UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL<br />MATA KULIAH PENGANTAR ARSITEKTUR<br />“ESTETIKA SEBAGAI UNSUR PEMBENTUK ARSITEKTUR”<br />Disusun oleh<br />HADI YANUAR ISWANTO<br />NIM. 1006590<br />JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR<br />FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN<br />UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA<br />2010<br />KATA PENGANTAR<br />Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa  yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya  sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.<br />Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai  Ujian Tengah Semester Ganjil mata kuliah Pengantar Arsitektur dengan judul “Estetika Sebagai Unsur Pembentuk Arsitektur”  di Program Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur.<br />Terima kasih disampaikan kepada Ibu Lilis Widaningsih, S.Pd., M.T. selaku dosen mata kuliah Pengantar Arsitektur yang telah membimbing dan memberikan kuliah demi lancarnya tugas ini.<br />Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat, agar dapat memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Arsitektur.<br />Bandung, 3 November 2010<br />Penyusun<br />Hadi Yanuar Iswanto<br />NIM. 1006590<br />DAFTAR ISI<br />Kata Pengantar1<br />Daftar Isi2<br />Bab I Pendahuluan3<br />Latar Belakang Masalah3
Rumusan Masalah3
Tujuan Penulisan3
Sistematika Penulisan4Bab II Pembahasan Masalah5<br />1.Pendahuluan5
2.Definisi Estetika5
3.Sejarah Estetika8
4.Sejarah Estetika Di Indonesia11
5.Estetika Dalam Arsitektur12
6.Teori Estetika12
6.1.Teori Estetika Subyektif12
6.2.Teori Estetika Objektif14
6.3. Teori Estetika Proporsi Dan Teori Matematis14Kesimpulan18<br />Daftar Pustaka19<br />BAB I<br />PENDAHULUAN<br />Latar Belakang Masalah
Estetika menyangkut nilai indah dan tidak indah, dan bukan nilai benar atau salah; karena ini merupakan persoalan moral serta bukan pula mengenai nilai baik dan buruk karena hal ini merupakan persoalan etika. Gothic dengan ketepat-azas-annya
Rumusan Masalah
Pendahuluan
Definisi Estetika
Sejarah Estetika
Sejarah Estetika di Indonesia
Estetika dalam Arsitektur
Teori Estetika
Teori Estetika Subjektif

Estetika Arsitektur

  • 1.
    UJIAN TENGAH SEMESTERGANJIL<br />MATA KULIAH PENGANTAR ARSITEKTUR<br />“ESTETIKA SEBAGAI UNSUR PEMBENTUK ARSITEKTUR”<br />Disusun oleh<br />HADI YANUAR ISWANTO<br />NIM. 1006590<br />JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR<br />FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN<br />UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA<br />2010<br />KATA PENGANTAR<br />Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan tugas ini dapat diselesaikan.<br />Tugas ini disusun untuk diajukan sebagai Ujian Tengah Semester Ganjil mata kuliah Pengantar Arsitektur dengan judul “Estetika Sebagai Unsur Pembentuk Arsitektur” di Program Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur.<br />Terima kasih disampaikan kepada Ibu Lilis Widaningsih, S.Pd., M.T. selaku dosen mata kuliah Pengantar Arsitektur yang telah membimbing dan memberikan kuliah demi lancarnya tugas ini.<br />Demikianlah tugas ini disusun semoga bermanfaat, agar dapat memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Arsitektur.<br />Bandung, 3 November 2010<br />Penyusun<br />Hadi Yanuar Iswanto<br />NIM. 1006590<br />DAFTAR ISI<br />Kata Pengantar1<br />Daftar Isi2<br />Bab I Pendahuluan3<br />Latar Belakang Masalah3
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    Sistematika Penulisan4Bab IIPembahasan Masalah5<br />1.Pendahuluan5
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    6.3. Teori EstetikaProporsi Dan Teori Matematis14Kesimpulan18<br />Daftar Pustaka19<br />BAB I<br />PENDAHULUAN<br />Latar Belakang Masalah
  • 13.
    Estetika menyangkut nilaiindah dan tidak indah, dan bukan nilai benar atau salah; karena ini merupakan persoalan moral serta bukan pula mengenai nilai baik dan buruk karena hal ini merupakan persoalan etika. Gothic dengan ketepat-azas-annya
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.