Model Pendokumentasian

  Ayu Lasari           12444
  Latifah Nur Juwita   12469
  Nova Harkesta        12483
  Nur ‘Asna            12485
  Nurul Wulandari      12491
  Vitha Evriliana      12515
Model Pendokumentasian
   Model Pendokumentasian adalah merupakan
    cara menggunakan dokumentasi dalam
    penerapan proses asuhan.

1. POR (Problem Oriented Record)
    Model ini memusatkan data tentang klien dan
    didokumentasikan dan disusun menurut
    masalah klien.
Lanjutan…
    Model dokumentasi POR terdiri dari empat
     komponen yaitu:
a.   Data dasar
b.   Daftar masalah
c.   Daftar awal perencanaan
d.   Catatan Perkembangan (Progress Notes)
2. SOR ( Source Oriented Record )
    Model ini menempatkan catatan atas dasar
    disiplin orang atau sumber yang mengelola
    pencatatan.

Catatan berorientasi pada sumber terdiri dari lima
   komponen, yaitu :
a. Lembar penerimaan berisi biodata
b. Lembar order dokter
c. Riwayat medik/penyakit
d. Catatan perawat atau bidan
e. Catatan dan laporan khusus
3. CBE (Charting By Exception)
Sistem dokumentasi yang hanya mencatat secara
    naratif hasil atau penemuan yang menyimpang
    dari keadaan normal atau standar.

CBE mengintegrasikan 3 komponen penting, yaitu:
a. Lembar alur (flowsheet)
b. Dokumentasi dilakukan berdasarkan standar
   praktik
c. Formulir diletakkan di tempat tidur klien
   sehingga dapat segera digunakan untuk
   pencatatan dan tidak perlu memindahkan data
4. Kardeks
Sistem ini terdiri dari serangkaian kartu yang
    disimpan pada indeks file yang dapat dengan
    mudah dipindahkan yang berisikan informasi
    yang diperlukan untuk asuhan setiap hari.

Informasi yang terdapat dalam kardeks meliputi :
1. Data pasien

2. Diagnosa kebidanan

3. Pengobatan yang sedang dilaksanakan

4. Tes diagnostik

5. Kegiatan yang diperbolehkan
5. Komputer
Sistem komputer yang berperan dalam
  menyimpulkan, menyimpan, memproses,
  memberikan informasi yang diperlukan dalam
  kegiatan pelayanan, penelitian dan pendidikan .
Model pendokumentasian kebidanan

Model pendokumentasian kebidanan

  • 1.
    Model Pendokumentasian Ayu Lasari 12444 Latifah Nur Juwita 12469 Nova Harkesta 12483 Nur ‘Asna 12485 Nurul Wulandari 12491 Vitha Evriliana 12515
  • 2.
    Model Pendokumentasian  Model Pendokumentasian adalah merupakan cara menggunakan dokumentasi dalam penerapan proses asuhan. 1. POR (Problem Oriented Record) Model ini memusatkan data tentang klien dan didokumentasikan dan disusun menurut masalah klien.
  • 3.
    Lanjutan…  Model dokumentasi POR terdiri dari empat komponen yaitu: a. Data dasar b. Daftar masalah c. Daftar awal perencanaan d. Catatan Perkembangan (Progress Notes)
  • 4.
    2. SOR (Source Oriented Record ) Model ini menempatkan catatan atas dasar disiplin orang atau sumber yang mengelola pencatatan. Catatan berorientasi pada sumber terdiri dari lima komponen, yaitu : a. Lembar penerimaan berisi biodata b. Lembar order dokter c. Riwayat medik/penyakit d. Catatan perawat atau bidan e. Catatan dan laporan khusus
  • 5.
    3. CBE (ChartingBy Exception) Sistem dokumentasi yang hanya mencatat secara naratif hasil atau penemuan yang menyimpang dari keadaan normal atau standar. CBE mengintegrasikan 3 komponen penting, yaitu: a. Lembar alur (flowsheet) b. Dokumentasi dilakukan berdasarkan standar praktik c. Formulir diletakkan di tempat tidur klien sehingga dapat segera digunakan untuk pencatatan dan tidak perlu memindahkan data
  • 6.
    4. Kardeks Sistem initerdiri dari serangkaian kartu yang disimpan pada indeks file yang dapat dengan mudah dipindahkan yang berisikan informasi yang diperlukan untuk asuhan setiap hari. Informasi yang terdapat dalam kardeks meliputi : 1. Data pasien 2. Diagnosa kebidanan 3. Pengobatan yang sedang dilaksanakan 4. Tes diagnostik 5. Kegiatan yang diperbolehkan
  • 7.
    5. Komputer Sistem komputeryang berperan dalam menyimpulkan, menyimpan, memproses, memberikan informasi yang diperlukan dalam kegiatan pelayanan, penelitian dan pendidikan .