SlideShare a Scribd company logo
1 of 18
Download to read offline
PROPOSAL BISNIS



  BUDIDAYA

PENGEMBANGAN

 IKAN LELE



              Oleh:

  Tarsisius Lukman (46109120006)

     Nina Aisyah (46109110097)

  Emy Puspitasari (46109110092)

   Nidaul Hasanah (46109110013)
1. Latar Belakang

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan
secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Budidaya lele
berkembang pesat karena:


    1) dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas
    2) teknologi budidaya relatif mudah dikuasai
    3) pemasarannya relatif mudah
    4) modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah


   Budidaya Lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1m -
800m dpl. Persyaratan lokasi, baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik,
artinya dengan penggunaan teknologi yang memadai terutama pengaturan suhu air,
budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian di atas
>800m dpl.
   Budidaya lele, baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan
di kolam tanah, bak tembok atau bak plastik. Budidaya di bak tembok dan bak
plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan atau pun lahan marjinal lainnya.
Sumber air dapat menggunakan aliran irigasi, air sumur (air permukaan atau sumur
dalam), atau pun air hujan yang sudah dikondisikan terlebih dulu.
Parameter kualitas air yang baik untuk pemeliharaan ikan lele sangkuriang
adalah sebagai berikut:
   • Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22 0-320C.
      Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan
      napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air.
   • pH air yang ideal berkisar antara 6-9. Oksigen terlarut di dalam air harus > 1
      mg/l.
   • Budidaya ikan lele Sangkuriang dapat dilakukan dalam bak plastik, bak
      tembok atau kolam tanah. Dalam Budidaya ikan lele di kolam yang perlu
      diperhatikan adalah pembuatan kolam, pembuatan pintu pemasukan dan
      pengeluaran air.
2. Struktur Manajemen
 Budidya Lele “Mantap Tenan” didirikan dan dimiliki oleh 4 orang dengan
 struktur sbb:

                             Tarsisius Lukman
                                  Sebagai
                              General Manager




 Nidaul Hasanah              Emy Puspitasari                Nina Aisyah
     Sebagai                      Sebagai                     Sebagai
Resource Development
      Manager
                             Financial Manager              HRD Manager


 • Tarsisius Lukman sebagai General Manager yang telah punya banyak
     pengalaman dalam berbisnis yang bertanggung jawab pada controlling
     manager serta pengembagan usaha.
 • Emy Puspitasari Sebagai Manager Keuangan yang memiliki kemampuan
     ekonomi dan akuntansi berbasis syariah yang cukup memadai.
 • Nina Aisyah sebagai Manager Administrasi & HRD yang bertanggung
     jawab pada kepegawaian, keamanan kolam dan rencana pengembangan
     usaha.
 •    Nidaul Hasanah sebagai Manager Resource Development yang
     bertanggungjawab pada pembesaran lele yang meliputi pembelian benih lele,
proses pembesaran lele, antisipasi & penanggulangan penyakit serta link
      penjualan ketika lele sudah besar.


Kami berempat sudah komitmen untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis
ini dengan sungguh-sungguh, setiap dari kami memiliki keunggulan masing-
masing di bidangnya sehingga menjadikan kami tim yang saling melengkapi, solid,
amanah dan bertanggung jawab.
3. Visi dan Misi
3.1   Visi
      Menjadi   satu-satunya    perusahaan     yang   bergerak   di   bidang
      peternakan lele yang berkualitas, adil dan profitable.


3.2      Misi
      a. Menjadi salah satu perusahaan yang menyuplai kebutuhan lele di
         daerah Jakarta dan sekitarnya
      b. Membudidayakan lele yang berkualitas tinggi, sehat dan murah
      c. Menjadi unit UKM yang mampu mensejahterakan masyarakat
4. Faktor Kunci Sukses

Kunci keberhasilan bagi Budidaya Lele ”Mantap Tenan” adalah :
• Budidaya menggunakan bibit lele sangkuriang yang merupakan bibit
  unggul di daerah Jakarta
• Keadaan kolam yang strategis yaitu di tengah perkampungan dan
  cukup luas sehingga mampu menampung banyak lele.
• Manajemen keuangan dan sumber daya manusia yang profesional
• Disiplin   dan   bertanggungjawab   dalam   melaksanakan      setiap
  pekerjaan yang ditanggung
5. Gambaran Umum Usaha


  Kami adalah perusahaan yang bergerak dalam budidaya lele. Kami
memiliki sumberdaya-sumberdaya manusia yang handal dan memiliki
kapabilitas di dalamnya. Dari mulai menejerial, pengembangan, dan
teknis lapangan.
  Untuk tenaga ahli kami memiliki orang yang sudah sangat
berpengalaman baik secara teori maupun praktek dilapangan yang
kami peroleh sebagai keterampilan yang diwariskan oleh keluarga
kami yang sudah mengelola usaha ini turun temurun sehingga sudah
tidak diragukan lagi kemampuan dan pengalaman kami dalam
budidaya dan pemanfaatan lele ke depan.
6. Analisis Pesaing


6.1 Pesaing


   Banyaknya petani yang membudidayakan lele di daerah sekitar
   Jakarta tetapi tidak membuat kami pesimis karena faktanya lele yang
   dikonsumsi sehari-hari masih disuplay dari Jakarta sehingga suplay
   dari Jakarta sendiri masih kurang.


6.2 Resiko atau Hambatan


        Resiko     yang     dipertimbangkan   dalam   memulai     dan
   mengembangkan usaha ini adalah :
       • Hama penyakit yang ada ketika budidaya berlangsung.
       • Tingkat mortalitas yang tinggi.


    Kedua resiko ini dapat diminimalisir dengan cara perawatan yang
   baik dan benar oleh ahlinya.
7. Analisis SWAT


• Kelebihan
   1. Masih tingginya permintaan pasar terhadap lele terlihat dari
     mahalnya harga lele di pasar.
   2. Suplay lele yang berasal dari luar Jakarta terutama lele dari luar
     kota
   3. Semakin banyaknya peminat ikan lele dilihat dari berkembangnya
     warung pecel lele


• Kekurangan
   1. Jauhnya jarak antara tengkulak dengan tambak menambah biaya
     transportasi.
   2. Angka penyusutan penjualan yang dikarenakan jauhnya jarak ke
     tengkulak   sehingga    banyaknya    lele   yang   mati   membuat
     pengurangan nilai produksi.


• Ruang kesempatan yang tersedia
   1. Banyaknya penjual lele di pasar menjadi nilai tambah karena
     berarti lele masih mudah dalam pemasaran.
   2. Belum banyaknya pengembangan hasil produk pakan berbahan
     dasar lele menjadi wilayah olah sendiri.
• Hambatan dan penanggulangannya
   1. Banjir menjadi ancaman besar terhadap segala jenis tambak tidak
     terkecuali lele. Untuk itu sudah jelas kami mencari lahan yang
     aman dari banjir.
   2. Hama seperti luak dan ular menjadi penting untuk dikhawatirkan
     karena dapat menurunkan jumlah produksi. Untuk itu kami
     menanggulanginya dari membuat pagar hingga mengadakan
     jebakan guna mengurangi jumlah kerugian yang dihasilkan
     karena kemungkinan terserang oleh hama ini.
   3. Penyakit juga biasa meyerang perikanan. Untuk itu kami
     menganggap penting untuk menganalisis kualitas air dan
     kemungkinan tumbuhnya penyakit dikarenakan adanya bibit
     penyakit, juga persiapan lahan yang matang menjadi salah satu
     faktor pendekatan terhadap penyerangan penyakit ini. Kami juga
     mengadakan pemeriksaan rutin terhadap lele dikarenakan
     kemungkinan terserang wabah juga besar sehingga penting untuk
     segera ditanggulangi


• Analisis pengembangan
  1. Karena permintaan pasar masih sangat tinggi terhadap lele, untuk
     pengembangan lahan dalam jumlah besar pun masih dirasa
     memungkinkan. Dengan diciptakannya frenchise peternakan lele
     yang nantinya kita hanya bermodalkan bibit yang kita produksi
sendiri sehingga kita dapat menjual hasil bibit, peralatan dan
  pangan terhadap orang yang mengikuti frenchise kita.


2. Menciptakan pasar sendiri juga dinilai penting guna melewati
  batas   equlibrium   penjualan   dengan   cara   mengolah    hasil
  pembudidayaan. Jadi produk olahan yang dapat dikonsumsi
  secara instan yang tenaga ahlinya diambil dari Institute Pertanian
  seperti tim ahli pembudidayaan yang juga kami ambil dari
  perguruan tinggi tersebut.

3. Menciptakan momentum dan prestis dari produk lele, juga menjadi
  trik marketing kami. Dengan trik ini tertancap pada benak
  konsumen bahwa lele merupakan makanan yang bernilai tinggi.
8. Analisis Keuangan
    8.1    Modal
           Ada dua jenis pengeluaran dalam bisnis lele, biaya awal dan biaya
           operasional. Perincian biaya awal dan biaya operasional antara lain
           sebagai berikut:
           - Biaya Awal
            Biaya awal adalah biaya yang hanya dikeluarkan satu kali,
            perinciannya sebahai berikut:

     No             Nama              quantity    satuan      harga satuan           Total
      1 Sewa                             1        tahun      Rp 2,500,000.00   Rp 2,500,000.00
      2 Peralatan                        1        set        Rp 100,000.00     Rp 100,000.00
      3 lele Indukan                     2        set        Rp 700,000.00     Rp 1,400,000.00
      4 Laboratorium                     6        sample     Rp    15,000.00   Rp    90,000.00
      5 Pagar, paralon dan Jembatan      1        set        Rp 2,000,000.00   Rp 2,000,000.00
     Jumlah                                                                    Rp 6,090,000.00


           - Biaya Operasional
            Biaya operasional dibagi menjadi 2 yaitu biaya operasional awal
            dan    biaya       operasional       berjalan.     Pada     masa      pembesaran
            membutuhkan biaya operasional awal dan biaya operasional
            berjalan,    sedangkan       pada       masa        peternakan      hanya     biaya
            operasional berjalan.
No             Nama             quantity satuan       harga satuan                Total
      Biaya operasi awal
1     lele pembesaran            72000 ekor         Rp         250.00    Rp       18,000,000.00
      Biaya operasi berjalan
1     upah pekerja                    2 bulan       Rp     600,000.00    Rp        1,200,000.00
2 kapur                         2   sak    Rp         4,000.00   Rp             8,000.00
 3 garam                        25   kg     Rp         1,000.00   Rp            25,000.00
 4 pupuk                        64   kg     Rp        10,000.00   Rp           640,000.00
 5 pelet                       188   sak    Rp       200,000.00   Rp        37,600,000.00
Jumlah                                                            Rp        57,473,000.00


 Sehingga modal yang dibutukan meliputi:
          Biaya Awal + Biaya Operasional = Modal
          Rp 6,090,000.00 + Rp 57,473,000.00 = Rp 63,563,000.00


 8.2 Keuntungan
         Dari investasi awal tersebut maka dapat dihitung cash flow (dengan
         asumsi bahwa minimal lele panen 5 kali dalam setahun dan jumlah
         tingkat kehidupan hanya 70% yang nantinya dapat kami tekan hingga
         dibawah 8% karena kami memiliki sumber daya yang mendukung)

Bibit     Tingkat kehidupan   Jumlah 7 lele per kg    Harga/Kg         Total


72000     70%                 0,142857142857          Rp 11.000,-      Rp      79,200,000.00



        Maka Keuntungan bersih yang didapat pada panen pertama adalah
           = Keuntungan – modal awal
          = Rp 79,200,000.00 - Rp 63,563,000.00
          = Rp 15,637,000.00
          Jadi terlihat pada panen pertama saja kita sudah dapat balik modal
   dan bahkan sudah memiliki keuntungan sebesar = Rp 15,637,000.00


        Pada panen kedua dan ketiga keuntungan bersih yang didapat persekali
        panen adalah
           = Keuntungan – Biaya operasional total
= Rp 79,200,000.00 – Rp 57,473,000.00
     = Rp 21,727,000.00
     Keuntungan bersih yang didapat pada periode panen kedua dan
ketiga adalah sama yakni sebesar = Rp 21,727,000.00/panen.


  Pada panen keempat dan kelima keuntungan bersih yang didapat
  persekali panen adalah
     = Keuntungan – Biaya operasional total
     = Rp 79,200,000.00 – Rp 39,473,000.00
     = Rp 39,727,000.00
  Keuntungan bersih yang didapat pada periode panen keempat dan
  kelima adalah sama yakni sebesar = Rp 39,727,000.00/panen.


  Sehingga keuntungan bersih pertahun adalah akumulasi keuntungan
  bersih pada:
     = Panen Pertama + Panen Kedua + Panen Ketiga + Panen Keempat
     + Panen Kelima
     = Rp 15,637,000.00 + Rp 21,727,000.00 + Rp 21,727,000.00 + Rp
       39,727,000.00 + Rp 39,727,000.00
     = Rp 138,545,000.00




Keuntungan ini merupakan perhitungan minimal karena kita menghitung
tingkat Mortalitas (kematian) sebesar 30 %, pada kenyataannya mortalitas
dapat diminimalisir sampai 8 %.
9. Profit Sharing


    Pembagian hasil antara pengelola dengan investor adalah 60 : 40
    Jika investor hanya sebagian maka perhitungan profit sharingnya
    adalah :




    Contoh:




Jadi, Investor mendapatkan keuntungan setiap = Rp 1,000,000.00 sebesar
= Rp 784,673.47 setiap tahunnya sehingga dana yang dikembalikan
kepada investor jika investor tidak mau memperpanjang kontraknya
sebesar = Rp 1,748,600.00.
Lampiran I
Foto referensi kolam yang akan digunakan
OPTIMASI LELE

More Related Content

What's hot

contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)
contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)
contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)Iqmal Muttaqin
 
Budidaya ikan lele
Budidaya ikan leleBudidaya ikan lele
Budidaya ikan leleArief Wibawa
 
Proposal usaha presentasi
Proposal usaha  presentasiProposal usaha  presentasi
Proposal usaha presentasisyukrillah5555
 
contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi
contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi
contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi Queen Anaqi
 
Buduidaya ikan nila & mujair
Buduidaya ikan nila & mujairBuduidaya ikan nila & mujair
Buduidaya ikan nila & mujairSyara Hanjaya
 
Kualitas air dalam budidaya
Kualitas air dalam budidayaKualitas air dalam budidaya
Kualitas air dalam budidayapadree_box
 
Contoh teks pidato bulan bahasa
Contoh teks pidato bulan bahasaContoh teks pidato bulan bahasa
Contoh teks pidato bulan bahasaSukardi Juniardi
 
Keramba Jaring Tancap / Keramba Dasar
Keramba Jaring Tancap / Keramba DasarKeramba Jaring Tancap / Keramba Dasar
Keramba Jaring Tancap / Keramba DasarMuhammad Idrus
 
Microsoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpal
Microsoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpalMicrosoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpal
Microsoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpalArie Bonuo™
 
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)Pengki Irawan
 
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...Google+
 
Proposal usaha beternak ayam
Proposal usaha beternak ayamProposal usaha beternak ayam
Proposal usaha beternak ayamArjuna Verta's
 
3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan
3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan
3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautanUniversity of Brawijaya
 
PPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde Pelangi
PPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde PelangiPPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde Pelangi
PPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde PelangiYesica Adicondro
 

What's hot (20)

contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)
contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)
contoh skripsi (BUDIDAYA IKAN LELE)
 
Potensi perikanan budidaya
Potensi perikanan budidayaPotensi perikanan budidaya
Potensi perikanan budidaya
 
Kegiatan budidaya perairan
Kegiatan budidaya perairanKegiatan budidaya perairan
Kegiatan budidaya perairan
 
Budidaya ikan lele
Budidaya ikan leleBudidaya ikan lele
Budidaya ikan lele
 
Proposal usaha presentasi
Proposal usaha  presentasiProposal usaha  presentasi
Proposal usaha presentasi
 
contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi
contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi
contoh karya tulis Pemilihan mahasiswa berprestasi
 
Buduidaya ikan nila & mujair
Buduidaya ikan nila & mujairBuduidaya ikan nila & mujair
Buduidaya ikan nila & mujair
 
Kualitas air dalam budidaya
Kualitas air dalam budidayaKualitas air dalam budidaya
Kualitas air dalam budidaya
 
Contoh teks pidato bulan bahasa
Contoh teks pidato bulan bahasaContoh teks pidato bulan bahasa
Contoh teks pidato bulan bahasa
 
Keramba Jaring Tancap / Keramba Dasar
Keramba Jaring Tancap / Keramba DasarKeramba Jaring Tancap / Keramba Dasar
Keramba Jaring Tancap / Keramba Dasar
 
Microsoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpal
Microsoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpalMicrosoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpal
Microsoft power point-presentasi-ubb-2011-lele-kolam-terpal
 
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
 
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel la...
 
Pembesaran ikan
Pembesaran ikanPembesaran ikan
Pembesaran ikan
 
Proposal usaha beternak ayam
Proposal usaha beternak ayamProposal usaha beternak ayam
Proposal usaha beternak ayam
 
Proposal kripik pisang (1)
Proposal kripik pisang (1)Proposal kripik pisang (1)
Proposal kripik pisang (1)
 
3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan
3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan
3. peluang dan kendala sektor perikanan dan kelautan
 
Gillnet(jaring insang)
Gillnet(jaring insang)Gillnet(jaring insang)
Gillnet(jaring insang)
 
PPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde Pelangi
PPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde PelangiPPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde Pelangi
PPT Laporan Hasil Kewirausahaan Onde - Onde Pelangi
 
Makalah pencemaran air
Makalah pencemaran airMakalah pencemaran air
Makalah pencemaran air
 

Similar to OPTIMASI LELE

Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggulProposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggulBung HaFied
 
Proposal lobster1
Proposal lobster1Proposal lobster1
Proposal lobster1abdul latif
 
Bussiness plan pembesaran ikan mas
Bussiness plan pembesaran ikan masBussiness plan pembesaran ikan mas
Bussiness plan pembesaran ikan masjunalwi
 
Nugget ikan lele
Nugget ikan leleNugget ikan lele
Nugget ikan leleDhira A
 
Boy ichsan (30401275)
Boy ichsan (30401275)Boy ichsan (30401275)
Boy ichsan (30401275)wyndriayu
 
Pembenihan patin
Pembenihan patin Pembenihan patin
Pembenihan patin Tx_hendra
 
Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...
Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...
Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...Fathur Fathur
 
Proposal www.i-kedai.com budidaya ikan mas
Proposal www.i-kedai.com budidaya ikan masProposal www.i-kedai.com budidaya ikan mas
Proposal www.i-kedai.com budidaya ikan masFurqan Lubis
 
PRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.ppt
PRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.pptPRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.ppt
PRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.pptbioteknologianakbang
 
Bagus bhayu anggoro c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan ikan lele
Bagus bhayu anggoro   c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan  ikan leleBagus bhayu anggoro   c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan  ikan lele
Bagus bhayu anggoro c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan ikan leleBhayawz Anggoro
 
Belut Kewirausahaan Dokumen Proposal
Belut Kewirausahaan Dokumen ProposalBelut Kewirausahaan Dokumen Proposal
Belut Kewirausahaan Dokumen ProposalSerenity 101
 

Similar to OPTIMASI LELE (20)

Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggulProposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
Proposal usaha Pembesaran bibit ikan lele unggul
 
Proposal lele
Proposal leleProposal lele
Proposal lele
 
Proposal lobster1
Proposal lobster1Proposal lobster1
Proposal lobster1
 
Bussiness plan pembesaran ikan mas
Bussiness plan pembesaran ikan masBussiness plan pembesaran ikan mas
Bussiness plan pembesaran ikan mas
 
Presentation2
Presentation2Presentation2
Presentation2
 
Budidaya perikananr
Budidaya perikananrBudidaya perikananr
Budidaya perikananr
 
Pasca Panen Udang
Pasca Panen UdangPasca Panen Udang
Pasca Panen Udang
 
Nugget ikan lele
Nugget ikan leleNugget ikan lele
Nugget ikan lele
 
Boy ichsan (30401275)
Boy ichsan (30401275)Boy ichsan (30401275)
Boy ichsan (30401275)
 
Pembenihan patin
Pembenihan patin Pembenihan patin
Pembenihan patin
 
Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...
Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...
Praktek Kerja Lapang pada Usaha Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) ...
 
Puji 2
Puji 2Puji 2
Puji 2
 
Puji 2
Puji 2Puji 2
Puji 2
 
Proposal www.i-kedai.com budidaya ikan mas
Proposal www.i-kedai.com budidaya ikan masProposal www.i-kedai.com budidaya ikan mas
Proposal www.i-kedai.com budidaya ikan mas
 
PRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.ppt
PRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.pptPRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.ppt
PRESENTASI Budidaya Ikan mas 2.ppt
 
Pertanian
PertanianPertanian
Pertanian
 
Pengolahan Dendeng Ikan Nila
Pengolahan Dendeng Ikan NilaPengolahan Dendeng Ikan Nila
Pengolahan Dendeng Ikan Nila
 
Teknologi
TeknologiTeknologi
Teknologi
 
Bagus bhayu anggoro c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan ikan lele
Bagus bhayu anggoro   c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan  ikan leleBagus bhayu anggoro   c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan  ikan lele
Bagus bhayu anggoro c1 c110089 -proposal usaha pengembang biakkan ikan lele
 
Belut Kewirausahaan Dokumen Proposal
Belut Kewirausahaan Dokumen ProposalBelut Kewirausahaan Dokumen Proposal
Belut Kewirausahaan Dokumen Proposal
 

Recently uploaded

Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxMateri B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxafkarzidan98
 
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Kanaidi ken
 
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++BayuYudhaSaputra
 
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfJaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfHendroGunawan8
 
POKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AW
POKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AWPOKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AW
POKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AWKafe Buku Pak Aw
 
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Kanaidi ken
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaruSilvanaAyu
 
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docxKISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docxjohan effendi
 
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxMATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxwulandaritirsa
 
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamuAdab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamuKarticha
 
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxElemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxGyaCahyaPratiwi
 
Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...
Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...
Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...Kanaidi ken
 
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdfEstetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdfHendroGunawan8
 
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3SatriaPamungkas18
 
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxGandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxHansTobing
 
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal FaizinKanaidi ken
 
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxMateri Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxc9fhbm7gzj
 
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...OH TEIK BIN
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxFranxisca Kurniawati
 
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfPerbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfAgungNugroho932694
 

Recently uploaded (20)

Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxMateri B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
 
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
 
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++
 
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfJaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
 
POKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AW
POKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AWPOKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AW
POKOK BAHASAN DEMOKRASI MATAKULIA PKN - DJOKO AW
 
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
 
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docxKISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
KISI-KISI Soal PAS Geografi Kelas XII.docx
 
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptxMATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA.KELOMPOK 5.pptx
 
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamuAdab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
Adab bjjkkkkkkk gggggggghhhhywq dede dulu ya itu yg kamu
 
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxElemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
 
Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...
Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...
Ringkasan Isi & Pokok Bahasan_ Buku_ "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN da...
 
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdfEstetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
 
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
 
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxGandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
 
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal  Faizin
“Mohon Maaf Lahir & Batin” ... Minal Aidin Wal Faizin
 
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptxMateri Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
Materi Kuliah Ramadhan WARISAN SYAWAL 1444.pptx
 
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
 
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdfPerbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
Perbaikan ekonomi zaman Habibie (Offering A - 4-6) Pertemuan - 10.pdf
 

OPTIMASI LELE

  • 1. PROPOSAL BISNIS BUDIDAYA PENGEMBANGAN IKAN LELE Oleh: Tarsisius Lukman (46109120006) Nina Aisyah (46109110097) Emy Puspitasari (46109110092) Nidaul Hasanah (46109110013)
  • 2. 1. Latar Belakang Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Budidaya lele berkembang pesat karena: 1) dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas 2) teknologi budidaya relatif mudah dikuasai 3) pemasarannya relatif mudah 4) modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah Budidaya Lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1m - 800m dpl. Persyaratan lokasi, baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik, artinya dengan penggunaan teknologi yang memadai terutama pengaturan suhu air, budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian di atas >800m dpl. Budidaya lele, baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan di kolam tanah, bak tembok atau bak plastik. Budidaya di bak tembok dan bak plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan atau pun lahan marjinal lainnya. Sumber air dapat menggunakan aliran irigasi, air sumur (air permukaan atau sumur dalam), atau pun air hujan yang sudah dikondisikan terlebih dulu.
  • 3. Parameter kualitas air yang baik untuk pemeliharaan ikan lele sangkuriang adalah sebagai berikut: • Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22 0-320C. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air. • pH air yang ideal berkisar antara 6-9. Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l. • Budidaya ikan lele Sangkuriang dapat dilakukan dalam bak plastik, bak tembok atau kolam tanah. Dalam Budidaya ikan lele di kolam yang perlu diperhatikan adalah pembuatan kolam, pembuatan pintu pemasukan dan pengeluaran air.
  • 4. 2. Struktur Manajemen Budidya Lele “Mantap Tenan” didirikan dan dimiliki oleh 4 orang dengan struktur sbb: Tarsisius Lukman Sebagai General Manager Nidaul Hasanah Emy Puspitasari Nina Aisyah Sebagai Sebagai Sebagai Resource Development Manager Financial Manager HRD Manager • Tarsisius Lukman sebagai General Manager yang telah punya banyak pengalaman dalam berbisnis yang bertanggung jawab pada controlling manager serta pengembagan usaha. • Emy Puspitasari Sebagai Manager Keuangan yang memiliki kemampuan ekonomi dan akuntansi berbasis syariah yang cukup memadai. • Nina Aisyah sebagai Manager Administrasi & HRD yang bertanggung jawab pada kepegawaian, keamanan kolam dan rencana pengembangan usaha. • Nidaul Hasanah sebagai Manager Resource Development yang bertanggungjawab pada pembesaran lele yang meliputi pembelian benih lele,
  • 5. proses pembesaran lele, antisipasi & penanggulangan penyakit serta link penjualan ketika lele sudah besar. Kami berempat sudah komitmen untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis ini dengan sungguh-sungguh, setiap dari kami memiliki keunggulan masing- masing di bidangnya sehingga menjadikan kami tim yang saling melengkapi, solid, amanah dan bertanggung jawab.
  • 6. 3. Visi dan Misi 3.1 Visi Menjadi satu-satunya perusahaan yang bergerak di bidang peternakan lele yang berkualitas, adil dan profitable. 3.2 Misi a. Menjadi salah satu perusahaan yang menyuplai kebutuhan lele di daerah Jakarta dan sekitarnya b. Membudidayakan lele yang berkualitas tinggi, sehat dan murah c. Menjadi unit UKM yang mampu mensejahterakan masyarakat
  • 7. 4. Faktor Kunci Sukses Kunci keberhasilan bagi Budidaya Lele ”Mantap Tenan” adalah : • Budidaya menggunakan bibit lele sangkuriang yang merupakan bibit unggul di daerah Jakarta • Keadaan kolam yang strategis yaitu di tengah perkampungan dan cukup luas sehingga mampu menampung banyak lele. • Manajemen keuangan dan sumber daya manusia yang profesional • Disiplin dan bertanggungjawab dalam melaksanakan setiap pekerjaan yang ditanggung
  • 8. 5. Gambaran Umum Usaha Kami adalah perusahaan yang bergerak dalam budidaya lele. Kami memiliki sumberdaya-sumberdaya manusia yang handal dan memiliki kapabilitas di dalamnya. Dari mulai menejerial, pengembangan, dan teknis lapangan. Untuk tenaga ahli kami memiliki orang yang sudah sangat berpengalaman baik secara teori maupun praktek dilapangan yang kami peroleh sebagai keterampilan yang diwariskan oleh keluarga kami yang sudah mengelola usaha ini turun temurun sehingga sudah tidak diragukan lagi kemampuan dan pengalaman kami dalam budidaya dan pemanfaatan lele ke depan.
  • 9. 6. Analisis Pesaing 6.1 Pesaing Banyaknya petani yang membudidayakan lele di daerah sekitar Jakarta tetapi tidak membuat kami pesimis karena faktanya lele yang dikonsumsi sehari-hari masih disuplay dari Jakarta sehingga suplay dari Jakarta sendiri masih kurang. 6.2 Resiko atau Hambatan Resiko yang dipertimbangkan dalam memulai dan mengembangkan usaha ini adalah : • Hama penyakit yang ada ketika budidaya berlangsung. • Tingkat mortalitas yang tinggi. Kedua resiko ini dapat diminimalisir dengan cara perawatan yang baik dan benar oleh ahlinya.
  • 10. 7. Analisis SWAT • Kelebihan 1. Masih tingginya permintaan pasar terhadap lele terlihat dari mahalnya harga lele di pasar. 2. Suplay lele yang berasal dari luar Jakarta terutama lele dari luar kota 3. Semakin banyaknya peminat ikan lele dilihat dari berkembangnya warung pecel lele • Kekurangan 1. Jauhnya jarak antara tengkulak dengan tambak menambah biaya transportasi. 2. Angka penyusutan penjualan yang dikarenakan jauhnya jarak ke tengkulak sehingga banyaknya lele yang mati membuat pengurangan nilai produksi. • Ruang kesempatan yang tersedia 1. Banyaknya penjual lele di pasar menjadi nilai tambah karena berarti lele masih mudah dalam pemasaran. 2. Belum banyaknya pengembangan hasil produk pakan berbahan dasar lele menjadi wilayah olah sendiri.
  • 11. • Hambatan dan penanggulangannya 1. Banjir menjadi ancaman besar terhadap segala jenis tambak tidak terkecuali lele. Untuk itu sudah jelas kami mencari lahan yang aman dari banjir. 2. Hama seperti luak dan ular menjadi penting untuk dikhawatirkan karena dapat menurunkan jumlah produksi. Untuk itu kami menanggulanginya dari membuat pagar hingga mengadakan jebakan guna mengurangi jumlah kerugian yang dihasilkan karena kemungkinan terserang oleh hama ini. 3. Penyakit juga biasa meyerang perikanan. Untuk itu kami menganggap penting untuk menganalisis kualitas air dan kemungkinan tumbuhnya penyakit dikarenakan adanya bibit penyakit, juga persiapan lahan yang matang menjadi salah satu faktor pendekatan terhadap penyerangan penyakit ini. Kami juga mengadakan pemeriksaan rutin terhadap lele dikarenakan kemungkinan terserang wabah juga besar sehingga penting untuk segera ditanggulangi • Analisis pengembangan 1. Karena permintaan pasar masih sangat tinggi terhadap lele, untuk pengembangan lahan dalam jumlah besar pun masih dirasa memungkinkan. Dengan diciptakannya frenchise peternakan lele yang nantinya kita hanya bermodalkan bibit yang kita produksi
  • 12. sendiri sehingga kita dapat menjual hasil bibit, peralatan dan pangan terhadap orang yang mengikuti frenchise kita. 2. Menciptakan pasar sendiri juga dinilai penting guna melewati batas equlibrium penjualan dengan cara mengolah hasil pembudidayaan. Jadi produk olahan yang dapat dikonsumsi secara instan yang tenaga ahlinya diambil dari Institute Pertanian seperti tim ahli pembudidayaan yang juga kami ambil dari perguruan tinggi tersebut. 3. Menciptakan momentum dan prestis dari produk lele, juga menjadi trik marketing kami. Dengan trik ini tertancap pada benak konsumen bahwa lele merupakan makanan yang bernilai tinggi.
  • 13. 8. Analisis Keuangan 8.1 Modal Ada dua jenis pengeluaran dalam bisnis lele, biaya awal dan biaya operasional. Perincian biaya awal dan biaya operasional antara lain sebagai berikut: - Biaya Awal Biaya awal adalah biaya yang hanya dikeluarkan satu kali, perinciannya sebahai berikut: No Nama quantity satuan harga satuan Total 1 Sewa 1 tahun Rp 2,500,000.00 Rp 2,500,000.00 2 Peralatan 1 set Rp 100,000.00 Rp 100,000.00 3 lele Indukan 2 set Rp 700,000.00 Rp 1,400,000.00 4 Laboratorium 6 sample Rp 15,000.00 Rp 90,000.00 5 Pagar, paralon dan Jembatan 1 set Rp 2,000,000.00 Rp 2,000,000.00 Jumlah Rp 6,090,000.00 - Biaya Operasional Biaya operasional dibagi menjadi 2 yaitu biaya operasional awal dan biaya operasional berjalan. Pada masa pembesaran membutuhkan biaya operasional awal dan biaya operasional berjalan, sedangkan pada masa peternakan hanya biaya operasional berjalan. No Nama quantity satuan harga satuan Total Biaya operasi awal 1 lele pembesaran 72000 ekor Rp 250.00 Rp 18,000,000.00 Biaya operasi berjalan 1 upah pekerja 2 bulan Rp 600,000.00 Rp 1,200,000.00
  • 14. 2 kapur 2 sak Rp 4,000.00 Rp 8,000.00 3 garam 25 kg Rp 1,000.00 Rp 25,000.00 4 pupuk 64 kg Rp 10,000.00 Rp 640,000.00 5 pelet 188 sak Rp 200,000.00 Rp 37,600,000.00 Jumlah Rp 57,473,000.00 Sehingga modal yang dibutukan meliputi: Biaya Awal + Biaya Operasional = Modal Rp 6,090,000.00 + Rp 57,473,000.00 = Rp 63,563,000.00 8.2 Keuntungan Dari investasi awal tersebut maka dapat dihitung cash flow (dengan asumsi bahwa minimal lele panen 5 kali dalam setahun dan jumlah tingkat kehidupan hanya 70% yang nantinya dapat kami tekan hingga dibawah 8% karena kami memiliki sumber daya yang mendukung) Bibit Tingkat kehidupan Jumlah 7 lele per kg Harga/Kg Total 72000 70% 0,142857142857 Rp 11.000,- Rp 79,200,000.00 Maka Keuntungan bersih yang didapat pada panen pertama adalah = Keuntungan – modal awal = Rp 79,200,000.00 - Rp 63,563,000.00 = Rp 15,637,000.00 Jadi terlihat pada panen pertama saja kita sudah dapat balik modal dan bahkan sudah memiliki keuntungan sebesar = Rp 15,637,000.00 Pada panen kedua dan ketiga keuntungan bersih yang didapat persekali panen adalah = Keuntungan – Biaya operasional total
  • 15. = Rp 79,200,000.00 – Rp 57,473,000.00 = Rp 21,727,000.00 Keuntungan bersih yang didapat pada periode panen kedua dan ketiga adalah sama yakni sebesar = Rp 21,727,000.00/panen. Pada panen keempat dan kelima keuntungan bersih yang didapat persekali panen adalah = Keuntungan – Biaya operasional total = Rp 79,200,000.00 – Rp 39,473,000.00 = Rp 39,727,000.00 Keuntungan bersih yang didapat pada periode panen keempat dan kelima adalah sama yakni sebesar = Rp 39,727,000.00/panen. Sehingga keuntungan bersih pertahun adalah akumulasi keuntungan bersih pada: = Panen Pertama + Panen Kedua + Panen Ketiga + Panen Keempat + Panen Kelima = Rp 15,637,000.00 + Rp 21,727,000.00 + Rp 21,727,000.00 + Rp 39,727,000.00 + Rp 39,727,000.00 = Rp 138,545,000.00 Keuntungan ini merupakan perhitungan minimal karena kita menghitung tingkat Mortalitas (kematian) sebesar 30 %, pada kenyataannya mortalitas dapat diminimalisir sampai 8 %.
  • 16. 9. Profit Sharing Pembagian hasil antara pengelola dengan investor adalah 60 : 40 Jika investor hanya sebagian maka perhitungan profit sharingnya adalah : Contoh: Jadi, Investor mendapatkan keuntungan setiap = Rp 1,000,000.00 sebesar = Rp 784,673.47 setiap tahunnya sehingga dana yang dikembalikan kepada investor jika investor tidak mau memperpanjang kontraknya sebesar = Rp 1,748,600.00.
  • 17. Lampiran I Foto referensi kolam yang akan digunakan