Annesa Fadhila
Astuty Nur Faridah
Dyka Kartika R
Isnaini Luthfia R
Kurnia Auliyaa W
CHORDATA
Ciri-ciri Chordata
 Chordata (chorde : tali alat musik). Dalam
zoologi diartikan sebagai tali sumbu tubuh
karena letaknya di punggung maka sering
disebut korda dorsalis (notokorda).
 Tubuhnya simetris bilateral.
 Pusat sarafnya berupa pembuluh,
terdapat di sebelah dorsal notokorda.
 Terdapat segmentasi organ tubuh
terutama pada susunan otot dan sarafnya.
Klasifikasi Chordata
Chordata dibagi menjadi dua dengan dasar
ada tidaknya tengkorak, yaitu:
1. Hewan Akraniata
2. Hewan Kraniata
Hewan Akraniata
 Hewan yang tidak bertengkorak.
 Hewan chordata yang paling rendah
derajatnya.
 Terdiri atas:
1. Hemichordata
2. Urochordata atau Tunicata
3. Cephalochordata
Peranan Hewan Akraniata
Peranan yang menguntungkan:
 Tunicata mengandung sejumlah senyawa
kimia yang berpotensi berguna untuk
kesehatan, misalnya: Didemnins
 Sumber protein hewani
 Berperan positif dalam ekosistem akuatik.
Hemichordata
 Ciri-ciri:
1. Bentuk tubuhnya seperti cacing.
2. Keberadaan notokordanya agak
diragukan karena hanya ditemukan
pada bagian depan (anterior).
3. Tubuh terbagi menjadi 3: Belalai
(proboscis : untuk melubangi
lumpur),leher, dan badan yang
dilengkapi dengan celah insang.
4. Hidup di laut.
5. Berkembang biak secara seksual.
Contoh Hemichordata
 Cacing acorn
UROCHORDATA ATAU TUNICATA
 Ciri – ciri :
1. Bentuk tubuh pendek.
2. Notokordanya terdapat di daerah ekor saja,
menghilang pada masa perkembangannya.
3. Setelah dewasa, hewan ini memiliki pelindung
tubuh yang dihasilkan oleh sekret dari sel-sel
ektodermnya.
4. Sistem sirkulasi dapat memutar arah aliran darah.
5. Reproduksi seksual dengan kelamin hermafrodit,
aseksual dengan tunas.
6. Hidup di laut dan berkoloni.
Contoh Urochordata atau
Tunicata
Pyura spinifera
Cephalochordata
 Ciri – ciri :
1. Bentuk tubuh ikan tanpa sirip, memanjang agak
transparan.
2. Notokordanya dan celah insang berkembang
baik.
3. Belum mempunyai kepala sejati dan terdapat
sirus.
4. Sistem sirkulasi tanpa jantung: aliran darah dari
ventral ke dorsal dan dorsal ke ventral.
5. Reproduksi secara seksual, memiliki kelamin
terpisah dan mengalami fertilisasi eksternal.
6. Hidup terkubur di bawah pasir perairan dangkal.
CONTOH CEPHALOCHORDATA
 Ikan lanset atau amphioxus.
 Hewan yang memiliki tengkorak, otak dan tulang
belakang.
 Hewan yang paling tinggi derajatnya.
 Yang termasuk kedalam hewan kraniata adalah
hewan-hewan subfilum Vertebrata. Vertebrata
terdiri atas:
1. Pisces
2. Amphibia
3. Reptilia
4. Aves
5. Mammalia
Vertebrata
 Ciri – ciri :
1. Mempunyai ruas-ruas tulang belakang.
2. Mempunyai kranium (tulang tengkorak).
3. Tubuhnya simetris bilateral.
4. Tubuhnya terlindung oleh lapisan epidermis dan dermis.
5. Rangkanya berupa rangka dalam,terususn atas tulang keras, spon, rawan,
dan ligamen.
6. Memiliki alat gerak aktif dan pasif.
7. Alat pencernaan terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan
8. Alat pernapasannya yaitu hidup didarat dengan paru-paru dan diair dengan
insang.
9. Alat ekskresinya sepasang ginjal.
10. Alat peredaran teridir atas jantung dan pembuluh darah.
11. Vertebrata aberkelamin terpisah(dioseus).
12. Mempunyai sistem saraf pusat.
 Ciri – ciri:
1. Hidup di air dan bersifat poikilotermal.
2. Kulit umumnya bersisik.
3. Tubuh dilengkapi dengan sirip.
4. Mempunyai gurat sisi.
5. Berkembang biak dengan telur (ovipar), ada
yang melalui fertilisasi internal dan ada juga
yang eksternal.
6. Tubuh pisces ditunjang oleh sistem rangka yang
terdiri atas tulang rawan dan tulang sejati.
7. Tulang rahangnya sepasang kecuali Agnatha.
Super kelas pisces dibagi menjadi tiga
berdasarkan tulang dan ada tidaknya
rahang:
 Kelas Agnatha
 Kelas Chondrichthyes
 Kelas Osteichthyes
Kelas Agnatha
• Ciri-ciri:
1. Tidak memiliki rahang
2. Bentuk tubuh seperti ikan namun tidak bersisik
3. Rangka terdiri atas tulang rawan
4. Celah insang berjumlah lima pasang atau lebih
5. Jantung mempunyai dua ruang
6. Sirip tidak berpasangan
7. Pencernaan makanan berupa pipa lurus,
mempunyai anus, tanpa kloaka.
8. Kebanyakan parasit pada hewan yang lain
9. Fertilisasi secara internal
Contoh Kelas Agnatha Ikan hagLampetra
fluviatilis
KELAS CHONDRICHTHYES
 Ciri – ciri:
1. Rangka dalam tersusun atas tulang rawan.
2. Mulut dan lubang hidungnya terdapat dibagian
ventral.
3. Mempunyai lidah dan rahang.
4. Kulit bersisik plakoid dan berlendir.
5. Mempunyai dua pasang sirip tubuh dan sirip ekor
yang pada umunya heterocercal.
6. Ujung posteriornya terdapat alat pembuangan
yang disebut anus.
7. Fertilisasi eksternal ataupun internal.
CONTOH KELAS CHONDRICHTHYES
 Ikan hiu
 Ikan pari
 Chimaeta atau ratfish
KELAS OSTEICHETHYES
 Ciri – ciri:
1. Rangkanya tersusun atas tulang sejati.
2. Mulut berahang, bergigi, dan berlidah.
3. Kulit berlendir dan bersisik ganoid, sikloid, stenoid
atau tidak bersisik.
4. Jantung beruang dua, darah berwarna pucat
mengandung eritrosit berinti dan leukosit.
5. Mempunyai sistem limfe dan sekresi.
6. Bernafas dengan insang yang memiliki penutup
pelindung yang disebut operkulum.
7. fertilisasi eksternal.
8. Memiliki gelembung renang.
Klasifikasi Kelas Osteichethyes
Kelas Osteichethyes dibedakan menjadi beberapa
ordo berdasarkan tulang dan alat pernafasannya:
 Ganoidea, bertulang rawan dan sejati. Contoh:
ikan steur, ikan buaya, dan ikan senuk rumbai-
rumbai.
 Dipnoi, bernafas dengan insang dan juga alat
yang disebut pulmosis. Contoh: ikan baramudi
dan ikan paru-paru.
 Teleostei, memiliki rangka dari tulang sejati.
Contoh: ikan emas, tawes, dan lele.
Peranan Pisces
Peranan yang menguntungkan:
 Ikan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang
bergizi karena mengandung omega 3, contohnya ikan
salmon.
 Ikan dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan, contoh:
ikan arwana.
 Ikan berperan sebagai bioindikator untuk lingkungan yang
tercemar, contohnya ikan mas.
Peranan yang merugikan:
 Ikan dapat menyerang manusia atau membahayakan jiwa
manusia, misalnya ikan hiu dan piranha.
 Ikan yang beracun jika dimakan, misalnya ikan buntal.
Amphibia atau golongan katak
 Ciri – ciri:
1. Hewan berdarah dingin (poikilotermal).
2. Tubuh terdiri atas kepala, badan, dan ekor.
3. Kulitnya lembab dan berlendir
4. Mempunyai dua lubang hidung yang berhubungan langsung
dengan rongga mulut.
5. Alat gerak pada amphibi berupa sepasang kaki untuk meloncat
dan berenang.
6. Bereproduksi secara seksual dengan fertilisasi eksternal.
7. Memiliki ruas tulang belakang (kolumna vertebralis).
8. Organ penglihatan diselubungi oleh selaput yang disebut
membrana nictitans.
9. Alat peredaran darah berupa jantung dan pembuluh darah.
Siklus Hidup Amphibia
Klasifikasi Amphibia
 Kelas Amphibia dibagi menjadi tiga ordo berdasarkan
ada tidaknya ekor :
1. Apoda (Gymnophyona) yang meliputi semua amfibhi
tidak berkaki. Contohnya : salamander cacing.
2. Urodella (Caudata) meliputi seluruh amfibhi yang
mempunyai kaki dan ekor. Contohnya : Axolotl
mexicanum, Ranodon sp. , Megalobatrachus japonicus
3. Anura yang meliputi seluruh amfibhi tidak berekor.
Contohnya : katak hijau besar dan katak macan.
Peranan Amphibia
Peranan yang menguntungkan:
 Dalam bidang kedokteran yaitu dengan
memanfaatkan racun amfibia sebagai penguat
denyut jantung.
 Amphibia bermanfaat membantu memangsa
nyamuk.
 Daging Amphibia banyak dimanfaatkan untuk
bahan makanan.
 Di sekolah dan diperguruan tinggi sering
dimanfaatkan untuk bahan praktikum untuk
dibedah atau pengamatan lain.
 Ciri-ciri :
1. Kulitnya kering, bersisik dari zat tanduk,t tidak
mempunyai kelenjar lendir, dua pasang kaki yang
jarinya berkuku.
2. Jantung mempunyai empat ruangan
3. Termasuk hewan poikilotermal.
4. Ada yang hidup di darat dan di laut.
5. Reptilia berkembang biak secara seksual dan
fertilisasi internal.
6. Alat geraknya ialah susunan otot-otot bersegmen.
 Kelas Reptilia dibagi menjadi empat ordo berdasarkan
sisik, fosil, tubuhnya yaitu:
1. Squamata meliputi reptilia bersisik. Contohnya : kadal,
cicak, tokek, bunglon, dan ular.
2. Testudinata meliputi semua golongan kura-kura, penyu
dan bulus.
3. Crocodillia atau bangsa buaya. Tubuhnya menyerupai
bangsa kadal atau komodo, juga bersisik. Tetapi sisiknya
terjadi karena proses osifikasi.
4. Rhynchocephala meliputi seleruh reptilia primitif.
bangsa ini sudah punah. Contohnya triceratops dan
sphenedons
Peranan yang menguntungkan:
 Daging kura-kura dan penyu sering dijadikan sebagai
bahan makanan.
 Banayak jenis kura-kura ditangkap untuk diperdagangkan
sebagai hewan peliharaan.
 Empedu, darah dan daging beberapa jenis ular dianggap
berkhasiat tinggi.
 Ular membantu dalam mengontrol populasi tikus di sawah
dan dikenun
Peranan yang merugikan:
 Ular yang berbisa maupun yang tidak sangat berbahaya
bagi kehidupan manusia.
 Buaya jika meggigit dapat mebahayakan manusia.
Aves atau golongan unggas
 Ciri-ciri:
1. Tubuhnya terdiri atas kepala, leher, badan, ekor dan dilindungi
oleh bulu. Bulu burung dibedakan menjadi tiga macam yaitu
plumae, plumulae, dan filoplumae.
2. Memiliki anggota gerak depan berupa sayap dan belakang
berupa kaki yang bersisik.
3. Mulut burung bermodifikasi menjadi paruh.
4. Alat pernafasan burung berupa paru-paru dan pundi-pundi
udara.
5. Burung berdarah panas (homoioterm).
6. Bereproduksi secara seksual dengan telur, pembuahan terjadi
secara internal.
7. Memiliki kantung suara pada percabangan trakeanya.
8. Rangka burung terdiri atas tulang-tulang yang kuat.
Siklus Hidup Aves
Klasifikasi Aves
 Kelas Aves terbagi menjadi beberapa ordo berdasarkan
bentuk paruh,ukuran paruh, dan ukuran cakar yaitu:
1. Casuariformes. Contohnya: kasuari Australia atau
Dromaeus spec dan kasuari dari Pulau Seram.
2. Columbiformes. Contohnya : burung merpati atau
Colubia livia.
3. Falconiformes. Contohnya : elang dan rajawali.
4. Psittaciformes. Contohnya : nuri dan parkit.
5. Galliformes. Contohnya : ayam kampung, merak, dan
burung maleo.
6. Passeriformes (burung penyanyi). Contohnya : burung
kenari, gelatik, dan beo.
Peranan yang menguntungkan:
 Burung merupakan bahan makanan misalnya ayam
dan bebek.
 Bulu burung dapat dimanfaatkan untuk membuat
bantal, kasur, selimut dan shuttlecock.
 Burung dijadikan hewan peliharaan karna suaranya
yang merdu. Contoh: burung beo
 Manusia dapat membuka lapangan kerja dengan
membuka ternak ayam, itik, merpati, dan burung
walet.
Peranan yang merugikan:
 Burung yang terkena virus dapat membahayakan
kesehatan manusia.
 Burung memakan hasil panen padi atau biji-biji hasil
panen lainnya.
Mammalia atau hewan menyusui
 Ciri-ciri :
1. Tubuh terdiri atas kepala, leher, badan, dan ekor yang tertutup
oleh rambut.
2. Mempunyai dua pasang anggota gerak bermacam bentuk.
3. Bernafas dengan paru-paru yang terdiri atas dua lobus dan
terletak pada rongga dada.
4. Pada kulit terdapat kelenjar keringat, kelenjar minyak dan
kelenjar bau.
5. Anggota gerak berupa kaki atau tangan, sedangkan yang hidup
diair beradaptasi menjadi sirip.
6. Pada betina memiliki kelanjar susu pada bagian perut dan dada.
7. Bereproduksi secara seksual dengan fertilisasi internal.
8. Mammalia berdarah panas (homoioterm).
 Kelas Mammalia terdiri atas 18 ordo, beberapa diantaranya yaitu:
1. Ordo Monotremata merupakan mammalia bertelur, berambut,
dan menyusui anaknya. Contoh : landak (Echidna) dan Platypus sp.
2. Ordo Carnivora merupakan mammalia pemakan daging. Contoh :
harimau, kucing, anjing, dan serigala.
3. Ordo Rodentia mempunyai gigi seri seperti pahat yang tumbuh
terus menerus. Contoh : tikus, tupai, marmut, dan hamster.
4. Ordo Cetacea mammalia yang hidup dilaut. Contoh : paus, lumba
– lumba laut dan pesut.
5. Ordo Sineira mammalia sebangsa duyung (siren) dan herbivora.
Contohnya : duyung.
6. Ordo primata bangsa mammalia yang berderajat paling tinggi.
Contohnya : orang utan, kera ekor panjang dan bekantan.
 Ordo Monotremata: Landak
 Ordo Carnivora: kucing, anjing, serigala
 Ordo Rodentia: tikus, marmut, hamster
 Ordo Cetacea mammalia: lumba-lumba laut
 Ordo Sineira mammalia: duyung atau dugong
 Ordo primata: bekantan
Peranan Mammalia
Peranan yang menguntungkan:
• Dapat digunakan sebagai bahan pakaian. Contoh: lembu
• Dapat dijadikan sumber bahan bakar. Contoh: minyak dari lemak
paus.
• Dapat dijadikan hewan untuk berburu. Contoh: anjing.
• Dapat memberantas nyamuk. Contoh: kelelawar
• Bagian tubuh mammalia dapat digunakan untuk kerajinan tangan.
Dari tulang, tanduk, dan kulit.
Peranan yang merugikan:
• Anjing yang terkena virus dapat membahayakan kesehatan
manusia.
• Tikus rumah dapat menggangu manusia.
• Kera yang terkena virus ebola dapat mebahayakan manusia.
Chordata

Chordata

  • 1.
    Annesa Fadhila Astuty NurFaridah Dyka Kartika R Isnaini Luthfia R Kurnia Auliyaa W CHORDATA
  • 2.
    Ciri-ciri Chordata  Chordata(chorde : tali alat musik). Dalam zoologi diartikan sebagai tali sumbu tubuh karena letaknya di punggung maka sering disebut korda dorsalis (notokorda).  Tubuhnya simetris bilateral.  Pusat sarafnya berupa pembuluh, terdapat di sebelah dorsal notokorda.  Terdapat segmentasi organ tubuh terutama pada susunan otot dan sarafnya.
  • 3.
    Klasifikasi Chordata Chordata dibagimenjadi dua dengan dasar ada tidaknya tengkorak, yaitu: 1. Hewan Akraniata 2. Hewan Kraniata
  • 4.
    Hewan Akraniata  Hewanyang tidak bertengkorak.  Hewan chordata yang paling rendah derajatnya.  Terdiri atas: 1. Hemichordata 2. Urochordata atau Tunicata 3. Cephalochordata
  • 5.
    Peranan Hewan Akraniata Perananyang menguntungkan:  Tunicata mengandung sejumlah senyawa kimia yang berpotensi berguna untuk kesehatan, misalnya: Didemnins  Sumber protein hewani  Berperan positif dalam ekosistem akuatik.
  • 6.
    Hemichordata  Ciri-ciri: 1. Bentuktubuhnya seperti cacing. 2. Keberadaan notokordanya agak diragukan karena hanya ditemukan pada bagian depan (anterior). 3. Tubuh terbagi menjadi 3: Belalai (proboscis : untuk melubangi lumpur),leher, dan badan yang dilengkapi dengan celah insang. 4. Hidup di laut. 5. Berkembang biak secara seksual.
  • 7.
  • 8.
    UROCHORDATA ATAU TUNICATA Ciri – ciri : 1. Bentuk tubuh pendek. 2. Notokordanya terdapat di daerah ekor saja, menghilang pada masa perkembangannya. 3. Setelah dewasa, hewan ini memiliki pelindung tubuh yang dihasilkan oleh sekret dari sel-sel ektodermnya. 4. Sistem sirkulasi dapat memutar arah aliran darah. 5. Reproduksi seksual dengan kelamin hermafrodit, aseksual dengan tunas. 6. Hidup di laut dan berkoloni.
  • 9.
  • 10.
    Cephalochordata  Ciri –ciri : 1. Bentuk tubuh ikan tanpa sirip, memanjang agak transparan. 2. Notokordanya dan celah insang berkembang baik. 3. Belum mempunyai kepala sejati dan terdapat sirus. 4. Sistem sirkulasi tanpa jantung: aliran darah dari ventral ke dorsal dan dorsal ke ventral. 5. Reproduksi secara seksual, memiliki kelamin terpisah dan mengalami fertilisasi eksternal. 6. Hidup terkubur di bawah pasir perairan dangkal.
  • 11.
    CONTOH CEPHALOCHORDATA  Ikanlanset atau amphioxus.
  • 12.
     Hewan yangmemiliki tengkorak, otak dan tulang belakang.  Hewan yang paling tinggi derajatnya.  Yang termasuk kedalam hewan kraniata adalah hewan-hewan subfilum Vertebrata. Vertebrata terdiri atas: 1. Pisces 2. Amphibia 3. Reptilia 4. Aves 5. Mammalia
  • 13.
    Vertebrata  Ciri –ciri : 1. Mempunyai ruas-ruas tulang belakang. 2. Mempunyai kranium (tulang tengkorak). 3. Tubuhnya simetris bilateral. 4. Tubuhnya terlindung oleh lapisan epidermis dan dermis. 5. Rangkanya berupa rangka dalam,terususn atas tulang keras, spon, rawan, dan ligamen. 6. Memiliki alat gerak aktif dan pasif. 7. Alat pencernaan terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan 8. Alat pernapasannya yaitu hidup didarat dengan paru-paru dan diair dengan insang. 9. Alat ekskresinya sepasang ginjal. 10. Alat peredaran teridir atas jantung dan pembuluh darah. 11. Vertebrata aberkelamin terpisah(dioseus). 12. Mempunyai sistem saraf pusat.
  • 14.
     Ciri –ciri: 1. Hidup di air dan bersifat poikilotermal. 2. Kulit umumnya bersisik. 3. Tubuh dilengkapi dengan sirip. 4. Mempunyai gurat sisi. 5. Berkembang biak dengan telur (ovipar), ada yang melalui fertilisasi internal dan ada juga yang eksternal. 6. Tubuh pisces ditunjang oleh sistem rangka yang terdiri atas tulang rawan dan tulang sejati. 7. Tulang rahangnya sepasang kecuali Agnatha.
  • 15.
    Super kelas piscesdibagi menjadi tiga berdasarkan tulang dan ada tidaknya rahang:  Kelas Agnatha  Kelas Chondrichthyes  Kelas Osteichthyes
  • 16.
    Kelas Agnatha • Ciri-ciri: 1.Tidak memiliki rahang 2. Bentuk tubuh seperti ikan namun tidak bersisik 3. Rangka terdiri atas tulang rawan 4. Celah insang berjumlah lima pasang atau lebih 5. Jantung mempunyai dua ruang 6. Sirip tidak berpasangan 7. Pencernaan makanan berupa pipa lurus, mempunyai anus, tanpa kloaka. 8. Kebanyakan parasit pada hewan yang lain 9. Fertilisasi secara internal
  • 17.
    Contoh Kelas AgnathaIkan hagLampetra fluviatilis
  • 18.
    KELAS CHONDRICHTHYES  Ciri– ciri: 1. Rangka dalam tersusun atas tulang rawan. 2. Mulut dan lubang hidungnya terdapat dibagian ventral. 3. Mempunyai lidah dan rahang. 4. Kulit bersisik plakoid dan berlendir. 5. Mempunyai dua pasang sirip tubuh dan sirip ekor yang pada umunya heterocercal. 6. Ujung posteriornya terdapat alat pembuangan yang disebut anus. 7. Fertilisasi eksternal ataupun internal.
  • 19.
    CONTOH KELAS CHONDRICHTHYES Ikan hiu  Ikan pari  Chimaeta atau ratfish
  • 20.
    KELAS OSTEICHETHYES  Ciri– ciri: 1. Rangkanya tersusun atas tulang sejati. 2. Mulut berahang, bergigi, dan berlidah. 3. Kulit berlendir dan bersisik ganoid, sikloid, stenoid atau tidak bersisik. 4. Jantung beruang dua, darah berwarna pucat mengandung eritrosit berinti dan leukosit. 5. Mempunyai sistem limfe dan sekresi. 6. Bernafas dengan insang yang memiliki penutup pelindung yang disebut operkulum. 7. fertilisasi eksternal. 8. Memiliki gelembung renang.
  • 21.
    Klasifikasi Kelas Osteichethyes KelasOsteichethyes dibedakan menjadi beberapa ordo berdasarkan tulang dan alat pernafasannya:  Ganoidea, bertulang rawan dan sejati. Contoh: ikan steur, ikan buaya, dan ikan senuk rumbai- rumbai.  Dipnoi, bernafas dengan insang dan juga alat yang disebut pulmosis. Contoh: ikan baramudi dan ikan paru-paru.  Teleostei, memiliki rangka dari tulang sejati. Contoh: ikan emas, tawes, dan lele.
  • 22.
    Peranan Pisces Peranan yangmenguntungkan:  Ikan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang bergizi karena mengandung omega 3, contohnya ikan salmon.  Ikan dapat dijadikan sebagai hewan peliharaan, contoh: ikan arwana.  Ikan berperan sebagai bioindikator untuk lingkungan yang tercemar, contohnya ikan mas. Peranan yang merugikan:  Ikan dapat menyerang manusia atau membahayakan jiwa manusia, misalnya ikan hiu dan piranha.  Ikan yang beracun jika dimakan, misalnya ikan buntal.
  • 23.
    Amphibia atau golongankatak  Ciri – ciri: 1. Hewan berdarah dingin (poikilotermal). 2. Tubuh terdiri atas kepala, badan, dan ekor. 3. Kulitnya lembab dan berlendir 4. Mempunyai dua lubang hidung yang berhubungan langsung dengan rongga mulut. 5. Alat gerak pada amphibi berupa sepasang kaki untuk meloncat dan berenang. 6. Bereproduksi secara seksual dengan fertilisasi eksternal. 7. Memiliki ruas tulang belakang (kolumna vertebralis). 8. Organ penglihatan diselubungi oleh selaput yang disebut membrana nictitans. 9. Alat peredaran darah berupa jantung dan pembuluh darah.
  • 24.
  • 25.
    Klasifikasi Amphibia  KelasAmphibia dibagi menjadi tiga ordo berdasarkan ada tidaknya ekor : 1. Apoda (Gymnophyona) yang meliputi semua amfibhi tidak berkaki. Contohnya : salamander cacing. 2. Urodella (Caudata) meliputi seluruh amfibhi yang mempunyai kaki dan ekor. Contohnya : Axolotl mexicanum, Ranodon sp. , Megalobatrachus japonicus 3. Anura yang meliputi seluruh amfibhi tidak berekor. Contohnya : katak hijau besar dan katak macan.
  • 26.
    Peranan Amphibia Peranan yangmenguntungkan:  Dalam bidang kedokteran yaitu dengan memanfaatkan racun amfibia sebagai penguat denyut jantung.  Amphibia bermanfaat membantu memangsa nyamuk.  Daging Amphibia banyak dimanfaatkan untuk bahan makanan.  Di sekolah dan diperguruan tinggi sering dimanfaatkan untuk bahan praktikum untuk dibedah atau pengamatan lain.
  • 27.
     Ciri-ciri : 1.Kulitnya kering, bersisik dari zat tanduk,t tidak mempunyai kelenjar lendir, dua pasang kaki yang jarinya berkuku. 2. Jantung mempunyai empat ruangan 3. Termasuk hewan poikilotermal. 4. Ada yang hidup di darat dan di laut. 5. Reptilia berkembang biak secara seksual dan fertilisasi internal. 6. Alat geraknya ialah susunan otot-otot bersegmen.
  • 28.
     Kelas Reptiliadibagi menjadi empat ordo berdasarkan sisik, fosil, tubuhnya yaitu: 1. Squamata meliputi reptilia bersisik. Contohnya : kadal, cicak, tokek, bunglon, dan ular. 2. Testudinata meliputi semua golongan kura-kura, penyu dan bulus. 3. Crocodillia atau bangsa buaya. Tubuhnya menyerupai bangsa kadal atau komodo, juga bersisik. Tetapi sisiknya terjadi karena proses osifikasi. 4. Rhynchocephala meliputi seleruh reptilia primitif. bangsa ini sudah punah. Contohnya triceratops dan sphenedons
  • 29.
    Peranan yang menguntungkan: Daging kura-kura dan penyu sering dijadikan sebagai bahan makanan.  Banayak jenis kura-kura ditangkap untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan.  Empedu, darah dan daging beberapa jenis ular dianggap berkhasiat tinggi.  Ular membantu dalam mengontrol populasi tikus di sawah dan dikenun Peranan yang merugikan:  Ular yang berbisa maupun yang tidak sangat berbahaya bagi kehidupan manusia.  Buaya jika meggigit dapat mebahayakan manusia.
  • 30.
    Aves atau golonganunggas  Ciri-ciri: 1. Tubuhnya terdiri atas kepala, leher, badan, ekor dan dilindungi oleh bulu. Bulu burung dibedakan menjadi tiga macam yaitu plumae, plumulae, dan filoplumae. 2. Memiliki anggota gerak depan berupa sayap dan belakang berupa kaki yang bersisik. 3. Mulut burung bermodifikasi menjadi paruh. 4. Alat pernafasan burung berupa paru-paru dan pundi-pundi udara. 5. Burung berdarah panas (homoioterm). 6. Bereproduksi secara seksual dengan telur, pembuahan terjadi secara internal. 7. Memiliki kantung suara pada percabangan trakeanya. 8. Rangka burung terdiri atas tulang-tulang yang kuat.
  • 31.
  • 32.
    Klasifikasi Aves  KelasAves terbagi menjadi beberapa ordo berdasarkan bentuk paruh,ukuran paruh, dan ukuran cakar yaitu: 1. Casuariformes. Contohnya: kasuari Australia atau Dromaeus spec dan kasuari dari Pulau Seram. 2. Columbiformes. Contohnya : burung merpati atau Colubia livia. 3. Falconiformes. Contohnya : elang dan rajawali. 4. Psittaciformes. Contohnya : nuri dan parkit. 5. Galliformes. Contohnya : ayam kampung, merak, dan burung maleo. 6. Passeriformes (burung penyanyi). Contohnya : burung kenari, gelatik, dan beo.
  • 33.
    Peranan yang menguntungkan: Burung merupakan bahan makanan misalnya ayam dan bebek.  Bulu burung dapat dimanfaatkan untuk membuat bantal, kasur, selimut dan shuttlecock.  Burung dijadikan hewan peliharaan karna suaranya yang merdu. Contoh: burung beo  Manusia dapat membuka lapangan kerja dengan membuka ternak ayam, itik, merpati, dan burung walet. Peranan yang merugikan:  Burung yang terkena virus dapat membahayakan kesehatan manusia.  Burung memakan hasil panen padi atau biji-biji hasil panen lainnya.
  • 34.
    Mammalia atau hewanmenyusui  Ciri-ciri : 1. Tubuh terdiri atas kepala, leher, badan, dan ekor yang tertutup oleh rambut. 2. Mempunyai dua pasang anggota gerak bermacam bentuk. 3. Bernafas dengan paru-paru yang terdiri atas dua lobus dan terletak pada rongga dada. 4. Pada kulit terdapat kelenjar keringat, kelenjar minyak dan kelenjar bau. 5. Anggota gerak berupa kaki atau tangan, sedangkan yang hidup diair beradaptasi menjadi sirip. 6. Pada betina memiliki kelanjar susu pada bagian perut dan dada. 7. Bereproduksi secara seksual dengan fertilisasi internal. 8. Mammalia berdarah panas (homoioterm).
  • 35.
     Kelas Mammaliaterdiri atas 18 ordo, beberapa diantaranya yaitu: 1. Ordo Monotremata merupakan mammalia bertelur, berambut, dan menyusui anaknya. Contoh : landak (Echidna) dan Platypus sp. 2. Ordo Carnivora merupakan mammalia pemakan daging. Contoh : harimau, kucing, anjing, dan serigala. 3. Ordo Rodentia mempunyai gigi seri seperti pahat yang tumbuh terus menerus. Contoh : tikus, tupai, marmut, dan hamster. 4. Ordo Cetacea mammalia yang hidup dilaut. Contoh : paus, lumba – lumba laut dan pesut. 5. Ordo Sineira mammalia sebangsa duyung (siren) dan herbivora. Contohnya : duyung. 6. Ordo primata bangsa mammalia yang berderajat paling tinggi. Contohnya : orang utan, kera ekor panjang dan bekantan.
  • 36.
     Ordo Monotremata:Landak  Ordo Carnivora: kucing, anjing, serigala  Ordo Rodentia: tikus, marmut, hamster  Ordo Cetacea mammalia: lumba-lumba laut  Ordo Sineira mammalia: duyung atau dugong  Ordo primata: bekantan
  • 37.
    Peranan Mammalia Peranan yangmenguntungkan: • Dapat digunakan sebagai bahan pakaian. Contoh: lembu • Dapat dijadikan sumber bahan bakar. Contoh: minyak dari lemak paus. • Dapat dijadikan hewan untuk berburu. Contoh: anjing. • Dapat memberantas nyamuk. Contoh: kelelawar • Bagian tubuh mammalia dapat digunakan untuk kerajinan tangan. Dari tulang, tanduk, dan kulit. Peranan yang merugikan: • Anjing yang terkena virus dapat membahayakan kesehatan manusia. • Tikus rumah dapat menggangu manusia. • Kera yang terkena virus ebola dapat mebahayakan manusia.