Teori kepribadian Jung berfokus pada aspek tak sadar serta tujuan dan aspirasi individu, berbeda dari teori Freud yang menekankan pengulangan dan insting. Jung membedakan antara ketidaksadaran pribadi dan kolektif, serta memperkenalkan konsep arkhetipe, persona, anima, dan animus. Proses individuasi dan pengembangan diri adalah kunci untuk mencapai kepribadian yang seimbang dan terintegrasi.