Presentation
Kelompok IF-7-A
• (113130267) MUHAMMAD HAIDAR DZAKY
(113130264) KETUT MEGA SAPUTRA
• (113130266) GEDE NGURAH INDRA SAYOGA
• (113130275) ALMER SOFYAN
• (113130274) INDRAJATI HARYONO
DAFTAR ISI
TUJUAN
ALAT DAN BAHAN
DASAR TEORI
MOMEN INERSIA
PENGOLAHAN DATA
ANALISA DATA
KESIMPULAN
Mempelajari Gerak Lurus Beraturan (GLB)
dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
menggunakan pesawat attwood
Menentukan Momen Inersia roda katrol
pada pesawat attwood
1. Pesawat
attwood lengkap
- Tiang
Berskala
- Katrol dan
Tali
- Dua (2)
beban bermassa
- 2 Beban
Tambahan
2. Jangka sorong
3. Stopwatch
4. Neraca teknis
lengkap
•
Grafik s terhadap t Grafik v terhadap t
Grafik a terhadap t Grafik s terhadap t
•
Momen Inersia
Keterangan gambar :
P = penjepit
A = kedudukan awal
B = celah penyangkut
C = landasan akhir
m1 = m2
Pada gambar : m1 dijepit di P, sementara m2 dan m3 di A.
jika m1 dilepas maka (m2 + m3) akan turun dari A ke B
dengan gerak dipercepat. Pada saat melalui celah B, m3
akan tertinggal, maka gerak dari B ke C merupakan gerak
lurus beraturan karena m1=m2 (m1<(m2+m3)).
r
A
B
C
P
m3
m2
GLBB : Gerak Lurus Berubah
Beraturan
NO
Dengan 1 beban dengan 2 beban
Jarak AB TAB Jarak AB TAB
1 5 cm 0,7 s 5 cm 0,5 s
2 10 cm 0,9 s 10 cm 0,75 s
3 15 cm 1,2 s 15 cm 1 s
4 20 cm 2 s 20 cm 1,1 s
5 25 cm 2,88 s 25 cm 1,3 s
•
X1 Y1 X2 Y2 X1y1 (XY)2 Ket
0,245 0,05 0,06 0,025 0,01225 0,00015 Y = jarak
0,405 0,1 0,16 0,01 0,0405 0,00164
0,72 0,15 0,51 0,0225 0,108 0,0112
2 0,2 4 0,04 0,4 0,16
3,92 0,25 15,3 0,0625 1,035 1,075
7,29 0,75 20,03 0,1375 1,597 1,247
N = 5 GLBB = S = a t2
y b x
Untuk 1 beban
]
2 Beban
X1 Y1 X2 Y2 X1y1 (XY)2 Ket
0.125 0.05 0,015 0,0025 0,00625
0,00003
9
Y =
jarak
0,281 0,1 0,078 0,01 0,0281
0,00078
9
0,5 0,15 0,25 0,0225 0,075 0,005
0,605 0,2 0,366 0,04 0,121 0,014
0,845 0,25 0,714 0,0625 0,2112 0,044
N = 5
•
•
•
Jarak BC Tbc
5 cm 0,2 s
10 cm 0,3 s
15 cm 0,4 s
20 cm 0,5 s
25 cm 0,7 s
GLB S = V. t
xby
X1 y1 X1
2 Y1
2 XY
0,2 0,1 0,04 0,01 0,01
0,3 0,15 0,09 0,0225 0,45
0,4 0,2 0,16 0,04 0,08
0,5 0,25 0,25 0,625 0,125
0,7 0,3 0,49 0,09 0,21
•
•
•
•
•
•
1. Lakukan analisa apakah gerak tersebut benar-benar
beraturan mengingat ketelitian alat-alat yang anda
gunakan.
Kurang teliti, karena disebabkan oleh beberapa factor
diantaranya faktor katrol yang tidak stabil dan pengukuran-
pengukuran yang kurang tepat
2. Jelaskan kekurangan-kekurangan yang ada pada
percobaan yang dilakukan dan jelaskan pula
pengaruhnya dalam percobaan.
faktor tingkat ketelitian manusia dan keterbatasan pengamat
membuat perhitungan memiliki hasil yang berbeda.
3. Jika beban tambahan ditambah lagi, jelaskan
pengaruhnya pada percepatan dan kecepatan
benda.
Jika hambatan pada percobaan ditambah, makadari hasil
percobaan pertamakecepatan benda akan bertambah
karena adanya tekanan benda yang terdorongsearah
gravitasi, dengan percepatan yang konstan.
4. Dari hasil pengamatan anda, apakah Hukum Newton
II benar-benar berlaku, jelaskan jawaban anda.
Ya berlaku, karena untuk menghitung data-data
pengamatan menggunakan beberapa hukum newton II,
yaitu ΣF=m.a. Massa dan percepatan mempengaruhi
gaya benda. Jika beban semakin di tambah maka
kecepatan benda akan semakin besar karena adanya
tekanan benda yang searah dengan gravitasi.
5. Jelaskan pengaruh momen inersia (I) pada percobaan
anda.
Adalah bila dua buah partikel berinteraksi, maka dapat dikatakan
bahwa tiap partikel mengerjakan gaya pada benda lain.
Menurut Newton laju perubahan momentum pada sebuah
partikel merupakan ukuran sebuah gaya yang bekerja
padanya. Momen Inersia berpengaruh karena hasil
percepatan yang diperoleh sesuai dengan Hukum Newton II
yaitu massa secara kuantitatif , memperlihatkan antara gaya
gerak dengan gaya benda secara kuantitatif.
6. Bagaimana pengaruh perubahan massa beban terhadap
nilai momen Inersia.
Pengaruh massa terhadap momen inersia adalah berbanding
lurus, sehingga jika massa semakin besar, momen inersia
pun semakin besar.
7. Adakah cara yang lain untuk menentukan nilai
momen Inersia katrol?
• menggunakan pendekatan konsep dan matematis
melalui penjabaran dengan menggunakan teknik
diferensial dan integral
Faktor-faktor yang mempengaruhi ketelitian percobaan:
a. Posisi katrol tidak stabil.
b. Beban berputar sehingga posisi berubah.
c. Pencatatan waktu yang kurang tepat dan kurang
akurat.
d. Lubang penyangkut beban yang kurang besar.
Pada pesawat atwood dapat diketahui bahwa pada GLB
kecepatan benda konstan, percepatan benda = 0 dan pada
GLBB percepatan benda konstan. Pada GLB dan GLBB
hukum II Newton berlaku, yaitu jika massa diperbesar
maka kecepatan dan percepatan bertambah besar.
GLB dan GLBB

GLB dan GLBB

  • 1.
  • 2.
    Kelompok IF-7-A • (113130267)MUHAMMAD HAIDAR DZAKY (113130264) KETUT MEGA SAPUTRA • (113130266) GEDE NGURAH INDRA SAYOGA • (113130275) ALMER SOFYAN • (113130274) INDRAJATI HARYONO
  • 3.
    DAFTAR ISI TUJUAN ALAT DANBAHAN DASAR TEORI MOMEN INERSIA PENGOLAHAN DATA ANALISA DATA KESIMPULAN
  • 4.
    Mempelajari Gerak LurusBeraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) menggunakan pesawat attwood Menentukan Momen Inersia roda katrol pada pesawat attwood
  • 5.
    1. Pesawat attwood lengkap -Tiang Berskala - Katrol dan Tali - Dua (2) beban bermassa - 2 Beban Tambahan 2. Jangka sorong 3. Stopwatch 4. Neraca teknis lengkap
  • 6.
  • 7.
    Grafik s terhadapt Grafik v terhadap t
  • 8.
    Grafik a terhadapt Grafik s terhadap t
  • 9.
  • 10.
    Keterangan gambar : P= penjepit A = kedudukan awal B = celah penyangkut C = landasan akhir m1 = m2 Pada gambar : m1 dijepit di P, sementara m2 dan m3 di A. jika m1 dilepas maka (m2 + m3) akan turun dari A ke B dengan gerak dipercepat. Pada saat melalui celah B, m3 akan tertinggal, maka gerak dari B ke C merupakan gerak lurus beraturan karena m1=m2 (m1<(m2+m3)). r A B C P m3 m2
  • 11.
    GLBB : GerakLurus Berubah Beraturan NO Dengan 1 beban dengan 2 beban Jarak AB TAB Jarak AB TAB 1 5 cm 0,7 s 5 cm 0,5 s 2 10 cm 0,9 s 10 cm 0,75 s 3 15 cm 1,2 s 15 cm 1 s 4 20 cm 2 s 20 cm 1,1 s 5 25 cm 2,88 s 25 cm 1,3 s
  • 12.
    • X1 Y1 X2Y2 X1y1 (XY)2 Ket 0,245 0,05 0,06 0,025 0,01225 0,00015 Y = jarak 0,405 0,1 0,16 0,01 0,0405 0,00164 0,72 0,15 0,51 0,0225 0,108 0,0112 2 0,2 4 0,04 0,4 0,16 3,92 0,25 15,3 0,0625 1,035 1,075 7,29 0,75 20,03 0,1375 1,597 1,247 N = 5 GLBB = S = a t2 y b x
  • 13.
  • 14.
  • 15.
    2 Beban X1 Y1X2 Y2 X1y1 (XY)2 Ket 0.125 0.05 0,015 0,0025 0,00625 0,00003 9 Y = jarak 0,281 0,1 0,078 0,01 0,0281 0,00078 9 0,5 0,15 0,25 0,0225 0,075 0,005 0,605 0,2 0,366 0,04 0,121 0,014 0,845 0,25 0,714 0,0625 0,2112 0,044 N = 5
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    • Jarak BC Tbc 5cm 0,2 s 10 cm 0,3 s 15 cm 0,4 s 20 cm 0,5 s 25 cm 0,7 s GLB S = V. t xby
  • 19.
    X1 y1 X1 2Y1 2 XY 0,2 0,1 0,04 0,01 0,01 0,3 0,15 0,09 0,0225 0,45 0,4 0,2 0,16 0,04 0,08 0,5 0,25 0,25 0,625 0,125 0,7 0,3 0,49 0,09 0,21
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
  • 27.
    1. Lakukan analisaapakah gerak tersebut benar-benar beraturan mengingat ketelitian alat-alat yang anda gunakan. Kurang teliti, karena disebabkan oleh beberapa factor diantaranya faktor katrol yang tidak stabil dan pengukuran- pengukuran yang kurang tepat 2. Jelaskan kekurangan-kekurangan yang ada pada percobaan yang dilakukan dan jelaskan pula pengaruhnya dalam percobaan. faktor tingkat ketelitian manusia dan keterbatasan pengamat membuat perhitungan memiliki hasil yang berbeda.
  • 28.
    3. Jika bebantambahan ditambah lagi, jelaskan pengaruhnya pada percepatan dan kecepatan benda. Jika hambatan pada percobaan ditambah, makadari hasil percobaan pertamakecepatan benda akan bertambah karena adanya tekanan benda yang terdorongsearah gravitasi, dengan percepatan yang konstan. 4. Dari hasil pengamatan anda, apakah Hukum Newton II benar-benar berlaku, jelaskan jawaban anda. Ya berlaku, karena untuk menghitung data-data pengamatan menggunakan beberapa hukum newton II, yaitu ΣF=m.a. Massa dan percepatan mempengaruhi gaya benda. Jika beban semakin di tambah maka kecepatan benda akan semakin besar karena adanya tekanan benda yang searah dengan gravitasi.
  • 29.
    5. Jelaskan pengaruhmomen inersia (I) pada percobaan anda. Adalah bila dua buah partikel berinteraksi, maka dapat dikatakan bahwa tiap partikel mengerjakan gaya pada benda lain. Menurut Newton laju perubahan momentum pada sebuah partikel merupakan ukuran sebuah gaya yang bekerja padanya. Momen Inersia berpengaruh karena hasil percepatan yang diperoleh sesuai dengan Hukum Newton II yaitu massa secara kuantitatif , memperlihatkan antara gaya gerak dengan gaya benda secara kuantitatif. 6. Bagaimana pengaruh perubahan massa beban terhadap nilai momen Inersia. Pengaruh massa terhadap momen inersia adalah berbanding lurus, sehingga jika massa semakin besar, momen inersia pun semakin besar.
  • 30.
    7. Adakah carayang lain untuk menentukan nilai momen Inersia katrol? • menggunakan pendekatan konsep dan matematis melalui penjabaran dengan menggunakan teknik diferensial dan integral
  • 31.
    Faktor-faktor yang mempengaruhiketelitian percobaan: a. Posisi katrol tidak stabil. b. Beban berputar sehingga posisi berubah. c. Pencatatan waktu yang kurang tepat dan kurang akurat. d. Lubang penyangkut beban yang kurang besar. Pada pesawat atwood dapat diketahui bahwa pada GLB kecepatan benda konstan, percepatan benda = 0 dan pada GLBB percepatan benda konstan. Pada GLB dan GLBB hukum II Newton berlaku, yaitu jika massa diperbesar maka kecepatan dan percepatan bertambah besar.