KELAS : B                   TUGAS 5    ARSITEKTUR & ORGANISASI KOMPUTER I              LOGIKA DIGITAL              Dosen P...
A. Aljabar Boolean        Aljabar   Boolean      adalah    struktur  aljabar   yang    "mencakup      intisari"operasi log...
a. A + A . B = Ab. A . ( A + B ) = Acontoh soal :   1. Y = A(B +C) + (B+C)         = (A + 1) (B + C)         = 1 + (B +C) ...
Tabel kebenaranA          B          C     A.B       Y0          0          0     0         00          0          1     0...
Contoh soal:Tabel kebenaran       A       B   C   D   E   F   G       0       0   0   1   0   1   1       0       0   1   ...
Contoh soal:   Tabel kebenaran   A       B         C       A.B        (A.B)+C Y   0       0         0       0          0  ...
Contoh soal:      Tabel kebenaran             A    B   C    D    E    F   G             0    0   0    1    0    1   1     ...
Dalam Aljabar Boolean, variable x disebut peubah Boolean. Fungsi Boolean adalah      ekspresi yang dibentuk dari peubah Bo...
m2    m3                   1       xy’        xyb. Peta dengan tiga peubah                                                ...
yz                                                    00        01       11        10   m0        m1        m3    m2    wx...
1        1        1   1        0                     yz                     00       01   11      10   wx       00       0...
f. T FLIP -FLOPAdalah versi JK flip -flop dengan single input. T flip-flop mempunyai kemampuan yaitumembuat toggle seperti...
Rangkaian Sekuensial (Flip Flop + Register)      Nilai keluaran rangkaian di suatu waktu ditentukan oleh nilai masukannya...
dua keluaran, yang satu merupakan komplemen dari yang lainnya. Tergantung atas carabagaimana informasi disimpan ke dalamny...
c.      Pada saat J tinggi dan K rendah, maka masukan ini akan mengeset FF hingga diperoleh        keluaran Q = 1 (kecuali...
4.      T flip- flop      Nama flip-flop T diambil dari sifatnya yang selalu berubah keadaan setiap ada sinyal pemicu(trig...
 Jalankan aplikasi Circuit maker       Setelah aplikasi Circuit maker terbuka kita letakkan komponen-komponen yang      ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tugas aok i mariani 123100080 kls_b_tgs5

1,593 views

Published on

Published in: Technology, Economy & Finance
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,593
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
46
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas aok i mariani 123100080 kls_b_tgs5

  1. 1. KELAS : B TUGAS 5 ARSITEKTUR & ORGANISASI KOMPUTER I LOGIKA DIGITAL Dosen Pembimbing : Hidayatulah Himawan Disusun oleh : Mariani (123100080) JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRIUNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA 2012
  2. 2. A. Aljabar Boolean Aljabar Boolean adalah struktur aljabar yang "mencakup intisari"operasi logika AND, OR dan NOR dan juga teori himpunan untuk operasi union, interseksi dankomplemen. Boolean adalah suatu tipe data yang hanya mempunyai dua nilai. Yaitu true atau false(benar atau salah). Simbol yang digunakan pada aljabar Boolean itu sendiri adalah (.) untukAND, (+) untuk OR dan ( ) untuk NOR. Rangkaian logika merupakan gabungan beberapa gerbang, untuk mempermudahpenyeleseian perhitungan secara aljabar dan pengisian table kebenaran digunakan sifat-sifataljabar Boolean.Singkat contoh dasar-dasar tentang teori aljabar Boolean ;Q => X= 0 atau X=1Q1: 0 . 0 = 0Q2: 1 + 1 = 1Q3: 0 + 0 = 0Q4: 1 . 1 = 1Q5: 1 . 0 = 0 . 1 = 0Q6: 1 + 0 = 0 + 1 = 1Teori Aljabar BooleanTeori aljabar Boolean adalah sebagai berikut;Komutatifa. A + B = B + Ab. A . B = B . AAsosiatifa. ( A + B ) + C = A + ( B + C )b. ( A . B ) . C = A . ( B . C )Distributifa. A . ( B + C ) = A . B + A . Cb. A + ( B . C ) = ( A + B ) . ( A + C )Identifa. A + A = Ab. A . A = ANegasi1. ( A’ ) = A’2. ( A’ )’ = ARedundansi
  3. 3. a. A + A . B = Ab. A . ( A + B ) = Acontoh soal : 1. Y = A(B +C) + (B+C) = (A + 1) (B + C) = 1 + (B +C) =B + C 2. Y = A(B +C) + (B+C) = AB +AC + (B + C) =(AB + B) + (AC + C) =B(A + 1) + C (A + 1) =B.1+C.1 =B+C B. Gerbang Logika Dasar Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasidengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner. Tegangan yang digunakandalam gerbang logika adalah TINGGI atau RENDAH. Tegangantinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0. 1. Gerbang AND Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan mempunyai logika 1, jika tidak maka akan dihasilkan logika 0. Pernyataan Boolean untuk Gerbang AND A . B = Y (A and B sama dengan Y ) Contoh soal:
  4. 4. Tabel kebenaranA B C A.B Y0 0 0 0 00 0 1 0 00 1 0 0 00 1 1 0 01 0 0 0 01 0 1 0 01 1 0 1 01 1 1 1 1 2. Gerbang NAND (Not AND) Gerbang NAND akan mempunyai keluaran 0 bila semua masukan pada logika 1. sebaliknya jika ada sebuah logika 0 pada sembarang masukan pada gerbang NAND, maka keluaran akan bernilai 1. Gambar Gerbang Logika NAND
  5. 5. Contoh soal:Tabel kebenaran A B C D E F G 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 13. Gerbang ORGerbang OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari masukannya padakeadaan 1. jika diinginkan keluaran bernilai 0, maka semua masukan harus dalamkeadaan 0.Gambar Gerbang Logika OR
  6. 6. Contoh soal: Tabel kebenaran A B C A.B (A.B)+C Y 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 14. Gerbang NOTGerbang NOT adalah gerbang yang mempunyai sebuah input dan sebuah output. GerbangNOT berfungsi sebagai pembalik (inverter), sehingga output dari gerbang ini merupakankebalikan dari inputnya.
  7. 7. Contoh soal: Tabel kebenaran A B C D E F G 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 C. Rangkaian Kombinasional Rangkaian logika kombinasional adalah rangkaian kondisi keluaran nya(output)dipengaruhi oleh kondisi masukan (input). Gerbang kombinasional merupakan pengkombinasiandari gerbang-gerbang dasar sehingga didapatkan suatu keuaran yang diinginkan. 1. implementasi dari fungsi Boolean
  8. 8. Dalam Aljabar Boolean, variable x disebut peubah Boolean. Fungsi Boolean adalah ekspresi yang dibentuk dari peubah Boolean melalui operasi penjumlahan, perkalian, atau komplemen. Contoh: 1. f(x) = x 2. f(x,y) = x’y + x 3. g(x,y,z) = (x + y)’ + xyz’ Selain dengan cara aljabar, fungsi Boolean dapat dinyatakan dalam bentuk tabel kebenaran. Tabel kebenaran adalah suatu tabel yang menyatakan seluruh kemungkinan nilai peubah dari fungsinya. Jika suatu fungsi Boolean memuat n peubah, maka banyaknya baris dalam tabel kebenaran ada 2 n. Contoh: f(x,y,z) = xyz’ + x X y Z f(x,y,z) = xyz’ + x 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 Fungsi Boolean tidak unik (tunggal), artinya dua fungsi yang ekspresinya berbeda dikatakan sama jika keduanya mempunyai nilai yang sama pada tabel kebenaran untuk setiap kombinasi peubah- peubahnya. Contoh: f(x,y,z) = x’y’z + x’yz + xy’ dengan g(x,y,z) = x’z + xy’ 2. Penyederhanaan Secara AljabarContoh: 1. f(x, y) = x + x’y = (x + x’)(x + y) = 1  (x + y ) =x+y 3. Peta Karnaugha. Peta Karnaugh dengan dua peubah y 0 1 m0 m1 x 0 x’y’ x’y
  9. 9. m2 m3 1 xy’ xyb. Peta dengan tiga peubah yz 00 01 11 10 m0 m1 m3 m2 x 0 x’y’z’ x’y’z x’yz x’yz’ m4 m5 m7 m6 1 xy’z’ xy’z xyz xyz’Contoh.Diberikan tabel kebenaran, gambarkan Peta Karnaugh. x y z f(x, y, z) 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 yz 00 01 11 10 x 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1b. Peta dengan empat peubah
  10. 10. yz 00 01 11 10 m0 m1 m3 m2 wx 00 w’x’y’z’ w’x’y’z w’x’yz w’x’yz’ m4 m5 m7 m6 01 w’xy’z’ w’xy’z w’xyz w’xyz’ m12 m13 m15 m14 11 wxy’z’ wxy’z wxyz wxyz’ m8 m9 m11 m10 10 wx’y’z’ wx’y’z wx’yz wx’yz’Contoh. Diberikan tabel kebenaran, gambarkan Peta Karnaugh. w x y z f(w, x, y, z) 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1
  11. 11. 1 1 1 1 0 yz 00 01 11 10 wx 00 0 1 0 1 01 0 0 1 1 11 0 0 0 1 10 0 0 0 0 D. Rangkaian Sequential ( FLIP – FLOP + REGISTER) Rangkaian sequential adalah suatu rangkaian yang outputnya tidak hanya tergantungpada kombinasi inputnya tetapi juga tergantung pada output sebelumnya. a. FLIP -FLOP Adalah suatu rangkaian yang dapat menyimpan state biner (sepanjang masihterdapat power pada rangkaian) sampai terjadi perubahan pada sinyal inputnya.b. RANGKAIAN DASAR FLIP -FLOP Flip-flop dapat dibuat dari dua buah gerbang NANDatau NOR berikut ini:c. RS FLIP-FLOP DENGAN CLOCKDengan menambah beberapa gerbang pada bagian input rangkaian dasar, flip-flop tersebut hanya dapat merespon input selama terdapat clock pulsa. Output dari flip-flop tidak akanberubah selama clock pulsanya 0 meskipun terjadi perubahan pada inputnya. Output flip-flop hanya akan be rubahsesuai dengan perubahan inputnya jika clock pulsa bernilai 1.d. D FLIP -FLOPD flip-flop merupakan modifikasi dari RS flip-flop memakai clock. Input D disalurkan secaralangsung ke S.e. JK FLIP-FLOPState-state yang tidak didefinisikan pada RS flip-flop, pada JK flip -flop ini state tersebut didefinisikan. Jika pada RS flip-flop kondisi R dan S sama dengan 1, maka kondisiseperti ini tidak didefinisikan, maka pada JK flip-flop jika kondisi J dan K sama dengan 1 maka output JK flip -flop tersebut adalah komplemen dari output sebelumnya. Dalam hal iniJ setara dengan S dan K setara dengan R. untuk lebih jelasnya kita per hatikan diagram dibawahini.
  12. 12. f. T FLIP -FLOPAdalah versi JK flip -flop dengan single input. T flip-flop mempunyai kemampuan yaitumembuat toggle seperti pada tabel dibawah ini..g. TABEL EKSITASI FLIP-FLOPDibawah ini adalah karakteristik tabel dari berbagai type flip-flop. Nilai X menandakanbahwa nilainya dapat diisi kedua-duanya yaitu 0 dan 1.h. PROCEDURE DESAINApabila kita akan membuat suatu rangkaian sequential dengan clock biasanya dimulai dari kumpulan spesifikasi rangkaian dalam bentuk diagram state sehingga nantinya didapatkan daftar fungsi boolean. Berbeda dengan rangkaian kombinasional yang sepenuhnya dapat dibuat dari representasi tabel kebenaran, rangkaian sequential ini harus dibuat dahuludiagram statenya agar dapat diketahui tahap-tahap state yang seharusnya diproses, sehingga kita dapat menentukan rangkaian kombinasionalnya. State diagram mempunyai bentuk:i. REGISTER Sekumpulan sel biner (Flip-Flop) yang dipakai untuk menyimpan informasi yang disajikan dalam bentuk sinyal biner. Dilakukan melalui pengaturan keadaan sejumlah flip-flop dalam register secara serentak sebagai satu kesatuan. 1 Flip flop = 1 bit Register 8 bit = data 0 s.d 255 desimal Data yang diberikan pada masukan disimpan dan ditahan di dalam register. Setelah Penahanan terjadi, keadaan keluaran register tidak akan berubah walaupun masukannya berubah, Ada dua jenis Register :  Shift Register ( Serial  Paralel Register (Buffer)Berfungsi sebagai penyangga (buffer). Contoh soal : S Clock R Q Q’ 0 0 0 Invalid Invalid 0 0 1 Invalid Invalid 1 0 0 Invalid Invalid 1 0 1 Invalid Invalid 0 1 0 Invalid Invalid 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 Don’t Don’t care care
  13. 13. Rangkaian Sekuensial (Flip Flop + Register)  Nilai keluaran rangkaian di suatu waktu ditentukan oleh nilai masukannya waktu itu dan nilai keluaran sebelumnya  Menyertakan storage untuk menyimpan nilai masukan  Elemen dasar untuk menyimpan data 1-bit adalah flip-flop  rangkaian sekuensial n-bit misalnya register, counter  Sebagian besar rangkaian digital adalah sekuensialA. Flip- flop Setiap sistem digital akan mempunyai bagian yang merupakan rangkaian kombinasi.Disamping itu dalam sistem digital juga pada umumnya dipergunakan bagian rangkaian yangdapat mengingat keadaan keluarannya sebelumnya dan keluarannya untuk suatu kombinasimasukan tertentu juga tergantung atas keadaan keluarannya sebelum masukan itu dikenakan.Bagian rangkaian demikian disebut sebagai rangkaian berurut (sequential). Rangkaian logikaberurut juga pada umumnya memakai rangkaian logika kombinasi, setidak-tidaknya padarangkaian masukannya. Rangkaian logika berurut dibedakan atas dua jenis, yaitu serempak (synchro nous) dan tak-serempak (asynchronous). Dalam rangkaian serempak perubahan keadaan keluaran hanya terjadipada saat-saat yang ditentukan saja. Walaupun masukan berubah diantara selang waktu yangditentukan itu, keluaran daripada rangkaian itu tidak akan berubah. Berbeda dari rangkaian yangserempak, keluaran dari pada rangkaian tak-serempak berubah menurut perubahan masukannyadan keluaran itu dapat berubah setiap saat masukan berubah. Umumnya rangkaian tak-serempakini memakai unsur tundaan waktu pada lintasan umpan baliknya. Tundaan waktu ini biasanya diperoleh dari gerbang-gerbang pada lintasan itu. Adanyatundaan waktu itu kadang-kadang membuat rangkaiannya tidak stabil dan rangkaian mungkinmengalami kondisi berpacu (race condition) dimana satu perubahan masukan menyebabkan lebihdari satu perubahan keluaran. Karena kesulitan ini, dan juga karena pemakaiannya tidaklahseluas pemakaian rangkaian serempak, maka rangkaian tak-serempak tidak dibahas dalam bukuini dan di-cadangkan sebagai materi untuk pembahasan rangkaian logika lanjutan. Unsur pengingat (memory) yang paling umum dipakai pada rangkaian berurut serempakadalah flip-flop. Setiap flip-flop dapat menyimpan satu bit (binary digit) informasi, baik dalambentuk sebenarnya maupun bentuk komplemennya. Jadi, flip-flop, pada umumnya mempunyai
  14. 14. dua keluaran, yang satu merupakan komplemen dari yang lainnya. Tergantung atas carabagaimana informasi disimpan ke dalamnya, flip-flop dibedakan atas beberapa jenis, RS, JK, Ddan T.1. RS flip- flop Flip-flop RS atau SR (Set-Reset) merupakan dasar dari flip-flop jenis lain. Flip-flop inimempunyai 2 masukan yaitu S (SET) yang dipakai untuk menyetel atau membuat keluaran flip-flop berkeadaan 1 dan R (RESET) yang dipakai untuk me-reset atau membuat keluaranberkeadaan 0. Flipflop RS dapat dibentuk dari dua gerbang NOR atau dua gerbang NAND.Untuk flip-flop dengan NOR, masukan R=S= 0 tidak mengubah keadaan keluaran, artinyakeluaran Q dan Q tetap, ditunjukkan sebagai Q- dan Q- pada tabel kebenaran. Untuk kombinasimasukan R=S= 1, yang ditunjukkan dengan "-" pada pada kolom keluaran yang bersangkutan,keadaan keluaran tersebut tidak tentu. Untuk flip-flop RS dengan NAND, kerjanya sama dengan flip-flop dengan NOR bilategangan masukan rendah dianggap logik 1 dan tegangan masukan tinggi dianggap logik 0,artinya bila kita memakai logika negatif. Jadi tabel kebenaran untuk flip-flop dengan NANDdengan logika negatif akan tepat samadengan tabel kebenaran untuk flip-flop dengan NOR. Untuk keseragaman uraian,maka yang umum dipakai untuk menyatakan kerja flip-flop RS adalah tabel kebenaran untukrangkaian NOR.2. JK flip- flop Flip- flop JK merupakan flip- flop universal dan penggunaannya luas, memiliki sifat darisemu flip- flop jenis lain. Pada masukan diberi label J dan K merupakan masukan datasedangkan keluaran Q dan Q merupakan komplementer biasa pada suatu flip- flop. Cara kerja dari flip- flop JK adalah sebagai berikut :a. Pada saat J dan K keduanya rendah, gerbang AND tidak memberikan tanggapan sehingga keluaran Q tetap bertahan pada keadaan terakhirnya.b. Pada saat J rendah dan K tinggi, maka flip- flop akan diseret hingga diperoleh keluaran Q = 0 (kecuali jika flip- flop berada dalam keadaan reset atau Q berada pada keadaan rendah).
  15. 15. c. Pada saat J tinggi dan K rendah, maka masukan ini akan mengeset FF hingga diperoleh keluaran Q = 1 (kecuali jika FF memang sudah dalam keadaan set atau Q sudah dalam keadaan tinggi).d. Pada saat J dak K kedua-duanya tinggi, maka FF berada dalam keadaan "toggle", artinya keluaran Q akan berpindah pada keadaan lawan jika pinggiran pulsa clocknya tiba. Clk J K Q Q Catatan 0 x x Q Q disable 1 0 0 Q Q ingat 1 0 1 0 1 reset 1 1 0 1 0 set 1 1 1 Q Q togel3. D flip- flop Nama flip-flop ini berasal dari Delay. Flip-flop ini mempunyai hanya satu masukan, yaitu D.Jenis flip-flop ini sangat banyak dipakai sebagai sel memori dalam komputer. Pada umumnyaflip-flop ini dilengkapi masukan penabuh. Keluaran flip- flop D akan mengikuti apapun keadaanD pada saat penabuh aktif, yaitu: Q+ = D. Perubahan itu terjadi hanya apabila sinyal penabuhdibuat berlogika 1 (CP=1) dan tentunya akan terjadi sesudah selang waktu tertentu, yaitu selamatundaan waktu pada flip-flop itu. Bila masukan D berubah selagi CP = 0, maka Q tidak akanterpengaruh. Clk D Q Q 0 x Q Q 1 0 0 1 1 1 Q QKeadaan Q selama CP= 0 adalah keadaan masukan D tepat sebelum CP berubah menjadi 0.Dikatakan keadaan keluaran Q dipalang (latched) pada keadaan D saat perubahan CP dari aktifke tak-aktif.
  16. 16. 4. T flip- flop Nama flip-flop T diambil dari sifatnya yang selalu berubah keadaan setiap ada sinyal pemicu(trigger) pada masukannya. Input T merupakan satu-satunya masukan yang ada pada flip-flopjenis ini sedangkan keluarannya tetap dua, seperti semua flip-flop pada umumnya. Jika keadaan keluaran flip-flop 0, maka setelah adanya sinyal pemicu keadaan-berikutmenjadi 1 dan bila keadaannya 1, maka setelah adanya pemicuan keadaannya berubah menjadi 0.Karena sifat ini sering juga flip-flop ini disebut sebagai flip-flop toggle (berasal dari scalartoggle/pasak). Flip-flop T dapat disusun dari satu flip-flop RS dan dua gerbang AND.B. Register Register merupkan alat untuk menyimpan data informasi. Register adalah suatu rangkaianlogika yang berfungsi untuk menyimpan data dan informasi. Register tidak lain adalah alat untukmenyimpan data yang dapat berupa satu flip-flop atau beberapa flip- flop yang digabungkanmenjadi satu. Register yang paling sederhana hanya terdiri dari satu bit bilangan biner saja yaitu 1dan 0.Oleh karena itu untuk menyimpan data yang terdiri dari empat bit bilangan biner diperlukan flip-flop sebanyak empat buah. Sebuah register terdiri sekelompok flip-flop. Setiap flip-flop mampu menyimpan satu bitinformasi. Sebuah n-bit register berisi sekelompok n flip-flop yang mampu menyimpan n bitinformasi biner. Selain flip-flop, register dapat memiliki gate-gate kombinasional yangmelakukan tugas pemrosesan data tertentu. Dalam definisi yang lebih luas, sebuah register terdiri dari sekelompok flip-flop dan gateyang mempengaruhi transisinya. Flip-flop memegang informasi biner danSoal : Ubahlah flip-flop di bawah ini menjadi D flip-flop!a. S-R flip-flopb. J-K flip-flopJawab : a. ~ D Flip-Flop denganmenggunakan IC 74009.  Nyalakan Komputer
  17. 17.  Jalankan aplikasi Circuit maker  Setelah aplikasi Circuit maker terbuka kita letakkan komponen-komponen yang diperlukan untuk membuat rangkaian D Flip-Flop.  Untuk IC yang digunakan IC 7400 caranya pilih Digital by Function > Gate NAND >pilih IC7400.Dan juga Pilih Gate NOT caranya Digital by Function > Gate inverter > 7404.  Tempatkan Switch caranyapilih Switches > Digital Switch > Logic Switch.  Tempatkan lampu untuk display caranya pilih Digital Animated > Display > Logic Display.  Setelah semua komponen diletakkan sesuai dengan tempatnya, lakukan wiring dengan mengklik +.Hingga terbentuk rangkaian seperti ini.  Setelah semua terhubung lakukan pengetesan.~ D Flip-Flop menggunakan IC 7474  NyalakanKomputer.  Jalankanaplikasi Circuit maker.  Setelah aplikasi Circuit maker terbuka kita letakkan komponen-komponen yang diperlukan untuk membuat rangkaian D Flip-Flop.  Untuk IC yang digunakan IC 7474 caranyapilih Digital by Function > Flip-Flop>lalupilih IC 7474>7474 ½.  Tempatkan Switch caranyapilih Switches > Digital Switch > Logic Switch.  Tempatkan lampu untuk display caranya pilih Digital Animated > Display > Logic Display.  Setelah semua komponen diletakkan sesuai dengan tempatnya, lakukan wiring dengan mengklik +.Hingga terbentuk rangkaian seperti ini.  Setelah semua terhubung lakukan pengetesan. b. JK Flip-Flop menggunakan IC 7476  Nyalakan Komputer  Jalankan aplikasi Circuit maker.  Setelah aplikasi Circuit maker terbukakita letakkan komponen-komponen yang diperlukan untuk membuat rangkaian JK Flip-Flop.  Untuk IC yang digunakan IC 7476 caranyapilih Digital by Function > Flip-Flop>lalupilih IC 7476>7476 ½.  Tempatkan Switch caranyapilih Switches > Digital Switch > Logic Switch.  Tempatkan lampu untuk display caranya pilih Digital Animated > Display > Logic Display.  Setelah semua komponen diletakkan sesuai dengan tempatnya, lakukan wiring dengan mengklik +. Hingga terbentukr angkaian seperti ini.  Setelah semua terhubung lakukan pengetesan.

×