Simbol simbol gambar listrik

47,816 views
47,016 views

Published on

Published in: Business
1 Comment
10 Likes
Statistics
Notes
  • ada yang lebih lengkap klagi gak???
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
47,816
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
1,000
Comments
1
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Simbol simbol gambar listrik

  1. 1. 125LAMPIRAN ADAFTAR PUSTAKA1 A.R. Bean, Lighting Fittings Performance and Design, Pergamou Press, Braunschweig, 19682 A.R. van C. Warrington, Protective Relays, 3rdEdition, Chapman and Hall, 19773 A. Daschler, Elektrotechnik, Verlag – AG, Aaraw, 19824 A.S. Pabla, Sistem Distribusi Daya Listrik, Penerbit Erlangga, Jakarta, 19945 Abdul Kadir, Distribusi dan Utilisasi Tenaga Listrik, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta,20006 Abdul Kadir, Pengantar Teknik Tenaga Listrik, LP3ES, 19937 Aly S. Dadras, Electrical Systems for Architects, McGraw-Hill, USA, 19958 Badan Standarisasi Nasional SNI 04-0225-2000, Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000,Yayasan PUIL, Jakarta, 20009 Bambang, Soepatah., Soeparno, Reparasi Listrik 1, DEPDIKBUD Dikmenjur, 1980.10 Benyamin Stein cs, Mechanical and Electrical Equipment for Buildings, 7thEdition Volume II,John Wiley & Sons, Canada, 198611 Bernhard Boehle cs, Switchgear Manual 8thedition, 198812 Brian Scaddam, The IEE Wiring Regulations Explained and Illustrated, 2ndEdition, ClagsLtd., England, 199413 Brian Scaddan, Instalasi Listrik Rumah Tangga, Penerbit Erlangga, 200314 By Terrell Croft cs, American Electrician’s Handbook, 9thEdition, McGraw-Hill, USA, 197015 Catalog, Armatur dan Komponen, Philips, 199616 Catalog, Philips Lighting.17 Catalog, Sprecher+Schuh Verkauf AG Auswahl, Schweiz, 199018 Cathey, Jimmie .J, Electrical Machines: Analysis and Design Applying Matlab, McGraw-Hill,Singapore,200119 Chang,T.C,Dr, Programmable Logic Controller,School of Industrial Engineering Purdue Uni-versity20 Diesel Emergensi, Materi kursus Teknisi Turbin/Mesin PLTA Modul II, PT PLN Jasa Pendidikandan Pelatihan, Jakarta 1995.21 E. Philippow, Taschenbuch Elektrotechnik, VEB Verlag Technik, Berlin, 196822 Edwin B. Kurtz, The Lineman’s and Cableman’s Handbook, 7thEdition, R. R. Dournelley &Sons, USA, 198623 Eko Putra,Agfianto, PLC Konsep Pemrograman dan Aplikasi (Omron CPM1A/CPM2A danZEN Programmable Relay). Gava Media: Yogyakarta, 200424 Ernst Hornemann cs, Electrical Power Engineering proficiency Course, GTZ GmbH,Braunschweigh, 198325 F. Suyatmo, Teknik Listrik Instalasi Penerangan, Rineka Cipta, 200426 Friedrich, “Tabellenbuch Elektrotechnik Elektronik” Umuler-Boum, 199827 G. Lamulen, Fachkunde Mechatronik, Verlag Europa-Lehrmittel, Nourenweg, Vollmer GmbH& Co.kc, 200528 George Mc Pherson, An Introduction to Electrical Machines and Transformers, John Wiley &Sons, New York, 198129 Graham Dixon, Electrical Appliances (Haynes for home DIY), 200030 Gregor Haberk, Etall, Tabelleubuch Elektroteknik, Verlag, GmbH, Berlin, 199231 Gunter G.Seip, Electrical Installation Hand Book, Third Edition, John Wiley & sons, Verlag, 2000
  2. 2. 12632 H. R. Ris, Electrotechnik Fur Praktiker, AT Verlag Aarau, 1990.33 H. Wayne Beoty, Electrical Engineering Materials Reference Guide, McGraw-Hill, USA, 199034 Haberle Heinz, Etall, Fachkunde Elektrotechnik, Verlag Europa – Lehr Mittel, Nourwey, Vollmer,GmbH, 198635 Haberle, Heinz,Tabellenbuch Elektrotechnik, Ferlag Europa-Lehrmittel, 199237 Iman Sugandi Cs, Panduan Instalasi Listrik, Gagasan Usaha Penunjang Tenaga Listrik -Copper Development Centre South East Asia, 2001.38 Instruksi Kerja Pengujian Rele, Pengoperasian Emergency Diesel Generator, PT. IndonesiaPower UBP. Saguling.39 J.B. Gupta, Utilization of Electric Power and Electric Traction, 4thEdition, Jullundur City,197840 Jerome F. Mueller, P.E, Standard Application of Electrical Details, McGraw-Hill, USA, 198442 John E. Traister and Ronald T. Murray, Commercial Electrical Wiring, 2000.43 Kadir, Abdul, Transformator, PT Elex Media Komputindo, Jakarta,1989.44 Karyanto, E., Panduan Reparasi Mesin Diesel. Penerbit Pedoman Ilmu Jaya, Jakarta, 2000.45 Klaus Tkotz, Fachkunde Electrotechnik, Verlag Europa – Lehrmittel, Nourney, Vollmer GmBH& Co. kG., 200646 L.A. Bryan, E.A. Bryan, Programmable Controllers Theory and Implementation, Second Edition,Industrial Text Company, United States of America, 199747 M. L. Gupta, Workshop Practice in Electrical Engineering, 6thEdition, Metropolitan Book,New Delhi, 198448 Michael Neidle, Electrical Installation Technology, 3rdedition, dalam bahasa A2 A3 Indonesiapenerbit Erlangga, 199949 Nasar,S.A, Electromechanics and Electric Machines, John Wiley and Sons, Canada, 1983.50 P.C.SEN, Principles of Electric Machines and Power Electronics, Canada, 1989.51 P. Van Harten, Ir. E. Setiawan, Instalasi Listrik Arus Kuat 2, Trimitra Mandiri, Februari 2002.52 Peter Hasse Overvoltage Protection of Low Voltage System, 2nd, Verlag GmbH, Koln, 199853 Petruzella, Frank D, Industrial Electronics, Glencoe/McGraw-Hill,1996.54 PT PLN JASDIKLAT, Generator. PT PLN Persero. Jakarta,1997.55 PT PLN JASDIKLAT, Pengoperasian Mesin Diesel. PT PLN Persero. Jakarta, 1997.56 R.W. Van Hoek, Teknik Elektro untuk Ahli bangunan Mesin, Bina Cipta, 198057 Rob Lutes, etal, Home Repair Handbook, 199958 Robert W. Wood, Troubleshooting and Repairing Small Home Appliances, 198859 Rosenberg, Robert, Electric Motor Repair, Holt-Saunders International Edition, New York,1970.60 Saptono Istiawan S.K., Ruang artistik dengan Pencahayaan, Griya Kreasi, 200661 SNI, Konversi Energi Selubung bangunan pada Bangunan Gedung, BSN, 200062 Soedhana Sapiie dan Osamu Nishino, Pengukuran dan Alat-alat Ukur Listrik, Pradya Paramita,200063 Soelaiman,TM & Mabuchi Magarisawa, Mesin Tak Serempak dalam Praktek, PT PradnyaParamita, Jakarta,198464 Sofian Yahya, Diktat Programmable Logic Controller (PLC), Politeknik Negeri Bandung, 1998.65 Sumanto, Mesin Arus Searah, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 1995.66 Theraja, B.L, A Text Book of Electrical Tecnology, Nirja, New Delhi, 1988.67 Thomas E. Kissell, Modern Industrial / Electrical Motor Controls, Pretience Hall, New Jersey,1990
  3. 3. 127LAMPIRAN BSimbol-Simbol Gambar Listrika. Lambang Huruf untuk Instrumen UkurLambang Huruf untuk Instrumen UkurNo. Lambang KeteranganAwal Pada Satuan SINo. Lambang Keterangan123456789101112131415161718192021amperevoltvoltamperevarwattwatt-jamvoltampere-jamvar-jamohmhertzjammenitdetikjumlah putaran permenitfaktordayasudut fasepanjanggelombangfrekuensiwaktusuhuimpedansAVVAVarWWhVahvarhΩHzhminsncos ϕϕλftt°ztera = 1012giga = 109mega = 106kilo = 103mili = 103mikro = 106nano = 109piko = 1012TGMKmµnp12345678
  4. 4. 128Contoh Penggunaan Awalan Pada Satuan SINo. Lambang Keteranganb. Lambang Gambar untuk DiagramLambang Gambar untuk Diagram Saluran Arus KuatNo. Lambang Keterangan1 atau Arus searahCatatan:Tegangan dapat ditunjukkan di sebelahkanan lambang dan jenis sistem disebelah kiri.2 2M _____ 220/110V Contoh: Arus searah, tiga penghantartermasuk kawat tengah, 220V (110Vantara setiap penghantar sisi dan kawattengah). 2 M dapat diganti dengan 2 + M.3 ~ Arus bolak-balikCatatan:a) Nilai frekuensi dapat ditambahkandi sebelah kanan lambang.b) Tegangan dapat juga ditunjukan disebelah kanan lambang.c) Jumlah fase dan adanya netral dapatditunjukan sebelah kiri lambang.4 ~50 Hz Contoh:Arus bolak balik, 50 Hz.5 3 N~ 50Hz 400/230 V Arus bolak balik, fase tiga, dengannetral, 50Hz, 400V (230V teganganantara fase dengan netral) 3N dapatdiganti dengan 3 + N.1 teraohm = 1012 ohm1 gigawatt = 109 W1 megawatt = 106 W1 kilowatt = 103 W1 milivolt = 103 V1 mikroampere = 106 A1 nanofarad = 109 farad1 pikofarad = 1012 farad12345678TΩGWMWkWmVµAnFpF
  5. 5. 1296 3 N~ 50Hz / TN-S Arus bolak-balik, fase tiga, 50 Hz sistemmempunyai satu titik dibumikan langsungdan netral serta penghantar pengamanterpisah sepanjang jaringan.7 PenghantarKelompok PenghantarSaluranKabelSirkit8 Catatan:a) Jika sebuah garis melambangkansekelompok penghantar, makajumlah penghantarnya ditunjukandengan menambah garis-garispendekatau dengan satu garispendek dan sebuah bilangan.Contoh:Tiga penghantar (No.8 dan No.9)9 b) Penjelasan tambahan dapatditunjukan sebagai berikut:1) Di atas garis: jenis arus, sistemdistribusi, frekuensi dantegangan.2) Di bawah garis: jumlah peng-hantar sirkit diikuti dengan tandakali dan luas penampang setiappenghantar.10. Contoh:Sirkit arus searah, 110 V, dua penghantaralumunium ver penampang 120 mm2.11 Sirkit arus searah, 220 V (antara peng-hantar sisi dan kawat tengah 110 V), duapenghantar sisi berpenampang 50 mm2dan kawat tengah 25 mm2.12 Sirkit fase tiga, 50 Hz, 400 V, tigapenghantar berpenampang 120 mm2,dengan netral berpenampang 50 mm2.No. Lambang Keterangan32 × 50 mm2 A1110 V2 × 50 mm2 + 1 × 25 mm22 N 110 V3 × 120 mm2 + 1 × 50 mm23 N ~ 50 Hz 400 V
  6. 6. 13013 Penghantar fleksibel.14 Penghantar pilin diperlihatkan duapenghantar.15 Penghantar dalam suatu kabel:a) Tiga penghantar dalam suatu kabel.b) Dua dari lima penghantar dalamsuatu kabel.16 a) Ujung penghantar atau kabel tidakdihubungkan.b) Ujung penghantar atau kabel tidakdihubungkan dan diisolasi khusus.17 a) Percabangan penghantar.b) Dua percabangan penghantar.18 Saluran bawah tanah.19 Saluran dalam laut.20 Saluran udara.No. Lambang Keterangan(a)(b)(a)(b)(a) (b)
  7. 7. 13121 Saluran dalam jalur atau pipa.Catatan:Jumlah pipa, luas penampang danketerangan lainnya dapat diperlihatkandi atas saluran yang menggambarkanlintas pipa.Contoh: Saluran dalam jalur denganenam jurusan22 Saluran masuk orang (manhole)23 Saluran dengan titik sambung/hubungtertanam.24 Saluran dengan penahan gas atauminyak25 Titik sadap pada saluran sebagaipenyulang konsumen.26 Sadap sistem27 Sadapan hubung seri28 Unit daya saluran, yang diperlihatkanjenis arus bolak balik.No. Lambang Keterangan6~
  8. 8. 13229 Penahan daya pada penyulangdistribusi.30 Titik injeksi penyulang daya.31 Kotak ujung kabel; mof ujunga) satu kabel berinti tigab) tiga kabel berinti satu32 Kotak sambung lurus, mof sambunglurus, tiga penghantar.a) Dinyatakan dengan garis ganda.b) Dinyatakan dengan garis tunggal.33 Kotak sambung cabang tiga.34 Kotak sambung cabang empat.35 Penghantar netral36 Penghantar pengamanNo. Lambang Keterangan(a)(b)(a)(b)3 3333 33
  9. 9. 133No. Lambang Keterangan37 Penghantar pengaman dan penghantarnetral di gabung.Contoh: Saluran fase tiga dengan peng-hantar pengaman dan penghantar netralc. Lambang Gambar untuk Diagram Instalasi Pusat dan Gardu Listrik1 a) Sakelar penghubungb) Sakelar pemutusc) Sakelar berselungkup; sakelarbersekat pelindung2 Sakelar dengan pemutusan:a) Secara termisb) Secara eektromagnetis3 Sakelar dengan pelayanana) Relai termalb) Relai elektromagnetik4 a) Sakelar, lambang umumb) Sakelar kutub tigaNo. Lambang Keterangan(a) (b) (c)(a) (b)(a) (b)(a) (b)
  10. 10. 134No. Lambang Keterangan5 a) Sakelar pengubah aliranb) Sakelar pengubah aliran dengankedudukan netral6 Pemutus sirkit / CB (Circuit Breaker)7 PemisahDS (Disconnecting Switch)8 Pemutus dayaLBS (Load Break Switch)9 NFB (No Fuse Beaker)CB yang tak berwujud fuse10 a) Pengaman leburb) Sakelar pemisah dengan pengamanlebur11 Pengaman lebur dengan sirkit alarmterpisah(a) (b)(a) (b)(a) (b)
  11. 11. 13512 Kotak kontak13 Tusuk Kontak14 Kontak tusuk15 a) Lampu; lambang umum lampuisyaratb) Lampu kedip; indikator16 a) Klaksonb) Sirenec) Peluit yang bekerja secara listrik17 Bel18 Pendengung19 Jalur terminal; blok terminal20 Perangkat hubung bagi dan kendali21 Bumi; pembumianNo. Lambang Keterangan(a) (b)(a) (b) (c)11 12 13 14 15 16
  12. 12. 13638 Pusat listrik panas bumi39 Pusat listrik tenaga matahari40 Pusat listrik tenaga angin41 Pusat listrik plasma MHD (magneto-hydrodynamic)42 Gardu listrik konversi arus searah kea.b.bd. Lambang Gambar untuk Diagram Instalasi Bangunan1 Pengawatan (lambang) Catatan - Untukmaksud tertentu, ”garis” dapat digantidengan ”garis putus-putus”2 Pengawatan tampak (di permukaan)3 Pengawatan tidak tampak (di bawahpermukaan)4 Pengawatan dalam pipaCatatan: Jenis pipa dapat diyatakan, jikaperluNo. Lambang KeteranganNo. Lambang Keterangan~
  13. 13. 1375 a) Pengawatan menuju ke atasb) Pengawatan menuju ke bawahCatatan: Lambang 5 & 61) pernyataan ”ke atas” dan ”kebawah” hanya berlaku jikagambar dibaca dalam posisiyang benar2) Panah pada garis miringmenyatakan arah aliran daya3) Pengawatan berpangkal padalingkaran atau titik hitam6 Pengawatan melalui ruangan secarategak lurus7 Kotak, lambang umum8 Saluran dari bawah9 Saluran dari atas10 Kotak sambung atau kotak hubung11 Kotak cabang tigaNo. Lambang Keterangan▼▼▼▼▼▼a) b)
  14. 14. 138No. Lambang Keterangan12 Kotak-saluran masuk utama13 Perangkat hubung bagi dan kendalidengan lima pipa14 a) Lampu; titik sadap lampu denganpengawatannyab) Lampu dipasang tetap pada dindingdengan pengawatannya15 Kelompok dari tiga buah lampu 40 W16 Perangkat lampu dengan sakelar sendiri17 a) Lampu daruratb) Armatur penerangan darurat18 a) Lampu floresen, lambang umumb) Kelompok dari tiga buah lampufloresen 40 W3 × 40 W3 × 40 Wa) b)a)b)a)b)
  15. 15. 139No. Lambang Keterangan19 Proyektor, lambang umum20 Lampu sorot21 Lampu sebar22 Lengkapan tambahan untuk lampu luarCatatan: Hanya digunakan jikalengkapan tambahan tidak termasukdalam armartur penerangan23 Peranti listrikCatatan: Jika perlu untuk lebih jelasdapat diberikan nama24 Alat pemanas listrikPemanas air listrik25 Kipas dengan pengawatannya26 Jam hadir (time clock)27 Kunci listrik28 Instrumen interkom▼▼▼▼▼▼
  16. 16. 140No. Lambang Keterangan29 Sakelar, lambang umum30 Sakelar dengan lampu pandu31 Sakelar pembatas waktu, kutub tunggal32 Sakelar satu araha) Kutub tunggalb) Kutub duac) Kutub tiga33 a) Sakelar tarik kutub tunggalb) Fungsi dari sakelar 30 a) dan 31a)34 a) Sakelar dengan posisi ganda untukbermacam-macam tingkat pene-ranganb) Fungsi dari sakelar a)a) b)35 a) Sakelar kelompokb) Fungsi dari sakelara) b)t▼a) b) c)a) b)
  17. 17. 14136 a) Sakelar dua arahb) Fungsi dari dua buah sakelar a)yang digabunga) b)37 a) Sakelar Silangb) Fungsi dari sakelar a)38 Sakelar dim39 Tombol tekan40 Tombol tekan dengan lampu indikator41 Tombol tekan dengan pencapaianterbatas (tertutup gelas, dsb)42 Perlengkapan pembatas waktu43 Sakelar waktu44 Sakelar berkunci gawai sistem jagaNo. Lambang Keterangan------t– –
  18. 18. 142e. Nomenklatur KabelA Selubung atau lapisan perlindungan luarbahan serat (misalnya goni/jute) NKRA, NAKBAAA Selubung atau lapisan perlindungan luardua lapis dari bahan serat (jute) NAHKZAA,NKZAAB Perisai dari pita baja ganda NYBY, NEKBASelubung dari timah hitam NYBUYC Penghantar konsentris tembaga NYCY45 Kotak kontak46 Kotak kontak ganda, misalnya untuk 3 buahtusuk kontak47 Kotak kontak dengan kontak pengaman,misalnya kontak pembumian48 Kotak kontak bertutup49 Kotak kontak dengan sakelar tunggal50 Kotak kontak dengan sakelar interlok51 Kotak kontak dengan transformator pemisahmisalnya untuk alat cukur52 Kotak kontak untuk peranti elektronik misalnyauntuk telepon, teleks dan sebagainya.No. Lambang KeteranganCode Lambang Contoh3
  19. 19. 143Selubungpenghantardibawahselubungluar NHSSHCouCE Penghantar konsentris pada masing- NYCEYmasing inti, dalam hal kabel berinti banyakCW Penghantar konsentris pada masing- NYCWYmasing inti, yang dipasang secaraberlawanan arah untuk kabel tegangannominal 0,6/1 kV (1,2 kV)D Spiral anti tekananPita penguat non-magnetisE Kabel dengan masing-masing intinyaberselubung logam NEKBAF Perisai kawat baja pipih NYFGbYG Spiral dari kawat baja pipih NYKRGG Isolasi karet/EPR NGASelubung isolasi dari karet NGG2G Isolasi karet butil dengan daya tahan lebih N2GAUtinggi terhadap panasGb Spiral pita baja (mengikuti F atau R) NYRGbY, N2XSEYFGbYH Lapisan penghantar di atas isolasi, untuk NHKBA, NHKRAmembatasi medan listrikK Selubung timbal NKBA, NAKBYKL Selubung aluminium NKLY, NAHKLYKWK Selubung dari pita tembaga yang NKWKZYterpasang dan dilas memanjangL Perisai dari jalinan-kawat-baja-bulat (braid) NTRLAMK Kabel dengan selubung timah hitam untuk MKpemasangan dalam kapal lautN Kabel standar penghantar tembaga NYA,NYYNA Kabel standar penghantar aluminium NAYFGbY, NAKBACode Lambang Contoh
  20. 20. 144Code Lambang ContohNF Kabel udara berisolasi dipilin NF2X, NFAYNI Kabel bertekanan gas NIKLDEYNO Kabel bertekanan minyak NOKDEFOANP Kabel dalam pipa bertekanan gas NPKDvFSt2YO Perisai-terbuka dari kawat-kawat baja NKROAKabel berpenampang oval NYM-OKabel tanpa inti berwarna hijau kuning NYFGbY-OQ Jalinan (brid) dari kawat-kawat bajaberselubung seng NYKQR Perisai dari kawat-kawat baja bulat NYRGbYRR Dua lapisan perisai dari kawat-kawatbaja bulat NKRRGbYS - perisai dari tembaga- pelindung listrik dari pita tembaga yangdibulatkan pada semua inti kabelbersama-sama N2XSYSE Pelindung listrik dari pita tembaga yangmenyelubungi masing-masing inti kabel N2XSEYT Tali penggantung dari baja2X Selubung isolasi dari XLPE NF2X, N2XSYY Selubung isolasi dari PVC NYA2Y Selubung isolasi dari polythyleneZ Perisai dari kawat-kawat baja yang NKZAAmasing-masing mempunyai bentuk ”Z”Z Penghantar berisolasi dengan beban tarik NYMZSelubung logam dari pita seng NYRUZY

×