ISLAM DAN IPTEK
KELOMPOK 5 :
RIZKY BAYU SETIAWAN ASMORO JATI (130110180084)
RIZQY FAUZAN RIDWAN (200110180004)
RIZKY AZHAR AMANULLOH (210610180062)
MUHAMMAD PRAYOGA NOVENTRYANTO (270110180043)
IRHAM RAZAQ PERDANAKUSUMAH (200110180237)
DEFINISI IPTEK
ILMU  Ilmu merupakan kata yang berasal
dari bahasa Arab, dari ‘alima – ya’lamu yang
berarti tahu atau mengetahui.
KBBI : Ilmu adalah pengetahuan tentang
sesuatu bidang yang disusun secara bersistem
menurut metode-metode tertentu yang dapat
digunakan untuk menerangkan gejala-gejala
tertentu dibidang (pengetahuan) itu.
TEKNOLOGI
KBBI :
1. Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis
2. Ilmu pengetahuan terapan
3. Keseluruhan sarana untuk menyediakan
barang-barang yang diperlukan bagi
kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
PELAKSANAAN DAN PERKEMBANGAN IPTEK DI
INDONESIA
Rumusan 4 nilai luhur pembangunan
Iptek Nasional adalah sebagai berikut:
• Accountable
• Visionary
• Innovative
• Excellence
DAMPAK NEGATIF IPTEK
•Karena merugikan dan membahayakan kehidupan dan martabat
manusia.
•Kemerosotan moral di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan
remaja dan pelajar
•Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin
meningkat, semakin menurunya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di
masyarakat, seperti gotong-royong dan tolong-menolong, yang
melemahkan kesatuan sosial.
•Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk
melakukan tindakan kriminal dan jelasnya ini pun menyimpang dari
agama
•Dengan kemajuan iptek di bidang pendidikan pun generasi-generasi
penerus berpengetahuan tinggi, namun masih banyak yang mempunyai
moral rendah. Membuat siswa atau pelajar, malas belajar dikarenakan
banyak diantara mereka yang menghabiskan waktu untuk
menggunakan media soaial.
IPTEK MENURUT ISLAM
Peran Islam dalam perkembangan iptek adalah
bahwa Syariah Islam harus dijadikan standar
pemanfaatan iptek. Ketentuan halal-haram
(hukum-hukum syariah islam) wajib dijadikan
tolok ukur dan pemanfaatan iptek, bagaimana
pun juga bentuknya. Iptek yang boleh
dimanfaatkan adalah yang telah dihalalkan oleh
syariah islam. Sedangkan Iptek yang tidak boleh
dimanfaatkan adalah yang telah diharamkan.
KEWAJIBAN MENCARI ILMU
“Allah akan meninggikan orang-orang yang
beriman di antaramu dan orang-orang yang
diberi ilmupengetahuan beberapa derajat”
(Q.s. al-Mujadalah : 11)
Pada dasarnya kita hidup didunia ini tidak
lain adalah untuk beribadah kepada Allah.
Tentunya beribadah dan beramal harus
berdasarkan ilmu yang ada di Al-Qur’an dan
AlHadist. Tidak akan tersesat bagi siapa saja
yang berpegang teguh dan sungguh-sungguh
perpedoman pada Al-Qur’an dan Al-Hadist.
Hadist Rasulullah SAW yang lain,”carilah
ilmu walau sampai ke negeri cina”.
INTERAKSI IMAN, ILMU DAN AMAL
• Kadang-kadang orang lupa dalam
mendidik anaknya, sehingga lebih
mengutamakan ilmu-ilmu umum
daripada ilmu agama. Maka anak
menjadi orang yang buta agama dan
menyepelekan kewajiban-kewajiban
agamanya.
• Dalam hal ini orang tua perlu sekali
memberikan bekal ilmu keagamaan
sebelum anaknya mempelajari ilmu-ilmu
umum.
KEUTAMAAN ORANG YANG BERILMU
Hukum menuntut ilmu dalam islam adalah wajib seperti
yang dikatakan dalam hadits berikut: “Menuntut ilmu
wajib atas setiap musllim”(H.R Ibnu Majah).Itu artinya
dalam islam kita diwajibkan menuntut ilmu karena
memiliki keutamaan sebagai berikut :
1. Orang berilmu akan dimudahkan jalan menuju surga
“Barang siapa menempuh perjalanan untuk mencari
ilmu,maka Allah akan memudahkan jalannya menuju
surga” (H.R Muslim)
2. Orang Berimu akan memiliki pahala yang mengalir,
bayangkan saja ilmu yang diajarkan kepada seseorang
akan menjadi kebaikan yang mengalir ketika kita
meninggal nanti
3. Orang yang berilmu akan diberikan kebaikan dan
karunia oleh Allah“Barangsiapa yang Allah hendaki
mendapatkan semuakebaikan niscaya Allah akan
memahamkan dia tentang ilmu Agama” (H.R Bukhari
dan Muslim)
PENYIKAPAN TERHADAP IPTEK
Islam adalah agama yang sangat mendukung
perkembangan ilmu pengetahuan ,di era globalisasi
ini kita dituntut untuk menguasai teknologi yang
memang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan
manusia untuk itu selayaknya kita
memanfaatkannya dengan benar, ilmu pengetahuan
dan teknologi kita manfaatkan untuk meningkat
kualitas pekerjaan juga diri kita,menjadikan kita
manusia yang lebih bertaqwa kepada Allah bukan
justru menjurumuskan kita kedalam lobang maksiat
. Untuk itu kita harus bisa menyikapinya dengan
bijak dan bisa memilah ,sisi positif kita serap
sedangkan negatifnya kita tangkal bersama.
KESELARASAN IMTAQ DAN IPTEK
Dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan bahwa orang yang
mulia di sisi Allah hanya karena dua hal: karena
imannya dan karena ketinggian ilmunya. Bukan karena
jabatan dan hartanya. Allah SWT telah
menjelaskannya dalam Al-Qur’an Surat Al-Mujadalah
ayat 11 yang artinya:
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan
kepadamu, "Berlapang-lapanglah dalam majelis, "
maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi
kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan,
"Berdirilah kamu, " maka berdirilah, niscaya Allah
akan meninggikan orang-orang yang beriman di
antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
KONTRIBUSI IPTEK BAGI DAKWAH ISLAM
Jaman dahulu  para ulama di pulau jawa
menyebarkan dakwah ajaran agama Islam melalui
kesenian wayang
Pada saat ini  kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi sudah sangat maju. Contoh penemuan : Al
Quran digital, akses hadist shahih, silahturahmi yang
tidak pernah putus (HP, jejaring sosial dan
sebagainya) dan media pembelajaran dengan
menggunakan game untuk memperdalam ilmu Islam
itu sendiri.
Contok-contoh Kontribusi Iptek bagi dakwah Islam :
• Perkembangan busana muslim seperti jilbab
• Media dakwah di televisi, internet, koran, dan
majalah
• Penggunaan internet, blog, dan situs Islami
sepertisuara Islam, Muslim
TOKOH ISLAM DALAM
PERKEMBANGAN IPTEK
Muhammad bin Musa Al-
Khawarizmi.
Seorang ilmuwan besar pada
masa kejayaan Dinasti
Abbasiyah. Beliau adalah
Bapak Matematika.
IBNU SINA / Avicenna
Ibnu Sina (980-1037) dikenal juga
sebagai Avicenna di Dunia Barat
adalah seorang filsuf, ilmuwan,
fisikawan yang berperanan
penting pada pembangunan
kembali Eropa dan juga dokter
kelahiran Persia.
Q & A

ISLAM dan IPTEK

  • 1.
    ISLAM DAN IPTEK KELOMPOK5 : RIZKY BAYU SETIAWAN ASMORO JATI (130110180084) RIZQY FAUZAN RIDWAN (200110180004) RIZKY AZHAR AMANULLOH (210610180062) MUHAMMAD PRAYOGA NOVENTRYANTO (270110180043) IRHAM RAZAQ PERDANAKUSUMAH (200110180237)
  • 2.
    DEFINISI IPTEK ILMU Ilmu merupakan kata yang berasal dari bahasa Arab, dari ‘alima – ya’lamu yang berarti tahu atau mengetahui. KBBI : Ilmu adalah pengetahuan tentang sesuatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu yang dapat digunakan untuk menerangkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetahuan) itu. TEKNOLOGI KBBI : 1. Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis 2. Ilmu pengetahuan terapan 3. Keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
  • 3.
    PELAKSANAAN DAN PERKEMBANGANIPTEK DI INDONESIA Rumusan 4 nilai luhur pembangunan Iptek Nasional adalah sebagai berikut: • Accountable • Visionary • Innovative • Excellence
  • 4.
    DAMPAK NEGATIF IPTEK •Karenamerugikan dan membahayakan kehidupan dan martabat manusia. •Kemerosotan moral di kalangan masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar •Kenakalan dan tindakan menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat, semakin menurunya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong-royong dan tolong-menolong, yang melemahkan kesatuan sosial. •Penyalah gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindakan kriminal dan jelasnya ini pun menyimpang dari agama •Dengan kemajuan iptek di bidang pendidikan pun generasi-generasi penerus berpengetahuan tinggi, namun masih banyak yang mempunyai moral rendah. Membuat siswa atau pelajar, malas belajar dikarenakan banyak diantara mereka yang menghabiskan waktu untuk menggunakan media soaial.
  • 5.
    IPTEK MENURUT ISLAM PeranIslam dalam perkembangan iptek adalah bahwa Syariah Islam harus dijadikan standar pemanfaatan iptek. Ketentuan halal-haram (hukum-hukum syariah islam) wajib dijadikan tolok ukur dan pemanfaatan iptek, bagaimana pun juga bentuknya. Iptek yang boleh dimanfaatkan adalah yang telah dihalalkan oleh syariah islam. Sedangkan Iptek yang tidak boleh dimanfaatkan adalah yang telah diharamkan.
  • 6.
    KEWAJIBAN MENCARI ILMU “Allahakan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmupengetahuan beberapa derajat” (Q.s. al-Mujadalah : 11) Pada dasarnya kita hidup didunia ini tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah. Tentunya beribadah dan beramal harus berdasarkan ilmu yang ada di Al-Qur’an dan AlHadist. Tidak akan tersesat bagi siapa saja yang berpegang teguh dan sungguh-sungguh perpedoman pada Al-Qur’an dan Al-Hadist. Hadist Rasulullah SAW yang lain,”carilah ilmu walau sampai ke negeri cina”.
  • 7.
    INTERAKSI IMAN, ILMUDAN AMAL • Kadang-kadang orang lupa dalam mendidik anaknya, sehingga lebih mengutamakan ilmu-ilmu umum daripada ilmu agama. Maka anak menjadi orang yang buta agama dan menyepelekan kewajiban-kewajiban agamanya. • Dalam hal ini orang tua perlu sekali memberikan bekal ilmu keagamaan sebelum anaknya mempelajari ilmu-ilmu umum.
  • 8.
    KEUTAMAAN ORANG YANGBERILMU Hukum menuntut ilmu dalam islam adalah wajib seperti yang dikatakan dalam hadits berikut: “Menuntut ilmu wajib atas setiap musllim”(H.R Ibnu Majah).Itu artinya dalam islam kita diwajibkan menuntut ilmu karena memiliki keutamaan sebagai berikut : 1. Orang berilmu akan dimudahkan jalan menuju surga “Barang siapa menempuh perjalanan untuk mencari ilmu,maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga” (H.R Muslim) 2. Orang Berimu akan memiliki pahala yang mengalir, bayangkan saja ilmu yang diajarkan kepada seseorang akan menjadi kebaikan yang mengalir ketika kita meninggal nanti 3. Orang yang berilmu akan diberikan kebaikan dan karunia oleh Allah“Barangsiapa yang Allah hendaki mendapatkan semuakebaikan niscaya Allah akan memahamkan dia tentang ilmu Agama” (H.R Bukhari dan Muslim)
  • 9.
    PENYIKAPAN TERHADAP IPTEK Islamadalah agama yang sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan ,di era globalisasi ini kita dituntut untuk menguasai teknologi yang memang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia untuk itu selayaknya kita memanfaatkannya dengan benar, ilmu pengetahuan dan teknologi kita manfaatkan untuk meningkat kualitas pekerjaan juga diri kita,menjadikan kita manusia yang lebih bertaqwa kepada Allah bukan justru menjurumuskan kita kedalam lobang maksiat . Untuk itu kita harus bisa menyikapinya dengan bijak dan bisa memilah ,sisi positif kita serap sedangkan negatifnya kita tangkal bersama.
  • 10.
    KESELARASAN IMTAQ DANIPTEK Dalam Al-Qur’an sudah dijelaskan bahwa orang yang mulia di sisi Allah hanya karena dua hal: karena imannya dan karena ketinggian ilmunya. Bukan karena jabatan dan hartanya. Allah SWT telah menjelaskannya dalam Al-Qur’an Surat Al-Mujadalah ayat 11 yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, "Berlapang-lapanglah dalam majelis, " maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu, " maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
  • 11.
    KONTRIBUSI IPTEK BAGIDAKWAH ISLAM Jaman dahulu  para ulama di pulau jawa menyebarkan dakwah ajaran agama Islam melalui kesenian wayang Pada saat ini  kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sangat maju. Contoh penemuan : Al Quran digital, akses hadist shahih, silahturahmi yang tidak pernah putus (HP, jejaring sosial dan sebagainya) dan media pembelajaran dengan menggunakan game untuk memperdalam ilmu Islam itu sendiri. Contok-contoh Kontribusi Iptek bagi dakwah Islam : • Perkembangan busana muslim seperti jilbab • Media dakwah di televisi, internet, koran, dan majalah • Penggunaan internet, blog, dan situs Islami sepertisuara Islam, Muslim
  • 12.
    TOKOH ISLAM DALAM PERKEMBANGANIPTEK Muhammad bin Musa Al- Khawarizmi. Seorang ilmuwan besar pada masa kejayaan Dinasti Abbasiyah. Beliau adalah Bapak Matematika.
  • 13.
    IBNU SINA /Avicenna Ibnu Sina (980-1037) dikenal juga sebagai Avicenna di Dunia Barat adalah seorang filsuf, ilmuwan, fisikawan yang berperanan penting pada pembangunan kembali Eropa dan juga dokter kelahiran Persia.
  • 14.