Penyakit
Degeneratif
Alva Cherry Mustamu, S.Kep.Ns
74b344de
Angka harapan hidup Indonesia
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
2004 2011 2013 2014
Perbandingan
• Tahun 2000 usila hanya 5.3 juta
• 2010 24 juta
• Perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki
Siapa yang bertanggung jawab?
• Pemerintah (Kementrian Kesehatan)
• Individu
• Kemunduran fungsi sel
penyakit
Degeneratif
penyakit
Muncul seiring
bertambahnya usia
• Kasus baru penyakit tidak menular tahun 2012 di DIY 55.19
• Akibat stroke, gagal jantung
Mengapa bisa terjadi?
1. Pola makan ( Lemak, Pengawet, garam, gula, junk food)
2. Kurang olahraga
3. alkohol
4. Rokok
5. stress
Jenis penyakit degeneratif
• DM
• Hipertensi
• Kanker prostat
• Stroke
• Osteoartritis
• Parkinson
• Asam urat
Hipertensi
• Tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya
diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90
mmHg
kategori
Kategori Sistolik
(atas)
Diastolik
(bawah)
Normal tinggi (perbatasan) 130-139 85-89
Stadium 1 (ringan) 140-159 90-99
Stadium 2 (sedang) 160-179 100-109
Stadium 3 (berat) 180-209 110-119
Stadium 4 (sangat berat)  210  120
Penyebab
• Konsumsi Garam berlebih
• Faktor keturunan atau USIA
• Kegemukan
• Stress
• Merokok
• Kencing manis
• Penyempitan pembuluh darah oleh plak
Gejala
Telinga berdenging
Mudah marah
Pandangan berkunang – kunang
Rasa berat di tengkuk
Jantung berdebar – debar
Denyut nadi cepat
Mual dan muntah
Pusing
Stroke
• Disfungsi neurologi akut akibat
• gangguan aliran darah otak
• mendadak dengan tanda dan
• Gejala sesuai daerah fokal otak
• yang terkena(WHO, 1989)
JENIS PATOLOGIS STROKE
Stroke Iskemik
Akut (Infark)
Stroke
Perdarahan
Perdarahan
Subarkhnoid
Insidensi:
• Infark : Insidensi 80% - mortalitas 40%
• 50% - Thrombotic – atherosclerosis
• Large-vessel 30% (carotid, middle cerebral)
• Small vessel 20% (lacunar stroke)
• 30% Embolic (heart dis / atherosclerosis)
• Young, rapid, extensive.
• Hemorrhage: Insidensi 20% - mortalitas 80%
• Intracerebral atau subarachnoid.
• aneurysm, hypertension/congenital.
FAKTOR RISIKO
Bisa dikendalikan:
1. Hipertensi (darah
tinggi)
2. Diabetes Melitus
3. Hiperkolesterolemia
4. Merokok
5. Obesitas (Kegemukan)
6. Kurang gerak
7. Penyakit jantung
Tidak bisa dikendalikan:
1. Lansia
2. Gender
3. Ras / suku bangsa
4. Stroke itu sendiri
Harus
diperhatikan
pada pasien
stroke
 Faktor risiko yang
tidak terkontrol
 Adanya perburukan
 Adanya komplikasi
Tanda dan Gejala Stroke
 Tiba-tiba mengalami
kelemahan separoh anggota
gerak
 Tiba-tiba mengalami
kesemutan separoh anggota
gerak
 Tiba-tiba mengalami bicara
pelo dan / atau mulut perot
 Tiba-tiba tidak bisa bicara
Lanjutan ……………..
 Tiba-tiba mengalami
penurunan kesadaran.
 Tiba-tiba mengalami
buta sesisi pandangan
 Tiba-tiba mengalami
gangguan fungsi luhur
 Tiba-tiba merasakan
sensasi nggliyer
(sekeliling berputar
atau berayun).
• What_Does_a_Stroke_Do__[www.keepvid.com].mp4
Jantung
Jantung
koroner
Akut
miokard
infark
Gagal
jantung
Penyakit Jantung
Pembuluh darah arteri
jantung menyempit
Aliran darah ke otot jantung berkurang
Rusaknya otot jantung
Jantung tidak mampu
memompa darah ke seluruh tubuh
Tanda dan gejala
• Jantung koroner hanya nyeri biasa dan terasa saat
berolahraga
• Akut miocard infark
• Nyeri dada tiba-tiba seperti tercekik, tertekan/tertindih
benda berat, terbakar, diremas-remas atau tertusuk-
tusuk.
• Nyeri dada menjalar ke lengan kiri, bahu, leher, rahang,
punggung dan ulu hati. Nyeri > 30 menit.
• Nyeri dapat disertai mual, muntah, sesak nafas, pusing,
keringat dingin dan berdebar-debar.
Diagnosis Gagal Jantung.
Kriteria Utama
• Sesak saat tidur
• Paroxysmal Nocturnal Dispnoe (batuk dan cemas)
• Pembesaran jantung
• Peningkatan JVP
Kriteria tambahan
• Bengkak pergelangan kaki
• Batuk pada malam hari
• Sesak nafas tiba-tiba
• Nadi cepat
• Diagnosis ditegakan atas dasar adanya dua kriteria
utama , atau satu kriteria utama disertai dengan dua
kriteria tambahan .
• Kontrol makanan (garam, Lemak, jeroan, kurangi makanan
manis)
• Rajin berolah raga ( jalan kaki, senam hipertensi, senam lansia)
• Stop merokok
• Rajin kontrol ke pelayanan kesehatan (bulan 1, 3, 6, 12)
• Rajin berdoa
• Thibun nawawi (bekam, jintan hitam, air zam-zam, madu)
• Tidur teratur (6-8 jam sehari)
• Cegah kegemukan
• Banyak minum air mineral
• Bacalah label makanan yang di kemas
Penyakit degeneratif

Penyakit degeneratif

  • 1.
  • 2.
    Angka harapan hidupIndonesia 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 2004 2011 2013 2014
  • 3.
    Perbandingan • Tahun 2000usila hanya 5.3 juta • 2010 24 juta • Perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki
  • 4.
    Siapa yang bertanggungjawab? • Pemerintah (Kementrian Kesehatan) • Individu
  • 5.
    • Kemunduran fungsisel penyakit Degeneratif penyakit Muncul seiring bertambahnya usia
  • 6.
    • Kasus barupenyakit tidak menular tahun 2012 di DIY 55.19 • Akibat stroke, gagal jantung
  • 8.
    Mengapa bisa terjadi? 1.Pola makan ( Lemak, Pengawet, garam, gula, junk food) 2. Kurang olahraga 3. alkohol 4. Rokok 5. stress
  • 9.
    Jenis penyakit degeneratif •DM • Hipertensi • Kanker prostat • Stroke • Osteoartritis • Parkinson • Asam urat
  • 10.
    Hipertensi • Tekanan darahpersisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mmHg
  • 11.
    kategori Kategori Sistolik (atas) Diastolik (bawah) Normal tinggi(perbatasan) 130-139 85-89 Stadium 1 (ringan) 140-159 90-99 Stadium 2 (sedang) 160-179 100-109 Stadium 3 (berat) 180-209 110-119 Stadium 4 (sangat berat)  210  120
  • 12.
    Penyebab • Konsumsi Garamberlebih • Faktor keturunan atau USIA • Kegemukan • Stress • Merokok • Kencing manis • Penyempitan pembuluh darah oleh plak
  • 13.
    Gejala Telinga berdenging Mudah marah Pandanganberkunang – kunang Rasa berat di tengkuk Jantung berdebar – debar Denyut nadi cepat Mual dan muntah Pusing
  • 14.
    Stroke • Disfungsi neurologiakut akibat • gangguan aliran darah otak • mendadak dengan tanda dan • Gejala sesuai daerah fokal otak • yang terkena(WHO, 1989)
  • 15.
    JENIS PATOLOGIS STROKE StrokeIskemik Akut (Infark) Stroke Perdarahan Perdarahan Subarkhnoid
  • 16.
    Insidensi: • Infark :Insidensi 80% - mortalitas 40% • 50% - Thrombotic – atherosclerosis • Large-vessel 30% (carotid, middle cerebral) • Small vessel 20% (lacunar stroke) • 30% Embolic (heart dis / atherosclerosis) • Young, rapid, extensive. • Hemorrhage: Insidensi 20% - mortalitas 80% • Intracerebral atau subarachnoid. • aneurysm, hypertension/congenital.
  • 17.
    FAKTOR RISIKO Bisa dikendalikan: 1.Hipertensi (darah tinggi) 2. Diabetes Melitus 3. Hiperkolesterolemia 4. Merokok 5. Obesitas (Kegemukan) 6. Kurang gerak 7. Penyakit jantung Tidak bisa dikendalikan: 1. Lansia 2. Gender 3. Ras / suku bangsa 4. Stroke itu sendiri
  • 18.
    Harus diperhatikan pada pasien stroke  Faktorrisiko yang tidak terkontrol  Adanya perburukan  Adanya komplikasi
  • 19.
    Tanda dan GejalaStroke  Tiba-tiba mengalami kelemahan separoh anggota gerak  Tiba-tiba mengalami kesemutan separoh anggota gerak  Tiba-tiba mengalami bicara pelo dan / atau mulut perot  Tiba-tiba tidak bisa bicara
  • 20.
    Lanjutan ……………..  Tiba-tibamengalami penurunan kesadaran.  Tiba-tiba mengalami buta sesisi pandangan  Tiba-tiba mengalami gangguan fungsi luhur  Tiba-tiba merasakan sensasi nggliyer (sekeliling berputar atau berayun).
  • 21.
  • 22.
  • 23.
    Penyakit Jantung Pembuluh daraharteri jantung menyempit Aliran darah ke otot jantung berkurang Rusaknya otot jantung Jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh
  • 24.
    Tanda dan gejala •Jantung koroner hanya nyeri biasa dan terasa saat berolahraga • Akut miocard infark • Nyeri dada tiba-tiba seperti tercekik, tertekan/tertindih benda berat, terbakar, diremas-remas atau tertusuk- tusuk. • Nyeri dada menjalar ke lengan kiri, bahu, leher, rahang, punggung dan ulu hati. Nyeri > 30 menit. • Nyeri dapat disertai mual, muntah, sesak nafas, pusing, keringat dingin dan berdebar-debar.
  • 25.
    Diagnosis Gagal Jantung. KriteriaUtama • Sesak saat tidur • Paroxysmal Nocturnal Dispnoe (batuk dan cemas) • Pembesaran jantung • Peningkatan JVP Kriteria tambahan • Bengkak pergelangan kaki • Batuk pada malam hari • Sesak nafas tiba-tiba • Nadi cepat
  • 26.
    • Diagnosis ditegakanatas dasar adanya dua kriteria utama , atau satu kriteria utama disertai dengan dua kriteria tambahan .
  • 28.
    • Kontrol makanan(garam, Lemak, jeroan, kurangi makanan manis) • Rajin berolah raga ( jalan kaki, senam hipertensi, senam lansia) • Stop merokok • Rajin kontrol ke pelayanan kesehatan (bulan 1, 3, 6, 12) • Rajin berdoa • Thibun nawawi (bekam, jintan hitam, air zam-zam, madu)
  • 29.
    • Tidur teratur(6-8 jam sehari) • Cegah kegemukan • Banyak minum air mineral • Bacalah label makanan yang di kemas