Kayu meranti merupakan kayu komersial penting di Asia Tenggara yang dikenal berasal dari daerah tropis, terutama Kalimantan, dengan karakteristik kayu keras yang memiliki variasi warna. Penggunaan utama kayu meranti mencakup konstruksi bangunan, perabotan, dan keperluan lainnya, meskipun kayu ini tidak tahan terhadap cuaca dan perlu diawetkan untuk meningkatkan daya tahannya. Pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai metode, termasuk perendaman dan pengawetan vakum yang lebih modern.