HUKUM INTERNASIONAL 
Definisi, Sejarah, Peran dan Masyarakat Internasional 
DEVINDRA OKTAVIANO 
Ilmu Hubungan Internasional 
Universitas Riau 
2012
HUKUM INTERNASIONAL 
Seperangkat perintah 
atau larangan 
Mengikat dan 
memaksa 
Dibuat oleh badan 
yang berwenang 
Sanksi yang konkrit 
dan tegas 
Hubungan lintas batas 
negara 
Hubungan antar 
bangsa
definisi 
HUKUM INTERNASIONAL 
UN Fact Sheet 
Hukum yang mengatur hubungan antar negara. 
Conway Henderson 
Sekumpulan aturan dan norma yang dimana 
negara dan aktor internasional lainnya dalam 
berhubungan satu sama lain memiliki kewajiban 
untuk mematuhinya.
Hugo de Groot 
definisi 
hukum yang didasarkan pada kemauan bebas 
dan persetujuan beberapa atau semua negara. 
Mochtar Kusumaatmadja 
keseluruhan kaidah dan asas hukum yang 
mengatur hubungan atau persoalan yang 
melintasi batas-batas negara, yakni antara 
negara dengan negara dan negara dengan 
subjek hukum lain bukan negara atau subyek 
hukum bukan negara satu sama lain.
Hukum Internasional ≠ hukum? 
John Austin 
• perlu otoritas legislatif yang 
berdaulat 
Thomas Hobbes 
• “there’s no common power, there’s 
no law” 
Hedley Bull 
• Tidak ada unsur komando dalam 
hukum internasional
Hukum Internasional = hukum 
• Conway W. Henderson (Understanding International 
Law, 2011): 
– International law isn’t based on commands 
backed by sanctions but instead rests on 
voluntary compliance. 
• J.G. Starke (Introduction to International Relations, 
1998): 
– Hukum internasional selalu diperlakukan sebagai 
hukum, bukan hanya sekedar moral.
sejarah 
HUKUM INTERNASIONAL 
Era Romawi & Abad Pertengahan 
Ius Gentium (hukum bangsa-bangsa) 
hukum yang mengatur hubungan bangsa 
Romawi dengan bangsa lain. 
Perjanjian Damai Wesphalia 
konsep non-intervensi dalam berhubungan 
antar negara (kedaulatan)
sejarah 
HUKUM INTERNASIONAL 
Era Kekhalifahan Islam (7M – 19M) 
Hukum Internasional Islam dipraktekkan sejak 
lahirnya peradaban Islam di Arab hingga era 
Kekhalifahan Ottoman. 
Sumber utama hukum internasional adalah kitab 
suci Al-Quran dan didukung oleh Hadist dan 
pemikiran ulama. 
Hukum Internasional dalam Islam mengatur 
berbagai perihal seperti perang, diplomasi, politik 
luar negeri, dll.
HUKUM INTERNASIONAL 
Perspektif Hubungan Internasional 
• Realisme: 
Skeptis terhadap peranan hukum internasional dalam 
sistem yang anarkis. 
• Liberalisme: 
Optimis terhadap peranan hukum internasional karena 
negara cenderung bekerjasama dalam sistem 
internasional. 
• Aliran kritis: 
hukum internasional berusaha merefleksikan dan 
membangun suatu pemahaman tentang nilai tertentu 
kepada masyarakat internasional (konstruktivisme).
PERAN HUKUM INTERNASIONAL* 
Landasan kerjasama antar aktor dalam hubungan 
internasional. 
Mengidentifikasi eksistensi suatu aktor dalam 
masyarakat internasional. 
Mengatur hubungan antar kepentingan aktor-aktor 
internasional (mencegah konflik dan mendorong 
kesepakatan) 
Melindungi negara lemah dalam hal posisinya terhadap 
negara kuat. 
Instrumen untuk menegakkan keadilan. 
Menolak dan mencegah perang. 
* Henderson, C. (2011). Understanding International Law. Hal. 6 – 9.
MASYARAKAT INTERNASIONAL 
(International Society) 
“Sekumpulan aktor internasional yang berhubungan 
satu sama lain dalam suatu kelompok dengan cara-cara 
tertentu namun berada dalam ikatan yang longgar 
dan tidak memiliki loyalitas dan identitas bersama yang 
kuat.” 
Hukum Internasional memiliki peranan yang penting 
dalam menjaga keberlangsungan interaksi yang damai 
dalam suatu masyarakat internasional.
“…..yang telah mengadakan perjanjian dengan kamu…..maka 
terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya…..” 
(salah satu kutipan Al-Quran tentang hukum internasional) 
At-Taubah: 4 
“ubi societas ibi ius” 
(dimana ada masyarakat disitu ada hukum) 
Medieval thinker

Pengantar Hukum internasional

  • 1.
    HUKUM INTERNASIONAL Definisi,Sejarah, Peran dan Masyarakat Internasional DEVINDRA OKTAVIANO Ilmu Hubungan Internasional Universitas Riau 2012
  • 2.
    HUKUM INTERNASIONAL Seperangkatperintah atau larangan Mengikat dan memaksa Dibuat oleh badan yang berwenang Sanksi yang konkrit dan tegas Hubungan lintas batas negara Hubungan antar bangsa
  • 3.
    definisi HUKUM INTERNASIONAL UN Fact Sheet Hukum yang mengatur hubungan antar negara. Conway Henderson Sekumpulan aturan dan norma yang dimana negara dan aktor internasional lainnya dalam berhubungan satu sama lain memiliki kewajiban untuk mematuhinya.
  • 4.
    Hugo de Groot definisi hukum yang didasarkan pada kemauan bebas dan persetujuan beberapa atau semua negara. Mochtar Kusumaatmadja keseluruhan kaidah dan asas hukum yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas-batas negara, yakni antara negara dengan negara dan negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subyek hukum bukan negara satu sama lain.
  • 5.
    Hukum Internasional ≠hukum? John Austin • perlu otoritas legislatif yang berdaulat Thomas Hobbes • “there’s no common power, there’s no law” Hedley Bull • Tidak ada unsur komando dalam hukum internasional
  • 6.
    Hukum Internasional =hukum • Conway W. Henderson (Understanding International Law, 2011): – International law isn’t based on commands backed by sanctions but instead rests on voluntary compliance. • J.G. Starke (Introduction to International Relations, 1998): – Hukum internasional selalu diperlakukan sebagai hukum, bukan hanya sekedar moral.
  • 7.
    sejarah HUKUM INTERNASIONAL Era Romawi & Abad Pertengahan Ius Gentium (hukum bangsa-bangsa) hukum yang mengatur hubungan bangsa Romawi dengan bangsa lain. Perjanjian Damai Wesphalia konsep non-intervensi dalam berhubungan antar negara (kedaulatan)
  • 8.
    sejarah HUKUM INTERNASIONAL Era Kekhalifahan Islam (7M – 19M) Hukum Internasional Islam dipraktekkan sejak lahirnya peradaban Islam di Arab hingga era Kekhalifahan Ottoman. Sumber utama hukum internasional adalah kitab suci Al-Quran dan didukung oleh Hadist dan pemikiran ulama. Hukum Internasional dalam Islam mengatur berbagai perihal seperti perang, diplomasi, politik luar negeri, dll.
  • 9.
    HUKUM INTERNASIONAL PerspektifHubungan Internasional • Realisme: Skeptis terhadap peranan hukum internasional dalam sistem yang anarkis. • Liberalisme: Optimis terhadap peranan hukum internasional karena negara cenderung bekerjasama dalam sistem internasional. • Aliran kritis: hukum internasional berusaha merefleksikan dan membangun suatu pemahaman tentang nilai tertentu kepada masyarakat internasional (konstruktivisme).
  • 10.
    PERAN HUKUM INTERNASIONAL* Landasan kerjasama antar aktor dalam hubungan internasional. Mengidentifikasi eksistensi suatu aktor dalam masyarakat internasional. Mengatur hubungan antar kepentingan aktor-aktor internasional (mencegah konflik dan mendorong kesepakatan) Melindungi negara lemah dalam hal posisinya terhadap negara kuat. Instrumen untuk menegakkan keadilan. Menolak dan mencegah perang. * Henderson, C. (2011). Understanding International Law. Hal. 6 – 9.
  • 11.
    MASYARAKAT INTERNASIONAL (InternationalSociety) “Sekumpulan aktor internasional yang berhubungan satu sama lain dalam suatu kelompok dengan cara-cara tertentu namun berada dalam ikatan yang longgar dan tidak memiliki loyalitas dan identitas bersama yang kuat.” Hukum Internasional memiliki peranan yang penting dalam menjaga keberlangsungan interaksi yang damai dalam suatu masyarakat internasional.
  • 12.
    “…..yang telah mengadakanperjanjian dengan kamu…..maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya…..” (salah satu kutipan Al-Quran tentang hukum internasional) At-Taubah: 4 “ubi societas ibi ius” (dimana ada masyarakat disitu ada hukum) Medieval thinker