Dokumen ini membahas teori biaya komparatif dalam perdagangan internasional antara Indonesia dan Jepang, dengan fokus pada efisiensi produksi berbagai barang. Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam minyak bumi dan karet, sementara Jepang unggul dalam produksi sepeda motor. Penentuan kurs devisa mempengaruhi keputusan ekspor dan impor kedua negara berdasarkan biaya produksi masing-masing barang.