SlideShare a Scribd company logo
06/17/16 Rini Indrati 1
Rini IndratiRini Indrati
PENGARUH FAKTOR GEOMETRIKPENGARUH FAKTOR GEOMETRIK
PADA RADIOGRAFPADA RADIOGRAF
JURUSAN TEKNIK RADIODIAGNOSTIK DAN RADIOTERAPI
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
06/17/16 Rini Indrati 2
IMAGE CLARITYIMAGE CLARITY
CONTRASTCONTRAST IMAGE QUALITYIMAGE QUALITY
Subject Contrast
Film Contrast
Fog and Scatter
1. Thickness Difference
2. Density Difference
3. Atomic Number Difference
4. Radiation Quality
1. Thickness Difference
2. Density Difference
3. Atomic Number Difference
4. Radiation Quality
Radiograhic Mottle
Sharpness
Resolution
Distortion
06/17/16 Rini Indrati 3
RADIOGRAPHIC QUALITY COMPONENTRADIOGRAPHIC QUALITY COMPONENT
Radiographic Mottle
Screen Mottle
Structure Mottle
Quantum Mottle
Film Graininess
Sharpness
Geometric
unsharpness
Motion unsharpness
Absorbtion
unsharpness
Screen unsharpness
Parallax unsharpness
Resolution
Spatial Resolution
Contrast Resolution
Distortion
Shape
Size
06/17/16 Rini Indrati 4
RADIOGRAPHIC QUALITY FACTORRADIOGRAPHIC QUALITY FACTOR
Film Factor
Characteristic Curve
Density
Contrast
Speed
Latitude
Processing
Time
Temperature
Geometric Factor
Distortion Shape
Distortion Size (Magnification)
Unsharpness (Penumbra)
Subject Factor
Contrast
Thickness
Density
Atomic Number
Motion
06/17/16 Rini Indrati 5
GEOMETRIK
PROPERTIES
GEOMETRIK
PROPERTIES
SHARPNESSSHARPNESS
DISTORSIDISTORSI
GEOMETRIKGEOMETRIK
KOMBINASI
SC. & FILM
KOMBINASI
SC. & FILM
MOTIONMOTION
FOCAL SPOTFOCAL SPOT
JARAKJARAK
OIDOID
SIDSID
FILMFILM
SCREENSCREEN
KONTAK FILM-SCKONTAK FILM-SC
UKURAN FOSFORUKURAN FOSFOR
TEBAL FOSFORTEBAL FOSFOR
KONSENTRASIKONSENTRASI
VOLUNTARYVOLUNTARY
INVOLUNTARYINVOLUNTARY
EQUIPMENTEQUIPMENT
SIZE (MAGNIFIKASI)SIZE (MAGNIFIKASI)
SHAPESHAPE
ALIGNMENTALIGNMENT
ANGULATIONANGULATION ARAHARAH
BESAR SUDUTBESAR SUDUT
PART (BAG YANG DIPERIKSA)PART (BAG YANG DIPERIKSA)
IMAGE RECEPTORIMAGE RECEPTOR
CR (PUSAT BERKAS SINAR)CR (PUSAT BERKAS SINAR)
OIDOID
SIDSID
06/17/16Rini Indrati
6
DISTORSI ???? (Distortion = penyimpangan)
Adalah perubahan dari keadaan/kondisi
aslinya
1. Size (Ukuran)  Magnifikasi ???????
2. Shape (Bentuk)  Distorsi ???????
06/17/16 Rini Indrati 7
• Setiap Radiograf lebih
besar dari kondisi
aslinya  Magnifikasi
SID 100  1,10
SID 180  1,05
• Scr Kuantitatif
Magnifikasi dinyatakan
dalam “Magnification
Factor” (Faktor
Pembesaran)
SizeObject
SizeImage
=MF
06/17/16 Rini Indrati 8
Magnifikasi dipengaruhi oleh Faktor geometrikMagnifikasi dipengaruhi oleh Faktor geometrik
FOD = h
FOD = h
OFD = d
OFD = d
FFD = f
O
O
I I
FF
FILM
A
A B
B
a a bb
06/17/16 Rini Indrati 9
Distorsi SizeDistorsi Size  MagnifikasiMagnifikasi
df
f
h
f
ab
AB
O
I
M
−
=====
objectSize
imageSize
Pembesaran bertambah bila :
• Jarak Obyek film (OFD) 
• Jarak Fokus Film (SID/FFD) 
06/17/16 Rini Indrati 10
OFD (INCHES)
0 10 15 20 25
2
3
1
24 INCHES
36 INCHES
42 INCHES
60 INCHES
72 INCHES
MAGNIFICATION
5
Variasi Pembesaran dg jarak obyek-film untuk rentang jarak focus film
Semakin besar FFD m 
Semakin Besar OFD m 
06/17/16 Rini Indrati 11
• Pada pemeriksaan secara radiologis tidak
memungkinkan untuk menentukan ukuran obyek
sebenarnya  ditentukan dengan mengukur
besar gambaran/image pada image receptor.
(SOD)DistanceObject-to-Source
(SID)DistancereceptorImage-to-Source
=MF






=
==
SID
SOD
SizeImageSizeObject
SOD
SID
SizeObject
SizeImage
MF
SizeObject
SizeImage
=MF
06/17/16 Rini Indrati 12
F
O
I
h
d
F
O
I
f
h
d
df
f
h
f
O
I
m
−
===
Magnifikasi oleh Sinar OblikMagnifikasi oleh Sinar Pusat
06/17/16 Rini Indrati 13
F
a b c d
A B C D
a = b = c = d dan A = B = C = D
Untuk obyek yg tipis &
sejajar dg IR  Magnifikasi
sama u’ sinar pusat / sinar
Oblik
Untuk obyek yg tipis &
sejajar dg IR  Magnifikasi
sama u’ sinar pusat / sinar
Oblik
06/17/16 Rini Indrati 14
a b c
A B C
a = b = c = d ; A ≠ B ≠ C ≠ D
d
D
06/17/16 Rini Indrati 15
Untuk Meminimalkan Magnifikasi :
1. Gunakan SID / FFD besar bila
mungkin
2. Gunakan OID / OFD sekecilnya 
obyek kontak dengan film
Penggunaan dalam Situasi Klinik :
1. Foto Thorak dibuat pada FFD 180 cm,
PA  gambar jantung lebih mendekati
aslinya
2. Mammografi  Kompresi
06/17/16 Rini Indrati 16
Contoh Soal :Contoh Soal :
1. Jika jantung terukur 12,5 cm dari tepi ke tepi, dan pada radiograf
terukur 15,7 cm, berapa MF ?
2. Calculus renal terukur 1,2 cm pada radiograf. SID yang
digunakan 100 cm, SOD 92 cm. Berapa Ukuran Calculus
sesungguhnya ?
3. Proyeksi foto lateral V. lumbal pada radiograf yang dibuat
dengan SID 100 cm menghasilkan ukuran korpus vertebra 6,4
cm dan 4,2 cm. Berapa ukuran obyek lumbal yang terletak pada
jarak 25 cm dari image receptor (film) ?
4. Pada pesawat yg mati lampu kolimatornya padahal harus
digunakan untuk pembuatan radiograf kranium AP pasien
dewasa, berapa ukuran kolimator harus dibuka agar luas
lapangan penyinaran seluas film. Brapa ukuran kolimator agar
film tidak tersinari 1 cm sekeliling film ? Bila jarak antara fokus
dengan kolimator 15 cm.
06/17/1606/17/16 Rini IndratiRini Indrati 1717
Distorsi ShapeDistorsi Shape  DistorsiDistorsi
 Perubahan ukuran dan bentuk gambaran dari obyekPerubahan ukuran dan bentuk gambaran dari obyek
asli yang terjadi karena Obyek mengalamiasli yang terjadi karena Obyek mengalami
pembesaran yang tidak sama untuk setiap bagiannya.pembesaran yang tidak sama untuk setiap bagiannya.
 Terjadi Karena :Terjadi Karena :
1.1. Obyek tidak sejajar dengan filmObyek tidak sejajar dengan film  (Elongation /(Elongation /
Foreshortning)Foreshortning)
2.2. Pemakaian sinar menyudutPemakaian sinar menyudut
3.3. Posisi Obyek Thd sinar PusatPosisi Obyek Thd sinar Pusat
06/17/1606/17/16 Rini IndratiRini Indrati 1818
Faktor yang mempengaruhi distorsiFaktor yang mempengaruhi distorsi
1.1. Ketebalan Obyek (Object thickness)Ketebalan Obyek (Object thickness)
2.2. Posisi obyek terhadap sinar sentralPosisi obyek terhadap sinar sentral
(Object position)(Object position)
3.3. Bentuk Obyek (Object shape)Bentuk Obyek (Object shape)
4.4. Posisi Object terhadap IRPosisi Object terhadap IR
06/17/16 Rini Indrati 19
Ketebalan Obyek
(Object Thickness)
Pd obyek yg tebal OID
untuk setiap bagian tidak
sama  magnifikasi
setiap bagian obyek tidak
sama
 Obyek yang tebal
lebih banyak mengalami
distorsi dibanding obyek
yg tipis.
06/17/16 Rini Indrati 20
Obyek dengan diameter
yang sama tetapi memiliki
ketebalan yang berbeda
akan menghasilkan image
yang berbeda
 Obyek // film,
gambaran yang diperbesar
akan berbentuk sama dg
obyek pada film (berlaku
untuk sinar sentra / oblik)
Ukuran & bentuk
bayangan dr bola yang
sama besar yang // film
tergantung letak
lateralnya.
1. Faktor Ketebalan
06/17/16 Rini Indrati 21
Ukuran & bentuk bayangan dr
bola yang sama besar yang //
film tergantung letak lateralnya.
2. Posisi Obyek terhadap Sinar Sentral
06/17/16 Rini Indrati 22
Distorsi akan semakin nyata
pada obyek-obyek yang
memiliki bentuk yang tidak
beraturan
3. Distorsi Karena Bentuk Obyek
06/17/16 Rini Indrati 23
a’b’ = ab
A’B’ ≠ AB, A’B’ > AB
F
a’ b’
A’ B’
θ
a
b
A B
Pengurangan ukuran
bayangan tergantung
dari sudut inklinasi
Object Plane yang tidak paralel
dengan bidang film (image
plane) akan mengalami
pembesaran yang tidak sama
untuk setiap bagiannya 
Distorsi
06/17/16 Rini Indrati 24
Object Plane yang tidak paralel
dengan bidang film (image plane)
akan mengalami pembesaran yang
tidak sama untuk setiap bagiannya
 Distorsi
06/17/16 Rini Indrati 25
DISTORSI KARENA POSISI
2 obyek yang sama dan //
film, ttp jarak terhadap film
tidak sama  pembesaran
tidak sama.
06/17/16 Rini Indrati 26
• Ukuran dan bentuk bayangan dr
obyek miring tergantung dr posisi
lateralnya dalam berkas sinar X.
• Bentuk dan ukuran bayangan
tergantung dr sudut inklinasi
juga sinar yang dipakai
sentral/oblik.
• Distorsi berkurang krn :
– FFD 
– OFD 
– Sinar ⊥ obyek & film
06/17/16 Rini Indrati 27
06/17/16 Rini Indrati 28
06/17/16 Rini Indrati 29
06/17/16 Rini Indrati 30

More Related Content

What's hot

ppt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografippt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografi
Nona Zesifa
 
Radiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposi
Radiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposiRadiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposi
Radiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposi
Nona Zesifa
 
Kedokteran Nuklir
Kedokteran NuklirKedokteran Nuklir
Kedokteran Nuklir
Jingga Matahari
 
Teknik Radiografi 3 Pediatric
Teknik Radiografi 3 PediatricTeknik Radiografi 3 Pediatric
Teknik Radiografi 3 Pediatric
Nona Zesifa
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografippt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografi
Nona Zesifa
 
Teknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakhea
Teknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakheaTeknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakhea
Teknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakhea
Nona Zesifa
 
Prosessing otomatis radiografi
Prosessing otomatis radiografiProsessing otomatis radiografi
Prosessing otomatis radiografi
Amalia Annisa
 
ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)
ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)
ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)
Nona Zesifa
 
Gamma kamera (2)
Gamma kamera (2)Gamma kamera (2)
Gamma kamera (2)
A.Muhammad Rezky Sulfajri
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow through
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow throughppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow through
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow through
Nona Zesifa
 
Kolimator gamma kamera
Kolimator gamma kameraKolimator gamma kamera
Kolimator gamma kamera
Arif Fahmi
 
Pesawat sinar x fluoroskopi
Pesawat sinar x fluoroskopiPesawat sinar x fluoroskopi
Pesawat sinar x fluoroskopi
sunarya afaf
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenum
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenumppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenum
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenum
Nona Zesifa
 
7@pet dan spect
7@pet dan spect7@pet dan spect
7@pet dan spect
hapsarikusuma
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracal
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracalppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracal
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracal
Nona Zesifa
 
Teknik Radiografi 3 Pemeriksaan Lopografi
Teknik Radiografi 3 Pemeriksaan LopografiTeknik Radiografi 3 Pemeriksaan Lopografi
Teknik Radiografi 3 Pemeriksaan Lopografi
Nona Zesifa
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacral
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacralppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacral
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacral
Nona Zesifa
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografippt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografi
Nona Zesifa
 
Teori dasar tld
Teori dasar tldTeori dasar tld
Teori dasar tld
Agung Oktavianto
 
Film badge sebagai alat ukur radiasi (proteksi
Film badge sebagai alat ukur radiasi (proteksiFilm badge sebagai alat ukur radiasi (proteksi
Film badge sebagai alat ukur radiasi (proteksi
Agung Oktavianto
 

What's hot (20)

ppt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografippt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf IVP dan cystografi
 
Radiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposi
Radiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposiRadiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposi
Radiofotografi 2 Modifikasi faktor eksposi
 
Kedokteran Nuklir
Kedokteran NuklirKedokteran Nuklir
Kedokteran Nuklir
 
Teknik Radiografi 3 Pediatric
Teknik Radiografi 3 PediatricTeknik Radiografi 3 Pediatric
Teknik Radiografi 3 Pediatric
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografippt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Appendicografi
 
Teknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakhea
Teknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakheaTeknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakhea
Teknik Pemeriksaan Radiografi Faring laring trakhea
 
Prosessing otomatis radiografi
Prosessing otomatis radiografiProsessing otomatis radiografi
Prosessing otomatis radiografi
 
ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)
ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)
ppt Aplikasi pengolahan citra digital pada modalitas digital radiography (DR)
 
Gamma kamera (2)
Gamma kamera (2)Gamma kamera (2)
Gamma kamera (2)
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow through
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow throughppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow through
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Follow through
 
Kolimator gamma kamera
Kolimator gamma kameraKolimator gamma kamera
Kolimator gamma kamera
 
Pesawat sinar x fluoroskopi
Pesawat sinar x fluoroskopiPesawat sinar x fluoroskopi
Pesawat sinar x fluoroskopi
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenum
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenumppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenum
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Oesofagus Maag Duodenum
 
7@pet dan spect
7@pet dan spect7@pet dan spect
7@pet dan spect
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracal
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracalppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracal
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Cervical dan thoracal
 
Teknik Radiografi 3 Pemeriksaan Lopografi
Teknik Radiografi 3 Pemeriksaan LopografiTeknik Radiografi 3 Pemeriksaan Lopografi
Teknik Radiografi 3 Pemeriksaan Lopografi
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacral
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacralppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacral
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lumbal dan Lumbosacral
 
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografippt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografi
ppt kritisi dan evaluasi radiograf Lopografi
 
Teori dasar tld
Teori dasar tldTeori dasar tld
Teori dasar tld
 
Film badge sebagai alat ukur radiasi (proteksi
Film badge sebagai alat ukur radiasi (proteksiFilm badge sebagai alat ukur radiasi (proteksi
Film badge sebagai alat ukur radiasi (proteksi
 

Viewers also liked

Anatomy and Radiography of shoulder and arm
Anatomy and Radiography of shoulder and armAnatomy and Radiography of shoulder and arm
Anatomy and Radiography of shoulder and arm
Prasanta Nath
 
Front & Hind Limb Radiology
Front & Hind Limb RadiologyFront & Hind Limb Radiology
Front & Hind Limb Radiology
Christina Garloff
 
125 Week 11 Cervical Spine
125 Week 11   Cervical Spine125 Week 11   Cervical Spine
125 Week 11 Cervical Spine
guestb216daa2
 
Knee joint x rays
Knee joint x raysKnee joint x rays
Knee joint x rays
Laith Ali
 
RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)
RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)
RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)
Bhaskar Sangamreddy
 
RADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINE
RADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINERADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINE
RADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINE
kunalj000
 
Upper extremity anatomy & positioning
Upper extremity anatomy & positioningUpper extremity anatomy & positioning
Upper extremity anatomy & positioning
InfoUtilRT
 
Skull Radiography techniques and reporting
Skull  Radiography techniques and reportingSkull  Radiography techniques and reporting
Skull Radiography techniques and reporting
Bhavana Krishnaiah
 
Advanced radiographic positions for the lower extremities
Advanced radiographic positions for the lower extremitiesAdvanced radiographic positions for the lower extremities
Advanced radiographic positions for the lower extremities
mr_koky
 
Equine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good Images
Equine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good ImagesEquine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good Images
Equine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good Images
Shalyn Crawford-Garman
 
Radiographic positioning of humerus and shoulder
Radiographic positioning of humerus and shoulderRadiographic positioning of humerus and shoulder
Radiographic positioning of humerus and shoulder
shajitha khan
 
Spine radiography
Spine radiographySpine radiography
Spine radiography
Dr. Muhammad Bin Zulfiqar
 
Head & neck rs x-rays
Head & neck rs   x-raysHead & neck rs   x-rays
Head & neck rs x-rays
AHS_anatomy2
 
Trauma Radiography
Trauma RadiographyTrauma Radiography
Trauma Radiography
Heather Johnson
 
Normal Chest X-ray
Normal Chest X-rayNormal Chest X-ray
Normal Chest X-ray
Nikhil Murkey
 
Shoulder radiography
Shoulder radiographyShoulder radiography
Shoulder radiography
ACMC EM Residency
 
Various X-ray views of Knee Joint
Various X-ray views of Knee JointVarious X-ray views of Knee Joint
Various X-ray views of Knee Joint
Vinayak Sharad Abhishek Punuganti
 
Positioning of skull
Positioning of skullPositioning of skull
Positioning of skull
Sajith Selvaganesan
 
Positioning and radiographic anatomy of the skull
Positioning and radiographic anatomy of the skullPositioning and radiographic anatomy of the skull
Positioning and radiographic anatomy of the skull
mr_koky
 

Viewers also liked (19)

Anatomy and Radiography of shoulder and arm
Anatomy and Radiography of shoulder and armAnatomy and Radiography of shoulder and arm
Anatomy and Radiography of shoulder and arm
 
Front & Hind Limb Radiology
Front & Hind Limb RadiologyFront & Hind Limb Radiology
Front & Hind Limb Radiology
 
125 Week 11 Cervical Spine
125 Week 11   Cervical Spine125 Week 11   Cervical Spine
125 Week 11 Cervical Spine
 
Knee joint x rays
Knee joint x raysKnee joint x rays
Knee joint x rays
 
RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)
RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)
RADIOLOGICAL ANATOMY OF UPPER LIMB(SHOULDER@ELBOW)
 
RADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINE
RADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINERADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINE
RADIOGRAPHY OF CHEST AND SPINE
 
Upper extremity anatomy & positioning
Upper extremity anatomy & positioningUpper extremity anatomy & positioning
Upper extremity anatomy & positioning
 
Skull Radiography techniques and reporting
Skull  Radiography techniques and reportingSkull  Radiography techniques and reporting
Skull Radiography techniques and reporting
 
Advanced radiographic positions for the lower extremities
Advanced radiographic positions for the lower extremitiesAdvanced radiographic positions for the lower extremities
Advanced radiographic positions for the lower extremities
 
Equine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good Images
Equine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good ImagesEquine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good Images
Equine Radiography: Positioning Techniques & Tips for Acquiring Good Images
 
Radiographic positioning of humerus and shoulder
Radiographic positioning of humerus and shoulderRadiographic positioning of humerus and shoulder
Radiographic positioning of humerus and shoulder
 
Spine radiography
Spine radiographySpine radiography
Spine radiography
 
Head & neck rs x-rays
Head & neck rs   x-raysHead & neck rs   x-rays
Head & neck rs x-rays
 
Trauma Radiography
Trauma RadiographyTrauma Radiography
Trauma Radiography
 
Normal Chest X-ray
Normal Chest X-rayNormal Chest X-ray
Normal Chest X-ray
 
Shoulder radiography
Shoulder radiographyShoulder radiography
Shoulder radiography
 
Various X-ray views of Knee Joint
Various X-ray views of Knee JointVarious X-ray views of Knee Joint
Various X-ray views of Knee Joint
 
Positioning of skull
Positioning of skullPositioning of skull
Positioning of skull
 
Positioning and radiographic anatomy of the skull
Positioning and radiographic anatomy of the skullPositioning and radiographic anatomy of the skull
Positioning and radiographic anatomy of the skull
 

Recently uploaded

Asuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasi
Asuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasiAsuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasi
Asuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasi
pantaisenggigi02
 
MATERI MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptx
MATERI  MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptxMATERI  MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptx
MATERI MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptx
milaintan
 
Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...
Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...
Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...
kimmi singla$A17
 
KLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptx
KLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptxKLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptx
KLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptx
DanikFahmi1
 
Materi Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptx
Materi Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptxMateri Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptx
Materi Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptx
hodijah06siti
 
548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...
548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...
548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...
nadyahermawan
 
PELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptx
PELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptxPELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptx
PELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptx
niputumerryprimadiar1
 
PPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detail
PPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detailPPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detail
PPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detail
riestantyaningrum
 
RAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptx
RAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptxRAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptx
RAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptx
SuriadiAlus1
 
Analisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBC
Analisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBCAnalisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBC
Analisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBC
alexAmaliq
 
Materi Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptx
Materi Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptxMateri Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptx
Materi Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptx
milaintan
 
power pont pendidikan karakter mata kuliah humaniora
power pont pendidikan karakter mata kuliah humaniorapower pont pendidikan karakter mata kuliah humaniora
power pont pendidikan karakter mata kuliah humaniora
StepianaNadea
 
PENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).ppt
PENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).pptPENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).ppt
PENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).ppt
Vilzamaharani1
 
Materi Penyuluhan Seks bebas dan IMS.ppt
Materi Penyuluhan Seks bebas dan IMS.pptMateri Penyuluhan Seks bebas dan IMS.ppt
Materi Penyuluhan Seks bebas dan IMS.ppt
JoerdyPanannangan2
 
karya tulis ilmiah kti utari dm melitus
karya tulis ilmiah kti utari  dm melituskarya tulis ilmiah kti utari  dm melitus
karya tulis ilmiah kti utari dm melitus
ssuser6ad351
 
Epidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSI
Epidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSIEpidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSI
Epidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSI
AlbertH72
 
WhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdf
WhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdfWhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdf
WhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdf
sasafarma4545
 
MATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
MATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHATMATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
MATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
athirah40
 
materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3
materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3
materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3
JeselinKayonnaMW
 
gula- baik buruk? dangers of sugar to health
gula- baik buruk? dangers of sugar to healthgula- baik buruk? dangers of sugar to health
gula- baik buruk? dangers of sugar to health
DrAnisShariff1
 

Recently uploaded (20)

Asuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasi
Asuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasiAsuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasi
Asuhan keperawatan Diabetes Melitus tanpa komplikasi
 
MATERI MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptx
MATERI  MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptxMATERI  MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptx
MATERI MPLS SMP ASH SIDDIQ TH 2023.pptx
 
Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...
Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...
Celebrity Girls Call Delhi 🛵🚡9711199171 💃 Choose Best And Top Girl Service An...
 
KLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptx
KLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptxKLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptx
KLASTER 2 DAN 3 KESMAS dalam upaya8.pptx
 
Materi Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptx
Materi Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptxMateri Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptx
Materi Pertemuan Jejaring & Jaringan Tahun 2024 (1).pptx
 
548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...
548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...
548334260-Jenis-jenis-Simplisia-Karakteristik-Makroskopis-Dan-Mikroskopis-Sim...
 
PELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptx
PELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptxPELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptx
PELAKSANAAN kegiatan PIN POLIO 2024.pptx
 
PPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detail
PPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detailPPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detail
PPT Hifema.pptx dan penjelasannya lebih detail
 
RAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptx
RAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptxRAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptx
RAPAT TIM PEMBINA KKS, Sosialisasi KKS.pptx
 
Analisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBC
Analisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBCAnalisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBC
Analisis Tulang Ikan Cakupan Penemuan Kasus TBC
 
Materi Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptx
Materi Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptxMateri Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptx
Materi Penyuluhan Kegiatan MPLS SDN.pptx
 
power pont pendidikan karakter mata kuliah humaniora
power pont pendidikan karakter mata kuliah humaniorapower pont pendidikan karakter mata kuliah humaniora
power pont pendidikan karakter mata kuliah humaniora
 
PENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).ppt
PENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).pptPENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).ppt
PENYULUHAN MANAJEMEN KONTRASEPSI (KB).ppt
 
Materi Penyuluhan Seks bebas dan IMS.ppt
Materi Penyuluhan Seks bebas dan IMS.pptMateri Penyuluhan Seks bebas dan IMS.ppt
Materi Penyuluhan Seks bebas dan IMS.ppt
 
karya tulis ilmiah kti utari dm melitus
karya tulis ilmiah kti utari  dm melituskarya tulis ilmiah kti utari  dm melitus
karya tulis ilmiah kti utari dm melitus
 
Epidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSI
Epidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSIEpidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSI
Epidemiologi Penyakit Tidak Menular HIPERTENSI
 
WhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdf
WhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdfWhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdf
WhatsApp Image 2022-12-18 at 21.37.27.pdf
 
MATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
MATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHATMATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
MATERI PPT PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT
 
materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3
materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3
materi pelatihan dokter kecil.pptx materi untuk diberikan ke anak sd kurun 3
 
gula- baik buruk? dangers of sugar to health
gula- baik buruk? dangers of sugar to healthgula- baik buruk? dangers of sugar to health
gula- baik buruk? dangers of sugar to health
 

Faktor Geometrik

  • 1. 06/17/16 Rini Indrati 1 Rini IndratiRini Indrati PENGARUH FAKTOR GEOMETRIKPENGARUH FAKTOR GEOMETRIK PADA RADIOGRAFPADA RADIOGRAF JURUSAN TEKNIK RADIODIAGNOSTIK DAN RADIOTERAPI POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
  • 2. 06/17/16 Rini Indrati 2 IMAGE CLARITYIMAGE CLARITY CONTRASTCONTRAST IMAGE QUALITYIMAGE QUALITY Subject Contrast Film Contrast Fog and Scatter 1. Thickness Difference 2. Density Difference 3. Atomic Number Difference 4. Radiation Quality 1. Thickness Difference 2. Density Difference 3. Atomic Number Difference 4. Radiation Quality Radiograhic Mottle Sharpness Resolution Distortion
  • 3. 06/17/16 Rini Indrati 3 RADIOGRAPHIC QUALITY COMPONENTRADIOGRAPHIC QUALITY COMPONENT Radiographic Mottle Screen Mottle Structure Mottle Quantum Mottle Film Graininess Sharpness Geometric unsharpness Motion unsharpness Absorbtion unsharpness Screen unsharpness Parallax unsharpness Resolution Spatial Resolution Contrast Resolution Distortion Shape Size
  • 4. 06/17/16 Rini Indrati 4 RADIOGRAPHIC QUALITY FACTORRADIOGRAPHIC QUALITY FACTOR Film Factor Characteristic Curve Density Contrast Speed Latitude Processing Time Temperature Geometric Factor Distortion Shape Distortion Size (Magnification) Unsharpness (Penumbra) Subject Factor Contrast Thickness Density Atomic Number Motion
  • 5. 06/17/16 Rini Indrati 5 GEOMETRIK PROPERTIES GEOMETRIK PROPERTIES SHARPNESSSHARPNESS DISTORSIDISTORSI GEOMETRIKGEOMETRIK KOMBINASI SC. & FILM KOMBINASI SC. & FILM MOTIONMOTION FOCAL SPOTFOCAL SPOT JARAKJARAK OIDOID SIDSID FILMFILM SCREENSCREEN KONTAK FILM-SCKONTAK FILM-SC UKURAN FOSFORUKURAN FOSFOR TEBAL FOSFORTEBAL FOSFOR KONSENTRASIKONSENTRASI VOLUNTARYVOLUNTARY INVOLUNTARYINVOLUNTARY EQUIPMENTEQUIPMENT SIZE (MAGNIFIKASI)SIZE (MAGNIFIKASI) SHAPESHAPE ALIGNMENTALIGNMENT ANGULATIONANGULATION ARAHARAH BESAR SUDUTBESAR SUDUT PART (BAG YANG DIPERIKSA)PART (BAG YANG DIPERIKSA) IMAGE RECEPTORIMAGE RECEPTOR CR (PUSAT BERKAS SINAR)CR (PUSAT BERKAS SINAR) OIDOID SIDSID
  • 6. 06/17/16Rini Indrati 6 DISTORSI ???? (Distortion = penyimpangan) Adalah perubahan dari keadaan/kondisi aslinya 1. Size (Ukuran)  Magnifikasi ??????? 2. Shape (Bentuk)  Distorsi ???????
  • 7. 06/17/16 Rini Indrati 7 • Setiap Radiograf lebih besar dari kondisi aslinya  Magnifikasi SID 100  1,10 SID 180  1,05 • Scr Kuantitatif Magnifikasi dinyatakan dalam “Magnification Factor” (Faktor Pembesaran) SizeObject SizeImage =MF
  • 8. 06/17/16 Rini Indrati 8 Magnifikasi dipengaruhi oleh Faktor geometrikMagnifikasi dipengaruhi oleh Faktor geometrik FOD = h FOD = h OFD = d OFD = d FFD = f O O I I FF FILM A A B B a a bb
  • 9. 06/17/16 Rini Indrati 9 Distorsi SizeDistorsi Size  MagnifikasiMagnifikasi df f h f ab AB O I M − ===== objectSize imageSize Pembesaran bertambah bila : • Jarak Obyek film (OFD)  • Jarak Fokus Film (SID/FFD) 
  • 10. 06/17/16 Rini Indrati 10 OFD (INCHES) 0 10 15 20 25 2 3 1 24 INCHES 36 INCHES 42 INCHES 60 INCHES 72 INCHES MAGNIFICATION 5 Variasi Pembesaran dg jarak obyek-film untuk rentang jarak focus film Semakin besar FFD m  Semakin Besar OFD m 
  • 11. 06/17/16 Rini Indrati 11 • Pada pemeriksaan secara radiologis tidak memungkinkan untuk menentukan ukuran obyek sebenarnya  ditentukan dengan mengukur besar gambaran/image pada image receptor. (SOD)DistanceObject-to-Source (SID)DistancereceptorImage-to-Source =MF       = == SID SOD SizeImageSizeObject SOD SID SizeObject SizeImage MF SizeObject SizeImage =MF
  • 12. 06/17/16 Rini Indrati 12 F O I h d F O I f h d df f h f O I m − === Magnifikasi oleh Sinar OblikMagnifikasi oleh Sinar Pusat
  • 13. 06/17/16 Rini Indrati 13 F a b c d A B C D a = b = c = d dan A = B = C = D Untuk obyek yg tipis & sejajar dg IR  Magnifikasi sama u’ sinar pusat / sinar Oblik Untuk obyek yg tipis & sejajar dg IR  Magnifikasi sama u’ sinar pusat / sinar Oblik
  • 14. 06/17/16 Rini Indrati 14 a b c A B C a = b = c = d ; A ≠ B ≠ C ≠ D d D
  • 15. 06/17/16 Rini Indrati 15 Untuk Meminimalkan Magnifikasi : 1. Gunakan SID / FFD besar bila mungkin 2. Gunakan OID / OFD sekecilnya  obyek kontak dengan film Penggunaan dalam Situasi Klinik : 1. Foto Thorak dibuat pada FFD 180 cm, PA  gambar jantung lebih mendekati aslinya 2. Mammografi  Kompresi
  • 16. 06/17/16 Rini Indrati 16 Contoh Soal :Contoh Soal : 1. Jika jantung terukur 12,5 cm dari tepi ke tepi, dan pada radiograf terukur 15,7 cm, berapa MF ? 2. Calculus renal terukur 1,2 cm pada radiograf. SID yang digunakan 100 cm, SOD 92 cm. Berapa Ukuran Calculus sesungguhnya ? 3. Proyeksi foto lateral V. lumbal pada radiograf yang dibuat dengan SID 100 cm menghasilkan ukuran korpus vertebra 6,4 cm dan 4,2 cm. Berapa ukuran obyek lumbal yang terletak pada jarak 25 cm dari image receptor (film) ? 4. Pada pesawat yg mati lampu kolimatornya padahal harus digunakan untuk pembuatan radiograf kranium AP pasien dewasa, berapa ukuran kolimator harus dibuka agar luas lapangan penyinaran seluas film. Brapa ukuran kolimator agar film tidak tersinari 1 cm sekeliling film ? Bila jarak antara fokus dengan kolimator 15 cm.
  • 17. 06/17/1606/17/16 Rini IndratiRini Indrati 1717 Distorsi ShapeDistorsi Shape  DistorsiDistorsi  Perubahan ukuran dan bentuk gambaran dari obyekPerubahan ukuran dan bentuk gambaran dari obyek asli yang terjadi karena Obyek mengalamiasli yang terjadi karena Obyek mengalami pembesaran yang tidak sama untuk setiap bagiannya.pembesaran yang tidak sama untuk setiap bagiannya.  Terjadi Karena :Terjadi Karena : 1.1. Obyek tidak sejajar dengan filmObyek tidak sejajar dengan film  (Elongation /(Elongation / Foreshortning)Foreshortning) 2.2. Pemakaian sinar menyudutPemakaian sinar menyudut 3.3. Posisi Obyek Thd sinar PusatPosisi Obyek Thd sinar Pusat
  • 18. 06/17/1606/17/16 Rini IndratiRini Indrati 1818 Faktor yang mempengaruhi distorsiFaktor yang mempengaruhi distorsi 1.1. Ketebalan Obyek (Object thickness)Ketebalan Obyek (Object thickness) 2.2. Posisi obyek terhadap sinar sentralPosisi obyek terhadap sinar sentral (Object position)(Object position) 3.3. Bentuk Obyek (Object shape)Bentuk Obyek (Object shape) 4.4. Posisi Object terhadap IRPosisi Object terhadap IR
  • 19. 06/17/16 Rini Indrati 19 Ketebalan Obyek (Object Thickness) Pd obyek yg tebal OID untuk setiap bagian tidak sama  magnifikasi setiap bagian obyek tidak sama  Obyek yang tebal lebih banyak mengalami distorsi dibanding obyek yg tipis.
  • 20. 06/17/16 Rini Indrati 20 Obyek dengan diameter yang sama tetapi memiliki ketebalan yang berbeda akan menghasilkan image yang berbeda  Obyek // film, gambaran yang diperbesar akan berbentuk sama dg obyek pada film (berlaku untuk sinar sentra / oblik) Ukuran & bentuk bayangan dr bola yang sama besar yang // film tergantung letak lateralnya. 1. Faktor Ketebalan
  • 21. 06/17/16 Rini Indrati 21 Ukuran & bentuk bayangan dr bola yang sama besar yang // film tergantung letak lateralnya. 2. Posisi Obyek terhadap Sinar Sentral
  • 22. 06/17/16 Rini Indrati 22 Distorsi akan semakin nyata pada obyek-obyek yang memiliki bentuk yang tidak beraturan 3. Distorsi Karena Bentuk Obyek
  • 23. 06/17/16 Rini Indrati 23 a’b’ = ab A’B’ ≠ AB, A’B’ > AB F a’ b’ A’ B’ θ a b A B Pengurangan ukuran bayangan tergantung dari sudut inklinasi Object Plane yang tidak paralel dengan bidang film (image plane) akan mengalami pembesaran yang tidak sama untuk setiap bagiannya  Distorsi
  • 24. 06/17/16 Rini Indrati 24 Object Plane yang tidak paralel dengan bidang film (image plane) akan mengalami pembesaran yang tidak sama untuk setiap bagiannya  Distorsi
  • 25. 06/17/16 Rini Indrati 25 DISTORSI KARENA POSISI 2 obyek yang sama dan // film, ttp jarak terhadap film tidak sama  pembesaran tidak sama.
  • 26. 06/17/16 Rini Indrati 26 • Ukuran dan bentuk bayangan dr obyek miring tergantung dr posisi lateralnya dalam berkas sinar X. • Bentuk dan ukuran bayangan tergantung dr sudut inklinasi juga sinar yang dipakai sentral/oblik. • Distorsi berkurang krn : – FFD  – OFD  – Sinar ⊥ obyek & film