D. Wida Rosita
Lalita Madya Ratri
Rahma Nur Amalia
Sita Nurhalimah
Tamara Nizma Salsabella
Vira Maulina Anggriani
PENELITIAN ETNOGRAFI
Pengertian Penelitian Etnografi
Suatu Penelitian
berfokus pada penelitian sosiologi tentang
kebudayaan di suatu daerah baik itu secara
geografis, pekerjaan, pengangguran dan
masyarakat lainnya.
Tiga Metode
pengumpulan
data
Observasi
Wawancara
Dokumen
Kutipan
Uraian naratif ( tabel, diagram dan
artenfak tambahan yang membentuk
penceritaan)
Kutipan dokumen
Dewasa ini, para praktisi
melaksanakan penelitian
etnografi di dalam organisasi
dan masyarakat dalam
segala bentuk.
Ahli etnografi melakukan
studi persekolahan,
kesehatan masyarakat,
perkembangan pedesaan dan
perkotaan, konsumen dan
barang konsumsi serta arena
manusia manapun.
Konsep Kunci dan Peristilahan
Metode Etnografi (Etnographic Method)
mulai dengan :
Pemilihan
tentang Suatu
Budaya
tinjauan
kepustakaan
identifikasi
variable yang
menarik
Peneliti Etnografis tinggal
dalam budaya tersebut
selama berbulan-bulan
atau beberapa tahun.
Tahap pertengahan dari
metode etnografis
melibatkan para informan
dan peneliti menggunakan
mereka untuk memperoleh
lebih banyak informan
dalam suatu proses
berantai, dan memperoleh
data dalam bentuk
transkrip observasional
dan rekaman wawancara.
Jenis-Jenis
Penelitian
Etnografi
Etnografi
Makro
Etnografi
Mikro
Perspektif
Emic
Perspektif
Etic
Simbol-
simbol
Pengetahu
an yang
diucapkan
Pemolaan
Kultural
Asumsi-asumsi
 Kepentingan penelitian terutama dipengaruhi oleh prinsip
pemahaman kultural masyarakat.
 Kemampuan mengidentifikasi masyarakat yang relevan dari
kepentingan.
 Peneliti mampu :
 Memahami kelebihan kultural dari masyarakat yang
diteliti
 Menguasai bahasa atau jargon teknis dari kebudayaan
tersebut
 Memiliki temuan yang didasarkan pada pengetahuan
komprehensif dari budaya tersebut.
 Penelitian etnografi lintas budaya yang menghindari risiko
asumsi yang keliru bahwa pengukuran yang ada memiliki
makna yang sama lintas budaya.
Prinsip-prinsip Metodologis Penelitian Etnografi
Hammersley (1990) dalam Genzuk (2005:3)
mengemukakan tiga prinsip metodologis yang
digunakan untuk menyediakan dasar pemikiran
terhadap corak metode etnografi yang spesifik:
 Naturalisme.
 Pemahaman.
 Penemuan.
Etnografi Sebagai Metode
 Perilaku manusia dikaji dalam konteks sehari-hari, bukan dibawah
kondisi eksperimental yang diciptakan oleh peneliti.
 Data dikumpulkan dari suatu rentangan sumber, tetapi observasi dan
percakapan yang relatif informal biasanya lebih diutamakan.
 Pendekatan untuk pengumpulan dta tidak terstruktur dalam arti tidak
melibatkan penggunaan suatu set rencana terperinci yang disusun
sebelumnya, juga tidak menggunakan kategori yang telah ditetapkan
sebelumnya untuk penginterpretasian apa yang dikatakan atau
dilakukan orang.
 Fokus penelitian biasanya merupakan suatu latar tunggal atau
kelompok dari skala yang relatif kecil
 Analisis data melibatkan interpretasi arti dan fungsi tindakan manusia
dan sebagian besar mengambil format deskripsi verbal dan penjelasan,
dengan kualifikasi dan analisis statistik yang kebanyakan memainkan
peran subordinat.
diibaratkan
Seseorang penjelajah yang mencoba
memetakan suatu wilayah hutan belantara.
dimulai dari suatu masalah umum, -
mengidentifikasi ciri-ciri utama dari wilayah
tersebut; - mendeskripsikan wilayah kultural -
mengumpulkan informasi, menapak berjalan
pertama satu arah - menyelidiki rute
tersebut,- memulai penyelidikan satu arah
baru.
Penjelajah akan sering membaca kompas,
memeriksa arah matahari, membuat catatan
tentang tanda-tanda yang menonjol, yang
menggunakan umpan balik dari setiap
pengamatan
P
E
N
E
L
I
T
I
A
N
E
T
N
O
G
R
A
F
I
Prosedur Penelitian Etnografi
1. Urutan Linear dalam Penelitian Ilmu Sosial
McCord dan McCord (1958) dalam penelitiannya tentang
kriminalitas, mengikuti prosedur urutan linear.
Mereka menyusun suatu suatu prosedur penelitian untuk
melihat apakah model peranan orang tua mempengaruhi
anak-anak untuk mengatasi perilaku kriminal atau
menghindari perilaku tersebut. Semua detail dari
penelitian mereka tidak perlu dipertimbangkan untuk
mengikuti urutan linear dari aktivitas dari aktivitas
ringkas berikut.
Gambar Urutan Linear dalam Penelitian Ilmu Sosial
(Spradly,1980)
Tahap 1
Mendefinisi-
kan suatu
masalah
penelitian
Tahap 2
Merumuskan
hipotesis
Tahap 3
Membuat
definisi
operasional
Tahap 4
Merancang
instrumen
penelitian
Tahap5
Mengumpulkan
data
Tahap 6
Menganalisis
data
Tahap 7
Menggambar
kan
kesimpula
Tahap 8
Melaporkan
hasil
Penelitian etnografi jarang menggunakan
prosedur linear semacam ini;
collection
ethnographic
data
making an
ethnograpic
record
analyzing
ethnograpic
data
asking
ethnograpic
questions
Selecting an
ethnographic
project
Writing an
ethnography
tugas-tugas utama yang
mengikuti semacam
pola siklus, selalu
mengulangi siklus.
Seperti terlihat dalam
gambar ini
2. Siklus Penelitian Etnografi
Menurut Spradley (1980: 22-35) prosedur penelitian
etnografi bersifat siklus, bukan bersifat urutan linear
dalam penelitian ilmu sosial.
Prosedur siklus penelitian etnografi mencakup enam
langkah :
1. Pemilihan suatu proyek etnografi
2. Pengajuan pertanyaan etnografi
3. Pengumpulan data etnografi
4. Pembuatan rekaman etnografi
5. Analisis data etnografi
6. Penulisan sebuah etnografi
Petunjuk Umum Pekerjaan Lapangan
Pengambilan catatan
lapangan bersifat
deskriptif.
Kumpulkan suatu
variasi informasi
dari perspektif-
perspektif yang
berbeda.
Validasi silang dan
triangulasi oleh
pengumpulan jenis
berbeda dari data
Gunakan kutipan
Pilih informan kunci
secara bijak dan
gunakan mereka
secara hati-hati.
Sadari dan peka
terhadap tahap yang
berbeda dari
pekerjaan lapangan
Petunjuk Ringkas untuk Wawacara
Ajukan pertanyaan secara jelas.
Ajukan satu pertanyaan pada waktu yang sama.
Komunikasikan secara jelas apa informasi yang diinginkan.
Dengarkan dengan penuh perhatian.
Pelihara kenetralan terhadap isi tanggapan spesifik.
Pahami perbedaan diantara wawancara mendalam dan interogasi.
Hindari pertanyaan yang mengarahkan.
Dokumen Lokasi
 Disamping observasi partisipan dan wawancara,
para peneliti etnografi dapat menggunakan berbagai
dokumen dalam menjawab pertanyaan terarah.
 Dokumen-dokumen yang mungkin tersedia yaitu:
-budget
-iklan
-deskripsi kerja, dll
Analisis, Interpretasi, dan Pelaporan Temuan
 Analisis dan interpretasi secara konseptual
merupakan proses yang terpisah.
 Apa itu analisis? Dan bagaimana prosesnya?
 Analisis adalah proses pengurutan data,
penyusunan data kedalam pola, kategori dan
satuan deskriftif dasar.
Deskripsi Kualitatif
Tujuan - untuk membantu pembaca mengetahui apa
yang terjadi di lingkungan di bawah pengamatan
Deskripsi detail dan pertanyaan mendalam adalah
kualitas esensial dari perhitungan kualitatif.
Deskripsi yang cukup dan pertanyaan langsung harus
dimasukkan untuk membantu pembaca memahami
secara penuh latar penelitian dan pemikiran orang
yang terwakili dalam naratif yang diseimbangkan
oleh analisis interpretasi.
Penerapan Penelitian Etnografi dalam
Bidang Pengajaran Bahasa
Menurut Johnson terdapat dua fokus umum studi
etnografi yang secara khusus relevan dengan bidang
pemerolehan dan pengajaran bahasa, yaitu :
 etnografi pendidikan
 etnografi komunikasi.
Johnson mengutip seorang ahli etnografi khusus
dalam bidang etnografi sekolah, mengdefinisikan sebagai
studi tentang suatu atau semua proses pendidikan, dan
proses enkulturasi yang berhubungan dengan sekolah dan
persekolahan intensional, termasuk aspek-aspek sekolah
yang berhubungan dengan kehidupan seperti peer groups.
Etnografi komunikasi mengombinasikan
pandangan antropologis dan sosiolinguistik pada
studi perilaku komunikatif sebagaimana fungsinya
dalam konteks budaya. Karya dalam bidang ini
berpusat pada apa yang diperlukan si pembicara
untuk dapat berkomunikasi secara layak dan
efektif dalam suatu komunitas wacana.

Penelitian Etnografi

  • 1.
    D. Wida Rosita LalitaMadya Ratri Rahma Nur Amalia Sita Nurhalimah Tamara Nizma Salsabella Vira Maulina Anggriani PENELITIAN ETNOGRAFI
  • 2.
    Pengertian Penelitian Etnografi SuatuPenelitian berfokus pada penelitian sosiologi tentang kebudayaan di suatu daerah baik itu secara geografis, pekerjaan, pengangguran dan masyarakat lainnya. Tiga Metode pengumpulan data Observasi Wawancara Dokumen Kutipan Uraian naratif ( tabel, diagram dan artenfak tambahan yang membentuk penceritaan) Kutipan dokumen
  • 3.
    Dewasa ini, parapraktisi melaksanakan penelitian etnografi di dalam organisasi dan masyarakat dalam segala bentuk. Ahli etnografi melakukan studi persekolahan, kesehatan masyarakat, perkembangan pedesaan dan perkotaan, konsumen dan barang konsumsi serta arena manusia manapun.
  • 4.
    Konsep Kunci danPeristilahan Metode Etnografi (Etnographic Method) mulai dengan : Pemilihan tentang Suatu Budaya tinjauan kepustakaan identifikasi variable yang menarik
  • 5.
    Peneliti Etnografis tinggal dalambudaya tersebut selama berbulan-bulan atau beberapa tahun. Tahap pertengahan dari metode etnografis melibatkan para informan dan peneliti menggunakan mereka untuk memperoleh lebih banyak informan dalam suatu proses berantai, dan memperoleh data dalam bentuk transkrip observasional dan rekaman wawancara.
  • 6.
  • 7.
    Asumsi-asumsi  Kepentingan penelitianterutama dipengaruhi oleh prinsip pemahaman kultural masyarakat.  Kemampuan mengidentifikasi masyarakat yang relevan dari kepentingan.  Peneliti mampu :  Memahami kelebihan kultural dari masyarakat yang diteliti  Menguasai bahasa atau jargon teknis dari kebudayaan tersebut  Memiliki temuan yang didasarkan pada pengetahuan komprehensif dari budaya tersebut.  Penelitian etnografi lintas budaya yang menghindari risiko asumsi yang keliru bahwa pengukuran yang ada memiliki makna yang sama lintas budaya.
  • 8.
    Prinsip-prinsip Metodologis PenelitianEtnografi Hammersley (1990) dalam Genzuk (2005:3) mengemukakan tiga prinsip metodologis yang digunakan untuk menyediakan dasar pemikiran terhadap corak metode etnografi yang spesifik:  Naturalisme.  Pemahaman.  Penemuan.
  • 9.
    Etnografi Sebagai Metode Perilaku manusia dikaji dalam konteks sehari-hari, bukan dibawah kondisi eksperimental yang diciptakan oleh peneliti.  Data dikumpulkan dari suatu rentangan sumber, tetapi observasi dan percakapan yang relatif informal biasanya lebih diutamakan.  Pendekatan untuk pengumpulan dta tidak terstruktur dalam arti tidak melibatkan penggunaan suatu set rencana terperinci yang disusun sebelumnya, juga tidak menggunakan kategori yang telah ditetapkan sebelumnya untuk penginterpretasian apa yang dikatakan atau dilakukan orang.  Fokus penelitian biasanya merupakan suatu latar tunggal atau kelompok dari skala yang relatif kecil  Analisis data melibatkan interpretasi arti dan fungsi tindakan manusia dan sebagian besar mengambil format deskripsi verbal dan penjelasan, dengan kualifikasi dan analisis statistik yang kebanyakan memainkan peran subordinat.
  • 10.
    diibaratkan Seseorang penjelajah yangmencoba memetakan suatu wilayah hutan belantara. dimulai dari suatu masalah umum, - mengidentifikasi ciri-ciri utama dari wilayah tersebut; - mendeskripsikan wilayah kultural - mengumpulkan informasi, menapak berjalan pertama satu arah - menyelidiki rute tersebut,- memulai penyelidikan satu arah baru. Penjelajah akan sering membaca kompas, memeriksa arah matahari, membuat catatan tentang tanda-tanda yang menonjol, yang menggunakan umpan balik dari setiap pengamatan P E N E L I T I A N E T N O G R A F I Prosedur Penelitian Etnografi
  • 11.
    1. Urutan Lineardalam Penelitian Ilmu Sosial McCord dan McCord (1958) dalam penelitiannya tentang kriminalitas, mengikuti prosedur urutan linear. Mereka menyusun suatu suatu prosedur penelitian untuk melihat apakah model peranan orang tua mempengaruhi anak-anak untuk mengatasi perilaku kriminal atau menghindari perilaku tersebut. Semua detail dari penelitian mereka tidak perlu dipertimbangkan untuk mengikuti urutan linear dari aktivitas dari aktivitas ringkas berikut.
  • 12.
    Gambar Urutan Lineardalam Penelitian Ilmu Sosial (Spradly,1980) Tahap 1 Mendefinisi- kan suatu masalah penelitian Tahap 2 Merumuskan hipotesis Tahap 3 Membuat definisi operasional Tahap 4 Merancang instrumen penelitian Tahap5 Mengumpulkan data Tahap 6 Menganalisis data Tahap 7 Menggambar kan kesimpula Tahap 8 Melaporkan hasil Penelitian etnografi jarang menggunakan prosedur linear semacam ini;
  • 13.
    collection ethnographic data making an ethnograpic record analyzing ethnograpic data asking ethnograpic questions Selecting an ethnographic project Writingan ethnography tugas-tugas utama yang mengikuti semacam pola siklus, selalu mengulangi siklus. Seperti terlihat dalam gambar ini
  • 14.
    2. Siklus PenelitianEtnografi Menurut Spradley (1980: 22-35) prosedur penelitian etnografi bersifat siklus, bukan bersifat urutan linear dalam penelitian ilmu sosial. Prosedur siklus penelitian etnografi mencakup enam langkah : 1. Pemilihan suatu proyek etnografi 2. Pengajuan pertanyaan etnografi 3. Pengumpulan data etnografi 4. Pembuatan rekaman etnografi 5. Analisis data etnografi 6. Penulisan sebuah etnografi
  • 15.
    Petunjuk Umum PekerjaanLapangan Pengambilan catatan lapangan bersifat deskriptif. Kumpulkan suatu variasi informasi dari perspektif- perspektif yang berbeda. Validasi silang dan triangulasi oleh pengumpulan jenis berbeda dari data Gunakan kutipan Pilih informan kunci secara bijak dan gunakan mereka secara hati-hati. Sadari dan peka terhadap tahap yang berbeda dari pekerjaan lapangan
  • 16.
    Petunjuk Ringkas untukWawacara Ajukan pertanyaan secara jelas. Ajukan satu pertanyaan pada waktu yang sama. Komunikasikan secara jelas apa informasi yang diinginkan. Dengarkan dengan penuh perhatian. Pelihara kenetralan terhadap isi tanggapan spesifik. Pahami perbedaan diantara wawancara mendalam dan interogasi. Hindari pertanyaan yang mengarahkan.
  • 17.
    Dokumen Lokasi  Disampingobservasi partisipan dan wawancara, para peneliti etnografi dapat menggunakan berbagai dokumen dalam menjawab pertanyaan terarah.  Dokumen-dokumen yang mungkin tersedia yaitu: -budget -iklan -deskripsi kerja, dll
  • 18.
    Analisis, Interpretasi, danPelaporan Temuan  Analisis dan interpretasi secara konseptual merupakan proses yang terpisah.  Apa itu analisis? Dan bagaimana prosesnya?  Analisis adalah proses pengurutan data, penyusunan data kedalam pola, kategori dan satuan deskriftif dasar.
  • 19.
    Deskripsi Kualitatif Tujuan -untuk membantu pembaca mengetahui apa yang terjadi di lingkungan di bawah pengamatan Deskripsi detail dan pertanyaan mendalam adalah kualitas esensial dari perhitungan kualitatif. Deskripsi yang cukup dan pertanyaan langsung harus dimasukkan untuk membantu pembaca memahami secara penuh latar penelitian dan pemikiran orang yang terwakili dalam naratif yang diseimbangkan oleh analisis interpretasi.
  • 20.
    Penerapan Penelitian Etnografidalam Bidang Pengajaran Bahasa Menurut Johnson terdapat dua fokus umum studi etnografi yang secara khusus relevan dengan bidang pemerolehan dan pengajaran bahasa, yaitu :  etnografi pendidikan  etnografi komunikasi. Johnson mengutip seorang ahli etnografi khusus dalam bidang etnografi sekolah, mengdefinisikan sebagai studi tentang suatu atau semua proses pendidikan, dan proses enkulturasi yang berhubungan dengan sekolah dan persekolahan intensional, termasuk aspek-aspek sekolah yang berhubungan dengan kehidupan seperti peer groups.
  • 21.
    Etnografi komunikasi mengombinasikan pandanganantropologis dan sosiolinguistik pada studi perilaku komunikatif sebagaimana fungsinya dalam konteks budaya. Karya dalam bidang ini berpusat pada apa yang diperlukan si pembicara untuk dapat berkomunikasi secara layak dan efektif dalam suatu komunitas wacana.