KOPERASIDALAMANALISISKOPERASIDALAMANALISIS
ORGANISASIONALKOMPARATIFORGANISASIONALKOMPARATIF
KELOMPOK 4KELOMPOK 4
1.1.ANNISA KHOERUNNISYAANNISA KHOERUNNISYA
2.2.DEA AMANDA PUTRIDEA AMANDA PUTRI
3.3.SITI KOMARIYAHSITI KOMARIYAH
AKUNTANSI 2AKUNTANSI 2
1. KONSEP KOPERASI
2. BERBAGAI HUBUNGAN DENGAN NONANGGOTA
3. MASALAH BISNIS DENGAN NONANGGOTA
4. ALASAN MENJADI ANGGOTA KOPERASI
5. KOPERASI DALAM SEGITIGA STRATEGIS
6. PRASYARAT KEUNGGULAN KOPERASI
7. PERSYARATAN UMUM KEBERHASILAN PERKEMBANGAN
ORGANISASI
MATERI
MATERI
2
3
4
5
6
7
1
1.KONSEP KOPERASI
2
3
4
5
6
7
1
Pada UU No. 25 tahun 1992, koperasi didefinisikan sebagai “badan usaha
yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip – prinsip koperasi sekaligus sebagai
gerakan ekonomi rakyat berdasar atas kekeluargaan”.
Sejalan dengan pendapat Ropke, Muenkner (1989, h.40) memberikan definisi
koperasi sebagai organisasi ekonomi yang mempunyai ciri – ciri khusus sebagai
berikut :
a.Adanya sekelompok orang yang menjalin hubungan antara sesamanya atas
dasar sekurang – kurangnya satu kepentingan yang sama (kelompok koperasi),
b.Adanya dorongan (motivasi) untuk mengorganisasikan diri dalam kelompok guna
memenuhi kebutuhan ekonomi melalui usahan bersama atas dasar swadaya dan
saling tolong menolong (motivasi swadaya),
c.Adanya perusahaan yang didirikan dan dikelola secara bersama – sama
(perusahaan koperasi), dan
d.Tugas perusahaan tersebut adalah untuk memberikan pelayanan kepada para
anggotanya (promosi anggota).
2. BERBAGAI HUBUNGAN DENGAN
NONANGGOTA
2
3
4
5
6
7
1
a. Hubungan Kepemilikan
Hubungan kepemilikan menunjukkan besarnya peranan dalam koperasi,
artinya anggota adalah pemilik perusahaan koperasi. 
b. Hubungan Pelayanan
Hubungan pelayanan muncul karena fakta bahwa anggota di samping sebagai
pemilik juga sebagai pelanggan utama koperasi. Bentuk hubungan pelayanan
koperasi terhadap anggota dapat dilakukan melalui bisnis antara usaha
anggota dengan badan usaha koperasi. 
c. Hubungan Pasar
Pasar adalah pertemuan antara penjual dan pembeli. Tetapi konsep pasar
sebenarnya bukanlah sesuatu yang konkret, melainkan sesuatu yang
abstrak.Pasar dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu :
1) Pasar barang,
2) Pasar tenaga kerja,
3) Pasar uang,
4) Pasar modal dan
5) Pasar luar negeri.
3. MASALAH BISNIS DENGAN
NONANGGOTA
2
3
4
5
6
7
1
Dalam suatu korporasi murni, pemilik perusahaan tak lain adalah kapasitas
murni (para pemegang saham).
Mereka menginvestasikan modal ke dalam perusahaan untuk memperoleh
keuntungan berupa dividen dan jenis keuntungan lainnya, tetapi mereka tidak
memanfaatkan servis yang diberikan oleh organisasi itu.
4. ALASAN MENJADI ANGGOTA
KOPERASI
2
3
4
5
6
7
1
Bahwa individu – individu akan menjadi atau meneruskan tetap tinggal
menjadi anggota dalam sebuah koperasi bila mereka mengharapkan
”manfaat” atau faedah yang dapat mereka peroleh dari suatu koperasi
lebih besar daripada faedah yang mereka dapat memperoleh kalau tidak
menjadi anggota karena bisnis dengan organisasi nonkoperasi atau
koperasi saingannya.
Manfaat keanggotaan pada suatu koperasi dapat dihitung dengan
jalan melihat perbedaan dari hasil usaha anggota kalau menjadi anggota
dengan kalau tidak menjadi anggota koperasi tersebut.
5. KOPERASI DALAM SEGITIGA STRATEGIS
2
3
4
5
6
7
1
Cooperative
(Koperasi)
Cooperative
(Koperasi)
Competitor
(Pesaing)
Competitor
(Pesaing)
Member/Potential
Members
Member/Potential
Members
Keunggulan Bersaing
(Competitive advantages)
Masing-masing dari komponen strategis ini sering di
sebut “The Third’s C Strategic”
2
3
4
5
6
7
1
Strategi yang sukses dalam koperasi adalah strategi yang
menjamin suatu kecocokan/kesesuaian yang lebih baik atau
lebih kuat antara kekuatan koperasi dengan kebutuhan
pelanggan di bandingkan dengan yang di berikan oleh
pesaingnya.
Menurut Yuyun Wirasasmita (1991),Hal-hal yang di tunjukkan oleh
kooperasi saat ini, :
Fungsi dan tujuan koperasi tidak sesuai dengan keinginan anggota
Struktur organisasi dan pengambilan keputusan terlalu rumit sehingga
sukar di mengerti
Tujuan koperasi dari sudut pandang anggota terlalu luas
Perusahaan koperasi tidak tanggap terhadap arahan anggota
Fasilitas koperasi terlalu terbuka
2
3
4
5
6
7
1
6. PRASYARAT KEUNGGULAN KOPERASI
InvestorInvestor
PemasokPemasok
Lain-lainLain-lain
PelangganPelanggan
KreditorKreditor
PemilikPemilik
Badan UsahaBadan Usaha
Hubungan Badan Usaha dengan Pihak Lain
2
3
4
5
6
7
1
Cara koperasi supaya terlihat lebih menarik bagi para anggota
dan calon anggotanya,yaitu :
a)Koperasi harus bisa menghasilkan kelebihan,menjadi
pemenang dari para pesaingnya,memberikan keunggulan khusus
bagi para anggotanya
b)Anggota harus mampu mengendalikan manajemen koperasi
dengan menuntut itu untuk mempromosikan interest para
anggota.
2
3
4
5
6
7
1
Keunggulan Koperasi Keunggulan Nonkoperasi
Uji EkonomiUji Koperasi
Uji Pasar Uji Partisipasi
Keunggulan Tanpa Spesialisasi
(Kerjakan Sendiri)
> >
Skema Tes Keunggulan Koperasi
1. Economies of
scale
2. Competition
3. Interlinkage
market
4. Participation
5. Transaction cost
6. Reduksi
terhadap resiko
ketidakpastian
2
3
4
5
6
7
1
7. PERSYARATAN UMUM KEBERHASILAN PERKEMBANGAN
ORGANISASI
Tugas utama dari Koperasi adalah
meningkatkan kekuatan ekonominya
melalui penyediaan barang dan jasa
yang tidak ada di pasar.
Syarat-syarat perkembangan
koperasi di jelaskan oleh Hanel
(1989), :
•Organisasi koperasi harus
berusaha secara efisien atau
produktif
•Organisasi koperasi harus
efisien dan efektif bagi
anggotanya
•Harus menghindari terjadinya
situasi dimana kemanfaatan
usaha bersama itu menjadi milik
umum.
Daftar Pustaka
http://anandaputrinanda.blogspot.com/2011/11/koperasi-dalam-analisis-organisasional.html
Hendarkusnadi.1999.Ekonomi koperasi.Jakarta.FE UI
Ekop bab2 kel4_akt2

Ekop bab2 kel4_akt2

  • 1.
    KOPERASIDALAMANALISISKOPERASIDALAMANALISIS ORGANISASIONALKOMPARATIFORGANISASIONALKOMPARATIF KELOMPOK 4KELOMPOK 4 1.1.ANNISAKHOERUNNISYAANNISA KHOERUNNISYA 2.2.DEA AMANDA PUTRIDEA AMANDA PUTRI 3.3.SITI KOMARIYAHSITI KOMARIYAH AKUNTANSI 2AKUNTANSI 2
  • 2.
    1. KONSEP KOPERASI 2.BERBAGAI HUBUNGAN DENGAN NONANGGOTA 3. MASALAH BISNIS DENGAN NONANGGOTA 4. ALASAN MENJADI ANGGOTA KOPERASI 5. KOPERASI DALAM SEGITIGA STRATEGIS 6. PRASYARAT KEUNGGULAN KOPERASI 7. PERSYARATAN UMUM KEBERHASILAN PERKEMBANGAN ORGANISASI MATERI MATERI 2 3 4 5 6 7 1
  • 3.
    1.KONSEP KOPERASI 2 3 4 5 6 7 1 Pada UUNo. 25 tahun 1992, koperasi didefinisikan sebagai “badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip – prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasar atas kekeluargaan”. Sejalan dengan pendapat Ropke, Muenkner (1989, h.40) memberikan definisi koperasi sebagai organisasi ekonomi yang mempunyai ciri – ciri khusus sebagai berikut : a.Adanya sekelompok orang yang menjalin hubungan antara sesamanya atas dasar sekurang – kurangnya satu kepentingan yang sama (kelompok koperasi), b.Adanya dorongan (motivasi) untuk mengorganisasikan diri dalam kelompok guna memenuhi kebutuhan ekonomi melalui usahan bersama atas dasar swadaya dan saling tolong menolong (motivasi swadaya), c.Adanya perusahaan yang didirikan dan dikelola secara bersama – sama (perusahaan koperasi), dan d.Tugas perusahaan tersebut adalah untuk memberikan pelayanan kepada para anggotanya (promosi anggota).
  • 4.
    2. BERBAGAI HUBUNGANDENGAN NONANGGOTA 2 3 4 5 6 7 1 a. Hubungan Kepemilikan Hubungan kepemilikan menunjukkan besarnya peranan dalam koperasi, artinya anggota adalah pemilik perusahaan koperasi.  b. Hubungan Pelayanan Hubungan pelayanan muncul karena fakta bahwa anggota di samping sebagai pemilik juga sebagai pelanggan utama koperasi. Bentuk hubungan pelayanan koperasi terhadap anggota dapat dilakukan melalui bisnis antara usaha anggota dengan badan usaha koperasi.  c. Hubungan Pasar Pasar adalah pertemuan antara penjual dan pembeli. Tetapi konsep pasar sebenarnya bukanlah sesuatu yang konkret, melainkan sesuatu yang abstrak.Pasar dikelompokkan menjadi 5 jenis, yaitu : 1) Pasar barang, 2) Pasar tenaga kerja, 3) Pasar uang, 4) Pasar modal dan 5) Pasar luar negeri.
  • 5.
    3. MASALAH BISNISDENGAN NONANGGOTA 2 3 4 5 6 7 1 Dalam suatu korporasi murni, pemilik perusahaan tak lain adalah kapasitas murni (para pemegang saham). Mereka menginvestasikan modal ke dalam perusahaan untuk memperoleh keuntungan berupa dividen dan jenis keuntungan lainnya, tetapi mereka tidak memanfaatkan servis yang diberikan oleh organisasi itu.
  • 6.
    4. ALASAN MENJADIANGGOTA KOPERASI 2 3 4 5 6 7 1 Bahwa individu – individu akan menjadi atau meneruskan tetap tinggal menjadi anggota dalam sebuah koperasi bila mereka mengharapkan ”manfaat” atau faedah yang dapat mereka peroleh dari suatu koperasi lebih besar daripada faedah yang mereka dapat memperoleh kalau tidak menjadi anggota karena bisnis dengan organisasi nonkoperasi atau koperasi saingannya. Manfaat keanggotaan pada suatu koperasi dapat dihitung dengan jalan melihat perbedaan dari hasil usaha anggota kalau menjadi anggota dengan kalau tidak menjadi anggota koperasi tersebut.
  • 7.
    5. KOPERASI DALAMSEGITIGA STRATEGIS 2 3 4 5 6 7 1 Cooperative (Koperasi) Cooperative (Koperasi) Competitor (Pesaing) Competitor (Pesaing) Member/Potential Members Member/Potential Members Keunggulan Bersaing (Competitive advantages) Masing-masing dari komponen strategis ini sering di sebut “The Third’s C Strategic”
  • 8.
    2 3 4 5 6 7 1 Strategi yang suksesdalam koperasi adalah strategi yang menjamin suatu kecocokan/kesesuaian yang lebih baik atau lebih kuat antara kekuatan koperasi dengan kebutuhan pelanggan di bandingkan dengan yang di berikan oleh pesaingnya. Menurut Yuyun Wirasasmita (1991),Hal-hal yang di tunjukkan oleh kooperasi saat ini, : Fungsi dan tujuan koperasi tidak sesuai dengan keinginan anggota Struktur organisasi dan pengambilan keputusan terlalu rumit sehingga sukar di mengerti Tujuan koperasi dari sudut pandang anggota terlalu luas Perusahaan koperasi tidak tanggap terhadap arahan anggota Fasilitas koperasi terlalu terbuka
  • 9.
    2 3 4 5 6 7 1 6. PRASYARAT KEUNGGULANKOPERASI InvestorInvestor PemasokPemasok Lain-lainLain-lain PelangganPelanggan KreditorKreditor PemilikPemilik Badan UsahaBadan Usaha Hubungan Badan Usaha dengan Pihak Lain
  • 10.
    2 3 4 5 6 7 1 Cara koperasi supayaterlihat lebih menarik bagi para anggota dan calon anggotanya,yaitu : a)Koperasi harus bisa menghasilkan kelebihan,menjadi pemenang dari para pesaingnya,memberikan keunggulan khusus bagi para anggotanya b)Anggota harus mampu mengendalikan manajemen koperasi dengan menuntut itu untuk mempromosikan interest para anggota.
  • 11.
    2 3 4 5 6 7 1 Keunggulan Koperasi KeunggulanNonkoperasi Uji EkonomiUji Koperasi Uji Pasar Uji Partisipasi Keunggulan Tanpa Spesialisasi (Kerjakan Sendiri) > > Skema Tes Keunggulan Koperasi 1. Economies of scale 2. Competition 3. Interlinkage market 4. Participation 5. Transaction cost 6. Reduksi terhadap resiko ketidakpastian
  • 12.
    2 3 4 5 6 7 1 7. PERSYARATAN UMUMKEBERHASILAN PERKEMBANGAN ORGANISASI Tugas utama dari Koperasi adalah meningkatkan kekuatan ekonominya melalui penyediaan barang dan jasa yang tidak ada di pasar. Syarat-syarat perkembangan koperasi di jelaskan oleh Hanel (1989), : •Organisasi koperasi harus berusaha secara efisien atau produktif •Organisasi koperasi harus efisien dan efektif bagi anggotanya •Harus menghindari terjadinya situasi dimana kemanfaatan usaha bersama itu menjadi milik umum.
  • 13.