Compiled by :
Hisyam Suhesa, S.T., M.M
Kegiatan     statistik   yang   dilakukan   meliputi
pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data,
dan penyimpulan data untuk mencari gambaran
tentang     ; ciri – ciri, bentuk, karakter, pada
penduduk, masyarakat, organisasi berdasarkan data
yang diperoleh
   Data adalah sekumpulan datum yang berisi fakta-
    fakta serta gambaran suatu fenomena yang
    dikumpulkan, dirangkum, dianalisis dan
    selanjutnya diinterpretasikan.

   Variabel adalah karakteristik data yang menjadi
    perhatian.
Pembagian data dapat dibedakan menurut :
1.   Sifatnya
   a. Data kualitatif ialah data yang disajikan bukan
        dalam bentuk angka, misalnya agama, jenis
        kelamin, daerah, suku bangsa, pangkat
        pegawai, jabatan pegawai dan sebagainya.
   b. Data kuantitatif ialah data yang disajikan dalam
        bentuk angka.
        Data ini terbagi menjadi :
     1) Data kontinu adalah data yang satuannya bisa
           dalam pecahan.
     2) Data diskret adalah data yang satuannya selalu
           bulat dalam bilangan asli, tidak berbentuk
           pecahan,


                         pendahuluan
                                                         5
a.   Nominal, sifatnya hanya untuk membedakan antar
     kelompok.
     Contoh: Jenis kelamin,
             Jurusan dalam suatu sekolah tinggi
             (Manajemen, Akuntansi).
b.   Ordinal, selain memiliki sifat nominal, juga
     menunjukkan peringkat.
     Contoh: Tingkat pendidikan (SD, SMP, SMA),
              Ranking
DATA MENURUT SKALA
              PENGUKURAN (L)
c.   Interval, selain memiliki sifat data ordinal, juga memiliki
     sifat interval antar observasi dinyatakan dalam unit
     pengukuran yang tetap.
     Contoh: Nilai Test

d. Rasio, selain memiliki sifat data interval, skala rasio
   memiliki angka 0 (nol) dan perbandingan antara dua nilai
   mempunyai arti.
   Contoh: Temperatur
              Berat badan,
JENIS DATA MENURUT SIFATNYA
1. Kualitatif
    – Berupa label/nama-nama yang digunakan untuk
      mengidentifikasikan atribut suatu elemen
    – Skala pengukuran: Nominal atau Ordinal
    – Data bisa berupa numeric atau nonnumeric

2. Kuantitatif
    – Mengindikasikan seberapa banyak (how many/diskret
      atau how much/kontinu)
    – Data selalu numeric
    – Skala pengukuran: Interval dan Rasio
1.   Cross-sectional Data
     yaitu data yang dikumpulkan pada waktu tertentu
     yang sama atau hampir sama
     Contoh: Jumlah mahasiswa STEKPI TA 2005/2006,
               Jumlah perusahaan go public tahun 2006

2.   Time Series Data
     yaitu data yang dikumpulkan selama kurun
     waktu/periode tertentu
     Contoh: Pergerakan nilai tukar rupiah dalam 1 bulan,
               Produksi Padi Indonesia tahun 1997-2006
1.   Tabel
     •   Tabel satu arah (one-way table)
     •   Tabulasi silang (lebih dari satu arah (two-way table),
         dst.)
     •   Tabel Distribusi Frekuensi

2.   Grafik
     •   Batang (Bar Graph), untuk perbandingan/pertumbuhan
     •   Lingkaran (Pie Chart), untuk melihat perbandingan
         (dalam persentase/proporsi)
     •   Grafik Garis (Line Chart), untuk melihat pertumbuhan
     •   Grafik Peta, untuk melihat/menunjukkan lokasi
DISTRIBUSI FREKUENSI
Pengertian Distribusi Frekuensi.
• Distribusi frekuensi adalah yang merupakan penyusunan data ke
  dalam kelas-kelas tertentu dimana setiap individu/item hanya
  termasuk kedalam salah satu kelas tertentu saja. (Pengelompokkan
  data berdasarkan kemiripan ciri).
• Tujuannya : untuk mengatur data mentah (belum dikelompokkan) ke
  dalam bentuk yang rapi tanpa mengurangi inti informasi yang ada.

• Distribusi Frekuensi Numerikal adalah Pengelompokkan data
  berdasarkan angka-angka tertentu, biasanya disajikan dengan grafik
  histogram.
• Distribusi Frekuensi Katagorikal adalah Pengelompokkan data
  berdasarkan kategori-kategori tertentu, biasanya disajikan dengan
  grafik batang, lingkaran dan gambar.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
• Kelebihan
  Dapat mengetahui gambaran secara
  menyeluruh

• Kekurangan
  Rincian atau informasi awal menjadi hilang
CONTOH
Distribusi Frekuensi Tinggi Badan 100 Mahasiswa UNMA

             Tinggi Badan   Frekuensi
               151-153         3
               154-156         7
               157-159         12
               160-162         18
               163-165         27
               166-168         17
               169-171         11
               172-174         5


            Sumber: Data buatan
LIMIT, BATAS, NILAI TENGAH, DAN LEBAR KELAS

• Limit Kelas/Tepi Kelas
  Nilai terkecil/terbesar pada setiap kelas
• Batas Kelas
  Nilai yang besarnya satu desimal lebih sedikit dari data aslinya
• Nilai Tengah Kelas
  Nilai tengah antara batas bawah kelas dengan batas atas kelas
• Lebar Kelas
  Selisih antara batas bawah kelas dengan batas atas kelas
CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI

1) Tentukan Range atau jangkauan data (r)
2) Tentukan banyak kelas (k)
   Rumus Sturgess :
               k=1+3,3 log n
3) Tentukan lebar kelas (c/interval)
               c=r/k
CARA MEMBUAT TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI
              (lanjutan)
4) Tentukan limit bawah kelas pertama dan
   kemudian batas bawah kelasnya
5) Tambah batas bawah kelas pertama dengan
   lebar kelas untuk memperoleh batas atas
   kelas
6) Tentukan limit atas kelas
7) Tentukan nilai tengah kelas
8) Tentukan frekuensi
CONTOH

Data hasil ujian akhir Mata Kuliah Statistika dari 60
orang mahasiswa
          23   60   79   32   57   74   52   70   82   36

          80   77   81   95   41   65   92   85   55   76

          52   10   64   75   78   25   80   98   81   67

          41   71   83   54   64   72   88   62   74   43

          60   78   89   76   84   48   84   90   15   79

          34   67   17   82   69   74   63   80   85   61
JAWAB

1.   Data terkecil = 10 dan Data terbesar = 98
     r = 98 – 10 = 88
     Jadi jangkauannya adalah sebesar 88
2.   Banyak kelas (k) = 1 + 3,3 log 60 = 6,8
     Jadi banyak kelas adalah sebanyak 7 kelas
3.   Lebar kelas (c) = 88 / 7 = 12,5 mendekati 13
4.   Limit bawah kelas pertama adalah 10, dibuat beberapa alternatif limit
     bawah kelas yaitu 10, 9, dan 8
     Maka batas bawah kelas-nya adalah 9,5 ; 8,5 ; dan 7,5
JAWAB (lanjutan)

5.   Batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas ditambah lebar
     kelas, yaitu sebesar
     - 9,5 + 13 = 22,5
     - 8,5 + 13 = 21,5
     - 7,5 + 13 = 20,5
6.   Limit atas kelas pertama adalah sebesar
     - 22,5 - 0,5 = 22
     - 21,5 - 0,5 = 21
     - 20,5 – 0,5 = 20
JAWAB (lanjutan)

        Alternatif 1   Alternatif 2   Alternatif 3
           8-20              9-21       10-22
           21-33             22-34      23-35
           34-46             35-47      36-48
           47-59             48-60      49-61
           60-72             61-73      62-74
           73-85             74-86      75-87
           86-98             87-99      88-100




Misal dipilih Alternatif 2
JAWAB (lanjutan)


7. Nilai tengah kelas adalah
      batas bawah kelas batas atas kelas
                      2
      8,5 21,5
                 15
          2
8. Frekuensi kelas pertama adalah 3
JAWAB (lanjutan)

    Distribusi Frekuensi Nilai Ujian Akhir Mata Kuliah Statistika

Interval Kelas       Batas Kelas          Nilai Tengah              Frekuensi
    9-21                 8,5-21,5                15                    3
    22-34               21,5-34,5                28                    4
    35-47               34,5-47,5                41                    4
    48-60               47,5-60,5                54                    8
    61-73               60,5-73,5                67                    12
    74-86               73,5-86,5                80                    23
    87-99               86,5-99,5                93                    6
                                                      Jumlah           60
Istilah-istilah Dalam Distribusi Frekuensi.

1.    Class (Kelas) adalah penggolongan data yang dibatasi dengan
      nilai terendah dan nilai tertinggi yang masing-masing dinamakan
      batas kelas.
      Batas Kelas (Class Limit) adalah nilai batas dari pada tiap kelas
      dalam sebuah distribusi, terbagi menjadi States class limit dan
      Class Bounderies (Tepi kelas).
a.   Stated Class Limit adalah batas-batas kelas yang tertulis dalam
     distribusi frekuensi, terdiri dari Lower Class Limit (Batas bawah
     kelas) dan Upper Class Limit (Batas atas kelas.

b.   Class Bounderies (Tepi kelas) adalah batas kelas yang sebenarnya,
     terdiri dari Lower class boundary (batas bawah kelas yang
     sebenarnya) dan upper class boundary (batas atas kelas yang
     sebenarnya).
TUGAS 1
• Buat distribusi pada soal berikut ini :

Bahan ajar 2 (06 april 2012)

  • 1.
    Compiled by : HisyamSuhesa, S.T., M.M
  • 2.
    Kegiatan statistik yang dilakukan meliputi pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, dan penyimpulan data untuk mencari gambaran tentang ; ciri – ciri, bentuk, karakter, pada penduduk, masyarakat, organisasi berdasarkan data yang diperoleh
  • 4.
    Data adalah sekumpulan datum yang berisi fakta- fakta serta gambaran suatu fenomena yang dikumpulkan, dirangkum, dianalisis dan selanjutnya diinterpretasikan.  Variabel adalah karakteristik data yang menjadi perhatian.
  • 5.
    Pembagian data dapatdibedakan menurut : 1. Sifatnya a. Data kualitatif ialah data yang disajikan bukan dalam bentuk angka, misalnya agama, jenis kelamin, daerah, suku bangsa, pangkat pegawai, jabatan pegawai dan sebagainya. b. Data kuantitatif ialah data yang disajikan dalam bentuk angka. Data ini terbagi menjadi : 1) Data kontinu adalah data yang satuannya bisa dalam pecahan. 2) Data diskret adalah data yang satuannya selalu bulat dalam bilangan asli, tidak berbentuk pecahan, pendahuluan 5
  • 6.
    a. Nominal, sifatnya hanya untuk membedakan antar kelompok. Contoh: Jenis kelamin, Jurusan dalam suatu sekolah tinggi (Manajemen, Akuntansi). b. Ordinal, selain memiliki sifat nominal, juga menunjukkan peringkat. Contoh: Tingkat pendidikan (SD, SMP, SMA), Ranking
  • 7.
    DATA MENURUT SKALA PENGUKURAN (L) c. Interval, selain memiliki sifat data ordinal, juga memiliki sifat interval antar observasi dinyatakan dalam unit pengukuran yang tetap. Contoh: Nilai Test d. Rasio, selain memiliki sifat data interval, skala rasio memiliki angka 0 (nol) dan perbandingan antara dua nilai mempunyai arti. Contoh: Temperatur Berat badan,
  • 8.
    JENIS DATA MENURUTSIFATNYA 1. Kualitatif – Berupa label/nama-nama yang digunakan untuk mengidentifikasikan atribut suatu elemen – Skala pengukuran: Nominal atau Ordinal – Data bisa berupa numeric atau nonnumeric 2. Kuantitatif – Mengindikasikan seberapa banyak (how many/diskret atau how much/kontinu) – Data selalu numeric – Skala pengukuran: Interval dan Rasio
  • 9.
    1. Cross-sectional Data yaitu data yang dikumpulkan pada waktu tertentu yang sama atau hampir sama Contoh: Jumlah mahasiswa STEKPI TA 2005/2006, Jumlah perusahaan go public tahun 2006 2. Time Series Data yaitu data yang dikumpulkan selama kurun waktu/periode tertentu Contoh: Pergerakan nilai tukar rupiah dalam 1 bulan, Produksi Padi Indonesia tahun 1997-2006
  • 10.
    1. Tabel • Tabel satu arah (one-way table) • Tabulasi silang (lebih dari satu arah (two-way table), dst.) • Tabel Distribusi Frekuensi 2. Grafik • Batang (Bar Graph), untuk perbandingan/pertumbuhan • Lingkaran (Pie Chart), untuk melihat perbandingan (dalam persentase/proporsi) • Grafik Garis (Line Chart), untuk melihat pertumbuhan • Grafik Peta, untuk melihat/menunjukkan lokasi
  • 13.
  • 14.
    Pengertian Distribusi Frekuensi. •Distribusi frekuensi adalah yang merupakan penyusunan data ke dalam kelas-kelas tertentu dimana setiap individu/item hanya termasuk kedalam salah satu kelas tertentu saja. (Pengelompokkan data berdasarkan kemiripan ciri). • Tujuannya : untuk mengatur data mentah (belum dikelompokkan) ke dalam bentuk yang rapi tanpa mengurangi inti informasi yang ada. • Distribusi Frekuensi Numerikal adalah Pengelompokkan data berdasarkan angka-angka tertentu, biasanya disajikan dengan grafik histogram. • Distribusi Frekuensi Katagorikal adalah Pengelompokkan data berdasarkan kategori-kategori tertentu, biasanya disajikan dengan grafik batang, lingkaran dan gambar.
  • 15.
    KELEBIHAN DAN KEKURANGAN •Kelebihan Dapat mengetahui gambaran secara menyeluruh • Kekurangan Rincian atau informasi awal menjadi hilang
  • 16.
    CONTOH Distribusi Frekuensi TinggiBadan 100 Mahasiswa UNMA Tinggi Badan Frekuensi 151-153 3 154-156 7 157-159 12 160-162 18 163-165 27 166-168 17 169-171 11 172-174 5 Sumber: Data buatan
  • 17.
    LIMIT, BATAS, NILAITENGAH, DAN LEBAR KELAS • Limit Kelas/Tepi Kelas Nilai terkecil/terbesar pada setiap kelas • Batas Kelas Nilai yang besarnya satu desimal lebih sedikit dari data aslinya • Nilai Tengah Kelas Nilai tengah antara batas bawah kelas dengan batas atas kelas • Lebar Kelas Selisih antara batas bawah kelas dengan batas atas kelas
  • 18.
    CARA MEMBUAT TABELDISTRIBUSI FREKUENSI 1) Tentukan Range atau jangkauan data (r) 2) Tentukan banyak kelas (k) Rumus Sturgess : k=1+3,3 log n 3) Tentukan lebar kelas (c/interval) c=r/k
  • 19.
    CARA MEMBUAT TABELDISTRIBUSI FREKUENSI (lanjutan) 4) Tentukan limit bawah kelas pertama dan kemudian batas bawah kelasnya 5) Tambah batas bawah kelas pertama dengan lebar kelas untuk memperoleh batas atas kelas 6) Tentukan limit atas kelas 7) Tentukan nilai tengah kelas 8) Tentukan frekuensi
  • 20.
    CONTOH Data hasil ujianakhir Mata Kuliah Statistika dari 60 orang mahasiswa 23 60 79 32 57 74 52 70 82 36 80 77 81 95 41 65 92 85 55 76 52 10 64 75 78 25 80 98 81 67 41 71 83 54 64 72 88 62 74 43 60 78 89 76 84 48 84 90 15 79 34 67 17 82 69 74 63 80 85 61
  • 21.
    JAWAB 1. Data terkecil = 10 dan Data terbesar = 98 r = 98 – 10 = 88 Jadi jangkauannya adalah sebesar 88 2. Banyak kelas (k) = 1 + 3,3 log 60 = 6,8 Jadi banyak kelas adalah sebanyak 7 kelas 3. Lebar kelas (c) = 88 / 7 = 12,5 mendekati 13 4. Limit bawah kelas pertama adalah 10, dibuat beberapa alternatif limit bawah kelas yaitu 10, 9, dan 8 Maka batas bawah kelas-nya adalah 9,5 ; 8,5 ; dan 7,5
  • 22.
    JAWAB (lanjutan) 5. Batas atas kelas pertama adalah batas bawah kelas ditambah lebar kelas, yaitu sebesar - 9,5 + 13 = 22,5 - 8,5 + 13 = 21,5 - 7,5 + 13 = 20,5 6. Limit atas kelas pertama adalah sebesar - 22,5 - 0,5 = 22 - 21,5 - 0,5 = 21 - 20,5 – 0,5 = 20
  • 23.
    JAWAB (lanjutan) Alternatif 1 Alternatif 2 Alternatif 3 8-20 9-21 10-22 21-33 22-34 23-35 34-46 35-47 36-48 47-59 48-60 49-61 60-72 61-73 62-74 73-85 74-86 75-87 86-98 87-99 88-100 Misal dipilih Alternatif 2
  • 24.
    JAWAB (lanjutan) 7. Nilaitengah kelas adalah batas bawah kelas batas atas kelas 2 8,5 21,5 15 2 8. Frekuensi kelas pertama adalah 3
  • 25.
    JAWAB (lanjutan) Distribusi Frekuensi Nilai Ujian Akhir Mata Kuliah Statistika Interval Kelas Batas Kelas Nilai Tengah Frekuensi 9-21 8,5-21,5 15 3 22-34 21,5-34,5 28 4 35-47 34,5-47,5 41 4 48-60 47,5-60,5 54 8 61-73 60,5-73,5 67 12 74-86 73,5-86,5 80 23 87-99 86,5-99,5 93 6 Jumlah 60
  • 26.
    Istilah-istilah Dalam DistribusiFrekuensi. 1. Class (Kelas) adalah penggolongan data yang dibatasi dengan nilai terendah dan nilai tertinggi yang masing-masing dinamakan batas kelas. Batas Kelas (Class Limit) adalah nilai batas dari pada tiap kelas dalam sebuah distribusi, terbagi menjadi States class limit dan Class Bounderies (Tepi kelas).
  • 27.
    a. Stated Class Limit adalah batas-batas kelas yang tertulis dalam distribusi frekuensi, terdiri dari Lower Class Limit (Batas bawah kelas) dan Upper Class Limit (Batas atas kelas. b. Class Bounderies (Tepi kelas) adalah batas kelas yang sebenarnya, terdiri dari Lower class boundary (batas bawah kelas yang sebenarnya) dan upper class boundary (batas atas kelas yang sebenarnya).
  • 28.
    TUGAS 1 • Buatdistribusi pada soal berikut ini :