Pengukuran Waktu, Berat, Sudut, dan Suhu

2,123 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,123
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
50
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengukuran Waktu, Berat, Sudut, dan Suhu

  1. 1. Pengukuran waktu dalam satuan internasioanl (SI) yaitu detik atau sekon. Sedangakan turuannya menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, w indu dan abad. Sati detik didefinisikan sebagai x waktu yang diperlukan bui untuk berputar pada porosnya
  2. 2. Satu detik adalah waktu yang diperlukan atom Cesium 133 bergetar sebanyak 9.192.631.1770 kali. Hubungan satuan waktu detik dengan satuan tuunannya adalah : 1 menit 1 jam 1 hari 1 bulan 1 tahun 1 windu 1 abad = 60 menit = 60 menit = 24 jam = 30 hari = 12 bulan = 8 tahun = 100 tahun Perlu diperhatikan bahwa 1 bulan adalah 30 hari secara rata-rata karena 1 bulan ada yang terdiri dari 28 hari, ada yang terdiri dari 30 hari dan ada pula yang terdiri dari 31 hari.
  3. 3. 1. Tentukan ukuran detik dalam waktu 5 menit! 2. Tentukan ukuran detik dalam waktu 10 Jam! 3. Tentukan ukuran detik dalam waktu 7 Hari! 4. Tentukan ukuran jam dalam waktu 5 hari! 5. Tentukan ukuran menit dalam waktu 7 hari!
  4. 4. 1. Diketahui 1 menit= 60 detik 1 Jam= 60 Menit 1 hari=24 Jam 1. 5 Menit 5 menit = 5 x 60 detik = 300 detik
  5. 5. 2. 10 Jam 10 Jam = 10 x 60 Menit = 600 Menit 600 Menit = 600 x 60 detik = 36000 detik jadi 10 jam = 36000 detik 3. 7 Hari 7 Hari = 7 x 24 Jam = 168 Jam 168 Jam = 168 x 60 Menit = 10080 menit 10080 menit = 10080 x 60 detik = 604800 detik Jadi 7 hari = 604800 detik
  6. 6. 4. 5 Hari 5 Hari = 5 x 24 Jam = 120 Jam Jadi 5 hari = 120 jam 5. 7 Hari 7 Hari = 7 x 24 Jam = 168 Jam 168 Jam = 168 x 60 Menit = 10080 menit Jadi dalam 7 hari terdapat 10080 menit
  7. 7. Suhu atau temperatur benda adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. . Thermometer adalah alat yang di gunakan untuk mengukur suhu atau benda.
  8. 8.  Skala Celsius adalah suatu skala suhu yang didesain supaya titik beku air berada pada 0 derajat dan titik didih pada 100 dera-jat di tekanan atmosferik standar Rumus konversi suhu Celsius Konversi dari ke Rumus Celsius Fahrenheit °F = °C × 1,8 + 32 Fahrenheit Celsius °C = (°F − 32) / 1,8 Celsius kelvin K = °C + 273,15 kelvin Celsius °C = K − 273,15 Rumus konversi lainnya Kalkulator konversi untuk satuan ukur suhu
  9. 9.  Skala Fahreheit adalah salah satu skala suhu selain Celsius dan Kel-vinDalam skala ini, titik beku air adalah 32 derajat Fahrenheit (ditulis 32 °F) dan titik didih air adalah 212 derajat Fahrenheit. Negatif 40 derajat Fahreheit sama dengan negatif 40 derajat Celsius
  10. 10. Rumus konversi suhu Fahrenheit Konversi dari Fahrenhei t Celsius Fahrenhei Ke Rumus Celsius °C = (°F – 32) / 1.8 Fahrenheit °F = °C × 1.8 + 32 kelvin K = (°F – 32) / 1.8 + 273.15 Fahrenheit °F = (K – 273.15) × 1.8 + 32 t kelvin Rumus konversi suhu lainnya Conversion calculator for units of temperature
  11. 11.  Skala Kelvin (simbol: K) adalah skala suhu di mana nol absolut didefinisikan sebagai 0 K. Rumus konversi suhu Kelvin Konversi dari Kelvin ke Fahrenheit Rumus °F = K × 1,8 − 459,67 K = (°F + 459,67) / kelvin ahrenheit 1,8 Kelvin Celsius °C = K − 273,15 Celsius kelvin K = °C + 273,15 Rumus konversi lainnya Conversion calculator for units of temperature
  12. 12. Skala Réaumur adalah skala suhu yang dinamai menurut René Antoine Ferchault de Réaumur, yang pertama mengusulkannya pada 1731. Titik beku air adalah 0 derajat Réaumur, titik didih air 80 derajat. Jadi, satu derajat Réaumur sama dengan 1,25 derajat Celsius atau kelvin.
  13. 13.  Sudut adalah daerah yang dibatasi oleh dua buah penggalan garis lurus yang bertemu pada satu titik pangkal.
  14. 14. PENGUKURAN SUDUT Didalam satu bangun datar segitiga, jumlah semua sudutnya yaitu 180 derajat. Artinya jika ke tiga sudut tersebut di satukan maka akan membentuk sudut pelurus 180 derajat.
  15. 15. Segitiga sembarang yang diketahui < ABC =80° dan <CAB = 65° tentukan <BCA ! 2. Diketahui segitiga siku-siku, dan besar salah satu sudutnya yaitu 60°, tentukan besar sudut berikutnya! 1.
  16. 16. 1. Diketahui <ABC =80° <CAB= 65° ditanya <BCA....? 180°=<ABC+<BCA+<CAB = 80 °+65°+ <BCA = 145° + <BCA <BCA= 180° - 145° <BCA =35°
  17. 17. Diketahiu: Segitiga siku-siku= 90° <ABC= 60° Ditanya sisa sudut selanjutnya..? 180°=<ABC+<BCA+<CAB = 60°+90<BCA = 150° + <BCA <BCA= 180° - 150° <BCA =30° 2.
  18. 18. Jika diketahui < A1 = 1200 maka tentukanlah besarnya sudut-sudut : Sudut B3 Sudut C2 Sudut D1 Pembahasan : Sudut A1 dan A2 adalah sepasang sudut yang saling berpelurus, sehingga : < A1 + <A2 = 1800 < A1 = 1200 maka : <1200 + <A2 = 1800 <A2 = 600 Sudut A1 dan A3 adalah sepasang sudut yang bertolak belakang, sehingga: <A1 = <A3 = 1200 Sudut A2 dan A4 adalah sepasang sudut yang bertolak belakang, sehingga: < A2 = < A4 = 600
  19. 19. pasangan sudut-sudut sehadap adalah: < A1 = < C1 = < B1 = < D1 = 1200 < A2 = < C2 = < B2 = < D2 = 1200 < A3 = < C3 = < B3 = < D3 = 1200 < A4= < C4 = < B4 = < D4 = 1200 Dari penjelasan sudut-sudut sehadap di atas dapat ditentukan: Besarnya sudut B1 = 1200 Besarnya sudut C2 = 600 Besarnya sudut D1 = 120
  20. 20. Diketahui: Garis g // h Sudut B2 - 600 Sudut C1 = 450 Tentukanlah: Besarnya sudut B1 Besarnya sudut C2 Besarnya sudut A1, A2, dan A3
  21. 21. Pembahasan: Besarnya sudut B1: Sudut B1 dan sudut B2 merupakan sudut yang saling berpelurus, sehingga: < B1 + < AB2 = 1800 < B1 + 600 = 1800 < B1 = 1200 Besarnya sudut C2a]: Sudut C1 dan sudut C2 merupakan sudut yang saling berpelurus, sehingga: < C1 + C2 = 1800 450 + < C2 = 1800 < C2 = 1350 Besarnya sudut A1, A2 dan A3:
  22. 22. Sudut A1 dan sudut B2 merupakan sudut-sudut dalam berseberangan, sehingga <A1 = < B2 Karena < B2 = 600 maka <A1 = 600 sudut A dan sudut C meripakan sudut-sudut dalam berseberngan sehingga: <A=<C Karena < C = 45 maka < A = 45 Sudut-sudut A, A, dan A merupakan sudut yang saling berpelurus, sehingga: < A1 + < A2 + < A3 = 1800 600 +< A2 + 450 = 1800 < A2 = 1800 – 1050 < A2 = 750

×