Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Selasa bupena 4 a tema 1 subtema 2

112 views

Published on

Materi daring

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Selasa bupena 4 a tema 1 subtema 2

  1. 1. Pendengaran Manusia A. Pendengaran Manusia Telinga merupakan salah satu pancaindra. Fungsi telinga: • alat pendengaran; • alat keseimbangan tubuh. Telinga terbagi menjadi tiga bagian: 1. Telinga luar. 2. Telinga tengah. 3. Telinga dalam. T1 St2 P3 Muatan IPA KD 3.6 dan 4.6
  2. 2. Bagian-Bagian Telinga Saluran setengah lingkaran Membantu dalam mempertahankan keseimbangan tubuh Koklea Meneria dan meneruskan getaran bunyi ke saraf pendengaran Saluran Eustachius Menghubungkan ruang telinga tengah faring Liang telinga Menghalangi debu dan air yang masuk Lubang telinga Meneruskan bunyi ke telinga tengah Gendang telinga Menerima getaran bunyi dan meneruskan ke tulang-tulang pendengaran Tulang-tulang pendengaran Meneruskan getaran bunyi ke koklea Telinga luar Telinga tengah Telinga dalam Daun telinga Menangkap getaran bunyi
  3. 3. Getaran dari sumber bunyi. Gelombang bunyi ditangkap oleh daun telinga. gelombang bunyi merambat di liang telinga. Bunyi mengetarkan gendang telinga. Getaran liang telinga menggetarkan tulang- tulang pendengaran. Koklea menangkap getaran dari tulang-tulang pendengaran dan mengirimnya ke saraf pendengaran. Saraf pendengaran mengirimkan ransangan bunyi ke otak. Otak menerjemahkan bunyi yang didengar. Proses Mendengar Bunyi
  4. 4. B. Kepekaan telinga sebagai indra pendengar • Telinga manusia dapat mendengar bunyi dengan frekuensi 20 – 20.000 Hz. • Ada orang yang dapat mendengar bunyi lemah (pelan) dan ada orang yang dapat mendengar bunyi kuat (keras). • Indra pendengar yang baik dapat mendengar dengan jelas asal sumber bunyi dan tinggi rendahnya bunyi.
  5. 5. C. Memelihara Kesehatan Telinga Telinga perlu dirawat kebersihannya agar tetap sehat. Bersihkan telinga bagian luar secara teratur menggunakan kapas yang bersih. Jangan mengorek-ngorek telinga karena dapat mendorong kotoran lebih dalam dan kotoran akan semakin menumpuk. Kotoran yang menumpuk dapat mengganggu pendengaran, mengakibatkan robeknya selaput gendang telinga. Jika kotoran telinga banyak, pergilah ke dokter THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan) untuk dibersihkan. Jika ada suara memekakkan telinga, segera tutup kedua lubang telinga agar gendang telinga tidak rusak. Cara merawat telinga:
  6. 6. Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung dalam Bentuk Diagram (Bagian 2) Suatu teks terdiri atas beberapa paragraf. Setiap paragraf memiliki gagasan pokok dan gagasan pendukung. Diagram gagasan suatu teks dibuat sesuai jumlah paragraf dalam teks tersebut. T1 St2 P3 Muatan Bahasa Indonesia KD 3.1 dan 4.1
  7. 7. Gagasan pokok dan Gagasan Pendukung dalam Bentuk Tabel Gagasan pokok dan gagasan pendukung dibuat dalam bentuk tabel bertujuan untuk mempermudah memahami suatu teks. T1 St2 P4 Muatan Bahasa Indonesia KD 3.2 dan 4.2
  8. 8. Gelar Budaya di Sekolah Keragaman tidak hanya terdapat di lingkungan masyarakat, tetapi juga di lingkungan sekolah. Para siswa di sekolah udin terdiri atas berbagai suku bangsa. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada siswa yang berasal dari Sumatera. Ada siswa yang berasal dari Jawa. Ada siswa yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua dan sebagainya. Gagasan Pokok Gagasan Pendukung Keragaman tidak hanya terdapat di lingkungan masyarakat, tetapi juga di lingkungan sekolah. Para siswa di sekolah udin terdiri atas berbagai suku bangsa. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada siswa yang berasal dari Sumatera. Ada siswa yang berasal dari Jawa. Ada siswa yang berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua dan sebagainya Contoh: Paragraf 1
  9. 9. Sekolah sering mengadakan gelar budaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para siswa. Misalnya, gelar pakaian daerah, gelar makanan tradisional, dan gelar musik tradisional. Pada saat gelar pakaian daerah, para siswa mengenakan pakaian daerah ke sekolah. Pada saat gelar makanan tradisional, para siswa membawa contoh makanan tradisional ke sekolah. Pada saat gelar musik tradisional, para siswa mengadakan pertunjukan musik daerah. Paragraf 2 Gagasan Pokok Gagasan Pendukung Sekolah sering mengadakan gelar budaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para siswa. Misalnya, gelar pakaian daerah, gelar makanan tradisional, dan gelar musik tradisional. Pada saat gelar pakaian daerah, para siswa mengenakan pakaian daerah ke sekolah. Pada saat gelar makanan tradisional, para siswa membawa contoh makanan tradisional ke sekolah. Pada saat gelar musik tradisional, para siswa mengadakan pertunjukan musik daerah.
  10. 10. Contoh dalam bentuk tabel: Paragraf Gagasan Pokok Gagasan Pendukung 1 Keragaman di lingkungan sekolah • Para siswa berasal dari berbagai suku bangsa. • Macam daerah asal siswa di sekolah Udin. • Setiap daerah memiliki budaya khas. 2 Gelar budaya di sekolah Udin • Tujuan gelar budaya. • Macam gelar budaya. • Penampilan saat gelar budaya.
  11. 11. Menjelaskan Bentuk-Bentuk Kerja Sama di Kelas 1. Piket di kelas: • Piket kelas adalah kegiatan membersihkan ruang kelas yang dilakukan setiap hari. • Setiap siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk melaksanakan piket kelas. • Piket kelas membuat kelas menjadi bersih dan meningkatkan semangat belajar. Salah satu kegiatan kerja sama yang dilaksanakan di kelas. T1 St2 P4 Muatan PPKn KD 3.4 dan 4.4
  12. 12. 2. Mengumpulkan Sumbangan: • Ketika temanmu mengalami musibah, kamu dan teman- teman akan kerja sama mengumpulkan sumbangan. • Sumbangan berupa uang, makanan, dan pakaian bekas. • Sumbangan akan diberikan kepada temanmu tersebut. • Sumbangan dapat membantu meringankan musibah temanmu.
  13. 13. 3. Mengerjakan Tugas Kelompok: Kerja kelompok membutuhkan kerja sama antaranggota kelompok. Suatu pekerjaan yang dikerjakan bersama akan cepat selesai. Contoh kerja kelompok: • diskusi; • membuat prakarya; • presentasi di depan kelas.

×