KAJIAN KONDISI KETAHANAN NASIONAL <br />PROVINSI SUMATERA SELATAN<br />STUDI STRATEGIS DALAM NEGERI<br />DI PROVINSI SUMAT...
UMUM<br />LUAS  <br />8.701.742 Ha<br />PENDUDUK <br />7.121.799Jiwa<br />ADMINISTRASI <br />- 11 Kab/4 Kota<br />- 217 Ke...
PIEDMONT
DATARAN
RAWA
PESISIR</li></li></ul><li>Gubernur Sumatera Selatan,<br />Ir. H. Alex Noerdin, SH<br />
KapoldaSumatera Selatan,<br />Irjen Pol. Drs. H. Sisno Adiwinoto, MM<br />
Komandan Korem 044 Garuda Dempo<br />Kolonel <br />
MAKSUD DAN TUJUAN<br />MAKSUD<br />MEMBERIKAN GAMBARAN OBYEKTIF DALAM MENGUKUR KETAHANAN NASIONAL DENGAN MENINJAU DARI BER...
MODEL PENGUKURAN TANNAS<br />Σ {n K (G)}<br />K(T) =<br />N<br />MODEL LEMHANNAS I :<br />
KRITERIA PENILAIAN (1)<br />
KRITERIA PENILAIAN (2)<br />
GATRA GEOGRAFI (bobot:6)<br />UNSUR:<br />Wilayah<br />Kesadaran geografi<br />PARAMETER:<br />LETAK POSISI STRATEGIS GEOG...
GATRA DEMOGRAFI (bobot:14)<br />UNSUR<br />Kuantitas Penduduk<br />Kualitas Penduduk  <br />Mobilitas<br />PARAMETER<br />...
SUMBER KEKAYAAN ALAM (bobot:6)<br />UNSUR<br />Kekayaan di darat<br />Kekayaan di laut<br />PARAMETER<br />BAHAN MAKANAN(1...
GATRA IDEOLOGI (bobot:15)<br />UNSUR<br />Kemantapan, penghayatan dan pengamalan Pancasila<br />Kewaspadaan terhadap penga...
GATRA POLITIK (bobot:15)<br />UNSUR<br />Kebijaksanaan pemerintah sesuai dengan keinginan dan tuntutan rakyat<br />Sistem ...
GATRA EKONOMI (bobot:16)<br />UNSUR<br />Pertumbuhan ekonomi daerah <br />Pemerataan pendapatan <br />Stabilitas ekonomi<b...
GATRA SOSIAL BUDAYA (bobot:24)<br />UNSUR<br />Kematangan watak / identitas nasional bangsa <br />Etika dan moral<br />PAR...
GATRA HANKAM (bobot:10)<br />UNSUR<br />Kualitas & kuantitas TNI <br />Kualitas & kuantitas Polri <br />Kesiapan penyeleng...
NILAI KESELURUHAN<br />
KESIMPULAN<br />Ketahanan Nasional Provinsi Sumatera Selatan dipengaruhi oleh keharmonisan hubungan antar elit politik  i...
KESIMPULAN<br />Hasil dari pengukuran ketahanan nasional<br />Gatra geografi 70,3 (tangguh)  posisi baik dan terlindung<b...
KESIMPULAN<br /><ul><li>Trigatra -- statis 69,60 (cukup tangguh)
Pancagatra yang dinamis 67,50 (cukup tangguh)
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Paparan SSDN PPRA 43 ke Sumatera Selatan 2009

1,310 views
1,220 views

Published on

Published in: Education, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,310
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Paparan SSDN PPRA 43 ke Sumatera Selatan 2009

  1. 1. KAJIAN KONDISI KETAHANAN NASIONAL <br />PROVINSI SUMATERA SELATAN<br />STUDI STRATEGIS DALAM NEGERI<br />DI PROVINSI SUMATERA SELATAN<br />TANGGAL : 02 s/d 07 Agustus 2009<br />KELOMPOK SSDN DI PROVINSI SUMATERA SELATAN<br />Berdasarkan Surat Perintah Gubernur Lemhannas RI<br />Nomor : Sprin/ 1734 /VII/2009<br />Tanggal : 09 Juli 2009 <br />
  2. 2. UMUM<br />LUAS <br />8.701.742 Ha<br />PENDUDUK <br />7.121.799Jiwa<br />ADMINISTRASI <br />- 11 Kab/4 Kota<br />- 217 Kecamatan<br />- 367Kelurahan<br />- 2.689Desa<br />TOPOGRAFI TERDIRI DARI :<br /><ul><li>ZONE PEGUNUNGAN
  3. 3. PIEDMONT
  4. 4. DATARAN
  5. 5. RAWA
  6. 6. PESISIR</li></li></ul><li>Gubernur Sumatera Selatan,<br />Ir. H. Alex Noerdin, SH<br />
  7. 7. KapoldaSumatera Selatan,<br />Irjen Pol. Drs. H. Sisno Adiwinoto, MM<br />
  8. 8. Komandan Korem 044 Garuda Dempo<br />Kolonel <br />
  9. 9. MAKSUD DAN TUJUAN<br />MAKSUD<br />MEMBERIKAN GAMBARAN OBYEKTIF DALAM MENGUKUR KETAHANAN NASIONAL DENGAN MENINJAU DARI BERBAGAI GATRA<br />TUJUAN<br />MEMBERI MASUKAN KEPADA LEMHANNAS DAN PEMDA SUMSEL TENTANG PROFIL NYATA KONDISI KETAHANAN NASIONAL DI SUMATERA SELATAN<br />
  10. 10. MODEL PENGUKURAN TANNAS<br />Σ {n K (G)}<br />K(T) =<br />N<br />MODEL LEMHANNAS I :<br />
  11. 11.
  12. 12. KRITERIA PENILAIAN (1)<br />
  13. 13. KRITERIA PENILAIAN (2)<br />
  14. 14. GATRA GEOGRAFI (bobot:6)<br />UNSUR:<br />Wilayah<br />Kesadaran geografi<br />PARAMETER:<br />LETAK POSISI STRATEGIS GEOGRAFI (1,0)<br />LUAS WILAYAH (1,0)<br />BENTUK WILAYAH (1,25)<br />IKLIM DAN CUACA (0,75)<br />DAERAH INTI DAN DAERAH KHUSUS (1,25)<br />LINGKUNGAN HIDUP (0,75)<br />Nilai Gatra Geografi: 70,33  tangguh<br />
  15. 15. GATRA DEMOGRAFI (bobot:14)<br />UNSUR<br />Kuantitas Penduduk<br />Kualitas Penduduk <br />Mobilitas<br />PARAMETER<br />JUMLAH, STRUKTUR dan PERUBAHAN PENDUDUK(3,75)<br />KEPADATAN dan PERSEBARAN PENDUDUK (1,0)<br />KEULETAN / KEMANDIRIAN / KETERAMPILAN PENDUDUK(3,25)<br />PENYEBARAN PENDUDUK(3,50)<br />Nilai Gatra Demografi 66,86 cukup tangguh<br />
  16. 16. SUMBER KEKAYAAN ALAM (bobot:6)<br />UNSUR<br />Kekayaan di darat<br />Kekayaan di laut<br />PARAMETER<br />BAHAN MAKANAN(1,25)<br />BAHAN MINERAL, FLORA dan FAUNA (1,0)<br />ENERGI (1,25)<br />TINGKAT EKSPLOITASI dan KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP(0,75)<br />FREKUENSI (Geo Stationer Orbiter / GSO)(0,75)<br />TERBANG LINTAS / TERBANG TRANSIT (0,75)<br />Nilai Gatra SKA: 71,3  tangguh<br />
  17. 17. GATRA IDEOLOGI (bobot:15)<br />UNSUR<br />Kemantapan, penghayatan dan pengamalan Pancasila<br />Kewaspadaan terhadap pengaruh ideologi lain<br />PARAMETER<br />PENGHAYATAN AGAMA DAN SALING MENGHORMATI(3,0)<br />KESADARAN BERBANGSA dan BERNEGARA(2,5)<br />DEMOKRATISASI (2,5)<br />KEWASPADAAN THD PENGARUH NEGATIF KEHIDUPAN BERAGAMA(3,0)<br />KEWASPADAAN THD PENGARUH NEGATIF KEHIDUPAN IDEOLOGI LAIN (2,0)<br />KEWASPADAAN THD PENGARUH NEGATIF KESADARAN BERBANGSA (2,0)<br />Nilai Gatra IDEOLOGI : 72,0  tangguh<br />
  18. 18. GATRA POLITIK (bobot:15)<br />UNSUR<br />Kebijaksanaan pemerintah sesuai dengan keinginan dan tuntutan rakyat<br />Sistem pemerintahan<br />PARAMETER<br />SISTEM PEMERINTAHAN SUMSEL (1,5)<br />SISTEM KEHIDUPAN POLITIK (2,0)<br />PEMBAGIAN WILAYAH (1,5)<br />OTONOMI DAERAH (2,0)<br />DUKUNGAN INTERNASIONAL (1,0)<br />KERJASAMA INTERNASIONAL (2,0)<br />Nilai Gatra POLITIK: 63,9  cukup tangguh<br />
  19. 19. GATRA EKONOMI (bobot:16)<br />UNSUR<br />Pertumbuhan ekonomi daerah <br />Pemerataan pendapatan <br />Stabilitas ekonomi<br />PARAMETER<br />PERTANIAN (peternakan, perikanan dan perkebunan) (2,25)<br />PERINDUSTRIAN (1,0)<br />MANAJEMEN (3,0)<br />DAYA SAING (1,75)<br />SARANA dan PRASANA (2,0)<br />PERDAGANGAN (2,25)<br />MONETER (2,25)<br />DEVISA (1,50)<br />Nilai Gatra EKONOMI: 59,0  cukup tangguh<br />
  20. 20. GATRA SOSIAL BUDAYA (bobot:24)<br />UNSUR<br />Kematangan watak / identitas nasional bangsa <br />Etika dan moral<br />PARAMETER<br />KERUKUNAN / TOLERANSI (3,25)<br />PERSATUAN BANGSA (1,0)<br />PENDIDIKAN NASIONAL (3,0)<br />KESEHATAN (3,25)<br />KESADARAN HUKUM (2,75)<br />PENGUASAAN DAN PENGEMBANGAN IPTEK (2,75)<br />GENERASI MUDA DAN PERAN PEREMPUAN (2,75)<br />DISIPLIN NASIONAL (3,0)<br />Nilai Gatra SOSIAL BUDAYA: 68,1  cukup tangguh<br />
  21. 21. GATRA HANKAM (bobot:10)<br />UNSUR<br />Kualitas & kuantitas TNI <br />Kualitas & kuantitas Polri <br />Kesiapan penyelenggaraan Hankamnas<br />PARAMETER<br />KESADARAN BELA NEGARA (1,50)<br />KEPEMIMPINAN (1,25)<br />PROFESIONALISME TNI (1,5)<br />PROFESIONALISME POLRI (1,25)<br />KAMTIBMAS (1,25)<br />SISHANNAS (1,25)<br />PEMBINAAN RAKYAT TERLATIH DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT (1,0)<br />INDUSTRI DAN PRASARANA PENDUKUNG SISHANNAS (1,0)<br />Nilai Gatra HANKAM: 74,6  tangguh<br />
  22. 22. NILAI KESELURUHAN<br />
  23. 23. KESIMPULAN<br />Ketahanan Nasional Provinsi Sumatera Selatan dipengaruhi oleh keharmonisan hubungan antar elit politik  implikasi cukup signifikan pada tingkat ketahanan nasional<br />Belum optimalnya produktifitas di kalangan elit politik dalam menyerap aspirasi masyarakat  tidak menimbulkan gejolak politik yang terlalu mengkhawatirkan, karena dapat diimbangi oleh Ketahanan Sosial Budaya di tingkat grass root, yang tercermin dari peranan menonjol para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.<br />Kehadiran dan kekompakkan TNI/Polri serta tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat masih menjadi faktor penting dalam menjamin stabilitas, walaupun Provinsi Sumatera Selatan memiliki stigma tindak kejahatan yang cukup tinggi.<br />
  24. 24. KESIMPULAN<br />Hasil dari pengukuran ketahanan nasional<br />Gatra geografi 70,3 (tangguh)  posisi baik dan terlindung<br />Gatra kependudukan 68,6 (cukup tangguh)  jumlah dan kepadatan penduduk belum terlalu tinggi<br />Gatra sumber kekayaan alam 71,3 (tangguh)  kaya dan surplus bahan makanan dan energi<br />Gatra ideologi 70,0 (tangguh)  masyarakat tidak banyak terpengaruh dengan aliran sempalan dan ideologi asing<br />Gatra politik 68,6 (cukup tangguh)  dukungan dan kerjasama internasional dalam penanaman modal masih perlu ditingkatkan<br />Gatra ekonomi 59,0 (cukup tangguh)  sarana, prasarana, daya saing dan manajemen perlu ditingkatkan<br />Gatra sosial budaya 68,1 (cukup teguh)  penguasaan yang rendah terhadap IPTEK<br />Gatra pertahanan keamanan 74,6 (tangguh)  kesiap-siagaan aparat keamanan cukup baik dalam menghadapi gejolak dalam berbagai skala.<br />
  25. 25. KESIMPULAN<br /><ul><li>Trigatra -- statis 69,60 (cukup tangguh)
  26. 26. Pancagatra yang dinamis 67,50 (cukup tangguh)
  27. 27. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai ketahanan nasional secara keseluruhan.
  28. 28. Nilai keseluruhan kondisi ketahanan nasional Provinsi Sumatera Selatan dikatagorikan cukup tangguh dengan nilai 68,03</li></li></ul><li>SARAN<br />Dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional dari cukup tangguh menjadi tangguh, diharapkan Pemerintahan Daerah bersama unsur pimpinan instansi terkait beserta tokoh masyarakat lainnya untuk:<br />Meningkatkan komitmen kebangsaan dan kebersamaan dalam kerangka NKRI.<br />Meningkatkan pembangunan ekonomi daerah dengan memperhatikan kebijakan pemerintah pusat, melalui optimalisasi pengelolaan sumber kekayaan alam yang ada di daerah.<br />Mengoptimalkan pengelolaan sumber energi yang tersedia dalam kandungan yang banyak (batubara) sebagai sumber energi utama. <br />Mengupayakan peningkatan etos kerja, keterampilan dan keuletan SDM serta pemerataan penyebaran penduduk.<br />Mengupayakan peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kesadaran huku dan disiplin.<br />
  29. 29. SEKIAN<br />&<br />TERIMAKASIH<br />
  30. 30. PERTAHANAN<br />KEAMANAN<br />Bobot Gatra (10,00)<br />Nilai Gatra (71,88)<br />

×