Dekonstruksi
Nicholas Denny Dharmawan /
Jeremy Theodorus /
Nicholaus Stefanus /
Sejarah Arsitektur 3
Dosen : ANDI SURYA KURNIA, ST., MT.
Pengertian Dekonstruksi
Kata Dekonstruksi mengacu pada zaman perkembangan setelah postmodern yang muncul pada
tahun 1980 an. Paham dekonstruksi menurut seorang filsuf Perancis ( Jacques Derrida ). Istilah
dekonstruksi pertama kali digunakan dalam ilmu kesastraan dan ilmu filsafat Prancis dengan
konotasi arti sebagai metoda.
Dekonstruksi berasal dari kata de + construktio (latin). Pada umumnya de berarti ke bawah,
pengurangan, atau terlepas dari. Sedangkan kata Construktio berarti bentuk, susunan, hal
menyusun, hal mengatur.
Sejarah
Dekonstruksi = sebuah
konsep filosofi Perancis
yang diturunkan oleh
Jacques Derrida (filsuf
Perancis )
Dekonstruksi sendiri
adalah sebuah konsep
yang dalam aplikasi
terapannya tidak mudah
disampaikan sebagaimana
pemahaman yang baku
mengenai konstruksi,
destruksi, dan
rekonstruksi.
Konsep Dekonstruksi
Konsep dekonstruksi yang identik dengan pemikiran Derrida, yakni differance, jejak-jejak,
dan iterabilitas.
Derrida menunjukkan kelemahan dari ucapan untuk mengungungkapkan makna dengan
menggunakan kata différance.Differance berasal dari kata differenceyang mencakup tiga
pengertian, yaitu:
1. to differ-- untuk membedakan, atau tidak sama sifat dasarnya;
2. differe (Latin)-- untuk menyebarkan, mengedarkan;
3. to defer-- untuk menunda.
Menurut Derrida yang bisa kita temukan dan ketahui adalah jejak-jejak dari
kebenaran itu sendiri, dan bukan kebenarna pada dirinya sendiri. Inilah yang
dimaksud dengan konsep jejak (trace) di dalam pemikiran Derrida.
Derrida menyampaikan pandangannya terhadap pemikiran Saussure mengenai
definisi bahasa. Ia mengatakan bahwa Saussure memberikan esensi manusia
kepada bahasa.Logosentrisme dan fonosentrisme adalah paham yang berusaha
dikritik Derrida Menurutnya kelemahan logosentrisme adalah menghapus dimensi
material bahasa, dan kelemahan fonosentrisme adalah menomorduakan tulisan
karena memprioritaskan ucapan.
Logosentrisme
Apabila Phonosentrisme bertumpu pada
suara, maka logosentrisme menurut
Derrida bertumpu pada konsep
kebenaran dan realitas hakiki yang tak
dapat dikritik, yang disebut metafisika.
Phonosentrisme
Dalam bahasa ucapan, manusia
dapat menangkap makna dan
kesan kehadiran secara langsung.
Kata-kata yang diucapkan manusia
segera hadir dalam kesadarannya
secara intim, sementara tulisan
cenderung merampas eksistensi
manusia. Bahasa tulisan dianggap
sekedar peniruan atau transkripsi
dari bahasa ucapan. Akibatnya
bahasa ucapan dihargai lebih tinggi
dari bahasa tulisan. Derrida
mendekonstruksi kedudukan
bahasa ucapan dan bahasa tulisan
sehingga keduanya berada pada
posisi yang sejajar atau setara.
Ferdinand de Saussure
Derrida menginginkan transformasi sehingga
membangun adalah sebanding dengan menulis.
Seperti arsitek memberi bentuk pada tempat dan
dengan demikian menciptakan ruang dalam kota,
penulis memberi bentuk pada bahasa untuk membuat
ruang bagi diskusi. Demikianlah bagi Derrida menulis
adalah suatu bentuk tunggal.
Penggunaan istilah konstruktif sendiri sudah dimulai
sejak tahun 1920 pada masa perkembangan
arsitektur di Russia. Pada masa itu konstruktif lebih
dipandang sebagai metode daripada gaya ( style )
Dekonstruksi dan
Konstruktivisme
Menurut Johnson dan Wigley seni turunan dari
konstruktivisme Rusia , yang biasa disebut “Dekonstruksi”
Di mana di dalamnya mencoba untuk mengoyak mimpi
indah tersebut melalui penampilan bidang-bidang yang
simpang siur dan garis-garis yang merentang sehingga
keseluruhan struktur seolah-olah akan segera ‘ runtuh ‘.
Banyak kritik dilontarkan terhadap usaha Johnson dan
Wigley dalam membeberkan paralelisme antara arsitektur
dan dekonstruktivisme dengan kontruktivisme Rusia.
Alasannya karena mereka hanya mendasarkan pada
kemiripan bentuk dan prinsip estetik, tapi sama sekali
mengabaikan konteks social, politik, dan ideologis di mana
kedua gejala tersebut tumbuh.
Aliran dekonstruksi mulanya berkembang di kalangan arsitek Perancis dan
Inggris.
Munculnya asitektur dekonstruksi sekitar tahun 1988 dalam sebuah diskusi
Academy Forum di Tate Gallery, London.
Kemudian disusul oleh pameran di Museum of Art, New York dengan tema
“Deconstructivist Archiecture” yang diorganisir oleh Philip Johnson dan
Mark Wigley tanggal 23 Juni – 30 Agustus 1988 mencetuskan
‘dekonstruktivisme’ yang lebih berkonotasi pragmatis dan formal serta
berkembang di Amerika.
Dekonstruksi
dalam
arsitektur
Terdapat tujuh arsitek yang menampilkan karya-karyanya, yaitu; Peter
Esienman, Bernard Tschumi, Daneil Libeskind, Frank Gerhy, Zaha Hadid, Rem
Koolhaas, dan Coop Himmelblau. Gejala “Dekon” dalam arsitektur telah
menjadi tema perdebatan yang hangat dengan karya-karyanya yang
mendobrak aturan-aturan yang berlaku.
Arsitektur
dekonstruksi
juga telah
menggariskan
beberapa
prinsip penting
mengenai
arsitektur:
1. Tidak ada yang absolut dalam arsitektur, sehingga tidak ada satu langgam
yang dianggap terbaik sehingga semuanya memiliki kesempatan yang sama
untuk berkembang.
2. Tidak ada pen’dewa’an tokoh dalam arsitektur sehingga tidak timbul
kecenderungan pengulangan ciri antara arsitek satu dan yang lain hanya
karena arsitek yang satu dianggap dewa yang segala macam karyanya harus
ditiru.
3. Dominasi pandangan dan nilai absolut dalam arsitektur harus diakhiri,
sehingga perkembangan arsitektur selanjutnya harus mengarah kepada
keragaman pandangan dan tata nilai.
4. Pengutamaan indera penglihatan sebagai tolak ukur keberhasilan suatu
karya dalam arsitektur harus diakhiri. Potensi indera lain harus dapat
dimanfaatkan pula secara seimbang.
Dampak Dekonstruksi
Positif Membuka pintu ke arah
kebebasan memaknai - kekayaan tafsir
Negatif Pemahaman manusia terhadap
adanya konsep kebenaran menyeluruh -
menyatu - konstruktif - hakiki bisa malah
menjadi kabur sebab pertama, tiap orang
dibiarkan bermain dengan tafsiran -
permainan maknanya sendiri-sendiri;
Kedua, konsep absolut ini bersifat tunggal
tidak bergantung pada pemaknaan-
pemaknaan yang dibuat manusia.
Dua aliran
Dekonstruksi
Arsitektur dekonstruksi bisa lahir dari pengaruh filsafat Derrida, sehingga disebut
sebagai “dekonstruksi derridean”. Selain daripada itu, arsitektur dekonstruksi juga
bisa hadir sebagai produk pragmatis dan formal yang disebut sebagai
“dekonstruksi non-derridean” yang lebih mementingkan segi estetik.
Non-Derridean ArchitectsDerridean Architects
1. Bernard Tschumi
2. Peter Eisenman
3. Coop Himmelblau
1. Rem Koolhas : Russian
Constructivism
2. Zaha Hadid : Suprematism
3. Frank Gehry : Post-
Structuralism in nature
4. Daniel Libeskind
Ciri-ciri Arsitektur
Dekontruksi ( non
derridean) :
Penampilan bidang-bidang simpang siur
- Garis-garis yang tidak beraturan
- Keseluruhan struktur seperti runtuh
- Dekonstruksi membawa bentuk-bentuk geometri yang cenderung berbentuk
“aneh”. Hal ini disebabkan oleh adanya pembatasan penerimaan keabsolutan
terhadap keaslian bentuk-bentuk geometri yang selama ini dikenal
Bernard tschumi
Tempat/tanggal lahir: Lausenne, Switzerland / 25 Januari 1944
Pendekatan perancanagan yang digunakan oleh Bernard Tschumi adalah Teori Manhattan
Transcript yaitu transgresi dan regresi. Teori ini mendasarkan studi gerak manusia sebagai dasar untuk
menggerakan titik, garis dan bidang dalam membentuk ruang. Dari ideologi ini dapat terbaca bahwa
dekonstruksi bukan style(gaya) melainkan suatu proses yang bisa menghasilkan banyak gaya.
Ppemikiran Bernard Tschumi dalam mendesain adalah bahwa arsitektur merupakan sebuah proses
Peter Eisenman
Lahir : 11 Agustus 1932 – New Jersey, USA
Peter Eiseman memiliki dasar pemikiran dalam mengkomposisikan ruang-
ruangnya pada suatu keadaan yang memutarbalikan order-order dalam
arsitektur klasik. Ruang yang terwujud di hiasi dengan berbagai patahan-
patahan, ruang melayang, dan balok-balok yang terkesan beterbangan. Dalam
perancangan komposisi ruangnya Peter menekankan suatu sistem yang naratif
dengan urutan yang sistematis sehingga dapat mengeskspresikan suatu
komposisi superposisi dari sebuah perjalanan masa silam, merasakan masa kini
dan secara lamunan melayang ke masa yang akan datang.
CoopHimmelb (l) au (1968 -) adalah perusahaan desain arsitektur yang terletak
di Wina , Austria dan sekarang memiliki kantor di Los Angeles , Amerika Serikat
dan Guadalajara , Meksiko . Nama perusahaan Himmelblau diterjemahkan
dari bahasa Jerman ke dalam bahasa Inggris sebagai 'biru langit',
konstruksi 'surga Himmelbau untuk menerjemahkan'. The Coop
diucapkan sebagai singkatan bisnis koperasi, co-op.
Pendiri : Wolf D. prix
December 13, 1942
Viena , Austria
Arsitek
Dekonstruksi
Non derridean
Frank Gehry
merancang bangunannya
tampak sebagai suatu
ekspresi benda seni
(scluptural) dari pada
wadah suatu fungsi. Sosok
solid dan masif menjadi
kesan suatu kenihilan.
Frank mengkomposisikan
bidang dan ruang tidak
menggunakan prinsip-
prinsip order dari arsitektur
klasik, secara utuh
bangunan memperlihatkan
suatu komposisi yang
terpuntir, retak bahkan
terkesan belum selesai.
arsitek yang menganut
aliran ini yaitu Peter
Eisenman, Frank Gehry,
Zaha Hadid, Rem
Koolhaas, Daniel Libeskind,
Bernard Tschumi dan
termasuk Coop Himmelb.
Lahir : 28 Februari 1929 ,
Toronto , Canada
Rem Koolhas
Dasar-dasar yang dipakai oleh Rem Koolhas
dalam mendesain bangunannya terletak pada
konsep kombinasi tipologi. Dari beberapa
karyanya membuktikan bahwa tipologi menjadi
suatu acuan utama dalam menampilkan masa,
blok bangunan dan fasad bangunan diwarnai
dengan keadaan yang abstrak yang terdidi dari
kotak-kotak kaca yang disusun secara repetitif dan
tiba-tiba dipecahkan oleh beraneka macam motif
grafis seperti balkon-balkon, bentukan segitiga
merah, dan kotak-kotak biru, hal ini bertujuan
untuk kepentingan artistik agar bangunan menjadi
lebih memiliki daya jual.Lahir : 17 November 1944,
Belanda
Zaha Hadid Didalam karyanya Zaha Hadid menjulangkan
struktur berlapis yang terkesan lentur pada karya-
karyanya. Penyusunan denah dilakukan dengan
dimensi yang berbeda sehingga menciptakan suatu
komposisi void dan solid yang sangat kaya dan
sekaligus tidak efektif. Filosofi “anti” tercermin dalam
berbagai konsep “dis-“ dan “de-“ pada semua
karyanya yang anti pusat, anti as, anti simetri, anti
seimbang, anti selaras, dan anti fungsi. Berbagai hal
tersebut menempatkan dirinya sulit dikelompokan
dalam arsitektur pasca-fungsionalis karena bukan
termasuk pasca-modern maupun neo-klasik.
Karyanya sejalan dengan dekonstruksi dan
cenderung kepada pasca-strukturalis.
Lahir : 31 October , 1950, Baghdad , Irak
Daniel Liebskind
Lahir : 12 Mei 1946 - Lodz,
Polandia,
Libeskind telah menunjukkan bakat dan kualitas intelektualnya, yakni dimulai dengan
menekuni bidang musik dan kemudian Ia menjadi pemain musik yang handal.
Daniel Libeskind selalu berpikir bahwa arsitektur dan musik memiliki keterkaitan yang erat.
Pertama-tama, secara emosional arsitektur itu sama rumit dan sama abstraknya dengan
musik yang datang hingga menyentuh jiwa, tidak hanya menyentuh pikiran saja.
Bangunan
Dekonstruksi
Parc de la Villette
Menurut Tschumi, tujuan dari taman
adalah menciptakan ruang sebagai tempat
untuk melakukan berbagai kegiatan dan
interaksi, daripada mengadopsi taman
konvensional yang hanya untuk relaksasi dan
memanjakan diri.
Perancangan Park de la Vilette memungkinkan
pengunjung untuk melihat dan bereaksi terhadap
bangunan, lansekap, dan sculptural. Parc de la
Villette berusaha bertindak sebagai bingkai untuk
interaksi budaya lainnya, bukan hanya sebagai
contoh desain taman tradisional. Setibanya di taman,
pengunjung akan terdorong masuk ke dalam dunia
yang tidak terdefinisikan oleh hubungan arsitektur
konvensional.
Arsitek : Bernard Tschumi
Tahun :1987
Lokasi : Paris , Prancis
Florida University
Architecture
Arsitek : Bernard Tschumi
Tahun : 1980
Lokasi : Miami, Florida , U.S.
THE TOWER OF BIEL
AND OPEN
ARCHITECTURE:
Arsitek : Coop Himmelbau
Lokasi : ArteplageBiel,Switzerland
●Coop, mendesain sebuah bentukan seperti
ini nampak jelas bahwa bangunan ini mampu
menjadi landmark yang memancarkan power
dan kebebasan penuh dan kreasi
yang nampak ‘lepas’ tanpa adanya batasan.
●bangunan ini sangat berani dalam
permainan olahan bentuk, baik permainan
bidang, garis dan massa. Permainan sense
indera yang tidak hanya terpaku pada segi
visual, tetapi juga berperan dalam peletakan
massa dan penggabungan massa menjadi nilai
tambah yang pantas diperhitungkan dan tidak
tampak seperti hanya sebuah kotak persegi
namun lebih terlihat hidup dan berirama.
VILA OLIMPICA
HOTEL ARTS
Arsitek : Frank O. Gehry
Tahun : 1980-1990
Lokasi : Barcelona, Spanyol
The Vila Olimpica Hotel Arts berlokasi di
Olympic Village yang memiliki luas 150.000
square feet. Dengan waktu pelaksanaan yang
cukup lama bangunan ini menjadi sebuah karya
yang unik.
Dengan menampilkan bentukan – bentukan
trimatra , bangunan yang merupakan
transformasi dari bentuk ikan yang
direalisasikan dalam sebuah konstruksi
sepanjang 54 meter dengan ketinggian 35
meter. Dengan bentukan dan dimensi seperti
ini, bangunan ini menjadi landmark bagi daerah
sekitar.
Weisman art museum
Ciri dari Arsitektur Dekontruksi yang dapat
jelas dilihat adalah Gehry menggunakan
bentuk-bentuk yang sangat tidak lazim pada
bangunan ini. Dan dapat dilihat dengan
kemampuan imajinasi, Weisman art museum
seakan-akan dapat berbicara dan
mengungkapkan sesuatu kepada yang
melihatnya
Arsitek : Frank O, Gehry
Tahun : 1990 -1993.
Lokasi : Minneapolis, Minnesota dekat
dengan sungai missisipi.
Denver Art Museum
Bangunan ini didirikan diatas lahan seluas
146.000 square feet dan menjadi bangunan
yang memiliki konstruksi paling unik bagi
lingkungan sekitarnya. Berada di Colorado
USA. Hal yang pertama kali nampak pada
bangunan ini adalah proyeksi trimatra yang
nampak kontras namun menjadikan bangunan
ini lebih berirama.
Arsitek : Studio Libeskind
Tahun : 2006
Lokasi : Denver, Colorado
Daftar pustaka
http://www.padilifeproperty.com/2012/03/arsitektur-dekonstruksi.html
https://affifmaulizar.blogspot.co.id/2012/11/arsitektur-dekonstruksi.html
https://www.google.co.id/search?q=arsitektur+dekonstruksi&rlz=1C1CHBD_enID743ID743&ei=XO3
xWdvmDIvYvgTnu55Q&start=10&sa=N&biw=1366&bih=613
https://1301313y.wordpress.com/2009/02/01/pengertian-arsitektur-
modernpostmoderndekonstruksi/
http://materiarsitektur.blogspot.co.id/2015/02/arsitektur-dekonstruksi.html
https://www.academia.edu/3822309/DEKONSTRUKSI
http://archi46.blogspot.co.id/2011/05/coop-himmelblau-architect.html
http://dewituembun.blogspot.co.id/2009/08/arsitektur-dekonstruksi.html

Arsitektur Dekonstruksi

  • 1.
    Dekonstruksi Nicholas Denny Dharmawan/ Jeremy Theodorus / Nicholaus Stefanus / Sejarah Arsitektur 3 Dosen : ANDI SURYA KURNIA, ST., MT.
  • 2.
    Pengertian Dekonstruksi Kata Dekonstruksimengacu pada zaman perkembangan setelah postmodern yang muncul pada tahun 1980 an. Paham dekonstruksi menurut seorang filsuf Perancis ( Jacques Derrida ). Istilah dekonstruksi pertama kali digunakan dalam ilmu kesastraan dan ilmu filsafat Prancis dengan konotasi arti sebagai metoda. Dekonstruksi berasal dari kata de + construktio (latin). Pada umumnya de berarti ke bawah, pengurangan, atau terlepas dari. Sedangkan kata Construktio berarti bentuk, susunan, hal menyusun, hal mengatur.
  • 3.
    Sejarah Dekonstruksi = sebuah konsepfilosofi Perancis yang diturunkan oleh Jacques Derrida (filsuf Perancis ) Dekonstruksi sendiri adalah sebuah konsep yang dalam aplikasi terapannya tidak mudah disampaikan sebagaimana pemahaman yang baku mengenai konstruksi, destruksi, dan rekonstruksi.
  • 4.
    Konsep Dekonstruksi Konsep dekonstruksiyang identik dengan pemikiran Derrida, yakni differance, jejak-jejak, dan iterabilitas. Derrida menunjukkan kelemahan dari ucapan untuk mengungungkapkan makna dengan menggunakan kata différance.Differance berasal dari kata differenceyang mencakup tiga pengertian, yaitu: 1. to differ-- untuk membedakan, atau tidak sama sifat dasarnya; 2. differe (Latin)-- untuk menyebarkan, mengedarkan; 3. to defer-- untuk menunda. Menurut Derrida yang bisa kita temukan dan ketahui adalah jejak-jejak dari kebenaran itu sendiri, dan bukan kebenarna pada dirinya sendiri. Inilah yang dimaksud dengan konsep jejak (trace) di dalam pemikiran Derrida.
  • 5.
    Derrida menyampaikan pandangannyaterhadap pemikiran Saussure mengenai definisi bahasa. Ia mengatakan bahwa Saussure memberikan esensi manusia kepada bahasa.Logosentrisme dan fonosentrisme adalah paham yang berusaha dikritik Derrida Menurutnya kelemahan logosentrisme adalah menghapus dimensi material bahasa, dan kelemahan fonosentrisme adalah menomorduakan tulisan karena memprioritaskan ucapan. Logosentrisme Apabila Phonosentrisme bertumpu pada suara, maka logosentrisme menurut Derrida bertumpu pada konsep kebenaran dan realitas hakiki yang tak dapat dikritik, yang disebut metafisika. Phonosentrisme Dalam bahasa ucapan, manusia dapat menangkap makna dan kesan kehadiran secara langsung. Kata-kata yang diucapkan manusia segera hadir dalam kesadarannya secara intim, sementara tulisan cenderung merampas eksistensi manusia. Bahasa tulisan dianggap sekedar peniruan atau transkripsi dari bahasa ucapan. Akibatnya bahasa ucapan dihargai lebih tinggi dari bahasa tulisan. Derrida mendekonstruksi kedudukan bahasa ucapan dan bahasa tulisan sehingga keduanya berada pada posisi yang sejajar atau setara. Ferdinand de Saussure
  • 6.
    Derrida menginginkan transformasisehingga membangun adalah sebanding dengan menulis. Seperti arsitek memberi bentuk pada tempat dan dengan demikian menciptakan ruang dalam kota, penulis memberi bentuk pada bahasa untuk membuat ruang bagi diskusi. Demikianlah bagi Derrida menulis adalah suatu bentuk tunggal. Penggunaan istilah konstruktif sendiri sudah dimulai sejak tahun 1920 pada masa perkembangan arsitektur di Russia. Pada masa itu konstruktif lebih dipandang sebagai metode daripada gaya ( style )
  • 7.
    Dekonstruksi dan Konstruktivisme Menurut Johnsondan Wigley seni turunan dari konstruktivisme Rusia , yang biasa disebut “Dekonstruksi” Di mana di dalamnya mencoba untuk mengoyak mimpi indah tersebut melalui penampilan bidang-bidang yang simpang siur dan garis-garis yang merentang sehingga keseluruhan struktur seolah-olah akan segera ‘ runtuh ‘. Banyak kritik dilontarkan terhadap usaha Johnson dan Wigley dalam membeberkan paralelisme antara arsitektur dan dekonstruktivisme dengan kontruktivisme Rusia. Alasannya karena mereka hanya mendasarkan pada kemiripan bentuk dan prinsip estetik, tapi sama sekali mengabaikan konteks social, politik, dan ideologis di mana kedua gejala tersebut tumbuh.
  • 8.
    Aliran dekonstruksi mulanyaberkembang di kalangan arsitek Perancis dan Inggris. Munculnya asitektur dekonstruksi sekitar tahun 1988 dalam sebuah diskusi Academy Forum di Tate Gallery, London. Kemudian disusul oleh pameran di Museum of Art, New York dengan tema “Deconstructivist Archiecture” yang diorganisir oleh Philip Johnson dan Mark Wigley tanggal 23 Juni – 30 Agustus 1988 mencetuskan ‘dekonstruktivisme’ yang lebih berkonotasi pragmatis dan formal serta berkembang di Amerika. Dekonstruksi dalam arsitektur
  • 9.
    Terdapat tujuh arsitekyang menampilkan karya-karyanya, yaitu; Peter Esienman, Bernard Tschumi, Daneil Libeskind, Frank Gerhy, Zaha Hadid, Rem Koolhaas, dan Coop Himmelblau. Gejala “Dekon” dalam arsitektur telah menjadi tema perdebatan yang hangat dengan karya-karyanya yang mendobrak aturan-aturan yang berlaku.
  • 10.
    Arsitektur dekonstruksi juga telah menggariskan beberapa prinsip penting mengenai arsitektur: 1.Tidak ada yang absolut dalam arsitektur, sehingga tidak ada satu langgam yang dianggap terbaik sehingga semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. 2. Tidak ada pen’dewa’an tokoh dalam arsitektur sehingga tidak timbul kecenderungan pengulangan ciri antara arsitek satu dan yang lain hanya karena arsitek yang satu dianggap dewa yang segala macam karyanya harus ditiru. 3. Dominasi pandangan dan nilai absolut dalam arsitektur harus diakhiri, sehingga perkembangan arsitektur selanjutnya harus mengarah kepada keragaman pandangan dan tata nilai. 4. Pengutamaan indera penglihatan sebagai tolak ukur keberhasilan suatu karya dalam arsitektur harus diakhiri. Potensi indera lain harus dapat dimanfaatkan pula secara seimbang.
  • 11.
    Dampak Dekonstruksi Positif Membukapintu ke arah kebebasan memaknai - kekayaan tafsir Negatif Pemahaman manusia terhadap adanya konsep kebenaran menyeluruh - menyatu - konstruktif - hakiki bisa malah menjadi kabur sebab pertama, tiap orang dibiarkan bermain dengan tafsiran - permainan maknanya sendiri-sendiri; Kedua, konsep absolut ini bersifat tunggal tidak bergantung pada pemaknaan- pemaknaan yang dibuat manusia.
  • 12.
    Dua aliran Dekonstruksi Arsitektur dekonstruksibisa lahir dari pengaruh filsafat Derrida, sehingga disebut sebagai “dekonstruksi derridean”. Selain daripada itu, arsitektur dekonstruksi juga bisa hadir sebagai produk pragmatis dan formal yang disebut sebagai “dekonstruksi non-derridean” yang lebih mementingkan segi estetik.
  • 13.
    Non-Derridean ArchitectsDerridean Architects 1.Bernard Tschumi 2. Peter Eisenman 3. Coop Himmelblau 1. Rem Koolhas : Russian Constructivism 2. Zaha Hadid : Suprematism 3. Frank Gehry : Post- Structuralism in nature 4. Daniel Libeskind
  • 14.
    Ciri-ciri Arsitektur Dekontruksi (non derridean) : Penampilan bidang-bidang simpang siur - Garis-garis yang tidak beraturan - Keseluruhan struktur seperti runtuh - Dekonstruksi membawa bentuk-bentuk geometri yang cenderung berbentuk “aneh”. Hal ini disebabkan oleh adanya pembatasan penerimaan keabsolutan terhadap keaslian bentuk-bentuk geometri yang selama ini dikenal
  • 15.
    Bernard tschumi Tempat/tanggal lahir:Lausenne, Switzerland / 25 Januari 1944 Pendekatan perancanagan yang digunakan oleh Bernard Tschumi adalah Teori Manhattan Transcript yaitu transgresi dan regresi. Teori ini mendasarkan studi gerak manusia sebagai dasar untuk menggerakan titik, garis dan bidang dalam membentuk ruang. Dari ideologi ini dapat terbaca bahwa dekonstruksi bukan style(gaya) melainkan suatu proses yang bisa menghasilkan banyak gaya. Ppemikiran Bernard Tschumi dalam mendesain adalah bahwa arsitektur merupakan sebuah proses
  • 16.
    Peter Eisenman Lahir :11 Agustus 1932 – New Jersey, USA Peter Eiseman memiliki dasar pemikiran dalam mengkomposisikan ruang- ruangnya pada suatu keadaan yang memutarbalikan order-order dalam arsitektur klasik. Ruang yang terwujud di hiasi dengan berbagai patahan- patahan, ruang melayang, dan balok-balok yang terkesan beterbangan. Dalam perancangan komposisi ruangnya Peter menekankan suatu sistem yang naratif dengan urutan yang sistematis sehingga dapat mengeskspresikan suatu komposisi superposisi dari sebuah perjalanan masa silam, merasakan masa kini dan secara lamunan melayang ke masa yang akan datang.
  • 17.
    CoopHimmelb (l) au(1968 -) adalah perusahaan desain arsitektur yang terletak di Wina , Austria dan sekarang memiliki kantor di Los Angeles , Amerika Serikat dan Guadalajara , Meksiko . Nama perusahaan Himmelblau diterjemahkan dari bahasa Jerman ke dalam bahasa Inggris sebagai 'biru langit', konstruksi 'surga Himmelbau untuk menerjemahkan'. The Coop diucapkan sebagai singkatan bisnis koperasi, co-op. Pendiri : Wolf D. prix December 13, 1942 Viena , Austria
  • 18.
    Arsitek Dekonstruksi Non derridean Frank Gehry merancangbangunannya tampak sebagai suatu ekspresi benda seni (scluptural) dari pada wadah suatu fungsi. Sosok solid dan masif menjadi kesan suatu kenihilan. Frank mengkomposisikan bidang dan ruang tidak menggunakan prinsip- prinsip order dari arsitektur klasik, secara utuh bangunan memperlihatkan suatu komposisi yang terpuntir, retak bahkan terkesan belum selesai. arsitek yang menganut aliran ini yaitu Peter Eisenman, Frank Gehry, Zaha Hadid, Rem Koolhaas, Daniel Libeskind, Bernard Tschumi dan termasuk Coop Himmelb. Lahir : 28 Februari 1929 , Toronto , Canada
  • 19.
    Rem Koolhas Dasar-dasar yangdipakai oleh Rem Koolhas dalam mendesain bangunannya terletak pada konsep kombinasi tipologi. Dari beberapa karyanya membuktikan bahwa tipologi menjadi suatu acuan utama dalam menampilkan masa, blok bangunan dan fasad bangunan diwarnai dengan keadaan yang abstrak yang terdidi dari kotak-kotak kaca yang disusun secara repetitif dan tiba-tiba dipecahkan oleh beraneka macam motif grafis seperti balkon-balkon, bentukan segitiga merah, dan kotak-kotak biru, hal ini bertujuan untuk kepentingan artistik agar bangunan menjadi lebih memiliki daya jual.Lahir : 17 November 1944, Belanda
  • 20.
    Zaha Hadid Didalamkaryanya Zaha Hadid menjulangkan struktur berlapis yang terkesan lentur pada karya- karyanya. Penyusunan denah dilakukan dengan dimensi yang berbeda sehingga menciptakan suatu komposisi void dan solid yang sangat kaya dan sekaligus tidak efektif. Filosofi “anti” tercermin dalam berbagai konsep “dis-“ dan “de-“ pada semua karyanya yang anti pusat, anti as, anti simetri, anti seimbang, anti selaras, dan anti fungsi. Berbagai hal tersebut menempatkan dirinya sulit dikelompokan dalam arsitektur pasca-fungsionalis karena bukan termasuk pasca-modern maupun neo-klasik. Karyanya sejalan dengan dekonstruksi dan cenderung kepada pasca-strukturalis. Lahir : 31 October , 1950, Baghdad , Irak
  • 21.
    Daniel Liebskind Lahir :12 Mei 1946 - Lodz, Polandia, Libeskind telah menunjukkan bakat dan kualitas intelektualnya, yakni dimulai dengan menekuni bidang musik dan kemudian Ia menjadi pemain musik yang handal. Daniel Libeskind selalu berpikir bahwa arsitektur dan musik memiliki keterkaitan yang erat. Pertama-tama, secara emosional arsitektur itu sama rumit dan sama abstraknya dengan musik yang datang hingga menyentuh jiwa, tidak hanya menyentuh pikiran saja.
  • 22.
  • 23.
    Parc de laVillette Menurut Tschumi, tujuan dari taman adalah menciptakan ruang sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan dan interaksi, daripada mengadopsi taman konvensional yang hanya untuk relaksasi dan memanjakan diri. Perancangan Park de la Vilette memungkinkan pengunjung untuk melihat dan bereaksi terhadap bangunan, lansekap, dan sculptural. Parc de la Villette berusaha bertindak sebagai bingkai untuk interaksi budaya lainnya, bukan hanya sebagai contoh desain taman tradisional. Setibanya di taman, pengunjung akan terdorong masuk ke dalam dunia yang tidak terdefinisikan oleh hubungan arsitektur konvensional. Arsitek : Bernard Tschumi Tahun :1987 Lokasi : Paris , Prancis
  • 24.
    Florida University Architecture Arsitek :Bernard Tschumi Tahun : 1980 Lokasi : Miami, Florida , U.S.
  • 25.
    THE TOWER OFBIEL AND OPEN ARCHITECTURE: Arsitek : Coop Himmelbau Lokasi : ArteplageBiel,Switzerland ●Coop, mendesain sebuah bentukan seperti ini nampak jelas bahwa bangunan ini mampu menjadi landmark yang memancarkan power dan kebebasan penuh dan kreasi yang nampak ‘lepas’ tanpa adanya batasan. ●bangunan ini sangat berani dalam permainan olahan bentuk, baik permainan bidang, garis dan massa. Permainan sense indera yang tidak hanya terpaku pada segi visual, tetapi juga berperan dalam peletakan massa dan penggabungan massa menjadi nilai tambah yang pantas diperhitungkan dan tidak tampak seperti hanya sebuah kotak persegi namun lebih terlihat hidup dan berirama.
  • 26.
    VILA OLIMPICA HOTEL ARTS Arsitek: Frank O. Gehry Tahun : 1980-1990 Lokasi : Barcelona, Spanyol The Vila Olimpica Hotel Arts berlokasi di Olympic Village yang memiliki luas 150.000 square feet. Dengan waktu pelaksanaan yang cukup lama bangunan ini menjadi sebuah karya yang unik. Dengan menampilkan bentukan – bentukan trimatra , bangunan yang merupakan transformasi dari bentuk ikan yang direalisasikan dalam sebuah konstruksi sepanjang 54 meter dengan ketinggian 35 meter. Dengan bentukan dan dimensi seperti ini, bangunan ini menjadi landmark bagi daerah sekitar.
  • 27.
    Weisman art museum Ciridari Arsitektur Dekontruksi yang dapat jelas dilihat adalah Gehry menggunakan bentuk-bentuk yang sangat tidak lazim pada bangunan ini. Dan dapat dilihat dengan kemampuan imajinasi, Weisman art museum seakan-akan dapat berbicara dan mengungkapkan sesuatu kepada yang melihatnya Arsitek : Frank O, Gehry Tahun : 1990 -1993. Lokasi : Minneapolis, Minnesota dekat dengan sungai missisipi.
  • 28.
    Denver Art Museum Bangunanini didirikan diatas lahan seluas 146.000 square feet dan menjadi bangunan yang memiliki konstruksi paling unik bagi lingkungan sekitarnya. Berada di Colorado USA. Hal yang pertama kali nampak pada bangunan ini adalah proyeksi trimatra yang nampak kontras namun menjadikan bangunan ini lebih berirama. Arsitek : Studio Libeskind Tahun : 2006 Lokasi : Denver, Colorado
  • 29.

Editor's Notes

  • #3 Oi jer cepet online…