Dokumen ini membahas analisis konflik antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Republik Indonesia (RI), termasuk sejarah, latar belakang, dan penyebab konflik serta pendekatan penyelesaian yang dilakukan. Meskipun terdapat beberapa upaya perundingan, seperti MoU Helsinki, kesulitan dalam mencapai kesepakatan dan faktor-faktor politik, sosial, dan ekonomi menjadi penghalang dalam perdamaian. Konflik Aceh menunjukkan pentingnya pemenuhan janji-janji otonomi dan pemerataan pembangunan untuk mencegah pemberontakan dan menjaga keutuhan negara.