MEMAHAMI KERJA
SAMA TIM
H
e
r
u

Hawa gabriela

Disusun
Oleh

Setyawan

H
i
j
r
i
a
h

Rosmidatun
MENGAPA TIM MENJADI
BEGITU POPULER?
Tim biasanya bekerja lebih baik dari
pada individu ketika tugas-tugas yang
dilakukan
membutuhkan
banyak
keterampilan, pendapat dan pengalaman.
Tim
memiliki
kecakapan
untuk
berkumpul,
menyebarkan,
berkumpul
kembali, dan membubarkan diri dengan
cepat
Tim memudahkan partisipasi karyawan
dalam membuat berbagai keputusan
PERBEDAAN ANTARA
KELOMPOK DAN TIM
Kelompok kerja adalah kelompok yang
berinteraksi
terutama
untuk
berbagi
informasi dan membuat berbagai keputusan
untuk membantu setiap anggota bekerja di
daerah area tanggung jawabnya.
Tim kerja adalah kelompok yang usaha
usaha individualnya menghasilkan kinerja
lebih tinggi dari pada jumlah masukan
individual.
Kelompok Kerja

Tim Kerja

Berbagi Informasi
Netral
negatif)

(terkadang

Individual
Acak dan bervariasi

Tujuan

Kinerja kolektif

Sinergi
Positif
Akuntabilitas
Keterampilan

Individual dan mutual
Asling melengkapi
JENIS JENIS TIM
Tim Penyelesaian Masalah
Tim Kerja yang Mengelola
diri sendiri
Tim lintas Fungsional
Tim Lintas Virtual
TIM PENYELESAI
MASALAH
Adalah kelompok-kelompok yang terdiri
atas 5 sampai 12 karyawan dari
departemen yang sama yang bertemu
selama beberapa jam setiap minggu untuk
mendiskusikan berbagai cara peningkatan
kualitas, efisiensi, dan lingkungan kerja.
Dalam tim penyelesain masalah, para
anggota berbagi ide atau memberikan
saran mengenai bagaimana proses dan
metode kerja bisa ditingkatkan, meskipun
mereka jarang sekali memiliki wewenang
untuk mengimplementasikan berbagai
tindakan yang mereka usulkan secara
unilateral.
TIM KERJA YANG MENGELOLA
DIRI SENDIRI
Adalah kelompok kelompok yang
terdiri atas 10 sampai 15 orang yang
memikul tanggung jawab dari para
pengawas mereka yang terdahulu.
Akibatnya, posisi pengawas menjadi
tidak begitu penting dan bahkan mungkin
dihilangkan.
TIM LINTAS FUNGSIONAL
Adalah para karyawan yang berasal
dari tingkat hierarkis yang kurang lebih
sama, tetapi dari berbagai bidang
pekerjaan yang berbeda, yang berkumpul
untuk menyelesaikan tugas.
Tim lintas fungsional merupakan cara efektif
yang memungkinkan orang – orang dari berbagai
area yang berbeda di dalam sebuah organisasi (atau
bahkan diantara organisasi – organisasi) untuk
bertukar informasi, mengembangkan ide – ide baru
dan menyesaikan banyak masalah, dan
mengoordinasi berbagai proyek yang rumit.
TIM VIRTUAL
Adalah tim yang
menggunakan teknologi
komputer untuk
menyatukan anggota
anggota yang terpisah
secara fisik guna
mencapai tujuan
bersama.
Tim virtual bisa melakukan semua hal yang
dilakukan oleh tim yang lain. Berbagai informasi,
membuat berbagai keputusan, dan menyelesaikan
tugas. Tim ini juga bisa beranggotakan dari organisasi
yang sama atau menghubungkan para anggota sebuah
organisasi dengan para karyawan dari berbagai
organisasi lain (seperti para pemasok dan rekan –
rekan bersama).
KARAKTERISTIK TIM YANG EFEKTIF
Konteks
Sumber-sumber yang memadai
Kepemimpinan dan struktur
Suasana kepercayaan
Evaluasi kinerja dan sistem-sistem penghargaan
Komposisi
Kemampuan dari para anggota
Kepribadian
Alokasi peran-peran
Perbedaan
Ukuran tim-tim
Fleksibilitas anggota
Pilihan-pilihan anggota
Rancangan Pekerjaan
Otonomi
Keanekaragaman keterampilan
Identitas tugas
Arti tugas
Proses
Tujuan umum
Tujuan khusus
Efektivitas tim
Tingkat konflik
Kemalasan sosial

Efektivitas Tim
MENGUBAH
INDUVIDU MENJADI
PEMAIN TIM
Tantangan
Kultur nasional sangat individualistis
Tim diperkenalkan kesebuah organisasi
yang kokoh dan dari dulu menghargai
pencapaian individual.
MEMBENTUK PEMAIN TIM
1.

Seleksi
Ketika mempekerjakan anggota tim, selain
keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk mengisi
pekerjaan tersebut, kita juga harus memastikan
bahwa calon karyawan bisa memenuhi peran –
peran tim mereka, begitu pula dengan berbagai
persyaratan teknis
2. Pelatihan
Para ahli pelatihan mengadakan berbagai
pelatihan yang memungkuinkan karyawan
memperoleh kepuasan yang didapat dari kerjasama
tim. Mereka biasanya memberikan lokakarya
(workshop)
untuk
mebantu
karyawan
meningkatkan
keterampilan
menyelesaikan
masalah komunikasi, negosiasi, manajemen
konflik dan pelatihan.
3. Penghargaan
Sistem penghargaan harus diolah kembali untuk
mendorong usaha – usaha kooperatif dibandingkan
usaha – usaha kompetitif.
Promosi, kenaikan gaji dan berbagai bentuk
penghargaan lainnya harus diberikan kepada para
individu demi keefektifan mereka sebagai tim
kolaboratif.
MATUR SUWUN,,,, ^_^

Memahami Kerja Sama Tim

  • 1.
    MEMAHAMI KERJA SAMA TIM H e r u Hawagabriela Disusun Oleh Setyawan H i j r i a h Rosmidatun
  • 2.
    MENGAPA TIM MENJADI BEGITUPOPULER? Tim biasanya bekerja lebih baik dari pada individu ketika tugas-tugas yang dilakukan membutuhkan banyak keterampilan, pendapat dan pengalaman. Tim memiliki kecakapan untuk berkumpul, menyebarkan, berkumpul kembali, dan membubarkan diri dengan cepat Tim memudahkan partisipasi karyawan dalam membuat berbagai keputusan
  • 3.
    PERBEDAAN ANTARA KELOMPOK DANTIM Kelompok kerja adalah kelompok yang berinteraksi terutama untuk berbagi informasi dan membuat berbagai keputusan untuk membantu setiap anggota bekerja di daerah area tanggung jawabnya. Tim kerja adalah kelompok yang usaha usaha individualnya menghasilkan kinerja lebih tinggi dari pada jumlah masukan individual.
  • 4.
    Kelompok Kerja Tim Kerja BerbagiInformasi Netral negatif) (terkadang Individual Acak dan bervariasi Tujuan Kinerja kolektif Sinergi Positif Akuntabilitas Keterampilan Individual dan mutual Asling melengkapi
  • 5.
    JENIS JENIS TIM TimPenyelesaian Masalah Tim Kerja yang Mengelola diri sendiri Tim lintas Fungsional Tim Lintas Virtual
  • 6.
    TIM PENYELESAI MASALAH Adalah kelompok-kelompokyang terdiri atas 5 sampai 12 karyawan dari departemen yang sama yang bertemu selama beberapa jam setiap minggu untuk mendiskusikan berbagai cara peningkatan kualitas, efisiensi, dan lingkungan kerja.
  • 7.
    Dalam tim penyelesainmasalah, para anggota berbagi ide atau memberikan saran mengenai bagaimana proses dan metode kerja bisa ditingkatkan, meskipun mereka jarang sekali memiliki wewenang untuk mengimplementasikan berbagai tindakan yang mereka usulkan secara unilateral.
  • 8.
    TIM KERJA YANGMENGELOLA DIRI SENDIRI Adalah kelompok kelompok yang terdiri atas 10 sampai 15 orang yang memikul tanggung jawab dari para pengawas mereka yang terdahulu. Akibatnya, posisi pengawas menjadi tidak begitu penting dan bahkan mungkin dihilangkan.
  • 9.
    TIM LINTAS FUNGSIONAL Adalahpara karyawan yang berasal dari tingkat hierarkis yang kurang lebih sama, tetapi dari berbagai bidang pekerjaan yang berbeda, yang berkumpul untuk menyelesaikan tugas.
  • 10.
    Tim lintas fungsionalmerupakan cara efektif yang memungkinkan orang – orang dari berbagai area yang berbeda di dalam sebuah organisasi (atau bahkan diantara organisasi – organisasi) untuk bertukar informasi, mengembangkan ide – ide baru dan menyesaikan banyak masalah, dan mengoordinasi berbagai proyek yang rumit.
  • 11.
    TIM VIRTUAL Adalah timyang menggunakan teknologi komputer untuk menyatukan anggota anggota yang terpisah secara fisik guna mencapai tujuan bersama.
  • 12.
    Tim virtual bisamelakukan semua hal yang dilakukan oleh tim yang lain. Berbagai informasi, membuat berbagai keputusan, dan menyelesaikan tugas. Tim ini juga bisa beranggotakan dari organisasi yang sama atau menghubungkan para anggota sebuah organisasi dengan para karyawan dari berbagai organisasi lain (seperti para pemasok dan rekan – rekan bersama).
  • 13.
    KARAKTERISTIK TIM YANGEFEKTIF Konteks Sumber-sumber yang memadai Kepemimpinan dan struktur Suasana kepercayaan Evaluasi kinerja dan sistem-sistem penghargaan Komposisi Kemampuan dari para anggota Kepribadian Alokasi peran-peran Perbedaan Ukuran tim-tim Fleksibilitas anggota Pilihan-pilihan anggota Rancangan Pekerjaan Otonomi Keanekaragaman keterampilan Identitas tugas Arti tugas Proses Tujuan umum Tujuan khusus Efektivitas tim Tingkat konflik Kemalasan sosial Efektivitas Tim
  • 14.
    MENGUBAH INDUVIDU MENJADI PEMAIN TIM Tantangan Kulturnasional sangat individualistis Tim diperkenalkan kesebuah organisasi yang kokoh dan dari dulu menghargai pencapaian individual.
  • 15.
    MEMBENTUK PEMAIN TIM 1. Seleksi Ketikamempekerjakan anggota tim, selain keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk mengisi pekerjaan tersebut, kita juga harus memastikan bahwa calon karyawan bisa memenuhi peran – peran tim mereka, begitu pula dengan berbagai persyaratan teknis
  • 16.
    2. Pelatihan Para ahlipelatihan mengadakan berbagai pelatihan yang memungkuinkan karyawan memperoleh kepuasan yang didapat dari kerjasama tim. Mereka biasanya memberikan lokakarya (workshop) untuk mebantu karyawan meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah komunikasi, negosiasi, manajemen konflik dan pelatihan.
  • 17.
    3. Penghargaan Sistem penghargaanharus diolah kembali untuk mendorong usaha – usaha kooperatif dibandingkan usaha – usaha kompetitif. Promosi, kenaikan gaji dan berbagai bentuk penghargaan lainnya harus diberikan kepada para individu demi keefektifan mereka sebagai tim kolaboratif.
  • 18.

Editor's Notes