsi kulit
3. Lapisan kulit
4. Pelengkap kulit
5. Persarafan kulit
6. Pembuluh darah
7. Warna kulit
1. Pengertian dan anatomi kulit
• Kulit adalah suatu organ pembungkus
seluruh permukaan luar tubuh, merupakan
organ terberat dan terbesar dari tubuh.
Seluruh kulit beratnya sekitar 14 % berat
tubuh :
pada orang dewasa : 2,7 – 3,6 kg
luasnya : 1,5 – 1,9 meter persegi.
• Tebal kulit bervariasi mulai 0,5 mm sampai 6
mm tergantung dari letak, umur dan jenis
kelamin.
• Kulit tipis terletak pada kelopak mata, penis,
labium minus ( bibir mulut )
• Kulit bagian medial terletak pada lengan
atas.
• Kulit tebal terdapat pada telapak tangan,
telapak kaki, punggung, bahu dan bokong.
2. Fungsi Kulit
Fungsi Kulit
Kulit menutupi dan
melindungi permukaan
tubuh dan bersambung
dengan selaput lendir yang
melapisi rongga yg
berfungsi sebagai :
1. Pelindung
2.Peraba atau alat
komunikasi
Merasakan sentuhan,
Rasa nyeri,
Perubahan suhu
tekanan kulit dari
jaringan subkutan
Lanjutan ….
3. Alat pengatur panas :
 Vasodilatasi :
kulit melebar, kulit panas, kelebihan panas dipancarkan ke kelenjar keringat shg tjd
penguapan cairan pd permukaan kulit
 Vasokonstriksi :
Pembuluh darah mengerut, kulit pucat dan dingin, hilangnya keringat dibatasi dan panas
suhu tubuh tidak dikeluarkan.
Panas dapat dilepaskan oleh kulit dengan berbagai cara :
 Penguapan, Terjadi melalui pernapasan dan prespirasi kulit
 Pemancaran
Pemindahan panas dr permukaan suatu objek ke permukaan objek lain tanpa kontak diantara
keduanya
Contoh : seseorang yang berdiri didepan kulkas yg terbuka
 Konduksi Pemindahan panas dr permukaan suatu objek ke permukaan objek lain dengan disertai
kontak diantara keduanya
Contoh : Seseorang akan kehilangan panas tubuh bila ia berendam dalam air dingin selama waktu
tertentu
  Konveksi
Kehilangan panas tubuh yang terjadi karena pergerakan udara
Contoh : Udara akan terasa dingin saat kita membuka pintu rumah
4. Tempat penyimpanan dan produksi
vit D untuk pertumbuhan tulang :
 Kulit beraksi sebagai alat
penampung air dan lemak, yg dpt
melepaskannya bila diperlukan
 Kulit dan jaringan di bawahnya
bekerja sebagai tempat
penyimpanan air dan juga
merupakan tempat penyimpanan
lemak
Lanjutan ….
5. Alat Absorpsi
Kulit dapat mengabsorpsi :
 Sinar Ultraviolet yg bereaksi
atas prekusor vitamin D yg
penting bagi pertumbuhan an
perkembangan tulang
 Obat-obatan tertentu
ygdigunakan sebagi salep
6. Ekskresi
Zat berlemak, air dan ion-ion,
seperti Na+ disekresi melalui
kulit
Lanjutan ….
3. LAPISAN KULIT
1. Epidermis
2. Dermis
3. Sub dermis
 Epidermis adalah lapisan luar
kulit yang tipis dan
avaskuler.
 Terdiri dari epitel berlapis
gepeng bertanduk,
mengandung sel melanosit,
Langerhans dan merkel.
 Tebal epidermis berbeda-beda
pada berbagai
tempat di tubuh, paling tebal
pada telapak tangan
dan kaki.
 Ketebalan epidermis hanya
sekitar 5 % dari seluruh
ketebalan kulit.
 Terjadi regenerasi setiap 4-6
minggu.
 Epidermis terdiri atas lima
lapisan (dari lapisan yang
paling atas sampai yang
terdalam) :
1. Epidermis / Kutikula
keterangan:
A = melanocyt
B = Langerhans cell
C = Merkels cell
D = nervända
1 = stratum corneum
2 = stratum granulosum
3 = stratum spinosum
4 = stratum basale
5 = basalmembran
keterangan:
A = melanocyt
B = Langerhans cell
C = Merkels cell
D = nervända
1 = stratum corneum
2 = stratum granulosum
3 = stratum spinosum
4 = stratum basale
5 = basalmembran
Stratum germinativum
Stratum Germinativum (Stratum Basale + S. Spinosum)
bentuknya silindris dgn inti yg lonjong, terdapat butir-
butir melanin (suatu pigmen yg berwarna hitam, pada
lapisan terdalam epidermis ). menjadi pusat pembelahan
sel yg cepat . dan sel baru didorong masuk kelapisan
berikutnya.
Stratum spinosum / stratum akantosum, yaitu lapisan
yang paling tebal dan terdiri dari banyak glikogen. Sel-
selnya disebut spinosum krn terdiri dari sel yg berbentuk
poligonal / banyak sudut dan mempunyai banyak tanduk
(spina),disebut akantosum sebab sel-selnya berduri
Sel Melanosit : b’fungsi sbagai sistem pigmentasi kulit
Langerhan cell : sbg sistem imun
Markel cell : sbg s.imun, pembentukan fibroblast
keterangan:
A = melanocyt
B = Langerhans cell
C = Merkels cell
D = nervända
1 = stratum corneum
2 = stratum granulosum
3 = stratum spinosum
4 = stratum basale
5 = basalmembran
Stratum Granulosum, merupakan sel gepeng berkulit
kasar dan berinti, sel-sel tersebut terdapat hanya 2-3
lapisan yg sejajar dgn permukaan kulit
Stratum Lusidum, merupakan sel gepeng tanpa inti, yg
jelas terlihat pd telapak kaki dan tangan dgn ketebalan
empat sampai tujuh lapisan sel.
Stratum korneum / Lapisan tanduk, Terdiri dari beberapa
lapis sel gepeng yang mati dan tidak berinti
Protoplasmanya telah berubah menjadi keratin (zat
tanduk).
Mekanisme pertumbuhan kulit (kreatinisasi) terutama
Stratum germinativum
Fungsi Epidermis :
1. Proteksi barier,
2. Organisasi sel,
3. Sintesis vitamin D dan sitokin,
4. Pembelahan dan mobilisasi sel,
5. Pigmentasi (melanosit) dan
6. Pengenalan alergen (sel
Langerhans).
2. DERMIS
Merupakan lapisan kedua dari kulit
dan bagian paling penting di kulit
yang sering dianggap sebagai “True
Skin”.
Terdiri atas jaringan ikat yang
menyokong epidermis dan
menghubungkannya dengan jaringan
subkutis.
Tebalnya bervariasi, yang paling
tebal pada telapak kaki sekitar 3
mm. Lapisan yang mempunyai
ketebalan 4x lipat dari lapisan
epidermis (kira-kira 0.25-2.55mm)
Lapisan ini mengandung pembuluh
darah, pembuluh limfe dan saraf dan
juga lapisannya elastik, fibrosanya
padat dan terdapat folikel rambut
Dermis terdiri dari 2 lapisan :
1. Bagian atas, pars papilare
(stratum papilar)
Menonjol ke epidermis, terdiri
dari serabut saraf, dan
pembuluh darah yg memberi
nutrisi pd epidermis yg
diatasnya
merupakan lapisan tipis dan
terdiri dari jaringan
penghubung yang longgar,
menghubungkan lapisan
epidermis kelapisan subcutis,
banyak terdapat sel mast dan
sel makrofag yang diperlukan
untuk menghancurkan
mikroorganisme
yang menembus lapisan dermis,
dan berfungsi sebagai
pelindung. Di lapisan ini juga
 Serabut elastis bertugas
memberikan kelenturan pada kulit
dan memberi kekuatan pada
alat disekitar kelenjar dan folikel
rambut
 Sejalan dgn bertambahnya usia,
pada simpul kolagen dan serat
elastik mengakibatkan
pengeriputan kulit
 Serabut kolagen bertugas memberi
kekuatan kepada kulit
 Lapisan ini berbentuk gelombang
yang terjulur kelapisan epidermis
untuk memudahkan kiriman nutrisi
kelapisan epidermis yang tidak
mempunyai pembuluh darah
2. Bagian bawah, pars
retikulare (stranum
retikularis), Menonjol ke
arah sub kutan, serabut
penunjang yaitu serabut
kolagen, elastis dan
serabut retikulus
Merupakan lapisan tebal
dan terdiri dari jaringan
penghubung padat dengan
susunan yang tidak merata,
disebut lapisan retikular
karena banyak terdapat
serat elastin dan kolagen
yang sangat tebal dan
saling berangkai satu sama
lain menyerupai jaring-
Komponen dari lapisan dermis
berisi banyak struktur khusus yang
melaksanakan fungsi kulit.
Terdiri dari :
Kelenjar sebaceous menghasilkan
sebum, zat semacam lilin, asam
lemak atau trigliserida
bertujuan untuk melumasi
permukaan kulit dikeluarkan
melalui folikel rambut yang
mengandung banyak lipid, pada
orang yang jenis kulit berminyak
maka sel kelenjar sebaseanya lebih
aktif memproduksi minyak,
Kelenjar sebasea ini juga dapat
berfungsi untuk proses difusi
(pemindahan) kandungan bahan
dalam suatu produk kelapisan lebih
dalam
• Gambar disamping
menunjukkan
terjadi
penyumbatan
kelenjar sebasea
sehingga
terbentuk jerawat
(acne)
Dari sini jelas
terlihat bahwa asal
usul jerawat
bersumber dari
lapisan dermis
 Eccrine sweat glands atau kelenjar
keringat mengatur penguapan
untuk mendinginkan
tubuh saat suhu lingkungan
meningkat yang kita kenal dengan
keringat dan membuang sisa
metolisme tubuh sebagian besar
terdiri dari garam dan urea,
 pembuluh darah memberi nutrisi
penting untuk kulit, baik vitamin,
oksigen maupun zat-zat penting
lainnya untuk metabolisme sel
kulit, selain itu pembuluh darah
juga bertugas mengatur suhu
tubuh melalui mekanisme proses
pelebaran atau dilatasi
pembuluh darah.
 Folikel Rambut, Merupakan
tempat pangkal tumbuhnya
rambut
 Syaraf nyeri dan reseptor
sentuh, Syaraf-syaraf yang
membuat kita peka dan
dapat merasakan nyeri atau
sakit bila ada sesuatu yang
mencederai kulit juga
syaraf-syaraf yang
berfungsi memberi rasa
sentuhan pada kita
sehingga kita dapat
merasakan panas, dingin,
meraba benda dan lain-lain.
Sub kutis atau
hipodermis
 Sub kutis terdiri dari
kumpulan kumpulan sel
lemak dan diantaranya
terdapat serabut-serabut
jaringan ikat dermis
 Lapisan lemak ini disebut
“Penikulus adiposus”
berguna sebagai shockbreker
atau pegas bila terjadi
tekanan trauma mekanis yg
menimpa pada kulit dan juga
bg tempat penimbunan kalori
 Dibawah subkutis terdapat
selaput otot kemudian baru
terdapat otot
4. PELENGKAP KULIT (DERIVATIF KULIT)
1. RAMBUT
 Berada di seluruh bagian tubuh
 Sebagian besar berupa rambutVellus
(rambut halus yg menggantikan
lanugo) dan tidak berwarna atau samar
 Rambut tumbuh dr folikel rambut
di epidermis
BENTUK RAMBUT :
Rambut panjang : di kepala, pubis
dan jenggot
Rambut pendek : di lubang
hidung, liang telinga dan alis
Rambut bulu lanugo diseluruh
tubuh
 Rambut seksual : di pubis dan
aksila
AKAR RAMBT
Akar dan batang rambut
tersusun dari tiga lapisan :
1.Kutikel, yaitu lapisan terluar
yg tersusun dari sel-sel
mati yg bersisik
2.Korteks, yaitu lapisan tengah
yg terkeratinisasi, yg
membentuk bagian utama
batang rambut dan
mengandung jumlah
pigmen beragam yg
menentukan warna rambut
3.Medula / aksis sentral, yg
tersusun dari 2 – 3 lapisan
sel. Pertumbuhan medulla
buruk bahkan seringkali
tdk terjad, terutama pada
rambut pirang
2. KUKU
KUKU : Sel epidermis kulit yg m’alami keratinisasi yg telah berubah dan
tertanam dlm palung kuku menutupi garis lekukan pd kulit
Palung kuku mdapat persarafan dan pembuluh darah yg banyak.
Bagian proksimal terletak dlm lipatan kulit yg merupakan bagian awal kuku
tumbuh
Bagian dari kuku terdiri dari :
 Ujung kuku atas
 Badan kuku yg merupakan bagian yg besar
 Akar kuku
 Matrik kuku : daerah sel germinal yg merupakan tempat tumbuhnya akar
kuku
 Bantalan kuku bagian bawah adalah lapisan epidermis tipis
 Pulpa jari dibawah bantalan kuku dibentuk oleh jaringan ikat vaskulkar
longgar
3. Kelenjar kulit
 Kelenjar kulit mempunyai lobus yg
bergulung-gulung dgn saluran keluar lurus
untuk mengeluarkan berbagai zat dari
badan (kelenjar keringat)
 Ada 2 kelenjar yang terdapat pada kulit :
1. Kelenjar keringat menghasilkan kelenjar
sudorivera (mensekresi)
2. Kelenjar lemak menghasilkan sebasea,
kelenjar ini terdiri dari
 Badan kelenjar
 Saluran kelenjar
 Muara kelenjar
Kelenjar sebasea
 Kelenjar sebasea berasal dari rambut yg bermuara
pada saluran folikel rambut untuk melumasi rambut
dan kulit yang berdekatan
 Kelenjar ini mempunyai kantong dlm kulit
berbentuk seperti botol dan bermuara dlm folikel
rambut, paling banyak tdpt pd kepala dan muka
sekitar hidung, mulut dan telinga, dan tidak
terdapat pd telapak tangan dan telapak kaki
 Kelenjar sebasea mengeluarkan sebum yaitu
campuran lemak, zat lilin, minya dan pecahan-
pecahan sel berfungsi sebagai pelembut kulit
(emoliens) dan jg sebagai barier thdp evaporasi
 Kelenjar sebasea dpt terinfeksi shg menyebabkan
furunkel (bisul)
Kelenjar Keringat
 Kelenjar keringat is tube tunggal yg
tergulung dan terletak pd jaringan
subkutan dan dgn saluran yg panjang yg
terbuka pd permukaan kulit
 Merupakan tempat sekresi aktif dari kelenjar
keringat dibawah pengendalian saraf
simpatis
 Keringat berisi air dan sedikit garam, melalui
difusi secara sederhana ± 500cc/hr
 Kelenjar keringat merupakan alat utama
untuk mengendalikan suhu tubuh, berkurang
Kelenjar keringat terbagi menjadi dua
yaitu :
1. Kelenjar keringat Ekrin
 Yaitu : Kelenjar tubular simpel dan
berpilin serta tdk b’hub dgn kelenjar
rambut
 Kelenjar ini penyebarannya meluas
keseluruh tubuh, terutama pada telapat
tangan, kaki dan dahi
 Sekresi dari kelenjar ini mengandung air
dan membantu pendinginan evaporasi
tubuh untuk mempertahankan suhu
tubuh
2. Kelenjar keringat Apokrin
Kelenjar ini bercabang dgn penyebaran yg
terbatas shg dapat ditemukan pada ketiak,
vulva, puting susu dan regio anogenital
Kelenjar apokrin yg tdpt pd ketiak dan area
anogenital memiliki duktus yg membuka
kebagin atas folikel rambut dan berfungsi pd
masa puberitas untuk merespon stress atau
kegembiraan dan mengeluarkan semacam
sekresi yg tidak berbau yg kemudian berbau
jika bereaksi dgn bakteri
Kelenjar seruminosa, terdapat pada saluran
telinga yg menghasilkan serumen atau getah
telinga
Kelenjar siliaris moll, terdapat pd kelopak
mata
Kelenjar mammae, adalah kelenjar apokrin
termodifikasi yg mengalami spesialisasi untuk
memproduksi susu
5. PERSARAFAN KULIT
 Kulit dipersarafi oleh saraf sensori dan
simpatis
 Serat saraf sensorif berakhir pd kulit, dlm
berbagai bentuk yaitu :
 Ujung saraf bebas
 Fleksus saraf disekitar folikel rambut
 Korpuskel meissenerian ( suatu struktur kecil yg
tertutup ditemukan disekitar ujung saraf papila )
 Korpuskel paccinian ( suatu struktur besar tertutup
ditemukan disebelah dalam dermis )
 Serat saraf simpatis mensarafi arteriol,
kelenjar keringat
 Kulit juga tdpt cabang-cabang saraf spinal
terdiri dari saraf-saraf motorik berguna
untuk menggerakkan sel-sel otot yg tdpt pd
kulit, sedangkan saraf sensorik berguna
untuk menerima rangsangan yg tdpt dari
luar atau kulit
 Ujung-ujung saraf yg bebas menerima
rangsangan sakit atau nyeri banyak tdpt di
epidermis
6. PEMBULUH DARAH
 Cabang utama pembuluh
darah pada dermis
adalah atriol dan vena
tanpa melewati
kapiler
 Pleksus kapiler terdapat
dibawah epidermis,
dibawah dermis, pada
papila dan disekitar
kelenjar keringat ,
sebasea, folikel rambut
7. WARNA KULIT
 Warna kulit dipengaruhi oleh pembuluh
darah pada kulit, banyak sedikitnya lemak
dan pigmen kulit yg disebut melanin
 Perbedaan warna kulit terjadi akibat
faktor sebagai berikut :
1. Melanosit, terletak pd stratum basalis yg
memproduksi pigmen yg bertanggung jawab
terhadap pewarnaan kulit coklat sampai hitam
Area tempat tjdnya pigmentasi yg besar adalah
putting susu , areola mammae, area sirkumanal,
skrotum, penis, dan labia mayora, sdgkan yg
mengandung sedikit pigmen adalah telapak tangan
dan kaki
2. Darah terdapat dalam pembuluh dermal dibawah
lapisan epidermis yg dpt dilihat dari permukaan dan
menghasilkan pewarnaan merah muda terutama
terlihat pada orang kulit putih
3. Keberadaan dan jumlah pigmen kuning (karotin)
hanya ditemukan pd stratum korneum dan dlm sel
lemak dermis dan hipodermis yg menyebabkan
beberapa perbedaan pd pewarnaan kulit
HUBUNGAN FISIOLOGI KULIT
DENGAN ORGAN LAIN
 Kulit mengaktifkan
vitamin D3 (calcitriol)
yang akan membantu
penyerapan kalsium
dan fosfor di saluran
cerna. Kalsium dan
fosfor berfungsi unuk
membangun dan
memelihara tulang.
 Sistem skeletal
menyediakan dukungan
struktural untuk kulit.
 Kulit, melalui
produksi vitamin D
(calcitriol) membantu
menyediakan ion
kalsium yang berguna
untuk kontraksi otot.
 Kontraksi otot di
daerah kulit muka
menghasilkan
ekspresi wajah.
Sistem skeletal Sistem muskular
 Ujung saraf pada kulit
akan menghantarkan
sinyal terkait sentuhan,
tekanan, suhu, dan
nyeri.
 Sistem saraf pusat
mengatur aliran darah
dan pengeluaran
keringat untuk
termoregulasi.
 Sistem saraf
menstimulasi kontraksi
muskulus arektor pili
untuk menegakkan
rambut.
 Keratinosit pada kulit
membantu mengaktivasi
vitamin D menjadi
calcitriol, sebuah hormon
yang mempermudah
penyerapan kalsium dan
fosfor di saluran cerna.
 Hormon seks
menstimulasi aktivitas
kelenjar sebasea,
mempengaruhi
pertumbuhan, distribusi
lemak subkutan, dan
aktifitas kelenjar keringat.
 Hormon adrenal mengatur
aliran darah di dermis dan
membantu memobilisasi
lemak di adiposit.
Sistem saraf Sistem endokrin
 Perubahan kimia
setempat di kulit (dermis)
akan menyebabkan
perubahan vaskular
(melebar atau menyempit)
yang mempengaruhi
aliran darah setempat.
 Sistem kardiovaskular
menyediakan oksigen dan
nutrien, menghantarkan
hormon dan sel-sel imun.
 Pembuluh darah
menghantarkan
karbondioksida, sampah
metabolisme, dan toksin.
 Sistem kardiovaskular
menyediakan panas untuk
mengatur suhu kulit.
 -Kulit adalah pertahanan
pertama dalam imunitas,
menyediakan sawar mekanik
dan sekret kimia untuk
menghalau penetrasi mikroba.
 Sel-sel Langerhans pada
epidermis berperan dalam
imunologi dengan cara
pengenalan antigen terhadap
agen asing.
 Makrofag memfagosit mikroba
yang berhasil mempenetrasi
permukaan kulit.
 Sistem limfatik melindungi
integumen dengan
menyediakan makrofag
tambahan dan memobilisasi
limfosit.
Sistem kardiovaskular
Sistem limfatik dan
imunologi
 Rambut hidung
berfungsi menyaring
partikel debu dari
udara yang dihirup.
 Stimulasi pada ujung
saraf nyeri dapat
mengubah laju
pernapasan.
 Sistem pernapasan
menyediakan oksigen
untuk jaringan dan
mengeliminasi
karbondioksida.
 Kulit mengaktifkan
vitamin D3 (calcitriol)
yang akan membantu
penyerapan kalsium
dan fosfor di saluran
cerna.
 Sistem pencernaan
menyediakan nutrien
untuk sel dan
simpanan lipid di
adiposit.
Sistem pernapasan Sistem pencernaan
 Ginjal menerima
sebagian hormon
vitamin D dari kulit
dan mengubahnya
menjadi calcitriol
 Ekskresi sampah
metabolisme melalui
kelenjar keringat
turut berperan dalam
menentukan jumlah
ekskresi melalui
tubulus ginjal.
 Ujung saraf di kulit dan
subkutan berespon terhadap
stimulus erotik dan
berkontribusi terhadap
kepuasan seksual.
 Gerakan menghisap bayi pada
puting susu ibu menstimulasi
ujung saraf di kulit dan
menyebabkan keluarnya ASI.
 Kelenjar susu (modifikasi dari
kelenjar keringat)
memproduksi ASI.
 Kulit mengalami pelebaran
(hiperplasia) selama kehamilan
terkait pertumbuhan fetus.
 Hormon-hormon seks
mempengaruhi distribusi
rambut, sel adiposa dan
perkembangan kelenjar
payudara.
Sistem saluran kemih Sistem reproduksi
Pp.....anfis sistem integumen

Pp.....anfis sistem integumen

  • 1.
  • 2.
    POKOK BAHASAN 1. Pengertiandan anatomi kulit 2. Fungsi kulit 3. Lapisan kulit 4. Pelengkap kulit 5. Persarafan kulit 6. Pembuluh darah 7. Warna kulit
  • 3.
    1. Pengertian dananatomi kulit • Kulit adalah suatu organ pembungkus seluruh permukaan luar tubuh, merupakan organ terberat dan terbesar dari tubuh. Seluruh kulit beratnya sekitar 14 % berat tubuh : pada orang dewasa : 2,7 – 3,6 kg luasnya : 1,5 – 1,9 meter persegi. • Tebal kulit bervariasi mulai 0,5 mm sampai 6 mm tergantung dari letak, umur dan jenis kelamin. • Kulit tipis terletak pada kelopak mata, penis, labium minus ( bibir mulut ) • Kulit bagian medial terletak pada lengan atas. • Kulit tebal terdapat pada telapak tangan, telapak kaki, punggung, bahu dan bokong.
  • 4.
  • 5.
    Fungsi Kulit Kulit menutupidan melindungi permukaan tubuh dan bersambung dengan selaput lendir yang melapisi rongga yg berfungsi sebagai : 1. Pelindung 2.Peraba atau alat komunikasi Merasakan sentuhan, Rasa nyeri, Perubahan suhu tekanan kulit dari jaringan subkutan
  • 7.
    Lanjutan …. 3. Alatpengatur panas :  Vasodilatasi : kulit melebar, kulit panas, kelebihan panas dipancarkan ke kelenjar keringat shg tjd penguapan cairan pd permukaan kulit  Vasokonstriksi : Pembuluh darah mengerut, kulit pucat dan dingin, hilangnya keringat dibatasi dan panas suhu tubuh tidak dikeluarkan. Panas dapat dilepaskan oleh kulit dengan berbagai cara :  Penguapan, Terjadi melalui pernapasan dan prespirasi kulit  Pemancaran Pemindahan panas dr permukaan suatu objek ke permukaan objek lain tanpa kontak diantara keduanya Contoh : seseorang yang berdiri didepan kulkas yg terbuka  Konduksi Pemindahan panas dr permukaan suatu objek ke permukaan objek lain dengan disertai kontak diantara keduanya Contoh : Seseorang akan kehilangan panas tubuh bila ia berendam dalam air dingin selama waktu tertentu   Konveksi Kehilangan panas tubuh yang terjadi karena pergerakan udara Contoh : Udara akan terasa dingin saat kita membuka pintu rumah
  • 8.
    4. Tempat penyimpanandan produksi vit D untuk pertumbuhan tulang :  Kulit beraksi sebagai alat penampung air dan lemak, yg dpt melepaskannya bila diperlukan  Kulit dan jaringan di bawahnya bekerja sebagai tempat penyimpanan air dan juga merupakan tempat penyimpanan lemak Lanjutan ….
  • 9.
    5. Alat Absorpsi Kulitdapat mengabsorpsi :  Sinar Ultraviolet yg bereaksi atas prekusor vitamin D yg penting bagi pertumbuhan an perkembangan tulang  Obat-obatan tertentu ygdigunakan sebagi salep 6. Ekskresi Zat berlemak, air dan ion-ion, seperti Na+ disekresi melalui kulit Lanjutan ….
  • 10.
    3. LAPISAN KULIT 1.Epidermis 2. Dermis 3. Sub dermis
  • 11.
     Epidermis adalahlapisan luar kulit yang tipis dan avaskuler.  Terdiri dari epitel berlapis gepeng bertanduk, mengandung sel melanosit, Langerhans dan merkel.  Tebal epidermis berbeda-beda pada berbagai tempat di tubuh, paling tebal pada telapak tangan dan kaki.  Ketebalan epidermis hanya sekitar 5 % dari seluruh ketebalan kulit.  Terjadi regenerasi setiap 4-6 minggu.  Epidermis terdiri atas lima lapisan (dari lapisan yang paling atas sampai yang terdalam) : 1. Epidermis / Kutikula keterangan: A = melanocyt B = Langerhans cell C = Merkels cell D = nervända 1 = stratum corneum 2 = stratum granulosum 3 = stratum spinosum 4 = stratum basale 5 = basalmembran
  • 12.
    keterangan: A = melanocyt B= Langerhans cell C = Merkels cell D = nervända 1 = stratum corneum 2 = stratum granulosum 3 = stratum spinosum 4 = stratum basale 5 = basalmembran Stratum germinativum Stratum Germinativum (Stratum Basale + S. Spinosum) bentuknya silindris dgn inti yg lonjong, terdapat butir- butir melanin (suatu pigmen yg berwarna hitam, pada lapisan terdalam epidermis ). menjadi pusat pembelahan sel yg cepat . dan sel baru didorong masuk kelapisan berikutnya. Stratum spinosum / stratum akantosum, yaitu lapisan yang paling tebal dan terdiri dari banyak glikogen. Sel- selnya disebut spinosum krn terdiri dari sel yg berbentuk poligonal / banyak sudut dan mempunyai banyak tanduk (spina),disebut akantosum sebab sel-selnya berduri Sel Melanosit : b’fungsi sbagai sistem pigmentasi kulit Langerhan cell : sbg sistem imun Markel cell : sbg s.imun, pembentukan fibroblast
  • 13.
    keterangan: A = melanocyt B= Langerhans cell C = Merkels cell D = nervända 1 = stratum corneum 2 = stratum granulosum 3 = stratum spinosum 4 = stratum basale 5 = basalmembran Stratum Granulosum, merupakan sel gepeng berkulit kasar dan berinti, sel-sel tersebut terdapat hanya 2-3 lapisan yg sejajar dgn permukaan kulit Stratum Lusidum, merupakan sel gepeng tanpa inti, yg jelas terlihat pd telapak kaki dan tangan dgn ketebalan empat sampai tujuh lapisan sel. Stratum korneum / Lapisan tanduk, Terdiri dari beberapa lapis sel gepeng yang mati dan tidak berinti Protoplasmanya telah berubah menjadi keratin (zat tanduk). Mekanisme pertumbuhan kulit (kreatinisasi) terutama Stratum germinativum
  • 15.
    Fungsi Epidermis : 1.Proteksi barier, 2. Organisasi sel, 3. Sintesis vitamin D dan sitokin, 4. Pembelahan dan mobilisasi sel, 5. Pigmentasi (melanosit) dan 6. Pengenalan alergen (sel Langerhans).
  • 16.
    2. DERMIS Merupakan lapisankedua dari kulit dan bagian paling penting di kulit yang sering dianggap sebagai “True Skin”. Terdiri atas jaringan ikat yang menyokong epidermis dan menghubungkannya dengan jaringan subkutis. Tebalnya bervariasi, yang paling tebal pada telapak kaki sekitar 3 mm. Lapisan yang mempunyai ketebalan 4x lipat dari lapisan epidermis (kira-kira 0.25-2.55mm) Lapisan ini mengandung pembuluh darah, pembuluh limfe dan saraf dan juga lapisannya elastik, fibrosanya padat dan terdapat folikel rambut
  • 17.
    Dermis terdiri dari2 lapisan : 1. Bagian atas, pars papilare (stratum papilar) Menonjol ke epidermis, terdiri dari serabut saraf, dan pembuluh darah yg memberi nutrisi pd epidermis yg diatasnya merupakan lapisan tipis dan terdiri dari jaringan penghubung yang longgar, menghubungkan lapisan epidermis kelapisan subcutis, banyak terdapat sel mast dan sel makrofag yang diperlukan untuk menghancurkan mikroorganisme yang menembus lapisan dermis, dan berfungsi sebagai pelindung. Di lapisan ini juga
  • 18.
     Serabut elastisbertugas memberikan kelenturan pada kulit dan memberi kekuatan pada alat disekitar kelenjar dan folikel rambut  Sejalan dgn bertambahnya usia, pada simpul kolagen dan serat elastik mengakibatkan pengeriputan kulit  Serabut kolagen bertugas memberi kekuatan kepada kulit  Lapisan ini berbentuk gelombang yang terjulur kelapisan epidermis untuk memudahkan kiriman nutrisi kelapisan epidermis yang tidak mempunyai pembuluh darah
  • 19.
    2. Bagian bawah,pars retikulare (stranum retikularis), Menonjol ke arah sub kutan, serabut penunjang yaitu serabut kolagen, elastis dan serabut retikulus Merupakan lapisan tebal dan terdiri dari jaringan penghubung padat dengan susunan yang tidak merata, disebut lapisan retikular karena banyak terdapat serat elastin dan kolagen yang sangat tebal dan saling berangkai satu sama lain menyerupai jaring-
  • 20.
    Komponen dari lapisandermis berisi banyak struktur khusus yang melaksanakan fungsi kulit. Terdiri dari : Kelenjar sebaceous menghasilkan sebum, zat semacam lilin, asam lemak atau trigliserida bertujuan untuk melumasi permukaan kulit dikeluarkan melalui folikel rambut yang mengandung banyak lipid, pada orang yang jenis kulit berminyak maka sel kelenjar sebaseanya lebih aktif memproduksi minyak, Kelenjar sebasea ini juga dapat berfungsi untuk proses difusi (pemindahan) kandungan bahan dalam suatu produk kelapisan lebih dalam
  • 21.
    • Gambar disamping menunjukkan terjadi penyumbatan kelenjarsebasea sehingga terbentuk jerawat (acne) Dari sini jelas terlihat bahwa asal usul jerawat bersumber dari lapisan dermis
  • 22.
     Eccrine sweatglands atau kelenjar keringat mengatur penguapan untuk mendinginkan tubuh saat suhu lingkungan meningkat yang kita kenal dengan keringat dan membuang sisa metolisme tubuh sebagian besar terdiri dari garam dan urea,  pembuluh darah memberi nutrisi penting untuk kulit, baik vitamin, oksigen maupun zat-zat penting lainnya untuk metabolisme sel kulit, selain itu pembuluh darah juga bertugas mengatur suhu tubuh melalui mekanisme proses pelebaran atau dilatasi pembuluh darah.
  • 23.
     Folikel Rambut,Merupakan tempat pangkal tumbuhnya rambut  Syaraf nyeri dan reseptor sentuh, Syaraf-syaraf yang membuat kita peka dan dapat merasakan nyeri atau sakit bila ada sesuatu yang mencederai kulit juga syaraf-syaraf yang berfungsi memberi rasa sentuhan pada kita sehingga kita dapat merasakan panas, dingin, meraba benda dan lain-lain.
  • 24.
    Sub kutis atau hipodermis Sub kutis terdiri dari kumpulan kumpulan sel lemak dan diantaranya terdapat serabut-serabut jaringan ikat dermis  Lapisan lemak ini disebut “Penikulus adiposus” berguna sebagai shockbreker atau pegas bila terjadi tekanan trauma mekanis yg menimpa pada kulit dan juga bg tempat penimbunan kalori  Dibawah subkutis terdapat selaput otot kemudian baru terdapat otot
  • 25.
    4. PELENGKAP KULIT(DERIVATIF KULIT) 1. RAMBUT  Berada di seluruh bagian tubuh  Sebagian besar berupa rambutVellus (rambut halus yg menggantikan lanugo) dan tidak berwarna atau samar  Rambut tumbuh dr folikel rambut di epidermis BENTUK RAMBUT : Rambut panjang : di kepala, pubis dan jenggot Rambut pendek : di lubang hidung, liang telinga dan alis Rambut bulu lanugo diseluruh tubuh  Rambut seksual : di pubis dan aksila
  • 26.
    AKAR RAMBT Akar danbatang rambut tersusun dari tiga lapisan : 1.Kutikel, yaitu lapisan terluar yg tersusun dari sel-sel mati yg bersisik 2.Korteks, yaitu lapisan tengah yg terkeratinisasi, yg membentuk bagian utama batang rambut dan mengandung jumlah pigmen beragam yg menentukan warna rambut 3.Medula / aksis sentral, yg tersusun dari 2 – 3 lapisan sel. Pertumbuhan medulla buruk bahkan seringkali tdk terjad, terutama pada rambut pirang
  • 28.
    2. KUKU KUKU :Sel epidermis kulit yg m’alami keratinisasi yg telah berubah dan tertanam dlm palung kuku menutupi garis lekukan pd kulit Palung kuku mdapat persarafan dan pembuluh darah yg banyak. Bagian proksimal terletak dlm lipatan kulit yg merupakan bagian awal kuku tumbuh Bagian dari kuku terdiri dari :  Ujung kuku atas  Badan kuku yg merupakan bagian yg besar  Akar kuku  Matrik kuku : daerah sel germinal yg merupakan tempat tumbuhnya akar kuku  Bantalan kuku bagian bawah adalah lapisan epidermis tipis  Pulpa jari dibawah bantalan kuku dibentuk oleh jaringan ikat vaskulkar longgar
  • 31.
    3. Kelenjar kulit Kelenjar kulit mempunyai lobus yg bergulung-gulung dgn saluran keluar lurus untuk mengeluarkan berbagai zat dari badan (kelenjar keringat)  Ada 2 kelenjar yang terdapat pada kulit : 1. Kelenjar keringat menghasilkan kelenjar sudorivera (mensekresi) 2. Kelenjar lemak menghasilkan sebasea, kelenjar ini terdiri dari  Badan kelenjar  Saluran kelenjar  Muara kelenjar
  • 33.
    Kelenjar sebasea  Kelenjarsebasea berasal dari rambut yg bermuara pada saluran folikel rambut untuk melumasi rambut dan kulit yang berdekatan  Kelenjar ini mempunyai kantong dlm kulit berbentuk seperti botol dan bermuara dlm folikel rambut, paling banyak tdpt pd kepala dan muka sekitar hidung, mulut dan telinga, dan tidak terdapat pd telapak tangan dan telapak kaki  Kelenjar sebasea mengeluarkan sebum yaitu campuran lemak, zat lilin, minya dan pecahan- pecahan sel berfungsi sebagai pelembut kulit (emoliens) dan jg sebagai barier thdp evaporasi  Kelenjar sebasea dpt terinfeksi shg menyebabkan furunkel (bisul)
  • 35.
    Kelenjar Keringat  Kelenjarkeringat is tube tunggal yg tergulung dan terletak pd jaringan subkutan dan dgn saluran yg panjang yg terbuka pd permukaan kulit  Merupakan tempat sekresi aktif dari kelenjar keringat dibawah pengendalian saraf simpatis  Keringat berisi air dan sedikit garam, melalui difusi secara sederhana ± 500cc/hr  Kelenjar keringat merupakan alat utama untuk mengendalikan suhu tubuh, berkurang
  • 36.
    Kelenjar keringat terbagimenjadi dua yaitu : 1. Kelenjar keringat Ekrin  Yaitu : Kelenjar tubular simpel dan berpilin serta tdk b’hub dgn kelenjar rambut  Kelenjar ini penyebarannya meluas keseluruh tubuh, terutama pada telapat tangan, kaki dan dahi  Sekresi dari kelenjar ini mengandung air dan membantu pendinginan evaporasi tubuh untuk mempertahankan suhu tubuh
  • 37.
    2. Kelenjar keringatApokrin Kelenjar ini bercabang dgn penyebaran yg terbatas shg dapat ditemukan pada ketiak, vulva, puting susu dan regio anogenital Kelenjar apokrin yg tdpt pd ketiak dan area anogenital memiliki duktus yg membuka kebagin atas folikel rambut dan berfungsi pd masa puberitas untuk merespon stress atau kegembiraan dan mengeluarkan semacam sekresi yg tidak berbau yg kemudian berbau jika bereaksi dgn bakteri
  • 38.
    Kelenjar seruminosa, terdapatpada saluran telinga yg menghasilkan serumen atau getah telinga Kelenjar siliaris moll, terdapat pd kelopak mata Kelenjar mammae, adalah kelenjar apokrin termodifikasi yg mengalami spesialisasi untuk memproduksi susu
  • 39.
    5. PERSARAFAN KULIT Kulit dipersarafi oleh saraf sensori dan simpatis  Serat saraf sensorif berakhir pd kulit, dlm berbagai bentuk yaitu :  Ujung saraf bebas  Fleksus saraf disekitar folikel rambut  Korpuskel meissenerian ( suatu struktur kecil yg tertutup ditemukan disekitar ujung saraf papila )  Korpuskel paccinian ( suatu struktur besar tertutup ditemukan disebelah dalam dermis )
  • 41.
     Serat sarafsimpatis mensarafi arteriol, kelenjar keringat  Kulit juga tdpt cabang-cabang saraf spinal terdiri dari saraf-saraf motorik berguna untuk menggerakkan sel-sel otot yg tdpt pd kulit, sedangkan saraf sensorik berguna untuk menerima rangsangan yg tdpt dari luar atau kulit  Ujung-ujung saraf yg bebas menerima rangsangan sakit atau nyeri banyak tdpt di epidermis
  • 42.
    6. PEMBULUH DARAH Cabang utama pembuluh darah pada dermis adalah atriol dan vena tanpa melewati kapiler  Pleksus kapiler terdapat dibawah epidermis, dibawah dermis, pada papila dan disekitar kelenjar keringat , sebasea, folikel rambut
  • 43.
    7. WARNA KULIT Warna kulit dipengaruhi oleh pembuluh darah pada kulit, banyak sedikitnya lemak dan pigmen kulit yg disebut melanin  Perbedaan warna kulit terjadi akibat faktor sebagai berikut : 1. Melanosit, terletak pd stratum basalis yg memproduksi pigmen yg bertanggung jawab terhadap pewarnaan kulit coklat sampai hitam Area tempat tjdnya pigmentasi yg besar adalah putting susu , areola mammae, area sirkumanal, skrotum, penis, dan labia mayora, sdgkan yg mengandung sedikit pigmen adalah telapak tangan dan kaki
  • 44.
    2. Darah terdapatdalam pembuluh dermal dibawah lapisan epidermis yg dpt dilihat dari permukaan dan menghasilkan pewarnaan merah muda terutama terlihat pada orang kulit putih 3. Keberadaan dan jumlah pigmen kuning (karotin) hanya ditemukan pd stratum korneum dan dlm sel lemak dermis dan hipodermis yg menyebabkan beberapa perbedaan pd pewarnaan kulit
  • 46.
    HUBUNGAN FISIOLOGI KULIT DENGANORGAN LAIN  Kulit mengaktifkan vitamin D3 (calcitriol) yang akan membantu penyerapan kalsium dan fosfor di saluran cerna. Kalsium dan fosfor berfungsi unuk membangun dan memelihara tulang.  Sistem skeletal menyediakan dukungan struktural untuk kulit.  Kulit, melalui produksi vitamin D (calcitriol) membantu menyediakan ion kalsium yang berguna untuk kontraksi otot.  Kontraksi otot di daerah kulit muka menghasilkan ekspresi wajah. Sistem skeletal Sistem muskular
  • 47.
     Ujung sarafpada kulit akan menghantarkan sinyal terkait sentuhan, tekanan, suhu, dan nyeri.  Sistem saraf pusat mengatur aliran darah dan pengeluaran keringat untuk termoregulasi.  Sistem saraf menstimulasi kontraksi muskulus arektor pili untuk menegakkan rambut.  Keratinosit pada kulit membantu mengaktivasi vitamin D menjadi calcitriol, sebuah hormon yang mempermudah penyerapan kalsium dan fosfor di saluran cerna.  Hormon seks menstimulasi aktivitas kelenjar sebasea, mempengaruhi pertumbuhan, distribusi lemak subkutan, dan aktifitas kelenjar keringat.  Hormon adrenal mengatur aliran darah di dermis dan membantu memobilisasi lemak di adiposit. Sistem saraf Sistem endokrin
  • 48.
     Perubahan kimia setempatdi kulit (dermis) akan menyebabkan perubahan vaskular (melebar atau menyempit) yang mempengaruhi aliran darah setempat.  Sistem kardiovaskular menyediakan oksigen dan nutrien, menghantarkan hormon dan sel-sel imun.  Pembuluh darah menghantarkan karbondioksida, sampah metabolisme, dan toksin.  Sistem kardiovaskular menyediakan panas untuk mengatur suhu kulit.  -Kulit adalah pertahanan pertama dalam imunitas, menyediakan sawar mekanik dan sekret kimia untuk menghalau penetrasi mikroba.  Sel-sel Langerhans pada epidermis berperan dalam imunologi dengan cara pengenalan antigen terhadap agen asing.  Makrofag memfagosit mikroba yang berhasil mempenetrasi permukaan kulit.  Sistem limfatik melindungi integumen dengan menyediakan makrofag tambahan dan memobilisasi limfosit. Sistem kardiovaskular Sistem limfatik dan imunologi
  • 49.
     Rambut hidung berfungsimenyaring partikel debu dari udara yang dihirup.  Stimulasi pada ujung saraf nyeri dapat mengubah laju pernapasan.  Sistem pernapasan menyediakan oksigen untuk jaringan dan mengeliminasi karbondioksida.  Kulit mengaktifkan vitamin D3 (calcitriol) yang akan membantu penyerapan kalsium dan fosfor di saluran cerna.  Sistem pencernaan menyediakan nutrien untuk sel dan simpanan lipid di adiposit. Sistem pernapasan Sistem pencernaan
  • 50.
     Ginjal menerima sebagianhormon vitamin D dari kulit dan mengubahnya menjadi calcitriol  Ekskresi sampah metabolisme melalui kelenjar keringat turut berperan dalam menentukan jumlah ekskresi melalui tubulus ginjal.  Ujung saraf di kulit dan subkutan berespon terhadap stimulus erotik dan berkontribusi terhadap kepuasan seksual.  Gerakan menghisap bayi pada puting susu ibu menstimulasi ujung saraf di kulit dan menyebabkan keluarnya ASI.  Kelenjar susu (modifikasi dari kelenjar keringat) memproduksi ASI.  Kulit mengalami pelebaran (hiperplasia) selama kehamilan terkait pertumbuhan fetus.  Hormon-hormon seks mempengaruhi distribusi rambut, sel adiposa dan perkembangan kelenjar payudara. Sistem saluran kemih Sistem reproduksi