C
KELOMPOK 5
1. Audhira syafa Azzahra
2. Mohammad Rifki
3. Mutiara Annisa Dhiya’ulhaq
4. Yudha prianto witomo
Gangguan Sistem Gerak
Kelainan dan gangguan pada tulang dapat di sebabkan oleh
beberapa faktor, misalnya karena kelainan yang di bawa sejak lahir,
infeksi penyakit, karena makanan atau kebiasaan posisi tubuh yang
salah. Berikut beberapa contoh kelainan pada tulang dan rangka.
GANGGUAN PADA
TULANG
1. Fraktura
Fraktura adalah patahnya
tulang akibat benturan atau
pukulan keras. Fraktura atau
fraktur terjadi ketika tenaga yang
melawan tulang lebih besar
daripada kekuatan tulang.
Fraktura Tertutup/Simpleks
Tulang yang patah
tidak tampak dari
luar.
Fraktura Terbuka/Kompleks
Tulang yang
patah tampak
dari luar atau
sudah menembus
kulit
Fraktur Avulsi
Terjadi karena kontraksi
otot yang kuat, sehingga
menarik bagian tulang
bagian tendon yang
melekat.
Tendon adalah struktur dalam tubuh
yang menghubungkan otot ke tulang
Fraktur Patologis
Fraktur patologis terjadi
jika tumor/kanker telah
tumbuh ke dalam tulang
dan menyebabkan tulang
menjadi rapuh.
Patah Tulang Kompresi
(Penekanan)
Terjadi karena
tekanan suatu
tulang dengan
tulang yang
lainnya.
2. Gangguan Tulang
Belakang
Gangguan tulang belakang
terjadi akibat Distrofi Otot,
sindrom marfan, sindrom
down, sikap tubuh yang
buruk.
Kifosis adalah bentuk
tulang belakang yang
melengkung ke arah
luar tubuh dan
membuat penderita
menjadi bongkok.
Lordosis
Kifosis
Kifosis adalah bentuk
tulang belakang yang
melengkung ke arah
luar tubuh dan
membuat penderita
menjadi bongkok.
Skoliosis
Skoliosis adalah
tulang belakang
melengkung ke
samping kiri atau
samping kanan
yang membuat
penderita bungkuk
ke samping.
Sublubrikasi
Adalah kelainan
pada tulang leher
bagian belakang
yang menyebabkan
kepala berubah ke
arah kiri atau kanan
Achondroplasia
adalah salah satu bentuk
kekerdilan tubuh yang sering
dijumpai. Gangguan terutama pada
pertumbuhan tulang-tulang panjang.
Sekitar 85-90% kasus merupakan
mutasi genetik.
3. Gangguan Fisiologis
Tulang
Osteoporosis
3. Gangguan Fisiologis
Tulang
Adalah tulang rapuh, keropos
dan mudah patah, karena
kurangnya hormone
testosterone pada lelaki atau
hormone estrogen pada
wanita.
Rakitis
Adalah pelunakan tulang
anak-anak berpotensi
menyebabkan patah tulang
dan kelainan bentuk.
Penyebabnya adalah
kekurangan vitamin D,
magnesium, fosfor, dan
kalsium. Dan menyebabkan
kaki membentuk huruf O dan
X
Mikrosefalus
Adalah kelainan pertumbuhan
tengkorak sehingga kepala
berukuran lebih kecil dari ukuran
normal. Ppenyebabnya adalah
kegagalan pertumbuhan otak.
Hidrosefalus
Hidrosefalus disebut juga kepala air
adalah ganggguan alirancairan di
otak yang menyebabkan pelebaran
ringga tempurung otak, sehingga
kepala menjadi besar.
Layu
Layu atau semu
adalah tulang
yang tidak
bertenaga akibat
infeksi, misalnya
infeksi sifilis.
Arthritis,
merupakan peradangan yang
terjadi pada sendi. Dapat terjadi
karena banyak mengangkat
membawa beban terlalu berat,
ataupun infeksi
3. Gangguan pada
Sendi
Terkilir/keseleo (sprain) adalah gangguan
sendi akibat gerakan yang tidak biasa ,
dipaksakan atau bergerak secara tiba-tiba .
Urai sendi adalah robeknya selaput
sendi yang diikuti oleh terlepasnya
ujung tulang sendi .
Ankilosis (sendi ga bisa gerak) adalah
sendi tidak dapat digerakan dan ujung-
ujung antartulang terasa bersatu.
Dislokasi sendi. Terkilir adalah
pergeseran tulang penyusun sendi dari
posisi normal .
Terkilir atau
keseleo
Dislokasi Ankilosis
Urai Sendi
Osteoartitis
Adalah kerusakan tulang
rawan yang menjadi
bantalan sebgai sendi.
Penyebabnya adalah
penuaan, cedera,
kelemahan tulang, atau
penggunaan sendi yang
berlebihan.
Artritis adalah peradangan sendi yang disertai
bengkak,kaku, keterbatasan bergerak, dan rasa sakit.
Artritis
reumatoid
Gaut artritis
Artritis psoriatik
Artritis sika
Artritis
eksudatif
Artritis septik
Artritis rheumatoid, timbul karena system
kekebalan tubuh menyerang jaringan yang
sehat, lalu menyebabkan peradangan yang
merusak sendi.
Gut artritis adalah kelebihan asam urat
di tubuh yang berlangsung bertahun-
tahun sehingga terjadi oenumpukan
asam urat yang mengkristal di sendi.
• Artritis psoriatic adalah radang pd sendi
yang erjadi pasa orang yang menderita
psoriasis di kulit atau kuku.
• Artritis sika adalah berkurangnya
minyak sendi (synovial) yang
menimbulkan bunyi dan rasa sakit
ketika dogerakkan
• Artritis Eksudatif adalah timbulnya
getah radang berupa cairan nanah pd
rongga sendi dan menumbulkan rasa
sakit jsaat digerakkan.
• Artritis septik adalah radang sendi yang
disebabkan oleh infeksi bakteri
Gangguan pada Otot
•Kelainan otot pada manusia dapat di akibatkan adanya gerak dan kerja
otot. Hal ini dapat terjadi akibat gangguan faktor luar maupun dalam.
Faktor luar dapat di akibatkan karena kecelakaan dan serangan penyakit,
sedang faktor dalam bisa terjadi karena bawaan atau kesalahan gerak
akibat otot yang tidak pernah di latih.
Hipertrofi, yaitu
membesarnya otot karena
terlalu sering berolahraga.
Atrofi, yaitu gangguan
akibat otot mengecil.
Karena otot tidak
digunakkan atau
digerakan
Distrofi otot, yaitu
penurunan
kemampuan otot
karena kelainan
genetic.
Tetanus, yaitu penyakit kejang otot atau
otot yang terus berkontraksi sehingga
tidak dapat berkontraksi lagi
Kram, yaitu otot
yang tiba tiba
terasa tegang sulit
digerakkan dan
nyeri. Mestania gravis, yaitu
ketidakmampuan otot
berkontraksi sehingga
penderita mengalami
kelumpuhan.
Otot robek, yaitu robeknya serabut otot
akibat bengkak, nyeri, dan pendarahan.
Otot Terkilir, yaitu robeknya otot
bagian tendon karena renggang
melebihi batas normal.
Stiff atau kaku leher,
yaitu leher terasa
kaku dan terasa sakit
jika digerakkan. Stiff
dapat terjadi karena
adanya peradangan
pada otot leher.
Karpal Sindrom ini penyakit yg disebabkan oleh kesalahan pada posisi saat
memegang mouse.
Karpal Sindrome :
1. Lebih sering terjadi pada wanita, dengan perbandingan 3 : 1.
2. Usia terjadinya penyakit ini terutama antara 30-60 tahun.
3. Pertambahan usia dapat memperbesar risiko terjadinya Karpal Sindrome.
4. Selain pekerjaan, KS terjadi akibat kondisi medis,seperti rematik, hipotiroid,
kehamilan, asam urat, diabetes, tumor.
Gangguan pada sistem gerak.
Gangguan pada sistem gerak.

Gangguan pada sistem gerak.

  • 1.
    C KELOMPOK 5 1. Audhirasyafa Azzahra 2. Mohammad Rifki 3. Mutiara Annisa Dhiya’ulhaq 4. Yudha prianto witomo
  • 2.
    Gangguan Sistem Gerak Kelainandan gangguan pada tulang dapat di sebabkan oleh beberapa faktor, misalnya karena kelainan yang di bawa sejak lahir, infeksi penyakit, karena makanan atau kebiasaan posisi tubuh yang salah. Berikut beberapa contoh kelainan pada tulang dan rangka.
  • 3.
  • 4.
    1. Fraktura Fraktura adalahpatahnya tulang akibat benturan atau pukulan keras. Fraktura atau fraktur terjadi ketika tenaga yang melawan tulang lebih besar daripada kekuatan tulang.
  • 5.
    Fraktura Tertutup/Simpleks Tulang yangpatah tidak tampak dari luar.
  • 6.
    Fraktura Terbuka/Kompleks Tulang yang patahtampak dari luar atau sudah menembus kulit
  • 7.
    Fraktur Avulsi Terjadi karenakontraksi otot yang kuat, sehingga menarik bagian tulang bagian tendon yang melekat. Tendon adalah struktur dalam tubuh yang menghubungkan otot ke tulang
  • 8.
    Fraktur Patologis Fraktur patologisterjadi jika tumor/kanker telah tumbuh ke dalam tulang dan menyebabkan tulang menjadi rapuh.
  • 9.
    Patah Tulang Kompresi (Penekanan) Terjadikarena tekanan suatu tulang dengan tulang yang lainnya.
  • 10.
    2. Gangguan Tulang Belakang Gangguantulang belakang terjadi akibat Distrofi Otot, sindrom marfan, sindrom down, sikap tubuh yang buruk.
  • 11.
    Kifosis adalah bentuk tulangbelakang yang melengkung ke arah luar tubuh dan membuat penderita menjadi bongkok. Lordosis
  • 12.
    Kifosis Kifosis adalah bentuk tulangbelakang yang melengkung ke arah luar tubuh dan membuat penderita menjadi bongkok.
  • 13.
    Skoliosis Skoliosis adalah tulang belakang melengkungke samping kiri atau samping kanan yang membuat penderita bungkuk ke samping.
  • 14.
    Sublubrikasi Adalah kelainan pada tulangleher bagian belakang yang menyebabkan kepala berubah ke arah kiri atau kanan
  • 15.
    Achondroplasia adalah salah satubentuk kekerdilan tubuh yang sering dijumpai. Gangguan terutama pada pertumbuhan tulang-tulang panjang. Sekitar 85-90% kasus merupakan mutasi genetik. 3. Gangguan Fisiologis Tulang
  • 16.
    Osteoporosis 3. Gangguan Fisiologis Tulang Adalahtulang rapuh, keropos dan mudah patah, karena kurangnya hormone testosterone pada lelaki atau hormone estrogen pada wanita.
  • 17.
    Rakitis Adalah pelunakan tulang anak-anakberpotensi menyebabkan patah tulang dan kelainan bentuk. Penyebabnya adalah kekurangan vitamin D, magnesium, fosfor, dan kalsium. Dan menyebabkan kaki membentuk huruf O dan X
  • 18.
    Mikrosefalus Adalah kelainan pertumbuhan tengkoraksehingga kepala berukuran lebih kecil dari ukuran normal. Ppenyebabnya adalah kegagalan pertumbuhan otak.
  • 19.
    Hidrosefalus Hidrosefalus disebut jugakepala air adalah ganggguan alirancairan di otak yang menyebabkan pelebaran ringga tempurung otak, sehingga kepala menjadi besar.
  • 20.
    Layu Layu atau semu adalahtulang yang tidak bertenaga akibat infeksi, misalnya infeksi sifilis.
  • 21.
    Arthritis, merupakan peradangan yang terjadipada sendi. Dapat terjadi karena banyak mengangkat membawa beban terlalu berat, ataupun infeksi 3. Gangguan pada Sendi
  • 22.
    Terkilir/keseleo (sprain) adalahgangguan sendi akibat gerakan yang tidak biasa , dipaksakan atau bergerak secara tiba-tiba . Urai sendi adalah robeknya selaput sendi yang diikuti oleh terlepasnya ujung tulang sendi . Ankilosis (sendi ga bisa gerak) adalah sendi tidak dapat digerakan dan ujung- ujung antartulang terasa bersatu. Dislokasi sendi. Terkilir adalah pergeseran tulang penyusun sendi dari posisi normal .
  • 23.
  • 24.
    Osteoartitis Adalah kerusakan tulang rawanyang menjadi bantalan sebgai sendi. Penyebabnya adalah penuaan, cedera, kelemahan tulang, atau penggunaan sendi yang berlebihan.
  • 25.
    Artritis adalah peradangansendi yang disertai bengkak,kaku, keterbatasan bergerak, dan rasa sakit. Artritis reumatoid Gaut artritis Artritis psoriatik Artritis sika Artritis eksudatif Artritis septik
  • 26.
    Artritis rheumatoid, timbulkarena system kekebalan tubuh menyerang jaringan yang sehat, lalu menyebabkan peradangan yang merusak sendi. Gut artritis adalah kelebihan asam urat di tubuh yang berlangsung bertahun- tahun sehingga terjadi oenumpukan asam urat yang mengkristal di sendi.
  • 27.
    • Artritis psoriaticadalah radang pd sendi yang erjadi pasa orang yang menderita psoriasis di kulit atau kuku. • Artritis sika adalah berkurangnya minyak sendi (synovial) yang menimbulkan bunyi dan rasa sakit ketika dogerakkan • Artritis Eksudatif adalah timbulnya getah radang berupa cairan nanah pd rongga sendi dan menumbulkan rasa sakit jsaat digerakkan. • Artritis septik adalah radang sendi yang disebabkan oleh infeksi bakteri
  • 28.
    Gangguan pada Otot •Kelainanotot pada manusia dapat di akibatkan adanya gerak dan kerja otot. Hal ini dapat terjadi akibat gangguan faktor luar maupun dalam. Faktor luar dapat di akibatkan karena kecelakaan dan serangan penyakit, sedang faktor dalam bisa terjadi karena bawaan atau kesalahan gerak akibat otot yang tidak pernah di latih.
  • 29.
    Hipertrofi, yaitu membesarnya ototkarena terlalu sering berolahraga. Atrofi, yaitu gangguan akibat otot mengecil. Karena otot tidak digunakkan atau digerakan Distrofi otot, yaitu penurunan kemampuan otot karena kelainan genetic.
  • 30.
    Tetanus, yaitu penyakitkejang otot atau otot yang terus berkontraksi sehingga tidak dapat berkontraksi lagi Kram, yaitu otot yang tiba tiba terasa tegang sulit digerakkan dan nyeri. Mestania gravis, yaitu ketidakmampuan otot berkontraksi sehingga penderita mengalami kelumpuhan.
  • 31.
    Otot robek, yaiturobeknya serabut otot akibat bengkak, nyeri, dan pendarahan. Otot Terkilir, yaitu robeknya otot bagian tendon karena renggang melebihi batas normal.
  • 32.
    Stiff atau kakuleher, yaitu leher terasa kaku dan terasa sakit jika digerakkan. Stiff dapat terjadi karena adanya peradangan pada otot leher.
  • 33.
    Karpal Sindrom inipenyakit yg disebabkan oleh kesalahan pada posisi saat memegang mouse. Karpal Sindrome : 1. Lebih sering terjadi pada wanita, dengan perbandingan 3 : 1. 2. Usia terjadinya penyakit ini terutama antara 30-60 tahun. 3. Pertambahan usia dapat memperbesar risiko terjadinya Karpal Sindrome. 4. Selain pekerjaan, KS terjadi akibat kondisi medis,seperti rematik, hipotiroid, kehamilan, asam urat, diabetes, tumor.