DIET DIABETES
MELLITUS
Apa Tujuan Pengaturan Diet
Diabetes Mellitus ?
1. Mencapai dan mempertahankan hasil optimal metabolisme
termasuk :
a. Mencegah dan mengobati komplikasi kronis.
b. Memodifikasi asupan zat gizi untuk pencegahan dan terapi
obesitas, penyakit jantung, hipertensi dan nefropati.
c. Menurunkan kadar glukosa darah mendekati normal , untuk
mencegah atau mengurangi risiko terjadiya komplikasi.
d. Menurunkan kadar lipida dan tekanan darah mendekati normal
untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.
e. Memperbaiki kesehatan melalui pemilihan makanan sehat dan
melakukan aktivitas fisik secara teratur.
f. Mengatur asupan makanan sesuai dengan kebutuhan gizi
secara individual dengan memperhatikan kesakaan masing-
masing.
Anjuran Pengaturan Makanan
 Energi disesuaikan dengan kebutuhan, umur,
berat badan, kondisi kehamilan,
pertumbuhan,aktivitas pasien.
 Karbohidrat 45-60 %, diutamakan karbohidrat
kompleks, seperti beras merah, beras hitam,
jagung, oat.
 Total lemak 20-25 % dari total energi sehari
dengan mengutamakan lemak tidak jenuh,
membatasi lemak jenuh (7-10 %), 10 % lemak
tidak jenuh ganda, 10-15 % lemak
tidak jenuh tunggal.
 Kolesterol makanan dibatasi 200-300 mg/hari
 Protein 15-20 % dari total energi sehari. Jika
terdapat gangguan ginjal, protein hanya
diberikan 0,8 g/kg BB
 Tinggi serat (25-30 g/hari) dengan
mengutamakan serat larut air, terutama dari
buah-buahan, sayuran , kacang-kacangan dan
padi-padian.
 Dapat menggunakan pemanis non kalori
(dalam jumlah terbatas).
BAHAN MAKANAN YANG
DIANJURKAN :
 Sumber karbohidrat terutama dari karbohidrat
kompleks seperti beras merah, beras hitam,
jagung, gandum, oat, kentang, ubi,singkong
 Sumber protein ikan, ayam tanpa kulit, daging
tak berlemak, susu tanpa lemak, tahu, tempe,
kacang-kacangan, polong-polongan.
 Sumber lemak, utamakan sumber lemak tidak
jenuh seperti minyak zaitun, minyak jagung,
minyak biji bunga matahari.
 Sayuran, semua sayuran segar, yang
berwarna hijau dan kuning
 Buah-buahan segar : pepaya, jambu, buah
naga, melon, semangka, apel, anggur,
strawberry
 Minuman air putih,teh hijau
BAHAN MAKANAN YANG
DIBATASI ATAU DIHINDARI
 Sumber Karbohidrat : gula pasir, gula merah,
madu. Makanan minuman yang banyak
mengandung gula seperti sirup, kue-kue, permen,
es krim, dodol coklat
ď‚® Tidak boleh menambahkan gula pada minuman
dan makanan, kecuali sebagai bumbu.
 Makanan yang dimasak dengan menggunakan
banyak minyak (teknik makanan yang digoreng
diperbolehkan maksimal 3 kali/hari).
 Makanan yang diawetkan dengan garam atau
gula seperti telur asin, ikan asin
 Buah – buahan yang diawetkan dengan gula :
manisan buah, buah kaleng
 Minuman yang mengandung alkohol, minuman
DIET DIABETES MELLITUS.ppt

DIET DIABETES MELLITUS.ppt

  • 1.
  • 2.
    Apa Tujuan PengaturanDiet Diabetes Mellitus ? 1. Mencapai dan mempertahankan hasil optimal metabolisme termasuk : a. Mencegah dan mengobati komplikasi kronis. b. Memodifikasi asupan zat gizi untuk pencegahan dan terapi obesitas, penyakit jantung, hipertensi dan nefropati. c. Menurunkan kadar glukosa darah mendekati normal , untuk mencegah atau mengurangi risiko terjadiya komplikasi. d. Menurunkan kadar lipida dan tekanan darah mendekati normal untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. e. Memperbaiki kesehatan melalui pemilihan makanan sehat dan melakukan aktivitas fisik secara teratur. f. Mengatur asupan makanan sesuai dengan kebutuhan gizi secara individual dengan memperhatikan kesakaan masing- masing.
  • 3.
    Anjuran Pengaturan Makanan Energi disesuaikan dengan kebutuhan, umur, berat badan, kondisi kehamilan, pertumbuhan,aktivitas pasien.  Karbohidrat 45-60 %, diutamakan karbohidrat kompleks, seperti beras merah, beras hitam, jagung, oat.  Total lemak 20-25 % dari total energi sehari dengan mengutamakan lemak tidak jenuh, membatasi lemak jenuh (7-10 %), 10 % lemak tidak jenuh ganda, 10-15 % lemak tidak jenuh tunggal.  Kolesterol makanan dibatasi 200-300 mg/hari
  • 4.
     Protein 15-20% dari total energi sehari. Jika terdapat gangguan ginjal, protein hanya diberikan 0,8 g/kg BB  Tinggi serat (25-30 g/hari) dengan mengutamakan serat larut air, terutama dari buah-buahan, sayuran , kacang-kacangan dan padi-padian.  Dapat menggunakan pemanis non kalori (dalam jumlah terbatas).
  • 5.
    BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN:  Sumber karbohidrat terutama dari karbohidrat kompleks seperti beras merah, beras hitam, jagung, gandum, oat, kentang, ubi,singkong  Sumber protein ikan, ayam tanpa kulit, daging tak berlemak, susu tanpa lemak, tahu, tempe, kacang-kacangan, polong-polongan.  Sumber lemak, utamakan sumber lemak tidak jenuh seperti minyak zaitun, minyak jagung, minyak biji bunga matahari.
  • 6.
     Sayuran, semuasayuran segar, yang berwarna hijau dan kuning  Buah-buahan segar : pepaya, jambu, buah naga, melon, semangka, apel, anggur, strawberry  Minuman air putih,teh hijau
  • 7.
    BAHAN MAKANAN YANG DIBATASIATAU DIHINDARI  Sumber Karbohidrat : gula pasir, gula merah, madu. Makanan minuman yang banyak mengandung gula seperti sirup, kue-kue, permen, es krim, dodol coklat  Tidak boleh menambahkan gula pada minuman dan makanan, kecuali sebagai bumbu.  Makanan yang dimasak dengan menggunakan banyak minyak (teknik makanan yang digoreng diperbolehkan maksimal 3 kali/hari).  Makanan yang diawetkan dengan garam atau gula seperti telur asin, ikan asin  Buah – buahan yang diawetkan dengan gula : manisan buah, buah kaleng  Minuman yang mengandung alkohol, minuman