Teori Perdagangan Internasional
Lanjutan Teori Klasik :
Biaya Komparatif / Comparative Cost .
Teori Klasik :
Biaya Komparatif (Comparative Cost)
• Teori Biaya Komparatif memasukkan sarana-
sarana produksi lain spt tanah dan kapital/modal
sehingga ukuran efisiensi adalah biaya produksi
per unit.
• Pembahasan tidak hanya ada 2 macam barang,
tetapi lebih dari 2 macam barang dan terjadi
pada 2 negara .
• Dengan menggunakan analisa Biaya Komparatif
(comparative cost) kita akan menentukan
Keunggulan Komparatif bagi masing-masing
negara.
Teori Klasik :
Biaya Komparatif (Comparative Cost)
• Teori Biaya Komparatif memasukkan sarana-
sarana produksi lain spt tanah dan kapital/modal
sehingga ukuran efisiensi adalah biaya produksi
per unit.
• Pembahasan tidak hanya ada 2 macam barang,
tetapi lebih dari 2 macam barang pada 2 negara.
• Dengan menggunakan analisa Biaya Komparatif
(comparative cost) kita akan menentukan
keunggulan komparatif bagi masing-masing
negara.
• Khususnya membandingkan biaya
produksi per unit masing-masing barang
di masing-masing negara. Namun agar
perbandingan tersbt tdk terpengaruhi oleh
perbedaan mata uang yang digunakan
dimasing-masing negara,maka biaya
produksi tersbt diseragamkan dgn
menyatakan dlm satuan biaya produksi
salah satu barang.
Biaya Produksi Per Unit di Indonesia dan
Jepang
Barang Indonesia
(Rp)
Jepang
(¥)
M.Bumi 3.000 30.000
Karet 1.000 6.000
Tekstil 2.000 1.500
Semen 3.000 1.800
JamTgn 10.000 3.000
TV 60.000 6.000
Spd Motor 3.000.000 180.000
Biaya Komparatif Barang di Indonesia dan Jepang
Barang Biaya Prod dinyatakan dlm satuan
biaya pembuatan jam tgn
Indonesia Jepang
Biaya Komparatif di
Indonesia dinyatakan dlm
satuan biaya Jepang.
( Biaya Prod. Ind / Biaya Prod.
Jpg )
M Bumi 0,3 10,0 0,03
Karet 0,1 2,0 0,05
Tekstil 0,2 0,5 0,4
Semen 0,3 0,6 0,5
Jam Tgn 1,0 1,0 1,0
TV 6,0 2,0 3,0
Spd Motor 300,0 60,0 5,0
• Tabel diatas dibaca sbb:
Satu unit (barrel) minyak bumi di Indonesia dpt diproduksi
dgn biaya yg sama dgn 0,3 biaya produksi sebuah jam tgn.
Sedangkan satu unit (barrel) minyak bumi di Jepang hanya
dpt diproduksi dgn biaya 10 buah jam tgn.
Satu unit (kilogram) karet di Indonesia dpt diproduksi
dgn biaya yg sama dgn 0,1 biaya produksi sebuah jam tgn.
Sedangkan satu unit (ilogram ) karet di Jepang hanya
dpt diproduksi dgn biaya 2 buah jam tgn.
Dmk seterusnya utk msg-msg barang sehingga yang
terakhir ;
Satu unit sepeda motor di Indonesia dpt
diproduksi dgn biaya yg sama dgn biaya produksi 300 jam
tgn.Sedangkan satu unit sepeda motor di Jepang dpt
diproduksi dgn biaya 60 buah jam tgn.
Dengan angka ini sebetulnya kita sdh dpt mengatakan dlm
produksi barang-barang mana Indonesia mempunyai
keunggulan komparatif dan dlm produksi barang-barang
mana Jepang mempunyai keunggulan komparatif.
• Keunggulan komparatif menjadi lebih jelas apbila kita
menggabungkan kedua set angka tersbt menjadi satu Skala
Efisiensi atau Skala Keunggulan Komparatif yang berlaku bagi
kedua negara.
• Hal ini dinyatakan pd kolom terakhir tabel diatas, yaitu menunjukkan
hasil pembagian angka biaya produksi misalnya minyak bumi di
Indonesia dgn biaya produksi minyak bumi (brg yg sama) di Jepang.
Kita akan mendptkan biaya produksi minyak bumi di Indonesia
relatif terhadap Jepang.
• Indonesia mempunyai keunggulan komparatif paling besar {yaitu
paling efisien atau mempunyai biaya komparatif (angka biaya
komparatif 0.03) yg paling kecil} dlm produksi minyak bumi,diikuti
karet dst.
• Indonesia mempunyai keunggulan komparatif paling
kecil dlm produksi sepeda motor.
• Sebaliknya dari sisi Jepang dpt disimpulkan bhw
keunggulan komparatif yang terbesar ada di bidang
produksi sepeda motor (angka biaya komparatif 5) bisa
diartikan bhw Jepang lima kali lebih efisien dr Indonesia
dlm produksi sepeda motor.
Peran Alat Tukar –Kurs Devisa
• Masing-masing negara memiliki alat tukar sendiri-sendiri.
Maka perdagangan internasional mengharuskan adanya
angka perbandingan antara nilai satu mata uang negara
dgn mata uang negara lain. Perbandingan ini disebut
Kurs Devisa.
• Devisa adalah aset dan kewajiban finansial yang
digunakan dalam transaksi internasional.
• Misalnya Kurs Devisa IDR 1,5 = ¥ 1 dan IDR 2 = ¥ 1
Biaya Produksi Di Negara Indonesia Dan Negara Jepang
Pada Berbagai Tkt Kurs
Barang Biaya Per Unit
Ind (IDR) Jpg (¥)
Biaya Jepang Dlm IDR
IDR 1,5 = ¥1 IDR 2 = ¥1
M Bumi 3.000 30.000 45.000 60.000
Karet 1.000 6.000 9.000 12.000
Tekstil 2.000 1.500 2.250 3.000
Semen 3.000 1.800 2.700 3.600
Jam Tgn 10.000 3.000 4.500 6.000
Pswt TV
Spd Motor
60.000 6.000
3.000.000 180.000
9.000 12.000
270.000 360.000
• Seandainya pemerintah Indonesia memutuskan untuk
menetapkan kurs devisa IDR 1,5 = ¥1. Bandingkan
antara biaya produksi di Indonesia dgn Jepang .
• Dengan melihat angka biaya produksi Indonesia dgn
Jepang bhw minyak bumi, karet dan tekstil di Jepang
lebih mahal drpd di Indonesia.Sebaliknya semen,jam
tangan,pesawat TV dan sepeda motor buatan Jepang
lebih murah drpd di Indonesia.
• Indonesia akan mengekspor minyak bumi, karet dan
tekstil ke Jepang dan mengimpor semen,jam
tangan,pesawat TV dan sepeda motor dari Jepang.
• Penentuan Kurs devisa menentukan Batas/Cut Off Point
pada skala keunggulan komparatif yg memisahkan brg
yg diekspor/diimpor oleh masing-masing negara.
• Seandainya pemerintah Indonesia memutuskan utk
Devaluasi kurs devisa menjadi IDR 2 = ¥1.
(devaluasi=menurunkan nilai mata uang sendiri terhdp
mata uang asing). Bandingkan antara biaya produksi di
Indonesia dgn Jepang .
• Dengan melihat angka biaya produksi Indonesia dgn
Jepang bhw minyak bumi, karet ,tekstil dan semen di
Jepang lebih mahal drpd di Indonesia.Sebaliknya jam
tangan,pesawat TV dan sepeda motor buatan Jepang
lebih murah drpd di Indonesia.
• Indonesia akan mengekspor minyak bumi, karet,tekstil
dan semen ke Jepang dan mengimpor jam
tangan,pesawat TV dan sepeda motor dari Jepang.
• Penentuan Kurs devisa menentukan Batas/Cut Off Point
pada skala keunggulan komparatif yg memisahkan brg
yg diekspor/diimpor oleh masing-masing negara.
• Dari sisi Konsumen di Indonesia barang spt jam tgn,pswt
TV dan sepeda mtr menjadi lebih mahal

Ekonomi internasional kuliah 2 1

  • 1.
    Teori Perdagangan Internasional LanjutanTeori Klasik : Biaya Komparatif / Comparative Cost .
  • 2.
    Teori Klasik : BiayaKomparatif (Comparative Cost) • Teori Biaya Komparatif memasukkan sarana- sarana produksi lain spt tanah dan kapital/modal sehingga ukuran efisiensi adalah biaya produksi per unit. • Pembahasan tidak hanya ada 2 macam barang, tetapi lebih dari 2 macam barang dan terjadi pada 2 negara . • Dengan menggunakan analisa Biaya Komparatif (comparative cost) kita akan menentukan Keunggulan Komparatif bagi masing-masing negara.
  • 3.
    Teori Klasik : BiayaKomparatif (Comparative Cost) • Teori Biaya Komparatif memasukkan sarana- sarana produksi lain spt tanah dan kapital/modal sehingga ukuran efisiensi adalah biaya produksi per unit. • Pembahasan tidak hanya ada 2 macam barang, tetapi lebih dari 2 macam barang pada 2 negara. • Dengan menggunakan analisa Biaya Komparatif (comparative cost) kita akan menentukan keunggulan komparatif bagi masing-masing negara.
  • 4.
    • Khususnya membandingkanbiaya produksi per unit masing-masing barang di masing-masing negara. Namun agar perbandingan tersbt tdk terpengaruhi oleh perbedaan mata uang yang digunakan dimasing-masing negara,maka biaya produksi tersbt diseragamkan dgn menyatakan dlm satuan biaya produksi salah satu barang.
  • 5.
    Biaya Produksi PerUnit di Indonesia dan Jepang Barang Indonesia (Rp) Jepang (¥) M.Bumi 3.000 30.000 Karet 1.000 6.000 Tekstil 2.000 1.500 Semen 3.000 1.800 JamTgn 10.000 3.000 TV 60.000 6.000 Spd Motor 3.000.000 180.000
  • 6.
    Biaya Komparatif Barangdi Indonesia dan Jepang Barang Biaya Prod dinyatakan dlm satuan biaya pembuatan jam tgn Indonesia Jepang Biaya Komparatif di Indonesia dinyatakan dlm satuan biaya Jepang. ( Biaya Prod. Ind / Biaya Prod. Jpg ) M Bumi 0,3 10,0 0,03 Karet 0,1 2,0 0,05 Tekstil 0,2 0,5 0,4 Semen 0,3 0,6 0,5 Jam Tgn 1,0 1,0 1,0 TV 6,0 2,0 3,0 Spd Motor 300,0 60,0 5,0
  • 7.
    • Tabel diatasdibaca sbb: Satu unit (barrel) minyak bumi di Indonesia dpt diproduksi dgn biaya yg sama dgn 0,3 biaya produksi sebuah jam tgn. Sedangkan satu unit (barrel) minyak bumi di Jepang hanya dpt diproduksi dgn biaya 10 buah jam tgn. Satu unit (kilogram) karet di Indonesia dpt diproduksi dgn biaya yg sama dgn 0,1 biaya produksi sebuah jam tgn. Sedangkan satu unit (ilogram ) karet di Jepang hanya dpt diproduksi dgn biaya 2 buah jam tgn.
  • 8.
    Dmk seterusnya utkmsg-msg barang sehingga yang terakhir ; Satu unit sepeda motor di Indonesia dpt diproduksi dgn biaya yg sama dgn biaya produksi 300 jam tgn.Sedangkan satu unit sepeda motor di Jepang dpt diproduksi dgn biaya 60 buah jam tgn. Dengan angka ini sebetulnya kita sdh dpt mengatakan dlm produksi barang-barang mana Indonesia mempunyai keunggulan komparatif dan dlm produksi barang-barang mana Jepang mempunyai keunggulan komparatif.
  • 9.
    • Keunggulan komparatifmenjadi lebih jelas apbila kita menggabungkan kedua set angka tersbt menjadi satu Skala Efisiensi atau Skala Keunggulan Komparatif yang berlaku bagi kedua negara. • Hal ini dinyatakan pd kolom terakhir tabel diatas, yaitu menunjukkan hasil pembagian angka biaya produksi misalnya minyak bumi di Indonesia dgn biaya produksi minyak bumi (brg yg sama) di Jepang. Kita akan mendptkan biaya produksi minyak bumi di Indonesia relatif terhadap Jepang. • Indonesia mempunyai keunggulan komparatif paling besar {yaitu paling efisien atau mempunyai biaya komparatif (angka biaya komparatif 0.03) yg paling kecil} dlm produksi minyak bumi,diikuti karet dst.
  • 10.
    • Indonesia mempunyaikeunggulan komparatif paling kecil dlm produksi sepeda motor. • Sebaliknya dari sisi Jepang dpt disimpulkan bhw keunggulan komparatif yang terbesar ada di bidang produksi sepeda motor (angka biaya komparatif 5) bisa diartikan bhw Jepang lima kali lebih efisien dr Indonesia dlm produksi sepeda motor.
  • 11.
    Peran Alat Tukar–Kurs Devisa • Masing-masing negara memiliki alat tukar sendiri-sendiri. Maka perdagangan internasional mengharuskan adanya angka perbandingan antara nilai satu mata uang negara dgn mata uang negara lain. Perbandingan ini disebut Kurs Devisa. • Devisa adalah aset dan kewajiban finansial yang digunakan dalam transaksi internasional. • Misalnya Kurs Devisa IDR 1,5 = ¥ 1 dan IDR 2 = ¥ 1
  • 12.
    Biaya Produksi DiNegara Indonesia Dan Negara Jepang Pada Berbagai Tkt Kurs Barang Biaya Per Unit Ind (IDR) Jpg (¥) Biaya Jepang Dlm IDR IDR 1,5 = ¥1 IDR 2 = ¥1 M Bumi 3.000 30.000 45.000 60.000 Karet 1.000 6.000 9.000 12.000 Tekstil 2.000 1.500 2.250 3.000 Semen 3.000 1.800 2.700 3.600 Jam Tgn 10.000 3.000 4.500 6.000 Pswt TV Spd Motor 60.000 6.000 3.000.000 180.000 9.000 12.000 270.000 360.000
  • 13.
    • Seandainya pemerintahIndonesia memutuskan untuk menetapkan kurs devisa IDR 1,5 = ¥1. Bandingkan antara biaya produksi di Indonesia dgn Jepang . • Dengan melihat angka biaya produksi Indonesia dgn Jepang bhw minyak bumi, karet dan tekstil di Jepang lebih mahal drpd di Indonesia.Sebaliknya semen,jam tangan,pesawat TV dan sepeda motor buatan Jepang lebih murah drpd di Indonesia. • Indonesia akan mengekspor minyak bumi, karet dan tekstil ke Jepang dan mengimpor semen,jam tangan,pesawat TV dan sepeda motor dari Jepang. • Penentuan Kurs devisa menentukan Batas/Cut Off Point pada skala keunggulan komparatif yg memisahkan brg yg diekspor/diimpor oleh masing-masing negara.
  • 14.
    • Seandainya pemerintahIndonesia memutuskan utk Devaluasi kurs devisa menjadi IDR 2 = ¥1. (devaluasi=menurunkan nilai mata uang sendiri terhdp mata uang asing). Bandingkan antara biaya produksi di Indonesia dgn Jepang . • Dengan melihat angka biaya produksi Indonesia dgn Jepang bhw minyak bumi, karet ,tekstil dan semen di Jepang lebih mahal drpd di Indonesia.Sebaliknya jam tangan,pesawat TV dan sepeda motor buatan Jepang lebih murah drpd di Indonesia. • Indonesia akan mengekspor minyak bumi, karet,tekstil dan semen ke Jepang dan mengimpor jam tangan,pesawat TV dan sepeda motor dari Jepang. • Penentuan Kurs devisa menentukan Batas/Cut Off Point pada skala keunggulan komparatif yg memisahkan brg yg diekspor/diimpor oleh masing-masing negara. • Dari sisi Konsumen di Indonesia barang spt jam tgn,pswt TV dan sepeda mtr menjadi lebih mahal