SHOLAT SUNNAH
Shalat sunah yaitu shalat yang hukum pelaksanaannya sunah (dianjurkan). Apabila dilaksanakan
Allah memberikan pahala dan keutamaan khusus melebihi orang Islam yang tidak melaksanakan shalat
sunah.
Di antara jenis shalat sunah terdapat shalat sunah yang dapat dilaksanakan secara berjamaah,
munfarid, dan ada yang dilaksanakan berjamaah maupun munfarid. Untuk mengenal beberapa contoh
shalat sunah jamaah dan munfarid, perhatikan diagram berikut !
Jenis shalat sunah yang bisa diamalkan oleh umat Islam cukup banyak bukan? Hal ini bukan untuk
memberatkan umat Islam, akan tetapi sangat bermanfaat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah
SWT sedekat-dekatnya. Dan sebagai bekal kamu dalam menambah amalan shalat sunah, berikut akan
diuraikan ketentuan dan tata cara beberapa jenis shalat sunah jamaah dan munfarid.
A. SHALAT SUNAH BERJAMAAH
Shalat Sunat ‘idain
Saat hari raya Idul Fitri tiba umat Islam laki-laki, perempuan, anak-anak-anak dan orang dewasa
berbondong-bondong untuk melaksanakan shalat ‘Idul Fitri kemudian saling melakukan silaturrahmi dan
bermaaf-maafan. Demikian juga saat hari raya Idul Adha (Idul Qurban), umat Islam juga melaksanakan
shalat Id kemudian melakukan ibadah qurban. Karena dalam satu tahun umat Islam melaksanakan dua
shalat Id, maka disebut shalat ‘idain yang artinya dua shalat Id, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.
SHALAT SUNAH BERJAMAAH
 Shalat Idain
Shalathari raya Idul Fitri
dan Idul Adha
 Shalat Istisqa
Shalatuntukmeminta
hujan
 Shalat Kusuf –Khusuf
Shalatgerhana
matahari dan gerhana
bulan
SHALAT SUNAH
MUNFARID
 Shalat Rawatib
Shalatsunahyang
mengiringi shalatfardu
 Shalat Tahiyatul Masjid
Shalatketikamasukmasjid
untukmenghormatinya
 Shalat Istikharah
Shalatuntukmeminta
petunjukAllahSWTsaat
ragu menentukanpilihan
SHALAT SUNAH
DENGAN
BERJAMAAH
ATAU MUNFARID
 Shalat Tarawih
Shalat sunah pada
malam bulan
ramadhan
 Shalat Witir
Shalat sunah yang
ganjil
 Shalat Dhuha
Shalat sunah pagi hari
 Shalat Tahajud
Shalat sunah malam
hari untuk memohon
keinginan
 Shalat Tasbih
Shalat sunah diseratai
zikir tasbih
Ketentuan Shalat ‘idain
Shalat Id adalah shalat yang dilakukan pada waktu hari raya, karena dalam tradisi Islam terdapat dua
hari raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha maka dalam satu tahun terdapat dua shalat Id. Dalam bahasa
Arab ‘idain berarti dua shalat Id.
Hukum melaksanakan shalat ‘idain adalah sunah muakkad (sangat dianjurkan) karena Rasulullah saw
selalu melakukan shalat ‘idain ini selama hidupnya.
Firman Allah SWT :
ْ‫ر‬َ‫ح‬ْ‫ن‬‫ا‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِِّ‫ب‬ َ‫ر‬ِ‫ل‬ ِِّ‫ل‬َ‫ص‬َ‫ف‬ . َ‫ر‬َ‫ث‬ ْ‫و‬َ‫ك‬ْ‫ال‬ َ‫َاك‬‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ط‬ْ‫ع‬َ‫أ‬ ‫ا‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬
Artinya:“SesungguhnyaKamitelahmemberikan kepadamu ni`mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat
karena Tuhanmu dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar : 1-2)
Bahkan Rasulullah saw. memerintahkan agar seuruh kaum muslimin baik laki-laki, perempuan, anak-
anak, dan dewasa untuk keluar dari rumah melakukan shalat Id. Para wanita yang sedang haid pun
diperintahkanuntukmenujutempatshalatIduntukmendengarkankhutbahtapi tidakbolehmelakukan
shalat.
Perhatikan sabda Rasulullah saw. berikut ini :
ُّ‫ي‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ال‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ر‬َ‫م‬َ‫ا‬ ْ‫ي‬ِ‫ع‬ْ‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ج‬ ِ‫ر‬ْ‫خ‬ُ‫ن‬ ْ‫ن‬َ‫ا‬َ‫ر‬َ‫م‬َ‫ا‬َ‫و‬ ِ‫ر‬ ْ‫و‬ُ‫د‬ُ‫خ‬ْ‫ال‬ ِ‫ات‬َ‫و‬َ‫ذ‬َ‫و‬ َ‫ق‬ِ‫ت‬‫ا‬َ‫و‬َ‫ع‬ْ‫ال‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫د‬
َ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫م‬ِ‫ل‬ْ‫س‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫م‬ َ‫ن‬ْ‫ل‬ ِ‫ز‬َ‫ت‬ْ‫ع‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫ا‬ َ‫ض‬َّ‫ي‬ُ‫ح‬ْ‫ال‬)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬
Artinya: “Kamitelah diperintahkan oleh Nabisaw.untukkeluar pada hari raya. Begitu pula anak-anak,
perempuan,gadis-gadispingitan,dan diperintahkan juga gadis-gadis yang sedang haid diperintahkan
supaya keluarpada hariraya dan memisahkan diridaritempatshalatkaummuslimin”. (HR. Bukhari dan
Muslim)
Waktu melaksanakan shalat ‘idain adalah mulai terbit matahari sampai tergelincirnya matahari
menjelang waktu zuhur pada hari raya tersebut. Shalat Idul Fitri dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal
sedangkan shalat Idul Adha dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah.
Tempat pelaksanaan shalat ‘idain adalah di masjid atau di tempat yang lapang. Allamah Ibnu Qayyim
menjelasanbahwaRasulullahsaw.melakukanshalatduahari raya di suatu tempat yang lapang di dekat
pintu gerbang menuju Madinah, Beliau shalat ‘idain di masjid ketika hujan.
Tata Cara Shalat ‘idain
Secara garisbesar,tata cara pelaksanaanshalat‘idainadalahsebagaiberikut:
1. Dilaksanakansecaraberjamaah
2. Tidakdidahului azandaniqamat
)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ َ‫ة‬َ‫ام‬َ‫ق‬ِ‫إ‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ‫ى‬َ‫ح‬ْ‫ض‬َ‫أل‬ْ‫ا‬ َ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ِ‫ر‬ْ‫ط‬ِ‫ف‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ ُ‫ن‬َّ‫ذ‬َ‫ؤ‬ُ‫ي‬ ْ‫ن‬ُ‫ك‬َ‫ي‬ ْ‫م‬َ‫ل‬
Artinya: “Tidak ada azan bagisembahyang HariRaya Fitrah (Aidilfitri) dan sembahyang HariRaya
Korban (Aidiladha). jga tiada iqamat.”(HR.Bukhari danMuslim)
Dalampelaksanaanshalat‘idaintidakdisunahkandidahului azandaniqamat,yangdisunahkanadalah
salahseorangyang biasanyadisebutbilal menyerukanlafaz:
‫ة‬َ‫ع‬ِ‫ام‬َ‫ج‬ َ‫ة‬َ‫ال‬َّ‫ص‬‫ل‬َ‫ا‬
“Mari kita melaksanakan shalat”
3. Jumlahrakaatnyaadalah2 rakaat
4. Membaca takbirtujuhkali padarakaat pertama,dantakbirlimakali pada rakaat yangkedua.
Takbir tujuh kali dalam rakaat yang pertama tersebut tidak termasuk takbiratul ihram. Demikian
juga takbir lima kali dalam rakaat yang kedua tidak termasuk takbir intiqal saat berdiri dari sujud.
Takbir tujuh kali pada rakaat yang pertama dibaca setelah membaca doa iftitah, sedangkan takbir
lima kali dalam rakaat kedua dibaca ketika sudah berdiri sempurna pada rakaat yang kedua
sebelum imam membaca surat Al Fatihah.
Di sela-sela takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua tersebut
disunahkan untuk membaca lafaz :
ُ‫ر‬َ‫ب‬ْ‫ك‬َ‫ا‬ ُ‫هللا‬ َ‫و‬ ُ‫هللا‬ َّ‫ال‬ِ‫ا‬ َ‫ه‬‫ِل‬‫ا‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ِ‫هلل‬ِ ُ‫د‬ْ‫م‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ ِ‫هللا‬ َ‫ان‬َ‫ح‬ْ‫ب‬ُ‫س‬
“MahasuciAllah SWT, segala pujibagiAllah , tiada Tuhan selain Allah SWT, dan Allah
Mahabesar”
5. Imammengeraskanbacaan(jahran)
6. SetelahshalatIddilanjutkandengankhutbah
Disampingtatacara di atas, dalampelaksanaanshalat‘idainjugadianjurkan(disunahkan) untuk
melakukanhal-hal sebagai berikut:
1. Imam membaca surat Qaf pada rakaat pertama dan surat Al Qamar pada rakaat kedua, atau
membaca surat Al A’la pada rakaat pertama dan surat Al Ghasyiyah pada rakaat kedua.
2. Mandi danberhiasmemakai pakaianyangbagus.
3. DisunahkanmakanterlebihdahulusebelumberangkatmelakukanshalatIdl Fitri, sebaliknya dalam
shalat Idul Adha disunahkan makan sesudah shalat Idul Adha.
4. Memperbanyakmembacadanmengumandangkantakbirdantahmidpadawaktuhari raya Idul Fitri
maupunIdul Adha.
Panduan Praktek :
1. Salah seorang siswa yang ditunjuk menjadi bilal menyerukan ‫الة‬َ‫ع‬ِ‫ام‬َ‫ج‬ َ‫ة‬َ‫ال‬‫ال‬َّ‫ص‬‫ل‬َ‫ا‬ pertanda shalat Id
segera dimulai
2. Salah seorang siswa yang ditunjuk menjadi imam menempatkan posisi sebagai imam
3. Membaca niat
Bila diucapkan bacaan niatnya adalah :
‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫ر‬ْ‫ط‬ِ‫ف‬ْ‫ال‬ ِ‫د‬ْ‫ي‬ِ‫ع‬ِ‫ل‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫ا‬
“Saya berniatshalatIdulFitri dua rakaatkarena Allah SWT “
‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫ر‬ْ‫ط‬ِ‫ف‬ْ‫ال‬ ِ‫د‬ْ‫ي‬ِ‫ع‬ِ‫ل‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫ا‬
“Saya berniatshalatIdulFitri dua rakaatkarena Allah SWT “
4. Membaca doa iftitah
5. Membaca takbir tujuh kali
6. Imammembaca suratAl Fatihahdengansuarakeras(jahran) dilanjutkan membaca salah satu surat
dalam Al Quran
7. Rukuk,i’tidal,sujud,dudukdi antaradua sujud, sujud yang kedua, duduk sejenak, dan berdiri lagi.
(doa yang dibaca dalam setiap gerakan sama dengan shalat yang lain)
8. Pada waktu berdiri rakaat kedua membaca takbir lima kali
9. Imammembaca suratAl Fatihahdengansuarakeras(jahran) dilanjutkan membaca salah satu surat
dalam Al Quran
10. Rukuk,i’tidal,sujud,dudukdi antaradua sujud, sujud yang kedua, duduk sejenak, dan berdiri lagi.
(doa yang dibaca dalam setiap gerakan sama dengan shalat yang lain)
11. Salam
12. Setelah selesai dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri/idul Adha
B. SHALAT SUNAH MUNFARID
1. Shalat Tahiyatul Masjid
Pengertian ShalatTahiyatulMasjid
Secara bahasatahiyatul masjidberarti menghormati masjid.Sedangkan shalattahiyatulmasjidadalah
shalatdua rakaat yang dilaksanakansesaatsetelah kitamemasuki masjid.
Hukumnya
Hukummelaksanakannyaadalahsunah,sebagaimanahadisRasulullah SAW:
ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ َ‫ال‬َ‫ق‬ َ‫ة‬َ‫د‬‫ا‬َ‫ت‬َ‫ق‬ ْ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ َ‫ح‬َ‫أ‬ َ‫ل‬َ‫خ‬َ‫د‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬َ‫ال‬َ‫ف‬ َ‫د‬ ِ‫ْج‬‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫د‬‫ى‬ِّ‫ت‬َ‫ح‬ ْ‫س‬ِ‫ل‬ْ‫ج‬َ‫ي‬
)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ ِ‫ْن‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬ َ‫ر‬ ْ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫ي‬
Artinya:“Dari AbuQatadah,RasulullahSAWbersabda:apabilasalahseorang di antara kamumasuk ke
masjidmakajanganlahduduksebelumshalat(tahiyat masjid) duarakaat.”(HR.Bukhari dan Muslim)
TataCara Pelaksanaannya
Tata cara pelaksanaanshalattahiyatul masjidadalahsebagai berikut:
 Jumlahrakaatnyahanya2 rakaat.
 Dilaksanakansecaramunfarid(sendirian).
 Waktunyasetiapsaatmemasuki masjid,baikuntukmelaksanakanshalatfardumaupunketika
akan beri’tikaf.
Panduan praktekshalattahiyatulmasjid
1. BerniatshalatTahiyatul Masjid
Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah:
‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫د‬ ِ‫ج‬ْ‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ي‬ ِ‫ح‬َ‫ت‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬
“Saya berniat shalat tahiyat masjid dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Shalatdua rakaat seperti biasa.
4. Salam.
2. Salat Istikharah
1. Pengertian Salat Istikharah
Secara bahasa,istikharahberarti mohondipilihkan.Jadi salat istikharah mengandung pengertian
melaksanakansalat sunah dua rakaat dengan maksud untuk memohon petunjuk dari Allah SWT dalam
menentukan pilihan terbaik di antara dua pilihan atau lebih.
Suatu saat kita dihadapkan pada dua atau lebih pilihan yang sama-sama baik dan sulit
menentukanmana yang terbaik, padahal menyangkut persoalan yang mempunyai pengaruh terhadap
kehidupankitadi masayangakan datang seperti,memilihsekolah, pekerjaan, jodoh, dan yang lainnya.
Oleh karena itu sebagai orang yang beriman kita harus yakin bahwa hanya Allah SWT yang paling
mengetahui persismanayangterbaikdi antar sekianplihanitu.Kamumasihingatkan,bahwaAllahSWT
mempunyai sifatwajibilmudanalimanyangmaksudnya Maha Mengetahui. Jadi Allah SWT merupakan
Dzat yang mengetahui segala sesuau yang telah terjadi maupun yang akan terjadi.
Untuk lebih jelasnya simaklah penjelasan mengenai salat istikharah ini, bila suatu saat kamu
menemui kesulitandalammenentukanpilihanmakalakukansalatistikharah untuk memohon petunjuk
dari Allah SWT, pilihan mana yang terbaik.
2. Hukumnya
Hukum melaksanakannya adalah sunah, sebagaimana hadis Rasulullah SAW :
َ‫ان‬َ‫ك‬ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬ َ‫ر‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ْ‫ع‬َ‫ك‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ْ‫ل‬َ‫ف‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ِ‫ب‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫د‬َ‫ح‬َ‫ا‬ َّ‫م‬َ‫ه‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫ا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫و‬ُ‫م‬ُ‫أل‬ْ‫ا‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ة‬َ‫خَار‬ِ‫ت‬ْ‫س‬ ِ‫إل‬ْ‫ا‬ ‫َا‬‫ن‬ُ‫م‬ِِّ‫ل‬َ‫ع‬ُ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬‫الب‬ ‫(رواه‬)‫خارى‬
Artinya:“Rasulullah s.a.w.mengajarkan kepada kami untuk meminta petunjuk dalam beberapa erkara
yang penting. Beliau berkata, “Apabila salah seorang di antara kamu menghadapi suatu perkara
hendaklah ia salat dua rakaat.” (HR. Bukhari)
3. Tata Cara Pelaksanaannya
Tata cara pelaksanaansalatistikharahadalahsebagai berikut:
a. Jumlah rakaatnya hanya 2 rakaat.
b. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian).
c. Waktunya pagi, siang, atau malam hari.
Panduan Praktek Shalat Istikharah
1. Berniat salat Istikharah
 Bacaan niatnya apabila diucapkan adalah :
َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ِ‫ة‬َ‫خَار‬ِ‫ت‬ْ‫س‬ ِ‫إل‬ْ‫ا‬‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬
“Saya berniat salat istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Salat dua rakaat seperti biasa.
4. Salam.
Dilanjutkan dengan membaca doa salat istikharah :
َ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬ ِ‫م‬ْ‫ي‬ِ‫ظ‬َ‫ع‬ْ‫ال‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬ْ‫ض‬َ‫ف‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫ك‬ُ‫ل‬َ‫أ‬ْ‫س‬َ‫ا‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ت‬ َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ِ‫ب‬ َ‫ك‬ُ‫ر‬ِ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ا‬ َ‫و‬ , َ‫ك‬ِ‫م‬ْ‫ل‬ِ‫ع‬ِ‫ب‬ َ‫ك‬ُ‫ر‬ْ‫ي‬ ِ‫خ‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ا‬ ْ‫ي‬ِّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ّ‫لل‬َ‫ا‬ُ‫ر‬ِ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ا‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ُ‫ر‬ِ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ت‬ُ‫م‬َ‫ل‬َْْ‫ا‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫و‬ ,
ْ‫و‬ُ‫ي‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬َّ‫ال‬َْ َ‫ت‬ْ‫ن‬َ‫ا‬ َ‫و‬ ,ْ‫ُر‬‫د‬ْ‫ق‬‫ا‬َ‫ف‬ ْ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ا‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ِ‫ق‬‫ا‬َْ َ‫و‬ ْ‫ي‬ِ‫اش‬َ‫ع‬َ‫م‬َ‫و‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫د‬ ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ٌ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫خ‬ َ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ َ‫ذ‬‫ه‬ َّ‫ن‬َ‫ا‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫ت‬ْ‫ن‬ُ‫ك‬ ْ‫ِن‬‫ا‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ّ‫لل‬َ‫ا‬ , ِ‫ب‬ُ‫ه‬ْ‫ي‬ِ‫ل‬
ْ‫ي‬ِ‫اش‬َ‫ع‬َ‫م‬َ‫و‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫د‬ ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ٌّ‫َر‬‫ش‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ َ‫ذ‬‫ه‬ َّ‫ن‬َ‫ا‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫ت‬ْ‫ن‬ُ‫ك‬ ْ‫ِن‬‫ا‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ْ‫ك‬ ِ‫ار‬َ‫ب‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ُ‫ه‬ْ‫ر‬ِّ‫س‬َ‫ي‬ َ‫و‬ْ‫ص‬‫ا‬َ‫ف‬ , ْ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ا‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ِ‫ق‬‫ا‬َْ َ‫و‬ْ‫ي‬ِّ‫ن‬َْ ُ‫ه‬ْ‫ف‬ ِ‫ر‬
ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ ِ‫ض‬ ْ‫ار‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ُ‫ث‬ْ‫ي‬َ‫ح‬ ِ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫خ‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ْ‫ُر‬‫د‬ْ‫ق‬‫ا‬ َ‫و‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬َْ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ف‬ ِ‫ر‬ْ‫ص‬‫ا‬ َ‫و‬ ,
Artinya : “Ya Allah hamba mohon memilihkan mana yang baik menurut Engkau ya Allah. Dan
hamba mohon Tuhan memberikan kepastian dengan ketentuanMu dan hamba mohon dengan
kemurahanMuyang besardan agung,karenasesungguhnya Tuhan yang berkuasa. Sedang hamba
tidaktahu dan Tuhanlah yang maha mengetahuibahwa persoalan ini baik bagiku dalam agamaku
dan kehidupanku, dan baik pula akibatnya bagiku, maka berikanlah perkara ini kepadaku dan
mudahkanlah ia bagiku, kemudian berikanlah keberkahan di dalamnya, Ya Allah jika Engkau
mengetahui bahwa jika hal ini tidak baik bagiku bagi agamaku dan kehidupanku, dan tidak baik
akibatnya bagiku maka jauhkanlahhalini dariku,dan jauhkanlah aku darinya.Dan berilah kebaikan
di mana saja aku berada, dan jadikanlah aku orang yang rela atas anugerahMu.”
Di antara jenis shalat sunah adalah shalat sunah rawatib dan ‘idain. Pada bagian ini akan dijelaskan
mengenai ketentuan-ketentuan shalat rawatib dan ‘idain beserta tata cara melaksanakannya.
C. SHALAT SUNAH BERJAMAAH ATAU MUNFARID
1. Shalat Tarawih
Pengertian ShalatTarawih
Shalattarawihadalahshalatsunah yangdilaksanakankhususpadamalam hari bulan Ramadhan.Shalat
tarawihmerupakanamalansunahpadabulan Ramadhan di sampingibadah-ibadahlainseperti
memperbanyaktadarusAl Quran,berzikir,berdoa,mendalamiilmuagamadenganmengikuti pesantren
kilat, dansebagainya.Kegiatantersebutbertujuan untuklebihmendekatkandiri kepada AllahSWT.
HukumShalatTarawih
Hukummelaksanakannyaadalahsunahmuakkad,sebagaimanahadis RasulullahSAW:
ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬َ‫ة‬َ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫ر‬ُ‫ه‬ ْ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ‫ابا‬َ‫س‬ِ‫ت‬ْ‫اح‬ َ‫و‬ ‫ا‬‫ان‬َ‫م‬ْ‫ي‬ِ‫ا‬ َ‫ان‬َ‫ض‬َ‫م‬َ‫ر‬ َ‫ام‬َ‫ق‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ِ‫م‬ َ‫َّم‬‫د‬َ‫ق‬َ‫ت‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َ‫ر‬ِ‫ف‬ُ‫غ‬ْ‫ن‬
)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ْ‫ن‬َ‫ذ‬
Artinya:“Dari Abu Hurairah r.a.,Rasulullah SAWbersabda :Barangsiapa yang melaksanakan shalat
pada malamharidi bulan Ramadhan dengan dilandasi iman dan semata-mata mengharap ridha Allah
SWT maka akan diampunidosa-dosanya yangtelah lalu.”(HR. Bukhari danMuslim)
Bilangan rakaatShalatTarawih
Ada perbedaanpendapatmengenaijumlahrakaatshalatTarawihdi kalanganumatIslam.Akantetapi,
perbedaantersebuttidakpentingdantidak perludiperdebatkan.Hal yangpentingadalahbagaimana
shalatTarawihtetap dilaksanakanumatIslam.Perbedaanyangdimaksudsebagai berikut:
 Delapanrakaat ditambahWitir
Pendapatini diambil dari keteranganbahwaRasulullahs.a.w shalatTarawih bersamaparasahabat
di masjidtigakali selamahidupnya.Sesudahitubeliau tidakmelakukanlagi secaraberjamaahdi
masjidtetapi melaksanakannyadi rumah.Rasulullahs.a.w khawatirapabilasuatusaatnanti shalat
tarawihdianggapibadahwajib.Jumlahrakaatyangdilakukanbersamasahabatdi masjidtersebut
adalahdelapanrakaatditambahWitir.Keterangaanini berdasarkanpadahaditsberikut:
ُ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫ا‬ ٍ‫ر‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ج‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬)‫حبان‬ ‫ابن‬ ‫(اخرجه‬ َ‫ر‬َ‫ت‬ ْ‫و‬َ‫ا‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ٍ‫ات‬َ‫ع‬َ‫ك‬َ‫ر‬ َ‫ان‬َ‫م‬َ‫ث‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬
Artinya: “Diriwayatkan dariJabirsesungguhnya Rasulullah s.a.w shalat bersama-sama mereka
delapan rakaatkemudian beliau shalatwitir”.(HR. IbnuHibban)
 Dua puluhrakaat ditambahWitir
Mengenai jumlahrakaatshalattarawihyang20 rakaat dilanjutkandenganwitirdilakukanoleh
KhalifahUmarbinKhattab dandiikuti olehparasahabatyang lain.Tentangjumlahrakaatyang
dilakukanolehUmarbinKhattabini tidak pernahdipermasalahkanolehparasahabatsaatitu.Jadi,
sampai sekarangpun umat Islamada yangmengikutinya.
 Tiga puluhenamrakaatditambahWitir
Mengenai jumlahrakaatshalattarawih36 rakaat dilanjutkandenganwitir dilakukanolehKhalifah
Umar binAbdul Azizyangmerupakansalahsatu KhalifahBani Umayyah.
Dari ketigapendapatdi atas menunjukkanbahwaperbedaanrakaatdalam pelaksanaanshalattarawihdi
kalanganumatmerupakansesuatuyangtidakperlu dipermasalahkan.Apalagi sampai terjadi pertikaian
hanya karena perbedaan ini. Padahal sejak dahulu perbedaan ini telah ada dan tidak timbul masalah.
Yang terpentingadalahumatIslamdapatmelaksanakanshalat tarawih dengan baik. Sedangkan berapa
jumlahrakaatnyaterserahkepadamasing-masingsesuai denganpengetahuan dan keyakinannya untuk
mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
TataCara PelaksanaanShalatTarawih
Tata cara pelaksanaanshalattarawihsebagai berikut:
a. Waktu pelaksanaannyasetelahshalatisyasampai denganfajarsidiq (menjelangwaktusubuh).
b. Diutamakansecaraberjamaahtetapi bolehjugadilaksanakansendirian (munfarid)
c. Lebihutamasetiapduarakaat salam.Namun,apabiladilaksanakanempat rakaattidakperlu
ada tasyahudawal supayatidakmenyerupai shalatfardu.
Panduan praktekshalattarawih
1. Berniatshalattarawih
Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah:
‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫ح‬ْ‫ي‬ِ‫او‬ َ‫ر‬َّ‫ت‬‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬
“Saya berniatshalattarawih dua rakaatkarena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Shalatdua rakaat seperti biasa.
4. Salam.
2. Shalat Witir
Pengertian ShalatWitir
Secara bahasa witir berarti ganjil. Sehingga shalat witir adalah shalat yang jumlah bilangan rakaatnya
ganjil.Palingsedikitsatu rakaat dan paling banyak 11 rakaat. Shalat witir tidak hanya dilakukan setelah
shalat tarawih di bulan Ramadhan. Namun, pada malam hari di luar bulan Ramadhan umat Islam pun
dianjurkan untuk melaksanakan shalat witir sebagai penutup shalat-shalat sunah malam hari.
HukumShalatWitir
Hukummelaksanakannyaadalahsunahmuakkad,sebagaimanahadis Rasulullahs.a.w :
ُ‫ه‬َّ‫ن‬ِ‫لك‬ َ‫و‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ ْ‫و‬ُ‫ت‬ْ‫ك‬َ‫م‬ْ‫ال‬ ِ‫ة‬َ‫ئ‬ْ‫ي‬َ‫ه‬َ‫ك‬ ٍ‫م‬ْ‫ت‬َ‫ح‬ِ‫ب‬ َ‫س‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ ُ‫ر‬ْ‫ت‬ِ‫و‬ْ‫ل‬َ‫ا‬ : َ‫ال‬َ‫ق‬ ُ‫ه‬ْ‫ن‬َ‫ع‬ ُ‫هللا‬ َ‫ي‬ ِ‫ض‬ َ‫ر‬ ٍِّ‫ي‬ِ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬ َ‫ر‬ ‫ا‬َ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫س‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬  ‫احمد‬ ‫(رواه‬
)‫والترمذ‬ ‫والنسائ‬
Artinya:“Dari Ali r.a.,Witiritubukankeharusanseperti shalatfardu,tapi merupakansunahyang
dibiasakanolehRasulullahs.a.w.”(HR.Ahmad,Nasa’i, danTirmidzi)
TataCara PelaksanaanShalatWitir
Tata cara pelaksanaanshalatwitirsebagai berikut:
a. waktunyapadamalamhari setelahshalatisya’
b. dilaksanakansecaraberjamaahatausendirian(munfarid)
c. jumlahrakaatnyaganjil
Dalam pelaksanaannya ada dua macam niat, yakni niat untuk shalat 2 rakaat dan ditutup dengan niat
untuk shalat 1 rakaat.
Panduan praktekshalatwitir
1. Berniatshalatwitir2 atau 1 rakaat
Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah:
‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ْن‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬ َ‫ر‬ ِ‫ر‬ْ‫ت‬ِ‫و‬ْ‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬
“Saya berniat shalat witir dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ر‬ْ‫ت‬ِ‫و‬ْ‫ال‬ َ‫ة‬َ‫ع‬ْ‫ك‬ َ‫ر‬
“Saya berniat shalat satu rakaat witir karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Shalat 2 rakaat atau 1 rakaat seperti biasa.
4. Salam.
3. Shalat Dhuha
Pengertian SalatDhuha
Menurutbahasa dhuhaberarti pagi hari. Sehinggasalatdhuhaadalahsalat sunahyangdilaksanakan
pada waktupagi hari,mulai dari saat memutihnya cahayamatahari pagi sampai sebelumwaktuistiwa’
(sianghari saat matahari tepat arahnyadi atas kepala).Jadi,kira-kiramulai pukul 07.00 pagi sampai
pukul 11.00 siang.
Waktu istiwa’adalahsaatmatahari beradatepatdi atas kepala,sebelum masukwaktudhuhur.
Hukumnya
Hukummelaksanakannyaadalahsunah,sebagaimanahadisRasulullah SAW:
َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ْ‫ي‬ِ‫ل‬ْ‫ي‬ِ‫ل‬َ‫خ‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬‫ا‬َ‫ص‬ ْ‫و‬َ‫أ‬ َ‫ال‬َ‫ق‬ َ‫ة‬َ‫ر‬ْ‫ي‬ َ‫ر‬ُ‫ه‬ ْ‫ي‬ِ‫ب‬  ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ٍ‫ام‬َّ‫ي‬َ‫أ‬ ِ‫ة‬َ‫ث‬َ‫ال‬َ‫ث‬ ِ‫ام‬َ‫ي‬ ِ‫ص‬ِ‫ب‬ ٍ‫ث‬َ‫ال‬َ‫ث‬ِ‫ب‬ِ‫ت‬ ْ‫و‬ُ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫و‬ ‫حى‬ُّ‫ض‬‫ال‬ ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬َ‫و‬ ٍ‫ر‬ْ‫ه‬َ‫ش‬ ِِّ‫ل‬ُ‫ك‬َ‫ل‬ْ‫ب‬َ‫ق‬ َ‫ر‬
)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ ‫م‬ُ‫َا‬‫ن‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬
Artinya:“Dari Abu Hurairah ia berkata: kekasihku (Rasulullah) SAWtelah berpesan kepadaku tiga hal:
Puasa tiga hari pada setiap bulan,dua rakaatsalat dhuha,dan salatwitirsebelumtidur.”(HR. Bukhari
dan Muslim)
TataCara Pelaksanaannya
Tata cara pelaksanaansalatdhuhasebagai berikut:
 Jumlahrakaatnyapaling sedikit2rakaat danpalingbanyak12 rakaat.
 Bolehdilaksanakansecaramunfarid(sendirian) maupunberjamaah.
 Lebihutamasetiapduarakaat salam.Namun,apabiladilaksanakanempat rakaatjanganada
tasyahudawal supayatidakmenyerupai salatfardu.
Panduan Praktek Shalat Dhuha
1. Berniatsalat duha
Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah:
‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ‫حى‬ُّ‫ض‬‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬
“Saya berniatsalatdhuha dua rakaatkarena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Salat dua rakaat seperti biasaatauempatrakaat sertatidakada tahiyatawal pada rakaat kedua.
4. Salam.
Dilanjutkandenganmembacadoasetelahsalatdhuha:
ُ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ُ‫ال‬َ‫م‬َ‫ج‬ َ‫ال‬َ‫م‬َ‫ج‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ُك‬‫ؤ‬‫ا‬َ‫ه‬َ‫ب‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫ه‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ُك‬‫ؤ‬‫ا‬َ‫ح‬ُ‫ض‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫ح‬ُّ‫ض‬‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ِّ‫لل‬َ‫ا‬َ‫ة‬َّ‫و‬َ‫م‬ْ‫ص‬ِ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫م‬ْ‫ص‬ِ‫ع‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ُ‫ت‬ َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ َ‫ة‬َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ُ‫ت‬ َّ‫و‬ُ‫ق‬. َ‫ك‬ُ‫ت‬
‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ق‬ ْ‫ز‬ ِ‫ر‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ِّ‫لل‬َ‫ا‬ُ‫ه‬ْ‫ر‬ِِّ‫س‬َ‫ي‬َ‫ف‬ ‫ا‬‫ر‬ِ‫س‬ْ‫ع‬ُ‫م‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ُ‫ه‬ْ‫ج‬ ِ‫ر‬ْ‫خ‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ِ‫ض‬ ْ‫ر‬َ‫األ‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ُ‫ه‬ْ‫ل‬ ِ‫ز‬ْ‫ن‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ِ‫اء‬َ‫م‬َّ‫س‬‫ال‬َ‫ح‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬‫ا‬‫ام‬ َ‫ر‬
ِ‫ع‬َ‫ب‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ُ‫ه‬ْ‫ر‬ِِّ‫ه‬َ‫ط‬َ‫ف‬َ‫ك‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ه‬َ‫ب‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ح‬ُ‫ض‬ ِِّ‫ق‬َ‫ح‬ِ‫ب‬ ُ‫ه‬ْ‫ب‬ ِِّ‫ر‬َ‫ق‬َ‫ف‬ ‫ا‬‫د‬ْ‫ي‬َ‫ك‬َ‫د‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬ َ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫ت‬‫أ‬ ‫ا‬َ‫م‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫ت‬‫أ‬ َ‫ك‬ِ‫ت‬ َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ت‬ َّ‫و‬ُ‫ق‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬‫ا‬َ‫م‬َ‫ج‬ َ‫و‬.َ‫ن‬ْ‫ي‬ ِ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬َّ‫ص‬‫ال‬
Artinya:
“Ya Allah,sesungguhnya waktu dhuha adalah milik-Mu, keagungan adalah keagunganMu, keindahan
adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan
adalah penjagaan-Mu,. Ya Allah andaikan rizqiku ada di langit maka turunkanlah, bila di bumi maka
keluarkanlah, apabila sukar maka mudahkanlah, bila haram maka sucikanlah, bila jauh maka
dekatkanlah. Dengan haqnya waktu duha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu.
Berikanlah kepadaku apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh.”
4. Salat Tahajud
Salat tahajud merupakan salat lail (salat yang dikerjakan pada malam hari). Shalat ini dilaksanakan
pada malam hari untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Orang yang melaksanakan salat tahajud
akan mendapatkan berbagai keutamaan di hadapan Allah SWT. Kajilah pembahasan berikut, setelah
kamu memahami berlatihlah untuk melaksanakan salat lail ini, karena Rasulullah saw. bersabda :
َ‫ي‬َ‫ف‬ ُ‫ر‬ ِ‫خ‬ ْ‫اْل‬ ِ‫ل‬ْ‫ي‬َّ‫الل‬ ُ‫ث‬ُ‫ل‬ُ‫ث‬ ‫ى‬َ‫ق‬ْ‫ب‬َ‫ي‬ َ‫ين‬ ِ‫ح‬ ‫ا‬َ‫ي‬ْ‫ن‬ُّ‫د‬‫ال‬ ِ‫اء‬َ‫م‬َّ‫س‬‫ال‬ ‫ى‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ٍ‫ة‬َ‫ل‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ َّ‫ل‬ُ‫ك‬ ‫ى‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫و‬ َ‫ك‬َ‫ار‬َ‫ب‬َ‫ت‬ ‫َا‬‫ن‬ُّ‫ب‬ َ‫ر‬ ُ‫ل‬ ِ‫ز‬ْ‫ن‬َ‫ي‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ ُ‫ل‬‫و‬ُ‫ق‬ََ‫ي‬ َِِ‫ت‬ْ‫س‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ي‬ِ‫ن‬‫و‬ُْْ‫د‬ُ‫ه‬َ‫ل‬
ُ‫ه‬َ‫ل‬ َ‫ر‬ِ‫ف‬ْ‫غ‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ُ‫ر‬ِ‫ف‬ْ‫غ‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬َ‫و‬ُ‫ه‬َ‫ي‬ِ‫ط‬ُْْ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ُ‫ل‬َ‫أ‬ْ‫س‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬َ‫و‬)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬
Artinya : “Allah s.w.t akan turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam yang
terakhir, seraya berfirman: Sesiapa yang berdoa kepadaKu, maka Aku akan menerima
permintaannya dan sesiapa yang meminta keampunan dariKu maka Aku akan mengampuninya
.” (HR. Bukhari dan Muslim)
1. Pengertian Salat Tahajud
Salattahajudmerupakansalatsunahyang dikerjakansetelahtidurpada malam hari antara waktu
salatisyasampai denganfajar sidiq(menjelangsubuh).Namunwaktu yang paling utama melaksanakan
salat tahajud adalah dua pertiga malam, sekitar pukul 02.00 dini hari.
2. Hukum Salat Tahajud
Hukummelaksanakansalattahajud adalah sunah muakkad. Perhatikan Firman Allah berikut ini :
‫ا‬‫ود‬ُ‫م‬ْ‫ح‬َ‫م‬ ‫ا‬‫ام‬َ‫ق‬َ‫م‬ َ‫ك‬ُّ‫ب‬ َ‫ر‬ َ‫ك‬َ‫ث‬َ‫ع‬ْ‫ب‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ‫ى‬َ‫س‬َ‫ع‬ َ‫ك‬َ‫ل‬ ‫ة‬َ‫ل‬ِ‫ف‬‫َا‬‫ن‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ْ‫د‬َّ‫ج‬َ‫ه‬َ‫ت‬َ‫ف‬ ِ‫ل‬ْ‫ي‬َّ‫الل‬ َ‫ن‬ِ‫م‬َ‫و‬
Artinya :“ Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah
tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al
Isra’ : 79)
3. Tata Cara Pelaksanaannya
Bagi kebanyakan orang melaksanakan salat tahajud terasa berat, namun bagi sebagian yang lain
merasa ringan karena sudah terbiasa bangun di malam hari dan melakukan salat tahajud, bahkan
mereka merasakan kenikmatan ruhani yang luar biasa setelah melakukan salat tahajud di tengah
keheningan malam.
Pada tahapawal,agar kamumudahdan tidakberatdalam melaksanakansalattahajud,berdoalah
sebelum tidur agar diberi kekuatan untuk bangun di malam hari dan melaksanakan salat tahajud.
Adapun tata cara melaksanakan salat tahajud tidak jauh berbeda dengan salat sunah yang lain,
yakni :
a. Waktu pelaksanaannya setelah salat isya sampai dengan fajar sidiq (menjelang waktu subuh)
dan setelah tidur.
b. Jumlah rakaatnya paling sedikit dua rakat dan paling banyak tidak dibatasi.
c. Dilaksanakan sendirian (munfarid) atau berjamaah.
d. Lebih utama setiap dua rakaat salam. Apabila dilaksanakan empat rakaat jangan ada tasyahud
awal, sehingga tidak menyerupai salat fardu.
Panduan Praktek Sahalat Tahajud
1. Berniat salat tahajud
 Bacaan niatnya apabila diucapkan adalah :
َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ِ‫د‬ُّ‫ج‬َ‫ه‬َّ‫ت‬‫ال‬‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ْن‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬
“Saya berniat salat tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Salat dua rakaat seperti biasa.
4. Salam.
Rangkuman
1. Sejak abad ke 7 – 8 M pedagang Muslim asal Arab, Persia dan India sudah singgah di wilayah
Nusantara.
2. PenyebaranIslamdi Indonesiadilakukanmelalui jalurperdagangan,hubungansosial (perkawinan,
politik) dan pengajaran (pesantren, tasawwuf, kesenian).
3. Penyebaran Islam di Jawa dilakukan oleh Walisongo, yaitu : Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan
Giri,SunanBonang,Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Kalijaga, Sunan Muria.
4. KerajaanIslamyangpernahberkuasadi Indonesiaadalah Samudera Pasai, Cirebon, Giri, Ternate,
Demak, Aceh Darussalam, Banten, Kutai, Buton, Palembang, Pajang, Mataram, Goa, Banjar,
Kotawaringin, Bima, Siak Sri Indrapura.
Mauidhah Hasanah
AgamaIslamyang kitaanut sekarangini diturunkandi Tanaharab, yang letaknya sangatlah jauh
dari tempat kita hidup sekarang ini. Coba bayangkan seandainya tidak ada orang yang mau membawa
dan menyebarkan ajaran Islam dari tanah arab sampai ke negara kita ini, tentulah kita akan menjadi
orang yang hidup dalam kegelapan (jahiliyah). Pernahkah kamu bersyukur kepada Allah dan kepada
mereka (para suhada dan mubaligh) yang telah mengorbankan waktu, harta, tenaga, dan bahkan
nyawanya untuk sampainya Islam kepada kita? Untuk itu, marilah kita senantiasa terus bersyukur
kepada Allah dan tetap mendoakan kepada para syuhada dan mubaligh agar mereka semua selalu
dalam lindungan Allah swt. Di samping itu kita berusaha untuk tetap menerima dan mengamalkan
ajaran-ajaranIslamdengankhusu’danistiqamah, diiringi usaha untuk menyebarkan kepada orang lain
walaupun sangat sederhana.
Kamus Istilah
Dakwah : penyiaranajaranIslam
Syiar : penyebaranajaranIslam
Mubaligh : orang yang menyiarkanajaranIslam
Syahid : orang yang mati dalammembela Islam
Jihad : memperjuangkanajaranIslamdengansungguh-sungguh
Tabayun : memintapenjelasan

Materi Fiqh

  • 1.
    SHOLAT SUNNAH Shalat sunahyaitu shalat yang hukum pelaksanaannya sunah (dianjurkan). Apabila dilaksanakan Allah memberikan pahala dan keutamaan khusus melebihi orang Islam yang tidak melaksanakan shalat sunah. Di antara jenis shalat sunah terdapat shalat sunah yang dapat dilaksanakan secara berjamaah, munfarid, dan ada yang dilaksanakan berjamaah maupun munfarid. Untuk mengenal beberapa contoh shalat sunah jamaah dan munfarid, perhatikan diagram berikut ! Jenis shalat sunah yang bisa diamalkan oleh umat Islam cukup banyak bukan? Hal ini bukan untuk memberatkan umat Islam, akan tetapi sangat bermanfaat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sedekat-dekatnya. Dan sebagai bekal kamu dalam menambah amalan shalat sunah, berikut akan diuraikan ketentuan dan tata cara beberapa jenis shalat sunah jamaah dan munfarid. A. SHALAT SUNAH BERJAMAAH Shalat Sunat ‘idain Saat hari raya Idul Fitri tiba umat Islam laki-laki, perempuan, anak-anak-anak dan orang dewasa berbondong-bondong untuk melaksanakan shalat ‘Idul Fitri kemudian saling melakukan silaturrahmi dan bermaaf-maafan. Demikian juga saat hari raya Idul Adha (Idul Qurban), umat Islam juga melaksanakan shalat Id kemudian melakukan ibadah qurban. Karena dalam satu tahun umat Islam melaksanakan dua shalat Id, maka disebut shalat ‘idain yang artinya dua shalat Id, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. SHALAT SUNAH BERJAMAAH  Shalat Idain Shalathari raya Idul Fitri dan Idul Adha  Shalat Istisqa Shalatuntukmeminta hujan  Shalat Kusuf –Khusuf Shalatgerhana matahari dan gerhana bulan SHALAT SUNAH MUNFARID  Shalat Rawatib Shalatsunahyang mengiringi shalatfardu  Shalat Tahiyatul Masjid Shalatketikamasukmasjid untukmenghormatinya  Shalat Istikharah Shalatuntukmeminta petunjukAllahSWTsaat ragu menentukanpilihan SHALAT SUNAH DENGAN BERJAMAAH ATAU MUNFARID  Shalat Tarawih Shalat sunah pada malam bulan ramadhan  Shalat Witir Shalat sunah yang ganjil  Shalat Dhuha Shalat sunah pagi hari  Shalat Tahajud Shalat sunah malam hari untuk memohon keinginan  Shalat Tasbih Shalat sunah diseratai zikir tasbih
  • 2.
    Ketentuan Shalat ‘idain ShalatId adalah shalat yang dilakukan pada waktu hari raya, karena dalam tradisi Islam terdapat dua hari raya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha maka dalam satu tahun terdapat dua shalat Id. Dalam bahasa Arab ‘idain berarti dua shalat Id. Hukum melaksanakan shalat ‘idain adalah sunah muakkad (sangat dianjurkan) karena Rasulullah saw selalu melakukan shalat ‘idain ini selama hidupnya. Firman Allah SWT : ْ‫ر‬َ‫ح‬ْ‫ن‬‫ا‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِِّ‫ب‬ َ‫ر‬ِ‫ل‬ ِِّ‫ل‬َ‫ص‬َ‫ف‬ . َ‫ر‬َ‫ث‬ ْ‫و‬َ‫ك‬ْ‫ال‬ َ‫َاك‬‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ط‬ْ‫ع‬َ‫أ‬ ‫ا‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ Artinya:“SesungguhnyaKamitelahmemberikan kepadamu ni`mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.” (QS. Al Kautsar : 1-2) Bahkan Rasulullah saw. memerintahkan agar seuruh kaum muslimin baik laki-laki, perempuan, anak- anak, dan dewasa untuk keluar dari rumah melakukan shalat Id. Para wanita yang sedang haid pun diperintahkanuntukmenujutempatshalatIduntukmendengarkankhutbahtapi tidakbolehmelakukan shalat. Perhatikan sabda Rasulullah saw. berikut ini : ُّ‫ي‬ِ‫ب‬َّ‫ن‬‫ال‬ ‫َا‬‫ن‬َ‫ر‬َ‫م‬َ‫ا‬ ْ‫ي‬ِ‫ع‬ْ‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ج‬ ِ‫ر‬ْ‫خ‬ُ‫ن‬ ْ‫ن‬َ‫ا‬َ‫ر‬َ‫م‬َ‫ا‬َ‫و‬ ِ‫ر‬ ْ‫و‬ُ‫د‬ُ‫خ‬ْ‫ال‬ ِ‫ات‬َ‫و‬َ‫ذ‬َ‫و‬ َ‫ق‬ِ‫ت‬‫ا‬َ‫و‬َ‫ع‬ْ‫ال‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫د‬ َ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫م‬ِ‫ل‬ْ‫س‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫م‬ َ‫ن‬ْ‫ل‬ ِ‫ز‬َ‫ت‬ْ‫ع‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫ا‬ َ‫ض‬َّ‫ي‬ُ‫ح‬ْ‫ال‬)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ Artinya: “Kamitelah diperintahkan oleh Nabisaw.untukkeluar pada hari raya. Begitu pula anak-anak, perempuan,gadis-gadispingitan,dan diperintahkan juga gadis-gadis yang sedang haid diperintahkan supaya keluarpada hariraya dan memisahkan diridaritempatshalatkaummuslimin”. (HR. Bukhari dan Muslim) Waktu melaksanakan shalat ‘idain adalah mulai terbit matahari sampai tergelincirnya matahari menjelang waktu zuhur pada hari raya tersebut. Shalat Idul Fitri dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal sedangkan shalat Idul Adha dilaksanakan tanggal 10 Dzulhijjah. Tempat pelaksanaan shalat ‘idain adalah di masjid atau di tempat yang lapang. Allamah Ibnu Qayyim menjelasanbahwaRasulullahsaw.melakukanshalatduahari raya di suatu tempat yang lapang di dekat pintu gerbang menuju Madinah, Beliau shalat ‘idain di masjid ketika hujan. Tata Cara Shalat ‘idain Secara garisbesar,tata cara pelaksanaanshalat‘idainadalahsebagaiberikut:
  • 3.
    1. Dilaksanakansecaraberjamaah 2. Tidakdidahuluiazandaniqamat )‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ َ‫ة‬َ‫ام‬َ‫ق‬ِ‫إ‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ‫ى‬َ‫ح‬ْ‫ض‬َ‫أل‬ْ‫ا‬ َ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ِ‫ر‬ْ‫ط‬ِ‫ف‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ ُ‫ن‬َّ‫ذ‬َ‫ؤ‬ُ‫ي‬ ْ‫ن‬ُ‫ك‬َ‫ي‬ ْ‫م‬َ‫ل‬ Artinya: “Tidak ada azan bagisembahyang HariRaya Fitrah (Aidilfitri) dan sembahyang HariRaya Korban (Aidiladha). jga tiada iqamat.”(HR.Bukhari danMuslim) Dalampelaksanaanshalat‘idaintidakdisunahkandidahului azandaniqamat,yangdisunahkanadalah salahseorangyang biasanyadisebutbilal menyerukanlafaz: ‫ة‬َ‫ع‬ِ‫ام‬َ‫ج‬ َ‫ة‬َ‫ال‬َّ‫ص‬‫ل‬َ‫ا‬ “Mari kita melaksanakan shalat” 3. Jumlahrakaatnyaadalah2 rakaat 4. Membaca takbirtujuhkali padarakaat pertama,dantakbirlimakali pada rakaat yangkedua. Takbir tujuh kali dalam rakaat yang pertama tersebut tidak termasuk takbiratul ihram. Demikian juga takbir lima kali dalam rakaat yang kedua tidak termasuk takbir intiqal saat berdiri dari sujud. Takbir tujuh kali pada rakaat yang pertama dibaca setelah membaca doa iftitah, sedangkan takbir lima kali dalam rakaat kedua dibaca ketika sudah berdiri sempurna pada rakaat yang kedua sebelum imam membaca surat Al Fatihah. Di sela-sela takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua tersebut disunahkan untuk membaca lafaz : ُ‫ر‬َ‫ب‬ْ‫ك‬َ‫ا‬ ُ‫هللا‬ َ‫و‬ ُ‫هللا‬ َّ‫ال‬ِ‫ا‬ َ‫ه‬‫ِل‬‫ا‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ِ‫هلل‬ِ ُ‫د‬ْ‫م‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ ِ‫هللا‬ َ‫ان‬َ‫ح‬ْ‫ب‬ُ‫س‬ “MahasuciAllah SWT, segala pujibagiAllah , tiada Tuhan selain Allah SWT, dan Allah Mahabesar” 5. Imammengeraskanbacaan(jahran) 6. SetelahshalatIddilanjutkandengankhutbah Disampingtatacara di atas, dalampelaksanaanshalat‘idainjugadianjurkan(disunahkan) untuk melakukanhal-hal sebagai berikut: 1. Imam membaca surat Qaf pada rakaat pertama dan surat Al Qamar pada rakaat kedua, atau membaca surat Al A’la pada rakaat pertama dan surat Al Ghasyiyah pada rakaat kedua. 2. Mandi danberhiasmemakai pakaianyangbagus. 3. DisunahkanmakanterlebihdahulusebelumberangkatmelakukanshalatIdl Fitri, sebaliknya dalam shalat Idul Adha disunahkan makan sesudah shalat Idul Adha. 4. Memperbanyakmembacadanmengumandangkantakbirdantahmidpadawaktuhari raya Idul Fitri maupunIdul Adha.
  • 4.
    Panduan Praktek : 1.Salah seorang siswa yang ditunjuk menjadi bilal menyerukan ‫الة‬َ‫ع‬ِ‫ام‬َ‫ج‬ َ‫ة‬َ‫ال‬‫ال‬َّ‫ص‬‫ل‬َ‫ا‬ pertanda shalat Id segera dimulai 2. Salah seorang siswa yang ditunjuk menjadi imam menempatkan posisi sebagai imam 3. Membaca niat Bila diucapkan bacaan niatnya adalah : ‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫ر‬ْ‫ط‬ِ‫ف‬ْ‫ال‬ ِ‫د‬ْ‫ي‬ِ‫ع‬ِ‫ل‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫ا‬ “Saya berniatshalatIdulFitri dua rakaatkarena Allah SWT “ ‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ِ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫ر‬ْ‫ط‬ِ‫ف‬ْ‫ال‬ ِ‫د‬ْ‫ي‬ِ‫ع‬ِ‫ل‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫ا‬ “Saya berniatshalatIdulFitri dua rakaatkarena Allah SWT “ 4. Membaca doa iftitah 5. Membaca takbir tujuh kali 6. Imammembaca suratAl Fatihahdengansuarakeras(jahran) dilanjutkan membaca salah satu surat dalam Al Quran 7. Rukuk,i’tidal,sujud,dudukdi antaradua sujud, sujud yang kedua, duduk sejenak, dan berdiri lagi. (doa yang dibaca dalam setiap gerakan sama dengan shalat yang lain) 8. Pada waktu berdiri rakaat kedua membaca takbir lima kali 9. Imammembaca suratAl Fatihahdengansuarakeras(jahran) dilanjutkan membaca salah satu surat dalam Al Quran 10. Rukuk,i’tidal,sujud,dudukdi antaradua sujud, sujud yang kedua, duduk sejenak, dan berdiri lagi. (doa yang dibaca dalam setiap gerakan sama dengan shalat yang lain) 11. Salam 12. Setelah selesai dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri/idul Adha B. SHALAT SUNAH MUNFARID 1. Shalat Tahiyatul Masjid Pengertian ShalatTahiyatulMasjid Secara bahasatahiyatul masjidberarti menghormati masjid.Sedangkan shalattahiyatulmasjidadalah shalatdua rakaat yang dilaksanakansesaatsetelah kitamemasuki masjid. Hukumnya Hukummelaksanakannyaadalahsunah,sebagaimanahadisRasulullah SAW:
  • 5.
    ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬َ‫ال‬َ‫ق‬ َ‫ة‬َ‫د‬‫ا‬َ‫ت‬َ‫ق‬ ْ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ َ‫ح‬َ‫أ‬ َ‫ل‬َ‫خ‬َ‫د‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬َ‫ال‬َ‫ف‬ َ‫د‬ ِ‫ْج‬‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫د‬‫ى‬ِّ‫ت‬َ‫ح‬ ْ‫س‬ِ‫ل‬ْ‫ج‬َ‫ي‬ )‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ ِ‫ْن‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬ َ‫ر‬ ْ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫ي‬ Artinya:“Dari AbuQatadah,RasulullahSAWbersabda:apabilasalahseorang di antara kamumasuk ke masjidmakajanganlahduduksebelumshalat(tahiyat masjid) duarakaat.”(HR.Bukhari dan Muslim) TataCara Pelaksanaannya Tata cara pelaksanaanshalattahiyatul masjidadalahsebagai berikut:  Jumlahrakaatnyahanya2 rakaat.  Dilaksanakansecaramunfarid(sendirian).  Waktunyasetiapsaatmemasuki masjid,baikuntukmelaksanakanshalatfardumaupunketika akan beri’tikaf. Panduan praktekshalattahiyatulmasjid 1. BerniatshalatTahiyatul Masjid Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah: ‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫د‬ ِ‫ج‬ْ‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ي‬ ِ‫ح‬َ‫ت‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ “Saya berniat shalat tahiyat masjid dua rakaat karena Allah Ta’ala.” 2. Takbiratul ihram 3. Shalatdua rakaat seperti biasa. 4. Salam. 2. Salat Istikharah 1. Pengertian Salat Istikharah Secara bahasa,istikharahberarti mohondipilihkan.Jadi salat istikharah mengandung pengertian melaksanakansalat sunah dua rakaat dengan maksud untuk memohon petunjuk dari Allah SWT dalam menentukan pilihan terbaik di antara dua pilihan atau lebih. Suatu saat kita dihadapkan pada dua atau lebih pilihan yang sama-sama baik dan sulit menentukanmana yang terbaik, padahal menyangkut persoalan yang mempunyai pengaruh terhadap kehidupankitadi masayangakan datang seperti,memilihsekolah, pekerjaan, jodoh, dan yang lainnya. Oleh karena itu sebagai orang yang beriman kita harus yakin bahwa hanya Allah SWT yang paling
  • 6.
    mengetahui persismanayangterbaikdi antarsekianplihanitu.Kamumasihingatkan,bahwaAllahSWT mempunyai sifatwajibilmudanalimanyangmaksudnya Maha Mengetahui. Jadi Allah SWT merupakan Dzat yang mengetahui segala sesuau yang telah terjadi maupun yang akan terjadi. Untuk lebih jelasnya simaklah penjelasan mengenai salat istikharah ini, bila suatu saat kamu menemui kesulitandalammenentukanpilihanmakalakukansalatistikharah untuk memohon petunjuk dari Allah SWT, pilihan mana yang terbaik. 2. Hukumnya Hukum melaksanakannya adalah sunah, sebagaimana hadis Rasulullah SAW : َ‫ان‬َ‫ك‬ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬ َ‫ر‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ْ‫ع‬َ‫ك‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ْ‫ل‬َ‫ف‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ِ‫ب‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫د‬َ‫ح‬َ‫ا‬ َّ‫م‬َ‫ه‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫ا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫ق‬َ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫و‬ُ‫م‬ُ‫أل‬ْ‫ا‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ة‬َ‫خَار‬ِ‫ت‬ْ‫س‬ ِ‫إل‬ْ‫ا‬ ‫َا‬‫ن‬ُ‫م‬ِِّ‫ل‬َ‫ع‬ُ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬‫الب‬ ‫(رواه‬)‫خارى‬ Artinya:“Rasulullah s.a.w.mengajarkan kepada kami untuk meminta petunjuk dalam beberapa erkara yang penting. Beliau berkata, “Apabila salah seorang di antara kamu menghadapi suatu perkara hendaklah ia salat dua rakaat.” (HR. Bukhari) 3. Tata Cara Pelaksanaannya Tata cara pelaksanaansalatistikharahadalahsebagai berikut: a. Jumlah rakaatnya hanya 2 rakaat. b. Dilaksanakan secara munfarid (sendirian). c. Waktunya pagi, siang, atau malam hari. Panduan Praktek Shalat Istikharah 1. Berniat salat Istikharah  Bacaan niatnya apabila diucapkan adalah : َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ِ‫ة‬َ‫خَار‬ِ‫ت‬ْ‫س‬ ِ‫إل‬ْ‫ا‬‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ “Saya berniat salat istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.” 2. Takbiratul ihram 3. Salat dua rakaat seperti biasa. 4. Salam. Dilanjutkan dengan membaca doa salat istikharah :
  • 7.
    َ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬ ِ‫م‬ْ‫ي‬ِ‫ظ‬َ‫ع‬ْ‫ال‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬ْ‫ض‬َ‫ف‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫ك‬ُ‫ل‬َ‫أ‬ْ‫س‬َ‫ا‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ت‬ َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ِ‫ب‬ َ‫ك‬ُ‫ر‬ِ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ا‬ َ‫و‬ , َ‫ك‬ِ‫م‬ْ‫ل‬ِ‫ع‬ِ‫ب‬ َ‫ك‬ُ‫ر‬ْ‫ي‬ ِ‫خ‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ا‬ ْ‫ي‬ِّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ّ‫لل‬َ‫ا‬ُ‫ر‬ِ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ا‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ُ‫ر‬ِ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ت‬ُ‫م‬َ‫ل‬َْْ‫ا‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫و‬ , ْ‫و‬ُ‫ي‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬َّ‫ال‬َْ َ‫ت‬ْ‫ن‬َ‫ا‬ َ‫و‬ ,ْ‫ُر‬‫د‬ْ‫ق‬‫ا‬َ‫ف‬ ْ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ا‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ِ‫ق‬‫ا‬َْ َ‫و‬ ْ‫ي‬ِ‫اش‬َ‫ع‬َ‫م‬َ‫و‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫د‬ ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ٌ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫خ‬ َ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ َ‫ذ‬‫ه‬ َّ‫ن‬َ‫ا‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫ت‬ْ‫ن‬ُ‫ك‬ ْ‫ِن‬‫ا‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ّ‫لل‬َ‫ا‬ , ِ‫ب‬ُ‫ه‬ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ْ‫ي‬ِ‫اش‬َ‫ع‬َ‫م‬َ‫و‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ي‬ِ‫د‬ ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ٌّ‫َر‬‫ش‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ال‬ْ‫ا‬ َ‫ذ‬‫ه‬ َّ‫ن‬َ‫ا‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫ت‬ْ‫ن‬ُ‫ك‬ ْ‫ِن‬‫ا‬ َ‫و‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ْ‫ك‬ ِ‫ار‬َ‫ب‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ُ‫ه‬ْ‫ر‬ِّ‫س‬َ‫ي‬ َ‫و‬ْ‫ص‬‫ا‬َ‫ف‬ , ْ‫ي‬ ِ‫ر‬ْ‫م‬َ‫ا‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ِ‫ق‬‫ا‬َْ َ‫و‬ْ‫ي‬ِّ‫ن‬َْ ُ‫ه‬ْ‫ف‬ ِ‫ر‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ ِ‫ض‬ ْ‫ار‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ُ‫ث‬ْ‫ي‬َ‫ح‬ ِ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫خ‬ ْ‫ي‬ِ‫ل‬ ْ‫ُر‬‫د‬ْ‫ق‬‫ا‬ َ‫و‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬َْ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ْ‫ف‬ ِ‫ر‬ْ‫ص‬‫ا‬ َ‫و‬ , Artinya : “Ya Allah hamba mohon memilihkan mana yang baik menurut Engkau ya Allah. Dan hamba mohon Tuhan memberikan kepastian dengan ketentuanMu dan hamba mohon dengan kemurahanMuyang besardan agung,karenasesungguhnya Tuhan yang berkuasa. Sedang hamba tidaktahu dan Tuhanlah yang maha mengetahuibahwa persoalan ini baik bagiku dalam agamaku dan kehidupanku, dan baik pula akibatnya bagiku, maka berikanlah perkara ini kepadaku dan mudahkanlah ia bagiku, kemudian berikanlah keberkahan di dalamnya, Ya Allah jika Engkau mengetahui bahwa jika hal ini tidak baik bagiku bagi agamaku dan kehidupanku, dan tidak baik akibatnya bagiku maka jauhkanlahhalini dariku,dan jauhkanlah aku darinya.Dan berilah kebaikan di mana saja aku berada, dan jadikanlah aku orang yang rela atas anugerahMu.” Di antara jenis shalat sunah adalah shalat sunah rawatib dan ‘idain. Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai ketentuan-ketentuan shalat rawatib dan ‘idain beserta tata cara melaksanakannya. C. SHALAT SUNAH BERJAMAAH ATAU MUNFARID 1. Shalat Tarawih Pengertian ShalatTarawih Shalattarawihadalahshalatsunah yangdilaksanakankhususpadamalam hari bulan Ramadhan.Shalat tarawihmerupakanamalansunahpadabulan Ramadhan di sampingibadah-ibadahlainseperti memperbanyaktadarusAl Quran,berzikir,berdoa,mendalamiilmuagamadenganmengikuti pesantren kilat, dansebagainya.Kegiatantersebutbertujuan untuklebihmendekatkandiri kepada AllahSWT. HukumShalatTarawih Hukummelaksanakannyaadalahsunahmuakkad,sebagaimanahadis RasulullahSAW: ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬َ‫ر‬ َ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬َ‫ة‬َ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫ر‬ُ‫ه‬ ْ‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ‫ابا‬َ‫س‬ِ‫ت‬ْ‫اح‬ َ‫و‬ ‫ا‬‫ان‬َ‫م‬ْ‫ي‬ِ‫ا‬ َ‫ان‬َ‫ض‬َ‫م‬َ‫ر‬ َ‫ام‬َ‫ق‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ِ‫م‬ َ‫َّم‬‫د‬َ‫ق‬َ‫ت‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َ‫ر‬ِ‫ف‬ُ‫غ‬ْ‫ن‬ )‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ْ‫ن‬َ‫ذ‬ Artinya:“Dari Abu Hurairah r.a.,Rasulullah SAWbersabda :Barangsiapa yang melaksanakan shalat pada malamharidi bulan Ramadhan dengan dilandasi iman dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT maka akan diampunidosa-dosanya yangtelah lalu.”(HR. Bukhari danMuslim)
  • 8.
    Bilangan rakaatShalatTarawih Ada perbedaanpendapatmengenaijumlahrakaatshalatTarawihdikalanganumatIslam.Akantetapi, perbedaantersebuttidakpentingdantidak perludiperdebatkan.Hal yangpentingadalahbagaimana shalatTarawihtetap dilaksanakanumatIslam.Perbedaanyangdimaksudsebagai berikut:  Delapanrakaat ditambahWitir Pendapatini diambil dari keteranganbahwaRasulullahs.a.w shalatTarawih bersamaparasahabat di masjidtigakali selamahidupnya.Sesudahitubeliau tidakmelakukanlagi secaraberjamaahdi masjidtetapi melaksanakannyadi rumah.Rasulullahs.a.w khawatirapabilasuatusaatnanti shalat tarawihdianggapibadahwajib.Jumlahrakaatyangdilakukanbersamasahabatdi masjidtersebut adalahdelapanrakaatditambahWitir.Keterangaanini berdasarkanpadahaditsberikut: ُ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫ا‬ ٍ‫ر‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ج‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬)‫حبان‬ ‫ابن‬ ‫(اخرجه‬ َ‫ر‬َ‫ت‬ ْ‫و‬َ‫ا‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ٍ‫ات‬َ‫ع‬َ‫ك‬َ‫ر‬ َ‫ان‬َ‫م‬َ‫ث‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ‫ى‬َّ‫ل‬َ‫ص‬ Artinya: “Diriwayatkan dariJabirsesungguhnya Rasulullah s.a.w shalat bersama-sama mereka delapan rakaatkemudian beliau shalatwitir”.(HR. IbnuHibban)  Dua puluhrakaat ditambahWitir Mengenai jumlahrakaatshalattarawihyang20 rakaat dilanjutkandenganwitirdilakukanoleh KhalifahUmarbinKhattab dandiikuti olehparasahabatyang lain.Tentangjumlahrakaatyang dilakukanolehUmarbinKhattabini tidak pernahdipermasalahkanolehparasahabatsaatitu.Jadi, sampai sekarangpun umat Islamada yangmengikutinya.  Tiga puluhenamrakaatditambahWitir Mengenai jumlahrakaatshalattarawih36 rakaat dilanjutkandenganwitir dilakukanolehKhalifah Umar binAbdul Azizyangmerupakansalahsatu KhalifahBani Umayyah. Dari ketigapendapatdi atas menunjukkanbahwaperbedaanrakaatdalam pelaksanaanshalattarawihdi kalanganumatmerupakansesuatuyangtidakperlu dipermasalahkan.Apalagi sampai terjadi pertikaian hanya karena perbedaan ini. Padahal sejak dahulu perbedaan ini telah ada dan tidak timbul masalah. Yang terpentingadalahumatIslamdapatmelaksanakanshalat tarawih dengan baik. Sedangkan berapa jumlahrakaatnyaterserahkepadamasing-masingsesuai denganpengetahuan dan keyakinannya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di bulan Ramadhan yang penuh berkah. TataCara PelaksanaanShalatTarawih
  • 9.
    Tata cara pelaksanaanshalattarawihsebagaiberikut: a. Waktu pelaksanaannyasetelahshalatisyasampai denganfajarsidiq (menjelangwaktusubuh). b. Diutamakansecaraberjamaahtetapi bolehjugadilaksanakansendirian (munfarid) c. Lebihutamasetiapduarakaat salam.Namun,apabiladilaksanakanempat rakaattidakperlu ada tasyahudawal supayatidakmenyerupai shalatfardu. Panduan praktekshalattarawih 1. Berniatshalattarawih Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah: ‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ِ‫ح‬ْ‫ي‬ِ‫او‬ َ‫ر‬َّ‫ت‬‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ “Saya berniatshalattarawih dua rakaatkarena Allah Ta’ala.” 2. Takbiratul ihram 3. Shalatdua rakaat seperti biasa. 4. Salam. 2. Shalat Witir Pengertian ShalatWitir Secara bahasa witir berarti ganjil. Sehingga shalat witir adalah shalat yang jumlah bilangan rakaatnya ganjil.Palingsedikitsatu rakaat dan paling banyak 11 rakaat. Shalat witir tidak hanya dilakukan setelah shalat tarawih di bulan Ramadhan. Namun, pada malam hari di luar bulan Ramadhan umat Islam pun dianjurkan untuk melaksanakan shalat witir sebagai penutup shalat-shalat sunah malam hari. HukumShalatWitir Hukummelaksanakannyaadalahsunahmuakkad,sebagaimanahadis Rasulullahs.a.w : ُ‫ه‬َّ‫ن‬ِ‫لك‬ َ‫و‬ ِ‫ة‬َ‫ب‬ ْ‫و‬ُ‫ت‬ْ‫ك‬َ‫م‬ْ‫ال‬ ِ‫ة‬َ‫ئ‬ْ‫ي‬َ‫ه‬َ‫ك‬ ٍ‫م‬ْ‫ت‬َ‫ح‬ِ‫ب‬ َ‫س‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ ُ‫ر‬ْ‫ت‬ِ‫و‬ْ‫ل‬َ‫ا‬ : َ‫ال‬َ‫ق‬ ُ‫ه‬ْ‫ن‬َ‫ع‬ ُ‫هللا‬ َ‫ي‬ ِ‫ض‬ َ‫ر‬ ٍِّ‫ي‬ِ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ِ‫هللا‬ ُ‫ل‬ ْ‫و‬ُ‫س‬ َ‫ر‬ ‫ا‬َ‫ه‬َّ‫ن‬َ‫س‬ ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬  ‫احمد‬ ‫(رواه‬ )‫والترمذ‬ ‫والنسائ‬ Artinya:“Dari Ali r.a.,Witiritubukankeharusanseperti shalatfardu,tapi merupakansunahyang dibiasakanolehRasulullahs.a.w.”(HR.Ahmad,Nasa’i, danTirmidzi)
  • 10.
    TataCara PelaksanaanShalatWitir Tata carapelaksanaanshalatwitirsebagai berikut: a. waktunyapadamalamhari setelahshalatisya’ b. dilaksanakansecaraberjamaahatausendirian(munfarid) c. jumlahrakaatnyaganjil Dalam pelaksanaannya ada dua macam niat, yakni niat untuk shalat 2 rakaat dan ditutup dengan niat untuk shalat 1 rakaat. Panduan praktekshalatwitir 1. Berniatshalatwitir2 atau 1 rakaat Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah: ‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ْن‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬ َ‫ر‬ ِ‫ر‬ْ‫ت‬ِ‫و‬ْ‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ “Saya berniat shalat witir dua rakaat karena Allah Ta’ala.” ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ر‬ْ‫ت‬ِ‫و‬ْ‫ال‬ َ‫ة‬َ‫ع‬ْ‫ك‬ َ‫ر‬ “Saya berniat shalat satu rakaat witir karena Allah Ta’ala.” 2. Takbiratul ihram 3. Shalat 2 rakaat atau 1 rakaat seperti biasa. 4. Salam. 3. Shalat Dhuha Pengertian SalatDhuha Menurutbahasa dhuhaberarti pagi hari. Sehinggasalatdhuhaadalahsalat sunahyangdilaksanakan pada waktupagi hari,mulai dari saat memutihnya cahayamatahari pagi sampai sebelumwaktuistiwa’ (sianghari saat matahari tepat arahnyadi atas kepala).Jadi,kira-kiramulai pukul 07.00 pagi sampai pukul 11.00 siang. Waktu istiwa’adalahsaatmatahari beradatepatdi atas kepala,sebelum masukwaktudhuhur.
  • 11.
    Hukumnya Hukummelaksanakannyaadalahsunah,sebagaimanahadisRasulullah SAW: َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ْ‫ي‬ِ‫ل‬ْ‫ي‬ِ‫ل‬َ‫خ‬ْ‫ي‬ِ‫ن‬‫ا‬َ‫ص‬ ْ‫و‬َ‫أ‬ َ‫ال‬َ‫ق‬ َ‫ة‬َ‫ر‬ْ‫ي‬ َ‫ر‬ُ‫ه‬ ْ‫ي‬ِ‫ب‬  ْ‫ي‬ِ‫ف‬ ٍ‫ام‬َّ‫ي‬َ‫أ‬ ِ‫ة‬َ‫ث‬َ‫ال‬َ‫ث‬ ِ‫ام‬َ‫ي‬ ِ‫ص‬ِ‫ب‬ ٍ‫ث‬َ‫ال‬َ‫ث‬ِ‫ب‬ِ‫ت‬ ْ‫و‬ُ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫و‬ ‫حى‬ُّ‫ض‬‫ال‬ ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬َ‫و‬ ٍ‫ر‬ْ‫ه‬َ‫ش‬ ِِّ‫ل‬ُ‫ك‬َ‫ل‬ْ‫ب‬َ‫ق‬ َ‫ر‬ )‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ ‫م‬ُ‫َا‬‫ن‬َ‫أ‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ Artinya:“Dari Abu Hurairah ia berkata: kekasihku (Rasulullah) SAWtelah berpesan kepadaku tiga hal: Puasa tiga hari pada setiap bulan,dua rakaatsalat dhuha,dan salatwitirsebelumtidur.”(HR. Bukhari dan Muslim) TataCara Pelaksanaannya Tata cara pelaksanaansalatdhuhasebagai berikut:  Jumlahrakaatnyapaling sedikit2rakaat danpalingbanyak12 rakaat.  Bolehdilaksanakansecaramunfarid(sendirian) maupunberjamaah.  Lebihutamasetiapduarakaat salam.Namun,apabiladilaksanakanempat rakaatjanganada tasyahudawal supayatidakmenyerupai salatfardu. Panduan Praktek Shalat Dhuha 1. Berniatsalat duha Bacaan niatnyaapabiladiucapkanadalah: ‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ ‫حى‬ُّ‫ض‬‫ال‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ “Saya berniatsalatdhuha dua rakaatkarena Allah Ta’ala.” 2. Takbiratul ihram 3. Salat dua rakaat seperti biasaatauempatrakaat sertatidakada tahiyatawal pada rakaat kedua. 4. Salam. Dilanjutkandenganmembacadoasetelahsalatdhuha:
  • 12.
    ُ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ُ‫ال‬َ‫م‬َ‫ج‬َ‫ال‬َ‫م‬َ‫ج‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ُك‬‫ؤ‬‫ا‬َ‫ه‬َ‫ب‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫ه‬َ‫ب‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ُك‬‫ؤ‬‫ا‬َ‫ح‬ُ‫ض‬ َ‫ء‬‫ا‬َ‫ح‬ُّ‫ض‬‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ِّ‫لل‬َ‫ا‬َ‫ة‬َّ‫و‬َ‫م‬ْ‫ص‬ِ‫ع‬ َ‫ة‬َ‫م‬ْ‫ص‬ِ‫ع‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ُ‫ت‬ َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ َ‫ة‬َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ُ‫ت‬ َّ‫و‬ُ‫ق‬. َ‫ك‬ُ‫ت‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫ي‬ِ‫ق‬ ْ‫ز‬ ِ‫ر‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ‫م‬ُ‫ه‬ِّ‫لل‬َ‫ا‬ُ‫ه‬ْ‫ر‬ِِّ‫س‬َ‫ي‬َ‫ف‬ ‫ا‬‫ر‬ِ‫س‬ْ‫ع‬ُ‫م‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ُ‫ه‬ْ‫ج‬ ِ‫ر‬ْ‫خ‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ِ‫ض‬ ْ‫ر‬َ‫األ‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ُ‫ه‬ْ‫ل‬ ِ‫ز‬ْ‫ن‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ِ‫اء‬َ‫م‬َّ‫س‬‫ال‬َ‫ح‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬‫ا‬‫ام‬ َ‫ر‬ ِ‫ع‬َ‫ب‬ َ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫ن‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ ُ‫ه‬ْ‫ر‬ِِّ‫ه‬َ‫ط‬َ‫ف‬َ‫ك‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ه‬َ‫ب‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ح‬ُ‫ض‬ ِِّ‫ق‬َ‫ح‬ِ‫ب‬ ُ‫ه‬ْ‫ب‬ ِِّ‫ر‬َ‫ق‬َ‫ف‬ ‫ا‬‫د‬ْ‫ي‬َ‫ك‬َ‫د‬‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬ َ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫ت‬‫أ‬ ‫ا‬َ‫م‬ ْ‫ي‬ِ‫ن‬ِ‫ت‬‫أ‬ َ‫ك‬ِ‫ت‬ َ‫ْر‬‫د‬ُ‫ق‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ت‬ َّ‫و‬ُ‫ق‬ َ‫و‬ َ‫ك‬ِ‫ل‬‫ا‬َ‫م‬َ‫ج‬ َ‫و‬.َ‫ن‬ْ‫ي‬ ِ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬َّ‫ص‬‫ال‬ Artinya: “Ya Allah,sesungguhnya waktu dhuha adalah milik-Mu, keagungan adalah keagunganMu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu,. Ya Allah andaikan rizqiku ada di langit maka turunkanlah, bila di bumi maka keluarkanlah, apabila sukar maka mudahkanlah, bila haram maka sucikanlah, bila jauh maka dekatkanlah. Dengan haqnya waktu duha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu. Berikanlah kepadaku apa yang telah Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh.” 4. Salat Tahajud Salat tahajud merupakan salat lail (salat yang dikerjakan pada malam hari). Shalat ini dilaksanakan pada malam hari untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Orang yang melaksanakan salat tahajud akan mendapatkan berbagai keutamaan di hadapan Allah SWT. Kajilah pembahasan berikut, setelah kamu memahami berlatihlah untuk melaksanakan salat lail ini, karena Rasulullah saw. bersabda : َ‫ي‬َ‫ف‬ ُ‫ر‬ ِ‫خ‬ ْ‫اْل‬ ِ‫ل‬ْ‫ي‬َّ‫الل‬ ُ‫ث‬ُ‫ل‬ُ‫ث‬ ‫ى‬َ‫ق‬ْ‫ب‬َ‫ي‬ َ‫ين‬ ِ‫ح‬ ‫ا‬َ‫ي‬ْ‫ن‬ُّ‫د‬‫ال‬ ِ‫اء‬َ‫م‬َّ‫س‬‫ال‬ ‫ى‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ٍ‫ة‬َ‫ل‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ َّ‫ل‬ُ‫ك‬ ‫ى‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ع‬َ‫ت‬ َ‫و‬ َ‫ك‬َ‫ار‬َ‫ب‬َ‫ت‬ ‫َا‬‫ن‬ُّ‫ب‬ َ‫ر‬ ُ‫ل‬ ِ‫ز‬ْ‫ن‬َ‫ي‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬ ُ‫ل‬‫و‬ُ‫ق‬ََ‫ي‬ َِِ‫ت‬ْ‫س‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ي‬ِ‫ن‬‫و‬ُْْ‫د‬ُ‫ه‬َ‫ل‬ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َ‫ر‬ِ‫ف‬ْ‫غ‬َ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ُ‫ر‬ِ‫ف‬ْ‫غ‬َ‫ت‬ْ‫س‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬َ‫و‬ُ‫ه‬َ‫ي‬ِ‫ط‬ُْْ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ي‬ِ‫ن‬ُ‫ل‬َ‫أ‬ْ‫س‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫م‬َ‫و‬)‫ومسلم‬ ‫البخارى‬ ‫(رواه‬ Artinya : “Allah s.w.t akan turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam yang terakhir, seraya berfirman: Sesiapa yang berdoa kepadaKu, maka Aku akan menerima permintaannya dan sesiapa yang meminta keampunan dariKu maka Aku akan mengampuninya .” (HR. Bukhari dan Muslim) 1. Pengertian Salat Tahajud Salattahajudmerupakansalatsunahyang dikerjakansetelahtidurpada malam hari antara waktu salatisyasampai denganfajar sidiq(menjelangsubuh).Namunwaktu yang paling utama melaksanakan salat tahajud adalah dua pertiga malam, sekitar pukul 02.00 dini hari. 2. Hukum Salat Tahajud Hukummelaksanakansalattahajud adalah sunah muakkad. Perhatikan Firman Allah berikut ini : ‫ا‬‫ود‬ُ‫م‬ْ‫ح‬َ‫م‬ ‫ا‬‫ام‬َ‫ق‬َ‫م‬ َ‫ك‬ُّ‫ب‬ َ‫ر‬ َ‫ك‬َ‫ث‬َ‫ع‬ْ‫ب‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ‫ى‬َ‫س‬َ‫ع‬ َ‫ك‬َ‫ل‬ ‫ة‬َ‫ل‬ِ‫ف‬‫َا‬‫ن‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ْ‫د‬َّ‫ج‬َ‫ه‬َ‫ت‬َ‫ف‬ ِ‫ل‬ْ‫ي‬َّ‫الل‬ َ‫ن‬ِ‫م‬َ‫و‬
  • 13.
    Artinya :“ Danpada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Isra’ : 79) 3. Tata Cara Pelaksanaannya Bagi kebanyakan orang melaksanakan salat tahajud terasa berat, namun bagi sebagian yang lain merasa ringan karena sudah terbiasa bangun di malam hari dan melakukan salat tahajud, bahkan mereka merasakan kenikmatan ruhani yang luar biasa setelah melakukan salat tahajud di tengah keheningan malam. Pada tahapawal,agar kamumudahdan tidakberatdalam melaksanakansalattahajud,berdoalah sebelum tidur agar diberi kekuatan untuk bangun di malam hari dan melaksanakan salat tahajud. Adapun tata cara melaksanakan salat tahajud tidak jauh berbeda dengan salat sunah yang lain, yakni : a. Waktu pelaksanaannya setelah salat isya sampai dengan fajar sidiq (menjelang waktu subuh) dan setelah tidur. b. Jumlah rakaatnya paling sedikit dua rakat dan paling banyak tidak dibatasi. c. Dilaksanakan sendirian (munfarid) atau berjamaah. d. Lebih utama setiap dua rakaat salam. Apabila dilaksanakan empat rakaat jangan ada tasyahud awal, sehingga tidak menyerupai salat fardu. Panduan Praktek Sahalat Tahajud 1. Berniat salat tahajud  Bacaan niatnya apabila diucapkan adalah : َ‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫س‬ ‫ي‬ِِّ‫ل‬َ‫ص‬ُ‫أ‬ِ‫د‬ُّ‫ج‬َ‫ه‬َّ‫ت‬‫ال‬‫الى‬َ‫ع‬َ‫ت‬ ِ‫هلل‬ ِ‫ْن‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ع‬ْ‫ك‬َ‫ر‬ “Saya berniat salat tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala.” 2. Takbiratul ihram 3. Salat dua rakaat seperti biasa. 4. Salam. Rangkuman 1. Sejak abad ke 7 – 8 M pedagang Muslim asal Arab, Persia dan India sudah singgah di wilayah Nusantara. 2. PenyebaranIslamdi Indonesiadilakukanmelalui jalurperdagangan,hubungansosial (perkawinan, politik) dan pengajaran (pesantren, tasawwuf, kesenian). 3. Penyebaran Islam di Jawa dilakukan oleh Walisongo, yaitu : Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Giri,SunanBonang,Sunan Drajat, Sunan Gunung Jati, Sunan Kudus, Sunan Kalijaga, Sunan Muria.
  • 14.
    4. KerajaanIslamyangpernahberkuasadi IndonesiaadalahSamudera Pasai, Cirebon, Giri, Ternate, Demak, Aceh Darussalam, Banten, Kutai, Buton, Palembang, Pajang, Mataram, Goa, Banjar, Kotawaringin, Bima, Siak Sri Indrapura. Mauidhah Hasanah AgamaIslamyang kitaanut sekarangini diturunkandi Tanaharab, yang letaknya sangatlah jauh dari tempat kita hidup sekarang ini. Coba bayangkan seandainya tidak ada orang yang mau membawa dan menyebarkan ajaran Islam dari tanah arab sampai ke negara kita ini, tentulah kita akan menjadi orang yang hidup dalam kegelapan (jahiliyah). Pernahkah kamu bersyukur kepada Allah dan kepada mereka (para suhada dan mubaligh) yang telah mengorbankan waktu, harta, tenaga, dan bahkan nyawanya untuk sampainya Islam kepada kita? Untuk itu, marilah kita senantiasa terus bersyukur kepada Allah dan tetap mendoakan kepada para syuhada dan mubaligh agar mereka semua selalu dalam lindungan Allah swt. Di samping itu kita berusaha untuk tetap menerima dan mengamalkan ajaran-ajaranIslamdengankhusu’danistiqamah, diiringi usaha untuk menyebarkan kepada orang lain walaupun sangat sederhana. Kamus Istilah Dakwah : penyiaranajaranIslam Syiar : penyebaranajaranIslam Mubaligh : orang yang menyiarkanajaranIslam Syahid : orang yang mati dalammembela Islam Jihad : memperjuangkanajaranIslamdengansungguh-sungguh Tabayun : memintapenjelasan