Dudi Wahyudi
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com1
PPnBM
Tarif PPnBM
Pasal 8 UU PPN
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com2
Tarif PPnBM Minimal10% dan Maksimal 200%
Tarif Ekspor BKP Mewah 0%
Ketentuan mengenai kelompok BKP Mewah yang dikenai PPnBM diatur
dengan PP (PP 145 Tahun 2000 dan perubahannya & PP Nomor 41 Tahun
2013)
Ketentuan mengenai jenis barang yang dikenai PPnBM diatur dengan atau
berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan
Jenis BKP Mewah
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com3
Peraturan Menteri Keuangan Republik
Indonesia Nomor 620/PMK.03/2004
Tentang Jenis Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah
Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak
Penjualan Atas Barang Mewah
dan perubahannya
Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia Nomor 355/KMK.03/2003
Tentang Jenis Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak
Penjualan Atas Barang Mewah,
dan perubahannya
PPnBM Atas Kendaraan Bermotor
355/KMK.03/2003
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com4
• Kendaraan pengangkutan orang s.d 15 orang termasuk
pengemudi
• kendaraan Double Cabin
• Kendaraan khusus
• kendaraan bermotor beroda 2 dengan kapasitas silinder > 250 cc
Impor Kendaraan CBU
• Kendaraan pengangkutan orang s.d 15 orang termasuk
pengemudi
• kendaraan Double Cabin
• kendaraan khusus
• kendaraan bermotor beroda 2 dengan kapasitas silinder >250 cc
Penyerahan kendaraan hasil
perakitan/produksi di dalam
Daerah Pabean
• Kendaraan pengangkutan orang s.d15 orang termasuk
pengemudi, dan
• kendaraan Double Cabin
Penyerahan kendaraan
bermotor hasil pengubahan
dari Kendaraan sasis atau
Kendaraan pengangkutan
barang
PPnBM Tidak Dikenakan
355/KMK.03/2003
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com5
Impor dan Penyerahan:
• Kendaraan CKD
• Kendaraan sasis
• Kendaraan pengangkutan barang
• Kendaraan bermotor beroda dua dengan
kapasitas isi silinder s.d 250 cc
• Kendaraan bermotor untuk pengangkutan
16 orang atau lebih termasuk pengemudi
PPnBM Dibebaskan
355/KMK.03/2003
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com6
Impor dan Penyerahan:
• Kendaraan ambulan, kendaraan
jenazah, kendaraan pemadam
kebakaran, kendaraan tahanan, kendaraan
pengangkutan umum
• Kendaraan protokoler kenegaraan
• Kendaraan bermotor untuk pengangkutan 10 s.d
15 orang termasuk pengemudi, yang digunakan
untuk kendaraan dinas TNI atau POLRI
• Kendaraan patroli TNI/POLRI
Ekspor BKP Mewah
Penjelasan Pasal 8 ayat (2) UU PPN
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com7
 PPnBM adalah pajak yang dikenakan atas
konsumsi BKP Mewah di dalam Daerah Pabean.
Oleh karena itu, BKP Mewah yang diekspor atau
dikonsumsi di luar Daerah Pabean dikenai
PPnBM dengan tarif 0%.
 PPnBM yang telah dibayar atas perolehan BKP
Mewah yang diekspor tersebut dapat diminta
kembali
Contoh Ekspor BKP Mewah
Penjelasan Pasal 10 ayat (3) UU PPN
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com8
 Pengusaha Kena Pajak "A" membeli mobil dari
Agen Tunggal Pemegang Merk seharga
Rp100.000.000,00.
 Dia membayar PPN dan PPnBM masing-masing
sebesar Rp10.000.000,00 dan Rp35.000.000,00.
 Apabila mobil tersebut kemudian
diekspornya, maka Pengusaha Kena Pajak "A"
berhak untuk meminta kembali PPN sebesar
Rp10.000.000,00 dan PPnBM sebesar
Rp35.000.000,00 yang telah dibayarnya pada
saat membeli mobil tersebut
Pengelompokan BKP Mewah
Penjelasan Pasal 8 ayat (3) UU PPN
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com9
Tarif yang tinggi dikenakan terhadap barang
yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat
yang berpenghasilan tinggi
Barang yang dikonsumsi oleh masyarakat
banyak perlu dikenai PPnBM dengan tarif
yang rendah
Pengelompokan barang yang dikenai PPnBM
dilakukan setelah berkonsultasi dengan alat
kelengkapan DPR yang membidangi
keuangan
Cara Menghitung PPnBM
Pasal 10 UU PPN
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com10
PPnBM terutang : tarif
dikalikan dengan DPP
PPnBM yang sudah
dibayar:
tidak dapat dikreditkan
dengan PPN maupun
PPPnBM
PKP yang mengekspor BKP Mewah dapat
meminta kembali PPnBM yang telah dibayar
pada waktu perolehan BKP Mewah yang
diekspor tersebut
Dasar Pengenaan Pajak
Penjelasan Pasal 10 ayat (1) UU PPN
www.DudiWahyudi.com
DPP
• Harga Jual
• Nilai Ekspor
• Nilai Impor
• Nilai Lain
Kamis, 11 Juli 201311
Pengkreditan PPnBM
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com12
PPnBM hanya dipungut pada tingkat
penyerahan oleh PKP yang menghasilkan
BKP Mewah atau atas impor BKP Mewah
PPnBM bukan merupakan PM sehingga
tidak dapat dikreditkan
PPnBM dapat ditambahkan ke dalam
harga atau dibebankan sebagai biaya
Pengkreditan PPnBM
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com13
 PKP “A” mengimpor BKP dengan Nilai Impor
Rp5.000.000,00. BKP tersebut selain dikenakan PPN
juga dikenakan PPnBM dengan tarif 20%. PPN dan
PPnBM yang terutang atas impor BKP tersebut
adalah:
 DPP = Rp5.000.000,00
 PPN : 10% x Rp5.000.000,00 = Rp500.000,00
 PPnBM : 20% x Rp5.000.000,00 = Rp1.000.000,00
Pengkreditan PPnBM
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com14
 Kemudian, PKP “A” menggunakan BKP tersebut
sebagai bagian dari suatu BKP lain yang atas
penyerahannya dikenakan PPN 10% dan PPnBM
35%. Karena PPnBM tidak dapat
dikreditkan, maka PPnBM sebesar
Rp1.000.000,00 dapat ditambahkan ke dalam
harga BKP yang dihasilkan atau dibebankan
sebagai biaya
Pengkreditan PPnBM
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com15
 Kemudian, PKP “A” menjual BKP yang
dihasilkannya kepada PKP “B” dengan Harga
Jual Rp50.000.000,00. Maka, PPN dan PPnBM
yang terutang adalah:
 DPP = Rp50.000.000,00
 PPN : 10% x Rp50.000.000,00 = Rp5.000.000,00
 PPnBM : 35% x Rp50.000.000,00 =
Rp17.500.000,00
Pengkreditan PPnBM
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com16
 PKP “A” dapat mengkreditkan PPN sebesar
Rp500.000,00 terhadap PPN sebesar
Rp5.000.000,00
 PPnBM sebesar Rp1.000.000,00 tidak dapat
dikreditkan, baik dengan PPN sebesar
Rp5.000.000,00 maupun dengan PPnBM
sebesar Rp17.500.000,00.
Saat Lain Sebagai Saat Terutangnya
PPnBM
PER-8/PJ/2010
Dalam hal pusat atau cabang yang
menyerahkan merupakan PKP yang
menghasilkan BKP Mewah, atas
penyerahan BKP belum terutang
PPnBM
Saat terutangnya PPnBM ditetapkan
pada saat penyerahan BKP tersebut
dari PKP pusat atau cabang kepada
pihak lain
www.DudiWahyudi.com
TERIMA KASIH
dudi.wahyudi@gmail.com
www.dudiwahyudi.com
Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com18

Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

  • 1.
    Dudi Wahyudi Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com1 PPnBM
  • 2.
    Tarif PPnBM Pasal 8UU PPN Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com2 Tarif PPnBM Minimal10% dan Maksimal 200% Tarif Ekspor BKP Mewah 0% Ketentuan mengenai kelompok BKP Mewah yang dikenai PPnBM diatur dengan PP (PP 145 Tahun 2000 dan perubahannya & PP Nomor 41 Tahun 2013) Ketentuan mengenai jenis barang yang dikenai PPnBM diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan
  • 3.
    Jenis BKP Mewah Kamis,11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com3 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 620/PMK.03/2004 Tentang Jenis Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah dan perubahannya Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 355/KMK.03/2003 Tentang Jenis Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, dan perubahannya
  • 4.
    PPnBM Atas KendaraanBermotor 355/KMK.03/2003 Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com4 • Kendaraan pengangkutan orang s.d 15 orang termasuk pengemudi • kendaraan Double Cabin • Kendaraan khusus • kendaraan bermotor beroda 2 dengan kapasitas silinder > 250 cc Impor Kendaraan CBU • Kendaraan pengangkutan orang s.d 15 orang termasuk pengemudi • kendaraan Double Cabin • kendaraan khusus • kendaraan bermotor beroda 2 dengan kapasitas silinder >250 cc Penyerahan kendaraan hasil perakitan/produksi di dalam Daerah Pabean • Kendaraan pengangkutan orang s.d15 orang termasuk pengemudi, dan • kendaraan Double Cabin Penyerahan kendaraan bermotor hasil pengubahan dari Kendaraan sasis atau Kendaraan pengangkutan barang
  • 5.
    PPnBM Tidak Dikenakan 355/KMK.03/2003 Kamis,11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com5 Impor dan Penyerahan: • Kendaraan CKD • Kendaraan sasis • Kendaraan pengangkutan barang • Kendaraan bermotor beroda dua dengan kapasitas isi silinder s.d 250 cc • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan 16 orang atau lebih termasuk pengemudi
  • 6.
    PPnBM Dibebaskan 355/KMK.03/2003 Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com6 Impor dan Penyerahan: • Kendaraan ambulan, kendaraan jenazah, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan tahanan, kendaraan pengangkutan umum • Kendaraan protokoler kenegaraan • Kendaraan bermotor untuk pengangkutan 10 s.d 15 orang termasuk pengemudi, yang digunakan untuk kendaraan dinas TNI atau POLRI • Kendaraan patroli TNI/POLRI
  • 7.
    Ekspor BKP Mewah PenjelasanPasal 8 ayat (2) UU PPN Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com7  PPnBM adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi BKP Mewah di dalam Daerah Pabean. Oleh karena itu, BKP Mewah yang diekspor atau dikonsumsi di luar Daerah Pabean dikenai PPnBM dengan tarif 0%.  PPnBM yang telah dibayar atas perolehan BKP Mewah yang diekspor tersebut dapat diminta kembali
  • 8.
    Contoh Ekspor BKPMewah Penjelasan Pasal 10 ayat (3) UU PPN Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com8  Pengusaha Kena Pajak "A" membeli mobil dari Agen Tunggal Pemegang Merk seharga Rp100.000.000,00.  Dia membayar PPN dan PPnBM masing-masing sebesar Rp10.000.000,00 dan Rp35.000.000,00.  Apabila mobil tersebut kemudian diekspornya, maka Pengusaha Kena Pajak "A" berhak untuk meminta kembali PPN sebesar Rp10.000.000,00 dan PPnBM sebesar Rp35.000.000,00 yang telah dibayarnya pada saat membeli mobil tersebut
  • 9.
    Pengelompokan BKP Mewah PenjelasanPasal 8 ayat (3) UU PPN Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com9 Tarif yang tinggi dikenakan terhadap barang yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat yang berpenghasilan tinggi Barang yang dikonsumsi oleh masyarakat banyak perlu dikenai PPnBM dengan tarif yang rendah Pengelompokan barang yang dikenai PPnBM dilakukan setelah berkonsultasi dengan alat kelengkapan DPR yang membidangi keuangan
  • 10.
    Cara Menghitung PPnBM Pasal10 UU PPN Kamis, 11 Juli 2013www.DudiWahyudi.com10 PPnBM terutang : tarif dikalikan dengan DPP PPnBM yang sudah dibayar: tidak dapat dikreditkan dengan PPN maupun PPPnBM PKP yang mengekspor BKP Mewah dapat meminta kembali PPnBM yang telah dibayar pada waktu perolehan BKP Mewah yang diekspor tersebut
  • 11.
    Dasar Pengenaan Pajak PenjelasanPasal 10 ayat (1) UU PPN www.DudiWahyudi.com DPP • Harga Jual • Nilai Ekspor • Nilai Impor • Nilai Lain Kamis, 11 Juli 201311
  • 12.
    Pengkreditan PPnBM Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com12 PPnBM hanya dipungut pada tingkat penyerahan oleh PKP yang menghasilkan BKP Mewah atau atas impor BKP Mewah PPnBM bukan merupakan PM sehingga tidak dapat dikreditkan PPnBM dapat ditambahkan ke dalam harga atau dibebankan sebagai biaya
  • 13.
    Pengkreditan PPnBM Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com13  PKP “A” mengimpor BKP dengan Nilai Impor Rp5.000.000,00. BKP tersebut selain dikenakan PPN juga dikenakan PPnBM dengan tarif 20%. PPN dan PPnBM yang terutang atas impor BKP tersebut adalah:  DPP = Rp5.000.000,00  PPN : 10% x Rp5.000.000,00 = Rp500.000,00  PPnBM : 20% x Rp5.000.000,00 = Rp1.000.000,00
  • 14.
    Pengkreditan PPnBM Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com14  Kemudian, PKP “A” menggunakan BKP tersebut sebagai bagian dari suatu BKP lain yang atas penyerahannya dikenakan PPN 10% dan PPnBM 35%. Karena PPnBM tidak dapat dikreditkan, maka PPnBM sebesar Rp1.000.000,00 dapat ditambahkan ke dalam harga BKP yang dihasilkan atau dibebankan sebagai biaya
  • 15.
    Pengkreditan PPnBM Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com15  Kemudian, PKP “A” menjual BKP yang dihasilkannya kepada PKP “B” dengan Harga Jual Rp50.000.000,00. Maka, PPN dan PPnBM yang terutang adalah:  DPP = Rp50.000.000,00  PPN : 10% x Rp50.000.000,00 = Rp5.000.000,00  PPnBM : 35% x Rp50.000.000,00 = Rp17.500.000,00
  • 16.
    Pengkreditan PPnBM Kamis, 11Juli 2013www.DudiWahyudi.com16  PKP “A” dapat mengkreditkan PPN sebesar Rp500.000,00 terhadap PPN sebesar Rp5.000.000,00  PPnBM sebesar Rp1.000.000,00 tidak dapat dikreditkan, baik dengan PPN sebesar Rp5.000.000,00 maupun dengan PPnBM sebesar Rp17.500.000,00.
  • 17.
    Saat Lain SebagaiSaat Terutangnya PPnBM PER-8/PJ/2010 Dalam hal pusat atau cabang yang menyerahkan merupakan PKP yang menghasilkan BKP Mewah, atas penyerahan BKP belum terutang PPnBM Saat terutangnya PPnBM ditetapkan pada saat penyerahan BKP tersebut dari PKP pusat atau cabang kepada pihak lain www.DudiWahyudi.com
  • 18.