PERSONALITY and CONSUMER
BEHAVIOR
By Leon G. Schiffman and Leslie Lazar Kanuk
CHAPTER OUTLINE:
Personality Theories
Personality and Understanding Consumer
Diversity
Brand Personality
The Self and Self-Image
Virtual Personality or Self
PERSONALITY ???
Personality dapat
didefinisikan sebagai
karakteristik kepribadian
yang menentukan dan
merefleksikan bagaimana
respon seseorang terhadap
lingkungan mereka
mencerminkan tentang perilaku
seseorang terhadap lingkungannya
mempengaruhi upaya promosi penjualan.
SIFAT KEPRIBADIAN (THE NATURE OF PERSONALITY)
• 2 orang tidak mungkin memiliki kepribadian yang
sama persisUntuk mengelompokkan konsumen
berdasarkan target pasar yang akan dituju
Kepribadian
merefleksikan
perbedaan seseorang
• Kepribadian itu hanya satu-satunya. Tapi ragam
Perilaku konsumtif dipengaruhi oleh Variasi
Psikologi, Sosiokultural, Lingkungan dan Situasi.
Kepribadian itu stabil
dan abadi
• Dalam kondisi tertentu, kepribadian seseorang bisa
berubah seiring dengan perkembangan
kedewasaan
Kepribadian dapat
berubah
3 THEORIES OF PERSONALITY
• Unconscious needs or drives are at the heart
of human motivation (psikoanalisa teori yang
didasarkan pada dorongan kebutuhan,
dorongan seksual, dorongan biologis)
Freudian
Theory
Freudian Theory and “product personality”
Consumer researchers using Freud’s personality theory see
consumer purchases as a reflection and extension of the
consumer’s own personality.
Peneliti melihat bahwa pembelian yang dilakukan
konsumen atau situasi konsumsi merupakan cerminan dan
ekstensi dari kepribadian konsumen. Begitu juga
penampilan dan kepemilikan konsumen juga menunjukkan
perilakunya.
Potato Chips:
Ambitious, successful, high
achiever, impatient
Tortilla Chips:
Perfectionist, high expectations,
punctual, conservational
Pretzels:
Lively, easily bored, flirtatious,
intuitive
Snack Food Personality Traits
• Mencari tujuan untuk mengatasi perasaan rendah diri
• Membangun relasi dan saling memberikan penghargaan
dengan orang lain untuk mengurangi ketegangan
• Karen Horney juga tertarik pada kecemasan yang dialami
manusia. Dia membagi individu menjadi tiga golongan yaitu
Compliant, Agressive dan Detached individuals .
Neo-Freudian
Personality
Theory
• Fokus pada karakteristik psikologi
• Sifat- menjadi pembeda (sebagai cara yang khas dan relatif
bertahan lama yang dapat membedakan individu satu dengan
yang lainnya)
• Kepribadian berhubungan dengan bagaimana konsumen
membuat pilihan atau mengkonsumsi sebuah produk.
• Tes yang dilakukan dengan teori ini adalah inovasi konsumen
(bagaimana tindakan seseorang terhadap suatu hal baru),
materialisme konsumen (derajat kecintaan konsumen terhadap
kepemilikan) dan ethnosentrisme konsumen (tanggapan
konsumen dalam menerima atau menolak produk asing).
Trait
Theory
KEPRIBADIAN DAN PEMAHAMAN PERBEDAAN KONSUMEN
(PERSONALITY AND UNDERSTANDING CONSUMER DIVERSITY)
Kepribadian Perilaku konsumsiRespon positif
Kelompok Konsumen Target Pasar
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Optimal Stimulasi
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
• Tingkat penerimaan
konsumen terhadap produk
baru, pelayanan/jasa baru,
dan kebiasaan baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Optimal Stimulasi
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Sifat kepribadian yang
mengukur tingkat kekakuan
(versus keterbukaan) yang
ditunjukkan individu terhadap
hal yang belum dikenal
dengan baik dan terhadap
informasi yang berlawanan
dengan kepercayaan mereka
yang sudah mendalam
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Optimal Stimulasi
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Sifat kepribadian yang berkisar
dari pengarahan diri sendiri dan
pengarahan oleh orang lain.
• Arahan Diri Sendiri (inner-
directedness):
 Bergantung pada nilai-nilai
sendiri ketika mengevaluasi
produk
 Penemu cara baru (innovators)
• Arahan Orang lain (other-
directedness):
 Mencari petunjuk dari orang
lain
 Kurang bisa menjadi penemu
(less likely to be innovators)
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Optimal Stimulasi
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Konsumen yang menghindari
tampil sama dengan orang
lain
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Stimulasi Optimal
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Tingkat stimulasi optimum (OSL)
berkaitan dengan kesediaan yang
lebih besar untuk mengambil
resiko, mencoba berbagai produk
baru, menjadi inovatif, mencari
informasi yang berhubungan
dengan pembelian, dan menerima
fasilitas baru daripada OSL yang
rendah.
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Optimal Stimulasi
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Sebuah sifat kepribadian yang
mengukur tingkat atau jumlah
kebaruan atau kompleksitas
yang individu cari dalam
pengalaman pribadi mereka
• Keinovatifan Konsumen
• Dogmatisme
• Karakter Sosial
• Kebutuhan akan
Keunikan
• Level Optimal Stimulasi
• Pencarian Sensasi
• Variasi- Hal Baru
Keinovatifan konsumen dan sifat
kepribadian
• Mengukur tingkat konsumen
dari berbagai pencarian
variasi
• Termasuk seperti:
 Mengeksplorasi perilaku
pembelian
 Menggunakan keinovatifan
 Menyelidiki pengalaman
orang lain
Kebutuhan Kognisi
• Mengukur kebutuhan atau
kesenangan seseorang untuk
berpikir
• Individu dengan Need Cognition
tinggi lebih mungkin untuk
menanggapi iklan kaya
informasi produk, dan
sebaliknya.
Faktor Kebutuhan Kognitif
Visualizers vs Verbalizers
para peneliti membagi konsumen
ke dalam dua golongan yaitu:
• visualiser (konsumen yang
lebih menyukai informasi visual
seperti melalui video )
• verbaliser (konsumen yang
lebih menyukai informasi lisan
atau tulisan seperti radio dan
media cetak).
DARI MATERIALISME KONSUMEN UNTUK
DORONGAN KONSUMSI
Sifat Konsumsi dan Kepemilikan:
Consumer Materialism
• Sejauh mana seseorang dianggap “materialistik”
Fixated consumption behavior
• Konsumen terpaku pada produk atau kategori produk
tertentu
Compulsive consumption behavior
• Kecanduan atau " out-of - control " consumer
KONSUMEN ETNOSENTRIS: RESPON TERHADAP
PRODUK LUAR NEGERI
Konsumen bersifat terbuka terhadap adanya produk
asing
Konsumen yang bersifat etnosentris atau mempunyai
respon negatif yang cenderung menolak produk asing
Versus
This ad is
designed to
appeal to
consumer
ethno-
centrism.
kepribadian terkait
dengan merek
BRAND
PERSONALITY
Kepribadian merek yang kuat dan
menguntungkan akan memperkuat
merek tetapi tidak harus menuntut
harga premium
PRODUCT PERSONALITY ISSUES
• Sering digunakan untuk kepribadian
merek
• Beberapa produk dianggap sebagai
maskulin (coffee and toothpaste)
sementara beberapa dianggap feminim
(bath soap and shampoo)
Gender
• Berdasarkan lokasi yang sebenarnya (KFC, CFC,
dll)
• Nama-nama fiktif juga digunakan seperti Hidden
Valley dan Bear Creek
• tetapi yang lebih penting daripada apakah nama
itu nyata atau fiktif adalah apakah lokasi dan citra
menambah ekuitas merek produk
Geografis
• Kombinasi warna dalam kemasan
dan produk menunjukkan
kepribadian
Warna
DIRI DAN CITRA
DIRI
Konsumen memiliki citra atau gambaran
dari dalam diri mereka sendiri
Kepribadian dalam konsumsi individu
berhubungan dengan citra diri mereka sendiri
• Satu atau Banyak Pribadi
• Susunan dari Citra Diri
• Perluasan Diri
• Mengubah Diri
Issues Related to Self and Self-Image
• Seorang konsumen tunggal
akan bertindak berbeda dalam
situasi yang berbeda atau
dengan orang yang berbeda
• Memiliki berbagai peran sosial
• Pemasar dapat menargetkan
produk khusus untuk
seseorang
• Satu atau Banyak Pribadi
• Susunan dari Citra Diri
• Perluasan Diri
• Mengubah Diri
Issues Related to Self and Self-Image
• Ragam citra-diri :
 Citra-diri aktual,
 Citra-diri ideal
 Citra-diri sosial
 Citra-diri sosial ideal
 Citra-diri yang diharapkan
• Konsep citra diri mempunyai
implikasi strategis bagi pemasar
untuk membagi pasar mereka
atas dasar citra konsumen yang
relevan dan kemudian mengatur
posisi produk atau jasa mereka
menurut posisi citra diri tersebut.
• Satu atau Banyak Pribadi
• Susunan dari Citra Diri
• Perluasan Diri
• Mengubah Diri
Issues Related to Self and Self-Image
• Kepemilikan dapat memperluas
diri dengan beberapa cara:
 Aktual
 Simbolis
 Dengan memberikan status
atau peringkat.
 Dengan melimpahkan
keabadian
 Pemberkatan kekuatan
magis
• Satu atau Banyak Pribadi
• Susunan dari Citra Diri
• Perluasan Diri
• Mengubah Diri
Issues Related to Self and Self-Image
• Konsumen menggunakan
produk perubahan dirinya sendiri
untuk mengekspresikan
individualisme dari:
 Melakukan perubahan diri
 Mempertahankan apa yang
ada dalam diri
 Memperluas diri
 Penyesuaian diri
KEPRIBADIAN VIRTUAL ATAU DIRI
dengan adanya
perkembangan internet,
maka akan tampak sebagai
diri yang virtual atau
kepribadian virtual.
Pengalam konsumen
dengan chatting kadang kala
merupakan suatu
kesempatan untuk
mengekplorasi identitas baru
atau identitas alternatif
lainnya.
TERIMAKASIH
INA PRIMASARI
S231508014
MANAJEMEN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
INNAPRIMAJOLIE@GMAIL.COM

Chapter 5 presentation

  • 1.
    PERSONALITY and CONSUMER BEHAVIOR ByLeon G. Schiffman and Leslie Lazar Kanuk
  • 2.
    CHAPTER OUTLINE: Personality Theories Personalityand Understanding Consumer Diversity Brand Personality The Self and Self-Image Virtual Personality or Self
  • 3.
    PERSONALITY ??? Personality dapat didefinisikansebagai karakteristik kepribadian yang menentukan dan merefleksikan bagaimana respon seseorang terhadap lingkungan mereka mencerminkan tentang perilaku seseorang terhadap lingkungannya mempengaruhi upaya promosi penjualan.
  • 4.
    SIFAT KEPRIBADIAN (THENATURE OF PERSONALITY) • 2 orang tidak mungkin memiliki kepribadian yang sama persisUntuk mengelompokkan konsumen berdasarkan target pasar yang akan dituju Kepribadian merefleksikan perbedaan seseorang • Kepribadian itu hanya satu-satunya. Tapi ragam Perilaku konsumtif dipengaruhi oleh Variasi Psikologi, Sosiokultural, Lingkungan dan Situasi. Kepribadian itu stabil dan abadi • Dalam kondisi tertentu, kepribadian seseorang bisa berubah seiring dengan perkembangan kedewasaan Kepribadian dapat berubah
  • 5.
    3 THEORIES OFPERSONALITY • Unconscious needs or drives are at the heart of human motivation (psikoanalisa teori yang didasarkan pada dorongan kebutuhan, dorongan seksual, dorongan biologis) Freudian Theory
  • 6.
    Freudian Theory and“product personality” Consumer researchers using Freud’s personality theory see consumer purchases as a reflection and extension of the consumer’s own personality. Peneliti melihat bahwa pembelian yang dilakukan konsumen atau situasi konsumsi merupakan cerminan dan ekstensi dari kepribadian konsumen. Begitu juga penampilan dan kepemilikan konsumen juga menunjukkan perilakunya.
  • 7.
    Potato Chips: Ambitious, successful,high achiever, impatient Tortilla Chips: Perfectionist, high expectations, punctual, conservational Pretzels: Lively, easily bored, flirtatious, intuitive Snack Food Personality Traits
  • 8.
    • Mencari tujuanuntuk mengatasi perasaan rendah diri • Membangun relasi dan saling memberikan penghargaan dengan orang lain untuk mengurangi ketegangan • Karen Horney juga tertarik pada kecemasan yang dialami manusia. Dia membagi individu menjadi tiga golongan yaitu Compliant, Agressive dan Detached individuals . Neo-Freudian Personality Theory • Fokus pada karakteristik psikologi • Sifat- menjadi pembeda (sebagai cara yang khas dan relatif bertahan lama yang dapat membedakan individu satu dengan yang lainnya) • Kepribadian berhubungan dengan bagaimana konsumen membuat pilihan atau mengkonsumsi sebuah produk. • Tes yang dilakukan dengan teori ini adalah inovasi konsumen (bagaimana tindakan seseorang terhadap suatu hal baru), materialisme konsumen (derajat kecintaan konsumen terhadap kepemilikan) dan ethnosentrisme konsumen (tanggapan konsumen dalam menerima atau menolak produk asing). Trait Theory
  • 9.
    KEPRIBADIAN DAN PEMAHAMANPERBEDAAN KONSUMEN (PERSONALITY AND UNDERSTANDING CONSUMER DIVERSITY) Kepribadian Perilaku konsumsiRespon positif Kelompok Konsumen Target Pasar
  • 10.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Optimal Stimulasi • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru • Tingkat penerimaan konsumen terhadap produk baru, pelayanan/jasa baru, dan kebiasaan baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian
  • 11.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Optimal Stimulasi • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian • Sifat kepribadian yang mengukur tingkat kekakuan (versus keterbukaan) yang ditunjukkan individu terhadap hal yang belum dikenal dengan baik dan terhadap informasi yang berlawanan dengan kepercayaan mereka yang sudah mendalam
  • 12.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Optimal Stimulasi • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian • Sifat kepribadian yang berkisar dari pengarahan diri sendiri dan pengarahan oleh orang lain. • Arahan Diri Sendiri (inner- directedness):  Bergantung pada nilai-nilai sendiri ketika mengevaluasi produk  Penemu cara baru (innovators) • Arahan Orang lain (other- directedness):  Mencari petunjuk dari orang lain  Kurang bisa menjadi penemu (less likely to be innovators)
  • 13.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Optimal Stimulasi • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian • Konsumen yang menghindari tampil sama dengan orang lain
  • 14.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Stimulasi Optimal • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian • Tingkat stimulasi optimum (OSL) berkaitan dengan kesediaan yang lebih besar untuk mengambil resiko, mencoba berbagai produk baru, menjadi inovatif, mencari informasi yang berhubungan dengan pembelian, dan menerima fasilitas baru daripada OSL yang rendah.
  • 15.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Optimal Stimulasi • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian • Sebuah sifat kepribadian yang mengukur tingkat atau jumlah kebaruan atau kompleksitas yang individu cari dalam pengalaman pribadi mereka
  • 16.
    • Keinovatifan Konsumen •Dogmatisme • Karakter Sosial • Kebutuhan akan Keunikan • Level Optimal Stimulasi • Pencarian Sensasi • Variasi- Hal Baru Keinovatifan konsumen dan sifat kepribadian • Mengukur tingkat konsumen dari berbagai pencarian variasi • Termasuk seperti:  Mengeksplorasi perilaku pembelian  Menggunakan keinovatifan  Menyelidiki pengalaman orang lain
  • 17.
    Kebutuhan Kognisi • Mengukurkebutuhan atau kesenangan seseorang untuk berpikir • Individu dengan Need Cognition tinggi lebih mungkin untuk menanggapi iklan kaya informasi produk, dan sebaliknya. Faktor Kebutuhan Kognitif Visualizers vs Verbalizers para peneliti membagi konsumen ke dalam dua golongan yaitu: • visualiser (konsumen yang lebih menyukai informasi visual seperti melalui video ) • verbaliser (konsumen yang lebih menyukai informasi lisan atau tulisan seperti radio dan media cetak).
  • 18.
    DARI MATERIALISME KONSUMENUNTUK DORONGAN KONSUMSI Sifat Konsumsi dan Kepemilikan: Consumer Materialism • Sejauh mana seseorang dianggap “materialistik” Fixated consumption behavior • Konsumen terpaku pada produk atau kategori produk tertentu Compulsive consumption behavior • Kecanduan atau " out-of - control " consumer
  • 19.
    KONSUMEN ETNOSENTRIS: RESPONTERHADAP PRODUK LUAR NEGERI Konsumen bersifat terbuka terhadap adanya produk asing Konsumen yang bersifat etnosentris atau mempunyai respon negatif yang cenderung menolak produk asing Versus
  • 20.
    This ad is designedto appeal to consumer ethno- centrism.
  • 21.
    kepribadian terkait dengan merek BRAND PERSONALITY Kepribadianmerek yang kuat dan menguntungkan akan memperkuat merek tetapi tidak harus menuntut harga premium
  • 22.
    PRODUCT PERSONALITY ISSUES •Sering digunakan untuk kepribadian merek • Beberapa produk dianggap sebagai maskulin (coffee and toothpaste) sementara beberapa dianggap feminim (bath soap and shampoo) Gender • Berdasarkan lokasi yang sebenarnya (KFC, CFC, dll) • Nama-nama fiktif juga digunakan seperti Hidden Valley dan Bear Creek • tetapi yang lebih penting daripada apakah nama itu nyata atau fiktif adalah apakah lokasi dan citra menambah ekuitas merek produk Geografis • Kombinasi warna dalam kemasan dan produk menunjukkan kepribadian Warna
  • 23.
    DIRI DAN CITRA DIRI Konsumenmemiliki citra atau gambaran dari dalam diri mereka sendiri Kepribadian dalam konsumsi individu berhubungan dengan citra diri mereka sendiri
  • 24.
    • Satu atauBanyak Pribadi • Susunan dari Citra Diri • Perluasan Diri • Mengubah Diri Issues Related to Self and Self-Image • Seorang konsumen tunggal akan bertindak berbeda dalam situasi yang berbeda atau dengan orang yang berbeda • Memiliki berbagai peran sosial • Pemasar dapat menargetkan produk khusus untuk seseorang
  • 25.
    • Satu atauBanyak Pribadi • Susunan dari Citra Diri • Perluasan Diri • Mengubah Diri Issues Related to Self and Self-Image • Ragam citra-diri :  Citra-diri aktual,  Citra-diri ideal  Citra-diri sosial  Citra-diri sosial ideal  Citra-diri yang diharapkan • Konsep citra diri mempunyai implikasi strategis bagi pemasar untuk membagi pasar mereka atas dasar citra konsumen yang relevan dan kemudian mengatur posisi produk atau jasa mereka menurut posisi citra diri tersebut.
  • 26.
    • Satu atauBanyak Pribadi • Susunan dari Citra Diri • Perluasan Diri • Mengubah Diri Issues Related to Self and Self-Image • Kepemilikan dapat memperluas diri dengan beberapa cara:  Aktual  Simbolis  Dengan memberikan status atau peringkat.  Dengan melimpahkan keabadian  Pemberkatan kekuatan magis
  • 27.
    • Satu atauBanyak Pribadi • Susunan dari Citra Diri • Perluasan Diri • Mengubah Diri Issues Related to Self and Self-Image • Konsumen menggunakan produk perubahan dirinya sendiri untuk mengekspresikan individualisme dari:  Melakukan perubahan diri  Mempertahankan apa yang ada dalam diri  Memperluas diri  Penyesuaian diri
  • 28.
    KEPRIBADIAN VIRTUAL ATAUDIRI dengan adanya perkembangan internet, maka akan tampak sebagai diri yang virtual atau kepribadian virtual. Pengalam konsumen dengan chatting kadang kala merupakan suatu kesempatan untuk mengekplorasi identitas baru atau identitas alternatif lainnya.
  • 29.