SISTEM INTEGUMEN
Disusun Oleh:
1.

Auliyah Shofiyah

2.

Didik Dwi Prasetyo

3.

Intan Sartika

4.

Nur Istiqlalial Firdausi

Kelompok 1A
OFFERING B
PENDIDIKAN BIOLOGI
Pengertian Kulit
 Kulit

merupakan salah satu organik terbesar

dari tubuh dimana kulit membentuk 15% dari
berat badan keseluruhan.
 Kulit

adalah lapisan atau jaringan yang

menutupi seluruh tubuh dan melindungi tubuh
dari bahaya yang datang dari luar.
 Kulit

mempunyai daya rergenerasi yang besar
STRUKTUR DAN FUNGSI
KULIT
Kulit disebut juga integumen atau
kutis.
 Kulit tumbuh dari dua macam
jaringan yaitu jaringan epitel dan
kelenjar pengikat (penunjang).

Lapisan kulit terdiri atas:
1. Epidermis
Epidermis terdiri atas lapisan epitel pipih berlapis.

Unsur utamanya adalah sel-sel tanduk
(keratinosit) dan sel melanosit. Epidermis dibina
oleh sel-sel epidermis terutama serat-serat

kolagen dan sedikit serat elastis.
Lapisan Epidermis
Stratum korneum
Terdiri dari puluhan lapis sel yang
mati
 Berbentuk pipih dan penuh
dengan keratin
 Membentuk lapisan kedap air
 Selalu luluh dan digantikan oleh
lapisan di bawahnya

Stratum lucidum
Terdiri dari beberapa lapis sel mati
yang jernih
 Tembus cahaya karena
mengandung eledin
 Hanya terdapat pada kulit yang
tebal, seperti telapak tangan dan
kaki.

Stratum granulosum
Terdiri atas beberapa lapis sel
yang sudah memipih
 Menunjukkan tanda-tanda
kematian sel
 Mengandung keratohialin, yang
merupakan cikal bakal keratin (zat
tanduk)

Stratum spinosum
Terdiri atas beberapa lapis sel
 Di bawah mikroskop terlihat
memiliki tonjolan dan saling
melekat satu sama lain
 Diskus merkel untuk rasa raba
terletak dalam stratum spinosum

Stratum basalis
Terdiri atas satu lapis sel kolumner
 Terletak di atas membrana basalis
 Selalu mengadakan mitosis
 Sel -sel hasil mitosis didorong ke
atas menjadi lapisan sel di atas
stratum basalis

Sel penyusun epidermis:
Keratinosit : sel epidermis yang sedang
dalam pembentukan keratin, paling
banyak di epidermis
2. Sel langerhans : seperti makropahg
yang berasal dari sum-sum tulang,
penting dalam pembentukan imunitas
3. Sel granstein : berperan dalam
penyajian antigen kepada supressor-T
sel, berperan dalam sistem imunitas
4. Melanosit: pembentuk pigmen melanin
1.
2. Dermis






Terletak di bawah epidermis
Terdiri dari jaringan ikat yang mengandung
serat-serat elastis dan kolagen
Terdapat ujung-ujung saraf/reseptor,
pembuluh darah, pembuluh lymph, kelenjar
dan folikel rambut
Terdiri dari :
-lapisan papiler
-lapisan retikuler
Lapisan Papiler
 Bagian atas dermis
 Mengandung papila dermis
 Terdapat pembuluh darah kapiler dan
Korpus Meissner (Reseptor raba)
Lapisan retikuler
 agian bawah dermis
 Mengandung folikel rambut, kelenjar
sebacea (lemak), kelenjar keringat, dan
Korpus Paccini (Reseptor tekanan)
Lapisan Dermis
Reseptor di Kulit
1.

2.
3.
4.
5.

Ruffini : reseptor penerima panas di dermis
dan subcutis
Badan Krause : reseptor penerima dingin di
dermis
Badan taktil Meisner : reseptor dipapil dermis
untuk rangsangan perabaan
Merkel ranvier reseptor epidermis untuk
rangsangan perabaan
Badan Paccini : reseptor di epidermis untuk
rangsangan penekanan
LAPISAN SUBKUTAN
Terletak di bawah kulit
 Terdiri dari jaringan ikat jarang dan
jaringan lemak
 Melekat pada jaringan di
bawahnya

Fungsi Kulit


Sebagai pelindung



Sebagai alat pengatur panas

Suhu normal (bagian dalam) tubuh yaitu suhu visera dan
otak ialah 36ºC sampai 37,5ºC, suhu kulit sedikit lebih
rendah. Pengaturan ini dapat berlangsung melalui
mekanisme adanya persarafan vaso motorik yang
menendalikan arteriol kutan dengan dua cara, yaitu:


Vasodilatasi Vasokontriksi


Panas dapat dikeluarkan oleh kulit dengan berbagai
cara, yaitu:


Dengan penguapan



Dengan pemancaran



Dengan konduksi



Dengan konveksi (Pengaliran)



Sebagai tempat penyimpanan



Sebagai alat absorbsi



Sebagai ekskresi
DERIVAT KULIT
1. STRUKTUR DAN FUNGSI RAMBUT
Batang rambut
Lapisan terluarnya mengandung keratin
 Akar rambut
 Tertanam di dalam kuliT
 Di sekelilingnya terdapat folikel rambut
 Ujung folikel membentuk papila akar rambut
 Papila akar rambut diselaputi oleh satu
lapisan sel germinal
 Terdapat ujung dendrit yang melingkarlingkar, sebagai reseptor raba

Folikel rambut terbentuk sewaktu
fetus berumur sekitar 4 bulan
 Dari folikel tumbuh lanugo (pada
bayi yang baru lahir)
 Lanugo dan rambut lain pada
bayi akan luluh dan diganti
dengan rambut kasar

Ada berbagai bentuk rambut antara lain :


Ramut panjang



Rambut pendek



Rambut bulu lanugo



Rambut seksual
Warna rambut


Tergantung pada pigmen melanin
yang dikandung



Melanin terbentuk oleh melanosit
yang terdapat pada lapisan
germinal folikel dengan bantuan
enzim tyrosinase
Otot penegak rambut


Suatu otot penegak musculus
erector pilli yang menghubungkan
akar rambut dengan papila dermis



Akan berkontraksi saat kedinginan
atau merasa takut
2. STRUKTUR DAN FUNGSI KUKU





Merupakan epidermis berbentuk zat tanduk
yang terdapat pada ujung-ujung jari tangan
dan kaki
Kuku dapat tumbuh karena terdapat lapisan
germinal pada akar kuku
Umumnya kuku berwarna merah jambu
karena warna merah pada pembuluh darah
yang berada di bawahnya
Bagian-bagian Kuku
Matriks kuku: merupakan pembentuk jaringan
kuku yang baru.
 Dinding kuku (nail wall) : merupakan lipatanlipatan kulit yang menutupi bagian pinggir
dan atas.
 Dasar kuku (nail bed): merupakan bagian kulit
yang ditutupi kuku.
 Alur kuku (nail groove) : merupakan celah
antara dinding dan dasar kuku.
 Akar kuku (nail root): merupakan bagian
tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku.








Lempeng kuku (nail plate) : merupakan bagian
tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku.
Lunula : merupakan bagian lempeng kuku
berwarna putih dekat akar kuku berbentuk
bulan sabit, sering tertutup oleh kulit.
Eponikium : merupakan dinding kuku bagian
proksimal, kulit arinya menutupi bagian
permukaan lempeng kuku.
Hiponikium : merupakan dasar kuku, kulit ari di
bawah kuku yang bebas (free edge) menebal.
KELENJAR PADA KULIT
1. kelenjar keringat





Menghasilkan keringat (terdiri dari air,
garam-garam urea, sedikit asam
amino, asam lemak, dan amoniak)
Keringat berfungsi dalam ekskresi
dan keseimbangan tubuh
Kelenjar keringat di daerah ketiak
dan selangkangan bersifat apokrin
sehingga keringat bersifat lebih
kental dan kadang-kadang berbau
2. Kelenjar minyak
Suatu kelenjar yang mensekresikan
lemak untuk membasahi rambut
dan kulit
 Bermuara pada akar rambut atau
bermuara langsung pada kulit.

PEMBULUH DARAH
Pleksus kapiler terdapat di
bawah epidermis, dermis, pada
papila, dan sekitar kelenjar keringat,
kelenjar minyak, folikel rambut.
Terdapat cabang utama pembuluh
darah pada dermis yaitu arteriol
dan vena tanpa melewati kapiler.
WARNA KULIT
Tergantung pada tiga faktor yang
saling berinteraksi, diantaranya :

Kapiler darah

Pigmen karoten

Pigmen melanin
Melanin
Diproduksi dari asam amino tyrosin
dengan bantuan enzim tyrosinase
 Berada pada organel yang
disebut melanosom
 Berfungsi sebagai protektor dari
sinar ultraviolet (UV)






Enzim-enzim pembentuk pigmen
melanin diduga diaktifkan oleh sinar
UV, MSH (Melanocyt Stimulating
Hormon) dan hypophyse
Penyakit kekurangan kemampuan
memproduksi melanin disebut albino
Freckles (bercak kehitaman)
diakibatkan melanosit berkumpul
banyak di suatu tempat
GARIS DAN SIDIK









Gambaran khas dari tonjolan dan
lekukan pada permukaan kulit telapak
ujung jari tangan dan kaki
Ditentukan secara genetis
Setiap orang berbeda
Tidak akan berubah sepanjang hidup
Telah terbentuk pada janin ketika
epidermis berkembang menyesuaikan
diri dengan perkembangan tonjolan
papila dermis
Pada telapak tangan dan jari terdapat
kelenjar keringat yang bermuara pada
tonjolan epidermis pada jari.










Garis dibentuk pada minggu ke-12 masa
embrio
Garis utama cenderung terjadi pada
tempat telapak tangan dan kaki kemudian
melakukan fleksi
Garis bervariasi pada posisi, panjang, dan
kedalaman.
Sidik adalah identifikasi dasar pada sidik jari,
telapak tangan dan kaki
Rigi sempit tersusun dalam sekelompok garis
paralel dalam kumparan atau pola lain
Muncul pada waktu yang sama dengan
garis tapi tetap sama sumur hidup dan tidak
berubah pada kerusakan superfisial.

Sistem integumen manusia

  • 1.
    SISTEM INTEGUMEN Disusun Oleh: 1. AuliyahShofiyah 2. Didik Dwi Prasetyo 3. Intan Sartika 4. Nur Istiqlalial Firdausi Kelompok 1A OFFERING B PENDIDIKAN BIOLOGI
  • 2.
    Pengertian Kulit  Kulit merupakansalah satu organik terbesar dari tubuh dimana kulit membentuk 15% dari berat badan keseluruhan.  Kulit adalah lapisan atau jaringan yang menutupi seluruh tubuh dan melindungi tubuh dari bahaya yang datang dari luar.  Kulit mempunyai daya rergenerasi yang besar
  • 3.
  • 4.
    Kulit disebut jugaintegumen atau kutis.  Kulit tumbuh dari dua macam jaringan yaitu jaringan epitel dan kelenjar pengikat (penunjang). 
  • 5.
  • 6.
    1. Epidermis Epidermis terdiriatas lapisan epitel pipih berlapis. Unsur utamanya adalah sel-sel tanduk (keratinosit) dan sel melanosit. Epidermis dibina oleh sel-sel epidermis terutama serat-serat kolagen dan sedikit serat elastis.
  • 7.
  • 8.
    Stratum korneum Terdiri daripuluhan lapis sel yang mati  Berbentuk pipih dan penuh dengan keratin  Membentuk lapisan kedap air  Selalu luluh dan digantikan oleh lapisan di bawahnya 
  • 9.
    Stratum lucidum Terdiri daribeberapa lapis sel mati yang jernih  Tembus cahaya karena mengandung eledin  Hanya terdapat pada kulit yang tebal, seperti telapak tangan dan kaki. 
  • 10.
    Stratum granulosum Terdiri atasbeberapa lapis sel yang sudah memipih  Menunjukkan tanda-tanda kematian sel  Mengandung keratohialin, yang merupakan cikal bakal keratin (zat tanduk) 
  • 11.
    Stratum spinosum Terdiri atasbeberapa lapis sel  Di bawah mikroskop terlihat memiliki tonjolan dan saling melekat satu sama lain  Diskus merkel untuk rasa raba terletak dalam stratum spinosum 
  • 12.
    Stratum basalis Terdiri atassatu lapis sel kolumner  Terletak di atas membrana basalis  Selalu mengadakan mitosis  Sel -sel hasil mitosis didorong ke atas menjadi lapisan sel di atas stratum basalis 
  • 13.
    Sel penyusun epidermis: Keratinosit: sel epidermis yang sedang dalam pembentukan keratin, paling banyak di epidermis 2. Sel langerhans : seperti makropahg yang berasal dari sum-sum tulang, penting dalam pembentukan imunitas 3. Sel granstein : berperan dalam penyajian antigen kepada supressor-T sel, berperan dalam sistem imunitas 4. Melanosit: pembentuk pigmen melanin 1.
  • 14.
    2. Dermis     Terletak dibawah epidermis Terdiri dari jaringan ikat yang mengandung serat-serat elastis dan kolagen Terdapat ujung-ujung saraf/reseptor, pembuluh darah, pembuluh lymph, kelenjar dan folikel rambut Terdiri dari : -lapisan papiler -lapisan retikuler
  • 15.
    Lapisan Papiler  Bagianatas dermis  Mengandung papila dermis  Terdapat pembuluh darah kapiler dan Korpus Meissner (Reseptor raba) Lapisan retikuler  agian bawah dermis  Mengandung folikel rambut, kelenjar sebacea (lemak), kelenjar keringat, dan Korpus Paccini (Reseptor tekanan)
  • 16.
  • 17.
    Reseptor di Kulit 1. 2. 3. 4. 5. Ruffini: reseptor penerima panas di dermis dan subcutis Badan Krause : reseptor penerima dingin di dermis Badan taktil Meisner : reseptor dipapil dermis untuk rangsangan perabaan Merkel ranvier reseptor epidermis untuk rangsangan perabaan Badan Paccini : reseptor di epidermis untuk rangsangan penekanan
  • 19.
    LAPISAN SUBKUTAN Terletak dibawah kulit  Terdiri dari jaringan ikat jarang dan jaringan lemak  Melekat pada jaringan di bawahnya 
  • 21.
    Fungsi Kulit  Sebagai pelindung  Sebagaialat pengatur panas Suhu normal (bagian dalam) tubuh yaitu suhu visera dan otak ialah 36ºC sampai 37,5ºC, suhu kulit sedikit lebih rendah. Pengaturan ini dapat berlangsung melalui mekanisme adanya persarafan vaso motorik yang menendalikan arteriol kutan dengan dua cara, yaitu:  Vasodilatasi Vasokontriksi
  • 22.
     Panas dapat dikeluarkanoleh kulit dengan berbagai cara, yaitu:  Dengan penguapan  Dengan pemancaran  Dengan konduksi  Dengan konveksi (Pengaliran)  Sebagai tempat penyimpanan  Sebagai alat absorbsi  Sebagai ekskresi
  • 23.
  • 24.
    1. STRUKTUR DANFUNGSI RAMBUT Batang rambut Lapisan terluarnya mengandung keratin  Akar rambut  Tertanam di dalam kuliT  Di sekelilingnya terdapat folikel rambut  Ujung folikel membentuk papila akar rambut  Papila akar rambut diselaputi oleh satu lapisan sel germinal  Terdapat ujung dendrit yang melingkarlingkar, sebagai reseptor raba 
  • 25.
    Folikel rambut terbentuksewaktu fetus berumur sekitar 4 bulan  Dari folikel tumbuh lanugo (pada bayi yang baru lahir)  Lanugo dan rambut lain pada bayi akan luluh dan diganti dengan rambut kasar 
  • 26.
    Ada berbagai bentukrambut antara lain :  Ramut panjang  Rambut pendek  Rambut bulu lanugo  Rambut seksual
  • 28.
    Warna rambut  Tergantung padapigmen melanin yang dikandung  Melanin terbentuk oleh melanosit yang terdapat pada lapisan germinal folikel dengan bantuan enzim tyrosinase
  • 29.
    Otot penegak rambut  Suatuotot penegak musculus erector pilli yang menghubungkan akar rambut dengan papila dermis  Akan berkontraksi saat kedinginan atau merasa takut
  • 30.
    2. STRUKTUR DANFUNGSI KUKU    Merupakan epidermis berbentuk zat tanduk yang terdapat pada ujung-ujung jari tangan dan kaki Kuku dapat tumbuh karena terdapat lapisan germinal pada akar kuku Umumnya kuku berwarna merah jambu karena warna merah pada pembuluh darah yang berada di bawahnya
  • 32.
    Bagian-bagian Kuku Matriks kuku:merupakan pembentuk jaringan kuku yang baru.  Dinding kuku (nail wall) : merupakan lipatanlipatan kulit yang menutupi bagian pinggir dan atas.  Dasar kuku (nail bed): merupakan bagian kulit yang ditutupi kuku.  Alur kuku (nail groove) : merupakan celah antara dinding dan dasar kuku.  Akar kuku (nail root): merupakan bagian tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku. 
  • 33.
        Lempeng kuku (nailplate) : merupakan bagian tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku. Lunula : merupakan bagian lempeng kuku berwarna putih dekat akar kuku berbentuk bulan sabit, sering tertutup oleh kulit. Eponikium : merupakan dinding kuku bagian proksimal, kulit arinya menutupi bagian permukaan lempeng kuku. Hiponikium : merupakan dasar kuku, kulit ari di bawah kuku yang bebas (free edge) menebal.
  • 35.
  • 37.
    1. kelenjar keringat    Menghasilkankeringat (terdiri dari air, garam-garam urea, sedikit asam amino, asam lemak, dan amoniak) Keringat berfungsi dalam ekskresi dan keseimbangan tubuh Kelenjar keringat di daerah ketiak dan selangkangan bersifat apokrin sehingga keringat bersifat lebih kental dan kadang-kadang berbau
  • 38.
    2. Kelenjar minyak Suatukelenjar yang mensekresikan lemak untuk membasahi rambut dan kulit  Bermuara pada akar rambut atau bermuara langsung pada kulit. 
  • 39.
  • 40.
    Pleksus kapiler terdapatdi bawah epidermis, dermis, pada papila, dan sekitar kelenjar keringat, kelenjar minyak, folikel rambut. Terdapat cabang utama pembuluh darah pada dermis yaitu arteriol dan vena tanpa melewati kapiler.
  • 41.
  • 42.
    Tergantung pada tigafaktor yang saling berinteraksi, diantaranya :  Kapiler darah  Pigmen karoten  Pigmen melanin
  • 43.
    Melanin Diproduksi dari asamamino tyrosin dengan bantuan enzim tyrosinase  Berada pada organel yang disebut melanosom  Berfungsi sebagai protektor dari sinar ultraviolet (UV) 
  • 45.
       Enzim-enzim pembentuk pigmen melanindiduga diaktifkan oleh sinar UV, MSH (Melanocyt Stimulating Hormon) dan hypophyse Penyakit kekurangan kemampuan memproduksi melanin disebut albino Freckles (bercak kehitaman) diakibatkan melanosit berkumpul banyak di suatu tempat
  • 46.
  • 47.
          Gambaran khas daritonjolan dan lekukan pada permukaan kulit telapak ujung jari tangan dan kaki Ditentukan secara genetis Setiap orang berbeda Tidak akan berubah sepanjang hidup Telah terbentuk pada janin ketika epidermis berkembang menyesuaikan diri dengan perkembangan tonjolan papila dermis Pada telapak tangan dan jari terdapat kelenjar keringat yang bermuara pada tonjolan epidermis pada jari.
  • 49.
          Garis dibentuk padaminggu ke-12 masa embrio Garis utama cenderung terjadi pada tempat telapak tangan dan kaki kemudian melakukan fleksi Garis bervariasi pada posisi, panjang, dan kedalaman. Sidik adalah identifikasi dasar pada sidik jari, telapak tangan dan kaki Rigi sempit tersusun dalam sekelompok garis paralel dalam kumparan atau pola lain Muncul pada waktu yang sama dengan garis tapi tetap sama sumur hidup dan tidak berubah pada kerusakan superfisial.