Oleh Arief Wibawa S
(111611041)
Masalah pengangguran di Indonesia sampai saat ini belum terpecahkan dan
kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan mencemaskan, karena berdampak cukup
luas mulai dari timbulnya kemiskinan, kerawanan sosial, keamanan hingga perubahan
sikap masyarakat yang tadinya bersikap lemah lembut dan sopan santun berubah
menjadi liar dan kasar. Tercatat sampai dengan Agustus 2012 jumlah pengangguran
terbuka di Indonesia sebanyak 9,25 juta orang dan setengah pengangguran lebih
kurang 30 juta orang, dan sungguh sangat mengejutkan karena dari angka
pengangguran tersebut, terdapat penganggur lulusan perguruan tinggi cukup tinggi,
berjumlah 1,13 juta orang, terdiri dari lulusan sarjana 630 ribu orang, dan lulusan
diploma 500 ribu orang. Belum termasuk sarjana setengah penganggur yang jumlahnya
lebih besar lagi yaitu yang bekerja dibawah jam kerja normal dan masih mencari
pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan lain.
Peranan kewirausahaan dalam perkembangan ekonomi suatu bangsa sangatlah
penting, yaitu menumbuhkan lapangan pekerjaan dan mengurangi jumlah
pengangguran. Hampir sebagian besar pekerjaan saat ini, diciptakan oleh perusahaan
ukuran kecil dan menengah yang bertindak sebagai kewirausahaan, untuk
meningkatkan penjualan dan pekerjaan mereka. Sebaliknya, ditengah resesi global
yang berlangsung dewasa ini banyak perusahaan besar memperkecil atau mengurangi
jumlah pekerja untuk bertahan dari kebangkrutan dan efisiensi biaya operasi
 Dari kelima solusi tersebut saya
memilihTernak lele , karna tidak terlalu sulit
untuk ternak lele kalau ada air yang melimpah
dan tanah kosong yang cukup luas, selain itu
berternak lele dapat menjadi hiburan tersendiri
dan untuk hasil sangat memuaskan. ternak
lele tidak membutuhkan biaya yang banyak
cukup 4 juta kita bisa ternak lele dengan hasil
yang memuasakan dan keuntungan yang
besar, dijamin jika memiliki niatan yang kuat 3
panenan sudah kembali modal, sekali panen
sekitar 2 - 3 bln
1. Clarias batrachus, dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan
kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Sumatera Utara),
dan ikan pintet (Kalimantan Selatan).
2. Clarias teysmani, dikenal sebagai lele Kembang (Jawa
Barat), Kalang putih (Padang).
3. Clarias melanoderma, yang dikenal sebagai ikan duri
(Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru (Jawa
Barat).
4. Clarias nieuhofi, yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa),
limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan Selatan).
5. Clarias loiacanthus, yang dikenal sebagai ikan keli
(Sumatera Barat), ikan
penang (Kalimantan Timur).
6. Clarias gariepinus, yang dikenal sebagai lele Dumbo
(Lele Domba), King cat fish, berasal dari Afrika.
1. siapkan lahan minimal luasnya 12m x 8m
2. buat lahan tersebut menjadi 4 bagian, 2 bagian 3m x 4m, dan dua
bagian lagi 3m x 5m
3. buatlah rancangan pagar persegi yang terbuat dari bambu seperti
ukuran diatas untuk tempat terpal ( biaya Rp.500 ribu )
4. siapkan terpal plastik ukuran 5m x 6m = 2 buah dan ukuran 5m x 7m =
2 buah ( harga 600 ribu )
5. klu terpal sudah siap maka kita bisa mengisi air didalam terpal
ketinggian 30 cm,diamkan selama semalam kemudian dibuang airnya.
dan kita isi lagi terpal tersebut dengan air dengan ketinggian 30 cm
6. kemudian kita bisa beli bibit lele, usahakan bibit lele ukuran 7 - 9 harga
@Rp. 130 per ekor ( 10.000 ekor x 130 = 1.300.000
7. beli pakan pelet 8 karung harga @ Rp.200rb (NB : diberi pakan
tambahan, seperti batang ayam, usus ayam, bekecot, dll
8. dan dalam waktu 2 - 3 bln kita sudah siap panen, biasanya hasil panen
minimal 600 kg maksimal 9oo kg, dan rata2 750 kg, ( 750 kg x 9.000 =
Rp. 6.750.000 ).
 9. Keuntungan bersih yaitu Rp. 6.750.000 – Rp. 2600.000 = Rp. 4.150.000
Pada kenyataannya setelah beberapa waktu
berbudidaya ternyata banyak sekali yang
menemui kegagalan. Beberapa kejadian yang
sering terjadi dalam budidaya ikan lele adalah:
1. Banyak ikan lele yang hilang/sakit
2. Hasil atau tonase jauh dari harapan
3. Banyaknya kerugian yang dialami
Kalau dilihat dari harga di pasaran jelas sangat
menggiurkan.1 kg ikan lele bisa sampai Rp
9.000.00. Inilah yang banyak budidayawan terjebak
ingin mencoba budidaya ikan lele.padahal
budidaya ikan lele bukan coba coba.
Budidaya ikan lele

Budidaya ikan lele

  • 1.
    Oleh Arief WibawaS (111611041)
  • 2.
    Masalah pengangguran diIndonesia sampai saat ini belum terpecahkan dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan mencemaskan, karena berdampak cukup luas mulai dari timbulnya kemiskinan, kerawanan sosial, keamanan hingga perubahan sikap masyarakat yang tadinya bersikap lemah lembut dan sopan santun berubah menjadi liar dan kasar. Tercatat sampai dengan Agustus 2012 jumlah pengangguran terbuka di Indonesia sebanyak 9,25 juta orang dan setengah pengangguran lebih kurang 30 juta orang, dan sungguh sangat mengejutkan karena dari angka pengangguran tersebut, terdapat penganggur lulusan perguruan tinggi cukup tinggi, berjumlah 1,13 juta orang, terdiri dari lulusan sarjana 630 ribu orang, dan lulusan diploma 500 ribu orang. Belum termasuk sarjana setengah penganggur yang jumlahnya lebih besar lagi yaitu yang bekerja dibawah jam kerja normal dan masih mencari pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan lain. Peranan kewirausahaan dalam perkembangan ekonomi suatu bangsa sangatlah penting, yaitu menumbuhkan lapangan pekerjaan dan mengurangi jumlah pengangguran. Hampir sebagian besar pekerjaan saat ini, diciptakan oleh perusahaan ukuran kecil dan menengah yang bertindak sebagai kewirausahaan, untuk meningkatkan penjualan dan pekerjaan mereka. Sebaliknya, ditengah resesi global yang berlangsung dewasa ini banyak perusahaan besar memperkecil atau mengurangi jumlah pekerja untuk bertahan dari kebangkrutan dan efisiensi biaya operasi
  • 4.
     Dari kelimasolusi tersebut saya memilihTernak lele , karna tidak terlalu sulit untuk ternak lele kalau ada air yang melimpah dan tanah kosong yang cukup luas, selain itu berternak lele dapat menjadi hiburan tersendiri dan untuk hasil sangat memuaskan. ternak lele tidak membutuhkan biaya yang banyak cukup 4 juta kita bisa ternak lele dengan hasil yang memuasakan dan keuntungan yang besar, dijamin jika memiliki niatan yang kuat 3 panenan sudah kembali modal, sekali panen sekitar 2 - 3 bln
  • 6.
    1. Clarias batrachus,dikenal sebagai ikan lele (Jawa), ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Sumatera Utara), dan ikan pintet (Kalimantan Selatan). 2. Clarias teysmani, dikenal sebagai lele Kembang (Jawa Barat), Kalang putih (Padang). 3. Clarias melanoderma, yang dikenal sebagai ikan duri (Sumatera Selatan), wais (Jawa Tengah), wiru (Jawa Barat). 4. Clarias nieuhofi, yang dikenal sebagai ikan lindi (Jawa), limbat (Sumatera Barat), kaleh (Kalimantan Selatan). 5. Clarias loiacanthus, yang dikenal sebagai ikan keli (Sumatera Barat), ikan penang (Kalimantan Timur). 6. Clarias gariepinus, yang dikenal sebagai lele Dumbo (Lele Domba), King cat fish, berasal dari Afrika.
  • 7.
    1. siapkan lahanminimal luasnya 12m x 8m 2. buat lahan tersebut menjadi 4 bagian, 2 bagian 3m x 4m, dan dua bagian lagi 3m x 5m 3. buatlah rancangan pagar persegi yang terbuat dari bambu seperti ukuran diatas untuk tempat terpal ( biaya Rp.500 ribu ) 4. siapkan terpal plastik ukuran 5m x 6m = 2 buah dan ukuran 5m x 7m = 2 buah ( harga 600 ribu ) 5. klu terpal sudah siap maka kita bisa mengisi air didalam terpal ketinggian 30 cm,diamkan selama semalam kemudian dibuang airnya. dan kita isi lagi terpal tersebut dengan air dengan ketinggian 30 cm 6. kemudian kita bisa beli bibit lele, usahakan bibit lele ukuran 7 - 9 harga @Rp. 130 per ekor ( 10.000 ekor x 130 = 1.300.000 7. beli pakan pelet 8 karung harga @ Rp.200rb (NB : diberi pakan tambahan, seperti batang ayam, usus ayam, bekecot, dll 8. dan dalam waktu 2 - 3 bln kita sudah siap panen, biasanya hasil panen minimal 600 kg maksimal 9oo kg, dan rata2 750 kg, ( 750 kg x 9.000 = Rp. 6.750.000 ).  9. Keuntungan bersih yaitu Rp. 6.750.000 – Rp. 2600.000 = Rp. 4.150.000
  • 8.
    Pada kenyataannya setelahbeberapa waktu berbudidaya ternyata banyak sekali yang menemui kegagalan. Beberapa kejadian yang sering terjadi dalam budidaya ikan lele adalah: 1. Banyak ikan lele yang hilang/sakit 2. Hasil atau tonase jauh dari harapan 3. Banyaknya kerugian yang dialami Kalau dilihat dari harga di pasaran jelas sangat menggiurkan.1 kg ikan lele bisa sampai Rp 9.000.00. Inilah yang banyak budidayawan terjebak ingin mencoba budidaya ikan lele.padahal budidaya ikan lele bukan coba coba.