“Uji Enzim Katalase”

Kelompok 1
Oleh :
Nilma Himawati
XII IPA 1
22

SMA N 1 KOTA MUNGKID
TAHUN AJARAN 2013/2014
Uji Enzim Katalase
A. Dasar Teori
Metabolisme meliputi seluruh rangkaian reaksi kimia dalam tubuh makhluk
hidup. Reaksi kimia dalam mutlak memerlukan enzim sebagai katalisator yang
mampu mempercepat reaksi. Enzim merupakan senyawa yang dibentuk oleh
organisme. Enzim pencernaan banyak terdapat dalam sel-sel tubuh. Enzim
merupakan zat yang membantu semua kegiatan yang dilakukan sel. Salah satu
dampak aktivitas metabolisme adalah terbentuknya hidrogen peroksida (H2O2)
yang bersifat racun dan merusak sel. Penguraian hidrogen peroksida memerlukan
enzim katalase.
Kegunaan enzim katalase adalah enzim yang menguraikan Hidogen Peroksida
( H2O2 ) bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat racun dan merusak
sel itu sendiri. Dengan adanya enzim katalase, senyawa Hidrogen Peroksida (
H2O2 ) dapat diuraikan menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) yang tidak
berbahaya. Cara kerja yang dilakukan enzim adalah sebagai berikut bahwa
molekul selalu bergerak dan saling bertumbukan satu sama lainnya. Jika ada
molekul substrat menumbuk molekul enzim yang tepat makaakan menempel pada
enzim.Tempat menempelnya molekul substrat tersebut disebut dengan sisi aktif.
Kemudian terjadi reaksi dan terbentuk molekul produk.

B. Tujuan Percobaan
Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase dari hasil
penguraiannya.

C. Waktu dan Tempat Percobaan
Hari, tanggal
Waktu
Tempat

: Kamis, 12 september 2013
:12.00-13.30
: Laboratorium biologi SMA N1 KOTA MUNGKID

D. Variabel
1. Variabel bebas : tingkat keasaman (suhu dan pH).
2. Variabel terikat : Jumlah gelembung yang dihasilkan, Nyala bara api yang
dimasukkan ke dalam tabung reaksi.
3. Variabel temperatur : dingin dan panas.

E. Alat dan Bahan
1. Alat
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Rak dan 5 tabung reaksi
Pipet tetes
Pembakar spirtus
Lidi
Korek api
Kaki 3
3 gelas kimia
Pisau / cuter
2. Bahan
a.
b.
c.
d.
e.

Hati ayam
Larutan HCL 5 %
Larutan NaOH 5 %
Larutan H2O2 25 %
Es batu

F. Cara Kerja
1. Siapkan tabung reaksi A,B,C,D dan E.
2. Cincanglah hati ayam dengan pisau sehingga menjadi kecil-kecil, tambahkan
beberapa tetes air agar mudah dimasukkan dalam tabung.
3. Isilah tabung reaksi, masing-masing tabung A,B,C,D dan E dengan cincangan
hati ayam dengan ketinggian 1,5 cm.
4. Dinginkan lebih dulu hati ayam pada tabung E dengan es batu.
5. Panaskan lebih dulu hati ayam pada tabung D pada air mendidih dan
dinginkan.
6. Lakukan urutan langkah pengujian sebagai berikut :
a. Tabung A + 6 tetes H2O2 dan segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati
kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji
nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung.
b. Tabung B + 10 tetes HCl kemudian baru + 6 tetes H2O2 segeralah tutup
dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan
segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api
dalam tabung.
c. Tabung C + 10 tetes NaOH kemudian baru + 6 tetes H2O2 segeralah tutup
dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan
segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api
dalam tabung.
d. Tabung D + 6 tetes H2O2 dan segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati
kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji
nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung.
e. Tabung E + 6 tetes H2O2 dan segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati
kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji
nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung.
7. Isilah hasil percobaan pada tabel pengamatan

G. Tabel Pengamatan
Larutan

Ekstrak hati + H2O2
Gelembung
Nyala api
+++
Nyala terang
+
Padam
++
Tetap
+
Padam
+++
Nyala terang

Netral
Asam
Basa
Dipanaskan
Didinginkan
keterangan :
 [+]
= ada sedikit
 [++] = banyak
 [+++] = banyak sekali

Keterangan
H. Pembahasan
Enzim adalah katalis yang terbuat dari protein dan dihasilkan oleh sel. Enzim
mempunyai sifat spesifik yaitu hanya mengatalisis reaksi kimia tertentu. Sebagai
contoh enzim katalase yang hanya menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2
dengan reaksi sebagai berikut :

2H2O2  2H2O + O2
Hal ini dapat dibuktikan dengan percobaan. Percobaan ini dilakukan dengan
menggunakan hati ayam. Hati ayam digunakan karena banyak mengandung enzim
katalase. Kemudian semua itu dibuat ekstrak. Yang terjadi pada ekstrak saat
diberi perlakuan adalah sebagai berikut :
Pada Hati + H2O2( hidrogen peroksida )
Saat hati diberi H2O2 terjadi gelembung-gelembung udara yang banyak. Hal ini
membuktikan bahwa enzim katalase yang terdapat di dalam hati ayam mengubah
H2O2 menjadi H2O ( air ), sedangkan pada waktu dimasukkan lidi membara ke
dalamnya, timbul nyala api. Hal ini membuktikan bahwa H2O2 juga diuraikan
menjadi oksigen ( O2 ) .Dan itu membuktikan bahwa di dalam hati mengandung
enzim katalase.dalam percobaan hati + H2O2 terjadi kejadian gelembung yang
sangat banyak karena di dalam hati mengandung enzim katalase yang berguna
untuk menetralkan racun.
Pada Hati + HCL + H2O2
Pada percobaan yang kedua kami menggunakan tambahan HCL yang
dimaksudkan agar keaadaan hati menjadi terlalu asam. Dan dalam hasil
pengamatan dapat dilihat bahwa tidak jauh berbeda hasilnya dari percobaan Hati
+ H2O2 yang berfungsi sebagai pembanding akan tetapi yang terjadi hanya ada
sedikit gelembung itu membuktikan bahwa dalam bekerja hati tidak dapat
mengubah secara sempurna dari H2O2 menjadi H2O ( air ) dan tidak timbul nyala
api itu berarti tidak adanya penguraian dari H2O2 menjadi O2.Dan membuktikan
bahwa pada keadaan yang terlalu asam yaitu dengan ditambahnya HCL enzim
tidak dapat bekerja secara optimal.
Pada Hati + NaOH + H2O2
Pada percobaan yang ketiga kali ini Hati dengan H2O2 ditambah lagi dengan
NaOH.Penambahan NaOH disini dimaksudkan untuk membuat Hati dalam
keadaan terlalu basa. Kemudian ditambah H2O2 ternyata terbentuk gelembung
udara yang sedang,itu membuktikan bahwa tidak terjadi penguraaian yang
sempurna dari H2O2 menjadi H2O ( air ) tetapi saat bara api dimasukkan ke
dalamnya terjadi nyala bara(tetap). Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase
tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi yang terlalu basa.
Pada Hati ( direbus ) + H2O2
Pada percobaan yang keempat ekstrak hati direbus terlebih dahulu kemudian
setelah itu ditambah dengan H2O2 .Dan yang terjadi gelembung muncul hanya
sedikit sekali dan ketika bara api dimasukkan kedalam tabung reaksi juga tidak
timbul nyala api. Hal ini disebabkan karena protein di dalam enzim katalase yang
terdapat di ekstrak telah rusak sehingga tidak dapat menguraikan H2O2 menjadi
H2O dan O2. Itu membuktikan juga bahwa dimana enzim katalase tidak akan
bekerja secara optimal pada suhu tinggi.karena kita ketahui bahwa enzim katalase
akan bekerja pada suhu netral.
Pada Hati ( didinginkan ) + H2O2
Pada percobaan yang kelima ini berbanding terbalik dengan percobaan keempat
sebelumnya terjadi karena ekstrak hati didinginkan terlebih dahulu setelah itu
ditambah dengan H2O2 mendapatkan hasil terlihat keadaan gelembung yang
banyak dan ketika dimasukkan bara api kedalamnya menyala terang.

I. Pertanyaan
1.
2.
3.
4.
5.

Bagaimanakah sifat H2O2?
Mengapa pada percobaan ini menggunakan hati?
Apa yang anda ketahui tentang katalase, dimanakah dibuat dalam sel?
Gelembung gas apakah yang terbentuk? Tuliskan reaksi penguaiannya!
Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase!

J. Jawaban Pertanyaan
1. Hidrogen peroksida dengan rumus kimia H2O2 merupakan bahan kimia
anorganik yang memiliki sifat oksidator kuat,toksis(beracun) dan sangat
berbahaya bagi tubuh.
2. Karena hati merupakan organ pusat yang menetralisir racun.
3. Kegunaan enzim katalase adalah enzim yang menguraikan Hidogen Peroksida
( H2O2 ) bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat racun dan
merusak sel itu sendiri. Dengan adanya enzim katalase, senyawa Hidrogen
Peroksida ( H2O2 ) dapat diuraikan menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) yang
tidak berbahaya.Selai itu,enzim ini didalam tubuh manusia juga menguraikan
zat-zat oksidatif lainnya, seperti fenol, asam format maupun alkoholyang juga
berbahaya bagi tubuh manusia.Katalase terdapat hampir disemua makhluk
hidup.Bagi sel, enzim ini adalah pelindung yang berfungsi untuk melindungi
bagian dalam sel dari kondisi oksidatif.
Enzim katalase dihasilkan di badan mikro ,tepatnya diperoksisom.
4. Terbentuk gelembung Oksigen karena apabila hati ditambah H2O2 lalu dibuka,
maka akan timbul gelembung gas O2. Dimana apabila ditempatkan bara di atas
tabung tadi bara terseut akan menyala dan membuktikan bahwa reaksi
pembakaran itu menghasilkan O2.
Reaksinya :
2H2O2
2H2O + O2
5. A.Suhu
Dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi.
Kerena ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral (suhu
ruangan yang berkisar antara 36-40 0C)
B.pH(derajat keasaman)
Dimana enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral
Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya gelembung dan nyala api. Semakin
banyak gelembung gas dan semakin terang nyala api berarti kerja enzim
katalase akan semakin cepat dan begitu pula sebaliknya karena salah satu kerja
enzim yaitu sebai katalisator/mempercepat reaksi.
K. Kesimpulan
Dari percobaan yang telah kami lakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa enzim
katalase berperan dalam penguraian racun dari H2O2 menjadi H2O2 dan O2 ,
dimana kerjanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu
a. suhu
dimana enzim katalase tidak akan bekerja optimal pada suhu tinggi.
b. pH
dimana enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral.
Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya gelembung dan nyala bara api.
Dimana semakin banyak gelembung gas dan semakin terang nyala bara api berarti
kerja enzim katalase akan semakin cepat dan begitu pula sebaliknya karena salah
satu kerja enzim yaitu sebagai katalisator/pemercepat reaksi

Laporan uji enzim katalase

  • 1.
    “Uji Enzim Katalase” Kelompok1 Oleh : Nilma Himawati XII IPA 1 22 SMA N 1 KOTA MUNGKID TAHUN AJARAN 2013/2014
  • 2.
    Uji Enzim Katalase A.Dasar Teori Metabolisme meliputi seluruh rangkaian reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup. Reaksi kimia dalam mutlak memerlukan enzim sebagai katalisator yang mampu mempercepat reaksi. Enzim merupakan senyawa yang dibentuk oleh organisme. Enzim pencernaan banyak terdapat dalam sel-sel tubuh. Enzim merupakan zat yang membantu semua kegiatan yang dilakukan sel. Salah satu dampak aktivitas metabolisme adalah terbentuknya hidrogen peroksida (H2O2) yang bersifat racun dan merusak sel. Penguraian hidrogen peroksida memerlukan enzim katalase. Kegunaan enzim katalase adalah enzim yang menguraikan Hidogen Peroksida ( H2O2 ) bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat racun dan merusak sel itu sendiri. Dengan adanya enzim katalase, senyawa Hidrogen Peroksida ( H2O2 ) dapat diuraikan menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) yang tidak berbahaya. Cara kerja yang dilakukan enzim adalah sebagai berikut bahwa molekul selalu bergerak dan saling bertumbukan satu sama lainnya. Jika ada molekul substrat menumbuk molekul enzim yang tepat makaakan menempel pada enzim.Tempat menempelnya molekul substrat tersebut disebut dengan sisi aktif. Kemudian terjadi reaksi dan terbentuk molekul produk. B. Tujuan Percobaan Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase dari hasil penguraiannya. C. Waktu dan Tempat Percobaan Hari, tanggal Waktu Tempat : Kamis, 12 september 2013 :12.00-13.30 : Laboratorium biologi SMA N1 KOTA MUNGKID D. Variabel 1. Variabel bebas : tingkat keasaman (suhu dan pH). 2. Variabel terikat : Jumlah gelembung yang dihasilkan, Nyala bara api yang dimasukkan ke dalam tabung reaksi. 3. Variabel temperatur : dingin dan panas. E. Alat dan Bahan 1. Alat a. b. c. d. e. f. g. h. Rak dan 5 tabung reaksi Pipet tetes Pembakar spirtus Lidi Korek api Kaki 3 3 gelas kimia Pisau / cuter
  • 3.
    2. Bahan a. b. c. d. e. Hati ayam LarutanHCL 5 % Larutan NaOH 5 % Larutan H2O2 25 % Es batu F. Cara Kerja 1. Siapkan tabung reaksi A,B,C,D dan E. 2. Cincanglah hati ayam dengan pisau sehingga menjadi kecil-kecil, tambahkan beberapa tetes air agar mudah dimasukkan dalam tabung. 3. Isilah tabung reaksi, masing-masing tabung A,B,C,D dan E dengan cincangan hati ayam dengan ketinggian 1,5 cm. 4. Dinginkan lebih dulu hati ayam pada tabung E dengan es batu. 5. Panaskan lebih dulu hati ayam pada tabung D pada air mendidih dan dinginkan. 6. Lakukan urutan langkah pengujian sebagai berikut : a. Tabung A + 6 tetes H2O2 dan segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung. b. Tabung B + 10 tetes HCl kemudian baru + 6 tetes H2O2 segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung. c. Tabung C + 10 tetes NaOH kemudian baru + 6 tetes H2O2 segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung. d. Tabung D + 6 tetes H2O2 dan segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung. e. Tabung E + 6 tetes H2O2 dan segeralah tutup dengan ibu jari kanan, amati kemunculan gelembung gas !. Buka dengan segera ibu jari dan lakukan uji nyala api dengan memasukkan bara lidi api dalam tabung. 7. Isilah hasil percobaan pada tabel pengamatan G. Tabel Pengamatan Larutan Ekstrak hati + H2O2 Gelembung Nyala api +++ Nyala terang + Padam ++ Tetap + Padam +++ Nyala terang Netral Asam Basa Dipanaskan Didinginkan keterangan :  [+] = ada sedikit  [++] = banyak  [+++] = banyak sekali Keterangan
  • 4.
    H. Pembahasan Enzim adalahkatalis yang terbuat dari protein dan dihasilkan oleh sel. Enzim mempunyai sifat spesifik yaitu hanya mengatalisis reaksi kimia tertentu. Sebagai contoh enzim katalase yang hanya menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2 dengan reaksi sebagai berikut : 2H2O2  2H2O + O2 Hal ini dapat dibuktikan dengan percobaan. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan hati ayam. Hati ayam digunakan karena banyak mengandung enzim katalase. Kemudian semua itu dibuat ekstrak. Yang terjadi pada ekstrak saat diberi perlakuan adalah sebagai berikut : Pada Hati + H2O2( hidrogen peroksida ) Saat hati diberi H2O2 terjadi gelembung-gelembung udara yang banyak. Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase yang terdapat di dalam hati ayam mengubah H2O2 menjadi H2O ( air ), sedangkan pada waktu dimasukkan lidi membara ke dalamnya, timbul nyala api. Hal ini membuktikan bahwa H2O2 juga diuraikan menjadi oksigen ( O2 ) .Dan itu membuktikan bahwa di dalam hati mengandung enzim katalase.dalam percobaan hati + H2O2 terjadi kejadian gelembung yang sangat banyak karena di dalam hati mengandung enzim katalase yang berguna untuk menetralkan racun. Pada Hati + HCL + H2O2 Pada percobaan yang kedua kami menggunakan tambahan HCL yang dimaksudkan agar keaadaan hati menjadi terlalu asam. Dan dalam hasil pengamatan dapat dilihat bahwa tidak jauh berbeda hasilnya dari percobaan Hati + H2O2 yang berfungsi sebagai pembanding akan tetapi yang terjadi hanya ada sedikit gelembung itu membuktikan bahwa dalam bekerja hati tidak dapat mengubah secara sempurna dari H2O2 menjadi H2O ( air ) dan tidak timbul nyala api itu berarti tidak adanya penguraian dari H2O2 menjadi O2.Dan membuktikan bahwa pada keadaan yang terlalu asam yaitu dengan ditambahnya HCL enzim tidak dapat bekerja secara optimal. Pada Hati + NaOH + H2O2 Pada percobaan yang ketiga kali ini Hati dengan H2O2 ditambah lagi dengan NaOH.Penambahan NaOH disini dimaksudkan untuk membuat Hati dalam keadaan terlalu basa. Kemudian ditambah H2O2 ternyata terbentuk gelembung udara yang sedang,itu membuktikan bahwa tidak terjadi penguraaian yang sempurna dari H2O2 menjadi H2O ( air ) tetapi saat bara api dimasukkan ke dalamnya terjadi nyala bara(tetap). Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi yang terlalu basa. Pada Hati ( direbus ) + H2O2 Pada percobaan yang keempat ekstrak hati direbus terlebih dahulu kemudian setelah itu ditambah dengan H2O2 .Dan yang terjadi gelembung muncul hanya sedikit sekali dan ketika bara api dimasukkan kedalam tabung reaksi juga tidak timbul nyala api. Hal ini disebabkan karena protein di dalam enzim katalase yang terdapat di ekstrak telah rusak sehingga tidak dapat menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2. Itu membuktikan juga bahwa dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi.karena kita ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral.
  • 5.
    Pada Hati (didinginkan ) + H2O2 Pada percobaan yang kelima ini berbanding terbalik dengan percobaan keempat sebelumnya terjadi karena ekstrak hati didinginkan terlebih dahulu setelah itu ditambah dengan H2O2 mendapatkan hasil terlihat keadaan gelembung yang banyak dan ketika dimasukkan bara api kedalamnya menyala terang. I. Pertanyaan 1. 2. 3. 4. 5. Bagaimanakah sifat H2O2? Mengapa pada percobaan ini menggunakan hati? Apa yang anda ketahui tentang katalase, dimanakah dibuat dalam sel? Gelembung gas apakah yang terbentuk? Tuliskan reaksi penguaiannya! Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase! J. Jawaban Pertanyaan 1. Hidrogen peroksida dengan rumus kimia H2O2 merupakan bahan kimia anorganik yang memiliki sifat oksidator kuat,toksis(beracun) dan sangat berbahaya bagi tubuh. 2. Karena hati merupakan organ pusat yang menetralisir racun. 3. Kegunaan enzim katalase adalah enzim yang menguraikan Hidogen Peroksida ( H2O2 ) bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat racun dan merusak sel itu sendiri. Dengan adanya enzim katalase, senyawa Hidrogen Peroksida ( H2O2 ) dapat diuraikan menjadi air ( H2O ) dan oksigen ( O2 ) yang tidak berbahaya.Selai itu,enzim ini didalam tubuh manusia juga menguraikan zat-zat oksidatif lainnya, seperti fenol, asam format maupun alkoholyang juga berbahaya bagi tubuh manusia.Katalase terdapat hampir disemua makhluk hidup.Bagi sel, enzim ini adalah pelindung yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam sel dari kondisi oksidatif. Enzim katalase dihasilkan di badan mikro ,tepatnya diperoksisom. 4. Terbentuk gelembung Oksigen karena apabila hati ditambah H2O2 lalu dibuka, maka akan timbul gelembung gas O2. Dimana apabila ditempatkan bara di atas tabung tadi bara terseut akan menyala dan membuktikan bahwa reaksi pembakaran itu menghasilkan O2. Reaksinya : 2H2O2 2H2O + O2 5. A.Suhu Dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi. Kerena ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral (suhu ruangan yang berkisar antara 36-40 0C) B.pH(derajat keasaman) Dimana enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya gelembung dan nyala api. Semakin banyak gelembung gas dan semakin terang nyala api berarti kerja enzim katalase akan semakin cepat dan begitu pula sebaliknya karena salah satu kerja enzim yaitu sebai katalisator/mempercepat reaksi.
  • 6.
    K. Kesimpulan Dari percobaanyang telah kami lakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa enzim katalase berperan dalam penguraian racun dari H2O2 menjadi H2O2 dan O2 , dimana kerjanya dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu a. suhu dimana enzim katalase tidak akan bekerja optimal pada suhu tinggi. b. pH dimana enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral. Hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya gelembung dan nyala bara api. Dimana semakin banyak gelembung gas dan semakin terang nyala bara api berarti kerja enzim katalase akan semakin cepat dan begitu pula sebaliknya karena salah satu kerja enzim yaitu sebagai katalisator/pemercepat reaksi