SlideShare a Scribd company logo
1 of 29
Download to read offline
KESETIMBANGAN
KIMIA
BAB 5
Sumber : MichaelGaida, pixabay.com
PERHATIKAN GAMBAR BERIKUT !
Apakah abu hasil
pembakaran kertas dapat
diubah kembali menjadi
kertas seperti semula?
Sumber : Pezibear, pixabay.com
REAKSI KIMIA TERBAGI MENJADI :
Reaksi kimia
Reaksi Irreversible Reaksi satu arah
Reaksi Reversible Reaksi bolak-balik
KESETIMBANGAN DINAMIS PADA PENGUAPAN AIR
Sumber : Dokumen Penerbit
Reaksi bolak-balik • Dalam keadaan setimbang, terjadi reaksi dalam dua arah
Sistem tertutup
• Suatu sistem reaksi dimana zat-zat yang bereaksi dan zat-zat hasil
reaksi tidak ada yang meninggalkan sistem
Bersifat dinamis
• Secara mikroskopis reaksi berlangsung terus menerus dalam dua
arah dengan laju reaki pembentukan sama dengan laju reaksi
penguraian
SYARAT TERJADINYA REAKSI SETIMBANG
v1 = laju reaksi dari kiri ke kanan
v2 = laju reaksi dari kanan ke kiri
Grafik Perubahan Laju
Reaksi terhadap Waktu
pada Reaksi Bolak-Balik
Kesetimbangan tercapai pada saat v1 = v2
Pada reaksi : N2O4(g) 2NO2(g)
(a) Pada saat setimbang, konsentrasi N2O4 = konsentrasi NO2
(b) Pada saat setimbang, konsentrasi N2O4 < konsentrasi NO2
(c) Pada saat setimbang, konsentrasi N2O4 > konsentrasi NO2
PERGESERAN KESETIMBANGAN
Asas Le Chatelier :
“Jika dalam suatu sistem kesetimbangan diberikan
tindakan (aksi), maka sistem akan berubah sedemiian rupa
sehingga pengaruh aksi itu sekecil mungkin.”
Reaksi = - aksi
PENERAPAN ASAS LE CHATELIER
Konsentrasi Tekanan dan volume Suhu
Komponen padat dan cair Katalis
PENGARUH KONSENTRASI TERHADAP
KESETIMBANGAN KIMIA
Jika konsentrasi diperbesar, kesetimbangan bergeser dari arah
lawan
Jika konsentrasi diperkecil, kesetimbangan bergeser ke arah
zat yang konsentrasinya diperkecil
Tekanan berbanding terbalik dengan volume
PENGARUH TEKANAN DAN VOLUME TERHADAP
KESETIMBANGAN KIMIA
Tekanan berbanding terbalik dengan volume
Jika tekanan diperbesar (volume diperkecil), kesetimbangan
akan bergeser ke arah jumlah koefisien yang kecil
Jika tekanan diperkecil (volume diperbesar), kesetimbangan
akan bergeser ke arah jumlah koefisien besar
PENGARUH SUHU TERHADAP KESETIMBANGAN
KIMIA
Jika suhu dinaikkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi
endoterm (reaksi yang membutuhkan kalor)
Jika suhu diturunkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi
eksoterm (reaksi yang melepaskan kalor)
PENGARUH KOMPONEN
PADAT DAN CAIR
Penambahan/ pengurangan komponen yang
berupa padatan atau cairan murni tidak
memengaruhi kesetimbangan
Komponen padat (s) dan cair (l) tidak mengubah
konsentrasi karena jarak antarpartikel dalam
padatan dan cairan tetap
PENGARUH KATALIS TERHADAP KESETIMBANGAN
KIMIA
Katalis mempercepat
tercapainya keadaan
setimbang
Katalis tidak
mengubah komposisi
kesetimbangan
Katalis tidak
mempengaruhi
pergeseran
kesetimbangan
Kesetimbangan yang terdiri dari dua fase/ lebih
Contoh : CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g)
KESETIMBANGAN HOMOGEN
KESETIMBANGAN HETEROGEN
Kesetimbangan yang semua komponennya satu fasa
Contoh : N2(g) + H2(g) 2NH3(g)
HUKUM KESETIMBANGAN
“Dalam keadaan setimbang, hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi
dipangkatkan koefisien reaksinya dibagi dengan hasil kali konsentrasi
zat-zat pereaksi dipangkatkan koefisiennya akan mempunyai nilai
yang tetap.”
TETAPAN KESETIMBANGAN (KC)
Persamaan tetapan kesetimbangan :
𝐾c =
[C]p
[D]q
[A]m[B]n
Satuan :
Kc = M(p+q) – (m+n)
Pada reaksi kimia : mA(g) + nB(g) pC(g) + qD(g)
HUBUNGAN TETAPAN KESETIMBANGAN ANTARA REAKSI-
REAKSI YANG BERKAITAN
No Tindakan Nilai K’
1 Reaksi kesetimbangan dibalik
𝐾′ =
1
𝐾
2 Koefisien reaksi kesetimbangan dibagi dengan
faktor n
𝐾′ =
𝑛
𝐾
3 Koefisien reaksi kesetimbangan dikalikan dengan
faktor n
𝐾′ = 𝐾𝑛
4 Reaksi-reaksi kesetimbangan dijumlahkan 𝐾′ = 𝐾1 × 𝐾2
MAKNA TETAPAN KESETIMBANGAN
Menentukan apakah suatu reaksi bolak-balik berada dalam keadaan
setimbang
Menentukan komposisi zat-zat dalam keadaan setimbang
Memprediksi Arah Reaksi
MEMPREDIKSI ARAH REAKSI
Dengan membandingkan nilai Qc (koefisien reaksi)
dengan Kc
Nilai Qc Arah Reaksi
Qc < Kc Reaksi bersih berlangsung kekanan sampai Qc = Kc
Qc > Kc Reaksi bersih berlangsung kekiri sampai Qc = Kc
Qc = Kc Campuran setimbang
TETAPAN KESETIMBANGAN TEKANAN (Kp)
𝐾p =
(PC)p
(PD)q
(PA)m(PB)n
Dimana : P = tekanan parsial gas
Px =
mol gas x
mol total gas
× Ptotal
Pada reaksi kimia : mA(g) + nB(g) pC(g) + qD(g)
HUBUNGAN KC DAN KP
Tekanan parsial gas bergantung pada konsentrasi :
𝑃𝑉 = 𝑛𝑅𝑇 ⇒ 𝑃 =
𝑛
𝑉
× 𝑅𝑇
𝑛
𝑉
disubstitusikan ke persamaan Kp sehingga :
𝐾𝑝 = 𝐾𝑐(𝑅𝑇)∆𝑛
Dimana :
∆n = selisih jumlah koefisien produk dikurangi dengan jumlah koefisien
reaktan
TETAPAN KESETIMBANGAN UNTUK
KESETIMBANGAN HETEROGEN
Tetapan kesetimbangan hanya bergantung pada komponen yang
konsentrasi atau tekanannya berubah selama reaksi berlangsung
Zat padat murni (s) dan zat
cair murni (l) memiliki
konsentrasi tetap
Tidak disertakan dalam
persamaan tetapan
kesetimbangan
Derajat disosiasi (α) dinyatakan dengan :
α =
jumlah mol zat terurai
jumlah mol zat mula − mula
Kesetimbangan disosiasi
Reaksi peruraian
suatu senyawa
menjadi zat-zat lain
yang lebih sederhana
KESETIMBANGAN DALAM INDUSTRI
Prinsip Industri
“Mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan biaya
seminimal mungkin”
Proses Haber-Bosch
Proses Kontak
PEMBUATAN AMONIA MENURUT PROSES HABER-BOSCH
Kondisi untuk mendapat hasil optimal
• Suhu 400oC - 600oC
• Tekanan ± 140 – 340 atm
• Katalis serbuk besi dicampur dengan Fe, Al2O3, dan K2O
• Amonia yang terbentuk segera dipisahkan
Reaksi sintesis amonia
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g) ∆H = -92,4 kJ
SKEMA PEMBUATAN AMONIA MENURUT PROSES HABER-
BOSCH
Sumber : Dokumen Penerbit
PEMBUATAN ASAM SULFAT MENURUT PROSES KONTAK
Tahapan pembentukan asam sulfat :
H2S2O7(l) + H2O(l) H2SO4(aq)
H2SO4(aq) + SO3(g) H2S2O7(l)
2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g) ∆H = -196 kJ
S(s) + O2(g) SO2(g)
TAHAPAN PENTING : REAKSI NOMOR 2
Kondisi untuk mendapat hasil optimal
• Suhu 400oC – 450oC
• Tekanan 1 atm
• Katalis V2O5

More Related Content

What's hot

Proses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasi
Proses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasiProses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasi
Proses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasiMuhammad Luthfan
 
Sejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baru
Sejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baruSejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baru
Sejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baruNonong Isdayanti
 
Laju Reaksi ppt
Laju Reaksi ppt Laju Reaksi ppt
Laju Reaksi ppt Elra Repi
 
laporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimer
laporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimerlaporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimer
laporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimerqlp
 
Adisi Elektrofilik
Adisi ElektrofilikAdisi Elektrofilik
Adisi Elektrofilikelfisusanti
 
kalor penguapan sebagai energi pengaktifan
kalor penguapan sebagai energi pengaktifankalor penguapan sebagai energi pengaktifan
kalor penguapan sebagai energi pengaktifanLinda Rosita
 
Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...
Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...
Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...Jacob Msang
 
Lkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docx
Lkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docxLkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docx
Lkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docxmonggaviranita
 
Identifikasi anion co3, hco3, tiosulfat copy
Identifikasi anion co3, hco3, tiosulfat   copyIdentifikasi anion co3, hco3, tiosulfat   copy
Identifikasi anion co3, hco3, tiosulfat copyRatna Kristiani
 
metode tekanan maksimum gelembung
metode tekanan maksimum gelembungmetode tekanan maksimum gelembung
metode tekanan maksimum gelembungzaramalia33
 
Laporan Praktikum Pemurnian
Laporan Praktikum PemurnianLaporan Praktikum Pemurnian
Laporan Praktikum PemurnianErnalia Rosita
 
laporan praktikum uji anion dan kation
laporan praktikum uji anion dan kationlaporan praktikum uji anion dan kation
laporan praktikum uji anion dan kationwd_amaliah
 
Praktek kimia organik pr
Praktek kimia organik prPraktek kimia organik pr
Praktek kimia organik prkhurrymuamala
 
laporan kimia organik - Sintesis asetanilida
laporan kimia organik - Sintesis asetanilidalaporan kimia organik - Sintesis asetanilida
laporan kimia organik - Sintesis asetanilidaqlp
 
45715687 aplikasi-senyawa-kompleks
45715687 aplikasi-senyawa-kompleks45715687 aplikasi-senyawa-kompleks
45715687 aplikasi-senyawa-kompleksandragrup01
 
Laporan kimfis 1 kelompok i
Laporan kimfis 1 kelompok i Laporan kimfis 1 kelompok i
Laporan kimfis 1 kelompok i Dede Suhendra
 
Penurunan Tekanan Uap
Penurunan Tekanan UapPenurunan Tekanan Uap
Penurunan Tekanan UapMathbycarl
 

What's hot (20)

Proses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasi
Proses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasiProses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasi
Proses pembuatan deterjen dan reaksi saponifikasi
 
Sejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baru
Sejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baruSejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baru
Sejarah senyawa-kompleks-koordinasi-paling-baru
 
Soal dan pembahasan termokimia
Soal dan pembahasan termokimiaSoal dan pembahasan termokimia
Soal dan pembahasan termokimia
 
Bab 5 gas
Bab 5 gasBab 5 gas
Bab 5 gas
 
Laju Reaksi ppt
Laju Reaksi ppt Laju Reaksi ppt
Laju Reaksi ppt
 
laporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimer
laporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimerlaporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimer
laporan kimia fisik - Penentuan berat molekul polimer
 
Adisi Elektrofilik
Adisi ElektrofilikAdisi Elektrofilik
Adisi Elektrofilik
 
Reduksi besi (iii) dengan cahaya
Reduksi besi (iii) dengan cahayaReduksi besi (iii) dengan cahaya
Reduksi besi (iii) dengan cahaya
 
kalor penguapan sebagai energi pengaktifan
kalor penguapan sebagai energi pengaktifankalor penguapan sebagai energi pengaktifan
kalor penguapan sebagai energi pengaktifan
 
Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...
Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...
Beberapa oksidator dalam laboratorium (ion permangananat, ion kromat dan ion ...
 
Lkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docx
Lkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docxLkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docx
Lkpd ppl ikatan kimia pertemuan 1 (mg)docx
 
Identifikasi anion co3, hco3, tiosulfat copy
Identifikasi anion co3, hco3, tiosulfat   copyIdentifikasi anion co3, hco3, tiosulfat   copy
Identifikasi anion co3, hco3, tiosulfat copy
 
metode tekanan maksimum gelembung
metode tekanan maksimum gelembungmetode tekanan maksimum gelembung
metode tekanan maksimum gelembung
 
Laporan Praktikum Pemurnian
Laporan Praktikum PemurnianLaporan Praktikum Pemurnian
Laporan Praktikum Pemurnian
 
laporan praktikum uji anion dan kation
laporan praktikum uji anion dan kationlaporan praktikum uji anion dan kation
laporan praktikum uji anion dan kation
 
Praktek kimia organik pr
Praktek kimia organik prPraktek kimia organik pr
Praktek kimia organik pr
 
laporan kimia organik - Sintesis asetanilida
laporan kimia organik - Sintesis asetanilidalaporan kimia organik - Sintesis asetanilida
laporan kimia organik - Sintesis asetanilida
 
45715687 aplikasi-senyawa-kompleks
45715687 aplikasi-senyawa-kompleks45715687 aplikasi-senyawa-kompleks
45715687 aplikasi-senyawa-kompleks
 
Laporan kimfis 1 kelompok i
Laporan kimfis 1 kelompok i Laporan kimfis 1 kelompok i
Laporan kimfis 1 kelompok i
 
Penurunan Tekanan Uap
Penurunan Tekanan UapPenurunan Tekanan Uap
Penurunan Tekanan Uap
 

Similar to KESETIMBANGAN (1).pptx

BAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptx
BAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptxBAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptx
BAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptxSMANegeri2Tareran
 
Kesetimbangan kimia
Kesetimbangan kimiaKesetimbangan kimia
Kesetimbangan kimiaEfi Sari
 
KESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptx
KESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptxKESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptx
KESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptxAgiesSahirwan
 
Kesetimbangan Kimia Yeni Purwati
Kesetimbangan Kimia Yeni PurwatiKesetimbangan Kimia Yeni Purwati
Kesetimbangan Kimia Yeni PurwatiYeni Purwati
 
Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)
Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)
Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)Utami Irawati
 
Kesetimbangan kimia pptt
Kesetimbangan kimia ppttKesetimbangan kimia pptt
Kesetimbangan kimia ppttNurAsmawani1
 
Kesetimbangan kimia pak ajat
Kesetimbangan kimia pak ajatKesetimbangan kimia pak ajat
Kesetimbangan kimia pak ajatsufitri72
 
Kesetimbangan kimia nody
Kesetimbangan kimia nodyKesetimbangan kimia nody
Kesetimbangan kimia nodyParanody
 
Prinsip kesetimbangan kimia
Prinsip kesetimbangan kimia Prinsip kesetimbangan kimia
Prinsip kesetimbangan kimia aldi nugroho
 
Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)
Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)
Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)aldi nugroho
 
Bab 3 kesetimbangan kimia kelas xi
Bab 3 kesetimbangan kimia kelas xiBab 3 kesetimbangan kimia kelas xi
Bab 3 kesetimbangan kimia kelas xiSinta Sry
 
Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02
Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02
Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02sanoptri
 

Similar to KESETIMBANGAN (1).pptx (20)

Kesetimbangan Kimia
Kesetimbangan KimiaKesetimbangan Kimia
Kesetimbangan Kimia
 
Kesetimbangan kimia itp unhas klp.8
Kesetimbangan kimia itp unhas klp.8Kesetimbangan kimia itp unhas klp.8
Kesetimbangan kimia itp unhas klp.8
 
PPT KESETIMBANGAN KIMIA.ppt
PPT KESETIMBANGAN KIMIA.pptPPT KESETIMBANGAN KIMIA.ppt
PPT KESETIMBANGAN KIMIA.ppt
 
BAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptx
BAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptxBAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptx
BAB 4 - Kesetimbangan Kimia.pptx
 
Kesetimbangan kimia
Kesetimbangan kimiaKesetimbangan kimia
Kesetimbangan kimia
 
KESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptx
KESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptxKESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptx
KESETIMBANGAN KIMIA DAN UNSUR KIMIA.pptx
 
Kesetimbangan Kimia Yeni Purwati
Kesetimbangan Kimia Yeni PurwatiKesetimbangan Kimia Yeni Purwati
Kesetimbangan Kimia Yeni Purwati
 
Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)
Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)
Kesetimbangan kimia (pertemuan 5)
 
Kesetimbangan kimia.ppt
Kesetimbangan kimia.pptKesetimbangan kimia.ppt
Kesetimbangan kimia.ppt
 
Kesetimbangan kimia 3
Kesetimbangan kimia 3Kesetimbangan kimia 3
Kesetimbangan kimia 3
 
Kesetimbangan kimia pptt
Kesetimbangan kimia ppttKesetimbangan kimia pptt
Kesetimbangan kimia pptt
 
Kesetimbangan kimia pak ajat
Kesetimbangan kimia pak ajatKesetimbangan kimia pak ajat
Kesetimbangan kimia pak ajat
 
Kesetimbangan kimia
Kesetimbangan kimiaKesetimbangan kimia
Kesetimbangan kimia
 
Kesetimbangan kimia nody
Kesetimbangan kimia nodyKesetimbangan kimia nody
Kesetimbangan kimia nody
 
Prinsip kesetimbangan kimia
Prinsip kesetimbangan kimia Prinsip kesetimbangan kimia
Prinsip kesetimbangan kimia
 
Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)
Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)
Prinsip kesetimbangan kimia (5.1)
 
Bab4 kesetimbangan Kimia
Bab4 kesetimbangan KimiaBab4 kesetimbangan Kimia
Bab4 kesetimbangan Kimia
 
Bab 3 kesetimbangan kimia kelas xi
Bab 3 kesetimbangan kimia kelas xiBab 3 kesetimbangan kimia kelas xi
Bab 3 kesetimbangan kimia kelas xi
 
Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02
Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02
Bab3kesetimbangankimiakelasxi 141109045950-conversion-gate02
 
Bab4 kese
Bab4 keseBab4 kese
Bab4 kese
 

Recently uploaded

bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxbahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxvincentptk17
 
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdfEstetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdfHendroGunawan8
 
Konsultasi - Nestle Indonesia_Najwa Azzuro
Konsultasi - Nestle Indonesia_Najwa AzzuroKonsultasi - Nestle Indonesia_Najwa Azzuro
Konsultasi - Nestle Indonesia_Najwa AzzuroAdePutraTunggali
 
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Kanaidi ken
 
MATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdeka
MATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdekaMATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdeka
MATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdekaIkhwanPunchline
 
pure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosial
pure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosialpure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosial
pure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media SosialAdePutraTunggali
 
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3SatriaPamungkas18
 
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfJaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfHendroGunawan8
 
Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1
Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1
Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1AdePutraTunggali
 
3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf
3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf
3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdfAhmadHadiMashuri1
 
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxGandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxHansTobing
 
LAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadi
LAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadiLAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadi
LAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadiPatarMahadyThangShiH
 
Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx
Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptxDaun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx
Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptxZulfatulAliyah
 
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxElemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxGyaCahyaPratiwi
 
Overview ANLS - Come on 2023-Finals.pptx
Overview ANLS - Come on 2023-Finals.pptxOverview ANLS - Come on 2023-Finals.pptx
Overview ANLS - Come on 2023-Finals.pptxJessyMariaJoltuwu
 
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxMateri B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxafkarzidan98
 
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...OH TEIK BIN
 
Martosudiro Dictionary-3252 | Kamus Martosudiro
Martosudiro Dictionary-3252 | Kamus MartosudiroMartosudiro Dictionary-3252 | Kamus Martosudiro
Martosudiro Dictionary-3252 | Kamus MartosudiroProjectEngineer4
 
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Kanaidi ken
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaruSilvanaAyu
 

Recently uploaded (20)

bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptxbahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
bahasa-indonesia-penyusunan-paragraf.pptx
 
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdfEstetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
Estetika Humanisme Ringkasan Pertemuan 1.pdf
 
Konsultasi - Nestle Indonesia_Najwa Azzuro
Konsultasi - Nestle Indonesia_Najwa AzzuroKonsultasi - Nestle Indonesia_Najwa Azzuro
Konsultasi - Nestle Indonesia_Najwa Azzuro
 
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
Silabus Pelatihan _Peranan dan Implementasi "Dual Banking Leverage Model (DBL...
 
MATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdeka
MATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdekaMATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdeka
MATERI PPT BENTUK ALJABAR kelas 7 kurikulum merdeka
 
pure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosial
pure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosialpure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosial
pure beauty comunity-vilza- Konsultasi Manajemen Web dan media Sosial
 
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
Penyusunan Paragraf Primakara Informatika IFPagi3
 
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdfJaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
Jaringan VOIP Ringkasan PTT Pertemuan Ke-1.pdf
 
Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1
Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1
Eiger x Eiger Adventure Club - Konsultasi Tahap 1
 
3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf
3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf
3.3.a.9. Aksi Nyata - Modul 3.3 Fix .pdf
 
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptxGandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
Gandum & Lalang (Matius......13_24-30).pptx
 
LAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadi
LAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadiLAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadi
LAWYER PRENEURSHIP by patar mangimbur permahadi
 
Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx
Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptxDaun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx
Daun Majemuk dan Phillotaxis Daun Mortum.pptx
 
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptxElemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
Elemen Jurnalistik Ilmu Komunikasii.pptx
 
Overview ANLS - Come on 2023-Finals.pptx
Overview ANLS - Come on 2023-Finals.pptxOverview ANLS - Come on 2023-Finals.pptx
Overview ANLS - Come on 2023-Finals.pptx
 
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptxMateri B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
Materi B.indo (Penyusunan Paragraf).pptx
 
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story  with Life Lessons (En...
The Wolf, The Buffalo and The Shepherd ~ A Kids' Story with Life Lessons (En...
 
Martosudiro Dictionary-3252 | Kamus Martosudiro
Martosudiro Dictionary-3252 | Kamus MartosudiroMartosudiro Dictionary-3252 | Kamus Martosudiro
Martosudiro Dictionary-3252 | Kamus Martosudiro
 
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
Perbedaan CARA PANDANG _Training "Effective MARKETING and PERSONAL SELLING".
 
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
(NEW) Template Presentasi UGM yang terbaru
 

KESETIMBANGAN (1).pptx

  • 1. KESETIMBANGAN KIMIA BAB 5 Sumber : MichaelGaida, pixabay.com
  • 2. PERHATIKAN GAMBAR BERIKUT ! Apakah abu hasil pembakaran kertas dapat diubah kembali menjadi kertas seperti semula? Sumber : Pezibear, pixabay.com
  • 3. REAKSI KIMIA TERBAGI MENJADI : Reaksi kimia Reaksi Irreversible Reaksi satu arah Reaksi Reversible Reaksi bolak-balik
  • 4. KESETIMBANGAN DINAMIS PADA PENGUAPAN AIR Sumber : Dokumen Penerbit
  • 5. Reaksi bolak-balik • Dalam keadaan setimbang, terjadi reaksi dalam dua arah Sistem tertutup • Suatu sistem reaksi dimana zat-zat yang bereaksi dan zat-zat hasil reaksi tidak ada yang meninggalkan sistem Bersifat dinamis • Secara mikroskopis reaksi berlangsung terus menerus dalam dua arah dengan laju reaki pembentukan sama dengan laju reaksi penguraian SYARAT TERJADINYA REAKSI SETIMBANG
  • 6. v1 = laju reaksi dari kiri ke kanan v2 = laju reaksi dari kanan ke kiri Grafik Perubahan Laju Reaksi terhadap Waktu pada Reaksi Bolak-Balik Kesetimbangan tercapai pada saat v1 = v2
  • 7. Pada reaksi : N2O4(g) 2NO2(g) (a) Pada saat setimbang, konsentrasi N2O4 = konsentrasi NO2 (b) Pada saat setimbang, konsentrasi N2O4 < konsentrasi NO2 (c) Pada saat setimbang, konsentrasi N2O4 > konsentrasi NO2
  • 8. PERGESERAN KESETIMBANGAN Asas Le Chatelier : “Jika dalam suatu sistem kesetimbangan diberikan tindakan (aksi), maka sistem akan berubah sedemiian rupa sehingga pengaruh aksi itu sekecil mungkin.” Reaksi = - aksi
  • 9. PENERAPAN ASAS LE CHATELIER Konsentrasi Tekanan dan volume Suhu Komponen padat dan cair Katalis
  • 10. PENGARUH KONSENTRASI TERHADAP KESETIMBANGAN KIMIA Jika konsentrasi diperbesar, kesetimbangan bergeser dari arah lawan Jika konsentrasi diperkecil, kesetimbangan bergeser ke arah zat yang konsentrasinya diperkecil
  • 11. Tekanan berbanding terbalik dengan volume PENGARUH TEKANAN DAN VOLUME TERHADAP KESETIMBANGAN KIMIA Tekanan berbanding terbalik dengan volume Jika tekanan diperbesar (volume diperkecil), kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah koefisien yang kecil Jika tekanan diperkecil (volume diperbesar), kesetimbangan akan bergeser ke arah jumlah koefisien besar
  • 12. PENGARUH SUHU TERHADAP KESETIMBANGAN KIMIA Jika suhu dinaikkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi endoterm (reaksi yang membutuhkan kalor) Jika suhu diturunkan, kesetimbangan akan bergeser ke arah reaksi eksoterm (reaksi yang melepaskan kalor)
  • 13. PENGARUH KOMPONEN PADAT DAN CAIR Penambahan/ pengurangan komponen yang berupa padatan atau cairan murni tidak memengaruhi kesetimbangan Komponen padat (s) dan cair (l) tidak mengubah konsentrasi karena jarak antarpartikel dalam padatan dan cairan tetap
  • 14. PENGARUH KATALIS TERHADAP KESETIMBANGAN KIMIA Katalis mempercepat tercapainya keadaan setimbang Katalis tidak mengubah komposisi kesetimbangan Katalis tidak mempengaruhi pergeseran kesetimbangan
  • 15. Kesetimbangan yang terdiri dari dua fase/ lebih Contoh : CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) KESETIMBANGAN HOMOGEN KESETIMBANGAN HETEROGEN Kesetimbangan yang semua komponennya satu fasa Contoh : N2(g) + H2(g) 2NH3(g)
  • 16. HUKUM KESETIMBANGAN “Dalam keadaan setimbang, hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi dipangkatkan koefisien reaksinya dibagi dengan hasil kali konsentrasi zat-zat pereaksi dipangkatkan koefisiennya akan mempunyai nilai yang tetap.”
  • 17. TETAPAN KESETIMBANGAN (KC) Persamaan tetapan kesetimbangan : 𝐾c = [C]p [D]q [A]m[B]n Satuan : Kc = M(p+q) – (m+n) Pada reaksi kimia : mA(g) + nB(g) pC(g) + qD(g)
  • 18. HUBUNGAN TETAPAN KESETIMBANGAN ANTARA REAKSI- REAKSI YANG BERKAITAN No Tindakan Nilai K’ 1 Reaksi kesetimbangan dibalik 𝐾′ = 1 𝐾 2 Koefisien reaksi kesetimbangan dibagi dengan faktor n 𝐾′ = 𝑛 𝐾 3 Koefisien reaksi kesetimbangan dikalikan dengan faktor n 𝐾′ = 𝐾𝑛 4 Reaksi-reaksi kesetimbangan dijumlahkan 𝐾′ = 𝐾1 × 𝐾2
  • 19. MAKNA TETAPAN KESETIMBANGAN Menentukan apakah suatu reaksi bolak-balik berada dalam keadaan setimbang Menentukan komposisi zat-zat dalam keadaan setimbang Memprediksi Arah Reaksi
  • 20. MEMPREDIKSI ARAH REAKSI Dengan membandingkan nilai Qc (koefisien reaksi) dengan Kc Nilai Qc Arah Reaksi Qc < Kc Reaksi bersih berlangsung kekanan sampai Qc = Kc Qc > Kc Reaksi bersih berlangsung kekiri sampai Qc = Kc Qc = Kc Campuran setimbang
  • 21. TETAPAN KESETIMBANGAN TEKANAN (Kp) 𝐾p = (PC)p (PD)q (PA)m(PB)n Dimana : P = tekanan parsial gas Px = mol gas x mol total gas × Ptotal Pada reaksi kimia : mA(g) + nB(g) pC(g) + qD(g)
  • 22. HUBUNGAN KC DAN KP Tekanan parsial gas bergantung pada konsentrasi : 𝑃𝑉 = 𝑛𝑅𝑇 ⇒ 𝑃 = 𝑛 𝑉 × 𝑅𝑇 𝑛 𝑉 disubstitusikan ke persamaan Kp sehingga : 𝐾𝑝 = 𝐾𝑐(𝑅𝑇)∆𝑛 Dimana : ∆n = selisih jumlah koefisien produk dikurangi dengan jumlah koefisien reaktan
  • 23. TETAPAN KESETIMBANGAN UNTUK KESETIMBANGAN HETEROGEN Tetapan kesetimbangan hanya bergantung pada komponen yang konsentrasi atau tekanannya berubah selama reaksi berlangsung Zat padat murni (s) dan zat cair murni (l) memiliki konsentrasi tetap Tidak disertakan dalam persamaan tetapan kesetimbangan
  • 24. Derajat disosiasi (α) dinyatakan dengan : α = jumlah mol zat terurai jumlah mol zat mula − mula Kesetimbangan disosiasi Reaksi peruraian suatu senyawa menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana
  • 25. KESETIMBANGAN DALAM INDUSTRI Prinsip Industri “Mendapatkan hasil semaksimal mungkin dengan biaya seminimal mungkin” Proses Haber-Bosch Proses Kontak
  • 26. PEMBUATAN AMONIA MENURUT PROSES HABER-BOSCH Kondisi untuk mendapat hasil optimal • Suhu 400oC - 600oC • Tekanan ± 140 – 340 atm • Katalis serbuk besi dicampur dengan Fe, Al2O3, dan K2O • Amonia yang terbentuk segera dipisahkan Reaksi sintesis amonia N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g) ∆H = -92,4 kJ
  • 27. SKEMA PEMBUATAN AMONIA MENURUT PROSES HABER- BOSCH Sumber : Dokumen Penerbit
  • 28. PEMBUATAN ASAM SULFAT MENURUT PROSES KONTAK Tahapan pembentukan asam sulfat : H2S2O7(l) + H2O(l) H2SO4(aq) H2SO4(aq) + SO3(g) H2S2O7(l) 2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g) ∆H = -196 kJ S(s) + O2(g) SO2(g)
  • 29. TAHAPAN PENTING : REAKSI NOMOR 2 Kondisi untuk mendapat hasil optimal • Suhu 400oC – 450oC • Tekanan 1 atm • Katalis V2O5