KONFLIK SOSIAL
“Perang Antar Suku”
Nama Kelompok :
 Desta Larasati ( 07)
 Farah Nur L . N (10)
 Rizqi Shofia A. ( 26 )
_________________XI SOSIAL
2________________
Laporan Berita
Perang antar kelompok di Timika Papua,
Kepala Suku Dani tewas
Rabu, 13 Agustus 2014 17:37
Liputan6.com, Timika - Sesosok jenazah tak dikenal dievakuasi polisi
dari wilayah satuan pemukiman atau yang kerap disebut sebagai SP1.
Masih di wilayah yang sama, polisi kembali menemukan sesosok
jenazah. Diduga ke-2 jenazah itu merupakan korban bentrok antara
Suku Dani dan Suku Moni di wilayah Jayanti, Timika, Papua.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Senin (28/4/2014), saksi
mata menuturkan, saat malam kejadian ia sempat mendengar suara
banyak orang berlarian disekitar rumahnya.
Di pusat Kota Timika, warga Komplek Kwamki Baru di Jalan Trikora,
bersiaga. Mereka mengantisipasi kabar akan adanya serangan dari
warga Kwamki Lama.
Sementara, kabar yang beredar itu memicu kepanikan warga. Terutama
aktivitas sekolah. Seperti SDN Timika 2, yang terpaksa memulangkan
para siswa-nya lebih awal. Polisi pun mengerahkan sejumlah
kendaraan untuk membantu pihak sekolah.
Pemda setempat seolah tidak menanggapi
serius, perang antar suku yang mulai
menyentuh wilayah di dalam Kota Timika.
Hingga kini belum ada langkah konkret untuk
mendamaikan ke-2 belah pihak atau
mendinginkan suasana.
Perang suku di wilayah Jayanti, Timika, antara
Suku Dani dan Suku Moni, diduga dipicu
masalah sengketa lokasi lahan Jalan Trans
Nabire.
Bentuk Konflik
Furman & Mc. Quad
• Termasuk Konflik destruktif
• yakni konflik yang muncul karena adanya
perasaan tidak senang, rasa benci dan
dendam dari seseorang maupun
kelompok terhadap pihak lain.
• Konflik yang menyebabkan suatu
kerugian
O Rusaknya fasilitas umum
O Hancurnya pemukiman warga
O Jatuhnya korban, baik yang luka-luka
maupun tewas
O Warga yang tidak bersalah juga ikut
menjadi korban, sehingga dapat
menimbulkan dampak psikologis
O Masyarakat merasa tidak aman dengan
adanya konflik yang terjadi
O Menimbulkan perpecahan di
masyarakat
O Hilangnya rasa kepercayaan dalam
masyarakat
Dampak Negatif konflik antar suku
• Konflik dapat meningkatkan solidaritas di antara anggota
kelompok, misalnya apabila terjadi pertikaian antar-kelompok,
anggota-anggota dari setiap kelompok tersebut akan bersatu
untuk menghadapi lawan kelompoknya.
• Konflik berfungsi sebagai alat perubahan sosial, misalnya
anggota-anggota kelompok atau masyarakat yang berseteru akan
menilai dirinya sendiri dan mungkin akan terjadi perubahan
dalam dirinya.
• Munculnya pribadi-pribadi atau mental-mental masyarakat
yang tahan uji dalam menghadapi segala tantangan dan
permasalahan yang dihadapi sehingga dapat lebih men-
dewasakan masyarakat.
• Dalam diskusi ilmiah, biasanya perbedaan pendapat justru
diharapkan untuk melihat kelemahan-kelemahan suatu pendapat
sehingga dapat ditemukan pendapat atau pilihan-pilihan yang
lebih kuat sebagai jalan keluar atau pemecahan suatu masalah.
Dampak Positif konflik antar suku
Solusi dari Pemerintah
O Melakukan sosialisasi tentang pentingnya
kebersamaan
O Saling menghargai pendapat atau budaya yang
berbeda (toleransi)
O Sosialisasi pendidikan di Papua agar terdapat
kesempatan kerja yang cukup bagi masyarakat Papua
O Meningkatkan kewaspadaan aparat keamanan di
daerah-daerah yang rawan dengan konflik.
O Masyarakat bisa melakukannya
dengan meningkatkan kesadaran akan
pentingnya hukum dan saling
menghargai sesama manusia.
O Pihak perusahaan dapat memberikan
kebijakan perusahaan kepada para
karyawannya dengan lebih demokratis.
O Sementara pemerintah dan aparat
keamanan lebih membentuk konsep
peningkatan kewaspadaan dan
kecepatan melerai konflik agar tidak
meluas dan berkelanjutan.
Solusi Lain

Analisis Contoh Konflik Sosial

  • 1.
    KONFLIK SOSIAL “Perang AntarSuku” Nama Kelompok :  Desta Larasati ( 07)  Farah Nur L . N (10)  Rizqi Shofia A. ( 26 ) _________________XI SOSIAL 2________________
  • 2.
    Laporan Berita Perang antarkelompok di Timika Papua, Kepala Suku Dani tewas Rabu, 13 Agustus 2014 17:37
  • 3.
    Liputan6.com, Timika -Sesosok jenazah tak dikenal dievakuasi polisi dari wilayah satuan pemukiman atau yang kerap disebut sebagai SP1. Masih di wilayah yang sama, polisi kembali menemukan sesosok jenazah. Diduga ke-2 jenazah itu merupakan korban bentrok antara Suku Dani dan Suku Moni di wilayah Jayanti, Timika, Papua. Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Senin (28/4/2014), saksi mata menuturkan, saat malam kejadian ia sempat mendengar suara banyak orang berlarian disekitar rumahnya. Di pusat Kota Timika, warga Komplek Kwamki Baru di Jalan Trikora, bersiaga. Mereka mengantisipasi kabar akan adanya serangan dari warga Kwamki Lama. Sementara, kabar yang beredar itu memicu kepanikan warga. Terutama aktivitas sekolah. Seperti SDN Timika 2, yang terpaksa memulangkan para siswa-nya lebih awal. Polisi pun mengerahkan sejumlah kendaraan untuk membantu pihak sekolah.
  • 4.
    Pemda setempat seolahtidak menanggapi serius, perang antar suku yang mulai menyentuh wilayah di dalam Kota Timika. Hingga kini belum ada langkah konkret untuk mendamaikan ke-2 belah pihak atau mendinginkan suasana. Perang suku di wilayah Jayanti, Timika, antara Suku Dani dan Suku Moni, diduga dipicu masalah sengketa lokasi lahan Jalan Trans Nabire.
  • 6.
    Bentuk Konflik Furman &Mc. Quad • Termasuk Konflik destruktif • yakni konflik yang muncul karena adanya perasaan tidak senang, rasa benci dan dendam dari seseorang maupun kelompok terhadap pihak lain. • Konflik yang menyebabkan suatu kerugian
  • 7.
    O Rusaknya fasilitasumum O Hancurnya pemukiman warga O Jatuhnya korban, baik yang luka-luka maupun tewas O Warga yang tidak bersalah juga ikut menjadi korban, sehingga dapat menimbulkan dampak psikologis O Masyarakat merasa tidak aman dengan adanya konflik yang terjadi O Menimbulkan perpecahan di masyarakat O Hilangnya rasa kepercayaan dalam masyarakat Dampak Negatif konflik antar suku
  • 8.
    • Konflik dapatmeningkatkan solidaritas di antara anggota kelompok, misalnya apabila terjadi pertikaian antar-kelompok, anggota-anggota dari setiap kelompok tersebut akan bersatu untuk menghadapi lawan kelompoknya. • Konflik berfungsi sebagai alat perubahan sosial, misalnya anggota-anggota kelompok atau masyarakat yang berseteru akan menilai dirinya sendiri dan mungkin akan terjadi perubahan dalam dirinya. • Munculnya pribadi-pribadi atau mental-mental masyarakat yang tahan uji dalam menghadapi segala tantangan dan permasalahan yang dihadapi sehingga dapat lebih men- dewasakan masyarakat. • Dalam diskusi ilmiah, biasanya perbedaan pendapat justru diharapkan untuk melihat kelemahan-kelemahan suatu pendapat sehingga dapat ditemukan pendapat atau pilihan-pilihan yang lebih kuat sebagai jalan keluar atau pemecahan suatu masalah. Dampak Positif konflik antar suku
  • 9.
    Solusi dari Pemerintah OMelakukan sosialisasi tentang pentingnya kebersamaan O Saling menghargai pendapat atau budaya yang berbeda (toleransi) O Sosialisasi pendidikan di Papua agar terdapat kesempatan kerja yang cukup bagi masyarakat Papua O Meningkatkan kewaspadaan aparat keamanan di daerah-daerah yang rawan dengan konflik.
  • 10.
    O Masyarakat bisamelakukannya dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hukum dan saling menghargai sesama manusia. O Pihak perusahaan dapat memberikan kebijakan perusahaan kepada para karyawannya dengan lebih demokratis. O Sementara pemerintah dan aparat keamanan lebih membentuk konsep peningkatan kewaspadaan dan kecepatan melerai konflik agar tidak meluas dan berkelanjutan. Solusi Lain