Makalah Statistik STMIK proVisi Semarang-2013
DISTRIBUSI POISSON
Yosep Predianto
Program Studi (TI) Teknik Informatika, STMIK Provisi Semarang
Email: yoseppredianto@yahoo.com
Abstrak -Sistem Distribusi Probabilitas merupakan susunan distribusi yang mempermudah
mengetahui probabilitas sebuah peristiwa.. Dalam sistem ini harus diperoleh hasil dari
setiap peluang peristiwa..
1. PENDAHULUAN
a. Sejarah Distribusi Poission
Distribusi Poisson dikembangkan oleh
Simon Poisson pada tahun 1837.
Poisson bukanlah berasal dari keluarga
bangsawan, meskipun sulit memilah
perbedaan antara bangsawan dengan kaum
Borjuis di Perancis setelah terjadi revolusi,
walaupun system kelas atau kasta ini
masih tetap berlaku di Perancis. Ayah
Poisson adalah seorang prajurit. Posisi
prajurit selalu dapat deskriminasi sebelum
akhirnya mengundurkan diri dan beralih
profesi dengan mengerjakan tugas-tugas
administrative. Kakak perempuan dan
kakak laki-laki Poisson sudah meninggal
karena sakit, sehingga kelahiran Poisson
menjadi berkah tersendiri bagi keluarga
ini.
Ketika Poisson berusia 8 tahun, terjadi
pemberontakan penduduk Paris pada
tanggal 14 Juli 1789 yang dianggap
memicu terjadi revolusi Prancis. Semua
yang merasa menderita oleh kaum
bangsawan memberontak, termasuk ayah
Poisson. Ayahnya memutuskan agar
Poisson menjadi ahli bedah, karena
pamannya adalah seorang ahli bedah
ternama di Fountainbleau. Nyatanya
Poisson tidak cocok menjadi asisten ahli
bedah karena kurang mempunyai
koordinasi dalam gerakan tangan dan tidak
mempunyai minat dengan profesi di
bidang medical.
• Masuk Ecole Polytecnique.
Tahun 1796, Poisson menuntut ilmu di
Ecole Centrale. Kurangnya koordinasi
tangan, namun mempunyai minat belajar
yang besar pada bidang matematika.
Prestasi akademik dengan cepat dapat
diraih oleh Poisson, Sukses akademis
dapat diraih dengan antusiasme tinggi dan
kerja keras. Menggunakan waktu luangnya
untuk menikmati opera atau aktivitas
sosial.
Kelemahan, koordinasi tangan, hilang
apabila dia mulai menggambar diagram-
diagram matematikal. Laplace dan
Lagrange adalah dua dosen yang dengan
segera mengenali bakat matematika
Poisson. Makalah yang ditulis oleh
Poisson yang saat itu masih berumur 18
tahun menarik perhatian Legendre.
Poisson berkutat dengan geometri
deskriptif yang menjadi topik utama di
Ecole, namun harus “mengalah” kepada
Monge, karena dia tidak dapat
Makalah Statistik STMIK proVisi Semarang-2013
menggambar diagram. Pada tahun akhir
Poisson menulis makalah tentang teori-
teori persamaan dan theorema Bezout,
yang membuatnya lulus tanpa perlu
menjalani ujian akhir. Prestasi ini
membuat posion diangkat menjadi asisten
di Ecole dengan rekomendasi dari Laolace.
• Bentrok dengan Fourier
Karir Poisson terus melejit seiring dengan
banyaknya tanggung jawab yang ada
dipundaknya. Tahun 1815, diangkat
sebagai penguji di Ecole Militaire dan
tahun berikutnya menjadi penguji ujian
akhir di Ecole Polytechnique. Tetap
melakukan penelitian dan mengajar
sehingga perannya makin mencorong
dalam organisasi matematikawan Perancis.
Penelitiannya mencakup banyak bidang
termasuk matematika terapan. Meskipun
Poisson tidak dapat menemukan teori baru,
namun peran sebenarnya adalah
mengembangkan teori-teori orang lain dan
menunjukkan kegunaan teori tersebut.
Tahun 1813, Poisson mempelajari potensi
daya-tarik dalam molekul, hasilnya
akhirnya adalah aplikasi elektrostatis.
Disusul dengan penelitian dalam bidang
elektrik dan magnetik. Membuat makalah
tentang kecepatan suara dalam medium
gas, media penghantar panas, getaran-
getaran elastik. Buku tentang panas yang
diterbitkan Poisson membuat Fourier
berang, dan menuduh Poisson seorang
plagiator. Alasan yang dikemukan Poisson
dimaklumi Fourier pada tahun 1820,
sebelum pada tahun 1823 menerbitkan
artikel tentang panas, yang hasilnya
memberi pengaruh kepada Sadi Carnot.
Banyak karya-karya Poisson dipengaruhi
atau merupakan pengembangan karya.
• Teori Probabilitas
Lewat buku Recherches sur la probabilite
des jugements en matiere criminelle et
matiere civile, yang terbit pada tahun
1837, Poisson membahas teori
probabilitas, dan istilah distribusi Poisson
muncul. Distribusi Poisson mengambarkan
probabilitas terhadap persitiwa acak
(random) yang akan terjadi pada jeda
(interval) waktu atau ruang dengan kondisi
probabilitas sangat kecil, meskipun jumlah
percobaan yang dilakukan besar tetapi
hasilnya tidak berarti. Ide-ide Poisson yang
beragam membuat namanya diabadikan
dalam istilah, sebagai contoh: integral
Poisson, [tanda] kurung Poisson dalam
integral, nisbah (ratio) Poisson dalam
elastisitas, dan konstanta Poisson dalam
elektrik. Meskipun selama hidup, namanya
relatif kurang kurang dikenal sebagai
matematikawan Perancis, namun
reputasinya sebagai matematikawan
terkemuka diakui oleh para
matematikawan mancanegara. Rupanya
ide-ide Poisson menular kepada mereka.
Poisson sendiri mendarmabaktikan diri
sepenuhnya untuk matematika, seperti
yang ditulis oleh Arago, “Kehidupan ini
indah hanya dalam dua hal: mempelajari
matematika dan mengajarkannya.”
Makalah Statistik STMIK proVisi Semarang-2013
2. PENGERTIAN
a.Pengertian Distribusi Probabilitas
• Distribusi probabilitas adalah sebuah
susunan distribusi yang
mempermudah mengetahui
probabilitas sebuah peristiwa.
• Merupakan hasil dari setiap peluang
peristiwa.
b.Pengertian Variabel acak (random)
Sebuah ukuran atau besaran yang
merupakan hasil suatu percobaan atau
kejadian yang terjadi acak atau untung-
untungan dan mempunyai nilai yang
berbeda-beda.
c.Pengertian Distribusi Poisson
Distribusi Poisson disebut juga distribusi
peristiwa yang jarang terjadi,Distribusi
Poisson diberi nama sesuai dengan
penemunya yaitu Siemon D. Poisson
(1781-1841), seorang ahli matematika
bangsa Perancis. Distribusi Poisson
termasuk distribusi teoritis yang memakai
variable random (variable acak) diskrit.
Distibusi Poisson merupakan distribusi
probabilitas untuk variabel diskrit acak
yang mempunyai nilai 0,1, 2, 3 dst.
Distribusi Poisson adalah distribusi nilai-
nilai bagi suatu variabel random X (X
diskrit), yaitu banyaknya hasil percobaan
yang terjadi dalam suatu interval waktu
tertentu atau disuatu daerah tertentu. fungsi
distribusi probabilitas diskrit yang sangat
penting dalam beberapa aplikasi praktis.
Poisson memperhatikan bahwa
distribusi binomial sangat bermanfaat dan
dapat menjelaskan dengan sangat
memuaskan terhadap probabilitas
Binomial b(X│n.p) untuk X= 1,2,3 …n.
namun demikian, untuk suatu kejadian
dimana n sangat besar (lebih besar dari 50)
sedangkan probabilitas sukses (p) sangat
kecil seperti 0,1 atau kurang, maka nilai
binomialnya sangat sulit dicari. Suatu
bentuk dari distribusi ini adalah rumus
pendekatan peluang Poisson untuk peluang
Binomial yang dapat digunakan untuk
pendekatan probabilitas Binomial dalam
situasi tertentu.
3. CIRI-CIRI DISTRIBUSI POISSON
Percobaan Poisson memiliki ciri-ciri
berikut :
Hasil percobaan pada suatu selang
waktu dan tempat tidak tergantung dari
hasil percobaan di selang waktu dan
tempat yang lain yang terpisah. Peluang
terjadinya suatu hasil percobaan sebanding
dengan panjang selang waktu dan luas
tempat percobaan terjadi. Hal ini berlaku
hanya untuk selang waktu yang singkat
dan luas daerah yang sempit.Peluang
bahwa lebih dari satu hasil percobaan akan
terjadi pada satu selang waktu dan luasan
tempat yang sama diabaikan,Misalnya:
 Banyaknya hasil percobaan yang
terjadi dalam suatu interval waktu
atau suatu daerah tertentu tidak
bergantung pada banyaknya hasil
percobaan yang terjadi pada
interval waktu atau daerah lain
yang terpisah.
 Probabilitas terjadinya hasil
percobaan selama suatu interval
waktu yang singkat atau dalam
suatu daerah yang kecil, sebanding
dengan panjang interval waktu atau
besarnya daerah tersebut dan tidak
bergantung pada banyaknya hasil
percobaan yang terjadi di luar
interval waktu atau daerah tersebut.
4. PENGGUNAAN DISTRIBUSI
POISSON
Distribusi poisson banyak digunakan
dalam hal:
a) Amenghitung Probabilitas terjadinya
peristiwa menurut satuan waktu, ruang
atau isi, luas, panjang tertentu, saeperti
menghitung probabilitas dari :
Makalah Statistik STMIK proVisi Semarang-2013
 Kemungkina kesalahan pemasukan
data atau kemungkinan cek ditolak
oleh bank
 Jumlah pelanggan yang harus antri
pada pelayanan rumah sakit,
 restaurant cepat saji atau antrian
yang panjang bila ke ancol,
 banyaknya bintang dalam suatu
area acak di ruangangkasa atau
banyaknya bakteri dalam 1 tetes
atau 1 liter air.
 jumlah salah cetak dalam suatu
halaman ketik
 Banyaknya penggunaan telepon per
menit atau banyaknya mobil yang
lewat selama 5 menit di suatu ruas
jalan.
 distribusi bakteri di permukaan
beberapa rumput liar di ladang.
 Semua contoh ini merupakan
beberapa hal yang menggambarkan
tentang suatu distribusi Poisson.
b) Menghitung distribusi binomial apabila
nilai n besar (n ≥ 30) dan p kecil
(p<0,1).
Jika kita menghitung sejumlah benda
acak dalam suatu daerah tertentu T,
maka proses penghitungan ini
dilakukan sebagai berikut :
 jumlah rata-rata benda di daerah S
T adalah sebanding terhadap
ukuran S, yaitu ECount(S)= λ S, Di
sini melambangkan ukuran S,
yaitu panjang, luas, volume, dan
lain lain. Parameter λ > 0
menggambarkankan intensitas
proses.
 menghitung di daerah terpisah
adalah bebas.
 kesempatan untuk mengamati lebih
dari satu benda di dalam suatu
daerah kecil adalah sangat kecil,
yaitu P(Count(S)2) menjadi kecil
ketika ukuran menjadi kecil.
4.1.Rumus Distribusi Poisson
Rumus Poisson dapat digunakan untuk
menghitung probabilitas dari jumlah
kedatangan, misalnya :
probabilitas jumlah kedatangan nasabah
pada suatu bank pada jam kantor.
Distribusi Poisson ini digunakan untuk
menghitung probabilitas menurut satuan
waktu.
a. Rumus Probabilitas Poisson Suatu
Peristiwa
Probabilitas suatu peristiwa yang
berdistribusi Poisson dirumuskan:
P(X) = µ_X . e_µ / x!
Keterangan: P(x) = Nilai probabilitas
distribusi poisson
µ = Rata-rata hitung dan jumlah nilai
sukses, dimana µ = n . p
e = Bilangan konstan = 2,71828
X = Jumlah nilai sukses
P = Probabilitas sukses suatu kejadian
! = lambang faktorial
Contoh Soal
Dua ratus penumpang telah memesan tiket
untuk sebuah penerbangan luar negeri. Jika
probabilitas penumpang yang telah
mempunyai tiket tidak akan datang
adalah 0.01 maka berapakah peluang ada 3
orang yang tidak datang.
Jawaban:
Dik : n = 200, P = 0.01, X = 3, μ = n . p = 200
. 0.01 = 1
P ( x ; μ ) = e – μ
. μ X
X!
= 2.71828 – 2
. 2 3
= 0.1804 atau 18.04 % 3!
Makalah Statistik STMIK proVisi Semarang-2013
4.2.Rumus Proses Poisson
Contoh Soal rumus poisson
1. Dua ratus penumpang telah memesan
tiket untuk sebuah penerbangan luar
negeri. Jika probabilitas penumpang
yang telah mempunyai tiket tidak akan
datang adalah 0.01 maka berapakah
peluang ada 3 orang yang tidak
datang.
Jawab :
Dik : n = 200, P = 0.01, X = 3, μ = n . p = 200
. 0.01 = 2
P ( x ; μ ) = e – μ . μ X
X!
= 2.71828 – 2 . 2 3 = 0.1804 atau 18.04 %
3!
5. KESIMPULAN
1. Distibusi Poisson merupakan distribusi
probabilitas untuk variabel diskrit acak
yang mempunyai nilai 0,1, 2, 3 dst.
Distribusi Poisson adalah distribusi
nilai-nilai bagi suatu variabel random
X (X diskrit), yaitu banyaknya hasil
percobaan yang terjadi dalam suatu
interval waktu tertentu atau disuatu
daerah tertentu.
2. Distribusi Poisson mengkalkulasi
distribusi probabilitas dengan
kemungkinan sukses p sangat kecil dan
jumlah eksperimen n sangat besar.
3. Rumus Distribusi Poisson suatu
peristiwa
Ket P(x) = Nilai probabilitas distribusi
poisson
µ = Rata-rata hitung dan jumlah nilai
sukses, dimana µ = n . p
e = Bilangan konstan = 2,71828
X = Jumlah nilai sukses
P = Probabilitas sukses suatu kejadia
6. DAFTAR PUSTAKA
Adi Ningsih, Sri. 2001. Statistik Edisi
Pertama. Yogyakarta: BPFE.
Aigifari, 1996. Probabilitas Dalam
Pengambilan Keputusan Bisnis.
Yogyakarta: BPFE.
Dajan, Anto. 1986. Pengantar Metode
Statistik Jilid II. Jakarta: LP3ES.
Purwanto, Suharyadi. 2003. Statistika
Untuk Ekonomi dan Keuangan
Modern. Jakarta: Salemba Empat.
Subagyo, Djarwanto. 1985. Statistika
Induktif. Yogyakarta: BPFE.
Supranto. 2001. Statistik Teori dan
Aplikasi Edisi ke Enam. Jakarta:
Erlangga.Walpole, Myers.2000.
Probabilitas dan Statistika Untuk
Teknik dan Sains. Jakarta: PT
Prehallindo.
Wilson, Alfredo. 1975. Konsep-konsep
Probabilitas dan Perencanaan dan
Perancangan Rekayasa Prinsip-prinsip
Dasar Jilid I. Jakarta: Erlangga.
http://www.mate-mati
kaku.com/matematikawan/simeonDenisPo
isson.html
http://elearning.gunadarma.ac.id/integrate-
lab/assets/ebook/statistik/poisson/poissoni
ndex.php
http://home.unpar.ac.id/integrated/Volume
%206%20No%201/TanakaEdit.pdf.

Distribusi poisson

  • 1.
    Makalah Statistik STMIKproVisi Semarang-2013 DISTRIBUSI POISSON Yosep Predianto Program Studi (TI) Teknik Informatika, STMIK Provisi Semarang Email: yoseppredianto@yahoo.com Abstrak -Sistem Distribusi Probabilitas merupakan susunan distribusi yang mempermudah mengetahui probabilitas sebuah peristiwa.. Dalam sistem ini harus diperoleh hasil dari setiap peluang peristiwa.. 1. PENDAHULUAN a. Sejarah Distribusi Poission Distribusi Poisson dikembangkan oleh Simon Poisson pada tahun 1837. Poisson bukanlah berasal dari keluarga bangsawan, meskipun sulit memilah perbedaan antara bangsawan dengan kaum Borjuis di Perancis setelah terjadi revolusi, walaupun system kelas atau kasta ini masih tetap berlaku di Perancis. Ayah Poisson adalah seorang prajurit. Posisi prajurit selalu dapat deskriminasi sebelum akhirnya mengundurkan diri dan beralih profesi dengan mengerjakan tugas-tugas administrative. Kakak perempuan dan kakak laki-laki Poisson sudah meninggal karena sakit, sehingga kelahiran Poisson menjadi berkah tersendiri bagi keluarga ini. Ketika Poisson berusia 8 tahun, terjadi pemberontakan penduduk Paris pada tanggal 14 Juli 1789 yang dianggap memicu terjadi revolusi Prancis. Semua yang merasa menderita oleh kaum bangsawan memberontak, termasuk ayah Poisson. Ayahnya memutuskan agar Poisson menjadi ahli bedah, karena pamannya adalah seorang ahli bedah ternama di Fountainbleau. Nyatanya Poisson tidak cocok menjadi asisten ahli bedah karena kurang mempunyai koordinasi dalam gerakan tangan dan tidak mempunyai minat dengan profesi di bidang medical. • Masuk Ecole Polytecnique. Tahun 1796, Poisson menuntut ilmu di Ecole Centrale. Kurangnya koordinasi tangan, namun mempunyai minat belajar yang besar pada bidang matematika. Prestasi akademik dengan cepat dapat diraih oleh Poisson, Sukses akademis dapat diraih dengan antusiasme tinggi dan kerja keras. Menggunakan waktu luangnya untuk menikmati opera atau aktivitas sosial. Kelemahan, koordinasi tangan, hilang apabila dia mulai menggambar diagram- diagram matematikal. Laplace dan Lagrange adalah dua dosen yang dengan segera mengenali bakat matematika Poisson. Makalah yang ditulis oleh Poisson yang saat itu masih berumur 18 tahun menarik perhatian Legendre. Poisson berkutat dengan geometri deskriptif yang menjadi topik utama di Ecole, namun harus “mengalah” kepada Monge, karena dia tidak dapat
  • 2.
    Makalah Statistik STMIKproVisi Semarang-2013 menggambar diagram. Pada tahun akhir Poisson menulis makalah tentang teori- teori persamaan dan theorema Bezout, yang membuatnya lulus tanpa perlu menjalani ujian akhir. Prestasi ini membuat posion diangkat menjadi asisten di Ecole dengan rekomendasi dari Laolace. • Bentrok dengan Fourier Karir Poisson terus melejit seiring dengan banyaknya tanggung jawab yang ada dipundaknya. Tahun 1815, diangkat sebagai penguji di Ecole Militaire dan tahun berikutnya menjadi penguji ujian akhir di Ecole Polytechnique. Tetap melakukan penelitian dan mengajar sehingga perannya makin mencorong dalam organisasi matematikawan Perancis. Penelitiannya mencakup banyak bidang termasuk matematika terapan. Meskipun Poisson tidak dapat menemukan teori baru, namun peran sebenarnya adalah mengembangkan teori-teori orang lain dan menunjukkan kegunaan teori tersebut. Tahun 1813, Poisson mempelajari potensi daya-tarik dalam molekul, hasilnya akhirnya adalah aplikasi elektrostatis. Disusul dengan penelitian dalam bidang elektrik dan magnetik. Membuat makalah tentang kecepatan suara dalam medium gas, media penghantar panas, getaran- getaran elastik. Buku tentang panas yang diterbitkan Poisson membuat Fourier berang, dan menuduh Poisson seorang plagiator. Alasan yang dikemukan Poisson dimaklumi Fourier pada tahun 1820, sebelum pada tahun 1823 menerbitkan artikel tentang panas, yang hasilnya memberi pengaruh kepada Sadi Carnot. Banyak karya-karya Poisson dipengaruhi atau merupakan pengembangan karya. • Teori Probabilitas Lewat buku Recherches sur la probabilite des jugements en matiere criminelle et matiere civile, yang terbit pada tahun 1837, Poisson membahas teori probabilitas, dan istilah distribusi Poisson muncul. Distribusi Poisson mengambarkan probabilitas terhadap persitiwa acak (random) yang akan terjadi pada jeda (interval) waktu atau ruang dengan kondisi probabilitas sangat kecil, meskipun jumlah percobaan yang dilakukan besar tetapi hasilnya tidak berarti. Ide-ide Poisson yang beragam membuat namanya diabadikan dalam istilah, sebagai contoh: integral Poisson, [tanda] kurung Poisson dalam integral, nisbah (ratio) Poisson dalam elastisitas, dan konstanta Poisson dalam elektrik. Meskipun selama hidup, namanya relatif kurang kurang dikenal sebagai matematikawan Perancis, namun reputasinya sebagai matematikawan terkemuka diakui oleh para matematikawan mancanegara. Rupanya ide-ide Poisson menular kepada mereka. Poisson sendiri mendarmabaktikan diri sepenuhnya untuk matematika, seperti yang ditulis oleh Arago, “Kehidupan ini indah hanya dalam dua hal: mempelajari matematika dan mengajarkannya.”
  • 3.
    Makalah Statistik STMIKproVisi Semarang-2013 2. PENGERTIAN a.Pengertian Distribusi Probabilitas • Distribusi probabilitas adalah sebuah susunan distribusi yang mempermudah mengetahui probabilitas sebuah peristiwa. • Merupakan hasil dari setiap peluang peristiwa. b.Pengertian Variabel acak (random) Sebuah ukuran atau besaran yang merupakan hasil suatu percobaan atau kejadian yang terjadi acak atau untung- untungan dan mempunyai nilai yang berbeda-beda. c.Pengertian Distribusi Poisson Distribusi Poisson disebut juga distribusi peristiwa yang jarang terjadi,Distribusi Poisson diberi nama sesuai dengan penemunya yaitu Siemon D. Poisson (1781-1841), seorang ahli matematika bangsa Perancis. Distribusi Poisson termasuk distribusi teoritis yang memakai variable random (variable acak) diskrit. Distibusi Poisson merupakan distribusi probabilitas untuk variabel diskrit acak yang mempunyai nilai 0,1, 2, 3 dst. Distribusi Poisson adalah distribusi nilai- nilai bagi suatu variabel random X (X diskrit), yaitu banyaknya hasil percobaan yang terjadi dalam suatu interval waktu tertentu atau disuatu daerah tertentu. fungsi distribusi probabilitas diskrit yang sangat penting dalam beberapa aplikasi praktis. Poisson memperhatikan bahwa distribusi binomial sangat bermanfaat dan dapat menjelaskan dengan sangat memuaskan terhadap probabilitas Binomial b(X│n.p) untuk X= 1,2,3 …n. namun demikian, untuk suatu kejadian dimana n sangat besar (lebih besar dari 50) sedangkan probabilitas sukses (p) sangat kecil seperti 0,1 atau kurang, maka nilai binomialnya sangat sulit dicari. Suatu bentuk dari distribusi ini adalah rumus pendekatan peluang Poisson untuk peluang Binomial yang dapat digunakan untuk pendekatan probabilitas Binomial dalam situasi tertentu. 3. CIRI-CIRI DISTRIBUSI POISSON Percobaan Poisson memiliki ciri-ciri berikut : Hasil percobaan pada suatu selang waktu dan tempat tidak tergantung dari hasil percobaan di selang waktu dan tempat yang lain yang terpisah. Peluang terjadinya suatu hasil percobaan sebanding dengan panjang selang waktu dan luas tempat percobaan terjadi. Hal ini berlaku hanya untuk selang waktu yang singkat dan luas daerah yang sempit.Peluang bahwa lebih dari satu hasil percobaan akan terjadi pada satu selang waktu dan luasan tempat yang sama diabaikan,Misalnya:  Banyaknya hasil percobaan yang terjadi dalam suatu interval waktu atau suatu daerah tertentu tidak bergantung pada banyaknya hasil percobaan yang terjadi pada interval waktu atau daerah lain yang terpisah.  Probabilitas terjadinya hasil percobaan selama suatu interval waktu yang singkat atau dalam suatu daerah yang kecil, sebanding dengan panjang interval waktu atau besarnya daerah tersebut dan tidak bergantung pada banyaknya hasil percobaan yang terjadi di luar interval waktu atau daerah tersebut. 4. PENGGUNAAN DISTRIBUSI POISSON Distribusi poisson banyak digunakan dalam hal: a) Amenghitung Probabilitas terjadinya peristiwa menurut satuan waktu, ruang atau isi, luas, panjang tertentu, saeperti menghitung probabilitas dari :
  • 4.
    Makalah Statistik STMIKproVisi Semarang-2013  Kemungkina kesalahan pemasukan data atau kemungkinan cek ditolak oleh bank  Jumlah pelanggan yang harus antri pada pelayanan rumah sakit,  restaurant cepat saji atau antrian yang panjang bila ke ancol,  banyaknya bintang dalam suatu area acak di ruangangkasa atau banyaknya bakteri dalam 1 tetes atau 1 liter air.  jumlah salah cetak dalam suatu halaman ketik  Banyaknya penggunaan telepon per menit atau banyaknya mobil yang lewat selama 5 menit di suatu ruas jalan.  distribusi bakteri di permukaan beberapa rumput liar di ladang.  Semua contoh ini merupakan beberapa hal yang menggambarkan tentang suatu distribusi Poisson. b) Menghitung distribusi binomial apabila nilai n besar (n ≥ 30) dan p kecil (p<0,1). Jika kita menghitung sejumlah benda acak dalam suatu daerah tertentu T, maka proses penghitungan ini dilakukan sebagai berikut :  jumlah rata-rata benda di daerah S T adalah sebanding terhadap ukuran S, yaitu ECount(S)= λ S, Di sini melambangkan ukuran S, yaitu panjang, luas, volume, dan lain lain. Parameter λ > 0 menggambarkankan intensitas proses.  menghitung di daerah terpisah adalah bebas.  kesempatan untuk mengamati lebih dari satu benda di dalam suatu daerah kecil adalah sangat kecil, yaitu P(Count(S)2) menjadi kecil ketika ukuran menjadi kecil. 4.1.Rumus Distribusi Poisson Rumus Poisson dapat digunakan untuk menghitung probabilitas dari jumlah kedatangan, misalnya : probabilitas jumlah kedatangan nasabah pada suatu bank pada jam kantor. Distribusi Poisson ini digunakan untuk menghitung probabilitas menurut satuan waktu. a. Rumus Probabilitas Poisson Suatu Peristiwa Probabilitas suatu peristiwa yang berdistribusi Poisson dirumuskan: P(X) = µ_X . e_µ / x! Keterangan: P(x) = Nilai probabilitas distribusi poisson µ = Rata-rata hitung dan jumlah nilai sukses, dimana µ = n . p e = Bilangan konstan = 2,71828 X = Jumlah nilai sukses P = Probabilitas sukses suatu kejadian ! = lambang faktorial Contoh Soal Dua ratus penumpang telah memesan tiket untuk sebuah penerbangan luar negeri. Jika probabilitas penumpang yang telah mempunyai tiket tidak akan datang adalah 0.01 maka berapakah peluang ada 3 orang yang tidak datang. Jawaban: Dik : n = 200, P = 0.01, X = 3, μ = n . p = 200 . 0.01 = 1 P ( x ; μ ) = e – μ . μ X X! = 2.71828 – 2 . 2 3 = 0.1804 atau 18.04 % 3!
  • 5.
    Makalah Statistik STMIKproVisi Semarang-2013 4.2.Rumus Proses Poisson Contoh Soal rumus poisson 1. Dua ratus penumpang telah memesan tiket untuk sebuah penerbangan luar negeri. Jika probabilitas penumpang yang telah mempunyai tiket tidak akan datang adalah 0.01 maka berapakah peluang ada 3 orang yang tidak datang. Jawab : Dik : n = 200, P = 0.01, X = 3, μ = n . p = 200 . 0.01 = 2 P ( x ; μ ) = e – μ . μ X X! = 2.71828 – 2 . 2 3 = 0.1804 atau 18.04 % 3! 5. KESIMPULAN 1. Distibusi Poisson merupakan distribusi probabilitas untuk variabel diskrit acak yang mempunyai nilai 0,1, 2, 3 dst. Distribusi Poisson adalah distribusi nilai-nilai bagi suatu variabel random X (X diskrit), yaitu banyaknya hasil percobaan yang terjadi dalam suatu interval waktu tertentu atau disuatu daerah tertentu. 2. Distribusi Poisson mengkalkulasi distribusi probabilitas dengan kemungkinan sukses p sangat kecil dan jumlah eksperimen n sangat besar. 3. Rumus Distribusi Poisson suatu peristiwa Ket P(x) = Nilai probabilitas distribusi poisson µ = Rata-rata hitung dan jumlah nilai sukses, dimana µ = n . p e = Bilangan konstan = 2,71828 X = Jumlah nilai sukses P = Probabilitas sukses suatu kejadia 6. DAFTAR PUSTAKA Adi Ningsih, Sri. 2001. Statistik Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE. Aigifari, 1996. Probabilitas Dalam Pengambilan Keputusan Bisnis. Yogyakarta: BPFE. Dajan, Anto. 1986. Pengantar Metode Statistik Jilid II. Jakarta: LP3ES. Purwanto, Suharyadi. 2003. Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern. Jakarta: Salemba Empat. Subagyo, Djarwanto. 1985. Statistika Induktif. Yogyakarta: BPFE. Supranto. 2001. Statistik Teori dan Aplikasi Edisi ke Enam. Jakarta: Erlangga.Walpole, Myers.2000. Probabilitas dan Statistika Untuk Teknik dan Sains. Jakarta: PT Prehallindo. Wilson, Alfredo. 1975. Konsep-konsep Probabilitas dan Perencanaan dan Perancangan Rekayasa Prinsip-prinsip Dasar Jilid I. Jakarta: Erlangga. http://www.mate-mati kaku.com/matematikawan/simeonDenisPo isson.html http://elearning.gunadarma.ac.id/integrate- lab/assets/ebook/statistik/poisson/poissoni ndex.php http://home.unpar.ac.id/integrated/Volume %206%20No%201/TanakaEdit.pdf.