MULAI
KOMPETENSI DASAR
DAN INDIKATOR
PENCAPAIAN
KOMPETENSI
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR
PENCAPAIAN KOMPETENSI
Kompetensi Dasar
Menganalisis hubungan antara struktur
jaringan penyusun organ pada sistem
pencernaan dalam kaitannya dengan
nutrisi, bioproses dan gangguan fungsi
yang dapat terjadi pada sistem
pencernaan manusia
Indikator Pencapaian Kompetensi
1 Melakukan percobaan uji zat makanan pada
berbagai bahan makanan dengan reagent kimia.
2 Melakukan percobaan proses pencernaan di mulut
untuk mengetahui kerja saliva/ludah
3 Menyajikan laporan hasil uji zat makanan yang
terkandung dalam berbagai jenis bahan
makanan dikaitkan dengan kebutuhan energi
setiap individu serta teknologi pengolahan
pangan dan keamanan pangan
TUJUAN PEMBELAJARAN
1 Peserta Didik mampu melakukan percobaan uji zat makanan
pada berbagai bahan makanan dengan reagent kimia.
2 Peserta Didik mampu melakukan percobaan proses
pencernaan di mulut untuk mengetahui kerja saliva/ludah
3 Peserta Didik mampu menyajikan laporan hasil uji
zat makanan yang terkandung dalam berbagai jenis
bahan makanan dikaitkan dengan kebutuhan energi
setiap individu serta teknologi pengolahan pangan
dan keamanan pangan
LANDASAN TEORI
Sistem pencernaan merupakan suatu sistem yang
bertujuan untuk memecah bahan makanan menjadi
struktur yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh
sel-sel tubuh. Terdapat dua macam proses pencernaan,
yaitu pencernaan secara mekanis dan pencernaan secara
kimiawi. Sebelum dimanfaatkan oleh tubuh, makanan
harus dipecah menjadi zat-zat makanan terlebih dahulu.
Zat-zat makanan adalah substansi dalam makanan yang
dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses-proses
metabolisme. Makanan diubah menjadi nutrien melalui
sistem pencernaan
Makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia.
Tubuh manusia memperoleh tenaga dan energi dari
makanan. Makanan dibutuhkan oleh manusia untuk
kelangsungan hidup dan menjalankan aktivitasnya. Fungsi
makanan antara lain menyediakan materi yang dibutuhkan
oleh tubuh untuk tumbuh serta memperbaiki jaringan
yang rusak, maka dari itu manusia dihimbau untuk
memperhatikan makanan yang mereka konsumsi setiap
harinya.
Makanan terdiri atas bermacam-macam zat yang dikenal
sebagai nutrien, dan dibedakan menjadi makronutrien dan
mikronutrien. Makronutrien diperlukan dalam jumlah besar
oleh tubuh seperti karbohidrat, lemak, dan protein.
Sedangkan mikronutrien merupakan zat yang diperlukan
dalam jumlah yang sangat sedikit oleh tubuh seperti mineral
dan vitamin. Zat makanan merupakan bahan-bahan yang
diperlukan oleh tubuh untuk keberlangsungan kehidupan,
terdapat dua jenis zat makan yaitu: 1) Zat makan makro,
terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan air. 2) Zat makan
mikro yang terdiri atas vitamin dan mineral.
Bahan makanan yang kita konsumsi sehari-hari harus
mengandung nutrient yang diperlukan tubuh. Karbohidrat,
lemak dan protein merupakan nutrient yang dibutuhkan
dalam jumlah besar, sedangkan vitamin dan mineral
dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Walaupun dibutuhkan
sedikit bahan tersebut harus ada dalam menu makanan kita.
Untuk mengetahui kandungan zat nutrient yang terdapat
dalam bahan makanan digunakan indikator uji makanan yang
banyak digunakan untuk mendeterminasi kandungan nutrient
dalam makanan, yaitu:
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
TUJUAN PEMBELAJARAN
* Lugol. Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan
makanan jenis karbohidrat
* Fehling A dan Fehling B. Digunakan untuk menunjukkan
kandungan bahan makanan jenis glukosa
* Biuret. Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan jenis
protein
* Kertas minyak/ kertas buram. Digunakan untuk menunjukkan
bahan makanan yang mengandung lemak / minyak
* Yodium. Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang
mengandung vitamin C
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Glukosa
Glukosa tersusun oleh atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O)
dengan kompleksitas yang berbeda. Glukosa biasa terdapat dalam
buah-buahan. Jika ingin menguji glukosa maka ekstrak yang diuji
akan berwarna merah bata
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Karbohidrat
Karbohidrat disebut juga hidrat arang. Karbohidrat merupakan
sumber tenaga utama bagi tubuh manusia. Makanan yang
merupakan sumber karbohidrat adalah beras, jagung, gandum,
singkong, kentang, ubi, dan sagu. Karbohidrat berguna untuk
menghasilkan kalori sebagai sumber tenaga untuk melakukan
aktivitas sehari-hari
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Lemak
Lemak tersusun oleh atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O).
Sumber bahan makanan yang mengandung lemak misalnya :
kelapa, kacang, minyak kedelai, dan mentega. Lemak juga
dibedakan menjadi lemak nabati dan lemak nabati dan lemak
hewani. Lemak banyak mengandung kolesterol. Didalam tubuh,
kolesterol digunakan untuk menyusun membran sel dan hormon.
Kelebihan kolesterol akan menyebabkan endapan di dinding
pembuluh darah, sehingga tekanan darah menjadi tinggi. Lemak
dari tumbuhan tidak mengandung kolesterol.
Jika ingin menguji lemak diatas kertas maka kertas tersebut akan
transparan.
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Protein
Protein merupakan rantai panjang (polimer) asam amino. Asam
amino terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O),
nitrogen (N), dan kadang-kadang belerang (S). Berdasarkan
asalnya, protein dibedakan menjadi protein nabati dan hewani.
Protein nabati diperoleh dari tumbuhan, misalnya tahu, tempe,
kacang, dll. Protein hewani diperoleh dari hewan misalnya ikan,
udang, keju, dll. Protein hewani mengandung asam amino yang
lebih lengkap daripada protein nabati. Kekurangan protein akan
diubah menjadi senyawa nitrogen yang dibuang memalui ginjal.
Jika ingin menguji protein maka ekstrak makanan akan berubah
warna menjadi ungu.
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Uji Vitamin C
Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang dapat larut
dalam air. Sumber vitamin C adalah sayuran dan buah-buahan
segar, misalnya jeruk, lemon, tomat, nanas, kiwi, stroberi, dan
paprika merah. Yodium diberi tetesan ekstrak makanan tertentu
akan berubah warna menjadi jernih jika makanan tersebut
mengandung vitamin C, jika tidak berubah warna menjadi jernih
maka makanan tersebut sedikit mengandung atau tidak
mengandung vitamin C.
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
BAHAN PRAKTIKUM
1 Pengarahan
Judul Praktikum “Uji Zat Makanan”
Tujuan : Untuk mengetahui zat-zat yang terkandung
dalam berbagai bahan makanan.
No Alat Jumlah
1 Tabung reaksi 1
2 Gelas kimia 1
3 Spritus (bunsen) 1
4 Mortal 1
5 Penjepit tabung 1
6 Pipet tetes 1
7 Rak tabung reaksi 1
Alat
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
BAHAN PRAKTIKUM
1 Alat
No Alat Jumlah
1 Tabung reaksi 1
2 Gelas kimia 1
3 Spritus (bunsen) 1
4 Mortal 1
5 Penjepit tabung 1
6 Pipet tetes 1
7 Rak tabung reaksi 1
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
BAHAN PRAKTIKUM
No. Bahan Jumlah
1 Lugol Secukupnya
2 Bioret (CuSO4 1% danNaOH 10%) Secukupnya
3 Fehling A dan Fehling B Secukupnya
4 Air Secukupnya
5 Kertas Buram Secukupnya
6 Berbagai bahan makanan (telur rebus, roti, nasi, nugget
goreng dan air jeruk)
Secukupnya
7 Yodium Secukupnya
1 Bahan
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Langkah Kerja
* Membuat Larutan Makanan
1 Menumbuk sampel bahan makanan yang kering dan padat dengan
menggunakan mortal sampai menjadi halus.
2 Kemudian, memberi sedikit air dan aduk sehingga terbentuk
semacam larutan.
3 Memasukkan setiap satu sampel larutan bahan makanan dengan
menggunakaan pipet tetes ke dalam tiga tabung reaksi (A,B dan C)
yang masing – masingnya setinggi 1 cm.
4 Kemudian masukkan air jeruk kedalam tabung reaksi ke empat
(tabung D) setinggi 1 cm
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Langkah Kerja
* Uji Alumiunium
1 Memasukkan 2 tetes larutan lugol kedalam
tabung reaksi A
2 Mengamati perubahan warna apa dalam
larutan lugol.
(Larutan lugol berwarna biru tua terhadap
reaksi amilum).
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Langkah Kerja
* Uji Glukosa
1 Memasukkan 5 tetes larutan Fehling A dan 5 tetes
Fehling B kedalam tabung reaksi B, kemudian di kocok
agar homogen.
2 Memanaskan tabung reaksi tersebut di atas api pada
bunsen dengan menggunakan penjepit tabung reaksi,
lebih kurang selama 1 menit.
3 Mengamati perubahan warna pada larutan Fehling A
dan B.
(Larutan Fehling A dan B berwarna merah bata
terhadap reaksi glukosa).
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Langkah Kerja
* Uji Protein
1 Memasukkan 3 tetes larutan Biuret kedalam tabung
reaksi C, kemudian kocok agar homogen.
2 Amatilah perubahan warna pada larutan Biuret.
(Larutan Biuret berwarna ungu terhadap reaksi protein)
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Langkah Kerja
* Uji Lemak
1 Berilah satu atau dua tetes sampel larutan makanan
pada kertas buram,biarkan hingga kering.
2 Amatilah bekas tetesan sampel larutan makanan pada
kertas buram ,biarkan hingga kering.
(Kertas buram menjadi transparan atau bernoda pada
bekas tetesan terhadap reaksi lemak)
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6
Langkah Kerja
* Uji Vitamin C
1 Memasukkan 3 tetes larutan Yodium kedalam tabung
reaksi D, kemudian kocok agar homogen.
2 Amatilah perubahan warna pada larutan Yodium.
(Larutan Yodium akan mengubah warna larutan
makanan menjadi bening atau jernih terhadap reaksi
vitamin C)
MATERI 1
MATERI 2
MATERI 3
MATERI 4
MATERI 5
MATERI 6

Mas didih

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6
  • 4.
    KOMPETENSI DASAR DANINDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Kompetensi Dasar Menganalisis hubungan antara struktur jaringan penyusun organ pada sistem pencernaan dalam kaitannya dengan nutrisi, bioproses dan gangguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem pencernaan manusia
  • 5.
    Indikator Pencapaian Kompetensi 1Melakukan percobaan uji zat makanan pada berbagai bahan makanan dengan reagent kimia. 2 Melakukan percobaan proses pencernaan di mulut untuk mengetahui kerja saliva/ludah 3 Menyajikan laporan hasil uji zat makanan yang terkandung dalam berbagai jenis bahan makanan dikaitkan dengan kebutuhan energi setiap individu serta teknologi pengolahan pangan dan keamanan pangan
  • 6.
    TUJUAN PEMBELAJARAN 1 PesertaDidik mampu melakukan percobaan uji zat makanan pada berbagai bahan makanan dengan reagent kimia. 2 Peserta Didik mampu melakukan percobaan proses pencernaan di mulut untuk mengetahui kerja saliva/ludah 3 Peserta Didik mampu menyajikan laporan hasil uji zat makanan yang terkandung dalam berbagai jenis bahan makanan dikaitkan dengan kebutuhan energi setiap individu serta teknologi pengolahan pangan dan keamanan pangan
  • 7.
    LANDASAN TEORI Sistem pencernaanmerupakan suatu sistem yang bertujuan untuk memecah bahan makanan menjadi struktur yang lebih sederhana sehingga dapat diserap oleh sel-sel tubuh. Terdapat dua macam proses pencernaan, yaitu pencernaan secara mekanis dan pencernaan secara kimiawi. Sebelum dimanfaatkan oleh tubuh, makanan harus dipecah menjadi zat-zat makanan terlebih dahulu. Zat-zat makanan adalah substansi dalam makanan yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses-proses metabolisme. Makanan diubah menjadi nutrien melalui sistem pencernaan
  • 8.
    Makanan merupakan kebutuhanpokok bagi manusia. Tubuh manusia memperoleh tenaga dan energi dari makanan. Makanan dibutuhkan oleh manusia untuk kelangsungan hidup dan menjalankan aktivitasnya. Fungsi makanan antara lain menyediakan materi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh serta memperbaiki jaringan yang rusak, maka dari itu manusia dihimbau untuk memperhatikan makanan yang mereka konsumsi setiap harinya.
  • 9.
    Makanan terdiri atasbermacam-macam zat yang dikenal sebagai nutrien, dan dibedakan menjadi makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien diperlukan dalam jumlah besar oleh tubuh seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Sedangkan mikronutrien merupakan zat yang diperlukan dalam jumlah yang sangat sedikit oleh tubuh seperti mineral dan vitamin. Zat makanan merupakan bahan-bahan yang diperlukan oleh tubuh untuk keberlangsungan kehidupan, terdapat dua jenis zat makan yaitu: 1) Zat makan makro, terdiri atas karbohidrat, lemak, protein dan air. 2) Zat makan mikro yang terdiri atas vitamin dan mineral.
  • 10.
    Bahan makanan yangkita konsumsi sehari-hari harus mengandung nutrient yang diperlukan tubuh. Karbohidrat, lemak dan protein merupakan nutrient yang dibutuhkan dalam jumlah besar, sedangkan vitamin dan mineral dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Walaupun dibutuhkan sedikit bahan tersebut harus ada dalam menu makanan kita. Untuk mengetahui kandungan zat nutrient yang terdapat dalam bahan makanan digunakan indikator uji makanan yang banyak digunakan untuk mendeterminasi kandungan nutrient dalam makanan, yaitu:
  • 11.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 TUJUAN PEMBELAJARAN * Lugol. Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan jenis karbohidrat * Fehling A dan Fehling B. Digunakan untuk menunjukkan kandungan bahan makanan jenis glukosa * Biuret. Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan jenis protein * Kertas minyak/ kertas buram. Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung lemak / minyak * Yodium. Digunakan untuk menunjukkan bahan makanan yang mengandung vitamin C
  • 12.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Glukosa Glukosa tersusun oleh atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O) dengan kompleksitas yang berbeda. Glukosa biasa terdapat dalam buah-buahan. Jika ingin menguji glukosa maka ekstrak yang diuji akan berwarna merah bata
  • 13.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Karbohidrat Karbohidrat disebut juga hidrat arang. Karbohidrat merupakan sumber tenaga utama bagi tubuh manusia. Makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah beras, jagung, gandum, singkong, kentang, ubi, dan sagu. Karbohidrat berguna untuk menghasilkan kalori sebagai sumber tenaga untuk melakukan aktivitas sehari-hari
  • 14.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Lemak Lemak tersusun oleh atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O). Sumber bahan makanan yang mengandung lemak misalnya : kelapa, kacang, minyak kedelai, dan mentega. Lemak juga dibedakan menjadi lemak nabati dan lemak nabati dan lemak hewani. Lemak banyak mengandung kolesterol. Didalam tubuh, kolesterol digunakan untuk menyusun membran sel dan hormon. Kelebihan kolesterol akan menyebabkan endapan di dinding pembuluh darah, sehingga tekanan darah menjadi tinggi. Lemak dari tumbuhan tidak mengandung kolesterol. Jika ingin menguji lemak diatas kertas maka kertas tersebut akan transparan.
  • 15.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Protein Protein merupakan rantai panjang (polimer) asam amino. Asam amino terdiri dari atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), dan kadang-kadang belerang (S). Berdasarkan asalnya, protein dibedakan menjadi protein nabati dan hewani. Protein nabati diperoleh dari tumbuhan, misalnya tahu, tempe, kacang, dll. Protein hewani diperoleh dari hewan misalnya ikan, udang, keju, dll. Protein hewani mengandung asam amino yang lebih lengkap daripada protein nabati. Kekurangan protein akan diubah menjadi senyawa nitrogen yang dibuang memalui ginjal. Jika ingin menguji protein maka ekstrak makanan akan berubah warna menjadi ungu.
  • 16.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Uji Vitamin C Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang dapat larut dalam air. Sumber vitamin C adalah sayuran dan buah-buahan segar, misalnya jeruk, lemon, tomat, nanas, kiwi, stroberi, dan paprika merah. Yodium diberi tetesan ekstrak makanan tertentu akan berubah warna menjadi jernih jika makanan tersebut mengandung vitamin C, jika tidak berubah warna menjadi jernih maka makanan tersebut sedikit mengandung atau tidak mengandung vitamin C.
  • 17.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 BAHAN PRAKTIKUM 1 Pengarahan Judul Praktikum “Uji Zat Makanan” Tujuan : Untuk mengetahui zat-zat yang terkandung dalam berbagai bahan makanan. No Alat Jumlah 1 Tabung reaksi 1 2 Gelas kimia 1 3 Spritus (bunsen) 1 4 Mortal 1 5 Penjepit tabung 1 6 Pipet tetes 1 7 Rak tabung reaksi 1 Alat
  • 18.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 BAHAN PRAKTIKUM 1 Alat No Alat Jumlah 1 Tabung reaksi 1 2 Gelas kimia 1 3 Spritus (bunsen) 1 4 Mortal 1 5 Penjepit tabung 1 6 Pipet tetes 1 7 Rak tabung reaksi 1
  • 19.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 BAHAN PRAKTIKUM No. Bahan Jumlah 1 Lugol Secukupnya 2 Bioret (CuSO4 1% danNaOH 10%) Secukupnya 3 Fehling A dan Fehling B Secukupnya 4 Air Secukupnya 5 Kertas Buram Secukupnya 6 Berbagai bahan makanan (telur rebus, roti, nasi, nugget goreng dan air jeruk) Secukupnya 7 Yodium Secukupnya 1 Bahan
  • 20.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Langkah Kerja * Membuat Larutan Makanan 1 Menumbuk sampel bahan makanan yang kering dan padat dengan menggunakan mortal sampai menjadi halus. 2 Kemudian, memberi sedikit air dan aduk sehingga terbentuk semacam larutan. 3 Memasukkan setiap satu sampel larutan bahan makanan dengan menggunakaan pipet tetes ke dalam tiga tabung reaksi (A,B dan C) yang masing – masingnya setinggi 1 cm. 4 Kemudian masukkan air jeruk kedalam tabung reaksi ke empat (tabung D) setinggi 1 cm
  • 21.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Langkah Kerja * Uji Alumiunium 1 Memasukkan 2 tetes larutan lugol kedalam tabung reaksi A 2 Mengamati perubahan warna apa dalam larutan lugol. (Larutan lugol berwarna biru tua terhadap reaksi amilum).
  • 22.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Langkah Kerja * Uji Glukosa 1 Memasukkan 5 tetes larutan Fehling A dan 5 tetes Fehling B kedalam tabung reaksi B, kemudian di kocok agar homogen. 2 Memanaskan tabung reaksi tersebut di atas api pada bunsen dengan menggunakan penjepit tabung reaksi, lebih kurang selama 1 menit. 3 Mengamati perubahan warna pada larutan Fehling A dan B. (Larutan Fehling A dan B berwarna merah bata terhadap reaksi glukosa).
  • 23.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Langkah Kerja * Uji Protein 1 Memasukkan 3 tetes larutan Biuret kedalam tabung reaksi C, kemudian kocok agar homogen. 2 Amatilah perubahan warna pada larutan Biuret. (Larutan Biuret berwarna ungu terhadap reaksi protein)
  • 24.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Langkah Kerja * Uji Lemak 1 Berilah satu atau dua tetes sampel larutan makanan pada kertas buram,biarkan hingga kering. 2 Amatilah bekas tetesan sampel larutan makanan pada kertas buram ,biarkan hingga kering. (Kertas buram menjadi transparan atau bernoda pada bekas tetesan terhadap reaksi lemak)
  • 25.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6 Langkah Kerja * Uji Vitamin C 1 Memasukkan 3 tetes larutan Yodium kedalam tabung reaksi D, kemudian kocok agar homogen. 2 Amatilah perubahan warna pada larutan Yodium. (Larutan Yodium akan mengubah warna larutan makanan menjadi bening atau jernih terhadap reaksi vitamin C)
  • 26.
    MATERI 1 MATERI 2 MATERI3 MATERI 4 MATERI 5 MATERI 6