LAYANAN PERPUSTAKAAN DAN SUMBER INFORMASI
A. Pengertian layanan perpustakaan
B. Tujuan layanan perpustakaan
C. Fungsi layanan perpustakaan
D. Unsur-unsur layanan perpustakaan
E. Sistem Layanan Perpustakaan
F. Sistem peminjaman bahan perpustakaan
G. Jenis layanan Perpustakaan
H. Bimbingan penggunaan perpustakaan bagi
komunitas sekolah/ madrasah
I. Statistik dan pelaporan
MATERI POKOK DAN SUBMATERI POKOK
LAYANAN PERPUSTAKAAN DAN SUMBER
INFORMASI
PENGERTIAN LAYANAN PERPUSTAKAAN
Layanan perpustakaan adalah segala ikhtiar yang
dilakukan oleh perpustakaan dengan tujuan
memberikan kemudahan kepada pemustaka dalam
mengakses informasi dan mendayagunakan bahan
perpustakaan dari semua jenis karya cetak maupun
karya rekam yang menjadi koleksi perpustakaan.
TUJUAN LAYANAN PERPUSTAKAAN
1.Pemustaka (warga sekolah) dapat memanfaatkan koleksi perpustakaan
semaksimal mungkin;
2.Mudah diketahui siapa yang meminjam koleksi, di mana alamatnya dan
kapan harus mengembalikannya. Dengan demikian apabila koleksi itu
diperlukan pemustaka lainnya, akan segera diketahui alamat peminjam
dan kapan akan dikembalikan
3.Terjaminnya pengembalian buku yang dipinjam dalam waktu yang jelas,
sehingga keamanan buku akan terjaga
4.Diperoleh data kegiatan perpustakaan terutama yang berkaitan dengan
pemanfaatan koleksi
5.Apabila terjadi pelanggaran dalam pemanfaatan koleksi akan segera
diketahui.
FUNGSI LAYANAN PERPUSTAKAAN
1. Sumber-sumber informasi atau bahan perpustakaan berupa
karya cetak dan karya rekam dan menyajikan informasi
guna kepentingan pelaksanaan proses belajar mengajar,
2. Rekreasi oleh pemustaka (pendidik, tenaga kependidikan,
peserta didik, dan komunitas sekolah) dengan
menggunakan koleksi yang ada di perpustakaan,
3. Memberikan bimbingan dan peningkatan minat baca siswa.
4. Sumber rujukan ,mempertemukan pemustaka dengan
koleksi yang mereka inginkan dan pustakawan harus mau
berupaya menemukan koleksi yang dikehendaki oleh
pemustaka.
UNSUR-UNSUR LAYANAN PERPUSTAKAAN
1. Fasilitas sarana dan prasarana
 Ruang (ukuruan sesuai dengan SNP)
 Perabot dan peralatan perpustakaan
2. Koleksi perpustakaan
 Kekuatan koleksi
 Jenis koleksi : Buku (buku teks, pengayaan, bacaan, referensi, dan biografi),
Terbitan berkala (jurnal, majalah, Surat kabar), Bahan pandang dengar (Audio
Visual), Multimedia
3. Tenaga Perpustakaan Sekolah
Pustakawan dan tenaga pengelola atau tenaga teknis perpustakaan)
4. Pemustaka
Pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan komunitas sekolah
UNSUR-UNSUR LAYANAN PERPUSTAKAAN ... lanjutan
5. Peraturan dan Tata Tertib Perpustakaan
 Kenggotaan perpustakaan sekolah;
 Koleksi yang tersedia;
 Jumlah dan lamanya peminjaman koleksi;
 Hak dan kewajiban anggota;
 Sanksi dan hukuman bagi pelanggar;
 Iuran atau biaya administrasi (jika ada);
 Sistem penyelenggaraan layanan perpustakaan;
 Sistem dan tata cara peminjaman dan pengembalian bahan
perpustakaan; dan
 Jam buka perpustakaan
SISTEM LAYANAN PERPUSTAKAAN
SISTEM LAYANAN PERPUSTAKAAN
SISTEM
LAYANAN
TERBUKA
Layanan yang
memberikan
kebebasan
kepada
pemustaka untuk
mencari dan
menemukan
koleksi
perpustakaan
sendiri.
SISTEM
LAYANAN
TERTUTUP
Layanan yang
tidak
memperbolehkan
pemustaka untuk
langsung mencari
koleksi
perpustakaan di
jajaran koleksi
Layanan yang
menggunakan
sistem layanan
terbuka dan
tertutup
SISTEM
LAYANAN
CAMPURAN
CARA PELAKSANAAN
PEMUSTAKA
SISTEM
LAYANAN
TERBUKA
SISTEM
LAYANAN
TERTUTUP
P
E
T
U
G
A
S
RUANG
KOLEKSI
PEMUSTAKA
DI RUANG
BACA
KATALO
G
SISTEM PEMINJAMAN BAHAN
PERPUSTAKAAN
1. Sistem Ledger
2. Sistem Dummy
3. Sistem Slip
4. Sistem Kartu Buku
5. Sistem Browne
6. Sistem Newark
7. Sistem Detroit
1. Sistem Ledger adalah Sistem yg menggunakan catatan
peminjaman melalui pencatatan dlm buku khusus. Setiap halaman
diperuntukkan untuk satu nama pemustaka, dicatat alamat dan dibuat kolom
untuk data judul buku, nomor panggil, tgl peminjaman, tgl harus kembali,nama
pengarang, dan tanda tangan pemustaka.
2. Sistem Dummy adalah Sistem yg menggunakan karton atau papan
kayu yg di bungkus kertas memiliki ukuran yang sama dengan buku, lengkap
data buku, yaitu nomor panggil, pengarang, judul buku. Pada saat buku
dipinjam, maka ditulis nama pemustaka, nomor anggota , dan kapan buku
harus kembali.
3. Sistem Slip adalah Sistem yg menggunakan slip berisi data ttg
peminjaman dan data catatan buku yang dipinjam, kemudian slip itu disimpan
dalam meja peminjaman
4. Sistem Kartu Buku adalah Sistem yg menggunakan kartu buku ini
dibuat dengan cara pada bagian atas dibuat kolom yang berisi kata
PENGARANG dan JUDUL, sedangkan catatan lain pada bagian bawah
pengarang dan judul ditulis kolom tanggal peminjaman dan nama pemustaka.
Bila buku dipinjam, maka kartu di cabut kemudian pada kolom tgl ditulis, tgl
harus kembali, sedangkan pada kolom nama pemustaka ditulis nama
pemustaka. Kartu ini kemudian disusun menurut tgl kembali, dan nama menurut
nama pengarang.
5. Sistem Browne adalah Sistem ini ditemukan oleh Nina E.Browne
pustakawan dari Library Bureau Boston Amerika Serikat. Sistem ini
menggunakan tiket yg diberikan kepada setiap anggota perpustakaan berisi
nomor anggota, nama, alamat. Tiket pemustaka berbentuk kantong untuk itu
diperlukan kartu buku yg berisi nomor panggil, nomor induk buku, pengarang,
judul, edisi dan tahun terbit. Kartu buku ini dimasukkan ke dalam kantong buku
diletakkan pada akhir buku di sebelah dalam kiri bawah. Label atau slip tgl
diletakkan pada akhir buku.
6. Sistem Newark terdiri atas Kartu peminjam, Kartu peminjam, Kartu
buku, kantong buku, dan Slip tanggal
7. Sistem Detroit adalah Sistem mirip dengan sistem
peminjaman Browne, hanya berbeda pada slip batas kembali diganti
dengan kartu yang diberi tanggal terlebih dahulu. Sistem ini
dikemukakan oleh Ralp A. Ulveling pustakawan dari Perpustakaan
Umum Detroit, Amerika Serikat. Sistem ini sangat praktis dan
menghemat waktu, baik untuk petugas maupun pemustaka. Pada
sistem ini pemustaka sendiri yang mengisi dan menuliskan bahan
perpustakaan apa yang akan dipinjam
JENIS LAYANAN
1. Layanan Sirkulasi
Adalah layanan kepada pemustaka dalam pemesanan, peminjaman
dan pengembalian bahan perperpustakaanan beserta
penyelesaian administrasinya
a. Administrasi keanggotaan
b. Perlengkapan layanan sirkulasi
c. Peminjaman buku
d. Pengembalian buku
2. Layanan Informasi
Layanan informasi ditujukan untuk memberikan jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan pemustaka yang membutuhkan keterangan
dan memberikan petunjuk tentang bahan-bahan tertentu yang tidak
mungkin dapat dilayani oleh bagian sirkulasi
3. Layanan Referensi (Rujukan)
a. Referensi berasal dari kata kerja bahasa Inggris “to refer” yang
artinya mengacu kepada
b. layanan menjawab pertanyaan informasi melalui penggunaan
koleksi referensi (rujukan)
c. layanan berupa pemberian bantuan kepada pemustaka untuk
menemukan informasi melalui koleksi referensi (rujukan)
PENGERTIAN BAHAN REFERENSI (RUJUKAN)
Bahan referensi adalah suatu buku atau sejumlah publikasi kepada
siapa orang dapat berkonsultasi untuk mencari fakta-fakta atau
informasi tentang latar belakang sesuatu objek, orang, ataupun
peristiwa. Misalnya melalui ensiklopedi, kamus, atlas, buku tahunan dsb.
Dengan demikian koleksi referensi merupakan kumpulan atau kelompok
bahan perpustakaan berisi karya-karya yang bersifat memberi tahu
(informative) dan menunjukan (referensial) mengenai keterangan-
keterangan tertentu yang disusun secara sistematis untuk digunakan
sebagai alat petunjuk dan konsultasi
JENIS KOLEKSI RUJUKAN (REFERENSI)
A. Sifat informasinya
1. Umum misalnya Ensiklopedia Nasional Indonesia
2. Khusus misalnya Ensiklopedia Agama Islam
B. Jenis dan isi informasinya
1. Sumber Langsung (Direct Source Type)
2. Sumber tak langsung (Indirect Source Type)
1. Sumber Langsung
(Direct Source Type)
a. Ensiklopedia
b. Kamus
c. Almanak
d. Buku Pegangan (Handbook) dan
Buku petunjuk (Manual)
e. Buku Tahunan (yearbook atau
annual)
f. Directory
g. Sumber Biografi
h. Terbitan Pemerintah (peraturan
perundang-undangan)
i. Sumber geografi
j. Terbitan berkala (serial) yaitu
majalah, jurnal, buletin, surat
kabar, brosur (pamflet)
2. Sumber tak langsung
(Indirect Source Type)
a. Katalog perpustakaan
b. Bibliografi
c.Daftar Perolehan Baru
(Accession List)
d. Indeks
e. Abstraks (sari karangan)
Lanjutan....
MATRIKS KELOMPOK PERTANYAAN DAN TIPE
PERTANYAAN DI BAGIAN REFERENSI DAN SUMBER
INFORMASI YANG DIGUNAKAN
Lanjutan....
4. Layanan penelusuran informasi atau literatur
Adalah layanan pencarian dan penemuan kembali informasi atau bahan
perperpustakaanan mengenai suatu bidang tertentu yang ada
diperperpustakaanan dengan menggunakan bahan referensi, bahan
literatur sekunder dan atau sarana penelusuran lainnya.
5. Layanan referral
Adalah layanan perpustakaan yang diberikan kepada pemustaka dengan
menunjuk atau me-refer kepada perpustakaan atau lembaga informasi
lainnya. Hal ini dikerjakan karena perpustakaan tidak memiliki bahan
perpustakaan untuk menjawab pertanyaan dari pemustaka atau
memenuhi kebutuhan bahan perpustakaan yang diperlukan pemustaka.
6. Layanan pemutaran film dan video
Adalah layanan perpustakaan berupa pemutaran film dan video juga
slide atau filmstrip. Film-film diputar berupa film-film cerita, film-film
ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bidang studi, umum,
maupun film-film dokumenter. Untuk melakukan kegiatan ini
diperlukan ruangan khusus serta penyediaan sarana berupa film,
video,VCD, DVD, slide, filmstrip, dan alat pemutarnya.
7. Layanan Penyebaran Informasi Terseleksi
= Selective Dissemination Information (SDI)
Adalah layanan penyebaran informasi mengenai subjek
tertentu baik informasi yang sifatnya mutakhir maupun
retrospektif yang disesuaikan dengan kepentingan masing-
masing pemustaka (user) perpustakaan secara pribadi
ataupun kelompok.
8. Layanan Penyebaran Informasi Mutakhir
= Current Awareness Service (CAS)
Layanan ini disebut juga layanan informasi kilat atau
layanan informasi baru yaitu layanan perpustakaan dengan
menyiapsiagakan informasi baru dan menyampaikan
kepada pemustaka yang memerlukan secepat mungkin.
Hal ini dilakukan agar mereka segera mengetahui dan
mengikuti perkembangan ilmu dalam bidang mereka.
9. Layanan bercerita (Story Telling)
Story telling merupakan sebuah seni bercerita yang
dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan
nilai-nilai pada anak yang dilakukan tanpa perlu
menggurui sang anak
10. Layanan Biblioteraphy
Yaitu layanan perpustakaan bagi pemustaka yang
sedang memiliki atau menghadapi masalah baik
masalah yang berkaitan dengan karir, sekolah atau
pendidikan dll. dengan melalui penyediaan bahan
perpustakaan yang berkaitan dengan masalah
yang sedang dihadapi oleh pemustaka itu sendiri.
H. Bimbingan penggunaan perpustakaan
bagi komunitas sekolah/ madrasah
merupakan bimbingan pemustaka
umumnya berorientasi pada pemberian
informasi tentang fisik dan koleksi
perpustakaan
 Bimbingan membaca
 Bimbingan pemustaka
 Pembinaan kelompok pembaca
Materi bimbingan pemustaka adalah sebagai
berikut:
Pengenalan denah perpustakaan
Peraturan perpustakaan
Alat penelusuran koleksi
Pengenalan jenis layanan perpustakaan
Pengenalan terhadap penempatan koleksi
Pengenalan ruang baca
Menanamkan cinta buku dan perpustakaan kepada
pemustaka
I. Statistik dan pelaporan memiliki fungsi:
1. untuk menyusun laporan statistik anggota, statistik pemustaka,
statistik bahan perpustakaan yang dibaca, statistik pertanyaan
referensi atau informasi
2. mengukur efesiensi berbagai kegiatan dan kinerja pustakawan
3. menyusun rencana kerja perpustakaan
4. sebagai bahan pertimbangan dalam penambahan anggaran
dan staf
5. sebagai alat evaluasi kemajuan atau keberhasilan
perpustakaan
TERIMA KASIH

B4 3-presentasi-layanan perpustakaan sekolah

  • 1.
    LAYANAN PERPUSTAKAAN DANSUMBER INFORMASI
  • 2.
    A. Pengertian layananperpustakaan B. Tujuan layanan perpustakaan C. Fungsi layanan perpustakaan D. Unsur-unsur layanan perpustakaan E. Sistem Layanan Perpustakaan F. Sistem peminjaman bahan perpustakaan G. Jenis layanan Perpustakaan H. Bimbingan penggunaan perpustakaan bagi komunitas sekolah/ madrasah I. Statistik dan pelaporan MATERI POKOK DAN SUBMATERI POKOK LAYANAN PERPUSTAKAAN DAN SUMBER INFORMASI
  • 3.
    PENGERTIAN LAYANAN PERPUSTAKAAN Layananperpustakaan adalah segala ikhtiar yang dilakukan oleh perpustakaan dengan tujuan memberikan kemudahan kepada pemustaka dalam mengakses informasi dan mendayagunakan bahan perpustakaan dari semua jenis karya cetak maupun karya rekam yang menjadi koleksi perpustakaan.
  • 4.
    TUJUAN LAYANAN PERPUSTAKAAN 1.Pemustaka(warga sekolah) dapat memanfaatkan koleksi perpustakaan semaksimal mungkin; 2.Mudah diketahui siapa yang meminjam koleksi, di mana alamatnya dan kapan harus mengembalikannya. Dengan demikian apabila koleksi itu diperlukan pemustaka lainnya, akan segera diketahui alamat peminjam dan kapan akan dikembalikan 3.Terjaminnya pengembalian buku yang dipinjam dalam waktu yang jelas, sehingga keamanan buku akan terjaga 4.Diperoleh data kegiatan perpustakaan terutama yang berkaitan dengan pemanfaatan koleksi 5.Apabila terjadi pelanggaran dalam pemanfaatan koleksi akan segera diketahui.
  • 5.
    FUNGSI LAYANAN PERPUSTAKAAN 1.Sumber-sumber informasi atau bahan perpustakaan berupa karya cetak dan karya rekam dan menyajikan informasi guna kepentingan pelaksanaan proses belajar mengajar, 2. Rekreasi oleh pemustaka (pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan komunitas sekolah) dengan menggunakan koleksi yang ada di perpustakaan, 3. Memberikan bimbingan dan peningkatan minat baca siswa. 4. Sumber rujukan ,mempertemukan pemustaka dengan koleksi yang mereka inginkan dan pustakawan harus mau berupaya menemukan koleksi yang dikehendaki oleh pemustaka.
  • 6.
    UNSUR-UNSUR LAYANAN PERPUSTAKAAN 1.Fasilitas sarana dan prasarana  Ruang (ukuruan sesuai dengan SNP)  Perabot dan peralatan perpustakaan 2. Koleksi perpustakaan  Kekuatan koleksi  Jenis koleksi : Buku (buku teks, pengayaan, bacaan, referensi, dan biografi), Terbitan berkala (jurnal, majalah, Surat kabar), Bahan pandang dengar (Audio Visual), Multimedia 3. Tenaga Perpustakaan Sekolah Pustakawan dan tenaga pengelola atau tenaga teknis perpustakaan) 4. Pemustaka Pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan komunitas sekolah
  • 7.
    UNSUR-UNSUR LAYANAN PERPUSTAKAAN... lanjutan 5. Peraturan dan Tata Tertib Perpustakaan  Kenggotaan perpustakaan sekolah;  Koleksi yang tersedia;  Jumlah dan lamanya peminjaman koleksi;  Hak dan kewajiban anggota;  Sanksi dan hukuman bagi pelanggar;  Iuran atau biaya administrasi (jika ada);  Sistem penyelenggaraan layanan perpustakaan;  Sistem dan tata cara peminjaman dan pengembalian bahan perpustakaan; dan  Jam buka perpustakaan
  • 8.
    SISTEM LAYANAN PERPUSTAKAAN SISTEMLAYANAN PERPUSTAKAAN SISTEM LAYANAN TERBUKA Layanan yang memberikan kebebasan kepada pemustaka untuk mencari dan menemukan koleksi perpustakaan sendiri. SISTEM LAYANAN TERTUTUP Layanan yang tidak memperbolehkan pemustaka untuk langsung mencari koleksi perpustakaan di jajaran koleksi Layanan yang menggunakan sistem layanan terbuka dan tertutup SISTEM LAYANAN CAMPURAN
  • 9.
  • 10.
    SISTEM PEMINJAMAN BAHAN PERPUSTAKAAN 1.Sistem Ledger 2. Sistem Dummy 3. Sistem Slip 4. Sistem Kartu Buku 5. Sistem Browne 6. Sistem Newark 7. Sistem Detroit
  • 11.
    1. Sistem Ledgeradalah Sistem yg menggunakan catatan peminjaman melalui pencatatan dlm buku khusus. Setiap halaman diperuntukkan untuk satu nama pemustaka, dicatat alamat dan dibuat kolom untuk data judul buku, nomor panggil, tgl peminjaman, tgl harus kembali,nama pengarang, dan tanda tangan pemustaka.
  • 12.
    2. Sistem Dummyadalah Sistem yg menggunakan karton atau papan kayu yg di bungkus kertas memiliki ukuran yang sama dengan buku, lengkap data buku, yaitu nomor panggil, pengarang, judul buku. Pada saat buku dipinjam, maka ditulis nama pemustaka, nomor anggota , dan kapan buku harus kembali.
  • 13.
    3. Sistem Slipadalah Sistem yg menggunakan slip berisi data ttg peminjaman dan data catatan buku yang dipinjam, kemudian slip itu disimpan dalam meja peminjaman
  • 14.
    4. Sistem KartuBuku adalah Sistem yg menggunakan kartu buku ini dibuat dengan cara pada bagian atas dibuat kolom yang berisi kata PENGARANG dan JUDUL, sedangkan catatan lain pada bagian bawah pengarang dan judul ditulis kolom tanggal peminjaman dan nama pemustaka. Bila buku dipinjam, maka kartu di cabut kemudian pada kolom tgl ditulis, tgl harus kembali, sedangkan pada kolom nama pemustaka ditulis nama pemustaka. Kartu ini kemudian disusun menurut tgl kembali, dan nama menurut nama pengarang.
  • 15.
    5. Sistem Browneadalah Sistem ini ditemukan oleh Nina E.Browne pustakawan dari Library Bureau Boston Amerika Serikat. Sistem ini menggunakan tiket yg diberikan kepada setiap anggota perpustakaan berisi nomor anggota, nama, alamat. Tiket pemustaka berbentuk kantong untuk itu diperlukan kartu buku yg berisi nomor panggil, nomor induk buku, pengarang, judul, edisi dan tahun terbit. Kartu buku ini dimasukkan ke dalam kantong buku diletakkan pada akhir buku di sebelah dalam kiri bawah. Label atau slip tgl diletakkan pada akhir buku.
  • 16.
    6. Sistem Newarkterdiri atas Kartu peminjam, Kartu peminjam, Kartu buku, kantong buku, dan Slip tanggal
  • 17.
    7. Sistem Detroitadalah Sistem mirip dengan sistem peminjaman Browne, hanya berbeda pada slip batas kembali diganti dengan kartu yang diberi tanggal terlebih dahulu. Sistem ini dikemukakan oleh Ralp A. Ulveling pustakawan dari Perpustakaan Umum Detroit, Amerika Serikat. Sistem ini sangat praktis dan menghemat waktu, baik untuk petugas maupun pemustaka. Pada sistem ini pemustaka sendiri yang mengisi dan menuliskan bahan perpustakaan apa yang akan dipinjam
  • 18.
    JENIS LAYANAN 1. LayananSirkulasi Adalah layanan kepada pemustaka dalam pemesanan, peminjaman dan pengembalian bahan perperpustakaanan beserta penyelesaian administrasinya a. Administrasi keanggotaan b. Perlengkapan layanan sirkulasi c. Peminjaman buku d. Pengembalian buku
  • 19.
    2. Layanan Informasi Layananinformasi ditujukan untuk memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pemustaka yang membutuhkan keterangan dan memberikan petunjuk tentang bahan-bahan tertentu yang tidak mungkin dapat dilayani oleh bagian sirkulasi
  • 20.
    3. Layanan Referensi(Rujukan) a. Referensi berasal dari kata kerja bahasa Inggris “to refer” yang artinya mengacu kepada b. layanan menjawab pertanyaan informasi melalui penggunaan koleksi referensi (rujukan) c. layanan berupa pemberian bantuan kepada pemustaka untuk menemukan informasi melalui koleksi referensi (rujukan)
  • 21.
    PENGERTIAN BAHAN REFERENSI(RUJUKAN) Bahan referensi adalah suatu buku atau sejumlah publikasi kepada siapa orang dapat berkonsultasi untuk mencari fakta-fakta atau informasi tentang latar belakang sesuatu objek, orang, ataupun peristiwa. Misalnya melalui ensiklopedi, kamus, atlas, buku tahunan dsb. Dengan demikian koleksi referensi merupakan kumpulan atau kelompok bahan perpustakaan berisi karya-karya yang bersifat memberi tahu (informative) dan menunjukan (referensial) mengenai keterangan- keterangan tertentu yang disusun secara sistematis untuk digunakan sebagai alat petunjuk dan konsultasi
  • 22.
    JENIS KOLEKSI RUJUKAN(REFERENSI) A. Sifat informasinya 1. Umum misalnya Ensiklopedia Nasional Indonesia 2. Khusus misalnya Ensiklopedia Agama Islam B. Jenis dan isi informasinya 1. Sumber Langsung (Direct Source Type) 2. Sumber tak langsung (Indirect Source Type)
  • 23.
    1. Sumber Langsung (DirectSource Type) a. Ensiklopedia b. Kamus c. Almanak d. Buku Pegangan (Handbook) dan Buku petunjuk (Manual) e. Buku Tahunan (yearbook atau annual) f. Directory g. Sumber Biografi h. Terbitan Pemerintah (peraturan perundang-undangan) i. Sumber geografi j. Terbitan berkala (serial) yaitu majalah, jurnal, buletin, surat kabar, brosur (pamflet) 2. Sumber tak langsung (Indirect Source Type) a. Katalog perpustakaan b. Bibliografi c.Daftar Perolehan Baru (Accession List) d. Indeks e. Abstraks (sari karangan) Lanjutan....
  • 24.
    MATRIKS KELOMPOK PERTANYAANDAN TIPE PERTANYAAN DI BAGIAN REFERENSI DAN SUMBER INFORMASI YANG DIGUNAKAN
  • 25.
  • 26.
    4. Layanan penelusuraninformasi atau literatur Adalah layanan pencarian dan penemuan kembali informasi atau bahan perperpustakaanan mengenai suatu bidang tertentu yang ada diperperpustakaanan dengan menggunakan bahan referensi, bahan literatur sekunder dan atau sarana penelusuran lainnya. 5. Layanan referral Adalah layanan perpustakaan yang diberikan kepada pemustaka dengan menunjuk atau me-refer kepada perpustakaan atau lembaga informasi lainnya. Hal ini dikerjakan karena perpustakaan tidak memiliki bahan perpustakaan untuk menjawab pertanyaan dari pemustaka atau memenuhi kebutuhan bahan perpustakaan yang diperlukan pemustaka.
  • 27.
    6. Layanan pemutaranfilm dan video Adalah layanan perpustakaan berupa pemutaran film dan video juga slide atau filmstrip. Film-film diputar berupa film-film cerita, film-film ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bidang studi, umum, maupun film-film dokumenter. Untuk melakukan kegiatan ini diperlukan ruangan khusus serta penyediaan sarana berupa film, video,VCD, DVD, slide, filmstrip, dan alat pemutarnya.
  • 28.
    7. Layanan PenyebaranInformasi Terseleksi = Selective Dissemination Information (SDI) Adalah layanan penyebaran informasi mengenai subjek tertentu baik informasi yang sifatnya mutakhir maupun retrospektif yang disesuaikan dengan kepentingan masing- masing pemustaka (user) perpustakaan secara pribadi ataupun kelompok.
  • 29.
    8. Layanan PenyebaranInformasi Mutakhir = Current Awareness Service (CAS) Layanan ini disebut juga layanan informasi kilat atau layanan informasi baru yaitu layanan perpustakaan dengan menyiapsiagakan informasi baru dan menyampaikan kepada pemustaka yang memerlukan secepat mungkin. Hal ini dilakukan agar mereka segera mengetahui dan mengikuti perkembangan ilmu dalam bidang mereka.
  • 30.
    9. Layanan bercerita(Story Telling) Story telling merupakan sebuah seni bercerita yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai pada anak yang dilakukan tanpa perlu menggurui sang anak
  • 31.
    10. Layanan Biblioteraphy Yaitulayanan perpustakaan bagi pemustaka yang sedang memiliki atau menghadapi masalah baik masalah yang berkaitan dengan karir, sekolah atau pendidikan dll. dengan melalui penyediaan bahan perpustakaan yang berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi oleh pemustaka itu sendiri.
  • 32.
    H. Bimbingan penggunaanperpustakaan bagi komunitas sekolah/ madrasah merupakan bimbingan pemustaka umumnya berorientasi pada pemberian informasi tentang fisik dan koleksi perpustakaan  Bimbingan membaca  Bimbingan pemustaka  Pembinaan kelompok pembaca
  • 33.
    Materi bimbingan pemustakaadalah sebagai berikut: Pengenalan denah perpustakaan Peraturan perpustakaan Alat penelusuran koleksi Pengenalan jenis layanan perpustakaan Pengenalan terhadap penempatan koleksi Pengenalan ruang baca Menanamkan cinta buku dan perpustakaan kepada pemustaka
  • 34.
    I. Statistik danpelaporan memiliki fungsi: 1. untuk menyusun laporan statistik anggota, statistik pemustaka, statistik bahan perpustakaan yang dibaca, statistik pertanyaan referensi atau informasi 2. mengukur efesiensi berbagai kegiatan dan kinerja pustakawan 3. menyusun rencana kerja perpustakaan 4. sebagai bahan pertimbangan dalam penambahan anggaran dan staf 5. sebagai alat evaluasi kemajuan atau keberhasilan perpustakaan
  • 35.